Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 981 |
IMPLEMENTASI K-MEANS CLUSTERING DAN TEKNIK PENGOLAHAN CITRA DALAM KLASIFIKASI HEWAN KUCING, BELALANG DAN SEMUT
Lihat AbstrakAbstract: Research on animal diversity and behavior plays an important role in understanding ecological interactions and their potential applications in human life. This article examines three species cats (Felis catus), grasshoppers (Caelifera), and ants (Formicidae) each of which holds a unique role in ecosystems and human interaction. Cats, as domesticated animals, serve not only as companions but also contribute ecologically by controlling small animal populations. Grasshoppers are herbivorous insects that play a significant role in food chains and can serve as indicators of ecosystem health, while also being known as agricultural pests. Meanwhile, ants are characterized by complex social systems and contribute to soil balance and nutrient distribution. By comparing the biological characteristics, behaviors, and ecological interactions of these three animals, this study aims to provide a more comprehensive understanding of the roles of fauna in ecosystems and their implications for conservation and sustainable utilization. Keywords: cats, grasshoppers, ants, ecology, biodiversity Abstrak: Penelitian mengenai keanekaragaman dan perilaku hewan memiliki peran penting dalam memahami hubungan ekologi serta potensi aplikasinya dalam kehidupan manusia. Artikel ini mengkaji tiga jenis hewan, yaitu kucing (Felis catus), belalang (Caelifera), dan semut (Formicidae), yang masing-masing memiliki peranan unik dalam ekosistem maupun interaksi dengan manusia. Kucing, sebagai hewan domestik, tidak hanya berfungsi sebagai hewan peliharaan tetapi juga memiliki peran ekologis dalam mengendalikan populasi hewan kecil. Belalang merupakan serangga herbivora yang berperan signifikan dalam rantai makanan, sekaligus menjadi indikator kesehatan ekosistem, namun juga dapat menjadi hama pertanian. Sementara itu, semut dikenal dengan sistem sosial yang kompleks serta kontribusinya dalam menjaga keseimbangan tanah dan mendistribusikan nutrien. Dengan membandingkan karakteristik biologis, perilaku, dan interaksi ekologis ketiga hewan tersebut, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran fauna dalam ekosistem dan implikasinya bagi konservasi serta pemanfaatan berkelanjutan. Kata kunci: kucing, belalang, semut, ekologi, keanekaragaman hayati  |
Aditya Wiratama; Agung Ramadhanu |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4403-4409 [PDF] |
| 982 |
ANALISIS BAURAN PEMASARAN YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DI KAFE SHOW KOFFIE
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to examine how marketing mix components influence consumer purchasing decisions at Show Koffie Cafe. The research employs a quantitative methodology utilizing survey techniques, where information was gathered through questionnaires distributed to cafe patrons. A total of 100 participants were involved in this investigation, representing diverse age groups, genders, and income levels. Multiple linear regression analysis was applied to determine the impact of product, pricing, promotional activities, and location variables on purchase decisions. The analytical findings reveal that all marketing mix variables demonstrate positive and significant effects on purchasing decisions, with promotional strategies emerging as the most influential factor. These discoveries provide strategic insights for Show Koffie Cafe management to develop more effective marketing initiatives aimed at attracting additional customers and boosting sales performance. Furthermore, this research emphasizes the critical importance of coordinated integration among marketing mix elements to achieve optimal influence on consumer behavior patterns. Keyword: Purchase Decision, Product, Price, Promotion, and Place Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana komponen bauran pemasaran mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di Kafe Show Koffie. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan memanfaatkan teknik survei, dimana informasi dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengunjung kafe. Sebanyak 100 partisipan terlibat dalam penyelidikan ini, mewakili kelompok usia, jenis kelamin, dan tingkat pendapatan yang beragam. Analisis regresi linier berganda diterapkan untuk menentukan dampak variabel produk, penetapan harga, aktivitas promosi, dan lokasi terhadap keputusan pembelian. Temuan analitis mengungkapkan bahwa seluruh variabel bauran pemasaran menunjukkan efek positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan strategi promosi muncul sebagai faktor yang paling berpengaruh. Penemuan ini memberikan wawasan strategis bagi manajemen Kafe Show Koffie untuk mengembangkan inisiatif pemasaran yang lebih efektif yang ditujukan untuk menarik pelanggan tambahan dan meningkatkan kinerja penjualan. Selanjutnya, penelitian ini menekankan pentingnya kritis dari integrasi terkoordinasi di antara elemen-elemen bauran pemasaran untuk mencapai pengaruh optimal pada pola perilaku konsumen. Kata kunci: Keputusan Pembelian, Produk, Harga, Promosi Dan Tempat |
Rafi Suhendra; Zasmeli Suhaemi |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4391-4402 [PDF] |
| 983 |
PENGARUH KUALITAS GURU, KUALITAS LAYANAN DAN NILAI YANG DIPERSEPSIKAN (PERCEIVED VALUE) TERHADAP LOYALITAS SISWA SMA ALFA CENTAURI BANDUNG
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the influence of teacher quality (X1), service quality (X2), and perceived value (X3) on student loyalty (Y) at Alfa Centauri High School Bandung. The research employs a quantitative approach with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis using SmartPLS 4. A sample of 91 students was selected through stratified random sampling. The results indicate that: (1) Teacher quality has no significant effect on student loyalty; (2) Service quality shows a positive and significant influence; (3) Perceived value has the strongest effect. Collectively, these variables explain 69.7% of the variance in student loyalty. Practical implications suggest the need to enhance school service quality and strengthen student perceived value through structured branding programs, while teacher quality requires optimization through a more holistic approach. These findings enrich the literature on student loyalty determinants in secondary education by confirming the dominance of perceived value as the primary predictor. Keyword: Student Loyalty, Teacher Quality, Service Quality, Perceived Value, PLS-SEM Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas guru (X1), kualitas layanan (X2), dan nilai yang dipersepsikan (X3) terhadap loyalitas siswa (Y) di SMA Alfa Centauri Bandung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Sampel penelitian terdiri dari 91 siswa yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas guru tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas siswa; (2) Kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan; (3) Nilai yang dipersepsikan memiliki pengaruh paling kuat. Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 69,7% variasi loyalitas siswa. Implikasi praktis penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan kualitas layanan sekolah dan penguatan nilai persepsian siswa melalui program branding yang terstruktur, sementara peran kualitas guru perlu dioptimalkan melalui pendekatan yang lebih holistik. Temuan ini memperkaya literatur tentang determinan loyalitas siswa di konteks pendidikan menengah dengan mengonfirmasi dominasi nilai persepsian sebagai prediktor utama. Kata kunci: Loyalitas Siswa. Kualitas Guru, Kualitas Layanan, Nilai yang Dipersepsikan, PLS-SEM |
Yusup Ibrahim; Moh. Bukhori; Justita Dura |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4388-4390 [PDF] |
| 984 |
PENGARUH KUALITAS GURU, KUALITAS LAYANAN DAN NILAI YANG DIPERSEPSIKAN (PERCEIVED VALUE) TERHADAP LOYALITAS SISWA SMA ALFA CENTAURI BANDUNG
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the influence of teacher quality (X1), service quality (X2), and perceived value (X3) on student loyalty (Y) at Alfa Centauri High School Bandung. The research employs a quantitative approach with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis using SmartPLS 4. A sample of 91 students was selected through stratified random sampling. The results indicate that: (1) Teacher quality has no significant effect on student loyalty; (2) Service quality shows a positive and significant influence; (3) Perceived value has the strongest effect. Collectively, these variables explain 69.7% of the variance in student loyalty. Practical implications suggest the need to enhance school service quality and strengthen student perceived value through structured branding programs, while teacher quality requires optimization through a more holistic approach. These findings enrich the literature on student loyalty determinants in secondary education by confirming the dominance of perceived value as the primary predictor. Keyword: Student Loyalty, Teacher Quality, Service Quality, Perceived Value, PLS-SEM Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas guru (X1), kualitas layanan (X2), dan nilai yang dipersepsikan (X3) terhadap loyalitas siswa (Y) di SMA Alfa Centauri Bandung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Sampel penelitian terdiri dari 91 siswa yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas guru tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas siswa; (2) Kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan; (3) Nilai yang dipersepsikan memiliki pengaruh paling kuat. Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 69,7% variasi loyalitas siswa. Implikasi praktis penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan kualitas layanan sekolah dan penguatan nilai persepsian siswa melalui program branding yang terstruktur, sementara peran kualitas guru perlu dioptimalkan melalui pendekatan yang lebih holistik. Temuan ini memperkaya literatur tentang determinan loyalitas siswa di konteks pendidikan menengah dengan mengonfirmasi dominasi nilai persepsian sebagai prediktor utama. Kata kunci: Loyalitas Siswa. Kualitas Guru, Kualitas Layanan, Nilai yang Dipersepsikan, PLS-SEM |
Yusup Ibrahim; Moh. Bukhori; Justita Dura |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4388-4390 [PDF] |
| 985 |
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS NEARPOD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI VIRUS DI KELAS X SMA NEGERI 5 PEMATANGSIANTAR
Lihat AbstrakAbstract: This research is motivated by the use of learning media that has not been able to increase students' interest and learning outcomes in learning. This study aims to (1) Determine the feasibility test of nearpod-based interactive learning media on virus material. (2) Determine students' responses to nearpod-based interactive learning media on virus material. (3) Determine the effect of using nearpod-based interactive learning media on virus material in class X of SMA Negeri 5 Pematangsiantar. The study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model. The results of this study are: The validation results show an average feasibility percentage of 93% with a very feasible category, with details of design feasibility of 90%, content/material 92%, language 97%, and presentation 94%. Students' responses to nearpod-based interactive learning media on virus material by providing a questionnaire sheet obtained responses in the very good category, namely 88%. Based on student learning outcome data obtained through pre-test and post-test, nearpod-based interactive learning media has an influence on student learning outcomes. This is evidenced by the Sig. value. The two-tailed value is 0.000, indicating that the value is <0.05. Therefore, it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. Keywords: learning media; development; nearpod. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang belum dapat meningkatkan ketertarikan dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui uji kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus. (2) Mengetahui respon peserta didik terhadap media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus. (3) Mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus dikelas X SMA Negeri 5 Pematangsiantar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian ini adalah Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan rata-rata sebesar 93% dengan kategori sangat layak, dengan rincian kelayakan desain 90%, isi/materi 92%, bahasa 97%, dan penyajian 94%. Respon peserta didik terhadap media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus dengan memberikan lembar angket diperoleh respon dengan kategori sangat baik yaitu 88%. Berdasarkan data hasil belajar siswa yang diperoleh melalui pre-test dan post-test maka media pembelajaran interaktif berbasis nearpod memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai Sig. 2 tailed adalah 0,000 yang menyatakan nilai tersebut < 0,05. Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Kata kunci: media pembelajaran; pengembangan; nearpod.  |
Jesica Feronica Siregar; Winarto Silaban; Gloria Sirait |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4341-4350 [PDF] |
| 986 |
INTEGRASI DIGITAL CULTURE DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DOSEN: PERSPEKTIF KEPEMIMPINAN DIGITAL
Lihat AbstrakPerkembangan transformasi digital di perguruan tinggi menuntut adanya pergeseran pola kepemimpinan dari pendekatan konvensional menuju kepemimpinan digital yang bersifat adaptif, visioner, dan kolaboratif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kepemimpinan digital berperan dalam membangun serta mengintegrasikan budaya digital (digital culture) ke dalam proses pembelajaran daring guna meningkatkan kinerja dosen. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan teknik studi literatur yang merujuk pada berbagai publikasi nasional dan internasional periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital memiliki peran sentral dalam menciptakan budaya digital yang mendorong inovasi, meningkatkan literasi teknologi, dan memperkuat kolaborasi akademik. Melalui penerapan kepemimpinan yang efektif, integrasi budaya digital terbukti mampu meningkatkan kompetensi pedagogik, produktivitas ilmiah, serta mutu layanan pembelajaran daring dosen. Temuan ini menegaskan urgensi transformasi kepemimpinan di perguruan tinggi menuju model kepemimpinan digital yang berkelanjutan dan responsif terhadap perubahan zaman. Kata kunci: kepemimpinan digital, digital culture, pembelajaran daring, kinerja dosen, pendidikan tinggi |
Ryan Dallion (Universitas Negeri Medan); Hikmah Hafidza (Universitas Negeri Medan); Efira Andiyani Batubara (Universitas Negeri Medan); Marwah Halim (Universitas Negeri Medan); Esra Parmian Talenta Siburian (Universitas Negeri Medan); Abdul Hamid K (Universitas Negeri Medan); Sugiharto Sugiharto (Universitas Negeri Medan); Abdul Hasan Saragih (Universitas Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5051-5057 [PDF] |
| 987 |
PENGARUH RESPONSIVITAS PETUGAS, TRANSPARANSI BIAYA, KEJELASAN PROSEDUR, DAN KETEPATAN WAKTU TERHADAP KEPUASAN EKSPORTIR DAN IMPORTIR DI BEA CUKAI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this study is to analyze the independent variables (responsiveness, cost transparency, procedural clarity, and timeliness) on user satisfaction with the service. The research method used is quantitative with a survey approach. Data was collected through questionnaires from 94 respondents who are active exporters and importers. The data analysis technique used was multiple linear regression with the help of SPSS software. The results of the study show that, partially, the four independent variables have a positive and significant effect on user satisfaction. The responsiveness of officers, cost transparency, clarity of procedures, and timeliness each have a significance value below 0.05. Simultaneously, the four variables also had a significant effect with a calculated F value of 5.164 and a significance of 0.004. The coefficient of determination (R²) value of 0.706 indicates that 70.6% of the variation in satisfaction can be explained by these variables. Fast, transparent, clear, and timely service significantly contributes to the satisfaction levels of exporters and importers. Tanjung Emas Customs is advised to continue improving service performance by focusing on these four aspects to support the smooth operation of international trade activities. Keyword: responsiveness; cost transparency; procedural clarity; timeliness; satisfaction Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis variabel independen (responsivitas, transparansi biaya, kejelasan prosedur, dan ketepatan waktu) terhadap kepuasan pengguna layanan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 94 responden yang merupakan eksportir dan importir aktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, keempat variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Responsivitas petugas, transparansi biaya, kejelasan prosedur, dan ketepatan waktu masing-masing memiliki nilai signifikansi di bawah 0,05. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung sebesar 5,164 dan signifikansi 0,004. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,706 menunjukkan bahwa 70,6% variasi kepuasan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel tersebut. Pelayanan yang cepat, transparan, jelas, dan tepat waktu berkontribusi besar terhadap tingkat kepuasan eksportir dan importir. Bea Cukai Tanjung Emas disarankan untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan dengan fokus pada keempat aspek tersebut demi mendukung kelancaran aktivitas perdagangan internasional. Kata kunci: responsivitas;transparansi biaya; kejelasan prosedur; ketepatan waktu; kepuasan |
Alfian Nugroho Diva Laksana (Universitas AKI Semarang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4331-4340 [PDF] |
| 988 |
ANALISIS PENGARUH VARIABEL EKONOMI DAN DEMOGRAFI TERHADAP PERMINTAAN MOBIL MENGGUNAKAN RANDOM FOREST
Lihat AbstrakAbstract: The demand for cars in Indonesia is influenced by various factors, including economic and demographic variables. This study aims to analyze the impact of these variables on car demand using the Random Forest method. This method is chosen for its ability to handle large and complex data, as well as to provide clear interpretations of the contributing variables in the model. The data used in this study includes economic information such as per capita income, inflation rates, and interest rates, as well as demographic data such as age, population size, and urbanization rates. The analysis results indicate that economic variables have a significant impact on car demand, while demographic factors also contribute, albeit in a smaller proportion. This research is expected to provide insights for policymakers and automotive industry players in formulating more effective marketing and production strategies. Keyword: Random Forest, car, demand, economics and demographics. Abstrak: Permintaan mobil di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk variabel ekonomi dan demografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap permintaan mobil dengan menggunakan metode Random Forest. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam menangani data besar dan kompleks, serta memberikan interpretasi yang jelas terhadap variabel yang berkontribusi dalam model. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup informasi ekonomi seperti pendapatan per kapita, tingkat inflasi, dan suku bunga, serta data demografi seperti usia, jumlah penduduk, dan tingkat urbanisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap permintaan mobil, sementara faktor demografi juga berkontribusi meskipun dalam proporsi yang lebih kecil. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan dan pelaku industri otomotif dalam merumuskan strategi pemasaran dan produksi yang lebih efektif. Kata kunci: Random Forest, permintaan mobil, ekonomi dan demografi. |
Annisya Syahputri Hasibuan (Universitas Asahan); Muhammad Sabir Ramadhan (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4324-4330 [PDF] |
| 989 |
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI BERGERAK BERBASIS APIKASI DORATOON UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI DI KELAS XI IPA SMA SWASTA TAMAN SISWA PEMATANG SIANTAR
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to (1) determine the feasibility test of the Doratoon application-based animated video learning media on the excretory system material. (2) To determine students' responses to the Doratoon application-based animated video learning media on the excretory system material. (3) To determine the effect of using the Doratoon application-based animated video learning media on student learning outcomes on the excretory system material in class XI IPA of Tamansiswa Private High School, Pematangsiantar. This study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model. The research subjects were class XI students of Tamansiswa Private High School, Pematangsiantar, with class XI M 3 as the control class and class XI M 4 as the experimental class. Data collection instruments include validation by material experts, media experts, and subject teachers, as well as learning outcome tests and student response questionnaires. Data analysis was carried out through media feasibility tests, product trials, and learning outcome analysis. The validation results showed an average feasibility percentage of 93% in the “very feasible†category, with details of design feasibility of 94%, content/material 92%, language 94% and presentation 93%. Student responses to the Doratoon application-based animated video learning media on the excretory system material by providing a questionnaire sheet obtained responses in the very good category of 97%. Based on student learning outcome data obtained through pre-test and post-test, the Doratoon-based animated video learning media has an influence on student learning outcomes. This is evidenced by the Sig. 2-tailed value of 0.000 which states that the value is <0.05. So it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. Keyword: media;videos;doratoon Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui uji kelayakan media pembelajaran video animasi bergerak berbasis aplikasi Doratoon pada materi sistem ekskresi. (2) Untuk mengetahui respon peserta didik terhadap media pembelajaran video animasi bergerak berbasis aplikasi Doratoon pada materi sistem ekskresi. (3) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran video animasi bergerak berbasis aplikasi Doratoon terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi dikelas XI IPA SMA Swasta Tamansiswa Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Swasta Tamansiswa Pematangsiantar, dengan kelas XI M 3 sebagai kelas kontrol dan kelas XI M 4 sebagai kelas eksperimen. Instrumen pengumpulan data meliputi validasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru mata pelajaran, serta tes hasil belajar dan angket respon siswa. Analisis data dilakukan melalui uji kelayakan media, uji coba produk, dan analisis hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan rata-rata sebesar 93% kategori “sangat layakâ€, dengan rincian kelayakan desain 94%, isi/materi 92%, bahasa 94% dan penyajian 93%. Respon siswa terhadap media pembelajaran video animasi bergerak berbasis aplikasi Doratoon pada materi sistem ekskresi dengan memberikan lembar angket diperoleh respon dengan kategori sangat baik yaitu 97%. Berdasarkan data hasil belajar siswa yang diperoleh melalui pre-test dan post-test maka media pembelajaran video animasi berbasis Doratoon memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai Sig. 2 tailed adalah 0,000 yang menyatakan nilai tersebut < 0,05. Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Kata kunci: media;video;doratoon |
Ruth Florensia Hutapea; Winarto Silaban; Mastiur Verawaty Silalahi |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4351-4358 [PDF] |
| 990 |
PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PROBLEM BOX NON DIGITAL : PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Lihat AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mencari tau ada atau tidaknya pengaruh dari sebuah penerapan model problem based learning berbantuan problem box terhadap kemampuan berpikir kritis siswa MTs S Al Makmur Palangka Raya. Pendekatan yang digunakan di dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis Eksperimen Semu dan desain penelitiannya meliputi Non-equivalent Control Group Pretest -Postest Design. Sampel ditentukan berdasarkan kriteria tertentu (Purposive sampling) meliputi 42 siswa kelas VIII pada tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelompok kontrol tergolong rendah dibandingkan dengan kelompok eksperimen. Hal tersebut didukung oleh hasil rata-rata yang telah disesuaikan estimated marginal means yaitu kelompok eksperimen meliputi angka 66.4422 dan untuk kelompok kontrol 46.749a. Analisis data menggunakan analisis kovariat (ancova) yang menunjukkan nilai perlakuan 0,001 < 0,05 yang menyatakan adanya perbedaan signifikan pada rata-rata yang telah disesuaikan antar kelompok dan hipotesisnya diterima. Kesimpulannya penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengaruh model problem based learning berbantuan problem box secara signifikan membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Mts S Al Makmur Palangka Raya. |
Isnan Mualimah (Universitas Palangka Raya); Elly Brata Tyarini (Universitas Palangka Raya); Elga Araina (Universitas Palangka Raya); Rahmadyah Kusuma Putri (Universitas Palangka Raya); Dewi Utari (Universitas Palangka Raya) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4708-4715 [PDF] |
| 991 |
MEMBANGUN KARAKTER POSITIF MAHASISWA MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DI ERA MODERN
Lihat AbstrakThe modern era is marked by rapid technological advancements, characterized by the ease and speed with which information can be accessed. This condition requires students to possess intellectual intelligence in both academic and non-academic fields while maintaining positive character as a foundation for their attitudes and actions in daily life. The purpose of this study is to explore efforts to build students’ character through character education in facing the challenges of the modern era. This research employs a qualitative approach using a literature study method to analyze and collect various data from books, articles, and relevant reports. Character can be built and developed through character education in both academic and non-academic settings to foster positive traits such as self-concept, discipline, responsibility, independence, courage, and others. This study is expected to provide insights that building students’ positive character can be achieved through character education implemented in higher education institutions. Keyword: character education, positive character |
Rizki Wulandari (Universitas Asahan); Atikah Rahmah Nasution (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 168-174 [PDF] |
| 992 |
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMATION SHORT MOVIE BERBASIS CANVA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN DI KELAS XI SMA SWASTA YP HKBP PEMATANGSIANTAR
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to (1) Determine the feasibility test of Canva-based animation short movie media on digestive system material. (2) Determine students' responses to the use of Canva-based animation short movie media on digestive system material. (3) Determine the effect of Canva-based animation short movie media on student learning outcomes on digestive system material in class XI of YP HKBP Pematangsiantar Private High School. This study uses the Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model. The research subjects used were class XI of YP HKBP Pematangsiantar Private High School, with class XI-3 as the experimental class and class XI-4 as the control class. Data collection instruments include validation by material experts, media experts, subject teachers, as well as learning outcome tests and student response questionnaires. Data analysis was conducted through media feasibility trials, product trials, and learning outcome analysis. The validation results showed an average feasibility percentage of 95% (very feasible category), with details of content/material feasibility 93%, presentation 94%, design 94% and language 98%. Student learning outcomes increased from an average value of 63.3% before using the media to 80.0% after using the media, indicating that there was a positive influence on learning outcomes. Student responses to the media were in the "very feasible" category with an average percentage of 89.6%. Thus, the Canva-based animation short movie learning media was declared feasible and effective for use in improving student learning outcomes in the digestive system material. Based on student learning outcome data obtained through pre-test and post-test, Animaker-based animated video learning media has an influence on student learning outcomes. This is evidenced by the Sig. value. The 2-tailed test is 0.000, indicating that the value is <0.05. Therefore, it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. Keyword: Media Pembelajaran, Animation Short Movie, Sistem Pencernaan Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui uji kelayakan media animation short movie berbasis canva pada materi sistem pencernaan. (2) Mengetahui respon peserta didik terhadap penggunaan media animation short movie berbasis canva pada materi sistem pencernaan. (3) Mengetahui pengaruh media animation short movie berbasis canva terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem pencernaan di kelas XI SMA Swasta YP HKBP Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian yang digunakan adalah kelas XI SMA Swasta YP HKBP Pematangsiantar, dengan kelas XI-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-4 sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data meliputi validasi ahli materi, ahli media, guru mata pelajaran, serta tes hasil belajar dan angket respon siswa. Analisis data dilakukan melalui uji coba kelayakan media, uji coba produk, dan analisis hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan rata – rata sebesar 95% (kategori sangat layak), dengan rincian kelayakan isi/materi 93%, penyajian 94%, desain 94% dan bahasa 98%. Hasil belajar siswa meningkat dari nilai rata – rata 63.3% sebelum penggunaan media menjadi 80.0% setelah penggunaan media, menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif terhadap hasil belajar. Respon siswa terhadap media berada pada kategori “sangat layak†dengan persentase rata – rata 89.6%. Dengan demikian, media pembelajaran animation short movie berbasis canva dinyatakan layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan. Berdasarkan data hasil belajar siswa yang diperoleh melalui pre-test dan post-test maka media pembelajaran video animasi berbasis animaker memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai Sig. 2 tailed adalah 0,000 yang menyatakan nilai tersebut < 0,05. Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima Kata kunci: Learning Media, Animation Short Movie, Digestive system  |
Esra Fransiska Pelawi; Winarto Silaban; Gloria Sirait |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4359-4366 [PDF] |
| 993 |
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP INVESTOR YANG GAGAL MELAKUKAN DUE DILIGENCE SEHINGGA TERJEBAK INVESTASI BODONG
Lihat AbstrakAbstract: Due diligence prior to investing, whether conducted independenly by investors or with the assistance of legal consultants, is a form of precautionary action to avoid fraudulent/illegal invesments. The Financial Services Authority’s efforts in preventing fraudulent/illegal invesment through socialization and education to the public are essential for ensuring legal protection for investors. The methodology employed in this thesis is a normative juridical research method, which refers to legal norms and is conducted through library research. This study is descriptive in nature, and the data analysis method used is qualitative. The research findings reveal that the legal aspect of due diligence by investors in invesment activities involves the participation of legal consultants, with the investor acting as the implementer of the due diligence process. This is done to assess and consider invesment opportunies, thus preventing involvement in fraudulent invesments. The Financial Services Authority’s actions in regulating and supervising investors to perform due diligence in order to prevent fraudulent invesments are in accordance with Law Number 4 of 2023 on the Development and Strengthening of the Fnancial Sector, amending Law Number 21 of 2011 on the Financial Services Authory. Legal protection for investors who fail to conduct due diligence and fall victim to fraudulent invesments can be viewed from the perspective of personal responsibility and the responsibility of the legal consultants if their services were utilized. Keyword: Invesment, Due Diligence, Legal Protection Abstrak: Due diligence dapat dilakukan oleh investor secara mandiri dan menggunakan jasa konsultan hukum adalah sebagai bentuk tindakan investor agar terhindar dari investasi bodong/illegal. Tindakan Otoritas Jasa Keuangan dalam pencegahan investasi bodong/illegal dengan cara sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sehingga perlindungan hukum terhadap investor dapat dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah metode penelitian yuridis normative, yaitu metode yang mengacu pada norma hukum yang dilakukan dengan studi Pustaka. Penelitian ini memiliki sifat deskriptif. Metode Analisa data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa aspek hukum pelaksanaan due diligence oleh investor dalam kegiatan investasi adalah dengan melibatkan konsultan hukum dan investor sebagai pelaksana dari proses due diligence tersebut. Hal ini dilakukan untuk pemeriksaan dan pertimbangan investor agar terhindar dari investasi bodong. Tindakan Otoritas Jasa Keuangan dalam menerapkan pegaturan dan pengawasan investor dalam melaksanakan due diligence untuk mencegah investasi bodong adalah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atas Perubahan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuagan. Perlindungan hukum terhadap investor yang gagal melakukan due diligence sehingga terjebak investasi bodong dapat dilihat dari segi tanggungjawab mandiri dan tanggungjawab konsultan hukum apabila menggunakan jasa konsultan hukum. Kata kunci: Investasi, Due Diligence, Perlindungan Hukum  |
Ummi Suryani; Ningrum N. Sirait; Robert Robert |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4367-4373 [PDF] |
| 994 |
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI SMA N 1 SUNGGAL
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to determine the effect of the Discovery Learning model with the Teaching at the Right Level (TaRL) approach on the mathematical critical thinking skills of grade XI students. The research was conducted in the first semester of the 2025/2026 academic year using a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The sample was selected using a simple random sampling technique, consisting of two classes: one experimental class that received Discovery Learning with the TaRL approach and one control class that received conventional learning. The research instrument consisted of four essay-type questions designed to measure mathematical critical thinking skills, including the indicators of interpretation, analysis, evaluation, and inference. Descriptive analysis showed differences in achievement between the two classes. The average pretest score of the control class was 55.00, while the experimental class scored 42.36. After treatment, the average posttest score of the control class increased to 61.98, whereas the experimental class reached 72.74. The results of normality and homogeneity tests indicated that the data were not normally distributed but homogeneous. Therefore, hypothesis testing was conducted using the non-parametric Mann-Whitney test, which yielded a significance value of 0.0025 (<0.05). This result indicates that the Discovery Learning model with the Teaching at the Right Level approach has a better effect on students’ critical thinking skills than conventional learning among grade XI students at SMA Negeri 1 Sunggal.  Keyword: Discovery Learning, Teaching at the Right Level, Critical Thinking Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan Teaching at the Right Level terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas XI. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 dengan menggunakan desain penelitian quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling dan ditetapkan dua kelas, yaitu satu kelas sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan TaRL, serta satu kelas sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian sebanyak 4 butir soal yang mengukur kemampuan berpikir kritis matematis meliputi indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Analisis deskriptif menunjukkan adanya perbedaan capaian antara kedua kelas. Nilai rata-rata pretest peserta didik di kelas kontrol adalah 55,00 dan di kelas eksperimen 42,36. Setelah perlakuan, rata-rata skor posttest kelas kontrol meningkat menjadi 61,98, sedangkan kelas eksperimen mencapai 72,74. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal dan data homogen. Oleh karena itu, pengujian hipotesis menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney yang menghasilkan nilai signifikansi 0,0025 (<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan teaching at the right level lebih baik dari pembelajaran biasa terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Sunggal. Kata kunci: Discovery Learning, Teaching at the Right Level, Berpikir Kritis |
Rukiyah Br Rambe; Prihatin Ningsih Sagala |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4374-4380 [PDF] |
| 995 |
PENGARUH SELF EFFICACY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING
Lihat Abstrak Abstract: This study aims to determine the effect of self-efficacy on junior high school students' mathematics learning outcomes in Discovery learning. The study was conducted at SMP Negeri 4 Lubuk Pakam. The population in this study included all 128 students in grade VIII. Of that number, class VIII-3 consisting of 32 students was selected as the research sample. The method used in this study is a quantitative method with a correlational design approach. Data collection was carried out using two types of instruments, namely questionnaires and tests. The questionnaire instrument was compiled using a Likert scale model to measure students' self-efficacy levels, while the test instrument in the form of descriptive questions was used to assess mathematics learning outcomes. The results of the study showed that t_(count)> t_(table) which is 2.510> 2.042 and a significance value of 0.018 <0.05. So it can be concluded that there is a positive and significant effect of self-efficacy on junior high school students' mathematics learning outcomes in discovery learning with a level of influence in the moderate category. In addition, the coefficient of determination value of 0.174 shows that self-efficacy has an influence of 17.4% on the variation of students' mathematics learning outcomes. Meanwhile, the remaining 82.6% is influenced by other factors not examined in this study. Keyword: Self Efficacy, Mathematics Learning Outcomes Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap hasil belajar matematika siswa SMP dalam pembelajaran Discovery learning. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Lubuk Pakam. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 128 siswa. Dari jumlah tersebut, kelas VIII-3 yang terdiri atas 32 siswa dipilih sebagai sampel penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan desain korelasional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua jenis instrumen, yaitu angket dan tes. Instrumen angket disusun dengan menggunakan model skala likert untuk mengukur tingkat self efficacy siswa, sedangkan instrumen tes berupa soal uraian digunakan untuk menilai hasil belajar matematika. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa >  yaitu 2,510 > 2,042 dan nilai signifikansi sebesar 0,018 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh self efficacy yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa SMP dalam pembelajaran discovery learning dengan tingkat pengaruh berada pada kategori sedang. Selain itu nilai koefisien determinasi sebesar 0,174 menunjukkan bahwa self efficacy memberikan pengaruh sebesar 17,4% terhadap variasi hasil belajar matematika siswa. Sementara itu, sisanya sebesar 82,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam studi ini. Kata kunci: Self Efficacy, Hasil Belajar Matematika  |
Ririn Tri Angraini |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4381-4387 [PDF] |
| 996 |
PENGARUH PEMBERIAN UMPAN BALIK, SIKAP BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA ALFA CENTAURI KOTA BANDUNG
Lihat Abstrak Abstract: This study aims to analyze the influence of teacher feedback, learning attitudes, and family environment on students’ academic achievement at SMA Alfa Centauri in Bandung. A quantitative approach was employed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with data collected from 100 respondents. The results revealed that, partially, only the family environment had a significant effect on academic achievement, while teacher feedback and learning attitudes did not show significant direct effects. However, simultaneously, the three independent variables were able to explain 31.1% of the variance in academic achievement, as indicated by an R² value of 0.311. These findings highlight the critical role of the family environment in supporting students’ academic success and emphasize the need for integrated efforts to strengthen a culture of learning within schools. Keywords: Academic achievement, Teacher feedback, Learning attitudes, Family               environment. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian umpan balik, sikap belajar, dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar siswa SMA Alfa Centauri Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) terhadap 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, hanya lingkungan keluarga yang memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar, sedangkan pemberian umpan balik dan sikap belajar tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Namun demikian, secara simultan ketiga variabel independen tersebut mampu menjelaskan 31,1% variasi hasil belajar, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai R² sebesar 0.311. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peran lingkungan keluarga dalam mendukung keberhasilan akademik siswa serta perlunya pendekatan terpadu dalam penguatan budaya belajar di sekolah. Kata kunci: Hasil belajar, Umpan balik, Sikap belajar, Lingkungan keluarga.. |
Agus Rustandi; Ike Kusdyah Rachmawati; Yunus Handoko |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4318-4323 [PDF] |
| 997 |
ANALISIS POLA PENENTUAN LOKASI PEMBANGUNAN PROPERTI MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI
Lihat AbstrakAbstract: This study implements the Apriori algorithm to analyze patterns in property development location selection based on six key attributes: location, soil type, property type, land area, distance to city center, and surrounding facilities. Using a dataset of 100 property records with minimum support of 10%, confidence of 60%, and lift greater than 1.2, the analysis successfully identified significant association rules between land characteristics and suitable property types. The research developed a web-based recommendation system integrating Python for data mining analysis and PHP-mysql for the user interface. Validation results demonstrate that rules such as "large land area and moderate distance to city center → apartment" achieved support of 13%, confidence of 61.9%, and lift of 1.82, proving the system's effectiveness. Manual validation confirmed consistency between theoretical calculations and system outputs, with processing time under 5 seconds for 100 records. The system successfully filtered invalid rules, such as those with support below 10% or lift less than 1.2, demonstrating robust rule generation mechanisms. This system serves as a practical decision support tool for property developers in determining optimal property types based on specific location characteristics and environmental conditions. Keyword: apriori algorithm; property development; association rules; data mining; decision support system Abstrak: Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Apriori untuk menganalisis pola penentuan lokasi pembangunan properti berdasarkan enam atribut kunci yaitu lokasi, jenis tanah, jenis properti, luas tanah, jarak ke pusat kota, dan fasilitas sekitar. Menggunakan dataset 100 data properti dengan parameter minimum support 10%, confidence 60%, dan lift lebih besar dari 1,2, analisis berhasil mengidentifikasi aturan asosiasi signifikan antara karakteristik lahan dengan jenis properti yang sesuai. Penelitian menghasilkan sistem rekomendasi berbasis web yang mengintegrasikan Python untuk analisis data mining dan PHP-mysql untuk antarmuka pengguna. Hasil validasi menunjukkan aturan seperti "luas tanah besar dan jarak ke pusat kota sedang → apartemen" mencapai support 13%, confidence 61,9%, dan lift 1,82, membuktikan efektivitas sistem. Validasi manual mengonfirmasi konsistensi antara perhitungan teoretis dengan output sistem, dengan waktu pemrosesan di bawah 5 detik untuk 100 data. Sistem berhasil menyaring aturan tidak valid seperti yang memiliki support di bawah 10% atau lift kurang dari 1,2, menunjukkan mekanisme pembangkitan aturan yang robust. Sistem ini dapat menjadi alat bantu pengambilan keputusan praktis bagi pengembang properti dalam menentukan jenis properti optimal berdasarkan karakteristik lokasi dan kondisi lingkungan tertentu. Kata kunci: algoritma apriori; pembangunan properti; aturan asosiasi; data mining; sistem pendukung keputusan. |
Alwi Kurniawan (Universitas Asahan); Dicky Apdillah (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4311-4317 [PDF] |
| 998 |
PENERAPAN METODE K-MEANS CLUSTERING UNTUK PENGELOMPOKKAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI CRUDE PALM OIL (CPO)
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to apply the K-Means Clustering algorithm in a data mining approach to classify the production efficiency of Crude Palm Oil (CPO) at PT Asian Agri Tanah Datar. The data used consists of three main parameters: VM (Moisture), Dirt, and FFA (Free Fatty Acid), which serve as indicators of production quality and efficiency. The research uses a quantitative method with data analysis based on the K-Means algorithm. The process includes data preprocessing, determination of the optimal number of clusters using the Elbow Method, application of the K-Means algorithm, and evaluation of clustering results. The findings show that K-Means successfully grouped the production data into three efficiency categories: high, medium, and low, achieving convergence at the second iteration. The developed application, built using PHP and MySQL, effectively automates the clustering process from dataset input to displaying results in tabular form. The first cluster represents the highest efficiency group, while the third cluster indicates low efficiency requiring process improvement. Overall, the implementation of the K-Means Clustering method has proven to assist the company in analyzing and improving CPO production efficiency in a structured, fast, and data-driven manner. Keywords: K-Means Clustering, Data Mining, Production Efficiency, Crude Palm Oil, PHP, MySQL. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode data mining dengan algoritma K-Means Clustering dalam mengelompokkan data efisiensi proses produksi Crude Palm Oil (CPO) di PT Asian Agri Tanah Datar. Data yang digunakan meliputi tiga parameter utama yaitu VM (Moisture), Dirt, dan FFA (Free Fatty Acid) yang menjadi indikator kualitas dan efisiensi proses produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data berbasis algoritma K-Means. Proses penelitian meliputi tahapan preprocessing data, penentuan jumlah cluster optimal menggunakan metode Elbow, penerapan algoritma K-Means, serta evaluasi hasil clustering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means mampu mengelompokkan data produksi menjadi tiga kategori, yaitu efisiensi tinggi, sedang, dan rendah, dengan tingkat konvergensi tercapai pada iterasi kedua. Aplikasi berbasis PHP dan MySQL yang dikembangkan berhasil mengotomatisasi proses pengelompokan data, mulai dari input dataset hingga visualisasi hasil dalam bentuk tabel. Hasil akhir menunjukkan bahwa cluster pertama merupakan kelompok efisiensi tertinggi, sedangkan cluster ketiga menunjukkan efisiensi rendah yang memerlukan perbaikan proses produksi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode K-Means Clustering dapat membantu pihak perusahaan dalam menganalisis dan meningkatkan efisiensi proses produksi CPO secara cepat, terstruktur, dan berbasis data. Kata kunci: K-Means Clustering, Data Mining, Efisiensi Produksi, Crude Palm Oil, PHP, MySQL. |
Winda Sari Depi Simamora (Universitas Asahan); Muhammad Sabir Ramadhan (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4303-4310 [PDF] |
| 999 |
APLIKASI CERDAS ANDROID UNTUK PEMILIHAN MENU GIZI SEIMBANG PENCEGAH STUNTING DINI MENGGUNAKAN CERTAINTY FACTOR
Lihat AbstrakAbstract: Stunting is a condition of growth failure in toddlers due to chronic malnutrition, especially during the First 1000 Days of Life (HPK). This issue is closely related to the nutritional intake of pregnant women, history of recurrent illnesses, and improper nutritional content in daily food menus. The Indonesian government's efforts to reduce stunting prevalence include nutritional interventions, counseling, and improved sanitation. However, limited access to balanced nutritional information remains a challenge for parents. This study aims to design an Android-based expert system using the Certainty Factor (CF) method to help parents detect early symptoms of stunting and select balanced nutritional menu for children. Data were obtained from nutritionists and health workers as the basis for recommendations. The calculation results using Certainty Factor method showed a stunting risk level of 0.773004 or 77.3%, indicating a high risk. The best recommended menu for this risk level is red rice, steamed fish, broccoli, oranges, and cheese with a certainty value of 0.34984. The developed expert system provides quick, accurate, and interactive recommendations, making it easier for parents to make decisions regarding their children's nutrition. In conclusion, the implementation of the Certainty Factor method in an Android application is effective as an educational medium and early detection tool for stunting, while also supporting sustainable stunting prevention efforts in society. Keyword: Stunting; Expert System; Certainty Factor; Nutrition; Android. Abstrak: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Masalah ini erat kaitannya dengan asupan gizi ibu hamil, riwayat penyakit berulang, dan gizi pada menu asupan makanan yang kurang tepat. Upaya pemerintah Indonesia dalam menurunkan prevalensi stunting dilakukan melalui intervensi gizi, penyuluhan, hingga perbaikan sanitasi. Namun, keterbatasan akses informasi gizi seimbang bagi orang tua masih menjadi kendala. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pakar berbasis Android dengan metode Certainty Factor (CF) untuk membantu orang tua mendeteksi dini gejala stunting sekaligus memilih menu makanan bergizi seimbang bagi anak. Data diperoleh dari pakar gizi dan tenaga kesehatan sebagai dasar dalam penentuan rekomendasi. Hasil perhitungan menggunakan metode Certainty Factor untuk mengetahui Tingkat risiko gejala stunting yang dialami pengguna dan hasil akhir tingkat risikonya adalah 0,773004 atau 77,3 %, dengan status risiko tinggi, risiko ini menunjukkan menu terbaik yaitu nasi merah, ikan kukus, brokoli, jeruk, dan keju dengan nilai kepastian 0,34984. Sistem pakar yang dibangun mampu memberikan rekomendasi cepat, akurat, dan interaktif, serta memudahkan orang tua dalam pengambilan keputusan terkait gizi anak. Kesimpulannya, penerapan metode Certainty Factor dalam aplikasi Android efektif sebagai media edukasi dan deteksi dini stunting, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di masyarakat. Kata kunci: Stunting; Sistem Pakar; Faktor Kepastian; Gizi; Android. |
Nurul Afni (Universitas Tjut Nyak Dhien); Yola Permata Bunda (Universitas Tjut Nyak Dhien) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4260-4266 [PDF] |
| 1000 |
PENGOPTIMALAN IKLAN DAN PENGEMBANGAN LOUNGE TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN NON AERONAUTICAL BANDAR UDARA FATMAWATI SOEKARNO BENGKULU
Lihat AbstrakAbstract: Non-aeronautical revenue is a crucial source of income for airports to support operations and increase profitability, particularly at Fatmawati Soekarno Airport in Bengkulu. This study aims to analyze the influence of advertising business optimization and lounge facility development on increasing non-aeronautical revenue at the airport. The research employs a qualitative method using a literature review approach, examining relevant literature and previous studies. The findings indicate that effective management of advertising media—both in print and digital formats—as well as the provision of comfortable and high-quality lounge facilities significantly contribute to attracting passengers and business partners, ultimately enhancing non-aeronautical revenue. However, the study also recognizes that many other factors may influence this revenue stream. Therefore, further research is needed to identify other relevant variables. Keyword: Non-aeronautical Revenue, Advertising Media, Airport Lounge, Airport Marketing, Fatmawati Soekarno Airport Bengkulu Abstrak: Pendapatan non-aeronautika menjadi salah satu sumber pemasukan penting bagi bandara dalam mendukung operasional dan peningkatan laba, terutama di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh optimalisasi bisnis media iklan dan pengembangan fasilitas lounge terhadap peningkatan pendapatan non-aeronautika di bandara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengkaji literatur dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan media iklan yang efektif, baik melalui media cetak maupun digital, serta penyediaan fasilitas lounge yang nyaman dan berkualitas, berkontribusi signifikan dalam menarik minat penumpang dan mitra bisnis, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pendapatan non-aeronautika. Namun, penelitian ini juga menyadari bahwa masih banyak faktor lain yang turut memengaruhi pendapatan sektor ini. Oleh karena itu, diperlukan kajian lanjutan guna mengidentifikasi variabel-variabel lain yang relevan. Kata kunci: Pendapatan Non-Aeronautika, Media Iklan, Lounge Bandara, Pemasaran Bandara, Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu |
Miftahul Wahid Nugroho (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug); Ubaedillah Ubaedillah (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug); Rini Sadiatmi (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4247-4253 [PDF] |
| 1001 |
PENGAWASAN PERGERAKAN KENDARAAN DAN PERALATAN GSE GUNA MENINGKATKAN KEPATUHAN SOP DI SISI UDARA BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN AJI MUHAMMAD SULAIMAN SEPINGGAN
Lihat AbstrakAbstract: The relevant units at Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport conduct surveillance on the airside which aims to build compliance from GSE operators to the SOP on the airside. In its supervision, there are still several violations that occur in the airside area of Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport that are not in accordance with the Standard Operating Procedure (SOP) that has been implemented. This happens because the ground handling personnel are not maximized in complying with the SOP and there are other contributing factors. Another contributing factor is the negligence of Ground Handling as the owner or service provider related to the maintenance and procurement of ground service support equipment / Ground Support Equipment (GSE) is not feasible but still used in service. Aircraft ground service support equipment / GSE is an important factor for the smooth process of aircraft service on the ground, so it is necessary to pay attention to its feasibility condition by maintaining, repairing and replacing equipment that is not feasible until it is feasible to use. The type of research used in this research is a combination method with data collection techniques using observation, interviews, documentation and questionnaires. The results of this study indicate that in order to minimize the level of violations committed in the airside area, it is necessary to have simultaneous or periodic checks carried out by the AMC unit with a random schedule, The need for socialization of operating procedures and the feasibility of aircraft ground service support equipment / GSE and about minimizing violations and accidents on the air side (Ramp Safety Campaign) and taking firm action against operators and Ground Handling as owners or service providers who violate in the hope that operators and Ground Handling companies as owners or service providers can comply with the rules set by the Airport so as to facilitate the service process and can minimize accidents and safety on the air side Keyword: Apron Movement Control, Ground Support Equipment, Supervision of movement of GSE vehicles and equipment, SOP compliance on the airside Abstrak: Unit terkait di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan melakukan pengawasan pada sisi udara (Airside) yang bertujuan untuk membangun kepatuhan dari operator GSE terhadap SOP di sisi udara. Dalam pengawasannya masih ditemukan beberapa pelanggaran yang terjadi di area sisi udara Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan yang belum sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang telah berlakukan. Hal ini terjadi karena belum maksimal nya personel ground handling dalam mematuhi SOP dan adanya faktor penyebab lainnya. Faktor penyebab lainnya adalah kelalaian dari pihak Ground Handling sebagai pemilik atau penyedia jasa layanan terkait dengan perawatan dan pengadaan terhadap peralatan penunjang pelayanan darat / Ground Support Equipment (GSE) tersebut tidak laik tetapi tetap digunakan dalam pelayanan. Peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara/GSE merupakan faktor penting untuk kelancaran proses pelayanan pesawat udara di darat, sehingga perlu diperhatikan kondisi kelaikannya dengan cara merawat, memperbaiki dan mengganti peralatan yang tidak laik hingga laik untuk digunakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan kuisoner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guna meminimalisir tingkat pelanggaran yang dilakukan di area sisi udara perlu adanya pemeriksaan secara simultan atau berkala yang dilakukan oleh unit AMC dengan jadwal yang random, perlunya dilakukannya sosialisasi tentang prosedur pengoperasian dan kelaikan peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara/GSE dan tentang meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan di sisi udara (Ramp Safety Campaign) serta menindak tegas kepada operator dan Ground Handling sebagai pemilik atau penyedia jasa layanan yang melanggar dengan harapan agar operator maupun perusahaan Ground Handling sebagai pemilik atau penyedia jasa layanan dapat mematuhi peraturan yang telah di tetapkan oleh pihak Bandara sehingga dapat memperlancar proses pelayanan dan bisa meminimalisir kecelakaan serta keselamatan di sisi udara. Kata kunci: Apron Movement Control, Ground Support Equipment, Pengawasan pergerakan kendaraan dan peralatan GSE, kepatuhan SOP di sisi udara |
Jeremy Juni Wilson Saragih (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug); Dwi Afriyanto (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug); Ika Rachiem (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 4240-4246 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.