Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 1021 |
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL SUHU, KELEMBABAN DAN CAHAYA PADA RUMAH WALET MENGGUNAKAN FUZZY BERBASIS MIKROKONTROLER
Lihat AbstrakAbstract: Swiftlet nests have a high market value because the saliva used to make them has many benefits, including treating illnesses. They can also promote a healthy reproductive system and strengthen the lungs. Therefore, a system is needed to simplify swiftlet farming. This involves designing a microcontroller-based fuzzy control system for temperature, humidity, and light in swiftlet houses as a solution for swiftlet breeders. The device will utilize two sensors: a DHT11 sensor and an LDR sensor. The DHT11 sensor maintains the stability of the room's temperature and humidity, while the LDR sensor maintains the light intensity of the swiftlet house. The conditions that have been determined based on 12 fuzzy logic rules, from the DHT11 sensor conditions, namely cold temperatures with a range of 0 - 15, moderate temperatures with a range of 15-30, and hot temperatures with a range of 30 - 45, in humidity conditions with a dry range of 0-50 and humid 0 - 95 while in the LDR sensor conditions, namely bright with an ADC value range on the LDR of 0 - 500 and dark conditions in the range of 500 - 1024. The defuzzification output value obtained is [0 10] where 0 is OFF and 10 is on for 10 minutes. Keyword: Swiftlet, Fuzzy Logic, DHT11, LDR Abstrak: Sarang burung walet mempunyai nilai jual yang tinggi karena air liur yang digunakan untuk membuat sarang memiliki banyak manfaat salah satunya adalah mengobati penyakit. Selain itu bisa juga untuk menyehatkan sistem reproduksi dan memperkuat paru-paru. Sehingga di butuhkan suatu sistem agar peternakan burung walet semakin lebih mudah dengan membuat perancangan suatu sistem kontrol suhu kelembaban dan cahaya pada rumah walet menggunakan fuzzy berbasis mikrokontroler sebagai solusi bagi para peternak burung walet. Dimana alat yang akan dibuat menggunakan dua sensor yaitu sensor DHT11 dan sensor LDR. Sensor DHT11 berfungsi untuk menjaga kestabilan suhu dan kelembaban ruangan sedangkan sensor LDR berfungsi unutuk menjaga intensitas cahaya dari rumah walet tersebut. Kondisi yang telah di tentukan berdasarkan 12 rule logika fuzzy, dari kondisi sensor DHT11 yaitu suhu dingin dengan range 0 – 15, suhu sedang dengan range 15-30, dan suhu panas dengan range 30 – 45, pada kondisi kelembaban dengan range kering 0 50 dan lembab 0 - 95 sedangkan pada kondisi Sensor LDR yaitu terang dengan range nilai ADC pada LDR sebesar 0 - 500 dan kondisi gelap pada range 500 – 1024. Nilai ouput defuzzifikasi yang didapat adalah [0 10] dimana 0 dengan kondisi OFF dan 10 dengan kondisi output hitup selama 10 menit. Kata kunci: Burung Walet, Fuzzy , DHT 11, LDR |
Rizki Andika Sihombing (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Rakhmat Kurniawan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Aidil Halim Lubis (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4195-4201 [PDF] |
| 1022 |
PERAN GURU DALAM PENDAMPINGAN PESERTA DIDIK UNTUK MEWUJUDKAN SEKOLAH BEBAS BULLYING DI SD SWASTA ISLAM QURRATU A’YUN DELI TUA
Lihat AbstrakAbstract: This research is motivated by the phenomenon of bullying that has long occurred in the school environment and teachers as professionals in the field of education have the responsibility to create a safe and violence-free school environment. The purpose of this study is to explore the role of teachers in assisting students to prevent bullying at the Qurratu A'yun Islamic Private Elementary School and explain teacher strategies in preventing bullying at the Qurratu A'yun Islamic Private Elementary School. This type of research is descriptive qualitative research. This study uses a purposive sampling technique to determine the research sample. The sample of this study is a class teacher at an elementary school in Deli Serdang. The data collection technique used is interviews. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The results of the study show (1) the role of teachers in assisting students to prevent bullying at the Qurratu A'yun Islamic Private Elementary School is as a supervisor and detector of early signs of bullying, as a guide and director, as a mediator or bring together, and as an advisor. Keyword: Role of Teachers, Mentoring, Prevention, Bullying Abstrak: Penelitian ini dilator belakangi oleh fenomena bullying yang telah lama terjadi di lingkungan sekolah dan guru sebagai profesional dalam bidang pendidikan memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplor peran guru dalam pendampingan peserta didik untuk mencegah bullying di SD Swasta Islam Qurratu A’yun dan menjelaskan strategi guru dalam mencegah bullying di SD Swasta Islam Qurratu A’yun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untukmenentukan sampel penelitian. Sampel penelitian ini adalah guru kelas di salah satu Sekolah Dasar di Deli Serdang. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara. Teknik analisis data antara lain reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) peran guru dalam pendampingan peserta didik untuk mencegah tindakan bullying di SD Swasta Islam Qurratu A’yun adalah sebagai pengawas dan pendeteksi tanda-tanda awal bullying, sebagai pembimbing dan pengarah, sebagai mediator atau mempertemukan, serta sebagai penasihat. Kata Kunci: Peran Guru, Pendampingan, Pencegahan, Bullying |
Lince Tomotia Sianturi (Universitas Budi Darma); Taufiqurrahman Surbakti (Universitas Budi Darma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4188-4194 [PDF] |
| 1023 |
PANDANGAN DUNIA PENGARANG DAN RELASI KEKUASAAN DALAM NOVEL MAX HAVELAAR KARYA MULTATULI: KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK
Lihat AbstrakAbstract: Max Havelaar is a novel that considered “murder” of colonialism. As a historical novel, its expressed criticism of the colonial era so Max Havelaar is regarded as canon. The formulation of the problem are 1) how the existence of the problematic hero in the Max Havelaar novel based on the background social life author? 2) how historical background that influence the creation of the novel Max Havelaar and relationship with the power relations in the novel? 3) what a world view are successfully expressed through the resolution of the problem by problematic hero in the Max Havelaar novel? To solve the problem the authors use research methods of Sociology of literature with the theory of genetic structuralism. The results of the analysis show the social backgrounds of the author's influence on the formation of the problematic hero and the oposition, and there are power relations that connect hero problematic on the background of the history of the creation of the novel, so that determine the views of the world the author of the idealistic-humanist and liberalism from the collective subject who described through the dialectic method of understanding-explanations. Keyword: structuralism genetic, a world view, problematic hero, power relations Abstrak: Max Havelaar merupakan novel yang dianggap “membunuh” kolonialisme. Sebagai novel sejarah yang mengungkapkan kritik terhadap kolonial Max Havelaar dianggap sebagai karya agung. Rumusan masalah yang diambil yakni 1) bagaimanakah eksistensi tokoh problematik yang terdapat dalam novel Max Havelaar berdasarkan latar kehidupan sosial pengarang? 2) bagaimanakah latar belakang sejarah yang berpengaruh terhadap pembuatan novel Max Havelaar dan hubungannya dengan relasi kekuasaan yang terdapat dalam novel? 3) pandangan dunia seperti apa yang berhasil diungkapkan melalui penyelesaian masalah oleh tokoh problematik dalam novel Max Havelaar? Untuk memecahkan masalah tersebut penulis menggunakan metode penelitian sosiologi sastra dengan teori strukturalisme genetik. Hasil analisis menunjukkan latar belakang sosial pengarang berpengaruh terhadap pembentukan karakter tokoh problematik dengan oposisinya, serta terdapat relasi kekuasaan yang menghubungkan tokoh problematik berdasarkan latar belakang sejarah pembuatan novel, sehingga menentukan pandangan dunia pengarang yang idealis-humanis dan liberalisme dari subjek kolektifnya yang dijelaskan melalui metode dialektika pemahaman-penjelasan. Kata kunci: Strukturalisme genetik, pandangan dunia, tokoh problematik, relasi kekuasaan |
Herning Puspitarini (Universitas Negeri Medan); Sri Wahyuningtyas (Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4164-4172 [PDF] |
| 1024 |
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENYIMAK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PODCAST BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL)
Lihat AbstrakAbstract: This study looks into two main things: (1) how listening skill lessons are taught using podcast-based project-based learning in class SI 1C at Universitas Royal, and (2) how well these lessons are evaluated using the same podcast-based project-based learning method. The focus of the research is on how listening skills are taught and assessed through this type of podcast-based project-based learning. The results show that using a video podcast along with the project-based learning model helps improve students' interest in learning history. The person who did the study is an Indonesian language teacher at Universitas Royal. The research used a qualitative descriptive approach. To collect data, the methods used were (1) observation, (2) interviews, and (3) document analysis. The findings show that (1) the teaching process follows the project-based learning model's structure, but some important steps are missing, like the essential question activity that should happen before other activities. (2) The evaluation of the lessons follows the project-based learning model's guidelines, but some parts are not fully considered, such as the question instructions and the scoring ranges for the items. Kata kunci: Listening Skills; Podcast media; Project Based Learning Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua hal, yaitu (1) bagaimana pembelajaran keterampilan menyimak dengan menggunakan media podcast berbasis project based learning di kelas SI 1C Universitas Royal dilaksanakan, dan (2) bagaimana evaluasi pembelajaran keterampilan menyimak dengan media podcast berbasis project based learning dilakukan. Objek dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran keterampilan menyimak yang menggunakan media podcast berbasis model pembelajaran project based learning. Dari hasil penelitian terlihat bahwa penerapan model pembelajaran project based learning (PjBL) berbasis video podcast dapat meningkatkan motivasi belajar sejarah para mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah dosen bahasa Indonesia di Universitas Royal. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga metode yaitu (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran sudah sesuai dengan skenario pembelajaran berdasarkan karakteristik model project based learning, tetapi masih ada kekurangan yaitu kegiatan pertanyaan esensial yang seharusnya dilakukan lebih dulu sebelum kegiatan lain, dan (2) evaluasi pembelajaran sudah sesuai dengan prinsip model project based learning, tetapi masih ada beberapa hal yang terlewat dari perhatian dosen yaitu petunjuk soal dan rentangan skor pada soal-soal individu.. Keyword: Keterampilan Menyimak; Media Podcast; Pembelajaran Project Based Learning |
Sri Rezki Maulina Azmi (Universitas Royal); Dewi Anggraini (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4158-4163 [PDF] |
| 1025 |
POLA PENGISIAN KENDARAAN LISTRIK YANG EFEKTIF DAN EFESIEN MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING
Lihat AbstrakAbstract: The development of electric vehicles in Indonesia continues to grow in line with global efforts to reduce carbon emissions. However, the limited and uneven distribution of public electric vehicle charging stations (SPKLU) remains a major obstacle. This study aims to analyze effective and efficient electric vehicle charging patterns using the K-Means Clustering method. The dataset was obtained from the Kaggle platform, containing attributes such as time, duration, charging level, and location. The research process includes data collection, cleaning, normalization, model training, and testing. The results show that the K-Means method successfully groups charging patterns with good cluster clarity. The developed web-based system also simplifies the analysis of SPKLU usage patterns automatically and efficiently. This research is expected to serve as a reference for planning electric vehicle charging infrastructure in Indonesia and to expand the application of machine learning in the field of Information Technology Engineering. Keywords: K-Means Clustering, Electric Vehicle, Charging Pattern, SPKLU, Machine Learning. Abstrak: Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat seiring upaya global mengurangi emisi karbon. Namun keterbatasan dan ketidakteraturan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) masih menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola pengisian kendaraan listrik yang efektif dan efisien menggunakan metode K-Means Clustering. Data diperoleh dari platform Kaggle dengan atribut waktu, durasi, tingkat, dan lokasi pengisian. Proses penelitian meliputi pengumpulan, pembersihan, normalisasi, pelatihan, serta pengujian model. Hasil menunjukkan bahwa metode K-Means mampu mengelompokkan pola pengisian dengan tingkat kejelasan cluster yang baik. Sistem berbasis web yang dikembangkan juga mempermudah analisis pola penggunaan SPKLU secara otomatis dan efisien. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam perencanaan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Indonesia serta memperluas penerapan machine learning di bidang Teknik Informatika. Keyword: K-Means Clustering, Kendaraan Listrik, Pola Pengisian, SPKLU, Machine Learning. |
Ayu Syahfitri (Universitas Asahan); Azrai Sirait (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4150-4157 [PDF] |
| 1026 |
PENENTUAN DALAM PENETAPAN DOSEN TETAP MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT DI AMIK POLIBISNIS PERDAGANGAN
Lihat AbstrakAbstract : : Lecturers are the most important part and the front gate in educating students so that lecturers with good skills are needed, lecturers are a profession that requires expertise and sufficient technical knowledge to support their professionalism in advancing a campus. In the appointment of lecturers, it can still be seen from the active involvement of a lecturer in conducting Tri Dharma Perguruan Tinggi activities, both in terms of education and teaching, research and community service, therefore special attention is needed in assessing the appointment of permanent lecturers supported by the Weighted Product method. The purpose of this study is to improve the quality of the lecturers received. The results of this research are in the form of a Decision Support System (SPK) to determine permanent lecturers at private universities, this research has been able to make a decision support system application and apply the Weighted Product method as a solution to the problem of determining permanent lecturers at private universities where test results are obtained the accuracy of applying the Weighted Product method in determining permanent lecturer candidates by 80%. Keywords : Lecturer, Profession, SPK, Weigthed Product, System Abstrak :Dosen merupakan bagian terpenting dan gerbang terdepan dalam mendidik mahasiswa sehingga dibutuhkan dosen dengan kemampuan yang baik, dosen merupakan sebuah profesi yang membutuhkan keahlian dan pengetahuan teknis yang cukup untuk menunjang profesionalismenya dalam memajukan sebuah kampus. Dalam pengangkatan dosen tetap dilihat dari aktifnya seorang dosen dalam melakukan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik dari segi pendidikan dan pengajaran, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat, oleh karena itu perlu perhatian khusus dalam menilai pengangkatan dosen tetap dengan didukung metode Weighted Product. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kwalitas dosen yang diterima. Hasil dari penelitan ini adalah berupa Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk untuk menentukan dosen tetap di perguruan tinggi swasta, penelitian ini telah mampu membuat aplikasi sistem pendukung keputusan dan menerapkan metode Weighted Product sebagai pemecahan masalah penentuan dosen tetap pada perguruan tinggi swasta dimana hasil pengujian diperoleh akurasi penerapan metode Weighted Product dalam menentukan calon dosen tetap sebesar 80%. Kata kunci : Dosen, Profesi, SPK, Weigthed Product, Sistem |
Zulkhairani Zulkhairani (AMIK Polibisnis Perdagangan); Lia Umbari Putri (AMIK Polibisnis Perdagangan); Hidayatullah Hidayatullah (AMIK Polibisnis Perdagangan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4143-4149 [PDF] |
| 1027 |
DIGITAL LITERACY SKILLS AS BASIC COMPETENCIES FOR STUDENTS IN HIGHER EDUCATION: THE EXPLORATION STUDY OF CYBER PSYCHOLOGY
Lihat AbstrakAbstract: Cyberpsychology focuses on the impact of digital technology and the internet on behavior and interaction between individuals as creatures socially. This research explore data mapping related to the mental condition of health students in midwifery, nursing and nutrition study programs at three different higher education so as to find balanced data mapping related to students' psychological conditions regarding current advances in digital and internet technology which have an impact on aspects of addiction, existence, self-confidence, privacy, anxiety and social interactions between individuals. This research used developmental and qualitative methods. The questionnaire items were validated by experts and tested using the Dick & Carey, 2015 development model and the distribution of the questionnaire was carried out online with a total of 384 student respondents. Research showed that the health aspect of internet addiction students was 74.5%, impact on social was 61.8%, digital well-being was 80.8%, social comparison was 70, 7%, digital mental health at 68.1%, and fear of missing out at 76.2%, based on these aspects it was in the high category, while the aspect of worry about being a victim of cyberbullying was 48.6% in the low category. Health students were not yet fully equipped with soft skills in mastering technology, especially digital literacy, so they cannot detect early the negative impact of digital on their mental health as potential health workers professional. Keywords: Cyber, psychology, students, mental health, digital literacy. Abstrak: Siberpsikologi berfokus pada dampak teknologi digital dan internet terhadap perilaku dan interaksi antar individu sebagai makhluk sosial. Penelitian ini mengeksplorasi pemetaan data terkait kondisi mental mahasiswa kesehatan di program studi kebidanan, keperawatan, dan gizi di tiga perguruan tinggi yang berbeda untuk menemukan pemetaan data yang seimbang terkait kondisi psikologis mahasiswa terkait kemajuan teknologi digital dan internet terkini yang berdampak pada aspek kecanduan, eksistensi, kepercayaan diri, privasi, kecemasan, dan interaksi sosial antar individu. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dan kualitatif. Item kuesioner divalidasi oleh para ahli dan diuji menggunakan model pengembangan Dick & Carey, 2015, dan penyebaran kuesioner dilakukan secara daring dengan total 384 responden mahasiswa. Penelitian menunjukkan bahwa aspek kesehatan mahasiswa adiksi internet sebesar 74,5%, dampak pada sosial sebesar 61,8%, kesejahteraan digital sebesar 80,8%, perbandingan sosial sebesar 70,7%, kesehatan mental digital sebesar 68,1%, dan rasa takut ketinggalan sebesar 76,2%, berdasarkan aspek-aspek tersebut berada pada kategori tinggi, sedangkan aspek kekhawatiran menjadi korban cyberbullying sebesar 48,6% berada pada kategori rendah. Mahasiswa kesehatan belum sepenuhnya dibekali soft skills dalam penguasaan teknologi, terutama literasi digital, sehingga mereka belum dapat mendeteksi dini dampak negatif digital terhadap kesehatan mental mereka sebagai calon tenaga kesehatan profesional. Kata kunci: Cyber, psikologi, mahasiswa, kesehatan mental, literasi digital. |
Imma Rachayu (Universitas Dehasen); Suwarni Suwarni (Universitas Dehasen); Dewi Suranti (Universitas Dehasen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4121-4130 [PDF] |
| 1028 |
INTEGRATING HRIS AND DIGITAL TECHNOLOGIES FOR SUSTAINABLE AND ADAPTIVE HUMAN RESOURCE STRATEGIES
Lihat AbstrakAbstract: In the era of accelerated digital transformation, organizations must adopt technology-driven solutions to manage human resources effectively. This study aims to examine the integration of Human Resource Information Systems (HRIS) with digital technologies such as HR Analytics and Artificial Intelligence (AI) in developing sustainable and adaptive human resource strategies. Using a qualitative descriptive approach supported by recent empirical studies, this research analyzes how data-driven insights and automation improve decision-making, operational efficiency, and workforce adaptability. The findings reveal that integrating HRIS with digital tools enhances organizational agility by optimizing talent management processes, promoting sustainability, and aligning human capital initiatives with strategic goals. The study concludes that digital integration in HR functions not only improves performance and efficiency but also strengthens long-term organizational resilience in a dynamic business environment.. Keyword: HRIS; HR Analytics; Artificial Intelligence; Sustainability; Organizational Agility Abstrak: Di era transformasi digital yang semakin cepat, organisasi harus mengadopsi solusi berbasis teknologi untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif. Studi ini bertujuan untuk mengkaji integrasi Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SDM) dengan teknologi digital seperti Analisis SDM dan Kecerdasan Buatan (AI) dalam mengembangkan strategi sumber daya manusia yang berkelanjutan dan adaptif. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung oleh studi empiris terkini, penelitian ini menganalisis bagaimana wawasan berbasis data dan otomatisasi meningkatkan pengambilan keputusan, efisiensi operasional, dan adaptabilitas tenaga kerja. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa integrasi SDM dengan perangkat digital meningkatkan kelincahan organisasi dengan mengoptimalkan proses manajemen talenta, mendorong keberlanjutan, dan menyelaraskan inisiatif sumber daya manusia dengan tujuan strategis. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi digital dalam fungsi SDM tidak hanya meningkatkan kinerja dan efisiensi, tetapi juga memperkuat ketahanan organisasi jangka panjang dalam lingkungan bisnis yang dinamis. Kata Kunci: SDM; Analisis SDM; Kecerdasan Buatan; Keberlanjutan; Kelincahan Organisasi |
Via Oktarianti (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang); Jhon Veri (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4117-4120 [PDF] |
| 1029 |
PENGEMBANGAN SISTEM REKOMENDASI BUKU BERBASIS KECERDASAN BUATAN UNTUK PERPUSTAKAAN DIGITAL
Lihat AbstrakAbstract: This research aims to develop an artificial intelligence-based book recommendation system to improve the user experience in finding relevant literature in digital libraries. Two main approaches are used: Content-Based Filtering (CBF) and Collaborative Filtering (CF), each of which relies on similar content characteristics and user preference patterns. Research data was collected from book metadata and user interactions at the West Sumatra Regional Library. Test results show that a hybrid approach of CBF and CF can improve recommendation accuracy by up to 92%, compared to using either method alone. This research contributes to the development of modern library information systems that are adaptive to user needs. Keywords: recommendation system, artificial intelligence, digital library, content-based filtering, collaborative filtering. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem rekomendasi buku berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam menemukan literatur yang relevan di perpustakaan digital. Dua pendekatan utama yang digunakan adalah Content-Based Filtering (CBF) dan Collaborative Filtering (CF), yang masing-masing mengandalkan kesamaan karakteristik konten dan pola preferensi pengguna. Data penelitian dikumpulkan dari metadata buku serta interaksi pengguna di Perpustakaan Daerah Sumatera Barat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan hybrid antara CBF dan CF mampu meningkatkan akurasi rekomendasi hingga 92%, dibandingkan penerapan metode tunggal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem informasi perpustakaan modern yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Kata kunci: sistem rekomendasi, kecerdasan buatan, perpustakaan digital, content-based filtering, collaborative filtering. |
Afni Nia Sari (UPI YPTK Padang); Juna Eska (UPI YPTK Padang); Dinda Djesmedi (UPI YPTK Padang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4114-4116 [PDF] |
| 1030 |
ANALISA DAN DESAIN MODEL SISTEM INFORMASI UNTUK SELEKSI KEPALA SEKOLAH TINGKAT SD DI KABUPATEN ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: The selection process for school principals at the regional level often faces challenges related to efficiency and objectivity due to a reliance on manual mechanisms. This study aims to develop an information system model to support a more structured and transparent selection process for elementary school principals in Asahan Regency. The research method applied is the System Development Life Cycle (SDLC) with an object-oriented modeling approach. The result of this research is a conceptual model of a web-based system, documented through Unified Modeling Language (UML) diagrams, including use case, activity, sequence, and database design. It is concluded that the proposed model provides a systematic framework for workflow automation and assessment standardization. This model offers a conceptual contribution as a foundation for developing applications that can enhance accountability and effectiveness in leadership talent management within the education sector. Keywords: System Design, Education Management, Principal Selection, Information System, UML. Abstrak: Proses seleksi kepala sekolah di tingkat daerah seringkali dihadapkan pada tantangan efisiensi dan objektivitas akibat ketergantungan pada mekanisme manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah model sistem informasi guna mendukung proses seleksi kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Asahan agar lebih terstruktur dan transparan. Metode penelitian yang diterapkan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan pemodelan berorientasi objek. Hasil dari penelitian ini berupa sebuah model konseptual sistem berbasis web yang terdokumentasi melalui diagram Unified Modeling Language (UML), meliputi use case, activity, sequence, dan perancangan basis data. Disimpulkan bahwa model yang diusulkan ini mampu menyediakan kerangka kerja yang sistematis untuk otomatisasi alur kerja dan standarisasi penilaian. Model ini memberikan kontribusi konseptual sebagai dasar untuk pengembangan aplikasi yang dapat meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas manajemen talenta kepemimpinan di sektor pendidikan. Kata Kunci: Desain Sistem, Manajemen Pendidikan, Seleksi Kepala Sekolah, Sistem Informasi, UML. |
Iqbal Kamil Siregar (Universitas Royal); Akmal Akmal (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4107-4113 [PDF] |
| 1031 |
PERANCANGAN SERVER MENGGUNAKAN INFRASTRUKTUR AS CLOUD DAN UBUNTU PADA KANTOR DESA PEMATANG SERAI
Lihat AbstrakAbstract: Cloud is a metaphorical term that describes a computer network or the internet, where the cloud symbolizes a complex network system that is hidden from users. Through cloud technology, multiple computer devices can be combined into a single unit (cluster) and enable the creation of multiple virtual servers on a single physical device through a process called virtualization. The Pematang Serai Village Office currently does not have server network infrastructure. The situation on the ground shows that each room only has a stand-alone computer without any connection to each other. As a result, data storage in the office is not centralized, so employees often have difficulty accessing the data they need for work. To overcome this, centralized storage facilities are needed through a server. Therefore, this study aims to build a web server based on As Cloud infrastructure. The method used is an experimental method with steps including literature study, network topology design, system analysis, server design and configuration, and testing using the Ubuntu operating system. The results of the study show that the As Cloud-based web server can function well as a centralized data storage medium, and all stored data can be accessed smoothly. In conclusion, the implementation of this system is able to solve data storage problems at the Pematang Serai Village Office, so that data management becomes more organized and every employee can access data easily and efficiently. Keywords: Application, Borrowing, Returning, Library, Website Abstrak: Cloud merupakan istilah metaforis yang menggambarkan jaringan komputer atau internet, di mana awan (cloud) menjadi simbol dari sistem jaringan yang kompleks namun disembunyikan dari pengguna. Melalui teknologi cloud, beberapa perangkat komputer dapat digabungkan menjadi satu kesatuan (cluster) serta memungkinkan pembuatan banyak server virtual pada satu perangkat fisik melalui proses virtualisasi. Kantor Desa Pematang Serai saat ini belum memiliki infrastruktur jaringan server. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa setiap ruangan hanya memiliki komputer yang berdiri sendiri tanpa saling terhubung. Akibatnya, penyimpanan data di kantor belum terpusat, sehingga sering kali pegawai kesulitan dalam mengakses data yang diperlukan untuk keperluan pekerjaan. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan sarana penyimpanan terpusat melalui sebuah server. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membangun web server berbasis infrastruktur As Cloud. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan langkah-langkah meliputi studi literatur, perancangan topologi jaringan, analisis sistem, perancangan dan konfigurasi server, serta pengujian menggunakan sistem operasi Ubuntu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa web server berbasis As Cloud dapat berfungsi dengan baik sebagai media penyimpanan data terpusat, dan seluruh data yang tersimpan dapat diakses dengan lancar. Kesimpulannya, penerapan sistem ini mampu menyelesaikan permasalahan penyimpanan data di Kantor Desa Pematang Serai, sehingga manajemen data menjadi lebih teratur dan setiap pegawai dapat mengakses data dengan mudah dan efisien. Kata kunci: Perancangan, Infrastruktur, Server, As Cloud, Ubuntu |
Fahmi Kurniawan (Universitas Pembangunan Panca Budi); Randi Rian Putra (Universitas Pembangunan Panca Budi) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4087-4093 [PDF] |
| 1032 |
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK PEMBELAJARAN SOSIAL DAN BERMAIN BERMAKNA UNTUK ANAK USIA DINI
Lihat AbstrakAbstract: In the context of Islamic Religious Education (PAI), the challenges in teaching are increasing. In Vocational High Schools, the subjects that are more emphasized or aimed at are special vocational subjects, so there are many models and methods that vary more to vocational subjects. The application of Islamic Religious Education learning usually uses less varied methods in the form of conventional methods such as lectures, memorization, and discussions. In this case, Islamic Education learning in vocational schools began to use technology based on artificial intelligence. This research aims to analyze the application of artificial intelligence-based adaptive learning technology in Islamic Religious Education (PAI) subjects at SMK Negeri 2 Kraksaan as well as student learning motivation and convenience for educators in the learning process.  The method used is a descriptive qualitative approach, with the type of case study research. Data were collected through interviews, observations and documentation of PAI teachers and students. The data showed that ChatGPT and Canva AI were the most frequently used platforms. ChatGPT is used to organize materials, answer student questions, create practice questions, and become an option to find references more quickly. Canva AI is used to create visual learning aids, such as infographics and creative presentations resulting in the presentation of interesting data in the form of visual designs. The use of these two platforms has been proven to increase students' interest in learning and help teachers prepare materials more efficiently. However, there are still some challenges, such as teachers and students need to be more careful with the validity of the information obtained, digital literacy training for teachers, and the need for supervision so that students do not rely too much on AI. Keywords: Artificial Intelligence, Adaptive Learning Technology, Islamic Religious Education. Abstrak: Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), tantangan dalam pengajaran semakin meningkat. Pada Sekolah Menengah Kejuruan mata pelajaran yang lebih ditekankan atau yang lebih ditujukan adalah mata pelajaran khusus kejuruan, sehingga banyak model dan metode yang bervariatif lebih kepada mata pelajaran kejuruan. Penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam biasanya menggunakan metode yang kurang bervariatif berupa metode konvensional seperti ceramah, hafalan, dan diskusi. Dalam hal ini pembelajaran PAI di SMK mulai menggunakan teknologi berbasis artifical intelligence. Melalui penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi pembelajaran adaptif berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 2 Kraksaan serta motivasi belajar siswa dan kemudahan bagi pendidik dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap guru PAI dan siswa. Dari data tersebut dapat menunjukkan bahwa ChatGPT dan Canva AI adalah platform yang paling sering digunakan. ChatGPT digunakan untuk menyusun materi, menjawab pertanyaan siswa, membuat soal Latihan, dan menjadi pilihan untuk mencari referensi dengan lebih cepat. Canva AI digunakan untuk membuat alat bantu pembelajaran visual, seperti infografis dan presentasi kreatif sehingga menghasilkan penyajian data yang menarik dalam bentuk desain visual. Penggunaan kedua platform ini telah terbukti dapat meningkatkan minat belajar siswa dan membantu guru menyiapkan materi dengan lebih efisien. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yaitu guru dan siswa harus lebih berhati-hati dengan kevalidan informasi yang didapat, pelatihan literasi digital kepada guru, dan perlunya pengawasan agar siswa tidak terlalu bergantung pada AI. Kata Kunci: Artificial Intelligence, Teknologi Pembelajaran Adaptif, Pendidikan Agama Islam. |
Utia Virli Susanti (IAI Diniyyah Pekanbaru); Nunung Nuryati (Universitas Islam Al Ihya Kuningan); Deden HMS (Universitas Negeri Yogyakarta) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4295-4302 [PDF] |
| 1033 |
MODEL DESAIN WEB SELF-PACED LEARNING UNTUK MICROLEARNING DENGAN PENDEKATAN HIGH-FIDELITY PROTOTYPING
Lihat AbstrakAbstract: Digital transformation in education drives the need for flexible learning methods such as self-paced learning with microlearning. However, its effectiveness is highly influenced by the platform's design quality. This research aims to develop and evaluate a web design model supporting microlearning-based self-paced learning using a high-fidelity prototyping approach. The research method adopts the Design and Construct phase of Design-Based Research (DBR), which includes the implementation of a functional high-fidelity prototype and usability testing. Usability testing was conducted using two methods: the System Usability Scale (SUS) with 40 real users (37 Participants and 3 Admins), and Heuristic Evaluation (HE) by 7 expert evaluators. The SUS test results indicated an excellent level of usability with a combined average score of 82.5, categorized as "Excellent" (Grade B) and "Acceptable". The HE results identified 14 unique findings, comprising 4 "Major", 8 "Minor", and 2 "Cosmetic" issues, with primary problems related to H-1 (Visibility of System Status) and H-5 (Error Prevention). This study concludes that the proposed high-fidelity prototype design model is highly successful and well-received by users, while also yielding focused recommendations for improvement based on the 4 critical findings. Keywords: Self-Paced-Learning; Microlearning; Desain-Web; High-Fidelity-Prototype; Usability. Abstrak: Transformasi digital dalam pendidikan mendorong kebutuhan akan metode pembelajaran fleksibel seperti self-paced learning dengan microlearning. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kualitas desain platform. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model desain web yang mendukung self-paced learning berbasis microlearning menggunakan pendekatan high-fidelity prototyping. Metode penelitian mengadopsi Design and Construct dari Design-Based Research (DBR), yang mencakup implementasi high-fidelity prototype fungsional serta pengujian usability. Pengujian usabilitymenggunakan dua metode: System Usability Scale (SUS) terhadap 40 pengguna nyata (37 Peserta dan 3 Admin), dan Heuristic Evaluation (HE) oleh 7 evaluator ahli. Hasil pengujian SUS menunjukkan tingkat kegunaan sangat baik dengan skor rata-rata gabungan 82.5, yang dikategorikan "Excellent" (Grade B) dan "Acceptable". Hasil HE mengidentifikasi 14 temuan unik, terdiri dari 4 "Mayor", 8 "Minor", dan 2 "Kosmetik", dengan masalah utama pada H-1 (Visibilitas Status Sistem) dan H-5 (Pencegahan Error). Penelitian ini menyimpulkan bahwa model desain high-fidelity prototype yang diusulkan sangat berhasil dan diterima baik oleh pengguna, serta menghasilkan rekomendasi perbaikan yang terfokus pada 4 temuan kritis. Kata kunci: Self-Paced-Learning; Microlearning; Desain-Web; High-Fidelity-Prototype; Usability. |
Edi Kurniawan (Universitas Royal); Afdhal Syafnur (Universitas Royal); Zulkarnain Sirait (Universitas Royal); Willy Alfiandi (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4076-4086 [PDF] |
| 1034 |
ISLAMIC BRAND TRUST IN MUSLIM CONSUMER BEHAVIOR: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to systematically evaluate the literature discussing Islamic Brand Trust in Muslim consumer behavior. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach based on the PRISMA method, this study analyzed 50 scientific articles published between 2018 and 2025. The results of the study revealed that brand trust in the Islamic context is not only influenced by general elements such as product quality and brand communication, but also significantly influenced by Islamic values such as halal, sharia ethics, consumer religiosity, and the credibility of halal certification institutions. This study identified five main themes: the role of trust as a mediator, the importance of halal certification, Islamic ethical values in branding, the role of religiosity, and trust in the digital ecosystem. This study contributes to the Islamic marketing literature and offers practical recommendations for marketers in building brand trust in the Muslim consumer segment. Keyword: Islamic branding, brand trust, muslim consumer behavior, systematic literature, PRISMA. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara sistematis literatur yang membahas Islamic Brand Trust dalam perilaku konsumen Muslim. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis metode PRISMA, penelitian ini menganalisis 50 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2025. Hasil kajian mengungkapkan bahwa brand trust dalam konteks Islam tidak hanya dipengaruhi oleh elemen umum seperti kualitas produk dan komunikasi merek, tetapi juga dipengaruhi secara signifikan oleh nilai-nilai Islami seperti kehalalan, etika syariah, religiusitas konsumen, serta kredibilitas lembaga sertifikasi halal. Studi ini menemukan lima tema utama: peran trust sebagai mediator, pentingnya sertifikasi halal, nilai-nilai etika Islami dalam branding, peran religiusitas, serta trust dalam ekosistem digital. Studi ini memberikan kontribusi terhadap literatur pemasaran Islami dan menawarkan rekomendasi praktis bagi pemasar dalam membangun kepercayaan merek di segmen konsumen Muslim. Kata kunci: Islamic branding, brand trust, perilakiu konsumen Muslim, literatur sistematis, PRISMA. |
Zulfa Khairina Batubara (Universitas Asahan); M. Shabri Abd. Majid (Universitas Syiah Kuala); Andri Soemitra (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4066-4075 [PDF] |
| 1035 |
ANALISIS MULTI OBJECTIVE OPTIMIZATION ON THE BASIS OF RATIO ANAYSIS (MOORA) DALAM MODEL REKOMENDASI EKSTRAKURIKULER SISWA
Lihat AbstrakAbstract: This research applies the Multi Objective Optimization On the Basis of Ratio Analysis (MOORA) method to determine the appropriate extracurricular activity recommendations at XYZ School, aiming to facilitate data-driven decision-making in selecting extracurricular activities that align with students' interests and talents. The methodology includes data collection through observation and interviews, followed by the application of the MOORA method to process data on students' interests, talents, creativity, and potential involvement in extracurricular activities. The results show that the application of the MOORA method produces objective and systematic rankings of the available extracurricular activities based on the established criteria. The Scouting activity, with the highest value (Yi = 0.4821), was found to be the most suitable activity for students' profiles, followed by Arts and Paskibra. The MOORA method proves effective in providing more accurate and efficient extracurricular activity recommendations, addressing issues in previous subjective and ad-hoc decision-making processes. This study concludes that the application of MOORA can enhance the quality of decisions in selecting extracurricular activities, potentially enriching students' experiences and skill development. Keyword: MOORA; Extracurricular recommendations; Decision-making; Decision support system; Education. Abstrak: Penelitian ini mengaplikasikan metode Multi Objective Optimization On the Basis of Ratio Analysis (MOORA) untuk menentukan rekomendasi kegiatan ekstrakurikuler yang tepat di Sekolah XYZ, dengan tujuan untuk mempermudah pengambilan keputusan berbasis data mengenai kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakat siswa. Metodologi penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, serta penerapan metode MOORA untuk mengolah data mengenai minat, bakat, kreativitas, dan potensi keterlibatan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode MOORA dapat menghasilkan peringkat yang objektif dan sistematis terhadap kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia, berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Kegiatan Pramuka, dengan nilai tertinggi (Yi = 0,4821), dinilai sebagai kegiatan yang paling sesuai dengan profil minat dan bakat siswa, diikuti oleh Kesenian dan Paskibra. Metode MOORA terbukti efektif dalam memberikan rekomendasi kegiatan ekstrakurikuler yang lebih tepat dan efisien, mengatasi masalah pemilihan yang sebelumnya bersifat subjektif dan ad-hoc. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan MOORA dapat meningkatkan kualitas keputusan dalam pemilihan kegiatan ekstrakurikuler, yang berpotensi memperkaya pengalaman dan pengembangan keterampilan siswa. Kata kunci: MOORA; Rekomendasi ekstrakurikuler; Pengambilan keputusan; Sistem pendukung keputusan; Pendidikan. |
Akbar Idaman (Universitas Satya Terra Bhinneka); Muhammad Imam Zarkasyi (Universitas Satya Terra Bhinneka); Febry Aurlani (Universitas Satya Terra Bhinneka); Hamjah Arahman (Universitas Mahkota Tricom Unggul) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4057-4065 [PDF] |
| 1036 |
OPTIMASI RANTAI PASOK KUE GELANG PUJA MENGGUNAKAN METODE SCOR
Lihat AbstrakAbstract : This study aims to optimize the supply chain management of Kue Gelang Puja using the Supply Chain Operations Reference (SCOR) model. The research was conducted at CV. Kue Gelang Puja, which experiences inefficiencies in managing raw materials, production, and product distribution. The SCOR model was applied to analyze and improve five key processes: Plan, Source, Make, Deliver, and Return. The research method used a structured approach through interviews, observation, and documentation to collect data. The system was designed using Unified Modeling Language (UML) tools including Use Case, Class, Activity, and Sequence diagrams and was implemented into a web-based application using PHP and MySQL. The results show that the SCOR method effectively enhances the accuracy of inventory control, optimizes production scheduling, and improves supplier coordination. The web-based system developed from this study also facilitates better monitoring, real-time data access, and decision-making in maintaining the balance between supply and demand. Keywords : Supply Chain,SCOR,Optimization,Web-Based System,Production Efficiency. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen rantai pasok pada Kue Gelang Puja dengan menerapkan metode Supply Chain Operations Reference (SCOR). Penelitian dilakukan di CV. Kue Gelang Puja yang masih menghadapi kendala dalam pengelolaan bahan baku, proses produksi, dan distribusi produk. Model SCOR digunakan untuk menganalisis dan meningkatkan lima proses utama, yaitu Plan, Source, Make, Deliver, dan Return. Metode penelitian menggunakan pendekatan terstruktur dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sistem dirancang menggunakan pemodelan Unified Modeling Language (UML) yang meliputi diagram Use Case, Class, Activity, dan Sequence, serta diimplementasikan dalam bentuk aplikasi berbasis web menggunakan PHP dan MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode SCOR meningkatkan efisiensi kinerja rantai pasok melalui optimalisasi akurasi data persediaan, penjadwalan produksi, dan koordinasi pemasok. Sistem berbasis web yang dikembangkan juga mempermudah proses pemantauan dan pengambilan keputusan dalam menjaga keseimbangan antara permintaan dan pasokan. Kata kunci : Rantai pasok; SCOR; optimasi; sistem berbasis web; efisiensi produksi. |
Dimas Setio Nugroho (Universitas Asahan); Muhammad Yasin (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4044-4048 [PDF] |
| 1037 |
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DENGAN RETARDASI MENTAL
Lihat AbstrakAbstract: Mental retardation is categorized as People with Mental Problems (ODMK) as referred to in Article 1 number 2 of Law Number 18 of 2014 concerning Mental Health, namely people who have physical, mental, social, developmental, and/or quality of life problems who are at risk of experiencing mental disorders. This thesis aims to analyze how criminal liability is applied to perpetrators of criminal acts of abuse who suffer from mental retardation, as well as to re-analyze the basis for the judge's considerations in issuing a verdict against the perpetrator, by referring to Decision Number 817/Pid.B/2024/PN.Kis. This study uses a normative juridical approach method with a descriptive research type. Data were obtained through literature studies by reviewing statutory regulations, legal literature, and court decision documents. The analysis was carried out qualitatively-descriptively against relevant legal norms and concrete case studies. The results of the study indicate that perpetrators of criminal acts of abuse who suffer from mental retardation cannot be fully held criminally responsible if it is proven that their mental condition affects their ability to understand or control their actions as regulated in Article 44 of the Criminal Code. In Case Number 817/Pid.B/2024/PN.Kis, although the defendant was proven to have committed assault according to Article 351 paragraph (1) of the Criminal Code, ideally the medical evidence process related to the defendant's mental condition would be the main basis in the judge's considerations, as well as trial facts to determine the appropriateness of criminal responsibility for the defendant in accordance with the principles of criminal law and protection for people with mental retardation. Keywords: Criminal Responsibility, People with Mental Retardation, Law No. 18 of 2014 Abstrak: Retardasi mental dikategorikan sebagai Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa, yaitu orang yang memiliki masalah fisik, mental, sosial, pertumbuhan, dan/atau kualitas hidup yang berisiko mengalami gangguan jiwa. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pertanggungjawaban pidana diterapkan terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang mengalami retardasi mental, serta menganalisis kembali dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku tersebut, dengan merujuk pada Putusan Nomor 817/Pid.B/2024 /PN.Kis. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan mengkaji peraturan Perundang-Undangan, literatur hukum, serta dokumen putusan pengadilan. Analisis dilakukan secara kualitatif-deskriptif terhadap norma hukum yang relevan serta studi kasus konkret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku tindak pidana penganiayaan yang menderita retardasi mental tidak dapat sepenuhnya dimintai pertanggungjawaban pidana apabila terbukti bahwa kondisi kejiwaannya memengaruhi kemampuannya memahami atau mengendalikan perbuatannya sebagaimana diatur dalam Pasal 44 KUHP. Dalam Perkara Nomor 817/Pid.B/ 2024/PN.Kis, meskipun terdakwa terbukti melakukan penganiayaan sesuai Pasal 351 ayat (1) KUHP, idealnya proses pembuktian medis terkait kondisi kejiwaan terdakwa akan menjadi landasan utama dalam pertimbangan hakim. serta fakta persidangan untuk menentukan kelayakan pertanggungjawaban pidana terhadap terdakwa sesuai prinsip-prinsip hukum pidana dan perlindungan terhadap ODMK. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Orang Dalam Masalah Kejiwaan Retardasi mental, Undang- Undang No. 18 tahun 2014 |
Sofian Sofian (Universitas Muhammadiyyah Asahan); Abdul Azis Manurung (Universitas Muhammadiyyah Asahan); Ari Dermawan (Universitas Royal); Annisa Suryani Putri (Universitas Muhammadiyyah Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4034-4043 [PDF] |
| 1038 |
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS V SD MUHAMMADIYAH SIJABUT
Lihat AbstrakAbstract: Differentiated learning is an approach that accommodates students' learning needs by considering the differences in their individual characteristics. This study aims to determine the effect of differentiated learning on student learning outcomes in the subject of science in grade V of Muhammadiyah Sijabut Elementary School. The research method used is quantitative with an experimental design of Nonequivalent Control Group Design (pretest–posttest). The research subjects consisted of 30 students, who were divided into 15 students in the experimental class and 15 students in the control class. Data collection techniques used tests in the form of pretests and posttests, while data analysis was carried out through instrument testing, prerequisite testing, and hypothesis testing using the Independent Sample T-Test. The results showed that there was no significant difference in the pretest scores between the experimental and control classes with a significance value of 0.091. However, the posttest results showed a significant difference with a significance value of 0.007 (p<0.05). This proves that differentiated learning has a positive influence on improving student learning outcomes in science. Keyword: differentiated learning; learning outcomes; social studies learning. Abstrak: Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang mengakomodasi kebutuhan belajar siswa dengan memperhatikan perbedaan karakteristik masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SD Muhammadiyah Sijabut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen Nonequivalent Control Group Design (pretest–posttest). Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa, yang dibagi menjadi 15 siswa kelas eksperimen dan 15 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest, sementara analisis data dilakukan melalui uji instrumen, uji prasyarat, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada nilai pretest antara kelas eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi 0.091. Namun, hasil posttest menunjukkan adanya perbedaan signifikan dengan nilai signifikansi 0.007 (p<0.05). Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran berdiferensiasi memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Kata kunci: pembelajaran berdiferensiasi; hasil belajar; pembelajaran IPS. |
Dwi Baniati (Universitas Battuta Medan); Rudi Hermansyah Sitorus (Universitas Battuta Medan); Nur Wahyuni (Universitas Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4016-4024 [PDF] |
| 1039 |
MODEL PENDIDIKAN BAHASA BERBASIS LITERASI DIGITAL HUMANISTIK UNTUK PENGUATAN KARAKTER DAN IDENTITAS NASIONAL DI ERA KECERDASAN BUATAN
Lihat AbstrakAbstract: The rapid advancement of digital technology and Artificial Intelligence (AI) has profoundly transformed the paradigm of language education. Language learning today is not only focused on linguistic competence but also serves as a medium for character formation and the strengthening of national identity. This study aims to develop a digital humanistic literacy–based language education model that integrates technological competence with humanistic values, digital ethics, and national awareness in the era of AI. Using a descriptive qualitative approach with a conceptual model development design (qualitative-based R&D), the research was conducted at MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, documentation, and Focus Group Discussions (FGD). The findings produced the Digital-Humanistic Literacy Model (DHLM), which combines three main components: critical digital literacy, humanistic values (empathy, politeness, and responsibility), and national identity reinforcement. Implementation of the model demonstrated increased student participation, awareness of ethical digital communication, and a stronger sense of pride in the Indonesian language. Teachers transformed from information transmitters into digital-humanistic facilitators who nurture reflection and moral responsibility. Conceptually, this model extends the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework into TPACK-H (Humanistic) by incorporating ethical and humanistic dimensions. The model contributes significantly to strengthening the Profil Pelajar Pancasila and supporting the Merdeka Belajar policy in shaping a smart, ethical, and civilized generation within the global digital landscape. Keyword: language education, digital humanistic literacy, character development, national identity, artificial intelligence. Abstrak: Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah paradigma pembelajaran bahasa secara fundamental. Pembelajaran tidak lagi hanya berorientasi pada penguasaan linguistik, tetapi juga harus menjadi sarana pembentukan karakter dan identitas nasional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pendidikan bahasa berbasis literasi digital humanistik yang mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan, etika digital, dan semangat kebangsaan di era kecerdasan buatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan pengembangan model konseptual (research and development berbasis kualitatif). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD) di MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. Hasil penelitian menghasilkan Digital-Humanistic Literacy Model (DHLM) yang memadukan tiga komponen utama, yaitu: literasi digital kritis, nilai-nilai humanistik (empati, kesantunan, tanggung jawab), dan penguatan identitas nasional. Implementasi model menunjukkan peningkatan partisipasi belajar, kesadaran etika berbahasa digital, serta rasa bangga terhadap bahasa Indonesia. Guru bertransformasi dari pengajar informasi menjadi fasilitator kemanusiaan digital yang menumbuhkan refleksi dan tanggung jawab peserta didik. Secara konseptual, model ini memperluas kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) menjadi TPACK-H (Humanistic) dengan menambahkan dimensi etika dan kemanusiaan. Model ini berkontribusi pada penguatan Profil Pelajar Pancasila dan implementasi kebijakan Merdeka Belajar dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan beradab di tengah arus globalisasi digital. Kata kunci: pendidikan bahasa, literasi digital humanistik, karakter, identitas nasional, kecerdasan buatan. |
Zulkarnain Sirait (Universitas Royal); Akmal Akmal (Universitas Royal); Suparmadi Suparmadi (Universitas Royal); Friska Anggraini Barus (Institut Teknologi Sawit Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4000-4004 [PDF] |
| 1040 |
ANALISIS SPASIAL KEMISKINAN DENGAN K-MEANS DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI DESA PONDOK BUNGUR
Lihat AbstrakAbstract: Poverty is a complex social problem and requires a more in-depth analytical approach. To determine the level of poverty in a community, variables such as education, employment, income, ownership, housing conditions, and access to clean water and electricity are needed. Pondok Bungur is a village in Asahan Regency consisting of 10 hamlets, the majority of whose residents have low incomes, do not own secondary necessities, use water other than from the Regional Water Company (PDAM), and have limited access to electricity. Due to the lack of a clear classification of welfare, social assistance is often not well-targeted. As a solution, data science techniques with the k-means algorithm are applied to classify the level of poverty in the village. This study aims to identify which hamlets have the highest, medium, and low levels of poverty while analyzing the spatial distribution of poverty in Pondok Bungur village by integrating the k-means method and a geographic information system. The targeted outputs of this study are publications in Sinta 3-accredited journals and ready-to-use systems/applications. The results of this study are expected to provide an overview of the spatial distribution of poverty and become a basis for decision-making for the local government. The Technology Readiness Level (TKT) of this research is at level 5, where the K-Means method has been tested on real-world datasets and can be applied to spatial analysis in a broader context. The developed geographic information system will be tested for its validity in visualizing poverty data to support data-driven policymaking. Keyword: Poverty; K-Means; GIS; Clustering; Spatial Analysis. Abstrak: Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan memerlukan pendekatan analitis yang lebih mendalam. Untuk menentukan tingkat kemiskinan dalam masyarakat, diperlukan variabel-variabel seperti pendidikan, pekerjaan, penghasilan, kepemilikan, kondisi tempat tinggal, serta akses terhadap air bersih dan listrik. Pondok bungur merupakan sebuah desa di Kabupaten Asahan yang terdiri dari 10 dusun, mayoritas penduduknya berpenghasilan rendah, tidak memiliki barang kebutuhan sekunder, menggunakan air yang bukan dari PDAM, dan memiliki akses listrik yang terbatas. Karena tidak adanya klasifikasi yang jelas mengenai kesejahteraan ini akibatnya bantuan sosial sering kali tidak tepat sasaran. Sebagai solusinya, teknik data science dengan algoritma k-means diterapkan untuk mengklasifikasikan tingkat kemiskinan di desa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dusun mana yang memiliki tingkat kemiskinan tertinggi, menengah, dan rendah sekaligus menganalisis distribusi spasial kemiskinan di desa pondok bungur ini dengan mengintegrasikan metode k-means dan sistem informasi geografis. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini berupa publikasi jurnal terakreditasi sinta 3 dan sistem/aplikasi yang siap pakai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran distribusi spasial kemiskinan dan menjadi dasar pengambilan keputusan bagi pemerintah daerah. Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) penelitian ini berada pada level 5, di mana metode K- Means telah diuji dengan dataset nyata dan dapat diterapkan untuk analisis spasial dalam lingkungan yang lebih luas. Sistem informasi geografis yang dikembangkan akan diuji validitasnya dalam memvisualisasikan data kemiskinan guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data. Kata kunci: Kemiskinan; K-Means; SIG; Clustering; Analisis Spasial. |
Akmal Nasution (Universitas Royal); Mohd. Siddik (Universitas Royal); Endra Saputra (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 3994-3999 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.