Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 1361 |
PENERAPAN DESIGN THINKING DAN SERVICE DESIGN DALAM PERANCANGAN PROTOTYPE PEMBELAJARAN KEAMANAN INFORMASI PADA PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH
Lihat AbstrakPembelajaran keamanan informasi di perguruan tinggi sering kali terlalu teoritis dan kurang sesuai dengan gaya belajar mahasiswa. Penelitian ini merancang prototipe sistem pembelajaran berbasis web yang interaktif dengan pendekatan Design Thinking dan Service Design, yang berfokus pada kebutuhan dan pengalaman pengguna. Prototipe dikembangkan melalui tahapan empati, definisi, ideasi, pembuatan, dan pengujian, dengan melibatkan mahasiswa secara aktif. Fitur seperti materi belajar, kuis otomatis, konsultasi dosen, dan pelacakan progres disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Pengujian menggunakan standar ISO 9241-11 menunjukkan sistem memiliki efektivitas 4,31, efisiensi 3,74, dan kepuasan 4,45. Hasil ini membuktikan bahwa sistem mendukung pembelajaran yang lebih nyaman, fleksibel, dan relevan bagi mahasiswa. |
Athiyatul Ulya (Universitas Malikussaleh); Fauzan Arbi Lubis (Universitas Malikussaleh); Muhammad Ikhwani (Universitas Malikussaleh) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 5175-5181 [PDF] |
| 1362 |
PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) UNGGUL MELALUI PELATIHAN DAN SOSIALISASI DI KELURAHAN PASAR MERAH TIMUR KOTA MEDAN
Lihat AbstrakAbstract: Community service activities are one form of real contribution from universities in responding to the challenges of national development. One of the main challenges is the low public awareness of the importance of developing quality human resources (HR). This activity was carried out in Lingkungan 5, Pasar Merah Timur Village, Medan Area District, Medan City on May 10-15, 2025. The implementation method includes training, socialization, and focus group discussions (FGD). This activity aims to increase public understanding of the importance of education, skills, and character values in realizing superior HR. The results show an increase in community participation and the birth of local initiatives to form independent learning communities and literacy forums. This activity is expected to become a replicable and sustainable model of community empowerment. Keywords: HR, Excellence, Learning, Independent, Literacy Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional. Salah satu tantangan utama adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Kegiatan ini dilaksanakan di Lingkungan 5, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Kota Medan pada 10–15 Mei 2025. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, sosialisasi, dan diskusi kelompok terarah (FGD). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pendidikan, keterampilan, dan nilai-nilai karakter dalam mewujudkan SDM unggul. Hasilnya menunjukkan peningkatan partisipasi warga dan lahirnya inisiatif lokal untuk membentuk komunitas belajar mandiri dan forum literasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang replikatif dan berkelanjutan. Keywords: SDM, Unggul, Belajar, Mandiri, Literasi |
Jihan Sulaiman (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma); Fahmi Sulaiman (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma); Neni Triastuti (Universitas Asahan) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 273 - 276 [PDF] |
| 1363 |
PENGARUH PENERAPAN PENGENDALIAN INTERNAL DAN PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KETERBUKAAN LAPORAN KEUANGAN PADA PT BANK SUMUT
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to empirically prove the influence of internal control policies and the application of information technology on the transparency of financial reports at PT Bank Sumut. The data collection technique used in this study is using a questionnaire. The questionnaire was given to employees and customers of PT Bank Sumut via Google Form. The data analysis used in this study is a quantitative analysis technique using statistical analysis tools, namely using Smart Partial Least Square software. The results of this study indicate that the coefficient values of the internal control policy variables and the application of information technology have an effect on the transparency of financial reports at PT Bank Sumut. Keywords: Implementation of Internal Control, Application of Technology Information, Openness of Finacial Reports Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh penerapan pengendalian internal dan penerapan teknologi informasi terhadap keterbukaan laporan keuangan pada PT Bank Sumut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner atau angket. Kuesioner diberikan kepada pegawai dan nasabah PT Bank Sumut melalui google form. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kuantitatif dengan menggunakan alat bantu analisis statistik yaitu menggunakan software Smart Partial Least Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai koefisien variabel penerapan pengendalian internal dan penerapan teknologi informasi berpengaruh terhadap keterbukaan laporan keuangan pada PT Bank Sumut. Kata kunci: Penerapan Pengendalian Internal, Penerapan Teknologi Informasi,  Keterbukaan Laporan Keuangan |
Arninda Sekar Sari Siregar (Politeknik Negeri Medan); Nurlinda Nurlinda (Politeknik Negeri Medan); Roslina Roslina (Politeknik Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 3783-3790 [PDF] |
| 1364 |
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI TERPADU BERBASIS WEBSITE UNTUK MANAJEMEN DATA AKADEMIK DAN KEGIATAN MAHASISWA DI PRODI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH MENGGUNAKAN METODE PENGEMBANGAN AGILE
Lihat AbstrakProgram Studi Sistem Informasi Universitas Malikussaleh masih mengelola data secara manual dan terpisah, seperti melalui Google Drive dan Google Forms, yang menyebabkan ketidakteraturan, keterlambatan akses, dan potensi kesalahan input. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan Sistem Informasi Administrasi Terpadu berbasis web menggunakan metode Agile dengan pendekatan Extreme Programming (XP). Pengembangan dilakukan melalui tahap perencanaan, perancangan, pengkodean, dan pengujian, menggunakan ReactJS, ExpressJS, serta pengujian Black Box dan User Acceptance Testing (UAT). Hasilnya adalah sistem real-time yang mendukung pengelolaan data akademik, kegiatan mahasiswa, dan informasi prodi secara terstruktur. Pengujian menunjukkan sistem ini memenuhi kebutuhan pengguna, meningkatkan efisiensi kerja, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. |
Fidyatun Nisa (Universitas Malikussaleh Lhokseumawe); Ade Darma (Universitas Malikussaleh Lhokseumawe); Annisa Karima (Universitas Malikussaleh Lhokseumawe) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 5182-5188 [PDF] |
| 1365 |
SOSIALISASI PENGGUNAAN BIOMATHEMATICS DALAM MENCEGAH ABRASI DENGAN MEMPERTIMBANGKAN PENANAMAN POHON MANGROVE DI PANTAI SUJONO BATU BARA
Lihat AbstrakAbstrak: Problems such as abrasion often make the community alert. This problem is often caused directly by the community itself. The community often forgets or does not know that there are things that can prevent this from happening, such as planting mangrove trees. Therefore, socialization is needed through data by creating a BioMathematics model so that the community can see a simulation of a real phenomenon so that the community is more aware of maintaining and caring for it. This article was done by first modeling the phenomenon that occurs with BioMathematics modeling, then looking for the equilibrium point, Basic Reproduction Number, Stability Theorem, and Numerical Simulation. So that from the model, it can be socialized how to describe a phenomenon and conclusions can be drawn to mitigate risks. The results achieved are that the socialization of BioMathmematics runs smoothly and the community understands that maintaining and caring for mangrove forest resources is very necessary for sustainability. And the community will receive continuous assistance regarding this modeling so that they can be more reliable in seeing the risks that exist in the real world. Kata kunci: Socialization; BioMathematics; Mangrove.  Abstract: Permasalahan seperti abrasi sering membuat kalangan Masyarakat menjadi waspada. Padahal permasalahan ini kerap kali disebabkan langsung oleh masyarakatnya itu sendiri. Masyarakat sering sekali lupa atau tidak tau bahwa ada hal yang dapat mencegah hal tersebut terjadi seperti penanaman Pohon mangrove. Maka diperlukan sosialisasi melalui data dengan membuat model BioMathematics agar bisa melihat simulasi suatu fenomena nyata agar Masyarakat lebih awas dalam menjaga dan merawat. Artikel ini dilakukan dengan memodelkan terlebih dahulu fenomena yang terjadi dengan pemodelan BioMathematics kemudian di cari titik kesetimbangannya, Bilangan Reproduksi Dasar, Teorema kestabilan, serta Simulasi Numeriknya. Sehingga dari model itu bisa disosialisasikan dengan jelas bagimana cara menggambarkan suatu fenomena dan dapat ditarik Kesimpulan untuk bisa memitigasi resiko. Hasil yang dicapai adalah sosialisasi tentang BioMathmematics berjalan lancar dan Masyarakat paham bahwa menjaga dan merawat sumber daya hutan mangrove sangat diperlukan untuk keberlangsungan. Serta masyarakar akan mendapatkan pendampingan terus terkait pemodelan ini agar bisa lebih handal dalam melihat resiko yang ada pada dunia nyata. Keyword: Sosialisasi; Biomathematics; Mangrove. |
Sisca Sri Dewi Saragih (Universitas Royal); Lola Zeramenda Br. Tarigan (Universitas Royal); M. Iqbal Haitame Tambunan (Universitas Royal); Nayla Aiwina Putri (Universitas Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 285 - 292 [PDF] |
| 1366 |
APLIKASI PEMODELAN KLASTER IMUNISASI BALITA MENGGUNAKAN ALGORITMA SELF ORGANIZING MAP
Lihat AbstrakAbstract : Equitable immunization coverage is a key indicator of successful public health programs, particularly for vulnerable age groups such as toddlers. In Asahan Regency, however, vaccination distribution among districts varies significantly and warrants further analysis. This study applies the Self Organizing Map (SOM) method to cluster toddler vaccination data from 25 districts using variables such as total number of toddlers, total vaccination coverage, and gender-specific vaccination percentages. The data was normalized using Z-Score standardization and processed through a SOM grid with 3x1 neurons. The clustering results identified three distinct categories: high, medium, and low coverage, each with unique characteristics. High-coverage clusters were dominated by districts with perfect vaccination rates (100%), while low clusters revealed gender disparities. This study contributes to the visualization and analysis of immunization trends and serves as a reference for more targeted health intervention planning. Keyword: clustering; self organizing map; SOM; toddlers; vaccination. Abstrak : Cakupan imunisasi yang merata merupakan salah satu indikator keberhasilan program kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok usia rentan seperti balita. Namun, di Kabupaten Asahan, distribusi vaksinasi balita menunjukkan ketimpangan antar kecamatan yang perlu dianalisis lebih lanjut. Penelitian ini mengimplementasikan metode Self Organizing Map (SOM) untuk mengelompokkan data vaksinasi balita dari 25 kecamatan berdasarkan variabel jumlah total balita, persentase vaksinasi total, serta vaksinasi berdasarkan jenis kelamin. Data dinormalisasi menggunakan metode Z-Score dan diproses dalam jaringan SOM dengan struktur 3x1 neuron. Hasil klasterisasi menghasilkan tiga kategori cakupan: tinggi, sedang, dan rendah, dengan karakteristik yang berbeda-beda. Klaster tinggi didominasi oleh kecamatan dengan cakupan vaksinasi sempurna (100%), sedangkan klaster rendah menunjukkan adanya kesenjangan cakupan antara balita laki-laki dan perempuan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam visualisasi dan analisis tren imunisasi serta dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan intervensi kesehatan secara lebih terarah. Kata kunci: balita; clustering; self organizing map; SOM; vaksinasi |
Fitri Isnaini (Universitas Asahan); Harmayani Harmayani (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4352-4360 [PDF] |
| 1367 |
Pelatihan Penggunaan ChatGPT dan Gemini Untuk Guru TK Dalam Membuat Media Pembelajaran Interaktif
Lihat AbstrakAbstract: Kindergarten teachers play a crucial role in shaping the educational foundation of children, especially early childhood. Children's ability to adapt to technological innovation will greatly influence the quality of learning provided. Interactive learning media has proven effective in attracting children's attention, increasing their engagement, and providing a better understanding of learning concepts. However, all these processes require significant time, creativity, and resources. ChatGPT and Gemini are not just tools; they are partners in the educational world that can help teachers be more creative and innovative in developing learning methods. The benefits of using ChatGPT include its custom features that simplify the creation of teaching materials, while Gemini's unique "Gems" feature provides ease in managing learning documents. Training in the use of ChatGPT and Gemini can offer a solution to equip kindergarten teachers with more relevant and up-to-date skills. This training aims to introduce AI technology and demonstrate how these advanced tools can become a teacher's personal assistant in designing, developing, and producing interactive learning media that aligns with the characteristics of early childhood. Keywords: Kindergarten teacher, learning media, ChatGPT and Gemini  Abstrak: Guru Taman kanak-kanan (TK) memegang peran yang krusial dalam membentuk pondasi pendidikan anak terkhusus anak usia dini (PAUD). Kemampuan anak-anak untuk beradaptasi dengan inovasi teknologi akan sangat mempengaruhi kualitas pembelajaran yang diberikan. Media pembelajaran interaktif terbukti efektif dalam menarik perhatian anak-anak, meningkatkan keterlibatan anak serta memberikan pemahaman konsep pembelajaran lebih baik. Akan tetapi, semua proses tersebut membutuhkan waktu, kreativitas dan sumber daya yang tidak sedikit. ChatGPT dan Gemini tidak hanya sekedar alat, tetapi juga mitra dalam dunia pendidikan yang dapat membantu guru lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan metode pembelajaran. Manfaat yang didapat dari aplikasi ChatGPT adalah ChatGPT menawarkan fitur kostum yang mempermudah dalam membuat media ajar, sedangkan Gemini lebih ke fitur Gems yang unik yang memberikan kemudahan dalam mengelola dokumen pembelajaran. Pelatihan penggunaan ChatGPT dan Gemini dapat memberikan solusi untuk membekali para guru TK dengan keterampilan yang lebih relevan dan mutakhir. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi AI dan menunjukkan bagaimana alat-alat canggih ini dapat menjadi asisten pribadi guru dalam merancang, mengembangkan, dan memproduksi media pembelajaran yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Kata kunci: Guru TK, media pembelajaran, ChatGPT dan Gemini  |
Lia Umbari Putri (AMIK Polibisnis); Karyawaty Gultom (AMIK Polibisnis); Rolly Yesputra (Universitas Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 298 - 302 [PDF] |
| 1368 |
Analisis Permasalahan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDUA Taman Harapan Curup
Lihat AbstrakAbstrak: Studi ini ingin memahami tantangan dan solusi yang muncul saat pembelajaran berdiferensiasi diterapkan dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDUA Taman Harapan Curup. Penelitian mengadopsi pendekatan kualitatif dengan rancangan kasus tunggal. Delapan guru PAI dipilih menjadi informan melalui teknik purposive sampling. Data dihimpun lewat observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan pengumpulan dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran berdiferensiasi masih terhambat. Hambatan utama antara lain sulitnya mengenali kebutuhan belajar tiap siswa, kurangnya media dan alat ajar, pengelolaan kelas yang beragam, serta penyusunan dan pelaksanaan tes yang akomodatif. Penyebabnya bersumber dari dalam (rendahnya pemahaman dan keterampilan guru) maupun dari luar (fasilitas terbatas, kurikulum kaku, dan dukungan masyarakat). Sebagai respons, para guru melakukan pelatihan rutin, berkolaborasi, memanfaatkan ragam metode dan media, serta merancang penilaian adaptif. Dengan demikian, dukungan kebijakan dan peningkatan kapasitas guru berkelanjutan diperlukan agar pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar benar-benar optimal.Kata kunci: pembelajaran berdiferensiasi, PAI, permasalahan, faktor, solusi. |
Novita Diana Sari (Institut Agama Islam Negeri Curup); Dewi Purnamasari (Institut Agama Islam Negeri Curup); Guntur Gunawan (Institut Agama Islam Negeri Curup) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4079-4090 [PDF] |
| 1369 |
ANALISIS KINERJA PROTOKOL ROUTING OSPF DAN EIGRP DALAM JARINGAN KOMPUTER SKALA MENENGAH
Lihat AbstrakAbstract: Determining the optimal routing protocol is crucial in designing a computer network, especially for medium-scale networks that require high efficiency and stability. This study aims to analyze and compare the performance of the two most commonly used interior routing protocols, namely OSPF (Open Shortest Path First) and EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol). Testing was carried out through network simulation using intermediate topology with evaluation parameters including convergence time, bandwidth utilization, throughput level, delay, dan packet loss. The results of the study showed that EIGRP consistently outperforms in delay, jitter, packet loss, throughput, and convergence time, in both star and mesh topologies, while OSPF has stable performance but is slightly slower in the convergence process and processing alternative paths. Thus, the selection of the appropriate routing protocol must be tailored to the specific needs of the network. such as priority over convergence speed or resource efficiency. This study provides a technical overview for network designers in determining the optimal routing protocol for medium-scale computer networks. Keywords: Routing; OSPF; EIGRP; Throughput; Convergence. Abstrak: Penentuan protokol routing yang optimal sangat krusial dalam perancangan jaringan komputer, terutama untuk jaringan berskala menengah yang membutuhkan efisiensi dan stabilitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja dua protokol routing interior yang paling umum digunakan, yaitu OSPF (Open Shortest Path First) dan EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol). Pengujian dilakukan melalui simulasi jaringan menggunakan topologi menengah dengan parameter evaluasi meliputi waktu konvergensi, pemanfaatan bandwidth, tingkat throughput, delay, dan packet loss. Hasil penelitian menjukan bahwa EIGRP unggul secara konsisten dalam delay, jitter, packet loss, throughput, dan waktu konvergensi, baik di topologi star maupun mesh, sedangkan OSPF memiliki performa yang stabil namun sedikit lebih lambat dalam proses konvergensi dan pemrosesan jalur alternatif. Dengan demikian, pemilihan protokol routing yang tepat harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik jaringan, seperti prioritas terhadap kecepatan konvergensi atau efisiensi sumber daya. Studi ini memberikan gambaran teknis bagi perancang jaringan dalam menentukan protokol routing yang optimal untuk jaringan komputer skala menengah. Kata kunci: Routing; OSPF; EIGRP; Troughput; Konvergensi. |
Herman Sahputra (Universitas Royal); Nofriadi Nofriadi (Universitas Royal); Citra Latiffani (Universitas Royal); Fairuz Furqon (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 3491-3496 [PDF] |
| 1370 |
PENERAPAN ALGORITMA K-PROTOTYPES DALAM ANALISIS POTENSI UMKM DI KABUPATEN ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Asahan Regency have very heterogeneous characteristics, both in terms of business sectors, capital size, and income achievement. This study aims to cluster MSMEs using the K-Prototypes algorithm to group business actors into uniform clusters based on numerical and categorical characteristics. The methodology used includes the pre-processing stage, variable transformation, determining the optimal number of clusters using the elbow method, and implementing the K-Prototypes algorithm. The results of the study showed that five main clusters were successfully formed, each showing a different pattern in terms of capital, net income, and dominant business sector. Data visualization and exploration (EDA) also strengthened the understanding of the cluster structure that was formed. The cluster with the highest capital and income is dominated by the medium-scale trade sector, while the cluster with the lowest capital and income is identical to micro MSMEs in the culinary and service sectors. These findings prove that the K-Prototypes algorithm is effective in identifying MSME segmentation in a more structured manner and can be the basis for designing more targeted MSME development strategies. Keyword: UMKM; clustering; K-Prototypes; mixed data; segmentation analysis. Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Asahan memiliki karakteristik yang sangat heterogen, baik dari sisi sektor usaha, besaran modal, hingga capaian income. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasterisasi UMKM menggunakan algoritma K-Prototypes guna mengelompokkan pelaku usaha ke dalam klaster-klaster yang seragam berdasarkan karakteristik numerik dan kategorikal. Metodologi yang digunakan mencakup tahap pre-processing, transformasi variabel, penentuan jumlah klaster optimal menggunakan metode elbow, serta implementasi algoritma K-Prototypes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima klaster utama berhasil dibentuk, masing-masing menunjukkan pola yang berbeda dalam hal modal, income bersih, dan sektor usaha dominan. Visualisasi dan eksplorasi data (EDA) turut memperkuat pemahaman terhadap struktur klaster yang terbentuk. Klaster dengan modal dan income tertinggi didominasi oleh sektor perdagangan skala menengah, sedangkan klaster dengan modal dan income terendah identik dengan UMKM mikro di sektor kuliner dan jasa. Temuan ini membuktikan bahwa algoritma K-Prototypes efektif digunakan untuk mengidentifikasi segmentasi UMKM secara lebih terstruktur dan dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pengembangan UMKM yang lebih tepat sasaran. Kata kunci: UMKM; klasterisasi; K-Prototypes; data campuran; analisis segmentasi |
William Ramdhan (Universitas Royal); Nurwati Nurwati (Universitas Royal); Santoso Santoso (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 3474-3481 [PDF] |
| 1371 |
SUSTAINABLE AND GREEN IT BUSINESS MODELS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ON STRATEGIES AND IMPLEMENTATION
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to systematically review strategies and implementation practices of sustainable and green information technology (IT) business models using the PRISMA method. Articles from Scopus, IEEE, and ScienceDirect from 2019 to 2025 were searched using keywords related to green IT business models, sustainability, and digital transformation. The review process followed the PRISMA protocol, involving identification, screening, eligibility, and inclusion stages. The findings show that sustainable IT business strategies include data center optimization, renewable energy utilization, hardware circular economy, and the integration of sustainability within digital platform business models. However, challenges such as high initial costs, technological gaps, and organizational awareness remain in implementation. This study offers a comprehensive mapping of research trends, best practices, and recommendations for developing sustainable IT business models in the era of digital transformation. Keyword: green IT; sustainable business model; PRISMA; digital transformation; systematic review. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis strategi dan praktik implementasi model bisnis teknologi informasi (TI) yang berkelanjutan dan ramah lingkungan menggunakan metode PRISMA. Artikel dari Scopus, IEEE, dan ScienceDirect tahun 2019 hingga 2025 ditelusuri dengan kata kunci terkait green IT business model, sustainability, dan transformasi digital. Proses peninjauan mengikuti protokol PRISMA dengan tahap identifikasi, screening, eligibility, dan inclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi model bisnis TI berkelanjutan meliputi optimasi pusat data, penggunaan energi terbarukan, circular economy perangkat keras, dan integrasi sustainability dalam model bisnis platform digital. Namun, implementasi masih menghadapi tantangan seperti biaya awal yang tinggi, kesenjangan teknologi, dan kesadaran organisasi. Penelitian ini menyediakan pemetaan tren penelitian, praktik terbaik, dan rekomendasi pengembangan model bisnis TI berkelanjutan pada era transformasi digital. Kata kunci: green IT; model bisnis berkelanjutan; PRISMA; transformasi digital; tinjauan sistematis. |
Ridwan Ridwan; Jhon Veri |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 5160-5167 [PDF] |
| 1372 |
PENGENALAN KONSEP BIG DATA DAN ANALISIS DATA UNTUK SISWA SMA
Lihat AbstrakAbstract: This community service activity aims to introduce the basic concepts of Big Data and data analysis skills to high school students. In today's digital era, understanding data and the ability to process it into useful information are essential skills for students to face future challenges. Through an educational and hands-on approach, the activity included lectures, demonstrations, and practical exercises using simple tools such as Google Sheets and Microsoft Excel. The results indicate a significant improvement in students' understanding of Big Data, data visualization, and interpretation of analysis outcomes. This activity also fostered students' interest in information technology and data science. It is expected that this initiative will serve as a foundational model for developing data literacy among students.Keywords: Big Data, Data Analysis, Data Literacy, High School Students, Community Service.Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar Big Data dan keterampilan analisis data kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Di era digital saat ini, pemahaman mengenai data dan kemampuan mengolahnya menjadi informasi sangat penting sebagai bekal siswa menghadapi tantangan masa depan. Melalui pendekatan edukatif dan praktis, kegiatan ini melibatkan pemaparan materi, demonstrasi, serta praktik langsung menggunakan alat bantu sederhana seperti Google Sheets dan Microsoft Excel. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep Big Data, visualisasi data, dan interpretasi hasil analisis. Kegiatan ini juga menumbuhkan minat siswa terhadap bidang teknologi informasi dan data science. kegiatan ini dapat menjadi model awal pengembangan literasi data di kalangan pelajar.Kata kunci: Big Data, Analisis Data, Literasi Data, Siswa SMA, Pengabdian Masyarakat |
Nurwati Nurwati (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Ruri Ashari Dalimunthe; Babby Apriandani; Elvi Pebriani |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 254 - 259 [PDF] |
| 1373 |
PENERAPAN STORYTELLING DALAM PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMASI 3D (STUDI KASUS: PAUD HARAPAN ALINDA)
Lihat AbstrakSalah satu pendekatan yang terbukti efektif dalam mendukung perkembangan tersebut adalah penggunaan media pembelajaran inovatif yang menggabungkan elemen visual, naratif, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis animasi 3D yang mengintegrasikan teknik storytelling dalam rangka mengenalkan berbagai jenis hewan kepada anak-anak di PAUD Harapan Alinda. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang terstruktur dan sistematis. Aset grafis dibuat menggunakan Adobe Illustrator, animasi dirancang dengan Blender, dan aplikasi interaktif dibangun menggunakan Unreal Engine 5. Pendekatan storytelling yang digunakan menekankan pada narasi sederhana namun menarik, dengan karakter dan alur cerita yang dekat dengan dunia anak, seperti dialog antara karakter anak dan ayahnya. Evaluasi terhadap media dilakukan dengan menyebarkan angket kepada dua guru PAUD untuk menilai kualitas gambar, suara, isi media, alur cerita, dan kesan umum. Hasilnya menunjukkan bahwa media ini memperoleh nilai 56 dari total 60, yang setara dengan 93,33%, dan dikategorikan sebagai “Sangat Layakâ€. Selain itu, observasi terhadap respon anak menunjukkan adanya peningkatan minat, perhatian, dan pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Penggunaan animasi 3D dipadukan dengan storytelling terbukti mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Penelitian ini menyarankan bahwa kombinasi antara teknologi animasi dan pendekatan naratif dapat menjadi strategi pembelajaran efektif yang layak diimplementasikan secara luas di lembaga PAUD. Selain itu, media ini juga berpotensi dikembangkan lebih lanjut dengan materi dan fitur yang lebih variatif sesuai kebutuhan kurikulum anak usia dini. |
Rizka Eka Putri (Universitas Malikussaleh); Muhammad Ikhwani (Universitas Malikussaleh); Nanda Sitti Nurfebruary (Universitas Malikussaleh) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 5072-5079 [PDF] |
| 1374 |
KURIKULUM PENDIDIKAN DI JEPANG: PILAR KEBERHASILAN SISTEM PENDIDIKAN DUNIA
Lihat AbstrakAbstract: This article discusses the distinctive characteristics of Japan's educational curriculum, recognized as one of the most successful education systems in the world. Japan implements a well-structured curriculum through the 6-3-3 education model and the Gakushuu Shidou Youryou national standards, ensuring equitable quality nationwide. The core strength of Japan’s curriculum lies in its holistic Chi-Toku-Tai approach, which balances academic knowledge (Chi), moral character development (Toku), and physical health (Tai). Furthermore, the integrated curriculum approach and project-based learning methods foster student independence, creativity, and essential 21st-century skills. Teacher professionalism is continuously enhanced through collaborative and reflective Lesson Study practices. The success of this system is also supported by the active involvement of families and communities in character education. Despite its achievements, Japan’s education system faces challenges, particularly high academic pressure that may affect students' mental well-being. This study aims to provide valuable insights for other countries, including Indonesia, in designing holistic curriculum policies that balance academic excellence, character formation, and students’ psychological welfare. Keyword: Japanese curriculum, Chi-Toku-Tai, holistic approach, Lesson Study, character education. Abstrak: Artikel ini membahas karakteristik kurikulum pendidikan di Jepang yang diakui sebagai salah satu sistem pendidikan paling berhasil di dunia. Jepang mengembangkan kurikulum yang terstruktur melalui pola pendidikan 6-3-3 dan standar nasional Gakushuu Shidou Youryou yang memastikan pemerataan kualitas di seluruh wilayah. Inti keunggulan kurikulum Jepang terletak pada pendekatan holistik Chi-Toku-Tai yang menyeimbangkan aspek pengetahuan akademik (Chi), pembentukan karakter moral (Toku), dan pengembangan kesehatan fisik (Tai). Selain itu, penerapan pendekatan kurikulum terpadu dan metode pembelajaran berbasis proyek mendorong kemandirian, kreativitas, serta keterampilan abad ke-21 pada siswa. Profesionalisme guru terus ditingkatkan melalui praktik Lesson Study yang kolaboratif dan reflektif. Keberhasilan sistem ini juga didukung oleh keterlibatan aktif keluarga dan komunitas dalam pendidikan karakter. Meskipun demikian, tantangan berupa tekanan akademik yang tinggi tetap menjadi perhatian serius bagi kesejahteraan mental siswa. Pembahasan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi negara lain, termasuk Indonesia, dalam merancang kebijakan kurikulum yang holistik dan berorientasi pada keseimbangan aspek akademik, karakter, dan kesejahteraan psikologis peserta didik.Kata kunci: kurikulum Jepang, Chi-Toku-Tai, pendekatan holistik, Lesson Study, pendidikan karakter. |
Ari Limay Trisno Putra (Universitas Negeri Semarang, Indonesia); Mulyono Mulyono; Nuriana Rachmani Dewi |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 5402-5414 [PDF] |
| 1375 |
Pengabdian Kepada Masyarakat Penerapan Sistem Informasi Berbasis Web Dalam Mendukung Pemilihan Hewan Domba
Lihat AbstrakAbstract: The selection of sheep for qurban is an important process and must meet Islamic sharia criteria as well as aspects of livestock health and quality. At Arjuna Farm, the sheep selection process is still done manually, making it difficult for prospective buyers to obtain accurate and reliable information, especially for those who are outside the city. This Community Service (PKM) activity aims to implement an information system application that can help farmers record livestock digitally, and make it easier for buyers to choose qurban animals objectively and efficiently. The methods used in this activity include initial observation, application design and development, training for farmers, implementation systems, and evaluation of usage results. This application provides features for recording sheep data (age, weight, price, health conditions), searching based on qurban criteria, and stock availability information. The results of the activity show that this application increases the efficiency of the selection process, accelerates service to consumers, and encourages the adoption of technology by farmers. The implementation of this application not only improves existing technical problems, but also becomes the initial step in digitalizing sustainable community livestock management that is responsive to consumer needs in the digital era.           Keywords: Information System, Sheep Selection, Digital Application, Livestock, Arjuna Farm Abstrak: Pemilihan hewan domba untuk qurban merupakan proses yang penting dan harus memenuhi kriteria syariat Islam serta aspek kesehatan dan kualitas ternak. Di Arjuna Farm, proses pemilihan domba masih dilakukan secara manual, sehingga menyulitkan calon pembeli dalam memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya, terutama bagi mereka yang berada di luar kota. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menerapkan aplikasi sistem informasi yang dapat membantu peternak dalam mendata hewan ternak secara digital, serta memudahkan pembeli dalam memilih hewan qurban secara objektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi awal, perancangan dan pengembangan aplikasi, pelatihan penggunaan bagi peternak, implementasi sistem, dan evaluasi hasil penggunaan. Aplikasi ini menyediakan fitur pencatatan data domba (usia, bobot, harga, kondisi kesehatan), pencarian berdasarkan kriteria qurban, serta informasi ketersediaan stok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aplikasi ini meningkatkan efisiensi proses pemilihan, mempercepat layanan kepada konsumen, dan mendorong adopsi teknologi oleh peternak. Penerapan aplikasi ini tidak hanya menyelesaikan masalah teknis yang ada, tetapi juga menjadi langkah awal digitalisasi manajemen peternakan rakyat yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan konsumen di era digital. Kata kunci: Sistem Informasi, Pemilihan Domba, Aplikasi Digital, Peternakan, Arjuna Farm |
Desilia Selvida (Universitas Sumatera Utara); Insidini Fawwaz (Universitas Sumatera Utara); Nurrahmadayeni Nurrahmadayeni (Universitas Sumatera Utara); Purwa Hasan Putra (Universitas Sumatera Utara) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 240 - 246 [PDF] |
| 1376 |
PEMANFAATAN TEKNOLOGI EMBEDDED SYSTEM DIBIDANG PERTANIAN BERBASIS SENSOR
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to improve the growth of Pakcoy (Brassica rapa L.) plants through environmental monitoring and control using a pH sensor, LM35 temperature sensor, and air humidity sensor within a hydroponic planting system. The methodology involves designing an automatic monitoring system based on a microcontroller integrated with the three sensors. The pH sensor monitors the acidity level of the nutrient solution, the LM35 measures ambient temperature, and the humidity sensor records the relative air humidity around the plants. Data were collected periodically and analyzed in relation to plant growth parameters such as height, number of leaves, and leaf color over a 30-day cultivation period. The results show that the sensor-based monitoring system successfully maintained environmental parameters within optimal ranges, positively impacting Pakcoy plant growth, with an average height increase of 18% compared to a system without automatic control. The study concludes that the integrated use of pH, LM35, and humidity sensors in a hydroponic system significantly enhances cultivation efficiency and plant growth quality.           Keywords: Hydroponics; Pakcoy; pH Sensor; LM35; Air Humidity; Microcontroller;  Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) melalui pengawasan dan pengendalian lingkungan tumbuh berbasis sensor pH, sensor suhu LM35, dan sensor kelembaban udara dalam sistem penanaman hidroponik. Metodologi yang digunakan meliputi perancangan sistem monitoring otomatis berbasis mikrokontroler yang terintegrasi dengan ketiga sensor tersebut. Sensor pH digunakan untuk memantau keasaman larutan nutrisi, LM35 untuk mengukur suhu lingkungan, dan sensor kelembaban udara untuk mencatat kadar kelembaban relatif di sekitar tanaman. Data dikumpulkan secara berkala dan dianalisis terhadap parameter pertumbuhan tanaman seperti tinggi, jumlah daun, dan warna daun selama masa tanam 30 hari. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa sistem monitoring berbasis sensor mampu menjaga parameter lingkungan dalam batas optimal, yang berdampak positif terhadap pertumbuhan tanaman Pakcoy, dengan peningkatan rata-rata tinggi tanaman sebesar 18% dibandingkan sistem tanpa kontrol otomatis. Simpulan dari Pengabdian ini adalah bahwa penggunaan sensor pH, LM35, dan kelembaban udara secara terintegrasi dalam sistem hidroponik mampu meningkatkan efisiensi budidaya dan kualitas pertumbuhan tanaman secara signifikan. Kata kunci: Hidroponik; Pakcoy; Sensor pH; LM35; Kelembaban Udara;       Mikrokontroler; |
Ricki Ananda (Universitas Royal); Muhammad Amin (Universitas Royal); Iin Almeina Lubis (Universitas Royal) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 266 - 272 [PDF] |
| 1377 |
PENGARUH OPTIMALISASI SELF-REGULATED LEARNING TERHADAP KINERJA AKADEMIK MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the effect of optimizing self-regulated learning (SRL) on students’ academic performance in online learning. The development of online learning systems following the COVID-19 pandemic has posed new challenges for students, such as low learning motivation, limited engagement, and difficulties in time management. Optimizing SRL is considered a key strategy to overcome these issues. This research uses a quantitative approach with a correlational survey design. Data were obtained from a standardized and validated SRL questionnaire, along with students' Grade Point Average (GPA) as an indicator of academic performance. The data were analyzed using Pearson correlation with the assistance of SPSS Statistics 23. The results show a significant positive relationship between optimized SRL and students’ academic performance. The higher the students’ SRL level, the better their academic performance in online learning. These findings highlight that optimizing SRL can be a crucial strategy to enhance students' academic success in online learning environments at the university level. Keyword: Self-regulated learning, online learning, academic performance, university students, Pearson correlation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh optimalisasi self-regulated learning (SRL) terhadap kinerja akademik mahasiswa dalam pembelajaran daring. Perkembangan sistem pembelajaran daring setelah pandemi COVID-19 menghadirkan tantangan baru bagi mahasiswa, seperti rendahnya motivasi belajar, keterlibatan yang minim, serta kesulitan dalam pengelolaan waktu. Optimalisasi SRL dipandang sebagai salah satu strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Data diperoleh melalui kuesioner SRL yang telah terstandarisasi dan tervalidasi, serta data Indeks Prestasi Semester (IPS) mahasiswa sebagai indikator kinerja akademik. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan bantuan perangkat lunak SPSS Statistics 23. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara tingkat optimalisasi SRL dan kinerja akademik mahasiswa. Semakin tinggi tingkat SRL mahasiswa, semakin baik pula kinerja akademiknya dalam pembelajaran daring. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi SRL dapat menjadi strategi penting untuk meningkatkan keberhasilan akademik mahasiswa dalam konteks pembelajaran daring di perguruan tinggi. Kata kunci: Self-regulated learning, pembelajaran daring, kinerja akademik, mahasiswa, korelasi Pearson. |
Naufal Fathan (Universitas Singaperbangsa Karawang); Winarno Winarno (Universitas Singaperbangsa Karawang); Fahriza Nurul Azizah (Universitas Singaperbangsa Karawang); Iin Kurnia (Universitas Singaperbangsa Karawang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4392-4398 [PDF] |
| 1378 |
RAGAM BAHASA GURU DALAM INTERAKSI KELAS: STUDI KASUS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MAS BAHRUL ULUUM AL-KAMAL
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to examine the varieties of language used by Indonesian language teachers in classroom interactions at MAS Bahrul Uluum Al-Kamal, Asahan Regency. It investigates the forms, pragmatic functions, and contextual factors influencing the teacher's language choices. The research employed a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, audio-video recordings, in-depth interviews, and document analysis. Data analysis followed Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers employed three primary language varieties: formal, consultative, and casual. Formal language was dominant in delivering lessons and explaining linguistic rules, while consultative and casual varieties emerged during discussions and classroom management. Code-switching and code-mixing phenomena were also identified, involving shifts between Indonesian, regional languages (Melayu and Javanese), and Arabic, especially in religious or culturally significant expressions. These shifts were found to be strategic rather than arbitrary, aimed at enhancing meaning, emotional engagement, and cultural relevance. In terms of pragmatic functions, the teacher’s utterances reflected six functions based on Halliday’s taxonomy: representational, heuristic, interactional, personal, instrumental, and imaginative. Factors influencing language choices included students’ ethnic backgrounds, instructional objectives, cultural-religious context, and the teacher's teaching experience. The use of consultative and casual registers positively impacted student participation and comfort, although it raised concerns regarding the imitation of informal styles in formal academic writing. To address this, a reflective strategy—such as formal language recapitulation at the end of lessons—is recommended. Overall, the study highlights that teacher language variety is not merely a linguistic variation but a pedagogical medium laden with social, cultural, and educational implications, playing a crucial role in shaping students' literacy habits and classroom atmosphere. Keywords: Language Variety; Code-Switching; Classroom Interaction Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ragam bahasa yang digunakan guru Bahasa Indonesia dalam interaksi kelas di MAS Bahrul Uluum Al-Kamal, Kabupaten Asahan, dengan menelaah bentuk, fungsi pragmatis, serta faktor-faktor yang memengaruhi pemilihannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, rekaman audio-video, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan tiga ragam bahasa utama, yaitu ragam resmi, konsultatif, dan santai. Ragam resmi dominan dalam pengantar dan penjelasan materi, sedangkan ragam konsultatif dan santai muncul dalam diskusi serta pengelolaan suasana kelas. Fenomena alih kode dan campur kode juga ditemukan dalam bentuk peralihan antara Bahasa Indonesia, bahasa daerah (Melayu dan Jawa), serta bahasa Arab. Penggunaan variasi ini bersifat strategis untuk memperjelas makna, membangun kedekatan afektif, serta menyesuaikan konteks kultural religius pesantren. Dari segi fungsi pragmatis, tuturan guru mencakup enam fungsi menurut klasifikasi Halliday: representasional, heuristik, interaksional, personal, instrumental, dan imajinatif. Faktor-faktor penentu dalam pemilihan ragam meliputi latar etnis siswa, tujuan instruksional, budaya lokal, serta pengalaman mengajar guru. Penggunaan ragam konsultatif dan santai terbukti meningkatkan partisipasi dan kenyamanan siswa, namun menimbulkan risiko imitasi gaya informal dalam konteks akademik formal. Oleh karena itu, disarankan strategi reflektif seperti rekapitulasi dengan ragam baku di akhir sesi pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ragam bahasa guru dalam kelas adalah sarana pedagogik yang tidak hanya mencerminkan variasi linguistik, tetapi juga mengonstruksi dinamika sosial, budaya, dan pembentukan habitus literasi siswa. Kata kunci: Ragam Bahasa; Alih Kode; Interaksi Kelas |
Zulkarnain Sirait (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Akmal Akmal (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 3 (2023) |
Hal: 887-893 [PDF] |
| 1379 |
KETERKAITAN ANTARA PAPARAN EDUKASI SEKSUAL PADA INSTAGRAM @TABU.ID DENGAN NIAT PERUBAHAN PERILAKU SEKSUAL PENGIKUTNYA
Lihat AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara terpaan konten edukasi seksual dari akun Instagram @tabu.id dengan niat perubahan perilaku seksual pada remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 100 responden berusia 15–20 tahun yang merupakan pengikut aktif akun @tabu.id. Data diperoleh melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil menunjukkan adanya hubungan korelasi positif antara kedua variabel (r = 0,502; p = <0,001). Indikator atensi memiliki skor tertinggi dibanding durasi dan frekuensi, menandakan perhatian terhadap konten sebagai faktor paling berpengaruh. Niat perubahan perilaku diukur melalui keinginan, rencana, dan komitmen yang seluruhnya berada pada kategori tinggi. Temuan ini mendukung Theory of Planned Behaviour dan Model of Goal-Directed Behavaiour menegaskan bahwa edukasi seksual melalui media sosial berperan dalam membentuk niat perilaku remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara terpaan konten edukasi seksual dari akun Instagram @tabu.id dengan niat perubahan perilaku seksual pada remaja. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan sampel sebanyak 100 responden berusia 15–20 tahun yang merupakan pengikut aktif akun @tabu.id. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara variabel terpaan konten dan niat perubahan perilaku seksual (r = 0,502; p = <0,001). Indikator atensi memiliki skor tertinggi dibandingkan durasi dan frekuensi, menunjukkan bahwa perhatian terhadap konten lebih berpengaruh dalam membentuk niat perilaku. Sementara itu, niat perubahan perilaku diukur melalui keinginan, rencana, dan komitmen yang seluruhnya menunjukkan kategori tinggi. Temuan ini mendukung Theory of Planned Behavior (TPB) dan Model of Goal-Directed Behavior (MGB), serta menegaskan bahwa media sosial dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung pendidikan seksual yang membentuk kesadaran dan motivasi remaja untuk menjaga perilaku seksual secara sehat dan bertanggung jawab. Kata kunci: kunci 1; Media Sosial, Edukasi Seksual, Remaja |
Sylvi Intan Maylina (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur); Ratih Pandu Mustikasari (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 5234-5241 [PDF] |
| 1380 |
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL GIZI ANAK BAGI ORANG TUA TK BHAYANGKARI SPN PADANG BESI MELALUI EDUKASI BERBASIS TEKNOLOGI
Lihat AbstrakAbstract: Nutrition is an essential component of food that plays a significant role in maintaining health and supporting children's growth and development. Nutrients such as carbohydrates, fats, proteins, vitamins, minerals, and fiber contribute to enhancing the immune system, brain function, concentration, and energy levels in children. However, many kindergarten-aged children still experience a lack of focus, fatigue, and reluctance to engage in learning activities due to an unbalanced diet, high consumption of fast food, and limited parental understanding of balanced nutrition. In response to these issues, a community service program titled Enhancing Digital Nutrition Literacy for Parents of Kindergarten Students at Bhayangkari SPN Padang Besi was conducted to increase parents’ awareness of the importance of nutrition in early childhood. This program utilizes digital media such as animated videos and the easily accessible online application nutrysmart.id. The educational approach is interactive, encouraging parents not only to receive information but also to participate actively in discussions, hands-on practice, and comprehension assessments. The collaboration between schools and parents is expected to foster an environment that supports children in growing up healthy, intelligent, and ready to learn optimally. Keyword: nutrition, child growth and development, nutrition, digital literacy Abstrak: Nutrisi merupakan bagian penting dalam makanan yang berperan besar dalam menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak. Zat gizi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan serat berkontribusi dalam meningkatkan daya tahan tubuh, fungsi otak, konsentrasi, dan energi anak. Namun, masih banyak anak usia TK yang mengalami kurang fokus, mudah lelah, dan enggan belajar akibat pola makan yang tidak seimbang dan tingginya konsumsi makanan cepat saji, ditambah minimnya pemahaman orang tua mengenai gizi seimbang. Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat bertema Peningkatan Literasi Digital Gizi Anak bagi Orang Tua TK Bhayangkari SPN Padang Besi dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pentingnya gizi anak usia dini. Program ini menggunakan media digital seperti video animasi dan aplikasi nutrysmart.id yang mudah diakses secara online. Edukasi dilakukan secara interaktif agar orang tua tidak hanya menerima informasi, tetapi juga aktif berdiskusi, praktik langsung, dan mengevaluasi pemahaman. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung anak agar tumbuh sehat, cerdas, dan siap mengikuti proses pembelajaran dengan optimal. Kata kunci: nutrisi, tumbuh kembang anak, gizi, literasi digital |
Tika Christy (STMIK Royal Kisaran); Sayendra Safaria; Pristiyanilicia Putri; Yumai Wendra; Havid Syafwan |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 260 - 265 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.