FILANTROPI ISLAM DAN INKLUSI KEAGAMAAN: PEMENUHAN AKSES AL-QUR’AN BAGI MUSLIM TULI
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v9i5.7222Keywords:
Islamic philanthropy, deaf muslims, religious inclusion, sign language Qur'an, access to the Qur'anAbstract
Abstract: Access to the Qur’an for Deaf Muslims still faces various barriers, particularly regarding the availability of accessible media, human resources, and a learning environment suited to the communication needs of the Deaf community. These conditions indicate that the general availability of the Qur’an does not always guarantee equal access for all Muslims. This study aims to analyze the forms of Islamic philanthropy’s involvement in ensuring access to the Qur’an for Deaf Muslims and to understand its contribution to religious inclusion. This study employs a qualitative method using a library research approach. Data were obtained from documents of philanthropic institutions, publications by the Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, regulations related to people with disabilities, as well as academic literature on Islamic philanthropy, disability, accessibility, and religious inclusion. The analysis was conducted using descriptive-analytical and thematic methods by identifying the relationships between access, resources, capacity, participation, and inclusion. The research findings indicate that Islamic philanthropy plays a role in supporting access to the Qur’an through the provision and distribution of the Sign Language Qur’an, teacher training, the development of learning materials, as well as community empowerment and institutional collaboration. These practices can be understood as support for religious inclusion because they seek to open access, build capacity, and expand opportunities for Deaf Muslims to participate in religious life. Thus, Islamic philanthropy functions not only as a mechanism for distributing aid but also as an instrument that supports the fulfillment of rights and more equitable religious access for Deaf Muslims.
Keywords: Islamic philanthropy; Deaf Muslims; Access to the Qur’an; Religious Inclusion; Sign Language Qur’an.Abstrak: Akses terhadap Al-Qur’an bagi Muslim Tuli masih menghadapi berbagai hambatan, terutama berkaitan dengan ketersediaan media yang aksesibel, sumber daya manusia, dan lingkungan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan komunikasi komunitas Tuli. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan Al-Qur’an secara umum belum selalu menjamin akses yang setara bagi seluruh Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk keterlibatan filantropi Islam dalam pemenuhan akses Al-Qur’an bagi Muslim Tuli serta memahami kontribusinya terhadap inklusi keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari dokumen lembaga filantropi, publikasi Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, regulasi terkait penyandang disabilitas, serta literatur akademik mengenai filantropi Islam, disabilitas, aksesibilitas, dan inklusi keagamaan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dan tematik dengan mengidentifikasi hubungan antara akses, sumber daya, kapasitas, partisipasi, dan inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filantropi Islam berperan dalam mendukung pemenuhan akses Al-Qur’an melalui penyediaan dan distribusi Mushaf Isyarat, pelatihan pengajar, pengembangan pembelajaran, serta penguatan komunitas dan kolaborasi kelembagaan. Praktik tersebut dapat dipahami sebagai dukungan terhadap inklusi keagamaan karena berupaya membuka akses, membangun kapasitas, dan memperluas kesempatan Muslim Tuli untuk berpartisipasi dalam kehidupan keagamaan. Dengan demikian, filantropi Islam tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme distribusi bantuan, tetapi juga sebagai salah satu instrumen pendukung pemenuhan hak dan akses keagamaan yang lebih setara bagi Muslim Tuli.
Kata Kunci: Filantropi Islam; Muslim Tuli; Akses Al-Qur’an; Inklusi Keagamaan; Mushaf Isyarat.
Downloads
References
Badan Amil Zakat Nasional. “BAZNAS Beri Kemudahan bagi Teman Tuli Pelajari Al-Quran.” 23 September 2024.
Badan Amil Zakat Nasional. “MTQ Nasional ke-30, BAZNAS Inisiasi Zakat untuk Akses Al-Qur’an bagi Disabilitas Netra dan Teman Tuli.” 14 September 2024.
Badan Amil Zakat Nasional. “PELATIHAN GURU DAN TENAGA PENDIDIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS SENSORIK RUNGU WICARA.” 28 Agustus 2024.
Badan Amil Zakat Nasional. “BAZNAS RI Perluas Pengajar Al-Qur’an Isyarat di Bandung Barat dan Cianjur.” 2025.
Badan Pengelola Keuangan Haji. “BPKH Luncurkan Program Berkah Ramadan 2025: Menebar Manfaat Menguatkan Umat.” 2025.
Gayo, Haliza Deli, Fathin Robbani Sukmana, Miranti Indri Hastuti, and Aytan Azizli. “Living Islam Through Disability-Inclusive Zakāh: Self-Transformation, Dignity, and Social Participation Among LAZISMU Beneficiaries.” Jurnal Indo-Islamika 16, no. 1 (2026): 16–32. https://doi.org/10.15408/jii.v16i1.48869.
Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. “Detail Informasi Penerbit: PPPA Daarul Qur’an.” Layanan Tashih Online Kementerian Agama Republik Indonesia. 2025.
Nik Hassan Seman, Muhammad Ridzuam Idris, Mohd Iskandar Daud, Nik Azhar Nik Ab. Rahman, and Mohd Nazri Abdul Rahman. “Teaching Al-Quran to Deaf Students: Challenges for Islamic Education Teachers.” O-JIE: Online Journal of Islamic Education 7, no. 1 (2019): 46–53.
Oliver, Mike. “The Social Model of Disability: Thirty Years On.” Disability & Society 28, no. 7 (2013): 1024–1026. https://doi.org/10.1080/09687599.2013.818773.
PPPA Daarul Qur’an. “Dukung Program Tuli Mengaji.” 2025.
PPPA Daarul Qur’an. “Tuli Mengaji Adalah Komitmen PPPA Daarul Qur’an Sejak 2021.” 9 Juli 2025.
Ratnasari, Dhomas Erika. Aksesibilitas Ibadah bagi Tuli Muslim: Studi Kasus di Kota Yogyakarta. Tesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2022.
Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Jakarta: Sekretariat Negara, 2016.
Saifullah, Muhammad, and Ratna Aryati Nurjanah. “The Hermeneutics of Qur’anic Translation into Sign Language: A Study of Inclusive Pedagogy by the Qur’an Indonesia Project.” Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis 25, no. 1 (2024): 121–140. https://doi.org/10.14421/qh.v25i1.5240.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fathimatun Nada (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









