DRONE, MISSILE, DAN PROXY WAR: STRATEGI BALANCE OF THREAT IRAN DALAM PEPERANGAN MODERN PADA KONFLIK IRAN–ISRAEL
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v9i3.6615Keywords:
balance of threat, Iran–Israel conflict, drone warfare, missile warfare, proxy warAbstract
Abstract: This study analyzes Iran's Balance of Threat strategy in the Iran–Israel conflict through the use of drones, missiles, and proxy warfare within the context of modern warfare. Using Stephen M. Walt's Balance of Threat theory, this research examines how Israel is perceived by Iran as a strategic threat based on four indicators: aggregate power, geographic proximity, offensive capability, and offensive intentions. The study employs a qualitative descriptive approach through literature research using secondary data from academic journals, books, international security reports, and policy documents. The findings indicate that Iran responds to Israel's military superiority by developing drone warfare, missile warfare, and proxy networks as forms of balancing strategy. Drones provide cost-effective surveillance and strike capabilities, missiles function as deterrence instruments against external threats, while proxy groups such as Hezbollah, Hamas, and the Houthis enable Iran to expand its strategic influence without direct military confrontation. The study concludes that drones, missiles, and proxy warfare constitute the three main pillars of Iran's Balance of Threat strategy and reflect the transformation of modern warfare from conventional interstate conflict toward technology-driven and network-based warfare involving both state and non-state actors.
Keywords: balance of threat; Iran–Israel conflict; drone warfare; missile warfare; proxy war.
Abstrak: Penelitian ini menganalisis strategi Balance of Threat Iran dalam konflik Iran–Israel melalui penggunaan drone, misil, dan proxy war dalam konteks peperangan modern. Dengan menggunakan teori Balance of Threat Stephen M. Walt, penelitian ini mengkaji bagaimana Israel dipersepsikan Iran sebagai ancaman strategis berdasarkan empat indikator utama, yaitu aggregate power, geographic proximity, offensive capability, dan offensive intentions. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, laporan lembaga keamanan internasional, dan dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Iran merespons superioritas militer Israel melalui pengembangan drone warfare, missile warfare, dan jaringan kelompok proksi sebagai strategi balancing. Drone memberikan kemampuan pengintaian dan serangan dengan biaya yang relatif rendah, misil berfungsi sebagai instrumen deterrence terhadap ancaman eksternal, sedangkan kelompok proksi seperti Hezbollah, Hamas, dan Houthis memungkinkan Iran memperluas pengaruh strategisnya tanpa terlibat dalam perang terbuka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa drone, misil, dan proxy war merupakan tiga pilar utama strategi Balance of Threat Iran serta mencerminkan transformasi peperangan modern yang semakin berbasis teknologi dan jaringan aktor negara maupun non-negara.
Kata kunci: balance of threat; konflik Iran–Israel; drone warfare; missile warfare; proxy war.
Downloads
References
Al Jazeera. (2024, April 14). Iran attacks Israel with over 300 drones, missiles: What you need to know. Diambil kembali dari Al Jazeera: https://www.aljazeera.com/news/2024/4/14/iran-attacks-israel-with-over-300-drones-missiles-what-you-need-to-know
Al Jazeera. (2025, Juni 23). Seberapa luas operasi intelijen Israel di dalam Iran? Diambil kembali dari Al Jazeera: https://www.aljazeera.com/news/2025/6/23/how-extensive-are-israels-intelligence-operations-inside-iran
BBC News. (2021, Janruari 3). 'Operasi rahasia' 20 tahun untuk melenyapkan ilmuwan-ilmuwan nuklir top Iran, siapa pelaku dan apa motifnya? Diambil kembali dari BBC News: https://www.bbc.com/indonesia/dunia-55476539
BBC News Indonesia. (2024, Janruari 12). Siapa kelompok pemberontak Houthi di Yaman dan mengapa mereka menyerang kapal-kapal kargo yang menuju Israel? Diambil kembali dari BBC News Indoensia: https://www.bbc.com/indonesia/articles/cn043yzq3z5o
Berliana, D. (2025, Juli 18). Strategi Negara dan Non Negara Dalam Memanfaatkan Teknologi Untuk Perang Siber dan Hibrida. Diambil kembali dari Kompasiana: https://www.kompasiana.com/berls/68793f4934777c5f9869b0b2/strategi-negara-dan-non-negara-dalam-memanfaatkan-teknologi-untuk-perang-siber-dan-hibrida
Bondar, K. (2026, Maret 10). Unpacking Iran’s Drone Campaign in the Gulf: Early Lessons for Future Drone Warfare. Diambil kembali dari Center for Strategic and International Studies: https://www.csis.org/analysis/unpacking-irans-drone-campaign-gulf-early-lessons-future-drone-warfare
Bowen, G. A. (2009). Qualitative Research Journal.
CNN Indonesia. (2024, April 15). Mengenal 4 Sistem Pertahanan Militer Israel Tangkal Misil-Drone Iran. Diambil kembali dari CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20240415124332-199-1086427/mengenal-4-sistem-pertahanan-militer-israel-tangkal-misil-drone-iran
CNN Indonesia. (2026, Juni 3). Drone Bunuh Diri Hizbullah FPV Bikin Tentara Israel Ketakutan. Diambil kembali dari CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260603073054-120-1364727/drone-bunuh-diri-hizbullah-fpv-bikin-tentara-israel-ketakutan
Courtney, C. K. (2026, Maret 9). The new economics of warfare. Diambil kembali dari European Policy Centre: https://www.epc.eu/publication/the-new-economics-of-warfare/
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches. Singapore: SAGE Publication, inc.
CSIS. (2026, Juni 17). Missiles of Iran. Diambil kembali dari CSIS: https://missilethreat.csis.org/country/iran/
CSIS. (2026, Mei 22). Shahed-131 and 136. Diambil kembali dari Missile Defense Project: https://missilethreat.csis.org/missile/shahed-131-and-136/
Denzin, N. K. (2018). The SAGE Handbook of Qualitative Research.
Eilam, D. E. (2022, Oktober 17). How Israel Tried to Stop Iran’s Nuclear Program. Diambil kembali dari The KCIS: https://www.thekcis.org/publications/insights/insight-210
Eisenstadt, M. (2025, Oktober 8). The Risk and Reward of Preventive Strikes Against Iran. Diambil kembali dari The International Institute for Strategic Studies: https://www.iiss.org/online-analysis/survival-online/2025/the-risk-and-reward-of-preventive-strikes-against-iran/
Feldstein, S. (2026, Mei 13). The Unintended Consequences of Iran’s Asymmetric Strategy and America’s AI War. Diambil kembali dari Carnegie Endowment for International Peace: https://carnegieendowment.org/research/2026/05/the-unintended-consequences-of-irans-asymmetric-strategy-and-americas-ai-war
Freedman, L. (2018). The Future of War: A History. Penguin Books.
ICRC. (2018, 10 12). ICRC dan Kementerian Luar Negeri membahas perang kontemporer dan tantangannya terhadap kemanusiaan. Diambil kembali dari ICRC blog Indonesia: https://blogs.icrc.org/indonesia/icrc-dan-kementerian-luar-negeri-membahas-perang-kontemporer-dan-tantangannya-terhadap-kemanusiaan/
Ilham, M. (2026, Mei 14). Israel Tingkatkan Jangkauan Jet Tempur F-35 untuk Persiapan Serang Iran. Diambil kembali dari https://herald.id/: https://herald.id/2026/05/14/israel-tingkatkan-jangkauan-jet-tempur-f-35-untuk-persiapan-serang-iran/
International crisis group. (2024, April 12). Iran-Israel “Shadow War” Risks Spinning Out of Control. Diambil kembali dari International crisis group: https://www.crisisgroup.org/anb/middle-east-north-africa/gulf-and-arabian-peninsula/iran-israelpalestine/iran-israel-shadow-war
Iran Watch. (2026, Janruari 26). Tabel Persenjataan Rudal Iran. Diambil kembali dari Iran Watch: https://www.iranwatch.org/our-publications/weapon-program-background-report/table-irans-missile-arsenal
Jahanbani, N. S. (2023). Iran's Proxy War Strategy.
Kaldor, M. (2012). New and Old Wars: Organized Violence in a Global Era.
Kaunert, C. O. (2020). The Securitisation of Hybrid Warfare through Practices within the Iran-Israel conflict – Israel’s practices for securitising Hezbollah’s Proxy War. Security Defence, 100-101.
Leba, E. E. (2025, Juni 15). Iran Klaim Rontokkan Tiga Siluman F-35 Israel. Diambil kembali dari Kompas: https://www.kompas.id/artikel/iran-klaim-rontokkan-tiga-siluman-f35-israel
Leksono, N. (2025, Juni 25). Asimetri Perang Iran-Israel . Diambil kembali dari Kompas: https://www.kompas.id/artikel/asimetri-perang-iran-israel
Makoii, A. M. (2024, April 2). Mohammad Reza Zahedi: siapakah komandan Iran yang tewas dalam serangan Israel di Suriah? Diambil kembali dari The Guardian: https://www.theguardian.com/world/2024/apr/02/mohammad-reza-zahedi-who-was-the-iranian-commander-killed-in-an-israeli-strike-in-syria
Media Indonesia. (2026, Maret 8). Daftar Drone dan Rudal Iran Terbaru 2026: Spesifikasi, Kelebihan, dan Kekurangan. Diambil kembali dari Media Indonesia: https://mediaindonesia.com/internasional/868043/daftar-drone-dan-rudal-iran-terbaru-2026-spesifikasi-kelebihan-dan-kekurangan
Muhaimin. (2023, November 16). Sejarah Ikatan Iran, Hamas, dan Jihad Islam Palestina. Diambil kembali dari SindoNews: https://international.sindonews.com/read/1252759/43/sejarah-ikatan-iran-hamas-dan-jihad-islam-palestina-1700107892/10
Mulvihill, C. (2025, April 17). Low-cost kinetic effectors for drone defence. Diambil kembali dari European Sceurity and Defence: https://euro-sd.com/2025/04/articles/43709/low-cost-kinetic-effectors-for-drone-defence/
Olmo, G. D. (2024, April 18). Dilema Yordania sebagai satu-satunya negara Arab yang cegat serangan Iran ke Israel – Bagaimana hubungan antara ketiga negara ini? Diambil kembali dari BBC News Indoneisa: https://www.bbc.com/indonesia/articles/cpvgwgln55go
Olmo, G. D. (2024, April 15). Menilik sejarah permusuhan Israel dan Iran. Diambil kembali dari BBC: https://www.bbc.com/indonesia/articles/c51nw21lgdlo
Pars Today. (2026, Mei 28). Mohajer-6; Drone Iran yang Siap 'Menggigit' dan 'Melumpuhkan' Setiap Gerak Musuh. Diambil kembali dari Pars Today: https://parstoday.ir/id/news/iran-i190540-mohajer_6_drone_iran_yang_siap_'menggigit'_dan_'melumpuhkan'_setiap_gerak_musuh
Rahmatullah, N. K. (2026). Analisa Serangan Balasan Iran Terhadap Israel Sebagai Instrumen Balance of Threat.
Raine, J. F. (2024, Mei 17). Iran and Israel: everything short of war. Diambil kembali dari International Institute for Strategic Studies: https://www.iiss.org/online-analysis/online-analysis/2024/05/iran-and-israel-everything-short-of-war/
Rassler, D. Y. (2025). On the Horizon: The Ukraine War and the Evolving Threat of Drone Terrorism. CTC SENTINEL. Diambil kembali dari Combating Terrorism Center: https://ctc.westpoint.edu/on-the-horizon-the-ukraine-war-and-the-evolving-threat-of-drone-terrorism/
Rouaba, A. (2026, Mei 3). 'Diawali dari bengkel kecil pada 1980-an' – Bagaimana Iran mengembangkan persenjataan drone? Diambil kembali dari BBC News Indonesia: https://www.bbc.com/indonesia/articles/cvgzw0rr7kgo
Sawiyya, R. B. (2022, November 16). Rusia borong 2.000 drone dari Iran, termasuk drone kamikaze Shahed-136/131. Diambil kembali dari Airspace Review: https://www.airspace-review.com/2022/11/16/rusia-borong-2-000-drone-dari-iran-termasuk-drone-kamikaze-shahed-136-131/ Rangga Baswara Sawiyya
Simsek, H. F. (2025). Iran’s Proxy War Paradox: Strategic Gains, Control Issues, and Operational Constraints. Small Wars & Insurgencies. Diambil kembali dari https://abdn.elsevierpure.com/en/publications/irans-proxy-war-paradox-strategic-gains-control-issues-and-operat/
SIPRI. (2024). SIPRI YEARBOOK 2024 Armaments, Disarmament and International Security. Stockholm: STOCKHOLM INTERNATIONAL PEACE RESEARCH INSTITUTE.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research.
VOA Indonesia. (2013, September 5). Presiden Iran Dukung Pemerintahan Bashar al-Assad. Diambil kembali dari VoaIndonesia: https://www.voaindonesia.com/a/presiden-iran-dukung-pemerintahan-bashar-al-assad/1723469.html
Walt, S. M. (1987). Origins of Alliances. New York: Cornell University Press.
Yin., R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods. Singapore: SAGE Production, inc.
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Parhan Pratama Junaedi, Prilla Marsingga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









