ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN OBJEK WISATA PINUS PA’TENGKO KECAMATAN MENGKENDEK KABUPATEN TANA TORAJA
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v9i4.6834Keywords:
financial management, BUMDes, tourism object, pinus pa'tengkoAbstract
This descriptive qualitative research aims to analyze the financial management of BUMDes in managing the Pinus Pa’tengko Tourism Object, Mengkendek District, Tana Toraja Regency. The analysis covers five stages: planning, execution, record-keeping, reporting, and accountability. Data were collected through observation, documentation studies, and semi-structured interviews with the Head of Lembang, the BUMDes Chairman, and the Treasurer. The results show that during planning, budgeting is participatory involving the community and traditional leaders, although revenue targets rely on rough estimates without detailed expenditure drafts. In execution, business units for ticketing, parking, ATV rentals, and camping successfully create local employment, despite facing tourist fluctuations and high maintenance costs for non-permanent facilities. In record-keeping, administrative dualism was identified: the Chairman claims to use digital applications, whereas the Treasurer still relies on manual daily cashbook recording. The reporting stage is hindered by unpunctual unit managers, misplaced transaction receipts, and unclear field reports. In accountability, the Accountability Report (LPJ) is submitted annually to the Lembang Government alongside net profit distributions (35% employee salaries, 30% retained earnings, 20% BUMDes, and village income contribution). However, periodic in-depth evaluations remain passive and are tightened only when financial irregularities are indicated.
Downloads
References
Ananto, A. (2018). Daya tarik wisata dan pengembangannya. Jurnal Pariwisata Indonesia, 5(2), 45–57.
Damayanty, D. N., & Riharjo, I. B. (2020). Mekanisme pertanggungjawaban pengelolaan keuangan objek wana wisata Coban Parang Tejo Malang. Jurnal Akuntansi Publik, 5(2), 77–86.
Elvariyani. (2021). Pengelolaan keuangan objek wisata Ammani (Tinjauan manajemen keuangan syariah) [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare].
Firanti, F. (2024). Analisis pengelolaan keuangan objek wisata Danau Panjang di Desa Istana Kecamatan Sandai [Skripsi, Universitas OSO].
Handoko, T. H. (2011). Manajemen (2nd ed.). BPFE.
Hardinanto, A., & Srimindarti, C. (2021). Analisis akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan BUMDes dalam pengoperasian unit wisata desa. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial Indonesia, 4(2), 115–128.
Harahap, M. D. N., Albani, M. S., & Hasibuan, N. F. A. (2024). Analisis pengelolaan keuangan pada industri pariwisata di Sumatera Utara. MASMAN: Master Manajemen, 2(4), 52–70. https://doi.org/10.59603/masman.v2i4.568
Mustangin, M., & Rani, M. (2020). Evaluasi pengelolaan keuangan pada pengelola wisata alam. Jurnal Manajemen Keuangan Daerah, 3(2), 113–127.
Prakoso, A. (2015). Pembangunan pariwisata Indonesia dalam perspektif multidimensi. Bumi Aksara.
Puspawijaya, A., & Nuritha, F. (2019). Analisis tahapan pengelolaan keuangan pada organisasi pariwisata. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 10(2), 101–109.
Raharjo, S., & Fitriani, A. (2022). Dualisme pencatatan keuangan (manual dan digital) pada lembaga keuangan mikro desa: Tantangan tata kelola era transisi. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 18(2), 201–214.
Sadisaputro, G., & Anggarini, Y. (2021). Anggaran bisnis: Analisis, perencanaan, dan pengendalian laba (2nd ed.). UPP STIM YKPN.
Sari, I. P., & Setiawan, H. (2021). Pengaruh siklus kunjungan wisatawan musiman terhadap stabilitas pendapatan dan pengeluaran pemeliharaan fasilitas wisata alam. Jurnal Manajemen Kepariwisataan, 15(1), 33–46.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Talan, M. (2022). Manajemen keuangan pada industri pariwisata: Analisis efisiensi pengelolaan dana. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 3(1), 40–55.
Terry, G. R. (2012). Prinsip-prinsip manajemen. Bumi Aksara.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. (2004). Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Utami, T. B., & Wijaya, A. (2023). Analisis kendala administrasi pelaporan keuangan unit usaha mikro desa: Masalah disiplin waktu dan dokumen transaksi. Jurnal Tata Kelola Akuntansi, 8(2), 112–125.
Wulandari, S., & Saputra, M. Y. (2021). Peran pemerintah desa dalam pengawasan dan evaluasi kinerja keuangan Badan Usaha Milik Desa. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan Desa, 7(3), 198–202.
Zebula, R. (2016). Potensi pariwisata dalam pengembangan ekonomi daerah. Jurnal Pembangunan Daerah, 4(2), 67–76.
Damayanty, P., & Riharjo, I. B. (2020). Akuntabilitas pengelolaan keuangan pada objek wisata Coban Parang Tejo Malang. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi.
Harahap, M. D. N., Nst, M. S. A., & Hasibuan, N. F. A. (2024). Analisis Pengelolaan Keuangan pada Objek Wisata Alam di Kabupaten Mandailing.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Andi Offset.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riani Rudin, Helba Rundupadang, Mince Batara (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









