Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 2621 |
Pelatihan Penyusunan Soal Penguasaan Kosakata Dalam Pembelajaran Sastra Untuk Tim MGMP Bahasa Indonesia Tingkat Sma Se-Pekanbaru
Lihat AbstrakAbstract: Vocabulary is an important thing that must be possessed by a student in Indonesian language lessons, including literature lessons. To measure the extent to which the students' vocabulary mastery, the teacher needs to test the students. Before doing the test, of course, the teacher needs questions in measuring students' vocabulary mastery. The phenomenon found in the field is that teachers pay less attention to indicators in making literary questions. This causes the questions made to be not in accordance with the student's abilities so that the expected results are not achieved properly. The teacher's lack of skill in making literary questions, especially about vocabulary mastery, is caused by several factors. One of the factors is the lack of upgrading and training provided to teachers. The purpose of this PkM activity is to provide understanding to teachers in preparing vocabulary mastery questions in learning literature. There are several conclusions that can be drawn after carrying out this community service activity. First, the participants of the PkM activity (the teachers of the MGMP team at the high school level throughout Pekanbaru) were very enthusiastic about participating in this training. Second, after conducting training and discussions with teachers, four indicators were obtained in the preparation of vocabulary questions derived from theories related to vocabulary. Third, after obtaining several indicators, a vocabulary mastery question is drawn up which is also derived directly from the indicators that have been mutually agreed upon.Keywords: indicators; literature learning; vocabulary  Abstrak: Kosakata merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh seorang siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia tidak terkecuali dalam pelajaran sastra. Untuk mengukur sejauh mana penguasaan kosakata siswa guru perlu melakukan tes terhadap siswa. Sebelum melakukan tes tentunya guru memerlukan soal dalam mengukur penguasaan kosakata siswa. Fenomena yang ditemukan di lapangan adalah guru kurang memperhatikan indikator dalam pembuatan soal  sastra. Hal tersebut menyebabkan soal yang dibuat tidak sesuai dengan kemampuan siswa sehingga hasil yang diharapkan tidak tercapai dengan baik. Kurang terampilnya guru dalam membuat soal sastra khususnya soal penguasaan kosakata ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktornya adalah kurangnya penataran dan pelatihan yang diberikan kepada guru. Tujuan Kegiatan PkM ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada guru dalam melakukan penyusunan soal penguasaan kosakata dalam pembelajaran sastra. Ada beberapa simpulan yang dapat diambil setelah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Pertama, peserta kegiatan PkM (guru-guru tim MGMP tingkat SMA se Pekanbaru) sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Kedua, setelah dilakukan pelatihan dan diskusi dengan guru-guru diperolelah empat indikator dalam penyusunan soal kosakata yang diturunkan dari teori yang berhubungan dengan kosakata. Ketiga, Setelah mendapat beberapa indikator disusunlah soal penguasaan kosakata yang juga diturunkan langsung dari indikator yang sudah disepakati bersama.Kata kunci: indicator; kosakata; pembelajaran sastra |
Rika Ningsih (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Riau); Fatmawati Fatmawati (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Riau); Noni Andriyani (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Riau); Erni Erni (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Riau); Alber Alber (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Riau) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 201 - 208 [PDF] |
| 2622 |
Pelatihan Penyusunan Rubrik Penilaian Keterampilan Menulis Puisi Untuk Tim MGMP Bahasa Indonesia Tingkat SMA Se-Pekanbaru
Lihat AbstrakAbstract: The assessment position in the design of learning implementation is part of three main components, namely learning objectives, learning activities, and assessment of learning outcomes. The phenomenon that occurs is that not all teachers make appropriate assessments regarding students' poetry writing skills. Several cases indicated that teachers did not assess students' poetry using appropriate indicators. Therefore, the PkM team assumes that there is a need for training in the creation of a poetry writing skill assessment rubric for the Indonesian Language MGMP team at the high school level in Pekanbaru. This PkM activity aims to provide teachers with an understanding of how to compose a rubric for assessing poetry writing skills. After mentoring, it was concluded that the assessment of poetry writing skills could be done by paying attention to the skills to form two structures that build poetry. The two skills are: (1) the skill to form the physical structure of poetry which includes the ability to use diction, the ability to imagine, the ability to use figure of speech, the ability to use rhyme and the ability to use typography; (2) skills in forming the inner structure of poetry which include skills in expressing themes and skills in expressing messages. The two skills above can be derived in the form of a poetry writing skill assessment rubric that can be used by teachers in assessing poetry written by students. The amount of weight for each indicator varies depending on the level of difficulty of each.     Keywords: poetry writing skills; inner structure; physical structureAbstrak: Kedudukan penilaian dalam desain penyelenggaraan pembelajaran adalah sebagai bagian dari tiga komponen pokok, yaitu tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran. Fenomena yang terjadi adalah tidak semua guru melakukan penilaian yang tepat terkait keterampilan menulis puisi siswa. Beberapa kasus mengindikasikan bahwa guru tidak menilai puisi siswa dengan menggunakan indikator yang tepat. Oleh karena itu, tim PkM berasumsi bahwa perlu diadakan pelatihan pembuatan rubrik penilaian keterampilan menulis puisi untuk tim MGMP Bahasa Indonesia tingkat SMA se-Pekanbaru. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru bagaimana cara menyusun rubrik penilaian keterampilan menulis puisi. Setelah dilakukan pendampingan, diperoleh simpulan bahwa penilaian keterampilan menulis puisi dapat dilakukan dengan memperhatikan keterampilan membentuk dua struktur yang membangun puisi. Kedua keterampilan itu adalah: (1) keterampilan membentuk struktur fisik puisi yang meliputi kemampuan menggunakan diksi, kemampuan dalam pengimajian, kemampuan menggunakan majas, kemampuan menggunakan rima dan kemampuan menggunakan tipografi; (2) keterampilan membentuk struktur batin puisi yang meliputi keterampilan mengungkapkan tema dan keterampilan mengungkapkan amanat. Dua keterampilan di atas dapat diturunkan dalam bentuk rubrik penilaian keterampilan menulis puisi yang bisa digunakan oleh para guru dalam menilai puisi yang ditulis oleh siswa. Besaran bobot untuk tiap-tiap indikator bervariasi tergantung pada tingkat kesulitan masing-masing.Kata kunci: keterampilan menulis puisi; struktur batin; struktur fisik |
Fatmawati Fatmawati (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Riau); Rika Ningsih (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Riau); Noni Andriyani; Desi Sukenti; Sudirman Shomary |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 195 - 200 [PDF] |
| 2623 |
Pelatihan Pembuatan Pengaman Pintu Ruko dengan Kendali Android di CV Rifanta Tanjungbalai
Lihat AbstrakAbstrack : CV Rifanta is a computer shop located on Jalan Anwar Idris, Datuk Bandar District, Tanjungbalai City. CV Rifanta currently has many customers, so many computer parts, laptops and printing machines are classified as objects that are still the target of theft by unknown persons. Based on this, the service carried out discusses the application of doors with an android control system, using the output of the door lock solenoid. The test results found that when the door lock solenoid is placed at the top, middle and bottom of the shop door, and is given an external voltage using a 5 VDC / 2A adapter, all solenoids are active or on when voltage is applied, and off when no voltage is applied. In addition, the remote control uses the HC-05 interface, so that when RX data is sent by TX via android with a distance of 10 meters, the data can still be read by the interface and android, as evidenced by the active output and serial display of the IDE monitor. Keywords : Door Guard; Selonoid Doorlock: CV Rifanta                           Abstrak : CV Rifanta merupakan salah satu toko komputer yang berada di Jalan Anwar Idris, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. CV Rifanta saat ini memiliki banyak pelanggan sehingga banyak sperpart komputer, laptop dan mesin print yang tergolong kedalam benda yang masih jadi sasaran pencurian oleh oknum tidak dikenal. Berdasarkan hal tersebut, Pengabdian yang dilakukan membahas tentang pengaplikasian pintu dengan sistem kendali android, menggunakan output dari solenoid door lock. Hasil pengujian mendapati bahwa ketika solenoid door lock diletakan dibagian, atas, tengah dan bawah pintu ruko, dan diberi tegangan eksternal menggunakan adaptor 5 VDC / 2A  seluruh solenoid aktif atau on ketika diberi tegangan, dan off ketika tidak diberi tegangan. Selain itu kendali jarak jauh menggunakan interface HC-05, sehingga ketika data RX dikirimkan TX melalui android dengan jarak 10 meter, maka data masih bisa dibaca oleh interface dan android, dibuktikan dengan output yang aktif serta tampilan serial monitor IDE. Kata Kunci : Pengaman Pintu; Selonoid Doorlock; CV Rifanta |
Ricki Ananda (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Muhammad Amin (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 141 - 146 [PDF] |
| 2624 |
Pelatihan Microsoft Power Point untuk Siswa SD
Lihat AbstrakAbstarct: The need for increasing knowledge and insight at an early age aims to prepare students to face global competition. For example, in terms of work, students who already have qualified skills in the future can be quickly recruited by companies or organizations that need human resources. Then it is necessary to hold Microsoft power point training Keywords: Training; Microsoft powerPoint  Abstrak : Perlunya peningkatan pengetahuan dan wawasan pada usia yang masih dini bertujuan untuk mempersiapkan diri siswa dalam menghadapi persaingan secara global. Misalnya dalam hal pekerjaan, siswa yang sudah memiliki skill yang mumpuni dimasa yang akan datang dapat dengan cepat direkrut oleh perusahaan atau organisasi yang membutuhkan SDM.Maka perlu diadakan pelatihan Microsoft power point Kata Kunci : Pelatihan; Microsoft powerPoint |
Juna Eska (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Hidayatullah Hidayatullah (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Hambali Hambali (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 134 - 140 [PDF] |
| 2625 |
SOCIAL MEDIA INTELLIGENCE PREVENTING OBESITY YOUTH INFORMATION IN THE GENERATION
Lihat AbstrakKegiatan kampanye ini merupakan tanggapan dari kelompok mahasiswa terhadap teknologi khususnya media sosial dalam menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Oleh karena itu kami mengadakan kampanye “Smart Media Sosial Cegah Obesitas Informasi†dengan tujuan untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada peserta kampanye agar berhati-hati dalam menyebarkan dan menyikapi segala berita dan informasi menggunakan media sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara langsung kepada informan. Metode penyampaian materi adalah teknik ceramah, tanya jawab, dan diskusi. sebagian besar generasi muda sudah bijak dalam menggunakan media sosial. Namun, sikap ini tidak menyeluruh.Media sosial memiliki sisi yang bermanfaat bagi masyarakat jika dimanfaatkan dengan baik dari segi ekonomi hingga ilmu pengetahuan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada proses penelitian sehingga berdampak pada penyebaran kampanye yang kurang optimal. |
Kharisma Putri Setiya Wardhany (Universitas Airlangga); Adrian Cetra Handita (Universitas Airlangga); Santika Aprylia Aprylia (Universitas Airlangga); Nafla Nur Aisyah (Universitas Airlangga); Moses Glorino Rumambo Pandin (Universitas Airlangga) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 1 (2022) |
Hal: 92-100 [PDF] |
| 2626 |
Penyuluhan Budidaya Tanaman Porang (Amorphophallus muelleri) Di Desa Sambirejo Dusun II Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat
Lihat AbstrakAbstract: Community service activities aim to make the community aware of the cultiva-tion of the porang plant and also the benefits of the porang plant (Amorphophallus muelleri). Based on the problems presented, there is a lack of public understanding about the benefits of porang plants and porang cultivation. With the cultivation of the porang plant (Amorphophallus muelleri) it can increase the knowledge of the community in Sam-birejo Village, dusun II, Binjai District, Langkat Regency. can solve these existing prob-lems, then this activity will be carried out in the form of transfer of knowledge such as discussions, assistance on the cultivation of porang plants (Amorphophallus muelleri), training and practice. increasing knowledge about the cultivation of porang plants (Amor-phophallus muelleri) and their benefits, creating a form of synergistic cooperation between universities and the community in the form of community service.Keywords: extension; porang plant benefits; porang plant cultivation Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan agar masyarakat mengetahui budidaya tanaman porang dan juga manfaat dari tanaman porang (Amorphophallus muelleri). Berdasarkan permasalahan yang disampaikan adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang manfaat tanaman porang dan budidaya tanaman porang. Dengan adanya budidaya tanaman porang (Amorphophallus muelleri) ini dapat menambah pengelahuan masyarakat di desa Sambirejo dusun II decamatan Binjai Kabupaten Langkat. dapat memecahkan masalah yang ada tersebut, maka kegiatan ini akan dilakukan dalam bentuk yaitu Transfer pengelahuan seperti diskusi, Pedampimngan tentang budidaya tanaman porang (Amorphophallus muelleri), Pelatihan dan praktek Melalui pengabdian ini diharapkan tujuan dan target yang ingin dicapai pada kegiatan ini seperti: masyarakat dapat menambah ilmu pengetahuan tentang budidaya tanaman porang (Amorphophallus muelleri) beserta manfaatnya, terciptanya bentuk kerja sama yang sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat dalam bentuk pengabdian masyarakat.Kata kunci : budidaya tanaman porang; manfaat tanaman porang; penyuluhan |
Refnizuida Refnizuida (Universitas Pembangunan Panca Budi); Rosmaria Girsang (Universitas Pembangunan Panca Budi); Meriksa Sembiring (Universitas Pembangunan Panca Budi); Devi Andriani Luta (Universitas Pembangunan Panca Budi) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 128 - 133 [PDF] |
| 2627 |
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Anak Berbicara Kasar dan Cara Mengatasinya (Studi Pada Anak Desa Tanjung Gusta,Kecamatan Sunggal)
Lihat AbstrakAbstract: At this time, we often find a group of children playing with their friends fighting emotionally to say rude words, even without anything special that bothers them, they often say harsh words. A group of children often say rude words usually due to their association with playmates, one friend who often says rude will make other friends follow and as a result they also often speak rudely. Many people and the parents of the group of children heard the children say harsh words, the parents and the community only took action to scold, yell, forbid and even hit their children. Some things to consider if you want to deal with children when they say rude; (1) Remain calm and explain to the child the meaning of the word; (2) Give examples of good words to say; (3) Enrich children's vocabulary so that many good words can be used; (4) Limit the use of gadgets; (5) Apply punishment; (6) Do not hesitate to praise and give appreciation; The approach method used to overcome this is the GroupWork method from Zastrow: (1) intake; (2) assessment and intervention planning; (3) group selection; (4) group development; (5) evaluation and termination. These methods and methods encourage children not to speak harshly.      Keywords: children; rough words; how to cope.Abstrak: Pada masa sekarang, kita sering menemukan sekumpulan anak yang sedang bermain bersama teman temannya beradu emosi mengeluarkan kata kasar, bahkan tanpa ada hal khusus yang mengganggu mereka sering kali mengucapkan kata kasar. Sekumpulan anak sering berkata kasar biasanya akibat pergaulannya dengan teman bermain, salah satu teman yang sering berkata kasar akan membuat teman temannya yang lain mengikuti dan akibatnya mereka juga menjadi sering berkata kasar. Banyak masyarakat dan orang tua dari sekumpulan anak tersebut  mendengar anak mengatakan kata kasar, para orang tua dan masyarakat hanya melakukan tindakan memarahi, membentak, melarang bahkan sampai ada yang memukul anak anaknya. Beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin mengatasi anak-anak ketika berkata kasar; (1)Tetap tenang dan beri penjelasan kepada anak tentang arti kata tersebut; (2)Berikan contoh kata yang baik untuk di ucapkan; (3)Perkaya Kosakata anak sehingga banyak kata baik yang bisa di gunakan; (4)Batasi penggunaan gadget; (5)Terapkan hukuman; (6)Jangan ragu untuk memuji dan memberi penghargan; metode pendekatan yang digunakan untuk mengatasinya yaitu metode GrupWork dari zastrow: (1)intake;(2)asessment dan perencanaan intervensi;(3) penyeleksian kelompok;(4)pengembangan kelompok;(5) evaluasi dan terminasi. Dari cara dan metode tersebut mendorong anak-anak untuk tidak berkata kasar.Kata kunci: anak; berkata kasar; grupwork. |
Husni Tamrin (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UniversitasSumateraUtara); Sheyla Ramadhina (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UniversitasSumateraUtara) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 147 - 152 [PDF] |
| 2628 |
Penyuluhan Dampak Penggunaan Game Online kepada Siswa SMA Negeri 1 Buntu Pane
Lihat AbstrakAbstract: The internet is one example of the results of current technological developments and advances, the internet provides many forgiveness and convenience for us, with the internet information is easier for us to get. Online games are one type of game that utilizes devices connected to the internet network as a medium. The existence of online games today, becomes a new challenge for students, this is because at this time is a period of child development. the development of learning motivation becomes a new challenge for teenagers and children as students as students. Various games that attract students so that it has an impact on their social activities and school achievement. Changes in behavior in adolescents who are addicted to mobile games may not be felt by the students themselves, but can be felt by others in their environment, especially parents and teachers. The purpose of this service is to increase the knowledge of SMA Negeri 1 Buntu Pane students regarding the impact of online game addiction behavior on adolescent health. The method used is interactive lectures and questions and answers about counseling the impact of addiction to playing online games. there is an increase in the knowledge of SMA Negeri 1 Buntu Pane students about the negative impact of online games on health.Keywords: Counseling; Game online; Health Abstrak: Internet merupakan salah satu contoh hasil dari perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini, internet banyak memberikan maafaat dan kemudahan bagi kita, dengan internet informasi lebih mudah kita dapatkan. Game online adalah salah satu jenis permainan yang memanfaatkan perangkat yang terkoneksi jaringan internet sebagai medianya. Adanya game online saat ini, menjadi suatu tantangan baru bagi para pelajar, hal ini dikarenakan pada masa ini adalah masa perkembangan anak. pembangunan motivasi belajar menjadi suatu tantangan baru bagi remaja dan anak-anak selaku siswa-siswi sebagai peserta didik. Beragam game yang menarik para siswa sehingga berdampak terhadap aktifitas pergaulannya dan prestasi sekolah mereka. Perubahan perilaku pada remaja yang mengalami kecanduan game mobile mungkin tidak dirasakan oleh siswa itu sendiri, tetapi dapat dirasakan oleh orang lain dilingkungan mereka khususnya orang tua dan guru. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Buntu Pane mengenai dampak perilaku kecanduan game online terhadap kesehatan remaja. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan tanya jawab tentang penyuluhan dampak kecanduan bermain game online. adanya peningkatan pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Buntu Pane tentang dampak negatif game online bagi kesehatan.Kata kunci: Game Online; Kesehatan; Penyuluhan |
Zulfan Efendi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Tika Christy (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Febby Madonna Yuma (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 122 - 127 [PDF] |
| 2629 |
Pelatihan Pembelajaran Berbasis Game Untuk Guru-Guru SD Islam Plus YLPI Pekanbaru
Lihat AbstrakAbstract: Online learning tendencies for elementary students are not effective as expected. A lot of students feel under pressure while learning online. Meanwhile, learning should be fun for their age. To overcome that condition, the teacher should use various interactive media to motivate them in the learning to achieve the learning objectives. In this case, PkM team offers a solution which designing teaching media-based gamification through Kahoot. This media can increase the learning dynamic which can be accessed autonomously or operated by the teacher through video conferences such as Zoom or Google Meet. The features are easy to be operated and innovative so the students can enjoy their learning process by achieving the lesson unrealized. The result of this workshop is effective to improve the teachers’ digital literacy by considering their capability in creating and using Kahoot for the teaching and learning process. It can be seen from their online quiz simulation by utilizing Kahoot.Keywords: gamification; kahoot; learning mediaAbstrak: Kecenderungan belajar secara daring untuk anak-anak sekolah dasar tidak berjalan efektif seperti yang diharapkan. Banyak anak-anak yang merasa terbebani dengan belajar online. Padahal seharusnya belajar haruslah menjadi hal yang menyenangkan bagi mereka pada usianya. Untuk menyikapi hal ini, guru hendaknya menggunakan media ajar yang bervariasi dan tidak  monoton untuk meningkatkan motivasi belajar siswa lagi agar tujuan pembelajaran tercapai. Salah satu solusi yang ditawarkan tim PkM adalah media ajar berbasis game   yakni Kahoot. Media ajar ini dapat meningkatkan dinamika pembelajaran yang dapat diakses secara mandiri oleh siswanya maupun dipandu langsung oleh gurunya melalui platform video conference seperti Zoom atau Google Meet. Fitur-fitur yang ringan dan innovative membuat siswa secara tidak sadar mendapatkan ilmu melalui bermain Kahoot tersebut. Hasil kegiatan pelatihan ini dapat dirasakan sangat bermanfaat dilihat dari perubahan literasi guru yang menjadi lebih kreatif dan piawai dalam mendisain pembelajaran yang menyenangkan dengan menggunakan Kahoot. Hal ini dapat dilihat dari hasil quiz berbasis Kahoot yang telah dibuat dan disimulasikan selama pelatihan sebagai hasil pendampingan tim PkM.Kata kunci: gamifikasi; kahoot; learning media |
arimuliani ahmad (Universitas Islam Riau); fauzul etfita (Universitas Islam Riau); Estika Satriani (Universitas Islam Riau) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 153 - 158 [PDF] |
| 2630 |
Implications of Social Interaction in Pandemic Period for the Millennial Generation
Lihat AbstrakWe created the context of this research by looking at the many problems that exist that the Covid 19 virus has a huge impact on social interaction. Therefore, our team conducted research on changing social interactions in society with the aim of knowing that changes in social interactions that occurred during this pandemic would have a good or bad impact. Later in this study, there will be several questions regarding the views of a student about social interaction in Indonesia during the Covid 19 pandemic. The questions contain (1) Will interacting through virtual media be more effective than direct interaction? (2) Has social interaction during the pandemic changed in a negative direction?, and there are several questions that contain the negative and positive impacts of changes in social interaction during the pandemic. Later this research will use a quantitative approach method by collecting some data through a questionnaire on the google form that has been created. After that, the result will be that social interaction during a pandemic like now has changed in a positive direction. We recommend research to the general public and students. The limitation in this study is that our team only used responses via questionnaires from students of the Faculty of Economics and Business, Airlangga University batch 2021. |
Aulia Bethari Prasiwi (Faculty of Humanities, University of Airlangga in Surabaya, Indonesia); Riska Yuni Pramudita (Faculty of Humanities, University of Airlangga in Surabaya, Indonesia); Putri Almaidah (Faculty of Humanities, University of Airlangga in Surabaya, Indonesia); Moses Glorino Rumambo Pandin (Faculty of Humanities, University of Airlangga in Surabaya, Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 1 (2022) |
Hal: 76-84 [PDF] |
| 2631 |
Teknik Bilingual Berbantuan Media Augmented Reality untuk Pengajaran Tahapan Solat bagi Tutor An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten
Lihat AbstrakAbstract: An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten is an Islamic-based school and uses a bilingual instruction technique. One of the materials listed in the school curriculum is prayer. Prayer is carried out once a week in the mosque to learn the stages of prayer directly. However, during the COVID-19 pandemic, students could only study and pray at school. Responding to this, the community service team provided a solution by providing teaching materials for the stages of prayer through Bilingual Techniques assisted by Augmented Reality media for An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten Tutors. Activities are carried out directly through strict health protocols. Submission of material is done by direct practice method involving preschool and kindergarten students. According to the time specified, the activity ran smoothly and received good attention and a positive response from tutors and students. Students are directly directed by the tutor to follow the prayer stages by praying in the congregation at school.   Keywords: augmented reality; bilingual; media; technique; prayer stagesAbstrak: An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten adalah sekolah berbasis islam dan menggunakan bahasa pengantar yang menggunakan teknik bilingual. Salah satu materi yang tercantum pada kurikulum di sekolah adalah pembelajaran solat. Pembelajaran solat dilakukan satu minggu sekali di masjid agar peserta didik dapat langsung mempelajari tahapan solat. Namun, selama pandemik COVID-19, Peserta didik hanya dapat mempelajari dan melaksanakan solat di sekolah saja. Merespon hal tersebut, tim pengabdian masyarakat memberikan solusi dengan memberikan materi Pengajaran tahapan solat melalui Teknik Bilingual berbantuan media Augmented Reality bagi Tutor An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten. Kegiatan dilaksakan secara langsung melalui protokol kesehatan yang ketat. Penyampaian materi dilakukan dengan metode praktek langsung dengan melibatkan peserta didik yang terdiri dari peserta didik preschool dan kindergarten. Kegiatan berjalan dengan lancar, sesuai dengan waktu yang ditentukan serta mendapat perhatian yang baik serta respon yang positif dari tutor maupun peserta didik. Peserta didik langsung diarahkan oleh tutor mengikuti tahapan solat dengan melakukan solat berjamaah di sekolah.  Kata kunci: augmented reality; bilingual; media; teknik; tahapan solat |
Sri Wahyuni (Universitas Islam Riau); Fauzul Etfita (Universitas Islam Riau); Estika Satriani (Universitas Islam Riau); Asnawi Asnawi (Universitas Islam Riau) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 116 - 121 [PDF] |
| 2632 |
Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Di SMK Tamansiswa Sukadamai
Lihat AbstrakPerkembangan teknologi di dunia ini yang sangat pesat sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan. Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan Hasil kegiatan PKM ini secara garis besar mencakup beberapa komponen antara lain : tercapai tujuan pelatihan, tercapai target materi yang telah direncanakan, dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi. Perkembangan teknologi pembelajaran telah menjanjikan potensi besar dalam merubah cara seseorang untuk belajar, untuk memperoleh informasi, menyesuaikan informasi dan sebagainnya. Pembelajaran berbasisi ICT juga menyediakan peluang bagi pendidik untuk mengembangkan teknik  pembelajaran sehingga menghasilkan hasil yang maksimal. Tamansiswa Sukadamai merupakan salah satu sekolah yang sangat memperhatikan cara mengajar para gurunya. Dan sebagai salah satu cara mengajar yang efektif adalah menggunakan media pembelajaran berbasis komputer. Hasil kegiatan yang telah dilakukan kepada para guru SMK Taman Siswa Asahan tersebut dapat telah dirasakan sangat bermanfaat. Hal ini berdasarkan hasil pelatihan yang telah selesai dikerjakan oleh guru berdasarkan arahan dan bimbingan dari para pemateri. |
Mustika Fitri Larasati Sibuea (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Muhammad Ardiansyah Sembiring (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 111 - 115 [PDF] |
| 2633 |
SISTEM MONITORING AGENDA KEGIATAN INTERNAL KAMPUS PADA STMIK DHARMA WACANA
Lihat Abstrak Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Dharma Wacana merupakan Perguruan Tinggi swasta yang berlokasi di Jalan Kenanga No.3 Mulyojati 16c Kecamatan Metro Barat Kota Metro Provinsi Lampung. Penyaluran informasi kegiatan internal yang berjalan di STMIK Dharma Wacana saat ini masih sebatas informasi pada unit kerja penyelenggara acara atau panitia kegiatan saja, sehingga informasi kegiatan tersebut belum diketahui oleh pegawai pada unit kerja lain. Tujuan dari riset ini ialah merancang serta membangun sistem untuk memantau agenda kegiatan di lingkungan internal kampus. Pengumpulan informasi berupa pengamatan, wawancara, serta tinjauan pustaka dilakukan demi mendapat data yang dibutuhkan agar tujuan penelitian dapat dicapai. Dalam pengembangan sistem, penulis menggunakan pemodelan prototype, serta perancangan sistem memakai Unified Modelling Languange (UML). Berdasarkan hasil riset ini, kesimpulan yang bisa diperoleh yaitu, sistem ini memberikan informasi agenda aktivitas yang diselenggarakan oleh unit- unit kerja di lingkungan internal kampus. Sistem juga bermanfaat untuk memonitoring agenda kegiatan di dalam lingkungan kampus. Sistem ini masih memiliki kekurangan yang bisa dibesarkan untuk memperbaiki kinerja sistem, seperti sistem dapat dikembangkan dengan menambah fitur berita seputar instansi terkini agar lebih menarik.  |
Tri Aristi Saputri (STMIK Dharma Wacana, Metro, Lampung) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 3 (2021) |
Hal: 386-397 [PDF] |
| 2634 |
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMAAN STAFF PADA STMIK ROYAL KISARAN DENGAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS
Lihat AbstrakPenelitian skripsi ini bertujuan untuk melakuakn perangkingan terhadap seleksi penerimaan staff dengan metode AHP. Metode AHP diterapkan dengan cara menggabungkan Metode AHP ke dalam sistem pendukung keputusan dalam aplikasi dan adanya perhitungan dari AHP, khususnya untuk seleksi penerimaan staff. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) adalah suatu model pengambilan keputusan yang komprehensif dan terstuktur. Metode ini meliputi proses penilaian kinerja yang dimulai dari pembobotan kriteria untuk mengetahui bobot kepentingan masing-masing indikator kemudian penjabaran tujuan strategis ke dalam indikator kinerja. Dari pembobotan indikator tersebut dapat menghasilkan bobot alternatif untuk mengetahui nilai tertinggi dari alternatif yang ada. Konsep Metode AHP dengan menetapkan 4 kriteria dalam seleksi penerimaan staff yaitu, wawancara, ujian tertulis, ujian praktek, ipk maka sistem dapat mempermudah untuk menentukan calon staff yang dapat diterima berdasarkan 4 kriteria tersebut sehingga mendapatkan hasil yang terbaik. |
Hidayatullah Hidayatullah (STMIK Royal, Kisaran); Juna Eska (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Rika Nofitri (STMIK Royal, Kisaran) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 3 (2021) |
Hal: 379-385 [PDF] |
| 2635 |
PERBANDINGAN METODE AHP DAN PROMETHEE DALAM PENENTUAN TINGKAT KOMPETENSI SOFT SKILL MAHASISWA (STUDI KASUS DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI MEDAN)
Lihat AbstrakBiro Student Advisory Centre (BSAC) Universitas Pembangunan Panca Budi Medan adalah pusat pengembangan karir dan pembinaan karakter mahasiswa. Untuk mencari calon pegawai yang terbaik diadakan softskill dari kriteria-kriteria pelatihan softskill mahasiswa. Menentukan tingkat kompetensi softskill mahasiswa dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation (PROMETHEE). Untuk memperoleh calon pegawai yang memiliki tingkat kompetensi soft skill yang dibutuhkan, maka metode AHP dan PROMETHEE sangat membantu sebagai alternative dalam mengambil suatu keputusan. Riset dilakukan dalam pengumpulan datanya. Hasil seminar dengan jumlah peserta 100 orang yang menjadi sumber datanya. Data-data tersebut dikumpulkan, diolah dan dianalisis untuk pembelajaran atau pelatihan dengan menggunakan metode AHP dan Promethee. Dimana, Promethee kurang mendukung dalam penentuan bobot dan hirarki kriteria serta tidak memiliki jaminan konsistensi ketika menentukan bobot seperti AHP. Sementara itu, AHP juga tidak seperti Promethee dalam perhitungan dan pemeringkatan. Sehingga dalam eksekusi program diperoleh waktu yang berbeda untuk hasilnya, pada metode AHP eksekusi program sampai hasil akhir lebih baik dari pada metode Promethee. AHP memiliki kelebihan dalam penentuan bobot dan hirarki kriteria, sedangkan Promethee memiliki kelebihan dalam proses pemeringkatan alternatif memakai fungsi preferensi dan bobot yang berbeda-beda. |
Hardiansyah Putra (Universitas Pembangunan Panca Budi, Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 3 (2021) |
Hal: 370-378 [PDF] |
| 2636 |
PENERAPAN M-LEARNING DENGAN METODE ABA DAN GLENN DOMAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Lihat AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana peningkatan kemampuan belajar anak berkebutuhan khusus melalui aplikasi pembelajaran berbasis mobile android (mobile learning, m-learning) dengan menerapkan metode ABA dan Glenn Doman sekaligus. Metode ABA yang digunakan dalam m-learning ini berupa materi belajar anak yang terstruktur, terarah, dan terukur yang mampu memberikan interaksi dengan anak langsung melalui aplikasi android dalam bentuk suara dan gambar. Sementara penerapan metode Glenn Doman dalam m-learning ini bertujuan untuk memberikan stimulasi bagi otak anak agar berkembang lebih baik dengan pemberian materi membaca dan berhitung yang didukung dengan gambar-gambar yang menarik bagi anak. Tentunya hasil awal yang dicapai dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi m-learning yang dapat berjalan pada smartphone android. Kemudian dengan menggunakan aplikasi ini akan dilakukan pengujian dan penilaian sejauh mana peningkatan kemampuan belajar anak berkebutuhan khusus |
Akmal Nasution (STMIK Royal Kisaran); Adi Prijuna Lubis (STMIK Royal Kisaran); Mohd Siddik (STMIK Royal Kisaran) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 3 (2021) |
Hal: 365-369 [PDF] |
| 2637 |
IMPLEMENTATION AUGMENTED REALITY INLA GYMNASTICS BASE ON MOBILE
Lihat AbstrakAugmented Reality INLA ((International Nature Loving Association ) ) gymnastics is an application to help people watch performances and performances without having to attend directly to the place of activity. This application is made based on mobile, because it is the most widely used by the general public. This application will display the song gymnastics World One Family with a duration of 3 minutes 28 seconds and the actor as an instructor for the gymnastics movement World One Family. The focus of this research is on the INLA team at the Maitreyawira Elementary School in Batam. So that the process of introducing culture through INLA at Maitreyawira Elementary School Batam becomes more practical and interesting. INLA Gymnastics activities at Maitreyawira Elementary School Batam can be carried out again during the Covid-19 pandemic. Increase interest in INLA culture at Maitreyawira Elementary goe in using the Augmented Reality application. |
Axel Arya Maitri Cundana (UNIVERSITAS UNIVERSAL); Yonky Pernando (UNIVERSITAS UNIVERSAL) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 1 (2022) |
Hal: 68-75 [PDF] |
| 2638 |
Otomatisasi Pengawasan Penggunaan Masker Pada Siswa Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA)
Lihat AbstrakIn preparing for face-to-face meetings, the Shafiyyatul Amaliyah Education Foundation (YPSA) requires supervision in applying the use of masks in the school envi-ronment. There are two main problems that exist at YPSA, namely supervising students at YPSA it is difficult for one supervisor to do and the size of the pages at YPSA is difficult to reach every student because students at YPSA vary from kindergarten, elementary, junior high and high school. The solution offered by the PKMS team at Universitas Prima Indonesia is to build an automation system with a door opening and closing model and a warning alarm at the entrance to the school environment. The initial implementation of this activity was carried out on August 16, 2021 to conduct interviews with YPSA part-ners in order to obtain a model of the automation tool for monitoring the use of masks in accordance with the YPSA environment. Every student is protected from the transmission of the Covid-19 virus. |
Reyhan Achmad Rizal (Universitas Prima Indonesia); Marlince Novita Karoseri Nababan (Universitas Prima Indonesia); Despaleri Perangin-Angin (Universitas Prima Indonesia) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 95 - 100 [PDF] |
| 2639 |
Pendampingan Pengembangan Buku Suplemen Bermuatan Keunggulan Lokal NTT Bagi Guru Bahasa Indonesia
Lihat AbstrakPendidikan berbasis keunggulan lokal sebenarnya telah lama direkomendasikan oleh pemerintah. Namun pada kenyataannya, peluang tersebut tidak serius dijalankan. Salah satu faktor penyebabnya, guru terpaku menggunakan buku Bahasa Indonesia yang bersifat global sehingga kurang mewakili konteks dinamika sosial, budaya, dan ekonomi peserta didik di daerahnya. Dengan demikian tim pengabdi bermaksud melakukan pendampingan pengembangan buku suplemen bermuatan keunggulan lokal NTT bagi guru-guru Bahasa Indonesia SMP se-Kecamatan Insana Tengah agar nantinya bisa diaplikasikan dalam proses belajar mengajar. Pengabdian ini bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru tentang pengembangan buku suplemen Bahasa Indonesia yang bermuatan keunggulan lokal NTT. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan pelatihan praktik. Hasil yang dicapai adalah guru-guru telah memperoleh pengetahuan tentang pengembangan buku suplemen. Hal ini didukung dengan unjuk keterampilan guru-guru dalam mengembangkan buku suplemen yang termasuk dalam kategori sangat layak untuk aspek isi, bahasa, dan penyajian, serta layak untuk aspek kegrafikaan. Dengan demikian secara umum dapat dikatakan bahwa buku suplemen yang dikembangkan oleh guru-guru sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan memiliki nilai kebermanfaatan bagi guru dan peserta didik. |
Metropoly Merlin J. Liubana (Universitas Timor); Maria Rosalinda Talan; Rince Jalla Wabang |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021) |
Hal: 101 - 110 [PDF] |
| 2640 |
Sistem Aplikasi Berbasis Web Dalam Pengajuan Judul Tugas Akhir Prodi Teknologi Informasi Universitas Dharmawangsa
Lihat AbstrakPenggunaan teknologi informasi semakin berkembang pada sektor pendidikan. Pada sektor pendidikan, teknologi informasi digunakan sebagai peningkatan layanan akademik di lingkungan perguruan tinggi. Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Dharmawangsa memajukan aspek layanan berbasis teknologi informasi guna meningkatkan kemudahan dalam kegiatan akademik. Salah cara peningkatan layanan akademik adalah dibentuk suatu rancangan sistem aplikasi berbasis web dalam pengajuan tugas akhir bagi mahasiswa program studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Dharmawangsa. Riset ini akan menjadi landasan atau tahap awal dalam pengembangan riset serta pengembangan aplikasi berikutnya sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang dihadapi. |
Welnof Satria (Universitas Dharmawangsa); Jovi Antares (Universitas Dharmawangsa) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 1 (2022) |
Hal: 171-179 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.