Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 1601 |
PENGARUH EARNING POWER, LEVERAGE, DAN FREE CASH FLOW TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL
Lihat AbstrakAbstract: The growing practice of earnings management by businesses, particularly those in the healthcare industry listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2022–2023 period, is what spurred this study. Financial reports may lose credibility as a result of this technique since the data presented no longer accurately depicts the state of the business. Earning power, leverage, and free cash flow are some of the characteristics that are thought to be the primary causes of earnings management. Nonetheless, institutional ownership is thought to be able to regulate the connection between these elements and earnings management strategies due to its substantial monitoring role. This study uses a quantitative technique and secondary data from the annual reports of 25 companies in the healthcare sector. The analysis techniques used are panel data regression and moderated regression analysis (MRA), both of which are made possible by the EViews 12 program. The results of the study show that free cash flow and earning power considerably deteriorate earnings management, whereas leverage greatly enhances it. Additionally, it has been shown that while institutional ownership can lessen the effect of free cash flow on earnings management, it is unable to lessen the influence of earning power and leverage. This research highlights how crucial institutional ownership is in regulating earnings management techniques, particularly in light of the post-pandemic economic recovery. Keyword: earnings management, earning power, free cash flow, institutional ownership, leverage. Abstrak: Meningkatnya praktik ini didasarkan pada manajemen laba perusahaan, termasuk perusahaan dengan terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2022 dan 2023. Praktik ini dapat mengurangi kredibilitas laporan keuangan karena informasi yang diberikan tidak mencerminkan keadaan sebenarnya perusahaan. Karena memiliki fungsi pengawasan yang kuat, kepemilikan institusional diperkirakan mampu memoderasi hubungan antara elemen-elemen tersebut dengan praktik manajemen laba. Di sisi lain, beberapa elemen, seperti kekuatan pendapatan, leverage, dan aliran kas bebas, dianggap sebagai pemicu utama munculnya manajemen laba. Pendekatan kuantitatif dipakai pada kajian ini, juga data sekunder dengan digunakan berasal dari laporan tahunan 25 perusahaan dalam bidng perawatan kesehatan. Analisis regresi moderat (MRA) dan regresi data panel dijalankan menggunakan program EViews 12. Perolehan kajian memerlihatkan bahwasanya kepemilikan institusional memoderasi dampak free cash flow pada manajemen laba, tetapi dampak earning power dan leverage sangat negatif. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya kepemilikan institusional dalam mengatur praktik manajemen laba, terutama dalam pemulihan ekonomi setelah pandemi. Kata kunci: earning power, free cash flow, kepemilikan institusional, leverage, manajemen laba. |
Alya Ramadhani (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung); Nurlaili Nurlaili (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung); Yulistia Devi (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 3322-3332 [PDF] |
| 1602 |
FINANCIAL MANAGEMENT OF UPZ INSTITUTIONS IN MAXIMIZE ZAKAT POTENTIAL
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the financial management of the Zakat Collection Unit (UPZ) of Pamulang University (UNPAM) in its efforts to maximize the potential of zakat from lecturers and students. Using a qualitative approach with descriptive quantitative elements, this study explores the financial management practices of UPZ, the perceptions of muzakki (lecturers and students) towards transparency and accountability, and the factors that influence their participation in paying zakat through campus institutions. Qualitative data were collected through in-depth interviews with UPZ managers as well as lecturers and students, and document analysis. Descriptive quantitative data were obtained through a questionnaire survey of a sample of lecturers and students to measure the level of awareness, participation, and perception of zakat management. The results of the study indicate a gap between awareness of zakat and the level of participation through UPZ, as well as the need to increase transparency and accountability in financial management to build muzakki trust. Strengthening the financial management system, intensifying socialization regarding the role and programs of UPZ, and evaluating the effectiveness of zakat fund distribution were identified as key factors in maximizing the potential of zakat in the UNPAM environment. This study concludes that effective and reliable financial management is an important foundation for UPZ UNPAM to optimize the collection and utilization of zakat from the campus academic community for the welfare of the community. Keywords: Financial Management, Zakat Collection Unit (UPZ), Zakat Potential,               Accountability Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan Unit Penghimpun Zakat (UPZ) Universitas Pamulang (UNPAM) dalam upayanya memaksimalkan potensi zakat yang bersumber dari dosen dan mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan unsur deskriptif kuantitatif, penelitian ini mengkaji praktik pengelolaan keuangan UPZ, persepsi muzakki (dosen dan mahasiswa) terhadap transparansi dan akuntabilitas, serta faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi mereka dalam membayar zakat melalui lembaga kampus. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola UPZ serta dosen dan mahasiswa, dan analisis dokumen. Data deskriptif kuantitatif diperoleh melalui survei kuesioner terhadap sampel dosen dan mahasiswa untuk mengukur tingkat kesadaran, partisipasi, dan persepsi terhadap pengelolaan zakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kesadaran berzakat dengan tingkat partisipasi melalui UPZ, serta perlunya peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan untuk membangun kepercayaan muzakki. Penguatan sistem pengelolaan keuangan, intensifikasi sosialisasi peran dan program UPZ, serta evaluasi efektivitas penyaluran dana zakat menjadi faktor kunci dalam memaksimalkan potensi zakat di lingkungan UNPAM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan keuangan yang efektif dan andal menjadi landasan penting bagi UPZ UNPAM untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat dari sivitas akademika kampus demi kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Manajemen Keuangan, Unit Penghimpun Zakat (UPZ), Potensi Zakat, Akuntabilitas |
Pranoto Pranoto (Universitas Pamulang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1313-1319 [PDF] |
| 1603 |
PENGARUH DESIGN USER INTERFACE TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA PADA APLIKASI JAKSEHAT DI PUSKESMAS KEBON JERUK
Lihat AbstrakJaksehat merupakan salah satu aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Kesehatan Jakarta yang bertujuan untuk memudahkan Masyarakat mengakses pelayanan Kesehatan khususnya puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD) di Jakarta agar lebih cepat dan efisien. Design User Interface menjadi salah satu bagian paling penting dalam pembuatan suatu aplikasi agar user mudah menggunakan aplikasi dan user dapat merasakan manfaat nyata dari aplikasi yang telah dibuat. Kepuasan pengguna dari suatu sistem dapat dilihat dari UI yang sudah sesuai dengan kebutuhan sistem dan tercapainya ekspektasi pengguna terhadap sistem. Tingkat penggunaan aplikasi Jaksehat di Puskesmas Kebon Jeruk masih rendah, hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang fitur-fitur aplikasi, desain UI yang tidak user-friendly, serta kurangnya panduan yang jelas, sehingga pasien lebih memilih mendaftar secara manual.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Design user interface terhadap kepuasan pengguna aplikasi Jaksehat menggunakan metode End User Computing Satisfaction. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan survey observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini 99 pengguna aplikasi Jaksehat di Puskesmas Kebon Jeruk. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan metode regresi linear sederhana. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh yang signifikan antara design user interface terhadap kepuasan pengguna aplikasi Jaksehat dengan nilai P-value 0,000 dan nilai korelasi atau hubungan sebesar 0,644. Design User interface memberikan pengaruh sebesar 41% terhadap kepuasan pengguna aplikasi Jaksehat di Puskesmas Kebon Jeruk. |
Santri Santri (Universitas Esa Unggul); Anastasia Cyntia Dewi Kurniawati (Universitas Esa Unggul) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 3283-3289 [PDF] |
| 1604 |
PENGARUH LITERASI ZAKAT DAN RELIGIUSITAS, TERHADAP KEPUTUSAN MEMBAYAR ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN JEPARA
Lihat AbstrakAbstract: Economic inequality and poverty are still problems in Indonesia, even though the potential of zakat is very large in improving people's welfare. However, the level of public awareness and compliance in paying zakat still needs to be improved. This study aims to analyze the effect of zakat literacy and religiosity on the decision to pay zakat at BAZNAS Jepara Regency. The research method used is a quantitative approach with convenience sampling techniques. This study tests the relationship between variables using multiple linear regression, validity tests, classical assumption tests, hypothesis tests, and coefficients of determination analyzed through the IBM SPSS 24 application. Primary data were collected through questionnaires with a sample size of 55 respondents. The results of the study indicate that zakat literacy and religiosity simultaneously have a significant effect on the decision to pay zakat. Partially, religiosity has a greater influence than zakat literacy, which shows that the factors of faith and compliance with religious teachings are the main driving forces in paying zakat. Therefore, increasing education about zakat and strengthening religious values in society are expected to increase awareness and compliance in paying zakat through official institutions such as BAZNAS. Keywords: Zakat literacy, Religiosity, Decision to pay zakat at Baznas Abstrak: Ketimpangan ekonomi dan kemiskinan masih menjadi permasalahan di Indonesia, meskipun potensi zakat sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar zakat masih perlu ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak literasi zakat dan tingkat religiusitas terhadap keputusan individu dalam membayar zakat melalui BAZNAS di Kabupaten Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik convenience sampling. Penelitian ini menguji hubungan antar variabel menggunakan regresi linier berganda, uji validitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan koefisien determinasi yang dianalisis melalui aplikasi IBM SPSS 24. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang melibatkan 55 responden sebagai sampel. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa literasi zakat dan religiusitas bersama -sama memiliki dampak besar pada keputusan pembayaran Zakat. Secara parsial, religiusitas memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan literasi zakat, yang menunjukkan bahwa faktor keimanan dan kepatuhan terhadap ajaran agama menjadi dorongan utama dalam pembayaran zakat. Oleh karena itu, peningkatan edukasi mengenai zakat serta penguatan nilai-nilai religiusitas di masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam melaksanakan kewajiban zakat melalui lembaga yang diakui secara resmi seperti BAZNAS Kata kunci: Literasi zakat, Religiusitas, Keputusan memabayar zakat di Baznas |
Rafika Dwi Amanda (Universitas Nahdlatul Ulama Jepara); Edi Susilo (Universitas Nahdlatul Ulama Jepara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1936-1946 [PDF] |
| 1605 |
EKSPLORASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI: MENINGKATKAN KETERAMPILAN SPASIAL DENGAN GEOBOARD
Lihat AbstrakThis community service research aims to improve the spatial skills of elementary school students through local wisdom-based geometry learning with geoboard media. The main problem faced is the low understanding of students towards geometry concepts due to the abstract and less contextual learning approach. The method used is Participatory Action Research (PAR) which actively involves teachers and students in planning, implementation, and evaluation. The activity was carried out at UPTD SDN 014686 Sidomulyo, with the participation of 90 grade III students. The results showed a significant increase in students' spatial skills: 88% of students found it easier to understand geometric shapes, 91% showed active involvement, and 94% hoped that this method would continue to be used. In addition, 100% of teachers stated that this method was effective and increased their confidence in teaching. The use of geoboards and the integration of local cultural motifs have been proven to create contextual, enjoyable, and meaningful learning experiences. The conclusion of this activity is that local wisdom-based geometry learning with the help of geoboards is effective in improving students' spatial skills and is relevant to be applied widely |
Elfira Rahmadani (Universitas Asahan); Ely Syafitri; Khairun Nisa; Putri Andini; Gladis Syaharani Putri |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 37 - 45 [PDF] |
| 1606 |
DINAMIKA POLITIK LOKAL MASYARAKAT GAYO (HARMONISASI ETIKA DAN BUDAYA)
Lihat AbstrakAbstract: This journal explores the local political dynamics of the Gayo community with a focus on harmonization of ethics and culture. Gayo society, which is rich in local traditions and values, faces various challenges due to modernization and the influence of national politics. Through a qualitative approach, this research examines how cultural values, such as mutual cooperation and deliberation, integrate with local political practices. Data was collected through interviews with community leaders and literature analysis, as well as direct observations in the field. The findings show that harmonization between ethics and culture plays an important role in strengthening community participation in the political process, as well as maintaining the sustainability of Ethics Gayo cultural identity. This journal emphasizes the need for collaboration between government and society to create policies that support the preservation of local culture. Keywords: Politics, Ethics, Local Culture, Gayo Tribe Abstrak: Jurnal ini mengeksplorasi dinamika politik lokal masyarakat Gayo dengan fokus pada harmonisasi etika dan budaya. Masyarakat Gayo, yang kaya akan tradisi dan nilai-nilai lokal, menghadapi berbagai tantangan akibat modernisasi dan pengaruh politik nasional. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana nilai-nilai budaya dan etika, seperti gotong royong dan musyawarah, berintegrasi dengan praktik politik lokal. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tokoh masyarakat dan analisis literatur, serta pengamatan langsung di lapangan. Temuan menunjukkan bahwa harmonisasi antara etika dan budaya berperan penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses politik, serta menjaga keberlanjutan identitas etika dan budaya Gayo. Jurnal ini menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kebijakan yang mendukung pelestarian budaya lokal. Kata kunci: Politik, Etika, Budaya Lokal, Suku Gayo |
Wiki Helmi Andrean (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Katimin Katimin (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1605-1612 [PDF] |
| 1607 |
PENERAPAN METODE MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE (MDLC) DALAM PEMBUATAN APLIKASI MOBILE EDUKASI LINGKUNGAN “CINTA MANGROVEâ€
Lihat AbstrakAbstract: The degradation of mangrove ecosystems in coastal areas has become an increasingly concerning environmental issue, partly due to the lack of public knowledge and awareness regarding the importance of mangrove conservation. This study aims to develop a mobile environmental education application entitled “Cinta Mangrove†by applying the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method. The MDLC method consists of six stages: concept, design, material collection, assembly, testing, and distribution. In the evaluation stage, testing was conducted using pre-tests and post-tests to measure the improvement in users’ knowledge before and after using the application. Beta testing was carried out by comparing pre-test and post-test results through questionnaires. The results showed an increase in participants’ average understanding from 60% before using the application to 85% after its use. The findings indicate a significant improvement in participants' comprehension of the functions and importance of mangrove preservation. The "Cinta Mangrove" application is considered effective in delivering educational content in an engaging and user-friendly manner, and it successfully raises environmental awareness among the community. Therefore, this application can serve as an innovative solution to support educational and conservation efforts for mangrove ecosystems in coastal areas. Keywords: Agile, application development, ordering goods, delivery goods, information               technology. Abstrak: Kerusakan ekosistem mangrove di kawasan pesisir merupakan permasalahan lingkungan yang semakin memprihatinkan, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pelestarian mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi mobile edukasi lingkungan bertajuk “Cinta Mangrove†dengan menerapkan metode pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Metode MDLC terdiri dari enam tahapan, yaitu konsep, desain, pengumpulan material, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Pada tahap evaluasi, dilakukan pengujian melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan pengguna sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi. Evaluasi dilakukan melalui pengujian beta dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test melalui kuisioner. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 60% sebelum menggunakan aplikasi menjadi 85% setelah penggunaan. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap fungsi dan pentingnya pelestarian mangrove. Aplikasi “Cinta Mangrove†dinilai efektif dalam menyampaikan materi edukatif secara menarik, mudah digunakan, serta mampu meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat. Dengan demikian, aplikasi ini dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung upaya edukasi dan konservasi mangrove di wilayah pesisir. Kata kunci: MDLC, Edukasi Lingkungan, Aplikasi Mobile, Mangrove, Pesisir |
Hermansyah Hermansyah (Universitas Pembangunan Panca Budi); Rian Farta Wijaya (Universitas Pembangunan Panca Budi); Sri Wahyuni (Universitas Pembangunan Panca Budi); Agil Dwi Putra (Universitas Pembangunan Panca Budi) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7 No 4 (2024) |
Hal: 2198-2208 [PDF] |
| 1608 |
MEMBEDAH MAKNA JIHAD DALAM AL-QURAN MELALUI LENSA AMIN AL-KHULI: PERSPEKTIF PSIKOLOGIS
Lihat AbstrakAbstract: This article discusses the meaning of jihad in the Qur'an through Amin Al-Khouli's perspective with a psychological approach, which reveals the physical and non-physical dimensions of jihad as a holistic struggle. In the physical context, jihad at the time of the Prophet Muhammad served as a response to existential threats to Muslims, in which the Qur'an provided psychological encouragement to build courage and solidarity. Meanwhile, non-physical jihad, such as jihad against lust, became a form of spiritual struggle to control ego and worldly urges, referred to as jihad akbar. Al-Khouli's interpretation emphasizes the importance of understanding jihad broadly as a moral, intellectual and social struggle, which is relevant to correcting misunderstandings, including the issue of Islamophobia, and strengthening the meaning of jihad as a collective effort for the good of the ummah. Keyword: Jihad, psychology, relevant.                                                                                                          Abstrak: Artikel ini membahas makna jihad dalam Al-Qur'an melalui perspektif Amin Al-Khouli dengan pendekatan psikologi, yang mengungkap dimensi fisik dan non-fisik jihad sebagai perjuangan holistik. Dalam konteks fisik, jihad pada masa Nabi Muhammad SAW berfungsi sebagai respons terhadap ancaman eksistensial umat Muslim, di mana Al-Qur'an memberikan dorongan psikologis untuk membangun keberanian dan solidaritas. Sementara itu, jihad non-fisik, seperti jihad melawan hawa nafsu, menjadi bentuk perjuangan spiritual untuk mengendalikan ego dan dorongan duniawi, yang disebut sebagai jihad akbar. Penafsiran Al-Khouli menekankan pentingnya memahami jihad secara luas sebagai perjuangan moral, intelektual, dan sosial, yang relevan untuk meluruskan kesalahpahaman, termasuk isu Islamofobia, dan memperkuat pemaknaan jihad sebagai upaya kolektif untuk kebaikan umat. Kata kunci: Jihad;psikologi;relevan. |
Iklil Faza (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga); Silvia Ifta Fauziyah (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1873-1884 [PDF] |
| 1609 |
MODEL PARTISIPASI PENYANDANG DISABILITAS DALAM RESPON TANGGAP DARURAT BENCANA GEMPABUMI NOVEMBER 2022 DI KABUPATEN CIANJUR – JAWA BARAT
Lihat AbstrakAbstract: Inclusive disaster management is a crucial aspect of humanitarian efforts, ensuring that vulnerable groups, including persons with disabilities, have equal access to early warning systems, evacuation procedures, and emergency aid. This study aims to develop a model for engaging persons with disabilities in disaster response, focusing on experiences from the 2022 Cianjur earthquake. The research employs a qualitative case study approach, incorporating in-depth interviews, participatory observations, and policy analysis. The findings reveal that persons with disabilities face significant barriers in accessing disaster-related information, inadequate disability-friendly evacuation shelters, and limited involvement in disaster response planning. However, best practices were also identified, including the adaptation of audio-visual early warning systems and the active participation of disability communities in emergency response efforts. Based on these findings, this study recommends an engagement model that includes capacity building for persons with disabilities, strengthening inclusive policies, and integrating their representation into disaster management structures. This model is expected to enhance disaster preparedness and response efforts, ensuring greater inclusivity and effectiveness for all community groups. Keyword: Inclusive disaster management, persons with disabilities, emergency response, disaster policy, accessibility. Abstrak: Penanggulangan bencana yang inklusif merupakan aspek penting dalam upaya kemanusiaan, terutama dalam memastikan bahwa kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses yang setara terhadap sistem peringatan dini, evakuasi, dan bantuan darurat. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan model pelibatan penyandang disabilitas dalam respon darurat bencana, dengan fokus pada pengalaman di Cianjur pascagempa tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyandang disabilitas menghadapi berbagai hambatan dalam akses informasi kebencanaan, fasilitas pengungsian yang tidak ramah disabilitas, serta minimnya keterlibatan mereka dalam perencanaan kebijakan tanggap darurat. Namun, ditemukan pula praktik baik dalam adaptasi sistem peringatan dini berbasis suara dan visual, serta keterlibatan komunitas disabilitas dalam respon bencana yang efektif. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan model pelibatan yang mencakup peningkatan kapasitas penyandang disabilitas, penguatan kebijakan inklusif, serta pengintegrasian representasi mereka dalam struktur kelembagaan kebencanaan. Model ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dan respons bencana yang lebih inklusif dan efektif bagi semua kelompok masyarakat. Kata kunci: Penanggulangan bencana inklusif, penyandang disabilitas, respon darurat, kebijakan kebencanaan, aksesibilitas. |
Anton Roy Purnama (Universitas Airlangga); Toetik Koesbardiati (Universitas Airlangga); Christrijogo Sumartono W. (Universitas Airlangga) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1861-1872 [PDF] |
| 1610 |
Critical Thinking in Biology Teacher Candidates: Hots and Influencing Factors
Lihat AbstrakThis study aims to analyze the critical thinking skills of students in the Biology Education Study Program at Pattimura University in solving Higher Order Thinking Skills (HOTS) questions related to modern biotechnology. A descriptive research method was employed, utilizing a test instrument and unstructured interviews to identify factors influencing student performance. The measured critical thinking indicators include clarification, assessment, inference, and strategy. The analysis results indicate that the average student score was 72.5, categorized as "good." Students demonstrated strong abilities in clarification (78), assessment (81), and strategy (70) but encountered difficulties in inference (61). The score variation, with a standard deviation of 11.95, reflects differences in students' proficiency levels. Factors affecting these results include academic background, experience in scientific argumentation, and access to learning resources. The findings highlight the need to strengthen inference skills through discussion-based learning, case studies, and problem-based learning strategies. Enhancing critical thinking skills is expected to better prepare students for challenges in the educational field and enable them to guide learners in developing analytical thinking abilities. |
Sendy Putra Pradana; Sendy Putra Pradana (Universitas Pattimura); Muhammad Khoirul Antony (Universitas Sriwijaya); Ahmad Naharuddin Ramadhan (Universitas Negeri Semarang); Advend Sri Rizky Sianturi (Universitas Pattimura) |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12 No 2 (2025) |
Hal: 98 - 107 [PDF] |
| 1611 |
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU HACKING YANG DENGAN SENGAJA DAN TANPA HAK ATAU MELAWAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA CYBER CRIME (DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2024 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK)
Lihat AbstrakAbstract: The crime of hacking is a crime committed by entering another person's electronic system that is private, in any way so that it is a prohibited act. Hacking is categorized as one of the crimes in cyberspace because hackers are people who master programming who can hack or hack security systems on computers or networks for certain purposes. The problems in this study are how to regulate hacking in Indonesia, what are the obstacles and efforts in overcoming hacking that is intentional and without rights or against the law in Indonesia, how is the criminal responsibility of hacking perpetrators based on the decision of the Pelaihari District Court Number 9 / Pid.Sus / 2021 / PN.Pli and the decision of the Cikarang District Court Number 515 / Pid.Sus / 2021 / PN.Ckr. The research method used is the normative legal research method by analyzing court decisions. The types of research data are primary data and secondary data and are arranged systematically and analyzed qualitatively and draw conclusions deductively. Based on the research results, it can be seen that the legal regulation of hacking acts in Indonesia is regulated in Law Number 19 of 2016 concerning Amendments to Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. The obstacle in overcoming hacking that is intentional and without rights or against the law in cyber crime is in the aspect of digital evidence that is easily removed if not handled in a timely manner. Keywords: Criminal Liability, Hacking, Cyber Crime. Abstrak: Tindak pidana peretasan (hacker) merupakan tindak pidana yang dilakukan dengan cara masuk ke dalam sistem elektronik milik orang lain yang bersifat pribadi, dengan cara apapun sehingga merupakan tindakan terlarang. Hacking dikategorikan sebagai salah satu kejahatan di dunia maya karena hacker merupakan orang yang menguasai pemrograman yang dapat melakukan hacking atau peretasan sistem keamanan pada komputer atau jaringan dengan tujuan tertentu. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan perbuatan hacking di Indonesia, bagaimana hambatan dan upaya dalam penanggulangan hacking yang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum di Indonesia, bagaimana pertanggungjawaban pidana pelaku hacking berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Pelaihari Nomor 9/Pid.Sus/2021/PN.Pli dan putusan Pengadilan Negeri Cikarang Nomor 515/Pid.Sus/2021/PN.Ckr. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan menganalisis putusan Pengadilan. Jenis data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dan disusun secara sistematis dan dianalisis secara kualitatif serta menarik kesimpulan secara deduktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengaturan hukum perbuatan hacking di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hambatan dalam penanggulangan terhadap hacking yang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dalam tindak pidana cyber crime adalah pada aspek barang bukti digital mudah dihilangkan jika tidak ditangani dengan tepat waktu.  Kata kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Hacking, Cyber Crime. |
Ray Arnata Sembiring (Universitas Sumatera Utara); M. Eka Putra (Universitas Sumatera Utara); Joiverdia Arifiyanto (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1707-1717 [PDF] |
| 1612 |
HAMBATAN KEPOLISIAN DALAM PEMBERANTASAN PELAKU PERAMPOKAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN KEKERASAN (BEGAL MOTOR) DIKOTA MEDAN
Lihat AbstrakAbstract: The people of the city of Medan from 2021 to 2023 are made anxious by the rise of violent motor vehicle robbers (begal). There is a lot of news in various media, both mass media and online. This of course must receive special attention from the Indonesian National Police, especially the Medan Police, due to the increasing number of motorbike robbery victims in the city of Medan where the victims not only lose their motorbikes and valuables, they even lose their lives. Efforts to enforce the law and eradicate perpetrators of violent motor vehicle robbery (begal) carried out by the Medan Police in the city of Medan have experienced several obstacles and obstacles. The aim of this research is to identify and analyze the obstacles and efforts of the police in eradicating perpetrators of violent motor vehicle robbery (robbery) in the city of Medan. The method used in this research is empirical juridical by applying descriptive analytical research specifications. The type of data used is primary data from interviews and secondary data from literature studies. The results obtained from this research are the obstacles to the Medan Police in enforcing the law against violent motor vehicle robbery (robbery), including internal obstacles and external obstacles. Keywords: Robbery, Police, Violence. Abstrak: Masyarakat kota Medan dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 dibuat resah oleh maraknya pelaku perampokan kendaraan bermotor dengan kekerasan (begal). Ramainya pemberitaan di berbagai media, baik media massa maupun online. Hal ini tentunya harus mendapat perhatian khusus dari pihak Kepolisian Republik Indonesia terutama Polrestabes Medan, dikarenakan semakin banyaknya korban begal motor di kota Medan dimana para korban tidak hanya kehilangan motor dan barang berharganya bahkan sampai kehilangan nyawa. Upaya penegakan hukum dan pemberantasan pelaku perampokan kendaraan bermotor dengan kekerasan (begal) yang dilakukan oleh Polrestabes Medan di kota Medan mengalami beberapa kendala dan hambatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah melakukan identifikasi dan analisis terhadap hambatan dan upaya kepolisian dalam pemberantasan pelaku perampokan kendaraan bermotor dengan kekersan (begal) di kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris dengan menerapkan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan adalah jenis data primer dari wawancara serta menggunakan data sekunder dari studi kepustakaan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah hambatan Polrestabes Medan dalam melakukan penegakan hukum terhadap perampokan kendaraan bermotor dengan kekerasan (begal), antara lain adanya hambatan internal dan hambatan eksternal. Kata Kunci : Perampokan, Kepolisian, Kekerasan. |
Yael Argani Saragih (Universitas Sumatera Utara); Edi Yunara (Universitas Sumatera Utara); Sutiarnoto Sutiarnoto (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1740-1747 [PDF] |
| 1613 |
KOMODIFIKASI MANTRA DALAM RITUAL PENYEMBUHAN DI LOMBOK (TRANSFORMASI TRADISI MENJADI KOMODITAS MODERN)
Lihat AbstrakAbstract: Femomena commodification of mantras in traditional healing rituals which continues to undergo transformation into modern commodities. This commodification is a process where cultural elements, such as mantras that were previously sacred and exclusive, are transformed into products that can be commercialized and widely consumed by society at large. This research aims to better understand the dynamics behind this transformation, including the factors that drive the transformation and its impact on the sustainability of cultural traditions. The use of a qualitative approach allows the author to discover commodification phenomena that occur empirically and in depth. To find complete and valid data, researchers used in-depth observation and interview methods. The results of this research prove that the commodification of mantras is driven by economic demands, globalization, high levels of public trust, and modern society's interest in alternative spirituality. Apart from that, the commodification of mantras can also be found in selling products such as amulets, in the form of books, necklaces and even bracelets which are believed to provide protection and healing from disease. Keywords: Commodification, Spell, Transformation Abstrak: Femomena komodifikasi mantra dalam ritual penyembuhan tradisional yang terus mengalami transformasi menjadi komoditas modern. Komodifikasi ini merupakan proses di mana elemen-elemen budaya, seperti mantra yang dahulu bersifat sakral dan eksklusif, berubah menjadi produk yang dapat dikomersialisasikan dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk lebih memahami dinamika di balik transformasi tersebut, termasuk faktor-faktor yang mendorong terjadinya transformasi serta dampaknya bagi keberlanjutan tradisi budaya. Penggunaan pendekatan kualitatif, memungkinkan penulis menemukan fenomena-fenomena komodifikasi yang terjadi secara empiris dan mendalam. Untuk menemukan data yang lengkap dan valid peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara secara mendalam. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa komodifikasi mantra didorong oleh adanya tuntutan ekonomi, globalisasi, tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi, serta minat masyarakat modern terhadap spiritualitas alternatif. Selain itu, komodifikasi mantra juga dapat ditemukan dari adanya produk jualan seperti Jimat, dalam bentuk buku, kalung, sampai gelang yang diyakini bisa memberikan proteksi dan penyembuhan dari penyakit. Kata kunci: Komodifikasi, Mantra, Transformasi |
Dedi Saputra (Universitas Islam Negeri Mataram) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1903-1910 [PDF] |
| 1614 |
PENGENALAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS (IoT) BAGI SISWA SISWI SMA NEGERI 1 AIR JOMAN
Lihat AbstrakAbstract: The internet has transformed not only data exchange through standard devices such as PCs, laptops, or smartphones, but also shifted to various tools in our surroundings. This concept is known as the Internet of Things (IoT). IoT is defined as a system consisting of networks of sensors, actuators, and smart objects aimed at connecting all items, including everyday objects and those used in industry, making them intelligent, programmable, and capable of interacting with humans. IoT has been widely implemented in various sectors, such as smart cities, innovative healthcare, smart agriculture, smart education, and others. Introducing IoT at an early age, particularly in high schools, is essential, with the hope of fostering students' interest in this field. In this community service initiative, IoT technology was introduced at SMA Negeri 1 Air Joman, by delivering materials on IoT technology and its applications.Keywords: high school, IoT. Abstrak: Penggunaan internet telah mengalami transformasi, tidak hanya untuk pertukaran data melalui perangkat umum seperti PC, laptop, atau smartphone, tetapi juga beralih ke berbagai alat yang ada di sekitar kita. Konsep ini dikenal sebagai Internet of Things (IoT). IoT didefinisikan sebagai sistem yang terdiri dari jaringan sensor, aktuator, dan objek pintar yang bertujuan untuk menghubungkan semua barang, termasuk objek sehari-hari dan yang digunakan dalam industri, sehingga menjadikannya pintar, dapat diprogram, dan mampu berinteraksi dengan manusia. IoT telah banyak diterapkan di berbagai sektor, seperti kota pintar, kesehatan pintar, pertanian pintar, pendidikan pintar, dan bidang lainnya. Pengenalan IoT perlu dilakukan sejak dini, terutama di sekolah menengah atas, dengan harapan dapat meningkatkan minat siswa untuk mendalami bidang ini. Dalam pengabdian masyarakat ini, dilakukan pengenalan teknologi IoT di SMA Negeri 1 Air Joman, melalui penyampaian materi tentang teknologi IoT dan aplikasinya.Kata kunci: IoT, SMA. |
Riki Andri Yusda (Universitas Royal); Sahren Sahren (Universitas Royal); Junaidi Sholat (Universitas Royal); Bima Aditya (Universitas Royal); Muhammad Rafly (Universitas Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 8 - 14 [PDF] |
| 1615 |
ACTIVITY BASED COSTING: ANALISIS LITERATUR TENTANG PENGARUHNYA TERHADAP PENENTUAN HARGA JUAL
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this literature study is to understand the impact of the ABC-based biaya pendekatan on the price of a product in a particular manufacturing company. The research method that is used is the literature study method. The process of gathering, assessing, and analyzing many relevant literary sources—such as scholarly journals and text books—is used in this study in order to gain a comprehensive understanding of the topic being discussed. ABC stands for "pendekatan biaya berbasis aktivitas," which is a type of akuntansi biaya designed to address the shortcomings of the traditional biaya system, which is a method of calculating overhead costs based on the sumber daya used by various activities in the production process. As a result, ABC assists businesses in accurately determining the price of products, as well as in reducing the impact of strategic decisions related to harga, pengawasan biaya, and sumber daya. Even still, there are certain drawbacks to ABC's implementation, such as high implementation costs and a complex system that require understanding of the technology and its surroundings. All things considered, ABC has the ability to assist businesses in establishing more successful business practices, improving sales, and enhancing data-driven decision-making for successful business operations in competitive markets. Keyword: ABC, Price, Overhead Cost, Allocation, Decision Making Abstrak: Studi literatur ini tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan pendekatan biaya berbasis aktivitas (ABC) terhadap penentuan harga pokok produk di suatu usaha produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur. Proses pengumpulan, evaluasi dan analisis berbagai sumber literatur yang relevan digunakan dalam pendekatan ini, termasuk jurnal ilmiah dan buku teks, guna memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai topik yang dikaji. Pendekatan biaya berbasis aktivitas (ABC) adalah pendekatan akuntansi biaya yang dibuat untuk mengatasi kekurangan sistem biaya tradisional yang cenderung mengalokasikan biaya overhead secara merata dengan cara mengalokasikan biaya produk atau jasa berdasarkan sumber daya yang digunakan oleh berbagai kegiatan dalam proses produksi, sehingga ABC membantu perusahaan menetapkan harga pokok produk secara akurat, mendukung keputusan strategis terkait penetapan harga, pengawasan biaya, dan pembagian sumber daya. Meskipun dalam penerapan ABC memiliki beberapa tantangan seperti biaya implementasi yang tinggi dan kompleksitas sistem yang memerlukan pemahaman mendalam serta dukungan teknologi. Secara keseluruhan, ABC memiliki kemampuan untuk membantu bisnis dalam menetapkan taktik bisnis yang lebih baik, memperbaiki daya saing, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data untuk keberlanjutan bisnis di pasar yang kompetitif. Kata kunci: ABC, Harga Pokok, Biaya Overhead, Alokasi, Pengambilan Keputusan |
Revansa Revansa (Universitas Sriwijaya); Muhammad Diko Pratama (Universitas Sriwijaya); Reni Kumala Sari (Universitas Sriwijaya); Liana Nofelisa (Universitas Sriwijaya); Emylia Yuniartie (Universitas Sriwajaya) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1852-1860 [PDF] |
| 1616 |
STRATEGI PEMASARAN CINA: MENGGABUNGKAN BUDAYA DAN TEKNOLOGI UNTUK MEMENANGKAN PASAR GLOBAL
Lihat AbstrakAbstract: This study examines the marketing strategies of Chinese cultural and technological products in the global market, focusing on the challenges and opportunities faced by Chinese companies. The general issue raised is how China can leverage its cultural heritage and technological innovation to enhance the competitiveness of its products in the international market, amidst the negative stigma related to human rights violations and concerns about national security. The purpose of this study is to explore and analyze the marketing strategies implemented by Chinese companies, as well as to understand international consumers’ perceptions of Chinese cultural and technological products. The research method used is a qualitative approach, with data collection techniques through case studies of companies that have successfully marketed their products, as well as document analysis related to industry reports and government policies. The results of the study show that Chinese companies that are successful in marketing their cultural and technological products have adopted strategies that integrate local cultural elements with innovation in marketing. In addition, the role of the government in supporting product marketing has also proven significant in enhancing the competitiveness of Chinese products in the global market. This study provides comprehensive insights into how China can overcome challenges and exploit opportunities in marketing cultural and technological products internationally. Keyword: marketing, cultural products, marketing strategies, innovation, global markets.. Abstrak: Penelitian ini membahas strategi pemasaran produk budaya dan teknologi Cina di pasar global, dengan fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan Cina. Permasalahan umum yang diangkat adalah bagaimana Cina dapat memanfaatkan warisan budaya dan inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing produk mereka di pasar internasional, di tengah stigma negatif terkait pelanggaran hak asasi manusia dan kekhawatiran mengenai keamanan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan Cina, serta memahami persepsi konsumen internasional terhadap produk budaya dan teknologi Cina. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kasus terhadap perusahaan-perusahaan yang berhasil memasarkan produk mereka, serta analisis dokumen terkait laporan industri dan kebijakan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Cina yang sukses dalam pemasaran produk budaya dan teknologi mereka telah mengadopsi strategi yang mengintegrasikan elemen budaya lokal dengan inovasi dalam pemasaran. Selain itu, peran pemerintah dalam mendukung pemasaran produk juga terbukti signifikan dalam meningkatkan daya saing produk Cina di pasar global. Penelitian ini memberikan wawasan yang komprehensif tentang bagaimana Cina dapat mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam pemasaran produk budaya dan teknologi di tingkat internasional. Kata kunci: pemasaran, produk budaya, strategi pemasaran, inovasi, pasar global. |
Viant Anggi Saputra (Universitas Negeri Yogyakarta) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1954-1970 [PDF] |
| 1617 |
IMPLEMENTASI PROGRAM PERTEMUAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KELUARGA (P2K2) DI KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN SELUMA
Lihat AbstrakAbstract: The Family Capacity Building Meeting (P2K2) program aims to change the behavior of beneficiary families (KPM) of the Family Hope Program (PKH) to be more independent in managing finances, parenting, education, social welfare, child protection, and family health. However, although many KPM have graduated, the number of new recipients continues to grow. This study analyzes the implementation of P2K2 in Sukaraja District, Seluma Regency, using a descriptive qualitative method with observation, interviews, and documentation studies. Informants were selected by purposive sampling, consisting of 12 people, including KPM, the Social Service, the sub-district government, and PKH assistants. The results of the study showed that the implementation of P2K2 was in accordance with Permensos Number 1 of 2018 and Number 10 of 2017. However, its effectiveness was still low. Socialization was less than optimal because the material was difficult for KPM to absorb. Implementation was more of a formality, without real application in everyday life. Monitoring and evaluation were also limited, only carried out once a month or when conditions were urgent. In conclusion, although the program is running according to regulations, its effectiveness needs to be improved with a more flexible approach, intensive monitoring, and easier-to-understand materials to truly encourage KPM independence towards graduation from PKH. Keyword: implementation, program, family capacity building meeting. Abstrak: Program Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) bertujuan mengubah perilaku keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) agar lebih mandiri dalam pengelolaan keuangan, pengasuhan, pendidikan, kesejahteraan sosial, perlindungan anak, dan kesehatan keluarga. Namun, meskipun banyak KPM telah graduasi, jumlah penerima baru terus bertambah. Penelitian ini menganalisis implementasi P2K2 di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling, terdiri dari 12 orang, termasuk KPM, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, serta pendamping PKH. Hasil penelitian menunjukkan implementasi P2K2 telah sesuai dengan Permensos Nomor 1 Tahun 2018 dan Nomor 10 Tahun 2017. Namun, efektivitasnya masih rendah. Sosialisasi kurang optimal karena materi sulit diserap KPM. Implementasi lebih bersifat formalitas, tanpa penerapan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Monitoring dan evaluasi pun terbatas, hanya dilakukan sebulan sekali atau saat kondisi mendesak. Kesimpulannya, meskipun program berjalan sesuai regulasi, efektivitasnya perlu ditingkatkan dengan pendekatan lebih fleksibel, monitoring intensif, serta materi yang lebih mudah dipahami agar benar-benar mendorong kemandirian KPM menuju graduasi dari PKH. Kata kunci: implementasi, program, pertemuan peningkatan kemampuan keluarga. |
Linda Triana (Universitas Bengkulu); Aries Munandar (Universitas Bengkulu); Lisa Adhrianti (Universitas Bengkulu); Tamrin Bangsu (Universitas Bengkulu); Yunisiliah Yunisiliah (Universitas Bengkulu) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1885-1894 [PDF] |
| 1618 |
PERAN NOTARIS SEBAGAI MEDIATOR DALAM PENYELESAIAN SENGKETA DI LUAR PENGADILAN (STUDI DI KOTA MEDAN)
Lihat Abstrak In reality, Notaries in carrying out their duties indirectly have played a role as mediators because the community or parties who need notary services to make authentic deeds often bring legal problems between them before or after the making of the deed. This type of research is an empirical legal research (sociological juridical) where the primary data is the result of interviews with respondents and informants. The nature of this research is descriptive analysis, the location of the research is Medan City. From a population of 222 notaries in Medan City, some notaries were taken 20% or 45 people as samples who were used as respondents based on Probability sampling with a simple random sampling method. In addition to the empirical juridical approach, a normative juridical approach was also used to obtain secondary data. The results of the study are that Notaries in providing legal counseling indirectly Notaries play an active role as mediators in resolving disputes outside the Court. The conclusion is that notaries have a strategic role as mediators in resolving disputes outside the court, so it is recommended to regulate the role of notaries as mediators, improve mediation competency for notaries, and provide socialization and education to the public regarding the benefits of mediation by notaries. Keyword: Notary Mediator, Notary Dispute Resolution Abstrak: Dalam realitanya Notaris dalam menjalankan jabatannya secara tidak langsung telah berperan sebagai mediator karena masyarakat atau para pihak yang membutuhkan jasa notaris untuk membuat akta otentik tidak jarang membawa permasalahan-permasalahan hukum diantara mereka pada saat sebelum atau sesudah pembuatan akta. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian hukum empiris (yuridis Sosiologis) dimana data primernya adalah hasil wawancara dengan responden dan informan. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analisis, Lokasi penelitian adalah Kota Medan. Dari populasi 222 notaris Kota Medan, sebagian notaris diambil 20% atau 45 orang sebagai sampel yang dijadikan responden berdasarkan Probability sampling dengan Metode Sampel acak sederhana (simple random sampling). Disamping pendekatan yuridis empiris juga dipergunakan pendekatan yuridis normative untuk mendapatkan data sekunder. Hasil penelitian yaitu Notaris dalam memberikan penyuluhan hukum secara tidak langsung Notaris berperan aktif sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa di luar Pengadilan. Kesimpulan bahwa notaris memiliki peran strategis sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa di luar pengadilan, maka disarankan Pengaturan peran notaris sebagai mediator, Peningkatan kompetensi mediasi bagi notaris, Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat mediasi oleh notaris.  Kata kunci: Notaris Mediator, Penyelesaian Sengketa Notaris |
Emanuel Daeli (Universitas Sumatera Utara); Runtung Runtung (Universitas Sumatera Utara); Rudy Haposan Siahaan (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1380-1390 [PDF] |
| 1619 |
TANTANGAN DAN STRATEGI PELESTARIAN BAHASA INDONESIA DALAM ERA DIGITAL
Lihat AbstrakAbstract: Indonesian as the official language of the Republic of Indonesia faces major challenges in the digital era. The development of the current era of globalization has changed the way people communicate and interact. This article discusses the challenges and strategies for preserving Indonesian in the digital era. This study uses a qualitative method with literature analysis conducted by searching various written sources, either in books, archives, magazines, articles, journals, or documents relevant to problems related to preserving Indonesian. The results of the study show that Indonesians faces challenges such as globalization, technology, and social change. However, several strategies can be carried out to preserve Indonesian, such as with the right strategies such as strengthening policies, developing technology, socialization, and language awareness campaigns, forming online communities that focus on language preservation, language education, and collaboration with industry, increasing local content in Indonesian, and through promoting Indonesian in the international arena will make Indonesian survive and develop in the digital era. Keywords: preservation of Indonesian language; challenges of language preservation; strategies of language preservation; digital era. Abstrak: Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Republik Indonesia menghadapi tantangan besar di era digital. Perkembangan era globalisasi saat ini telah mengubah cara berkomunikasi dan berinteraksi masyarakat. Artikel ini membahas tentang tantangan dan strategi pelestarian bahasa Indonesia di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur yang dilakukan dengan melakukan pencarian terhadap berbagai sumber tertulis, baik berupa buku-buku, arsip, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang terkait dengan pelestarian bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia menghadapi tantangan seperti globalisasi, teknologi, dan perubahan sosial. Namun, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk melestarikan bahasa Indonesia, seperti dengan strategi yang tepat seperti penguatan kebijakan, pengembangan teknologi, sosialisasi dan kampanye kesadaran berbahasa, pembentukan komunitas online yang berfokus pada pelestarian bahasa, edukasi kebahasaan, serta kolaborasi dengan industri, memperbanyak konten lokal dalam bahasa Indonesia, dan melalui promosi bahasa Indonesia di kancah internasional akan membuat bahasa Indonesia dapat tetap bertahan dan berkembang dalam era digital. Kata kunci: pelestarian bahasa Indonesia; tantangan pelestarian bahasa; strategi pelestarian bahasa; era digital. |
Maryska Debora Silalahi (Institut Agama Kristen Negeri Tarutung) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 1 (2025) |
Hal: 1082-1089 [PDF] |
| 1620 |
PENGARUH PRODUCT VARIETY TERHADAP PURCHASE DECISION YANG DIMEDIASI OLEH STORE ATMOSPHERE DAN IMPULSE BUYING (STUDI PADA UNNIQE STORE JEPARA)
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this study is to find out how product variations affect purchase decisions mediated by store atmosphere and impulse purchases. Unniqe store visitors served as the quantitative population for the study. The SmartPLS version 4.0 tool was used to examine 120 people in the research sample using the SEM-PLS approach. The results of this study show that product variations have a positive and significant impact on store atmosphere, product variations have a positive and significant impact on impulse purchases, product variations have a positive and significant impact on purchase decisions, product variations have a positive and significant impact on purchase decisions mediated by impulse purchases, product variations also have a positive and significant impact on purchase decisions mediated by store atmosphere.  Keyword: product variety, store atmosphere, impulse buying, purchase decision Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi produk terhadap keputusan pembelian yang dimediasi oleh suasana toko dan pembelian impulsif. Pengunjung toko Unniqe berfungsi sebagai populasi kuantitatif untuk penelitian ini. Alat SmartPLS versi 4.0 digunakan untuk memeriksa 120 orang dalam sampel penelitian menggunakan pendekatan SEM-PLS. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa variasi produk berdampak positif dan signifikan pada suasana toko, variasi produk berdampak positif dan signifikan pada pembelian impulsif, variasi produk berdampak positif dan signifikan pada keputusan pembelian, variasi produk berdampak positif dan signifikan pada keputusan pembelian yang dimediasi oleh pembelian impulsif, variasi produk juga berdampak positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian yang dimediasi oleh suasana toko. Kata kunci: variasi produk, suasana toko, pembelian impulsif, keputusan pembelian |
Ratna Rizky Amalia (Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara); Mohamad Rifqy Roosdhani (Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1842-1851 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.