Dashboard 52 Jurnal Keunggulan Tentang Kami
Kirim Naskah
Open Access Journal Portal

Portal Jurnal Ilmiah
Goretan Pena

Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.

5
Jurnal Aktif
2
Terakreditasi SINTA
6
Indeksasi
OA
Open Access
Scroll

Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
1501 ANALISIS PEMBERIAN MARGA PADA NAMA MELALUI PROSES MANGAIN KEPADA SUKU DI LUAR BATAK TOBA
Lihat Abstrak

Abstract: Inter-ethnic marriages have become increasingly common in the era of urbanization and migration. Batak Toba cultural figures and scholars have sought solutions by popularizing the Mangain process (adoption). Individuals who have undergone Mangain are entitled to bear the surname (marga) of the adoptive family accordance with Batak Toba customs. This study employs a normative juridical legal research approach, supported by empirical data, with a descriptive analytical research nature. The research methodology incorporates a statute approach and a case approach. The research findings indicate that the court rejected the name change request on the grounds that it did not meet the court rejected the name change request on the grounds that it did not meet the adoption requirements stipulated in Government Regulation No. 54 of 2007 on the Implementation of Adoption. Keyword: Surname Attribution, Mangain, Batak TobaAbstrak: Perkawinan antar suku sudah banyak terjadi di era urbanisasi dan perantauan yang luas. Para tokoh adat dan cendekiawan Batak Toba mencari solusi dengan memasyarakatkan proses Mangain (mengangkat anak). Orang yang telah di ain berhak menyandang marga dari pihak yang meng ain sesuai adat Batak Toba. Penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis normatif yang didukung data empiris dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa permohonan penggantian nama ditolak oleh pengadilan karena tidak memenuhi syarat pengangkatan anak menurut PP No. 54 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak. Selain itu dianggap akan terjadi pengaburan identitas pemohon jika permohonan dikabulkan. Kata kunci: Pemberian Marga Pada Nama, Mangain, Batak Toba

Loren Rumia Hutauruk; Rosnidar Sembiring; Maria Maria JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3029-3037
[PDF]
1502 PERANCANGAN APLIKASI PENGAJUAN CUTI KARYAWAN KEMENTERIAN AGAMA KOTA TEBING TINGGI
Lihat Abstrak

Abstract: Leave is one of the entitlements provided by companies to employees. Matters related to leave and permissions are also regulated under Law No. 13 of 2003 concerning employment. Currently, the leave application process for employees at the Ministry of Religious Affairs in Tebing Tinggi is still conducted manually. Checking remaining leave balances, submitting leave requests, and approving leave are done in a hierarchical manner and still rely on paper-based leave archives. This leave management process has several weaknesses. Employees are unable to check their remaining leave balance, and another drawback is that the leave application process is inefficient and ineffective. The purpose of this study is to address the shortcomings of the current system while simplifying and accelerating the employee leave application process. In designing this leave application, the author uses modeling tools such as flow maps. The system approach method follows an object-oriented methodology, including Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Class Diagrams, and Deployment Diagrams, along with database system design and user interface design. Keyword: Application; Employee Leave; Ministry of Religious Affairs; Web Abstrak: Cuti merupakan salah satu kewajiban perusahaan yang diberikan kepada karyawan. Hal mengenai perizinan dan cuti tersebut juga telah diatur dalam Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Proses aplikasi pengajuan cuti karyawan Kementerian Agama Tebing Tinggi saat ini masih dilakukan secara manual, pengecekan sisa cuti, pengajuan cuti dan persetujuan cuti dilakukan secara berjenjang dan masih mengandalkan arsip cuti berupa kertas. Proses pengelolaan cuti tersebut memiliki beberapa kelemahan. Pegawai tidak bisa mengetahui sisa hak cuti pribadi dan kelemahan yang lain adalah proses pengajuan cuti kurang efektif dan efisien. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memperbaiki kekurangan yang ada pada sistem yang berjalan saat ini serta mempermudah dan mempercepat proses pengajuan cuti karyawan. Pada perancangan aplikasi cuti ini penulis menggunakan alat pemodelan berupa flow map, metode pendekatan sistem menggunakan metode berorientasi objek yaitu Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram dan Deployment Diagram, rancangan sistem basis data dan rancangan antarmuka pengguna. Kata kunci: Aplikasi; Cuti Pegawai; Kementerian Agama; Web  

Nabilah Putri Permana; , Billy Hendrik JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3008-3014
[PDF]
1503 SISTEM PENGUKURAN DAN OTOMATISASI DAYA LISTRIK RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY TSUKAMOTO
Lihat Abstrak

Abstract: The need for an accurate household electrical power measurement and control system is becoming increasingly urgent to prevent equipment damage due to power fluctuations and to optimize energy consumption. This study tested a system with 15, 20, 25, 30, and 40-watt lamp loads using the ZMPT101B sensor for voltage and ACS712 for current, which were integrated with an Arduino Uno. Fuzzy logic was applied to control the relay based on sensor measurements, taking into account parameters such as voltage, current, and power. This fuzzy logic allows the system to make power regulation decisions automatically and adaptively in response to changes in load conditions, thereby increasing system efficiency and reliability. The results show that the system successfully achieved design and automation goals. Measurements on a 15-watt load resulted in a voltage of 218 V, a current of 0.068 A, and a power of 15.33 watts; on a 20-watt load, the voltage was 221 V, the current was 0.091 A, and the power was 19.80 watts; on a 25-watt load, the voltage was 220 V, the current was 0.114 A, and the power was 24.95 watts; on a 30-watt load, the voltage was 219 V, the current was 0.136 A, and the power was 29.84 watts; and on a 40-watt load, the voltage was 219 V, the current was 0.182 A, and the power was 40.36 watts.   Keyword: Power Measurement System, Household Energy Control, ZMPT101B Sensor, ACS712 Sensor, Arduino Uno, Fuzzy Logic Abstrak: Kebutuhan sistem pengukuran dan kontrol daya listrik rumah tangga yang akurat semakin mendesak untuk menghindari kerusakan peralatan akibat fluktuasi daya dan mengoptimalkan konsumsi energi. Penelitian ini menguji sistem dengan beban lampu 15, 20, 25, 30, dan 40watt menggunakan sensor ZMPT101B untuk tegangan dan ACS712 untuk arus, yang diintegrasikan dengan Arduino Uno. Logika fuzzy diterapkan untuk mengontrol relay berdasarkan pengukuran sensor, dengan mempertimbangkan parameter tegangan, arus, dan daya. Logika fuzzy ini memungkinkan sistem untuk membuat keputusan pengaturan daya secara otomatis dan adaptif terhadap perubahan kondisi beban, sehingga meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem. Hasil menunjukkan bahwa sistem berhasil dalam perancangan dan otomatisasi. Pengukuran pada beban 15 watt menghasilkan tegangan 218 V, arus 0,068 A, dan daya 15,33 watt pada beban 20 watt, tegangan 221 V, arus 0.091 A, dan daya 19,80 watt pada beban 25 watt, tegangan 220 V, arus 0,114 A, dan daya 24,95 watt; pada beban 30 watt, tegangan 219 V, arus 0,136 A, dan daya 29,84 watt serta pada beban 40 watt, tegangan 219 V, arus 0,182 A, dan daya 40,36 watt.Kata kunci: Daya Listrik, Kontrol Energi Rumah Tangga, Sensor ZMPT101B, Sensor ACS712, Arduino Uno, Logika Fuzzy  

Rizki Abdul Hakim Siregar; Muhammad Ikhsan; Aidil Halim Lubis JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3001-3007
[PDF]
1504 PENGARUH ASPEK TEKNOLOGI DAN PELATIHAN TERHADAP PENGGUNAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK OLEH PROFESIONAL PEMBERI ASUHAN (PPA) DAN PENUNJANG MEDIS DI RS UMUM PATRIA IKKT
Lihat Abstrak

Abstract: Electronic Medical Records (EMR) is a computerized recording of patient illnesses and problems. This is stated in PMK No. 24 of 2022 which states that Medical Records need to be organized electronically. However, in its implementation, various problems were found  such as format incompatibility, network system disruptions, unavailability of features that meet user needs, and displays that are not easy to understand. As well as the unavailability of SOPs that serve as guidelines for users, and lack of training in the Use of EMR. This study aims to see the effect of Technology and Training Aspects on the Use of EMR at Patria IKKT General Hospital. The type of research used is quantitative research and uses a cross-sectional design. The population in this study were Professional Care Providers (PPA) and Medical Supporters in outpatient care and the sample in this study was 53 respondents with a total sampling technique. Data collection used a questionnaire with a Likert scale. The data analysis technique used multiple linear analysis tests. The results of the study explain that there is a significant influence on the System Quality variable on the Use of RME with a p-value of 0.002 <0.05, the Information Quality variable has a significant effect on the Use of RME with a p-value of 0.000 <0.05 and the Training variable has a significant effect on the Use of RME with a p-value of 0.018 <0.05. While the Service Quality variable does not have a significant effect on the Use of RME with a p-value of 0.132> 0.05. Keyword: Electronic Medical Records, HOT-Fit, System Quality, Information Quality, Service Quality, Training, System Users Abstrak: Rekam Medis Elektronik (RME) adalah pencatatan penyakit dan permasalahan pasien yang terkomputerisasi. Hal tersebut tertuang dalam PMK No 24 Tahun 2022 yang menyatakan bahwa Rekam Medis perlu diselenggarakan secara elektronik. Namun dalam pelaksanaannya masih kurang optimal, terdapat berbagai permasalahan yang ditemukan seperti ketidaksesuaian format, gangguan sistem jaringan, ketidaksediaan fitur yang memadai kebutuhan pengguna, dan tampilan tidak mudah dipahami. Serta belum tersedianya SOP yang menjadi panduan bagi pengguna, dan kurangnya pelatihan Penggunaan RME. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh dari Aspek Teknologi dan Pelatihan Terhadap Penggunaan RME di RS Umum Patria IKKT. Jenis Penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Profesional Pemberi Asuhan (PPA) dan Penunjang Medis di rawat jalan dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji analisis linier berganda. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada variabel Kualitas Sistem terhadap Penggunaan RME dengan nilai p–value 0.002 < 0.05, Variabel Kualitas Informasi berpengaruh signifikan terhadap Penggunaan RME dengan nilai p–value 0.000 < 0.05 dan variabel Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap Penggunaan RME dengan nilai p –value 0.018 < 0.05. Sedangkan pada variabel Kualitas Layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap Penggunaan RME dengan nilai p–value  0.132 > 0.05.Kata kunci: Rekam Medis Elektronik, HOT-Fit, Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan, Pelatihan, Pengguna Sistem

Tazkyatun Nafs; Tria Saras Pertiwi; Mieke Nurmalasari JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2094-3000
[PDF]
1505 PERANCANGAN DESAIN USER INTERFACE REKAM MEDIS ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE USER CENTERED DESIGN (UCD) DI LABORATORIUM RME UNIVERSITAS ESA UNGGUL
Lihat Abstrak

Abstract: The EMR system in the Esa Unggul University Laboratory supports Health Information Management students but has access limitations. Users can only access the patient registration feature, while other features require a license, which hampers the learning process. The EMR UI design is a fundamental step in system development. The UI design method used in this study is User-Centered Design (UCD), producing 10 key features including registration, initial nursing assessment, examination, laboratory, radiology, pharmacy, cashier, coding, and reporting. Design evaluation, using Heuristic Evaluation (HE), involved 4 evaluators. The severity score of 1.3, categorized as a "Cosmetic Problem," indicates minor design issues that do not significantly affect users and therefore do not require immediate correction if time is limited. Keyword: User Interface, User Centered Deisgn, Electronic Medical Record Abstrak: RME yang ada pada Laboratorium Universitas Esa Ungul untuk mendukung pembelajaran mahasiswa Manajemen Informasi Kesehatan. memiliki keterbatasan akses, yaitu user hanya dapat membuka fitur pendaftaran pasien saja sehingga dalam mengakses fitur-fitur lainnya perlu adanya lisensi sehingga kegitan pembelajaran menjadi tidak optimal. Perancangan UI RME merupakan hal yang paling dasar dalam pengembangan suatu sistem. Metode perancangan UI yang digunakan pada penelitian ini adalah User Centered Design (UCD) dan menghasilkan 10 fitur desain UI RME diantaranya pendaftaran, asesmen awal keperawatan, pemeriksaan, laboratorium, radiologi, farmasi, kasir, kodefikasi, dan pelaporan. Evaluasi desain dilakukan menggunakan Heuristic Evaluation (HE) menggunakan kuesioner penilaian 10 prinsip antarmuka yang diberikan kepada 4 evaluator. Hasil evaluasi diperoleh nilai severity adalah 1.3 dengan kategori “Cosmetic Problem” menunjukkan desain yang dibuat terdapat masalah pada desain sistem namun tidak terlalu mempengaruhi pengguna sehingga perbaikan tidak terlalu dibutuhkan jika waktu yang dimiliki terbatas.Kata Kunci: Antarmuka, User Centered Design, Rekam Medis Elektronik 

Tita Haerani; Anastasia Cyintia Dewi Kurniawati JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2087-2093
[PDF]
1506 PERTANGGUNGJAWABAN KARYAWAN KANTOR NOTARIS TERKAIT MENJAGA KERAHASIAAN AKTA YANG DIBUAT OLEH NOTARIS
Lihat Abstrak

Abstract: Notaries in carrying out their duties require the assistance of others, so notaries can employ people as employees in their offices with certain specifications to help fulfill their duties. The results of the research and discussion show that the legal obligation for Notary employees regarding the confidentiality of Notary deeds is not specifically regulated in the UUJN so that ethically and morally Notary employees are also obliged to keep the contents of the Notary deed confidential. The legal responsibility of Notary office employees is related to maintaining the confidentiality of Notary deeds made before a Notary, so if the Notary employee does not maintain the confidentiality of the deed, he is legally responsible and can be categorized as an unlawful act. The Notary's responsibility towards Notary employees in order to maintain the confidentiality of deeds made before a Notary in carrying out his position is that the Notary can be held civilly liable for misuse of the confidentiality of the minutes of the deed by his employees, even though in this case the notary did not make a direct mistake. Keyword: Accountability, Employees, Notary DeedsAbstrak: Notaris dalam menjalankan tugasnya memerlukan bantuan orang lain, maka notaris dapat mempekerjakan orang sebagai karyawan di kantornya dengan spesifikasi tertentu untuk membantu memenuhi tugasnya. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa kewajiban hukum bagi karyawan Notaris terhadap kerahasiaan akta Notaris adalah tidak diatur secara khusus dalam UUJN sehingga secara etika dan moral karyawan Notaris juga berkewajiban merahasiakan isi akta Notaris tersebut. Tanggungjawab hukum karyawan kantor Notaris terkait menjaga kerahasiaan akta Notaris yang dibuat dihadapan Notaris, maka apabila pegawai notaris  tidak menjaga kerahasiaan akta bertanggung jawab secara hukum dan dapat  dikateogrikan sebagai perbuatan melawan hokum. Pertanggungjawaban Notaris terhadap karyawan Notaris dalam rangka menjaga kerahasiaan akta yang dibuat dihadapan Notaris dalam menjalankan jabatannya adalah Notaris dapat dipertanggungjawabkan secara perdata akibat penyalahgunaan kerahasiaan minuta akta oleh pekerjanya, meskipun dalam hal ini notaris tidak melakukan kesalahan secara langsung. Kata kunci: Pertanggungjawaban, Karyawan, Akta  Notaris   

Tria Asmita Despiona Sinaga; Hasim Purba; Rudy Haposan Siahaan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2080-2086
[PDF]
1507 KEWENANGAN LEMBAGA DAN PROSES PENYELESAIAN SENGKETA PENETAPAN KEHALALAN PRODUK BAGI KONSUMEN DAN PELAKU USAHA DI INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: Instant food products, fast food, restaurants to market snacks are things that are prone to contamination by types of food that are not halal, both in terms of ingredients and processes. The issue of the halal labeling process has changed since the beginning of the implementation of halal labeling until the emergence of several regulations, namely Law No. 33 of 2014 and updated by Law No. 6 of 2023. This study uses a normative legal research method (juridical normative) To obtain valid and accountable research results, it is necessary to use data collection techniques and tools, namely, Library research and Field research in the form of interviews. The tools used in this research method include document studies and interview guidelines. From the results found that Law No. 8 of 1999 concerning Consumer Protection cannot be used as a reference in terms of consumer protection issues in the field of halal labeling, this issue should be the domain of Law No. 33 of 2014 concerning Halal Product Guarantees so that a revision needs to be made to the law, namely by adding legal protection, as well as legal efforts that can be taken by business actors and consumers who feel disadvantaged by the halal labeling process. Keyword: Legal Certainty, Legal Protection, Halal Labeling Process, BPJPH, MUI Abstrak: Produk–produk makanan instan, makanan cepat saji, restoran sampai jajanan pasar merupakan hal yang rawan dicemari oleh jenis makanan yang tidak halal baik dari segi bahan, maupun prosesnya. Persoalan mengenai proses labelisasi halal mengalami perubahan sejak awal mula diberlakukannya labelisasi halal sampai dengan munculnya beberapa aturan yakni Undang–Undang No 33 Tahun 2014 dan diperbeharui dengan Undang–Undang No 6 Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif (yuridis normatif) Untuk mendapatkan hasil penelitian yang valid dan akuntabel maka perlu digunakan teknik dan alat pengumpulan data yaitu, Penelitian kepustakaan (library research) dan Studi lapangan (field research) berupa wawancara. Alat yang digunakan dalam metode penelitian ini mencakup studi dokumen dan pedoman wawancara. Dari hasil yang ditemukan bahwa Undang–Undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen belum bisa menjadi acuan dalam hal persoalan perlindungan konsumen dibidang labelisasi halal, persoalan ini harusnya menjadi ranah dari UU No 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal sehingga perlu dilakukan revisi dalam UU tersebut yaitu ditambahkan tentang perlindungan hukum, serta upaya hukum yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha dan konsumen yang merasa dirugikan oleh proses labelisasi halal. Kata kunci: Kepastian Hukum, Perlindungan Hukum, Proses Labelisasi Halal, BPJPH,                    MUI

Muhammad Abdul Ali Lubis; Ningrum Natasya Sirait; Mahmul Siregar JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2073-2079
[PDF]
1508 IMPLEMENTASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PENJURUSAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY MAMDANI DAN WEIGHTED PRODUCT (WP) DI SMAN 1 BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS
Lihat Abstrak

Abstract: Modern education integrates technology to enhance learning methods and 21st century skills. In this context, the application of decision support systems (DSS) such as Fuzzy Mamdani and Weighted Product (WP) is important to increase efficiency and objectivity in student majors. This research focuses on the implementation of SPK at SMAN 1 Barumun, Padang Lawas Regency, with the aim of overcoming challenges in assessing complex criteria and uncertainty in decision making. The Fuzzy Mamdani method was chosen because of its ability to handle uncertain data and ambiguity, while WP was used to combine criteria weights in the evaluation. The web-based system being developed is expected to increase the accuracy and efficiency of student majors. Comparison with previous research that only used WP shows that this approach offers a more comprehensive solution by integrating both SPK methods. This research aims to provide more accurate recommendations and support the optimal development of student potential, as well as improve the majoring process with a more sophisticated and efficient system. Keyword: Decision Support Systems, Departments, Students, Fuzzy Mamdani, Weighted Product Abstrak: Pendidikan modern mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan metode pembelajaran dan keterampilan abad ke-21. Dalam konteks ini, penerapan sistem pendukung keputusan (SPK) seperti Fuzzy Mamdani dan Weighted Product (WP) menjadi penting untuk meningkatkan efisiensi dan objektivitas dalam penjurusan siswa. Penelitian ini fokus pada implementasi SPK di SMAN 1 Barumun Kabupaten Padang Lawas, dengan tujuan mengatasi tantangan dalam penilaian kriteria kompleks dan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan. Metode Fuzzy Mamdani dipilih karena kemampuannya dalam menangani data yang tidak pasti dan ambiguitas, sementara WP digunakan untuk menggabungkan bobot kriteria dalam evaluasi. Sistem berbasis web yang dikembangkan diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi penjurusan siswa. Perbandingan dengan penelitian sebelumnya yang hanya menggunakan WP menunjukkan bahwa pendekatan ini menawarkan solusi yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan kedua metode SPK. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan mendukung perkembangan potensi siswa secara optimal, serta meningkatkan proses penjurusan dengan sistem yang lebih canggih dan efisien. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Jurusan, Siswa, Fuzzy Mamdani,                    Weighted Product  

Ahdi Alfein Harahap; Yusuf Ramadhan Nasution; Raissa Amanda Putri JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2065-2072
[PDF]
1509 PEMANFAATAN BUSINESS INTELLIGENCE UNTUK VISUALISASI DATA DAN PEMETAAN KASUS DATA KELUARGA BERISIKO STUNTING DENGAN MENGGUNAKAN TABLEAU
Lihat Abstrak

Abstract: The utilization of Business Intelligence (BI) with Tableau effectively aids in mapping and analyzing cases of families at risk of stunting. Stunting, a condition caused by chronic malnutrition, remains a major health issue in Indonesia, particularly in Langkat Regency, North Sumatra. A quantitative research methodology was applied using the BI framework, encompassing data collection, ETL (Extract, Transform, Load) processes, and interactive visualization through Tableau dashboards. Data from 2022 to 2024, including family risk categories and regional coordinates, were transformed into comprehensive visual representations. The visualization results demonstrate the effectiveness of Tableau in simplifying complex datasets and supporting more targeted interventions. Emphasis is placed on the importance of continuous monitoring and data updates to ensure accurate and timely responses to stunting cases. Keyword: Families At Risk Of Stunting; Business Intelligence; Data Visualization; TableauAbstrak: Pemanfaatan Business Intelligence (BI) dengan Tableau mampu membantu memetakan dan menganalisis kasus keluarga berisiko stunting. Stunting, sebagai kondisi kekurangan gizi kronis, menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, khususnya di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Metodologi penelitian kuantitatif digunakan dengan kerangka kerja BI yang mencakup pengumpulan data, proses ETL (Extract, Transform, Load), serta visualisasi interaktif melalui dashboard Tableau. Data tahun 2022 hingga 2024, meliputi kategori risiko keluarga dan koordinat wilayah, diolah menjadi representasi visual yang komprehensif. Hasil visualisasi memperlihatkan efektivitas Tableau dalam menyederhanakan data kompleks dan mendukung tindakan yang lebih tepat sasaran. Pentingnya pemantauan berkelanjutan dan pembaruan data ditekankan agar respons terhadap kasus stunting dapat dilakukan secara akurat dan tepat waktu.Kata kunci: Keluarga Berisiko Stunting; Business Intelligence; Visualisasi Data; Tableau 

Alviona Marsya; Darmeli Nasution; Rian Farta Wijaya JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2058-2064
[PDF]
1510 DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SMP: STUDI PERBANDINGAN TAHUN 2016 DAN 2024
Lihat Abstrak

Abstract: Information technology (IT) has experienced rapid development in recent years, significantly impacting various aspects of life, including education and students' emotional development. This study aims to compare the impact of information technology on the emotional intelligence of Junior High School (SMP) students in 2016 and 2024. This research employs a quantitative method with a survey approach involving 400 junior high school students from the two periods. The findings indicate significant differences in self-awareness, emotion management, empathy, and social skills between the two periods. Although IT has provided benefits in enhancing access to information and communication skills, negative impacts such as reduced direct social interaction and increased digital stress were also identified. This study highlights the importance of adaptive educational strategies to optimize the role of IT in students' emotional intelligence development. Keyword: Information Technology; Emotional Intelligence; Junior High School Students; Comparison of 2016 and 2024 Abstrak: Teknologi informasi (TI) telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan perkembangan emosional siswa. Studi ini bertujuan untuk membandingkan dampak teknologi informasi terhadap kecerdasan emosional siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 2016 dan 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 400 siswa SMP dari dua periode waktu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam aspek kesadaran diri, manajemen emosi, empati, dan keterampilan sosial siswa antara kedua periode tersebut. Meskipun TI memberikan manfaat dalam meningkatkan akses informasi dan keterampilan komunikasi, dampak negatif seperti penurunan interaksi sosial langsung dan peningkatan stres digital juga teridentifikasi. Studi ini menyoroti pentingnya strategi pendidikan yang adaptif untuk mengoptimalkan peran TI dalam perkembangan kecerdasan emosional siswa. Kata kunci: Teknologi Informasi; Kecerdasan Emosional; Siswa SMP; Perbandingan 2016 dan 2024

Fadhila Putri Sani; Billy Hendrik JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2050-2057
[PDF]
1511 PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK SEGMENTASI BERDASARKAN KESIAPAN SELEKSI: SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW
Lihat Abstrak

Abstract: The application of the K-means clustering algorithm as an innovative method for readiness segmentation, enabling the grouping of individuals based on their preparedness in the selection process. With the background issue of the lack of systematic methods to identify individual readiness, this study aims to develop an effective segmentation model using K-Means. The research method involves collecting relevant data and applying the K-Means algorithm to identify optimal clusters. The results show that the K-Means algorithm successfully grouped individuals into clusters according to their selection readiness, providing strategic insights for decision-makers in conducting a more accurate and efficient selection process. This study makes a significant contribution to the development of more targeted and effective selection strategies. Keyword: Selection Strategy; Readiness-Based Grouping; Data Clustering. Abstrak: Penerapan algoritma K-means clustering sebagai metode inovatif untuk segmentasi kesiapan seleksi, yang memungkinkan pengelompokan individu berdasarkan kesiapan mereka dalam proses seleksi. Dengan latar belakang permasalahan kurangnya metode sistematis untuk mengidentifikasi kesiapan individu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model segmentasi yang efektif menggunakan K-Means. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data relevan dan penerapan algoritma K-Means untuk mengidentifikasi cluster yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means berhasil mengelompokkan individu ke dalam cluster yang sesuai dengan kesiapan seleksi mereka, memberikan wawasan strategis bagi pengambil keputusan dalam proses seleksi yang lebih akurat dan efisien. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi seleksi yang lebih tepat sasaran dan efektif. Kata kunci: Strategi Seleksi; Pengelompokan Berdasarkan Kesiapan; Klasterisasi Data. 

Imam Fakhri Muhammad; Billy Hendrik JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2042-2049
[PDF]
1512 IMPLEMENTASI REINFORCEMENT LEARNING UNTUK SUMMARIZATION PADA ARTIKEL BERITA DI INDONESIAMENGGUNAKAN MODEL TRANSFORMER
Lihat Abstrak

Abstract: This research aims to develop a Transformer-based text summarization model for Indonesian news articles and implement Reinforcement Learning to enhance summary quality. The research methodology involved using the Liputan6 dataset (Canonical subset), applying a T5-base model pre-trained with Supervised Fine-Tuning (SFT) on the same dataset, and subsequently optimizing it using the Reinforcement Learning algorithm Proximal Policy Optimization (PPO). Model performance was evaluated using the ROUGE-L metric. The results showed that the implementation of RL successfully increased the ROUGE-L F-measure score, from 0.314801 for the SFT-only model to 0.345324 for the SFT model with RL. This increase indicates an improvement in the longest common subsequence (LCS) similarity between the model-generated summaries and the reference summaries after optimization with RL. However, qualitative analysis of the generated summaries found that the RL model's summaries tended to be very short (often just one sentence) and omitted some important information present in the original articles. This suggests a limitation of the ROUGE-L metric, which focuses on lexical overlap, in fully capturing the semantic quality and completeness of the summary. Keyword: Reinforcement Learning; Transformer; Abstractive Summarization; Indonesian News Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model peringkasan teks berbasis Transformer untuk artikel berita berbahasa Indonesia dan mengimplementasikan Reinforcement Learning guna meningkatkan kualitas ringkasan. Metodologi penelitian melibatkan penggunaan dataset Liputan6 (subset Canonical), penerapan model T5-base yang telah dilakukan Supervised Fine-Tuning (SFT) pada dataset yang sama, kemudian dioptimalkan menggunakan algoritma Reinforcement Learning, Proximal Policy Optimization (PPO). Evaluasi performa model dilakukan menggunakan metrik ROUGE-L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RL berhasil meningkatkan skor ROUGE-L F-measure, dari 0.314801 pada model SFT saja menjadi 0.345324 pada model SFT dengan RL. Peningkatan ini mengindikasikan adanya perbaikan dalam kesamaan urutan kata terpanjang (LCS) antara ringkasan hasil model dan ringkasan referensi setelah dioptimalkan dengan RL. Namun, analisis kualitatif terhadap ringkasan yang dihasilkan menemukan bahwa ringkasan hasil model RL cenderung sangat pendek (sering kali hanya satu kalimat) dan mengabaikan beberapa informasi penting yang ada di artikel asli. Hal ini menunjukkan adanya keterbatasan metrik ROUGE-L yang berfokus pada kesamaan leksikal dalam menangkap kualitas semantik dan kelengkapan ringkasan secara keseluruhan. Kata kunci: Reinforcement Learning; Transformer; Peringkasan Abstraktif; Berita                    Bahasa Indonesia

Muhammad Alif Nasrulloh (Universitas Muhammadiyah Malang); Christian Sri Kusuma Aditya (Universitas Muhammadiyah Malang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 4553-4560
[PDF]
1513 IMPLEMENTASI ALGORITMA HILL CIPHER DAN DISCRETE COSINE TRANSFORM DALAM KEAMANAN PESAN E-MAIL
Lihat Abstrak

Abstract: Regarding the security of email messages is very important in the digital era. So much data is sent via email every day. To improve the security of email messages, effective solutions can be applied to the Hill Cipher and Discrete Cosine Transform (DCT) algorithms. Hill Cipher is a classic encryption method that uses matrices to transform text. The combination of matrix operations can be decrypted without knowing the correct encryption key. Discrete cyclosine transform is a transformation method used in compressive images. In this study, we propose a combination of Hill cipher and DCT to protect email messages. Email messages are encrypted using the Hill Cipher algorithm, and the result is converted to the frequency domain using DCT. The step of improving upload security combines two mathematically different encryption methods. In addition, changing the frequency domain of the message reduces the success of attacks on the ciphertext. The researchers evaluated the performance of this combination of algorithms in terms of email message security, efficiency, encryption, decryption, and its impact on communication overhead. The Hill Cipher algorithm on messages in the form of voucher codes, speed and efficiency in cryptographic categorization are relatively fast, and for the insertion process with DCT, the MSE value is 130169.10 and the PSNR is -3.014 on an 8x8 image and 130169.10. 15920 x MPS. The combination of Hill Cipher and DCT is expected to improve the security of email messages without having a significant impact on system performance. Keyword: E-mail; Hill Cipher; Algoritma; DCT; Data Security Abstrak: Mengenai keamanan pesan email sangat penting di era digitalisasi. Begitu banyak data yang dikirim melalui email setiap hari. Untuk meningkatkan keamanan pesan email, solusi efektif dapat diterapkan pada algoritma Hill Cipher dan Discrete Cosine Transform (DCT). Hill Cipher adalah metode enkripsi klasik yang menggunakan matriks untuk mengubah teks. Kombinasi operasi matriks dapat didekripsi tanpa mengetahui kunci enkripsi yang benar. Transformasi siklosin diskrit adalah metode transformasi yang digunakan dalam gambar kompresif. Dalam studi ini, kami mengusulkan kombinasi kata sandi Hill dan DCT untuk melindungi pesan email. Pesan email dienkripsi menggunakan algoritma Hill Cipher, dan hasilnya diubah ke domain frekuensi menggunakan DCT. Langkah meningkatkan keamanan pengunggahan menggabungkan dua metode enkripsi yang secara matematis berbeda. Selain itu, mengubah domain frekuensi pesan mengurangi keberhasilan serangan terhadap ciphertext. Para peneliti mengevaluasi kinerja kombinasi algoritma ini dalam hal keamanan pesan email, efisiensi, enkripsi, dekripsi, dan dampaknya terhadap overhead komunikasi. Algoritma Hill Cipher pada pesan berupa kode voucher kecepatan dan efisiensi dalam kategorisasi kriptografi tergolong cepat, dan untuk proses penyisipan dengan DCT diperoleh nilai MSE sebesar 130169.10 dan PSNR sebesar -3.014 pada citra berukuran 8x8 dan 130169.10. 15920 x MPS. Kombinasi Hill Cipher dan DCT diharapkan dapat meningkatkan keamanan pesan email tanpa berdampak signifikan pada kinerja sistem. Kata kunci: E-mail; Hill Cipher; Algoritma; DCT; Keamanan Data 

Sri Wulan; Abdul Halim Hasugian; Suhardi Suhardi JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2036-2041
[PDF]
1514 WANPRESTASI PIHAK PENGEMBANG DALAM JUAL BELI TANAH DENGAN PEMBAYARAN TUNAI BERTAHAP BERDASARKAN BUKTI KWITANSI
Lihat Abstrak

Abstract: Transaction between housing developers and buyers are sometimes carried out through installment payments based on a mutually agreed schedule and amount, with only a receipt as proof of payment. In practice, this installment-based sale and purchase model often leads to various legal issues and disputes, particulary due to breaches of contract (wanprestasi), which may cause lasses to either the seller or the buyer. A notable example of such a breach is reflected in Decision No. 160/Pdt.G/2021/PN Mdn, Where the housing developer failed to deliver the certificate of ownership and to execute a deed of sale and purchase for the buyer who had completed full payment. The thesis employs as seen in Decision No. 160/Pdt.G/2021/PN Mdn. Systematic analysis of legal issues in land lot transaction conducted marely with payment receipts and the resulting breach of contract in the aforementioned court decision. The research is descriptive in nature and utilizes a statutory approach and case study approach by examining legal norms in legislation and judicial decisions. Keywords: Breach of Contract, Developer, Payment Receipt Abstrak: Transaksi jual beli yang dilakukan antara developer perumahan dengan pembeli, adakalanya dilakukan dengan cara pembayaran bertahap sesuai dengan jadwal dan jumlah cicilan yang disepakati bersama para pihak, hanya berdasarkan kwitansi pembayaran. Secara praktiknya transaksi jual beli dengan pembayaran secara bertahap ini menyebabkan banyak permasalahan dan mengakibatkan timbulnya sengketa-sengketa baik akibat kerugian yang ditimbulkan oleh pihak penjual maupun pihak pembeli, salah satunya penyebabnya adalah wanprestasi. Kasus wanprestasi dalam jual beli secara bertahap pada putusan Nomor 160/Pdt.G/2021/PN Mdn terjadi karena pihak developer perumahan tidak menyerahkan sertipikat hak milik dan membuatkan Akta Jual Beli kepada pembeli yang telah melunasi pembayaran. Jenis penelitian tesis ini adalah yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif ini dipilih karena penelitian ini mengkaji secara sistematis permasalahan jual beli kaveling tanah yang hanya dilakukan menggunakan kwitansi pembayaran dan terjadinya wanprestasi dalam Putusan Nomor 160/Pdt.G/2021/PN Mdn. Penelitian ini bersifat deskriptif. Pendekatan penelitian dilakukan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, yaitu dengan meneliti norma hukum dalam bentuk peraturan perundang-undangan dan putusan hakim. Kata kunci: Wanprestasi, Pengembang, Kwitansi Pembayaran 

Widya Sari; Hasim Purba; Dedi Harianto JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2029-2035
[PDF]
1515 THE DEVELOPMENT OF ETHNO-STEM INTEGRATED E-LKPD ON REACTION RATE MATERIALS
Lihat Abstrak

Abstract: This development research was conducted because the advancement of education in the 21st century is geared towards improving human potential. The shift of global society towards digitalization forces schools to adapt their teaching methods to new technological advances. This study aims to determine the analysis of students' needs, the level of feasibility, teacher practicality, and students' readability response to the Ethno-STEM integrated LKPD on reaction rate material. The method used is research and development (Research and Development) with the 4-D model, but limited to 3-D (Define, Design, and Develop). The research subjects were 3 material and media validators, 5 chemistry teachers and 90 students of SMA Negeri 1 Kisaran. The data collection techniques used were interviews and questionnaires. The data were analyzed using kappa moment. Based on the results of the study, students need Ethno-STEM integrated E-LKPD on reaction rate material, the material feasibility level is 0.84 (very feasible), the media feasibility level is 0.85 (very feasible), the practicality level is 0.95 (very practical), and the results of students' readability response are 0.90 (very good). Keyword: E-LKPD; Ethno-STEM; Reaction Rate. Abstrak: Penelitian pengembangan ini dilakukan karena kemajuan pendidikan di abad ke-21 diarahkan untuk meningkatkan potensi manusia. Pergeseran masyarakat global ke arah digitalisasi memaksa sekolah untuk menyesuaikan metode pengajaran mereka dengan kemajuan teknologi baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan peserta didik, tingkat kelayakan, kepraktisan guru, dan respon keterbacaan peserta didik terhadap LKPD terintegrasi Ethno-STEM pada materi laju reaksi. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D, namun dibatasi hingga 3-D (Define, Design, dan Develop). Subjek penelitian adalah 3 orang validator materi dan media, 5 orang guru kimia dan 90 orang peserta didik SMA Negeri 1 Kisaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan momen kappa. Berdasarkan hasil penelitian, peserta didik membutuhkan E-LKPD terintegrasi Ethno-STEM pada materi laju reaksi, tingkat kelayakan materi sebesar 0,84 (sangat layak), tingkat kelayakan media sebesar 0,85 (sangat layak), tingkat kepraktisan sebesar 0,95 (sangat praktis), dan hasil respon keterbacaan peserta didik sebesar 0,90 (sangat baik). Kata kunci: E-LKPD; Etno-STEM; Laju Reaksi. 

Yuna Elfany; Ajat Sudrajat JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2021-2028
[PDF]
1516 PENGELOLAAN HARTA DALAM ISLAM: ANALISIS MA’NĀ-CUM-MAGHZĀ TERHADAP QS. AL-ISRA’ AYAT 26
Lihat Abstrak

Abstract: This research discusses how to manage assets from an Islamic perspective based on QS. Al-Isra' (17: 26) with a ma'na cum maghza analysis approach. The main focus in the interpretation of Surah Al-Isra' (17: 26) is that it reminds us to share rights (in this case specifically for assets) and the prohibition on wasting assets (wasteful/tabzir). The results of the research show that in Islam the property produced by an individual is not entirely the property of that individual, but some of the property owned is the right of another individual. Therefore, someone who has assets must be wise in managing these assets. And get benefits that are worth worship when using these assets.. Keywords: Wealth Management in Islam; QS.Al-Isra' [17]: 26; Ma’na Cum Maghza. Abstrak: Penelitian ini membahas tentang bagaimana pengelolaan harta dalam sudut pandang Islam berdasarkan QS. Al-Isra’ (17: 26) dengan pendekatan analisis ma’na cum maghza. Fokus utama dalam tafsiran Surat Al-Isra’ (17: 26) adalah bahwa mengingatkan untuk membagi hak (dalam hal ini di khususkan pada harta) dan larangan menghambur-hamburkan harta (boros/tabzir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Islam harta yang dihasilkan individu bukanlah sepenuhnya hak milik individu tersebut saja, akan tetapi sebagian dari harta yang dimiliki tersebut terdapat hak individu lain. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki harta harus bijaksana dalam mengelola harta tersebut. Dan mendapat manfaat yang bernilai ibadah ketika digunakan harta tersebut Kata kunci: Pengelolaan Harta dalam Islam; QS.Al-Isra’ [17]: 26; Ma’na Cum Maghza. 

Zulfa Khairina Batubara; Azhari Akmal Tarigan; Rahmi Syahreza JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1986-1995
[PDF]
1517 PENGELOLAAN HARTA DALAM ISLAM: ANALISIS MA’NĀ-CUM-MAGHZĀ TERHADAP QS. AL-ISRA’ AYAT 26
Lihat Abstrak

Abstract: This research discusses how to manage assets from an Islamic perspective based on QS. Al-Isra' (17: 26) with a ma'na cum maghza analysis approach. The main focus in the interpretation of Surah Al-Isra' (17: 26) is that it reminds us to share rights (in this case specifically for assets) and the prohibition on wasting assets (wasteful/tabzir). The results of the research show that in Islam the property produced by an individual is not entirely the property of that individual, but some of the property owned is the right of another individual. Therefore, someone who has assets must be wise in managing these assets. And get benefits that are worth worship when using these assets.. Keywords: Wealth Management in Islam; QS.Al-Isra' [17]: 26; Ma’na Cum Maghza. Abstrak: Penelitian ini membahas tentang bagaimana pengelolaan harta dalam sudut pandang Islam berdasarkan QS. Al-Isra’ (17: 26) dengan pendekatan analisis ma’na cum maghza. Fokus utama dalam tafsiran Surat Al-Isra’ (17: 26) adalah bahwa mengingatkan untuk membagi hak (dalam hal ini di khususkan pada harta) dan larangan menghambur-hamburkan harta (boros/tabzir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Islam harta yang dihasilkan individu bukanlah sepenuhnya hak milik individu tersebut saja, akan tetapi sebagian dari harta yang dimiliki tersebut terdapat hak individu lain. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki harta harus bijaksana dalam mengelola harta tersebut. Dan mendapat manfaat yang bernilai ibadah ketika digunakan harta tersebut Kata kunci: Pengelolaan Harta dalam Islam; QS.Al-Isra’ [17]: 26; Ma’na Cum Maghza. 

Zulfa Khairina Batubara; Azhari Akmal Tarigan; Rahmi Syahreza JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1986-1995
[PDF]
1518 PENGELOLAAN DANA BOS YANG EFEKTIF DAN EFISIEN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN
Lihat Abstrak

Abstract : Bantuan Operasional Sekolah Fund (BOS) is a government program that aims to support school operational costs in order to improve access to and quality of education. However, in its implementation, there are still various cases of misuse of the BOS Fund, such as budget inflation, manipulation of the number of students, and the use of funds outside their allocation. This study aims to analyze the effective and efficient management system of BOS Funds in preventing misappropriation, identify factors that cause misappropriation, and formulate prevention strategies. This research uses a descriptive qualitative approach with literature analysis from publication reports, scientific journals, and news. The results showed that the misuse of BOS funds was caused by the lack of transparency, weak supervision, and managerial limitations of school managers. Schools with a digital recording system and participatory supervision had a higher compliance rate than those still using a manual system. Prevention strategies include the implementation of good governance, increased community supervision, and the utilization of information technology in financial reporting. With more accountable management, the BOS Fund can be optimally utilized to improve the quality of education in Indonesia. Keyword: Management of BOS Funds; Prevention; Misappropriation of BOS Funds  Abstrak: Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah program pemerintah yang bertujuan untuk mendukung biaya operasional sekolah dalam rangka meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ada berbagai kasus penyalahgunaan Dana BOS, seperti inflasi anggaran, manipulasi jumlah mahasiswa, dan penggunaan dana di luar alokasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan Dana BOS yang efektif dan efisien dalam mencegah penyalahgunaan, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penyalahgunaan, dan merumuskan strategi pencegahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dari laporan publikasi, jurnal ilmiah, dan berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan dana BOS disebabkan oleh kurangnya transparansi, lemahnya pengawasan, dan keterbatasan manajerial pengelola sekolah. Sekolah dengan sistem pencatatan digital dan pengawasan partisipatif memiliki tingkat kepatuhan yang lebih tinggi daripada sekolah yang masih menggunakan sistem manual. Strategi pencegahan meliputi penerapan tata kelola yang baik, peningkatan pengawasan masyarakat, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaporan keuangan. Dengan pengelolaan yang lebih akuntabel, Dana BOS dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kata kunci: Pengelolaan Dana BOS; Pencegahan; Penyalahgunaan Dana BOS  

Rahima Br Purba; Junawan Junawan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3222-3227
[PDF]
1519 PENERAPAN HUKUM KESEHATAN DALAM PROGRAM REHABILITASI NARKOTIKA OLEH INSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR
Lihat Abstrak

Abstract: Abusers and victims of narcotics abuse have the right to receive rehabilitation in accordance with applicable regulations. The application of health law in narcotics rehabilitation programs by Mandatory Reporting Institutions (IPWL) is a very important effort in helping abusers and victims of narcotics abuse. The program focuses not only on physical recovery from medical problems, but also on mental and social recovery. IPWLs appointed by the government must carry out rehabilitation programs for abusers and victims of narcotics abuse in accordance with the standards that have been set. The goal is to restore the condition of abusers and victims of narcotics abuse so that they can integrate themselves back into society and function socially. The standard of rehabilitation services set by the government covers various aspects such as methods, duration, facilities, and costs, this aims to ensure that each individual receives treatment that suits his or her needs. The legal framework underlying this program is Law No. 35 of 2009 concerning Narcotics and Permenkes No. 17 of 2023 concerning Amendments to Permenkes No. 4 of 2020 concerning the Implementation of IPWL. Minister of Health Regulation No. 17 of 2023 which requires medical and social rehabilitation for abusers and victims of narcotics abuse. Through a normative juridical approach, this study highlights various problems regarding the application of health law for abusers and victims of narcotics abuse, therapy for appropriate treatment, and understanding the financing mechanism of accepted therapies. The results of this study are expected to be able to provide an analysis of the effectiveness of the implementation of health law, as well as identify appropriate therapies in the rehabilitation of drug abusers and victims of drug abuse and understand the mechanism in financing it.Keywords: Narcotics Rehabilitation, Drug Abusers/Victims, IPWL Abstrak: Penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika memiliki hak untuk mendapatkan rehabilitasi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penerapan hukum kesehatan dalam program rehabilitasi narkortika oleh Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), merupakan upaya yang sangat penting dalam membantu penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika. Program ini tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik akibat masalah medis, tetapi juga pada pemulihan mental dan sosial. IPWL yang ditunjuk oleh pemerintah harus menjalankan program rehabilitasi bagi penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Tujuannya adalah untuk memulihkan kondisi penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika sehingga mereka dapat mengintegrasikan diri mereka kembali ke masyarakat dan berfungsi secara sosial. Standar pelayanan rehabilitasi yang ditetapkan oleh pemerintah mencakup berbagai aspek seperti metode, durasi, fasilitas, dan biaya, ini bertujuan memastikan bahwa setiap individu mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kebutuhannya. Kerangka hukum yang mendasari program ini adalah Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Permenkes No.17 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas Permenkes No.4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan IPWL. Permenkes No.17 tahun 2023 yang mewajibkan rehabilitasi medis dan sosial bagi penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika. Melalui pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menyoroti berbagai permasalahan mengenai penerapan hukum kesehatan bagi penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika, terapi untuk penanganan yang tepat, serta memahami mekanisme pembiayaan terapi yang diterima. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan analisis efektivitas penerapan hukum kesehatan, serta mengidentifikasi terapi yang tepat dalam rehabilitasi penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika dan memahami mekanisme dalam pembiayaannya.Kata Kunci: Rehabilitasi Narkotika, Penyalahguna/korban Penyalahgunaan Narkotika, IPWL. 

Indra Kurniyawan; Marice Simarmata JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3270-3276
[PDF]
1520 MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL MELALUI PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI RA BUNAYYA IV
Lihat Abstrak

Abstract: The implementation of Project Based Learning (PjBL) learning in RA Bunayya IV is expected to improve social skills in students. Social emotional skills include aspects of cooperation, interaction and following rules and instructions, which are important foundations for early childhood development. The study involved a quantitative method based on experiments, involving two groups: an experimental group that was implemented with PjBL and a control group that used conventional methods. The research subjects consisted of 30 early childhood children who were divided into two groups. The observation stage was continued with a questionnaire and ended with an interview conducted in collecting the required data. Data analysis was carried out using statistical techniques to measure the differences before and after the implementation of the method. The results of the study showed that the implementation of PjBL significantly improved and could provide recommendations for the implementation of this method in the early childhood education curriculum. Keyword: RA Bunayya IV, Early Childhood Education, Social Emotional  Abstrak: Penerapan pembelajaran Project Based Learning (PjBL) di RA Bunayya IV diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sosial pada peserta didik. Kemampuan sosial emosional meliputi aspek kerja sama, interaksi dan mengikuti aturan dan instruksi, yang merupakan fondasi penting bagi perkembangan anak usia dini. Penelitian melibatkan metode kuantitatif berdasarkan eksperimen, yang melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang diterapkan dengan PjBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Subjek penelitian terdiri dari 30 anak usia dini yang dibagi menjadi dua kelompok. Tahapan observasi dilanjutkan kuesioner, dan diakhiri wawancara dilakukan dalam pengumpulan data yang dibutuhkan. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik untuk mengukur perbedaan sebelum dan sesudah penerapan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan dapat memberikan rekomendasi untuk implementasi metode ini dalam kurikulum pendidikan anak usia dini. Kata kunci: RA Bunayya IV, Pendiikan Anak Usia Dini, Sosial Emosional  

Lita Anggraini; Salma Rozana JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3277-3282
[PDF]
1521 KAJIAN PEMANFAATAN RUANG TERHADAP SISTEM LAHAN PERMUKIMAN DALAM RENCANA TATA RUANG WILAYAH DIKAWASAN KECAMATAN BATANG KUIS KABUPATEN DELI SERDANG
Lihat Abstrak

Abstract: The form of using space as residential land is a form of expression of human activities that use space as a place to live. This study aims to determine the level of suitability of space utilization and to determine the use of space for residential land systems in the Regional Spatial Plan (RTRW) in the Batang Kuis sub-district area. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques are in the form of observation, interviews and documentation. The results showed that the level of suitability of space use in general was quite good, with about 90% of the area having complied with the stipulated provisions. The Regional Spatial Plan (RTRW) policy has become an effective guide for developers in planning the development of residential areas. The use of space for residential land systems in the Regional Spatial Plan in the Batang Kuis District area shows the importance of the Regional Spatial Plan policy in directing regional development in a planned and sustainable manner. Of the total area of 40.34 km², most of the land, which is 38.14 km², has been appropriately used as residential areas. However, there are still 2.20 km² of land that has been converted without being appropriated, often in the form of productive land such as rice fields and fields. Keywords: Batang Kuis District; Land; Regional Spatial Plan; Spatial Utilization  Abstrak: Bentuk pemanfaatan ruang sebagai lahan pemukiman merupakan bentuk ekspresi aktivitas manusia yang menggunakan ruang sebagai tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang dan untuk mengetahui pemanfaatan ruang terhadap sistem lahan permukiman dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dikawasan kecamatan Batang Kuis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitataif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang secara umum cukup baik, dengan sekitar 90% wilayah telah mematuhi ketentuan yang ditetapkan. Kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) telah menjadi panduan yang efektif bagi para pengembang dalam merencanakan pembangunan kawasan permukiman. Pemanfaatan ruang terhadap sistem lahan permukiman dalam Rencana Tata Ruang Wilayah dikawasan Kecamatan Batang Kuis menunjukkan pentingnya kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah dalam mengarahkan pengembangan kawasan secara terencana dan berkelanjutan. Dari total luas wilayah sebesar 40,34 km², sebagian besar lahan, yaitu 38,14 km², telah dimanfaatkan secara sesuai sebagai kawasan permukiman. Namun, masih terdapat 2,20 km² lahan yang dialihfungsikan tanpa sesuai dengan peruntukannya, sering kali berupa lahan produktif seperti sawah dan ladang.Kata Kunci: Pemanfaatan Ruang; Lahan, Rencana Tata Ruang Wilayah;, Kecamatan Batang Kuis 

Dimas Setiawan (Universitas Pembangunan Panca Budi); Wahyu Hidayat (Universitas Pembangunan Panca Budi); Abdiyanto Abdiyanto (Universitas Pembangunan Panca Budi) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1971-1977
[PDF]

Jurnal yang Kami Kelola

Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.

SINTA 4

Journal of Science and Social Research

Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.

ISSN 2615-4307 (Print) ISSN 2615-3262 (Online)

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat

Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).

ISSN 2776-7647

Jurnal Pena Edukasi

Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.

ISSN 2407-0769 (Print) ISSN 2549-4694 (Online)
SINTA 6

Jurnal TEKNISI

Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).

E-ISSN 2775-0965

Jurnal Global Edukasi

Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.

ISSN 2597-873X (Print) ISSN 2614-5588 (Online)

Keunggulan Portal Kami

Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.

Open Access

Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.

Peer Review

Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

Terakreditasi

Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.

Terindeks Luas

Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.

Proses Cepat

Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.

Lisensi CC

Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.

Tertarik Mempublikasikan Riset Anda?

Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.

Terindeks & Diakui Oleh
BRIN GARUDA OneSearch Scilit BASE Dimensions Anjani
Pesan notifikasi