Dashboard 52 Jurnal Keunggulan Tentang Kami
Kirim Naskah
Open Access Journal Portal

Portal Jurnal Ilmiah
Goretan Pena

Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.

5
Jurnal Aktif
2
Terakreditasi SINTA
6
Indeksasi
OA
Open Access
Scroll

Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
501 ANALISIS TRACER STUDY MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING UNTUK EVALUASI KURIKULUM
Lihat Abstrak

Abstract: Tracer study is an important instrument for evaluating graduate quality and curriculum relevance to labor market needs. This study aims to analyze tracer study data using the K-Means Clustering method to group alumni characteristics and support curriculum evaluation. The dataset consists of 100 records with a relatively balanced composition, including variables such as waiting time for employment, job-field relevance, initial salary, and graduate competencies. The analysis process includes preprocessing, clustering, and evaluation using Silhouette Score, Davies-Bouldin Index, and Calinski-Harabasz Index. The results show that the data are grouped into three clusters representing different levels of job readiness. A Silhouette Score of 0.17, Davies-Bouldin Index of 1.736, and Calinski-Harabasz Index of 23.5 indicate low to moderate clustering quality due to data heterogeneity and overlap between clusters. The findings highlight the need for curriculum improvement, particularly in enhancing technical and soft skills. Future research is recommended to use larger and more balanced datasets, include more diverse variables, and compare clustering methods to improve analysis quality. Keywords: K-Means Clustering, Tracer Study, Curriculum Evaluation, Data Mining. Abstrak: Tracer study merupakan instrumen penting dalam mengevaluasi kualitas lulusan dan relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data tracer study menggunakan metode K-Means Clustering untuk mengelompokkan karakteristik alumni serta mendukung evaluasi kurikulum. Data yang digunakan sebanyak 100 data dengan komposisi relatif seimbang, meliputi variabel waktu tunggu kerja, kesesuaian bidang kerja, pendapatan awal, serta kompetensi lulusan. Proses analisis meliputi preprocessing, clustering, dan evaluasi menggunakan Silhouette Score, Davies-Bouldin Index, dan Calinski-Harabasz Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data terbagi menjadi tiga cluster dengan tingkat kesiapan kerja yang berbeda. Nilai Silhouette Score sebesar 0,17, Davies-Bouldin Index sebesar 1,736, dan Calinski-Harabasz Index sebesar 23,5 menunjukkan kualitas clustering rendah hingga sedang, yang disebabkan oleh sifat data yang heterogen dan adanya overlap antar cluster. Hasil ini mengindikasikan perlunya perbaikan kurikulum, khususnya pada peningkatan kompetensi teknis dan soft skills. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan data yang lebih banyak dan lebih seimbang, menambahkan variabel yang lebih beragam, serta membandingkan metode clustering untuk meningkatkan kualitas analisis. Kata Kunci: K-Means Clustering, Tracer Study, Evaluasi Kurikulum, Data Mining

Siti Syifa Alifah (SMA Negeri 1 Bengkulu Utara); Rifaldi Herikson (Universitas Maritim Raja Ali Haji); Nolan Efranda (Universitas Maritim Raja Ali Haji); Feri Irawan (Universitas Maritim Raja Ali Haji); Berta Erwin SLAM (Universitas Maritim Raja Ali Haji) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1625-1630
[PDF]
502 IMPLEMENTASI TEKNIK EMBOUCHURE DAN LATIHAN LONG TONE TERHADAP PEMBENTUKAN INTONASI PERMAINAN SAXOPHONE ALTO DALAM IBADAH GEREJA OLEH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 LINTONGNIHUTA PADA KEGIATAN EVANGELISASI MINGGUAN
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to determine and describe the implementation of embouchure techniques and longtone exercises in improving the alto saxophone playing ability of class XI students of SMA Negeri 2 Lintongnihuta. Embouchure technique, which is a coordinated mouth position that involves the lips, facial muscles, jaw, teeth, and chin to support the mouthpiece and reed vibration, so that the resulting tone is correct. Longtone exercises, which are exercises by holding one long note that is actively processed to improve stable intonation and breathing control. The problem in this study is that class XI students of SMA Negeri 2 Lintongnihuta who play alto saxophone still have difficulty in maintaining proper and clear intonation on each note played and the results achieved after implementing the technique. This study explains the practice process and the stages of implementing the technique to improve the ability to play the alto saxophone in accompanying the song "Tandai Ma Au" in weekly evangelism activities. The research method used is a qualitative approach with a descriptive approach to describe how the technique is implemented and its impact on improving students' alto saxophone playing ability. Data collection was conducted through in-depth interviews, observations, and field documentation. Research informants included eleventh-grade alto saxophone players and other relevant parties.The results showed that the application of proper embouchure techniques and structured longitudinal exercises were proven to improve students' precise intonation in saxophone playing. Through regular practice with the aid of a tuner and metronome, students were able to control their embouchure, strengthen their mouth muscles, and maintain pitch stability across various registers. This improvement was evident when these techniques were applied to the song "Tandai Ma Au" during church services.   Keyword: Alto Saxophone, Embouchure Technique, Longtone Practice, Intonation, Church Services   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendiskripsikan implementasi teknik embouchure dan latihan longtone dalam meningkatkan kemampuan permainan saxophone alto pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Lintongnihuta. Teknik embouchure, yaitu posisi mulut yang terkoordinasi  yang melibatkan bibir, otot wajah, rahang, gigi, dan dagu untuk menopang mouthpiece dan getaran reed, agar nada yang dihasilkan tepat. Latihan longtone, yaitu latihan dengan menahan satu nada panjang yang berproses aktif untuk meningkatkan intonasi yang stabil, dan kontrol pernapasan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Lintongnihuta yang bermain saxophone alto masih mengalami kesulitan dalam menjaga intonasi yang tepat dan jelas pada setiap not yang dimainkan serta hasil yang dicapai setelah implementasi teknik tersebut. Penelitian ini mendeskripsikan proses latihan dan tahapan-tahapan penerapan teknik tersebut untuk meningkatkan kemampuan bermain saxophone alto dalam mengiringi lagu "Tandai Ma Au" pada kegiatan evangelisasi mingguan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan bagaimana tenik tersebut di implementasikan dan dampaknya terhadap meningkatkan  kemampuan permainan saxophone alto siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dilapangan. Informan penelitian meliputi siswa kelas XI yang bermain saxophone alto serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik _Embouchure_ yang tepat serta latihan _longtone_ yang terstruktur terbukti mampu meningkatkan ketepatan intonasi dalam permainan saxophone siswa. Melalui latihan yang dilakukan secara rutin dengan bantuan tuner dan _metronom_ , siswa dapat mengontrol embouchure, memperkuat otot mulut, dan menjaga kestabilan nada pada berbagai register. Peningkatan tersebut terlihat ketika teknik ini diterapkan dalam permainan lagu “ _Tandai Ma Au_ ” pada kegiatan ibadah di gereja.   Kata kunci: Saxophone Alto,Teknik Embouchure, Latihan Longtone, Intonasi, Ibadah Gereja

Rhyky Renhard D Sihombing (Institut Agama Kristen Negeri Tarutung); Testi Bazarni Zebua (Institut Agama Kristen Negeri Tarutung); Roy Josep M Hutagalung (Institut Agama Kristen Negeri Tarutung); Rowilsom Nadeak (Institut Agama Kristen Negeri Tarutung); Ivanri Tampubolon (Institut Agama Kristen Negeri Tarutung) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1426-1432
[PDF]
503 SMART TOUR: SUSTAINABLE TOURISM MANAGEMENT AND RECOMMENDATION SYSTEM IN ROKAN HULU USING LONG SHORT-TERM MEMORY
Lihat Abstrak

Rokan Hulu Regency possesses significant natural and cultural tourism potential; however, tourist visitation rates remain relatively low due to the lack of integrated destination information and concerns regarding environmental sustainability. This study aims to design and develop SMART TOUR, a sequence-prediction–based tourism recommendation system utilizing a deep learning approach. The system is designed to learn tourist travel patterns based on their visitation history by employing a dual-input Long Short-Term Memory (LSTM) model that integrates location and activity data. To address the limitations of real-world data, a synthetic dataset was constructed in a realistic manner by considering tourist preferences, inter-location distances, visit duration, and the popularity of tourist attractions. Experimental results indicate that the proposed recommendation system achieves competitive performance, with a Top-1 Accuracy of 39.7%, Top-3 Accuracy of 76.2%, and Top-5 Accuracy reaching 92.4%. Evaluation was conducted using the Top-K Accuracy approach, which is considered most relevant in the context of recommendation systems as it reflects user behavior in selecting from multiple alternatives. This study demonstrates that integrating LSTM models with predictive techniques can enhance the quality of tourism recommendations and support the development of more environmentally friendly and sustainable tourism practices. SMART TOUR is expected to serve as an innovative solution to strengthen the tourism appeal of Rokan Hulu and empower local communities through the adoption of technology.

Junadhi; Ego Oktafanda; Elyandri Prasiwiningrum (Universitas Rokania) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1445-1454
[PDF]
504 PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, MOTIVASI INTRINSIK DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT. PUPUK INDONESIA WILAYAH PENJUALAN SUMBAGUT
Lihat Abstrak

Abstract: In PT. Pupuk Indonesia, Sumbagut sales area, this study aims to identify and analyze the impact of transformational leadership, intrinsic motivation, and work stress on employee performance. This type of research uses quantitative research methods. The research sample is forty employees. Data analysis uses multiple linear regression analysis, t-test, f-test, and coefficient of determination. The results of the analysis show the results of the simultaneous test with a calculated F value of 55.164 and a Sig. value of 0.000. It is known that the calculated F value of 55.164> F table 2.87 and the Sig. value of 0.000 <0.05, which indicates that transformational leadership, intrinsic motivation, and work stress have a significant impact on employee performance both simultaneously and simultaneously. Based on the results of the t-hypothesis test, it can be concluded that transformational leadership has a significant effect on employee performance, intrinsic motivation has a significant effect on employee performance, and work stress has a significant effect on employee performance. The coefficient of determination, or adjusted r-squared value, was found to be 0.806, or 80.6% for transformational leadership, intrinsic motivation, and job stress on employee performance, while 19.4% was the impact of other variables not included in this study.   Keywords: Transformational Leadership, Intrinsic Motivation, Work Stress, Employee Performancen.   Abstrak: Dalam PT. Pupuk Indonesia, wilayah penjualan Sumbagut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak kepemimpinan transformasional, motivasi intrinsik, dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel penelitian adalah empat puluh karyawan. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t, uji f, dan koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan hasil uji simultan dengan nilai F hitung sebesar 55,164 dan nilai Sig. sebesar 0,000. Diketahui bahwa nilai F hitung 55,164 > F tabel 2,87 dan nilai Sig. 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, motivasi intrinsik, dan stres kerja memiliki dampak signifikan terhadap kinerja karyawan baik secara bersamaan maupun simultan. Berdasarkan hasil uji hipotesis t, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, motivasi intrinsik berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi, atau nilai r-kuadrat yang disesuaikan, ditemukan sebesar 0,806, atau 80,6% untuk kepemimpinan transformasional, motivasi intrinsik, dan stres kerja pada kinerja pegawai, sedangkan 19,4% adalah dampak dari variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.   Kata kunci: Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Intrinsick, Stres Kerja Kinerja Pegawai.

Jon Henri Purba (Universitas Methodist Indonesia); Maludin Panjaitan (Universitas Methodist Indonesia); Sae Tri Simatupang (Universitas Methodist Indonesia) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1399-1407
[PDF]
505 PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS BIG DATA DAN TEKNOLOGI DIGITAL TERHADAP KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI DAN KINERJA PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA ORGANISASI MODERN
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the effect of implementing accounting information systems based on big data and digital technology on the quality of accounting information and decision-making performance in modern organizations. This research employs a quantitative approach using a survey method through questionnaires distributed to respondents who are users of accounting information systems. The data analysis technique used is Structural Equation Modeling (SEM) to examine the relationships among variables. The results indicate that the implementation of accounting information systems has a positive and significant effect on the quality of accounting information and decision-making performance. Furthermore, the quality of accounting information also significantly influences decision-making performance. These findings suggest that the utilization of digital technology in accounting information systems enhances the quality of information and improves decision-making effectiveness. Therefore, modern organizations need to optimize the use of technology in accounting information systems to improve overall organizational performance.   Keywords: Accounting Information Systems, Big Data, Decision Making   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi sistem informasi akuntansi berbasis big data dan teknologi digital terhadap kualitas informasi akuntansi dan kinerja pengambilan keputusan pada organisasi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pengguna sistem informasi akuntansi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas informasi akuntansi serta kinerja pengambilan keputusan. Selain itu, kualitas informasi akuntansi juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pengambilan keputusan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam sistem informasi akuntansi dapat meningkatkan kualitas informasi yang dihasilkan serta efektivitas pengambilan keputusan. Oleh karena itu, organisasi modern perlu mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam sistem informasi akuntansi guna meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.   Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Big Data, Pengambilan Keputusan

Lia Hartika (Politeknik Negeri Medan); Khairul (Politeknik Negeri Medan); Indri Dithisari (Politeknik Negeri Medan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1391 - 1398
[PDF]
506 PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN UNTUK OPTIMALISASI STRATEGI BISNIS DIGITAL
Lihat Abstrak

The development of Artificial Intelligence (AI) has brought significant transformations in various sectors, including health information management. The integration of AI in health data management not only improves operational efficiency but also opens up strategic opportunities in digital business development in the healthcare sector. This study aims to analyze the role of AI in health information management and its impact on optimizing digital business strategies. The method used is a qualitative approach with a systematic literature review of various recent scientific publications (2020–2025) relevant to the research topic. Data were analyzed using thematic analysis techniques to identify patterns, trends, and contributions of AI in health information management. The results show that the application of AI, such as machine learning, natural language processing, and predictive analytics, can improve data processing accuracy, accelerate decision-making, and support personalized healthcare services. In addition, AI plays a role in increasing operational cost efficiency and creating innovative digital business models, such as telemedicine and intelligent-based electronic medical record systems. However, challenges related to data security, patient privacy, and infrastructure and human resource readiness remain major obstacles to its implementation. In conclusion, AI has a strategic role in improving the quality of health information management while strengthening the competitiveness of digital businesses in the healthcare sector. Therefore, adaptive policies, improved human resource competencies, and strengthened information security systems are needed to support the sustainable implementation of AI.

Anita Citra Yeni; Imrah Sari; Andri Swandi; Amalia Hanifa; M. Syahputra (Universitas Syedza Saintika, Padang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1385-1390
[PDF]
507 KERANGKA INVESTIGASI FORENSIK WHATSAPP WEB DAN TELEGRAM UNTUK HACKING INVESTIGATION
Lihat Abstrak

Abstract: Instant messaging platforms are frequently involved in cyber incidents, including attacker coordination, credential sharing, and post-compromise extortion. This study develops a digital forensic investigation framework for WhatsApp Web and Telegram to support hacking investigation through artifact mapping, evidence acquisition, and chain of custody management. The method uses a focused literature review, scenario-based investigation design, and comparative analysis of artifacts across browser, operating system, and application layers. The results produce an artifact taxonomy, an acquisition decision matrix covering logical, file-system, and memory approaches, and concise standard operating procedures to preserve evidence integrity, traceability, and reproducibility. The proposed framework can support institutional incident response teams, internal investigators, and digital forensic practitioners in improving evidence quality and investigation effectiveness.   Keywords: Digital Forensics; Whatsapp Web; Telegram; Chain of Custody; Cyber Incident.   Abstrak:  Aplikasi pesan instan sering terlibat dalam insiden keamanan siber, termasuk koordinasi serangan, distribusi kredensial hasil kompromi, dan pemerasan pascainsiden. Penelitian ini mengembangkan kerangka investigasi forensik digital pada WhatsApp Web dan Telegram untuk mendukung hacking investigation melalui pemetaan artefak, akuisisi bukti, dan pengelolaan chain of custody. Metode yang digunakan berupa studi literatur terarah, perancangan skenario investigasi, dan analisis perbandingan artefak pada lapisan browser, sistem operasi, dan aplikasi. Hasil penelitian menghasilkan taksonomi artefak, matriks keputusan akuisisi yang mencakup pendekatan logis, file- system, dan memori, serta prosedur operasional ringkas untuk menjaga integritas, keterlacakan, dan reprodusibilitas bukti. Kerangka yang diusulkan dapat membantu tim respons insiden, penyidik internal, dan praktisi forensik digital dalam meningkatkan kualitas bukti dan efektivitas investigasi.   Kata Kunci: Digital Forensics; Whatsapp Web; Telegram; Chain of Custody; Insiden Siber

Amrizal (Politeknik Pertanian Negeri Paykumbuh); Melissa Triandini (Politeknik Pertanian Negeri Paykumbuh); Romy Aulia (Politeknik Pertanian Negeri Paykumbuh); Syukriadi (Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 2021-2027
[PDF]
508 SEGMENTASI PENONTON K-DRAMA BERDASARKAN GENRE FAVORIT DAN DURASI MENONTON DENGAN METODE K-MEANS
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to segment K Drama viewers based on genre preferences and viewing duration in order to obtain a deeper understanding of audience behavior characteristics. Audience segmentation is essential as a foundation for formulating more targeted content development and marketing strategies. This research employs the K Means method as a clustering technique in data analysis by utilizing viewer data classified according to favorite genres and viewing duration. The clustering process was conducted through several stages, including the determination of the optimal number of clusters and the analysis of the resulting cluster centroids. The results indicate that K Drama viewers can be grouped into several segments with distinct characteristics in terms of genre preferences and viewing intensity. Each cluster represents a specific viewing behavior pattern and demonstrates significant variations in preferences across segments. The conclusion of this study shows that the application of the K Means method is effective in providing a systematic and objective segmentation of K Drama viewers. Therefore, the findings of this research can be utilized as a reference for decision making in content development and marketing strategies within the entertainment industry.   Keywords: K Drama; audience segmentation; genre preference; viewing duration; K Means   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi penonton K Drama berdasarkan preferensi genre dan durasi menonton guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai karakteristik perilaku audiens. Segmentasi penonton diperlukan sebagai dasar dalam perumusan strategi konten dan pemasaran yang lebih tepat sasaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode K Means sebagai salah satu teknik clustering pada analisis data, dengan memanfaatkan data penonton yang diklasifikasikan berdasarkan genre favorit dan durasi menonton. Proses pengelompokan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penentuan jumlah klaster hingga analisis pusat klaster yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penonton K Drama dapat dikelompokkan ke dalam beberapa segmen yang memiliki karakteristik berbeda, baik dari sisi kecenderungan genre yang diminati maupun intensitas durasi menonton. Setiap klaster merepresentasikan pola perilaku penonton yang spesifik dan menunjukkan adanya variasi preferensi yang signifikan antarsegmen. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode K Means mampu memberikan gambaran segmentasi penonton K Drama secara sistematis dan objektif, sehingga hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan konten dan strategi pemasaran industri hiburan.   Kata kunci: K Drama; segmentasi penonton; genre favorit; durasi menonton; K Means

Krisna Mutiara Saragi (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1266-1274
[PDF]
509 UMUR SIMPAN DAN DAYA TERIMA DODOL EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA MERAH
Lihat Abstrak

Abstract: "The shelf life of a food product is the period during which the product remains safe and maintains its sensory, chemical, physical, and microbiological quality according to expected standards. For semi-moist products such as dodol, key facto rs affecting shelf life include moisture content, water activity (aw), pH, the presence of microorganisms (mold/yeast), packaging conditions, and storage temperature. Hedonic testing is a sensory evaluation method conducted to determine the level of consumer preference for a product. Both the flesh and peel of red dragon fruit contain betalain pigments (betacyanins) and phenolic compounds that function as natural antioxidants. Utilizing the peel can reduce agricultural waste while enhancing the nutritional aspects and oxidative stability of the product. Therefore, comparing the extract of red dragon fruit flesh and peel in dodol products is relevant from the perspectives of food technology and sustainability. This assessment covers shape, color, aroma, texture, and taste, evaluated based on a subjective scale. This study aims to analyze the differences in shelf life and acceptability (hedonic test) between dodol using red dragon fruit flesh and peel extracts. The research method employed is a mixed method, combining descriptive qualitative analysis for shelf-life observation and quantitative analysis for the hedonic test with 50 panelists. The results showed that the optimal shelf life of the product is 10-12 days at room temperature. Statistical tests indicated that significant differences were only found in the color variable, while aroma, texture, and taste showed no significant differences between the two types of dodol."   Keywords: dodol; red dragon fruit flesh; red dragon fruit peel; shelf life; hedonic test.   Abstrak: Umur simpan suatu produk pangan adalah periode di mana produk tersebut tetap aman dan mempertahankan mutu sensori, kimiawi, fisik, dan mikrobiologis sesuai standar yang diharapkan. Untuk produk semi-basah seperti dodol, faktor-faktor kunci yang mempengaruhi umur simpan meliputi kadar air, aktivitas air (a_w), pH, keberadaan mikroorganisme (jamur/yeast), kondisi pengemasan, dan suhu penyimpanan. Uji hedonik adalah metode evaluasi sensori yang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kesukaan seseorang terhadap suatu produk. Daging dan kulit buah naga merah mengandung pigmen betalain (betasianin) dan senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Pemanfaatan kulit dapat menurunkan limbah pertanian sekaligus menambah aspek nutrisi dan stabilitas oksidatif produk. Oleh karenanya, membandingkan ekstrak daging dan ekstrak kulit buah naga merah pada produk dodol relevan dari sisi teknologi pangan dan keberlanjutan. Penilaian ini mencakup bentuk, warna, aroma, tekstur dan rasa yang dinilai berdasarkan skala subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan umur simpan dan daya terima (uji hedonik) antara dodol yang menggunakan ekstrak daging dan kulit buah naga merah. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method yang menggabungkan analisis kualitatif deskriptif untuk pengamatan umur simpan dan kuantitatif untuk uji hedonik dengan 50 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa simpan optimal produk adalah 10-12 hari pada suhu ruang. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan hanya ditemukan pada variabel warna, sementara aroma, tekstur, dan rasa tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua jenis dodol tersebut.   Kata kunci: dodol; daging buah naga; kulit buah naga; umur simpan; uji hedonik

Rahmi Holinesti (Universitas Negeri Padang); Lucy Farida (Universitas Negeri Padang); Elida (Universitas Negeri Padang); Farah Meidilla Az Zahra (Universitas Negeri Padang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1670-1677
[PDF]
510 MANAJEMEN STRATEGI BERKELANJUTAN MELALUI SISTEM INFORMASI UNTUK PELAPORAN ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Lihat Abstrak

Abstract: The rapid development of sustainability issues has encouraged organizations to integrate Environmental, Social, and Governance (ESG) principles into their business strategies in a more systematic and measurable manner. This integration is not only aimed at complying with regulatory requirements but also at enhancing long-term corporate value and maintaining stakeholder trust. In this context, information systems play a crucial role as key enablers in managing the complexity of diverse and dynamic ESG data. With appropriate technological support, organizations can improve the quality of reporting while ensuring transparency and accountability in all business activities. This study employs a literature review method with a qualitative approach to analyze the role of information systems in supporting sustainable strategies. The findings indicate that integrated information systems can enhance data accuracy, accelerate information processing, and support more precise and data-driven decision-making. Furthermore, the implementation of ESG information systems provides positive impacts, including operational efficiency, competitive advantage, and increased trust from investors and other stakeholders.   Keywords: ESG, information systems, sustainable strategy, decision-making, strategic management   Abstrak: Perkembangan isu keberlanjutan yang semakin pesat telah mendorong organisasi untuk mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis mereka secara lebih sistematis dan terukur. Integrasi ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi tuntutan regulasi, tetapi juga untuk meningkatkan nilai jangka panjang perusahaan serta menjaga kepercayaan pemangku kepentingan. Dalam konteks ini, sistem informasi berperan sebagai enabler utama yang mampu mengelola kompleksitas data ESG yang beragam dan dinamis. Dengan dukungan teknologi yang tepat, organisasi dapat meningkatkan kualitas pelaporan serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aktivitas bisnisnya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis peran sistem informasi dalam mendukung strategi berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem informasi yang terintegrasi mampu meningkatkan akurasi data, mempercepat proses pengolahan informasi, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dan berbasis data. Selain itu, implementasi sistem informasi ESG juga memberikan dampak positif berupa efisiensi operasional, keunggulan kompetitif, dan peningkatan kepercayaan investor serta stakeholder lainnya.   Kata kunci: ESG, sistem informasi, strategi berkelanjutan, pengambilan keputusan, manajemen strategis

R.Sabrina (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Feriyanto (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Donni Nasution (Universitas Prima Medan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1369 - 1375
[PDF]
511 PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBENTUK INTEGRITAS MAHASISWA HUKUM DAN MENCEGAH PERILAKU KORUPSI
Lihat Abstrak

Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang merusak tatanan bangsa, sehingga diperlukan upaya preventif melalui pendidikan karakter di perguruan tinggi hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis pendidikan karakter dalam membentuk integritas mahasiswa hukum serta mengidentifikasi strategi efektif dan tantangan implementasinya dalam mencegah perilaku korupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur sistematis (systematic literature review) terhadap 23 literatur ilmiah bereputasi dalam rentang tahun 2021-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas merupakan konstruk multidimensional yang melibatkan aspek kognitif, afektif, dan konatif. Internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui metode pembelajaran interaktif, keteladanan pendidik, serta pemanfaatan teknologi digital terbukti efektif membangun ketahanan moral mahasiswa. Namun, tantangan seperti resistensi paradigma institusional dan kompleksitas sistem penilaian karakter masih menjadi hambatan utama. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan karakter bukan sekadar formalitas kurikulum, melainkan investasi jangka panjang untuk melahirkan praktisi hukum yang berintegritas autentik. Sinergi antara kebijakan pemerintah, inovasi pedagogi, dan ekosistem kampus yang bersih sangat diperlukan untuk menciptakan agen perubahan yang mampu menjaga martabat profesi dan mewujudkan tata kelola bangsa yang bebas dari korupsi.

Ni Putu Pande Windari (UNIVERSITAS TADULAKO); Ni Putu Pande Windari (TADULAKO UNIVERSITY); Ni Putu Pande Windari (UNIVERSITAS TADULAKO); Ni Putu Pande Windari (TADULAKO UNIVERSITY); Haitul Iman (UNIVERSITAS TADULAKO); Haitul Iman (TADULAKO UNIVERSITY); Haitul Iman (UNIVERSITAS TADULAKO); Haitul Iman (TADULAKO UNIVERSITY); Yolamestika Angela (UNIVERSITAS TADULAKO); Yolamestika Angela (TADULAKO UNIVERSITY); Yolamestika Angela (UNIVERSITAS TADULAKO); Yolamestika Angela (TADULAKO UNIVERSITY); Nur Sera Rahmadani (UNIVERSITAS TADULAKO); Nur Sera Rahmadani (TADULAKO UNIVERSITY); Nur Sera Rahmadani (UNIVERSITAS TADULAKO); Nur Sera Rahmadani (TADULAKO UNIVERSITY); Nurhayati Sutan Nokoe (UNIVERSITAS TADULAKO); Nurhayati Sutan Nokoe; Nurhayati Sutan Nokoe (UNIVERSITAS TADULAKO); Nurhayati Sutan Nokoe; (UNIVERSITAS TADULAKO); ; (UNIVERSITAS TADULAKO); JURNAL PENA EDUKASI
Vol 13 No 2 (2026)
Hal: 25 - 35
[PDF]
512 DIGITAL CRM, LOYALITAS PELANGGAN, DAN CITRA MEREK: JALUR STRATEGIS UNTUK MEMPERKUAT KETAHANAN EKONOMI UMKM
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the role of Digital Customer Relationship Management (Digital CRM) in enhancing customer loyalty and brand image as a strategic pathway to strengthen the economic resilience of MSMEs in the post-digital era. This study uses a quantitative approach with the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method based on data from 100 MSME customers. The results show that Digital CRM has a positive and significant effect on customer satisfaction (? = 0.741; p < 0.001) and customer loyalty (? = 0.266; p = 0.016). Customer satisfaction also has a significant effect on loyalty (? = 0.592; p < 0.001), while loyalty has a significant effect on brand image (? = 0.696; p < 0.001). The model has moderate to strong explanatory power, with R² values of 0.549 for satisfaction, 0.656 for loyalty, and 0.484 for brand image. These findings indicate that effective Digital CRM implementation can strengthen long-term relationships with customers, enhance brand image, and contribute to the economic resilience of MSMEs in a dynamic business environment.   Keywords: Digital CRM; Customer Satisfaction; Customer Loyalty; Brand Image; Economic Resilience.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Digital Customer Relationship Management (Digital CRM) dalam meningkatkan loyalitas pelanggan dan citra merek sebagai jalur strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi UMKM di era post-digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berdasarkan data dari 100 pelanggan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital CRM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (? = 0,741; p < 0,001) dan loyalitas pelanggan (? = 0,266; p = 0,016). Kepuasan pelanggan juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas (? = 0,592; p < 0,001), sementara loyalitas berpengaruh signifikan terhadap citra merek (? = 0,696; p < 0,001). Model memiliki daya jelas sedang hingga kuat, dengan nilai R² sebesar 0,549 untuk kepuasan, 0,656 untuk loyalitas, dan 0,484 untuk citra merek. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi Digital CRM yang efektif mampu memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan, meningkatkan citra merek, serta berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi UMKM dalam lingkungan bisnis yang dinamis.   Kata kunci: CRM Digital; Kepuasan Pelanggan; Loyalitas Pelanggan; Citra Merek; Ketahanan Ekonomi.

Wan Mariatul Kifti (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1360 - 1368
[PDF]
513 DARI KEUNGGULAN KOMPETITIF KE KEUNGGULAN ADAPTIF: PARADIGMA BARU MANAJEMEN STRATEGIK DI ERA DISRUPSI
Lihat Abstrak

Abstract: This research aims to examine the paradigm shift from competitive advantage to adaptive advantage in strategic management in the midst of an increasingly dynamic and uncertain business environment. The method used is a qualitative approach through narrative literature review of contemporary strategic management literature. The results show that competitive advantage is relatively static and less responsive to change, while adaptive advantage emphasizes the organization's ability to adapt sustainably through dynamic capabilities and strategic agility. This research proposes a conceptual model that integrates environmental turbulence, dynamic capabilities, and organizational agility. The contribution of this research is to provide a new, more contextual perspective in the development of strategic management in the digital age.   Keywords: adaptive advantage; dynamic capabilities; strategic agility; environmental turbulence; strategic management.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pergeseran paradigma dari keunggulan kompetitif menuju keunggulan adaptif dalam manajemen strategik di tengah lingkungan bisnis yang semakin dinamis dan tidak pasti. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui narrative literature review terhadap literatur manajemen strategik kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif bersifat relatif statis dan kurang responsif terhadap perubahan, sedangkan keunggulan adaptif menekankan kemampuan organisasi dalam beradaptasi secara berkelanjutan melalui dynamic capabilities dan strategic agility. Penelitian ini mengusulkan model konseptual yang mengintegrasikan environmental turbulence, dynamic capabilities, dan organizational agility. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan perspektif baru yang lebih kontekstual dalam pengembangan manajemen strategik di era digital..   Kata kunci: keunggulan adaptif; kemampuan dinamis; kelincahan strategis; turbulensi lingkungan; manajemen strategik

Sabrina (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Rahma Muti’ah (Universitas Labuhanbatu, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Wan Mariatul Kifti (Universitas Royal, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Elly Rahayu (Universitas Royal, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1355 - 1359
[PDF]
514 PERAN PENYULUH PERIKANAN TERHADAP PELAKU USAHA DALAM PEMBENTUKAN KELOMPOK PERIKANAN DI KOTA LUBUKLINGGAU
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the role of fisheries extension workers to business actors in the formation of fisheries groups in Lubuklinggau City. The research method uses a quantitative approach with a Likert scale questionnaire instrument which was distributed to 30 respondents of fisheries business actors. The data was analyzed descriptively to determine the level of role of fisheries extension workers which included four indicators (facilitators, motivators, communicators, and mentors) and the level of fisheries group formation which included three aspects (institutional, administrative and legality, as well as benefits and sustainability). The results of the study show that the role of fisheries extension workers is in a very high category with a total score of 2,913 out of a maximum score of 3,150. The formation of fisheries groups is also in the high category with a total score of 1,295 out of a maximum score of 1,800. There is a positive relationship between the role of fisheries extension workers and the formation of fisheries groups. This study recommends increasing the intensity of mentoring and strengthening the administrative aspects of the group to support the sustainability of fisheries groups in Lubuklinggau City.   Keywords: The Role of Extension Workers, Fisheries Groups, Business Actors, Lubuklinggau   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh perikanan terhadap pelaku usaha dalam pembentukan kelompok perikanan di Kota Lubuklinggau. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner skala Likert yang didistribusikan kepada 30 responden pelaku usaha perikanan. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat peran penyuluh perikanan yang meliputi empat indikator (fasilitator, motivator, komunikator, dan mentor) dan tingkat pembentukan kelompok perikanan yang mencakup tiga aspek (kelembagaan, administrasi dan legalitas, serta manfaat dan keberlanjutan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh perikanan berada dalam kategori yang sangat tinggi dengan total skor 2.913 dari skor maksimal 3.150. Pembentukan kelompok perikanan juga masuk kategori tinggi dengan total skor 1.295 dari skor maksimal 1.800. Ada hubungan positif antara peran penyuluh perikanan dengan pembentukan kelompok perikanan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan intensitas pendampingan dan penguatan aspek administrasi kelompok untuk mendukung keberlanjutan kelompok perikanan di Kota Lubuklinggau.   Kata Kunci: Peran Penyuluh, Kelompok Perikanan, Pelaku Usaha, Lubuklinggau

Heri Wahyudi (Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka); Lis M Yapanto (Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka); Widariani (Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1348 – 1354
[PDF]
515 SISTEM ZAKAT DI NEGARA MAROKO
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the zakat management system in Morocco by comparing it with institutional zakat models in other Muslim countries such as Indonesia and Malaysia. The research uses a literature review method by examining various secondary sources including national and international scientific journals indexed in SINTA, Scopus, and Web of Science, as well as theses and dissertations from university repositories. The study focuses on institutional aspects, collection mechanisms, and zakat distribution along with their implications for poverty alleviation effectiveness. The results show that zakat practices in Morocco are still voluntary and not supported by a centralized institutional system, in contrast to countries such as Indonesia and Malaysia which have established official institutions and more structured management systems. This condition creates challenges in terms of transparency, accountability, and optimization of zakat distribution, thereby limiting its effectiveness in reducing poverty. In contrast, countries with centralized systems tend to have more efficient, coordinated, and measurable management. Therefore, this study recommends the establishment of a national zakat institution in Morocco that can integrate the collection and distribution processes in a professional, transparent, and accountable manner to enhance the role of zakat in social and economic development.   Keywords: Zakat Morocco, Zakat Institution, Transparency, Accountability, Poverty Alleviation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan zakat di Maroko dengan membandingkannya dengan model kelembagaan zakat di beberapa negara Muslim lain seperti Indonesia dan Malaysia. Penelitian menggunakan metode tinjauan pustaka atau literature review dengan mengkaji berbagai sumber sekunder berupa jurnal ilmiah nasional dan internasional yang terindeks SINTA, Scopus, dan Web of Science, serta tesis dan disertasi dari repositori universitas. Fokus kajian terletak pada aspek kelembagaan, mekanisme pengumpulan, serta distribusi zakat dan implikasinya terhadap efektivitas pengentasan kemiskinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik zakat di Maroko masih bersifat sukarela dan belum didukung oleh sistem kelembagaan yang terpusat, berbeda dengan negara seperti Indonesia dan Malaysia yang telah memiliki lembaga resmi dan sistem pengelolaan yang lebih terstruktur. Kondisi ini menyebabkan tantangan dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan optimalisasi distribusi zakat, sehingga efektivitasnya dalam mengurangi kemiskinan belum maksimal. Sebaliknya, negara dengan sistem terpusat cenderung memiliki pengelolaan yang lebih efisien, terkoordinasi, dan terukur. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pembentukan lembaga zakat nasional di Maroko yang mampu mengintegrasikan proses pengumpulan dan distribusi zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan peran zakat dalam pembangunan sosial dan ekonomi.   Kata Kunci: Zakat Maroko, Kelembagaan Zakat, Transparansi, Akuntabilitas, Pengentasan Kemiskinan

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Syukry El Hanif Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1861-1866
[PDF]
516 ANALISIS DAMPAK POTONGAN KOMISI PLATFORM TERHADAP PENDAPATAN PENGEMUDI OJEK ONLINE
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the impact of platform commission deductions on the income of online motorcycle taxi drivers in Indonesia using a descriptive qualitative approach through a literature review of various sources such as scientific journals and official reports. The study focuses on the revenue sharing mechanism between platforms and drivers and its implications for economic welfare. The results show that commission cuts of 15 to 20 percent applied by platforms such as Gojek and Grab have a significant impact on reducing drivers’ net income. This impact is more pronounced during off peak hours and adverse weather conditions that reduce service demand. These conditions affect income stability and the ability of drivers to meet their daily needs. From an Islamic economics perspective high commission deductions are considered not fully aligned with the principle of justice or al adl and may create imbalance in the partnership between platforms and drivers. In addition lack of transparency in income calculation systems remains a frequently reported issue. Therefore this study recommends improving transparency in income reporting establishing minimum fare regulations and providing fair performance based incentives to enhance driver welfare and support more sustainable gig economy policies in Indonesia.   Keywords: Commission Fees, Income, Online Motorcycle Taxi, Gig economy, Islamic Economics Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak potongan komisi platform terhadap pendapatan pengemudi ojek online di Indonesia dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah dan laporan resmi. Fokus penelitian terletak pada mekanisme pembagian hasil antara platform dan pengemudi serta implikasinya terhadap kesejahteraan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potongan komisi sebesar 15% hingga 20% yang diterapkan oleh platform seperti Gojek dan Grab berdampak signifikan terhadap penurunan pendapatan bersih pengemudi. Dampak ini semakin dirasakan pada kondisi tertentu seperti jam sepi dan cuaca buruk yang menyebabkan rendahnya permintaan layanan. Kondisi tersebut berpengaruh pada stabilitas pendapatan serta kemampuan pengemudi dalam memenuhi kebutuhan sehari hari. Dari perspektif ekonomi syariah praktik potongan komisi yang tinggi dinilai belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan (al adl) dan berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan dalam hubungan kerja sama antara platform dan pengemudi. Selain itu kurangnya transparansi dalam sistem perhitungan pendapatan juga menjadi permasalahan yang sering dikeluhkan. Oleh karena itu penelitian ini merekomendasikan peningkatan transparansi laporan pendapatan penetapan regulasi tarif minimum serta pemberian insentif berbasis kinerja yang lebih adil guna meningkatkan kesejahteraan pengemudi dan mendukung kebijakan industri gig economy yang lebih berkelanjutan di Indonesia.   Kata Kunci: Potongan Komisi, Pendapatan, Ojek Online, Gig Economi, Ekonomi Syariah

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Syukry El Hanif Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1855-1860
[PDF]
517 PERAN PROGRAM MAKAN GIZI GRATIS DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the role of the Free Nutritious Meal Program in supporting national food security in Indonesia, which encompasses not only food availability but also access, nutritional quality, and the stability of community consumption. The research employs a descriptive qualitative approach using the Analytic Network Process (ANP) method to identify key factors and determine strategic priorities in program implementation. Data were collected through interviews and questionnaires based on expert judgment, as well as documentation studies from various official sources. The results indicate that the program significantly contributes to improving access to nutritious food, particularly for vulnerable groups, strengthening local food supply chains through increased demand for domestic agricultural products, and promoting the empowerment of farmers and small and medium enterprises. In addition, the program plays an important role in maintaining food consumption stability, reducing the risk of food insecurity, and enhancing community welfare. However, its successful implementation is influenced by several key factors, including government policy consistency, budget availability, the quality of human resources, and the effectiveness of distribution and monitoring systems. Therefore, strong synergy among stakeholders is essential to ensure the sustainability and optimization of the program in supporting national food security in a sustainable manner.   Keywords: Programme MBG, Food Security, Analytic Network Process, Food Supply Chain, MSME Empowerment Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Program Makan Bergizi Gratis dalam mendukung ketahanan pangan nasional di Indonesia, yang tidak hanya mencakup aspek ketersediaan pangan tetapi juga akses, kualitas gizi, dan stabilitas konsumsi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analytic Network Process (ANP) untuk mengidentifikasi faktor kunci serta menentukan prioritas strategi dalam implementasi program. Data diperoleh melalui wawancara dan kuesioner berbasis expert judgement serta studi dokumentasi dari berbagai sumber resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berkontribusi signifikan dalam meningkatkan akses terhadap pangan bergizi, khususnya bagi kelompok rentan, memperkuat rantai pasok pangan lokal melalui peningkatan permintaan produk domestik, serta mendorong pemberdayaan petani dan pelaku UMKM. Selain itu, program ini juga berperan dalam menjaga stabilitas konsumsi pangan, mengurangi risiko kerawanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh beberapa faktor utama seperti kebijakan pemerintah, ketersediaan anggaran, kualitas sumber daya manusia, serta efektivitas sistem distribusi dan pengawasan, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi program dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.   Kata Kunci: Program MBG, Ketahanan Pangan, Analytic Network Process, Rantai Pasok Pangan, Pemberdayaan UMKM

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Riski Sahyuri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1848-1854
[PDF]
518 MANAJEMEN ZAKAT DI YORDANIA: SISTEM, KELEMBAGAAN, DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to comprehensively analyze zakat management in Jordan by highlighting the institutional system, management mechanisms, and its impact on socio-economic conditions. The research adopts a qualitative approach using a literature review method based on secondary sources such as scientific journals, official reports, and academic literature. The findings indicate that zakat management in Jordan is semi-formal, as it operates within a government regulatory framework but is not fully mandatory, making its implementation largely dependent on individual awareness. Institutionally, zakat is managed by a national body in collaboration with local committees, creating synergy between the government and the community in the collection and distribution processes. In practice, zakat is not only distributed in a consumptive form to meet basic needs but is also developed through productive programs such as microfinance and skills training to enhance the economic independence of beneficiaries. This management has contributed to poverty reduction and improved social welfare, although it is not yet optimal. This is due to the underutilized potential of zakat collection and the distribution still being dominated by consumptive assistance. Therefore, stronger regulations, improved transparency, and innovative empowerment-based programs are needed to optimize the role of zakat as a social welfare instrument in Jordan.   Keywords: Zakat Management, Jordan, Institutional System, Social Impact, Poverty Reduction   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif manajemen zakat di Yordania dengan menyoroti sistem kelembagaan, mekanisme pengelolaan, serta dampaknya terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, laporan resmi, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di Yordania bersifat semi formal karena berada dalam kerangka regulasi pemerintah namun tidak sepenuhnya bersifat wajib, sehingga pelaksanaannya masih bergantung pada kesadaran individu. Secara kelembagaan, zakat dikelola oleh lembaga nasional yang bekerja sama dengan komite lokal, menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam penghimpunan dan pendistribusian. Dalam implementasinya, zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk konsumtif untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga dikembangkan melalui program produktif seperti pembiayaan usaha mikro dan pelatihan keterampilan guna meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik. Pengelolaan zakat ini terbukti berkontribusi terhadap penurunan tingkat kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, meskipun belum optimal. Hal ini disebabkan oleh potensi penghimpunan zakat yang belum dimaksimalkan serta distribusi yang masih didominasi bantuan konsumtif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan transparansi, serta inovasi program berbasis pemberdayaan ekonomi agar zakat dapat berfungsi lebih optimal sebagai instrumen kesejahteraan sosial di Yordania.   Kata Kunci: Manajemen Zakat, Yordania, Sistem Kelembagaan, Dampak Ssosial, Pengetasan Kemiskinan

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Riski Sahyuri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1812-1817
[PDF]
519 PERAN OLIGARKI DALAM PROYEK PANTAI INDAH INDAH KAPUK 2 (PIK 2) DAN KERUGIAN YANG DIALAMI NEGARA INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: This study examines the role of oligarchy in the Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) project and the economic impacts arising from the mismatch between policy and its implementation in practice. PIK 2 is a large scale urban development project designed to increase regional revenue through property taxes and development contributions. However the planning and permitting processes are dominated by oligarchic networks that control a significant portion of the land and receive special permits as well as subsidized financing. The study finds that land rezoning increases market value in an artificial manner. Most of the gains are transferred to oligarchic landowners through low royalty mechanisms. In addition fiscal subsidies in the form of soft loans increase the fiscal burden on the state. By analyzing financing mechanisms rezoning practices and the resulting fiscal losses this study highlights the inconsistency between policy rhetoric on transparency and sustainability and the realities in practice. This condition leads to economic losses for the state and social impacts on surrounding communities. The study also provides policy recommendations to improve the management of PPP projects in Indonesia. These recommendations include reforming royalty mechanisms and implementing higher land value taxation.   Keywords: Oligarchy, Pantai Indah Kapuk 2, Fiscal Losses, Social and Economic Impacts, Infrastructure Projects Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran oligarki dalam proyek Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) serta dampak ekonomi yang timbul akibat ketidaksesuaian antara kebijakan dan praktik di lapangan. PIK 2 merupakan proyek pengembangan kawasan perkotaan berskala besar yang dirancang untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak properti dan kontribusi pembangunan. Namun proses perencanaan dan perizinan proyek ini didominasi oleh jaringan oligarki yang menguasai sebagian besar lahan serta memperoleh izin khusus dan pembiayaan bersubsidi. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa rezoning lahan meningkatkan nilai pasar tanah secara artifisial. Sebagian besar keuntungan tersebut dialihkan kepada pemilik oligarki melalui mekanisme royalti yang rendah. Selain itu subsidi fiskal dalam bentuk pinjaman lunak turut memperbesar beban fiskal negara. Melalui analisis terhadap mekanisme pembiayaan rezoning serta kerugian fiskal yang timbul penelitian ini menyoroti adanya ketidaksesuaian antara retorika kebijakan mengenai transparansi dan keberlanjutan dengan realitas di lapangan. Kondisi ini mengakibatkan kerugian ekonomi bagi negara serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperbaiki pengelolaan proyek PPP di Indonesia. Rekomendasi tersebut mencakup reformasi mekanisme royalti dan penerapan pajak nilai tanah yang lebih tinggi.   Kata Kunci: Dampak Sosial dan Ekonomi, Kerugian Fiskal, Oligarki, Pantai Indah Kapuk 2, Proyek Infrastruktur

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Muhammad Hanafi Kadir (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1806-1811
[PDF]
520 ZAKAT SEBAGAI INSTRUMEN REDISTRIBUSI EKONOMI DI NEGARA KUWAIT: STRUKTUR, KEPATUHAN, DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI
Lihat Abstrak

Abstract: The role of zakat as an instrument of economic redistribution in Kuwait is examined with a focus on institutional structure, compliance levels, and socio-economic impacts. Despite the country’s high income from oil exports, income inequality remains a concern, as reflected in a Gini coefficient of 0.38 in 2022. The enactment of the Zakat Law in 2020 led to the establishment of the Kuwait Zakat Authority (KZA)  and the introduction of key reforms, including mandatory corporate zakat, an integrated digital platform, and the allocation of funds for healthcare, education, and food assistance. However, compliance with zakat obligations remains relatively low, particularly among corporations. Economic, socio-cultural, and institutional factors are identified as the main determinants of zakat compliance. Zakat has contributed to improving access to healthcare and education services, yet its impact on poverty reduction at the macro level remains limited. Based on these findings, several recommendations are proposed, including enhancing transparency, providing fiscal incentives for compliant entities, and integrating zakat and tax data systems to improve the overall efficiency and effectiveness of zakat management.   Keywords: Zakat, Kuwait, Islamic Economics, Economic Diversification, Zakat Policy Abstrak: Penelitian ini membahas peran zakat sebagai instrumen redistribusi ekonomi di negara Kuwait dengan fokus pada struktur kelembagaan tingkat kepatuhan dan dampak sosial ekonomi. Meskipun Kuwait memiliki pendapatan tinggi dari ekspor minyak, ketimpangan pendapatan masih menjadi perhatian, hal ini ditunjukkan pada hasil coefficient gini sebesar 0,38 pada tahun 2022. Zakat sebagai kewajiban dalam Islam memiliki potensi sebagai alat efektif untuk mengurangi ketimpangan. Sejak disahkannya Undang-Undang Zakat pada tahun 2020 yang membentuk Kuwait Zakat Authority (KZA)  negara ini memperkenalkan kebijakan baru seperti wajib zakat korporat platform digital terpadu dan alokasi dana untuk sektor kesehatan, pendidikan, serta bantuan pangan. Namun, kepatuhan terhadap kewajiban zakat masih rendah terutama di sektor korporat. Penelitian ini berfokus pada tiga faktor utama yang mempengaruhi kepatuhan zakat yaitu faktor ekonomi, sosial-budaya, dan institusional. Penelitian ini juga menganalisis kontribusi zakat terhadap pengurangan kemiskinan dan pembiayaan program sosial yang mendukung visi 2035 Kuwait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat mampu meningkatkan akses layanan kesehatan dan pendidikan tetapi dampaknya terhadap pengentasan kemiskinan secara makro masih terbatas. Dari hasil analisis penelitian ini merekomendasikan peningkatan transparansi pemberian insentif fiskal bagi perusahaan yang patuh serta integrasi data antara sistem zakat dan pajak untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas program zakat.   Kata Kunci: Zakat, Kuwait, Ekonomi Islam, Diversifikasi Ekonomi, Kebijakan Zakat

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Muhammad Hanafi Kadir (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1800-1805
[PDF]

Jurnal yang Kami Kelola

Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.

SINTA 4

Journal of Science and Social Research

Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.

ISSN 2615-4307 (Print) ISSN 2615-3262 (Online)

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat

Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).

ISSN 2776-7647

Jurnal Pena Edukasi

Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.

ISSN 2407-0769 (Print) ISSN 2549-4694 (Online)
SINTA 6

Jurnal TEKNISI

Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).

E-ISSN 2775-0965

Jurnal Global Edukasi

Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.

ISSN 2597-873X (Print) ISSN 2614-5588 (Online)

Keunggulan Portal Kami

Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.

Open Access

Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.

Peer Review

Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

Terakreditasi

Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.

Terindeks Luas

Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.

Proses Cepat

Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.

Lisensi CC

Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.

Tertarik Mempublikasikan Riset Anda?

Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.

Terindeks & Diakui Oleh
BRIN GARUDA OneSearch Scilit BASE Dimensions Anjani
Pesan notifikasi