Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 601 |
INTEGRASI TOLU SAHUNDULAN PADA MATERI SUDUT SEGITIGA: ANALISIS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA
Lihat AbstrakAbstract: This study examines in depth the integration process using the "Tolu Sahundulan" philosophy in the topic of triangular angles and analyzes its influence on students' creative thinking skills. Creative thinking ability is an essential competency that needs to be developed in mathematics learning to equip students with innovative problem-solving skills. Conventional methods are often inadequate in stimulating student creativity. Therefore, this study explores the potential of the Tolu Sahundulan method which is assumed to offer a more active and exploratory learning approach. This study uses a qualitative approach with students involved in learning triangular angles using the Tolu Sahundulan philosophy. Data were obtained through classroom observations, in-depth interviews, and analysis of student work. The results of the analysis show that the integration of Tolu Sahundulan in learning triangular angles significantly encourages students to explore concepts more deeply, produce various solution strategies, and show improvements in thinking flexibility and originality of ideas. These findings confirm that Tolu Sahundulan can be an effective alternative learning method for improving students' creative thinking skills in mathematics. Implications of this research include recommendations for educators and curriculum developers to adopt student-centered and creativity-stimulating learning methods. Keyword: Tolu Sahundulan, Creative Thinking Ability in Mathematics, Triangle Angles Abstrak: Penelitian ini mengkaji secara mendalam proses integrasi menggunakan falsafah "Tolu Sahundulan" dalam materi sudut segitiga serta menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Kemampuan berpikir kreatif merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika guna membekali siswa dengan keterampilan pemecahan masalah yang inovatif. Metode konvensional seringkali belum memadai dalam menstimulasi kreativitas siswa. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi potensi metode Tolu Sahundulan yang diasumsikan menawarkan pendekatan pembelajaran yang lebih aktif dan eksploratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek siswa yang terlibat dalam pembelajaran sudut segitiga menggunakan falsafah Tolu Sahundulan. Data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan analisis karya siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi Tolu Sahundulan dalam pembelajaran sudut segitiga secara signifikan mendorong siswa untuk mengeksplorasi konsep secara lebih mendalam, menghasilkan berbagai strategi penyelesaian, dan menunjukkan peningkatan dalam fleksibilitas berpikir serta orisinalitas ide. Temuan ini menegaskan bahwa Tolu Sahundulan dapat menjadi alternatif metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam matematika. Implikasi penelitian ini mencakup rekomendasi bagi para pendidik dan pengembang kurikulum untuk mengadopsi metode pembelajaran yang berpusat pada siswa dan stimulatif terhadap kreativitas. Kata kunci: Tolu Sahundulan, Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika, Sudut Segitiga |
Oktaviana Nirmala Purba (Universitas Asahan); I Wayan Lasmawan (Universitas Pendidikan Ganesha); Desak Putu Parmiti (Universitas Pendidikan Ganesha) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 807-811 [PDF] |
| 602 |
PROGAM EKSTRAKULIKULER DRUMBAND DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR
Lihat AbstrakAbstract: Character education is an important aspect in the formation of children's attitudes and behaviors in elementary school. Drumband extracurricular activities serve as an effective tool in combining the development of musical arts skills and the cultivation of character values. The purpose of this study is to describe the implementation of extracurricular activities of drumbands and analyze their influence on the development of children's musical arts skills and character in elementary schools. This study adopts a qualitative approach with a case study method conducted at SD Negeri 1 Kedungwaru Kidul, Demak Regency. The research subjects included grade IV students, classroom teachers, and drumband coaches. Techniques for collecting data include observation, interviews, and document collection, while data validity is tested through triangulation of sources, techniques, and time. The results of the study showed that the extra drumband activities were carried out well and sustainably. Student involvement in this activity has a positive effect on the development of musical skills in the psychomotor, cognitive, and affective fields. Students can play musical instruments correctly, know the different types and purposes of musical instruments, and show an attitude of discipline, responsibility, cooperation, and confidence. In addition, drumband activities also help increase creativity and student achievement. Keywords: Extracurricular Drum Band, Character Education, Music Arts, Elementary School. Abstrak: Pendidikan karakter adalah aspek penting dalam pembentukan sikap dan perilaku anak-anak di sekolah dasar. Kegiatan ekstrakurikuler drumband berfungsi sebagai alat yang efektif dalam menggabungkan pengembangan keterampilan seni musik dan penanaman nilai-nilai karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler drumband serta menganalisis pengaruhnya terhadap pengembangan keterampilan seni musik dan karakter anak-anak di sekolah dasar. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di SD Negeri 1 Kedungwaru Kidul, Kabupaten Demak. Subjek penelitian meliputi siswa kelas IV, guru kelas, dan pelatih drumband. Teknik untuk mengumpulkan data mencakup observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen, sementara validitas data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstra drumband dilakukan dengan baik dan berkelanjutan. Keterlibatan siswa dalam aktivitas ini memberikan efek positif pada pengembangan keterampilan musik di bidang psikomotor, kognitif, dan afektif. Siswa bisa memainkan alat musik dengan benar, mengetahui berbagai jenis serta tujuan alat musik, dan menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerjasama, serta kepercayaan diri. Kata kunci: Sistem Informasi, Perpustakaan Digital, Website, RAD, SMK Rahmat Islamiyah Medan. |
Ula Aulia As Sanusi (Universitas Muria Kudus); Wasis Wijayanto (Universitas Muria Kudus) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 800-806 [PDF] |
| 603 |
INCREASING LITERACY COMPETENCE WITH A READING CORNER
Lihat AbstrakAbstract: Research indicates that establishing a Reading Corner in kindergarten significantly improves children's early literacy skills, including letter recognition, vocabulary growth, narrative understanding, and reading motivation. The study utilized a mixed-methods approach, combining quantitative pre-test and post-test analysis with qualitative classroom observations and teacher interviews. Quantitative results demonstrated that the experimental group using the Reading Corner showed statistically significant improvements in literacy compared to a control group (p < 0.05). The qualitative findings revealed increased student engagement, motivation to read, and enhanced oral language development. Themes of this study suggest that a literacy-rich environment fosters better reading habits and skills, aligning with contemporary pedagogical approaches emphasizing the importance of accessible reading resources for young learners. Thus, the Reading Corner is identified as a crucial tool in promoting foundational literacy among kindergarten students. Keywords: Literacy, Children, Reading Corner Abstrak: Penelitian menunjukkan bahwa pembentukan Pojok Baca di taman kanak-kanak secara signifikan meningkatkan keterampilan literasi awal anak-anak, termasuk pengenalan huruf, pertumbuhan kosakata, pemahaman naratif, dan motivasi membaca. Studi ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan analisis kuantitatif pra-tes dan pasca-tes dengan observasi kelas kualitatif dan wawancara guru. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan Pojok Baca menunjukkan peningkatan literasi yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Temuan kualitatif mengungkapkan peningkatan keterlibatan siswa, motivasi untuk membaca, dan peningkatan perkembangan bahasa lisan. Tema studi ini menunjukkan bahwa lingkungan yang kaya literasi mendorong kebiasaan dan keterampilan membaca yang lebih baik, sejalan dengan pendekatan pedagogis kontemporer yang menekankan pentingnya sumber bacaan yang mudah diakses untuk anak-anak usia dini. Dengan demikian, Pojok Baca diidentifikasi sebagai alat penting dalam mempromosikan literasi dasar di kalangan siswa taman kanak-kanak. Kata Kunci: Literasi, Anak-anak, Pojok Baca |
Yen Aryni (Universitas Asahan); Lis Supiatman (Universitas Asahan); Micael Olivan Siahaan (Universitas Asahan); Devi Manda Sari (Universitas Asahan); Ravli Akbar Nasution (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5735-5739 [PDF] |
| 604 |
PERAN TEKNOLOGI DALAM MENDORONG SEKTOR KEWIRAUSAHAAN PADA PRODUK DIGITAL
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to deeply analyze the role of technology in driving the development of the digital product entrepreneurship sector. Using a mixed methods approach combining quantitative and qualitative methods, this study examines how the adoption of technologies such as cloud computing, artificial intelligence, big data analytics, and other digital platforms affects the innovation, efficiency, and competitiveness of digital entrepreneurs in Indonesia. The results show that technology plays a significant role in accelerating the product innovation process, expanding market access, reducing operational costs, and increasing business scalability. Key challenges include the digital literacy gap, limited access to funding, and technological infrastructure readiness. Keywords: Technology, Digital, Entrepreneurship, Product Innovation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran teknologi dalam mendorong perkembangan sektor kewirausahaan pada produk digital. Dengan pendekatan mixed methods yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana adopsi teknologi seperti cloud computing, artificial intelligence, big data analytics, dan platform digital lainnya mempengaruhi inovasi, efisiensi, serta daya saing pelaku usaha digital di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi berperan signifikan dalam mempercepat proses inovasi produk, memperluas akses pasar, menekan biaya operasional, dan meningkatkan skalabilitas usaha. Tantangan utama yang dihadapi meliputi kesenjangan literasi digital, keterbatasan akses pendanaan, serta kesiapan infrastruktur teknologi. Kata kunci: Teknologi, Digital, Kewirausahaan, Inovasi Produk. |
Dinur Syahputra (Universitas Battuta); Baginda Harahap (Universitas Battuta); Bay Haqki (Universitas Battuta) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 785-790 [PDF] |
| 605 |
OPERASIONAL TVET DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN KERJA: ANALISIS MANAJEMEN INSTITUSI, WORKSHOP, METODE PELATIHAN DAN KURIKULUM
Lihat AbstrakAbstract: This study examines the implementation of Technical and Vocational Education and Training (TVET) in improving students’ employability in Indonesian Vocational High Schools (SMK). The analysis focuses on four operational components: institutional management, workshop organization, training approaches, and industry-based curriculum practices. The research background highlights the persistent mismatch between the expected role of SMK as producers of skilled workers and the low employment rate of their graduates. Using a qualitative case study in selected SMK, the findings reveal that improving work readiness depends not only on teaching competencies but also on the effectiveness of operational systems in these four areas. The results show that institutional governance largely shapes industrial collaboration, instructional quality, and evaluation systems aligned with labor market demands. Industry-standard workshops significantly strengthen students’ technical skills through practical activities using relevant tools and procedures. Training models such as project-based learning, teaching factory, and internships enhance practical competencies and work attitudes. Meanwhile, flexible and collaborative curricula improve the relevance of graduate skills to industry needs. Keyword: TVET, SMK, kesiapan kerja, workshop kejuruan, kurikulum industri, pelatihan vokasi Abstrak: Penelitian ini mengkaji penerapan Technical and Vocational Education and Training (TVET) dalam meningkatkan kesiapan kerja peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Fokus penelitian mencakup empat aspek utama, yaitu manajemen institusi, pengelolaan workshop, metode pelatihan, dan implementasi kurikulum berbasis industri. Latar belakang penelitian didasari rendahnya serapan lulusan SMK di pasar kerja meskipun SMK ditujukan sebagai penghasil tenaga kerja terampil. Melalui studi kasus kualitatif pada beberapa SMK, ditemukan bahwa peningkatan kesiapan kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pedagogis guru, tetapi juga oleh kualitas operasional keempat aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola manajemen berperan penting dalam menjalin kemitraan industri, mengatur mutu pembelajaran, dan merancang sistem evaluasi berbasis kebutuhan pasar. Workshop berstandar industri turut meningkatkan kompetensi teknis siswa melalui praktik menggunakan peralatan dan prosedur terkini. Metode pelatihan seperti project-based learning, teaching factory, dan magang industri mendorong keterampilan praktis serta etos kerja. Kurikulum yang fleksibel dan disusun bersama industri memperkuat relevansi kompetensi lulusan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan TVET membutuhkan sinergi kebijakan antara sekolah, industri, dan pemerintah dalam pendanaan, kurikulum, sertifikasi, dan penyediaan instruktur. Kata kunci: TVET, SMK, kesiapan kerja, workshop kejuruan, kurikulum industri, pelatihan vokasi. |
Kiki Ameliza (Institut Teknologi Mitra Gama); Refdinal Refdinal (Universitas Negeri Padang); Rijal Abdullah (Universitas Negeri Padang); Jonni Mardizal (Universitas Negeri Padang); Fadhilah Fadhilah (Universitas Negeri Padang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 791-799 [PDF] |
| 606 |
ANALISA POLA PENJUALAN KANTIN SEKOLAH MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI UNTUK MENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Lihat AbstrakAbstract:School canteens generate transaction data every day, but in many cases this data has not been optimally utilized to support managerial decision making. This study aims to analyze sales patterns in a school canteen using the Apriori algorithm as one of the data mining techniques to discover association rules between products. The data used in this study consist of 300 sales transactions collected over a three-month period. The research method includes data collection, preprocessing, determination of minimum support and confidence values, generation of frequent itemsets, and formation of association rules. The results show several product combinations that are frequently purchased together and have high support and confidence values. These findings can be used as a basis for decision making in inventory management, product arrangement, and sales strategy in school canteens. Keywords: Data Mining, Apriori Algorithm, School Canteen, Decision Support Abstrak: Kantin sekolah menghasilkan data transaksi penjualan setiap hari, namun dalam banyak kasus data tersebut belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengambilan keputusan manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penjualan di kantin sekolah menggunakan algoritma Apriori sebagai salah satu teknik data mining untuk menemukan aturan asosiasi antar produk. Data yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 300 transaksi penjualan yang dikumpulkan selama periode tiga bulan. Metode penelitian meliputi pengumpulan data, praproses data, penentuan nilai minimum support dan confidence, pembentukan frequent itemset, serta pembentukan aturan asosiasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kombinasi produk yang sering dibeli secara bersamaan dan memiliki nilai support serta confidence yang tinggi. Hasil ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan stok, penataan produk, dan strategi penjualan di kantin sekolah. Kata kunci: Data Mining, Algoritma Apriori, Kantin Sekolah, Pengambilan Keputusan |
Rizalina Rizalina (Universitas Putra Indonesia YPTK); Elvira Sawitri (Universitas Putra Indonesia YPTK); Melly Rindhani Aditia (Universitas Putra Indonesia YPTK) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 781-784 [PDF] |
| 607 |
KONTRIBUSI SEKTOR BASIS DAN NON-BASIS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN ASAHAN: ANALISIS LOCATION QUOTIENT
Lihat AbstrakAbstract : Asahan Regency is one of the districts in North Sumatra Province that has quite diverse economic potential, ranging from the agricultural sector, plantations, processing industry, trade, to services. The economic structure of Asahan Regency is inseparable from the role of leading sectors that are able to generate surpluses and encourage economic activities in other regions. This study aims to analyze the influence of the base sector and the non-base sector on economic growth in Asahan Regency during the period 2016–2024. This method uses a quantitative approach with secondary data obtained from the Central Statistics Agency. The determination of the base and non-base sectors was carried out using the Location Quotient method, while the analysis of its influence on economic growth used the Ordinary Least Square method. The results of show that there are four base sectors in Asahan Regency, namely the agriculture, forestry and fisheries sectors; the processing industry; large and retail trade; and other services. The value of the determination coefficient of 73.5% of the variation in economic growth can be explained by the base sector and the non-base sector, while the rest is influenced by other factors outside the research model. Keywords: Base Sector, Non-Base Sector, Economic Growth, Location Quotient Abstrak : Kabupaten Asahan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki potensi ekonomi cukup beragam, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, industri pengolahan, perdagangan, hingga jasa. Struktur perekonomian Kabupaten Asahan tidak terlepas dari peran sektor-sektor unggulan yang mampu menghasilkan surplus dan mendorong aktivitas ekonomi wilayah lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor basis dan sektor non basis terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Asahan selama periode 2016–2024. Metode ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Penentuan sektor basis dan non basis dilakukan menggunakan metode Location Quotient, sedangkan analisis pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi menggunakan metode Ordinary Least Square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat empat sektor basis di Kabupaten Asahan, yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan; industri pengolahan; perdagangan besar dan eceran; serta jasa lainnya. Nilai koefisien determinasi 73,5% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh sektor basis dan sektor non basis, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kata Kunci : Sektor Basis, Sektor Non Basis, Pertumbuhan Ekonomi, Location Quotient |
Heni Widiya (Universitas Asahan); Al Bina (Universitas Asahan); Putri Pamularsih (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 772-780 [PDF] |
| 608 |
PENGARUH PENGUASAAN TEKNOLOGI KENDARAAN LISTRIK TERHADAP INOVASI PRODUK OTOMOTIF MELALUI KREATIVITAS MAHASISWA
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the effect of Electric Vehicle Technology Mastery and Project Team Collaboration on Automotive Product Innovation, with Student Creativity as a mediating variable among students of the Vocational Automotive Technology Education Program at Universitas Lancang Kuning (Unilak). The study is grounded in the increasing demand for advanced electrification skills and collaborative capabilities required in modern automotive industries. A quantitative explanatory approach was used, involving 100 students participating in electrification-based automotive projects. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through validity testing, reliability testing, classical assumption tests, multiple regression, and mediation analysis using SPSS. The findings indicate that Electric Vehicle Technology Mastery and Student Creativity have a positive and significant effect on Automotive Product Innovation. Project Team Collaboration shows a significant but negative effect, suggesting that suboptimal teamwork dynamics may hinder the innovation process. Simultaneously, all predictors strongly influence innovation, with an R² value of 0.866. Student Creativity emerges as the most dominant factor. These results highlight the essential role of integrating technical competence, creativity, and collaborative skills to enhance innovation capacity within vocational education settings. Keywords: Electric Vehicle Technology, Team Collaboration, Student Creativity, Automotive Innovation, Vocational Education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penguasaan Teknologi Kendaraan Listrik dan Kolaborasi Tim Proyek terhadap Inovasi Produk Otomotif dengan Kreativitas Mahasiswa sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Prodi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif Universitas Lancang Kuning (Unilak). Latar belakang penelitian didasarkan pada tuntutan perkembangan teknologi otomotif modern yang menekankan penguasaan sistem elektrifikasi dan kemampuan kolaboratif sebagai kompetensi utama pendidikan vokasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswa yang terlibat dalam proyek otomotif berbasis elektrifikasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi berganda, dan uji mediasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguasaan Teknologi Kendaraan Listrik dan Kreativitas Mahasiswa berpengaruh positif signifikan terhadap Inovasi Produk Otomotif. Kolaborasi Tim Proyek berpengaruh signifikan namun negatif, menunjukkan bahwa dinamika kerja tim yang kurang optimal dapat menghambat proses inovasi. Secara simultan, ketiga variabel independen memberikan pengaruh yang kuat terhadap inovasi, dengan nilai R² sebesar 0.866. Kreativitas Mahasiswa menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan inovasi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi kompetensi teknis, kreativitas, dan kolaborasi dalam pengembangan kualitas pendidikan vokasional. Kata Kunci: Teknologi Kendaraan Listrik, Kolaborasi Tim, Kreativitas Mahasiswa, |
Fajar Maulana (Universitas Lancang Kuning); Ganefri Ganefri (Universitas Lancang Kuning); Asmar Yulastri (Universitas Lancang Kuning); Yuliana Yuliana (Universitas Lancang Kuning) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 762-771 [PDF] |
| 609 |
MUT‘AH DALAM CERAI GUGAT DI INDONESIA: TELAAH KEADILAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARI‘AH
Lihat AbstrakAbstract: This study examines the discourse on mut‘ah in divorce initiated by the wife in Indonesia, which is not explicitly regulated in statutory law or the Compilation of Islamic Law (KHI). According to Article 158 of the KHI, the right to mut‘ah is granted only to wives divorced by their husbands (talaq), not to wives who file for divorce. This research employs a normative juridical method by analyzing statutory regulations such as Marriage Law No. 1 of 1974 and the KHI, and by comparing them with classical Islamic jurisprudence (fiqh). This approach is combined with an analysis of justice from the perspective of maqashid shari‘ah. The findings indicate that mut‘ah may be granted to a wife in cases of cerai gugat as long as the wife is not nusyuz. Granting mut‘ah to a wife who initiates divorce is viewed as an implementation of justice and as an effort to protect women’s rights in the aftermath of divorce. This study recommends regulatory reform of both statutory law and the KHI regarding the provision of mut‘ah in cases of cerai gugat, in accordance with the values of justice within Indonesian Muslim society. Keywords: mut‘ah, divorce initiated by the wife, KHI, maqashid shari‘ah, marriage. Abstrak: Penelitian ini membahas diskursus mut‘ah dalam cerai gugat di Indonesia yang tidak diatur secara eksplisit dalam undang-undang dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Menurut Pasal 158 KHI, hak mut‘ah hanya diberikan kepada istri yang diceraikan oleh suaminya (talak), bukan kepada istri yang mengajukan perceraian. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan seperti UU Perkawinan No. 1/1974, KHI dan membandingkannya dengan fikih. Pendekatan ini dipadukan dengan analisis keadilan dalam perspektif maqashid syarī‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mut‘ah dapat diberikan kepada istri dalam kasus cerai gugat selama istri tidak nusyuz. Pemberian mut‘ah kepada istri yang melakukan cerai gugat dipandang sebagai implementasi keadilan serta sebagai upaya melindungi hak perempuan akibat perceraian. Penelitian ini merekomendasikan perubahan regulasi terhadap undang-undang dan KHI dalam kasus pemberian mut‘ah dalam cerai gugat sesuai dengan nilai keadilan dalam masyarakat Muslim Indonesia. Kata Kunci: mut‘ah, cerai gugat, KHI, maqhasid syari’ah, perkawinan. |
Rahmat Hidayat (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); M. Iqbal Irham (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Pagar Pagar (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 745-753 [PDF] |
| 610 |
AKIBAT HUKUM KELALAIAN NASABAH DALAM PENGGUNAAN APLIKASI BRIMO TERHADAP PERLINDUNGAN DATA PRIBADI
Lihat AbstrakAbstract: Digital transformation in the banking sector has encouraged the widespread use of mobile banking services as a primary means of financial transactions. BRImo, a mobile banking application developed by Bank Rakyat Indonesia (BRI), is one of the most widely used platforms; however, its increasing use also heightens the risk of personal data leakage and misuse. Various cases indicate that losses experienced by customers are often caused by user negligence, such as sharing One Time Passwords (OTP) with unauthorized parties or failing to exercise caution when accessing the application. This study aims to examine the legal consequences of customer negligence in the use of the BRImo application with respect to personal data protection, as well as to assess the extent of the bank’s legal responsibility under such circumstances. The research employs a normative juridical method with statutory and conceptual approaches, based on a literature review of primary and secondary legal materials. The regulations analyzed include Law Number 27 of 2022 on Personal Data Protection, the Law on Electronic Information and Transactions, and Financial Services Authority regulations concerning consumer protection in the financial services sector. The findings indicate that the Indonesian legal framework clearly stipulates customers’ obligations to maintain the confidentiality of authentication data and to apply the principle of prudence. When customer negligence is proven to be the primary cause of loss, legal liability is not fully imposed on the bank. This study emphasizes that personal data protection in mobile banking is proportional in nature and requires active participation and awareness from customers. Keywords: mobile banking, personal data, customer negligence, BRImo Abstrak: Transformasi digital di sektor perbankan telah mendorong penggunaan layanan mobile banking sebagai sarana utama transaksi keuangan masyarakat. Aplikasi BRImo milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu platform yang banyak digunakan, namun di sisi lain meningkatkan potensi risiko kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi nasabah. Berbagai kasus menunjukkan bahwa kerugian yang dialami nasabah sering kali disebabkan oleh kelalaian pengguna, seperti memberikan kode One Time Password (OTP) kepada pihak lain atau kurangnya kehati-hatian dalam mengakses aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji akibat hukum kelalaian nasabah dalam penggunaan aplikasi BRImo terhadap perlindungan data pribadi serta menilai sejauh mana tanggung jawab hukum bank dalam kondisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Regulasi yang dianalisis meliputi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan terkait perlindungan konsumen sektor jasa keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hukum Indonesia telah mengatur kewajiban nasabah untuk menjaga kerahasiaan data autentikasi dan menerapkan prinsip kehati-hatian. Apabila kelalaian nasabah terbukti sebagai penyebab utama kerugian, maka tanggung jawab hukum tidak sepenuhnya dibebankan kepada bank. Penelitian ini menegaskan bahwa perlindungan data pribadi dalam mobile banking bersifat proporsional dan memerlukan peran aktif dari nasabah. Kata kunci: mobile banking, data pribadi, kelalaian nasabah, BRImo. |
Muhammad Erlangga Syaifutra (Universitas Esa Unggul); Men Wih Widiatno (Universitas Esa Unggul) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 738-744 [PDF] |
| 611 |
PENGARUH INFLUENCER, SOCIAL MEDIA CONTENT, DAN E-WOM TERHADAP VISITORS DECISION DENGAN VISITORS INTEREST SEBAGAI VARIABEL MEDIASI : STUDI KASUS ASIA FARM DAN ASIA HERITAGE
Lihat AbstrakAbstract: The digital revolution has fundamentally transformed the landscape of tourism marketing, where travel decisions are now heavily influenced by visual and social representations in online media. This study aims to analyze the influence of influencers, social media content, and electronic word of mouth (e-WOM) on visitors' decisions, with visitors' interest serving as a mediating variable. Using a quantitative explanatory approach, data were collected through an online survey of 350 respondents who had visited the Asia Farm and Asia Heritage tourist destinations in Pekanbaru City. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS software. The results of the study indicate that influencers, social media content, and e-WOM have a positive and significant effect on visitors' interest. Furthermore, it was found that visitors' interest plays a significant role as a mediator in bridging digital stimuli to the final decision of tourists to visit. Influencers were found to have the most dominant influence in shaping interest, while aesthetic visual content on platforms such as TikTok and Instagram strengthens visit intentions. These findings underscore the importance of digital marketing strategies based on credibility and emotional engagement for managers of educational tourism destinations in the modern era. Keywords: Influencer, Visitors interest , Visitors Decision, Digital Tourism. Abstrak: Revolusi digital telah mengubah lanskap pemasaran pariwisata, di mana keputusan berkunjung kini sangat dipengaruhi oleh representasi visual dan sosial di media daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer, social media content, dan electronic word of mouth (e-WOM) terhadap visitors decision dengan visitors interest sebagai variabel mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan melalui survei daring terhadap 350 responden yang merupakan pengunjung destinasi wisata Asia Farm dan Asia Heritage di Kota Pekanbaru. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer, social media content, dan e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap visitors interest . Lebih lanjut, ditemukan bahwa visitors interest berperan sebagai mediator yang signifikan dalam menjembatani stimulus digital terhadap keputusan akhir wisatawan untuk berkunjung. Influencer ditemukan memiliki pengaruh paling dominan dalam membentuk minat, sementara konten visual yang estetik di platform seperti TikTok dan Instagram memperkuat niat kunjungan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran digital yang berbasis pada kredibilitas dan keterlibatan emosional bagi pengelola destinasi wisata edukatif di era modern. Kata kunci: Influencer, Visitors interest , Visitors Decision, Digital Tourism. |
Dini Umairoh (Universitas Lancang Kuning); Arizal N (Universitas Lancang Kuning); Nofrizal Nofrizal (Universitas Lancang Kuning); Andam Lukcyhasnita (Politeknik Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 721-730 [PDF] |
| 612 |
PENGHILANGAN HAK ASUH ANAK DARI ORANG TUA PEMAKAI NARKOTIKA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA MODERN
Lihat AbstrakAbstract: Parental drug abuse poses serious risks to the parenting relationship and the best interests of children. In Indonesian legal practice, state intervention in this situation is still dominated by a criminal approach through Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics. Rehabilitation for drug users is positioned as part of the criminal justice system, while civil implications, particularly regarding child custody, are not explicitly regulated. As a result, child protection is reactive and only implemented after a real loss has occurred. This study aims to reconstruct the removal of child custody rights from parents who use drugs as a civil legal instrument that is preventive and oriented towards child protection. This study uses normative legal research methods with statutory, conceptual, and philosophical approaches. The results indicate that child custody is a non-absolute legal authority and can be limited if the parents are at risk, including drug abuse. The lack of norms in the Narcotics Law regarding the civil implications of parent-child relationships requires policy reconstruction towards a non-penal approach. This study proposes the removal of custody as a legitimate, preventative civil law mechanism integrated with parental rehabilitation policies to ensure more effective and equitable child protection. Keywords: Child Custody, Civil Law, Non-Penal Policy, Narcotics, Child Protection. Abstrak: Penyalahgunaan narkotika oleh orang tua menimbulkan risiko serius terhadap relasi pengasuhan dan kepentingan terbaik anak. Dalam praktik hukum di Indonesia, intervensi negara terhadap kondisi tersebut masih didominasi pendekatan pidana melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Rehabilitasi pemakai narkotika ditempatkan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana, sementara implikasi keperdataan, khususnya terkait hak asuh anak, belum diatur secara eksplisit. Akibatnya, perlindungan anak bersifat reaktif dan baru dilakukan setelah terjadi kerugian nyata. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi penghilangan hak asuh anak dari orang tua pemakai narkotika sebagai instrumen hukum perdata yang bersifat preventif dan berorientasi perlindungan anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak asuh anak merupakan kewenangan hukum yang tidak absolut dan dapat dibatasi apabila orang tua berada dalam kondisi berisiko, termasuk penyalahgunaan narkotika. Kekosongan norma dalam Undang-Undang Narkotika terkait implikasi keperdataan relasi orang tua dan anak menuntut rekonstruksi kebijakan menuju pendekatan non-penal. Penelitian ini menawarkan penghilangan hak asuh sebagai mekanisme hukum perdata yang sah, preventif, dan terintegrasi dengan kebijakan rehabilitasi orang tua, guna menjamin perlindungan anak secara lebih efektif dan berkeadilan. Kata Kunci: Hak Asuh Anak, Hukum Perdata, Kebijakan Non-Penal, Narkotika, Perlindungan Anak. |
Muhammad Hasan Nasution (Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Tebing Tinggi); Fauziah Lubis (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Mhd. Yadi Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 705-714 [PDF] |
| 613 |
THE PHILOSOPHICAL ESSENCE OF TECHNICAL AND VOCATIONAL EDUCATION AND TRAINING IN THE DIGITAL ERA: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to provide a comprehensive philosophical justification for Technical and Vocational Education and Training (TVET) by examining how ontological, epistemological, and axiological foundations can strengthen its role in the modern era. This study addresses growing concerns that TVET is increasingly dominated by a market-driven instrumental paradigm that neglects its humanistic, reflective, and ethical dimensions. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted following the PRISMA protocol. This review synthesized 34 Scopus-indexed journal articles published between 2020 and 2025, identified through Boolean-based keyword searches focusing on philosophical, conceptual, and theoretical perspectives in TVET. The selected studies were analyzed using qualitative thematic analysis to explore the philosophical justifications and their implications for TVET. This review reveals an intense philosophical urgency in redefining TVET amid rapid digitalization, Industry 4.0 demands, social inequality, and widening skill gaps. The philosophical foundations collectively shift TVET from a mechanistic skills training model to a holistic human development system. A philosophical approach contributes to character building, work ethic, and social awareness through virtue ethics, practical wisdom (phronesis), and spiritual workability. This study presents a comprehensive philosophical framework for reevaluating the essence and direction of TVET. By integrating ontology, epistemology, and axiology, this research offers a new conceptual lens to strengthen TVET as a transformative, humanistic, and socially responsive education system. Keywords: Technical and Vocational Education and Training (TVET); Philosophy of education; Vocational knowledge; Ethical competence; Systematic Literature Review Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pembenaran filosofis yang komprehensif untuk Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Kejuruan (TVET) dengan mengkaji bagaimana landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis dapat memperkuat perannya di era modern. Studi ini membahas kekhawatiran yang berkembang bahwa TVET semakin didominasi oleh paradigma instrumental yang digerakkan oleh pasar yang mengabaikan dimensi humanistik, reflektif, dan etisnya. Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) dilakukan mengikuti protokol PRISMA. Tinjauan ini mensintesis 34 artikel jurnal terindeks Scopus yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025, diidentifikasi melalui pencarian kata kunci berbasis Boolean yang berfokus pada perspektif filosofis, konseptual, dan teoretis dalam TVET. Studi yang dipilih dianalisis menggunakan analisis tematik kualitatif untuk mengeksplorasi pembenaran filosofis dan implikasinya terhadap TVET. Tinjauan ini mengungkapkan urgensi filosofis yang intens dalam mendefinisikan ulang TVET di tengah digitalisasi yang cepat, tuntutan Industri 4.0, ketidaksetaraan sosial, dan kesenjangan keterampilan yang melebar. Fondasi filosofis secara kolektif menggeser TVET dari model pelatihan keterampilan mekanistik menuju sistem pengembangan manusia yang holistik. Pendekatan filosofis berkontribusi pada pembentukan karakter, etika kerja, dan kesadaran sosial melalui etika kebajikan, kebijaksanaan praktis (phronesis), dan kemampuan kerja spiritual. Studi ini menyajikan kerangka filosofis yang komprehensif untuk mengevaluasi kembali esensi dan arah TVET. Dengan mengintegrasikan ontologi, epistemologi, dan aksiologi, penelitian ini menawarkan lensa konseptual baru untuk memperkuat TVET sebagai sistem pendidikan yang transformatif, manusiawi, dan responsif secara sosial. Kata kunci: Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Kejuruan (TVET), Filsafat pendidikan, Pengetahuan vokasi, Kompetensi etika, Tinjauan Literatur Sistematis |
Andi Saputra (Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang); Rijal Abdullah (Universitas Negeri Padang); M. Giatman (Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang); Jonni Mardizal (Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 695-704 [PDF] |
| 614 |
DESIGN OF REAL-TIME OLT MONITORING FOR GPON CONGESTION DETECTION
Lihat AbstrakAbstract: This research aims to design and implement a web-based Optical Line Terminal (OLT) network monitoring system to detect congestion in real-time on Gigabit Passive Optical Network (GPON) architecture. The main problem in GPON networks is the increase in customer traffic which causes bandwidth bottlenecks and decreases Quality of Service (QoS). The research methodology includes analysis of OLT performance parameters (throughput, utilization, packet loss, latency), design of a system architecture based on SNMP and REST API, development of a monitoring dashboard using a web framework, and testing in an operational network environment. The developed system is able to display PON port status, bandwidth utilization level, and automatic notification when the congestion threshold is exceeded. The test results show that the system can detect an increase in utilization above 80% with a response time of less than 5 seconds. The implementation of this system increases the effectiveness of network monitoring and speeds up the troubleshooting process by administrators. Keywords: Network Monitoring; OLT; GPON; Congestion; Real-Time. Abstrak: Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring jaringan Optical Line Terminal (OLT) berbasis web untuk mendeteksi congestion secara real-time pada arsitektur Gigabit Passive Optical Network (GPON). Permasalahan utama pada jaringan GPON adalah meningkatnya trafik pelanggan yang menyebabkan bottleneck bandwidth dan penurunan Quality of Service (QoS). Metodologi penelitian meliputi analisis parameter performa OLT (throughput, utilization, packet loss, latency), perancangan arsitektur sistem berbasis SNMP dan REST API, pengembangan dashboard monitoring menggunakan framework web, serta pengujian pada lingkungan jaringan operasional. Sistem yang dikembangkan mampu menampilkan status port PON, tingkat utilisasi bandwidth, dan notifikasi otomatis ketika threshold congestion terlampaui. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi kenaikan utilisasi di atas 80% dengan waktu respons kurang dari 5 detik. Implementasi sistem ini meningkatkan efektivitas monitoring jaringan serta mempercepat proses troubleshooting oleh administrator. Kata Kunci: Monitoring Jaringan; OLT; GPON; Congestion; Real-Time. |
Hari Jalsa Marpaung (Universitas Royal); Andrew Ramadhani (Universitas Royal); Indra Ramadona Harahap (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5728-5734 [PDF] |
| 615 |
PENGEMBANGAN APLIKASI BASIS INFORMASI PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PADA P3M POLITEKNIK NEGERI MEDAN
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the utilization of the Simlibtamas system in managing research proposal submissions at the Medan State Polytechnic. Based on observations on the system dashboard, there are 1,299 registered users, 21 of whom are active, who have submitted proposals, and a total of 800 proposals that have been processed. This system is able to display information in a structured manner through a submission table containing the name of the proposer, the proposal title, the original scheme, document files, assessments, and the amount of proposed and recommended funding. In addition, a recapitulation graph of the amount of funding shows the existence of funding submissions within a certain time period, reflecting the dynamics of research activity. The results show that the Simlibtamas system has functioned well in supporting the administration and evaluation process of research proposals. However, the involvement of proposer users still needs to be improved for more optimal system utilization. In conclusion, Simlibtamas is able to facilitate monitoring, transparency, and management of research, and can be further developed to increase participation and effectiveness of research fund distribution. Keywords: Information Systems, Applications, Simlibtimnas, Research, Community Service Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan sistem Simlibtamas dalam pengelolaan pengajuan proposal penelitian di Politeknik Negeri Medan. Berdasarkan hasil pengamatan pada dashboard sistem, tercatat sebanyak 1299 pengguna terdaftar dengan 21 pengguna aktif yang mengajukan proposal, serta total 800 proposal yang telah diproses. Sistem ini mampu menampilkan informasi secara terstruktur melalui tabel pengajuan yang memuat nama pengusul, judul proposal, skema pendanaan, file dokumen, penilaian, serta jumlah dana yang diusulkan dan direkomendasikan. Selain itu, grafik rekapitulasi jumlah dana menunjukkan adanya fluktuasi pengajuan dana dalam rentang waktu tertentu, yang mencerminkan dinamika aktivitas penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Simlibtamas telah berfungsi dengan baik dalam mendukung proses administrasi dan evaluasi proposal penelitian. Namun, keterlibatan pengguna pengusul masih perlu ditingkatkan agar pemanfaatan sistem menjadi lebih optimal. Kesimpulannya, Simlibtamas mampu memudahkan monitoring, transparansi, dan pengelolaan penelitian, serta dapat dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan partisipasi dan efektivitas distribusi dana penelitian. Kata kunci: Sistem Informasi, Aplikasi, Simlibtimnas, Penelitian, Pengabdian |
Purwa Hasan Putra (Politeknik Negeri Medan); Yuyun Yusnida Lase (Politeknik Negeri Medan); Wira Bayu Asmara (Politeknik Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 679-685 [PDF] |
| 616 |
PERAN FINANCIAL ATTITUDE DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN PENCATATAN KEUANGAN PELAKU USAHA MIKRO STUDI KASUS PAJAK KAMPUNG LALANG
Lihat AbstrakAbstract: This study is motivated by the low level of financial record-keeping discipline among micro business actors despite high transaction intensity, particularly among micro enterprises operating in the Kampung Lalang traditional market, which has implications for weak financial management and business decision-making. This condition highlights the urgency of the study, as financial record-keeping is a fundamental requirement for business sustainability and fiscal compliance, while the role of financial attitude has received limited scholarly attention. The objective of this study is to analyze the role of financial attitude in improving financial record-keeping discipline among micro business actors. The study employs a quantitative approach with an explanatory research design, involving 95 micro business owners selected through random sampling, and data collected using a Likert-scale questionnaire. Data analysis was conducted using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The results indicate that financial attitude has a positive and significant effect on financial record-keeping discipline, although the explanatory power of the model remains limited, suggesting the need to incorporate additional variables in future research. Keywords: Financial Attitude; Financial Record-Keeping; Micro Enterprises. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya disiplin pencatatan keuangan pelaku usaha mikro meskipun aktivitas transaksi berlangsung tinggi, khususnya pada usaha mikro di kawasan Pajak Kampung Lalang, yang berimplikasi pada lemahnya pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan usaha. Kondisi tersebut menjadi urgensi penelitian karena pencatatan keuangan merupakan fondasi keberlanjutan usaha dan kepatuhan fiskal, sementara faktor sikap keuangan pelaku usaha masih kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran financial attitude dalam meningkatkan disiplin pencatatan keuangan pelaku usaha mikro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, melibatkan 95 pelaku usaha mikro yang dipilih secara acak, serta pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial attitude berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin pencatatan keuangan, meskipun kemampuan penjelasan model masih bersifat terbatas, sehingga membuka peluang pengembangan penelitian selanjutnya dengan memasukkan variabel lain yang relevan. Kata kunci: Financial Attitude; Disiplin Pencatatan Keuangan; Usaha Mikro |
Vinna Pratiwi Agustyn (Universitas Bunda Thamrin) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 550-557 [PDF] |
| 617 |
PENGARUH JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) SEKTOR PARIWISATA DI KOTA BATAM
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to quantitatively analyze the effect of the number of foreign tourist visits on the Regional Original Income (PAD) of the tourism sector in Batam City using 2025 data. This study uses a quantitative approach with an explanatory research method, namely research that aims to explain the causal relationship between independent and dependent variables through statistical hypothesis testing. The number of foreign tourist visits has a positive and significant effect on Regional Original Income (PAD) in the tourism sector in Batam City in 2025. Regression test results indicate that an increase in the number of foreign tourist visits statistically increases PAD revenue, particularly from hotel taxes, restaurant taxes, and tourism levies. The high coefficient of determination indicates that most of the variation in PAD in the tourism sector can be explained by changes in the number of foreign tourist visits, thus emphasizing the strategic role of the international tourism sector as a key pillar of regional revenue in Batam City. These findings support the economic theory of tourism and the tourism-led growth hypothesis, which states that increased tourist flows stimulate local economic activity and broaden the regional fiscal revenue base. Keywords: tourism sector, foreign countries, PAD, regional fiscal Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif pengaruh jumlah kunjungan wisman terhadap PAD sektor pariwisata di Kota Batam dengan menggunakan data tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab–akibat (causal relationship) antara variabel independen dan variabel dependen melalui pengujian hipotesis secara statistik. jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Kota Batam pada tahun 2025. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan wisman secara statistik mampu meningkatkan penerimaan PAD, khususnya yang bersumber dari pajak hotel, pajak restoran, dan retribusi pariwisata. Nilai koefisien determinasi yang tinggi mengindikasikan bahwa sebagian besar variasi PAD sektor pariwisata dapat dijelaskan oleh perubahan jumlah kunjungan wisman, sehingga mempertegas peran strategis sektor pariwisata internasional sebagai salah satu pilar utama pendapatan daerah Kota Batam. Temuan ini memperkuat teori ekonomi pariwisata dan hipotesis pertumbuhan berbasis pariwisata (tourism-led growth), yang menyatakan bahwa peningkatan arus wisatawan mendorong aktivitas ekonomi lokal dan memperluas basis penerimaan fiskal daerah. Kata kunci: sektor pariwisata, mancanegara, PAD, fiskal daerah |
Rachmad Chartady (STIE Pembangunan Tanjungpinang); Rona Tanjung (Universitas Riau Kepulauan); Airina Cintha Sepriana Sulfat (STIE Pembangunan Tanjungpinang); M. Faiz Nayaka Maldino (Universitas Riau Kepulauan); Shahril Budiman (STISIPOL Raja Haji) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 535-542 [PDF] |
| 618 |
Efektivitas Model Permainan Kolaboratif dalam Meningkatkan Sikap Penghargaan Keragaman pada Peserta Didik Sekolah Dasar
Lihat AbstrakAbstract: As a multicultural nation, Indonesia faces persistent challenges in fostering inclusive and tolerant attitudes among young learners. Elementary education represents a critical stage for shaping children’s social values and attitudes toward diversity. This study examines the effectiveness of a jigsaw-based collaborative game model in enhancing students’ appreciation of diversity in early elementary classrooms. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental non-equivalent control group pretest–posttest design. Two intact classes participated, consisting of an experimental group implementing the jigsaw game model and a control group receiving conventional instruction. Data were collected using a validated Likert-scale instrument and analyzed through independent sample t-tests on normalized N-Gain scores. The results indicate that students in the experimental group achieved a significantly higher mean N-Gain score (0.75, high category) compared to the control group (0.33, moderate category) (p < 0.05). These findings provide empirical evidence that collaborative jigsaw games are effective in strengthening students’ attitudes of respect for diversity and can serve as an inclusive instructional strategy in multicultural elementary school contexts. Keywords: diversity; elementary education; jigsaw; collaborative learning; respect; tolerance Abstrak: Indonesia sebagai negara multikultural menghadapi tantangan dalam menumbuhkan sikap inklusif dan toleran pada peserta didik sejak pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas model permainan kolaboratif berbasis jigsaw dalam meningkatkan sikap penghargaan terhadap keragaman pada peserta didik kelas awal Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu non-equivalent control group pretest–posttest. Sampel terdiri atas dua kelas, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan permainan jigsaw dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala Likert yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji-t terhadap skor N-Gain ternormalisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 0,75 (kategori tinggi), secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dengan N-Gain sebesar 0,33 (kategori sedang) (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa model permainan kolaboratif berbasis jigsaw efektif dalam meningkatkan sikap penghargaan terhadap keragaman, sehingga berpotensi menjadi strategi pembelajaran inklusif yang relevan untuk pendidikan dasar di lingkungan multikultural. Kata kunci: jigsaw; keragaman; pembelajaran kolaboratif; penghargaan; sekolah dasar; toleransi |
Nur Rohmatul Izzah (S2 Pendidikan Dasar, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya); Fatmawati Fatmawati (S2 Pendidikan Dasar, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya); Muhammad Syaikhon (S2 Pendidikan Dasar, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya) |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 13 No 1 (2026) |
Hal: 1 - 10 [PDF] |
| 619 |
KEPEMIMPINAN KULTURAL MELAYU DI WILAYAH SINGAPURA, JOHOR, KEPRI (SIJORI) DIANTARA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN TRANSFORMASI DIGITAL ERA
Lihat AbstrakAbstract: This paper aims to explore the role of cultural leadership in the SIJORI region (Singapore, Johor, and the Riau Archipelago) in leveraging artificial intelligence (AI) and digital transformation to preserve and enrich local cultural identity. As globalization and technological advancements accelerate, cultural leaders in SIJORI face the challenge of upholding cultural values while embracing digital innovation. This paper highlights the core elements of cultural leadership—cultural awareness, empathy, adaptability, inclusive communication, cultural innovation, and community empowerment—and examines how these elements can be strengthened through the use of AI and digital platforms. Under culturally aware leadership, technology can be harnessed to foster cross-cultural collaboration, preserve local heritage, and drive innovation within cultural practices. This study underscores the importance of adaptive cultural leadership in digital strategies, aiming to build communities that are deeply rooted in cultural identity yet prepared to navigate the challenges of the continually evolving digital age. Keywords: Cultural Leadreship, SIJORI Region, Artificail Intelligence, Digital Transformation, Cross-Cultural Collaboration Abstrak: Makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan budaya di wilayah SIJORI (Singapura, Johor, dan Kepulauan Riau) dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital untuk melestarikan dan memperkaya identitas budaya lokal. Seiring percepatan globalisasi dan kemajuan teknologi, para pemimpin budaya di SIJORI menghadapi tantangan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya sambil merangkul inovasi digital. Makalah ini menyoroti elemen inti kepemimpinan budaya—kesadaran budaya, empati, adaptabilitas, komunikasi inklusif, inovasi budaya, dan pemberdayaan masyarakat—dan meneliti bagaimana elemen-elemen ini dapat diperkuat melalui penggunaan AI dan platform digital. Di bawah kepemimpinan yang sadar budaya, teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendorong kolaborasi lintas budaya, melestarikan warisan lokal, dan mendorong inovasi dalam praktik budaya. Studi ini menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan budaya adaptif dalam strategi digital, yang bertujuan untuk membangun komunitas yang berakar kuat dalam identitas budaya namun siap menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang. Kata Kunci: Kepemimpinan Budaya, Wilayah SIJORI, Kecerdasan Buatan, Transformasi Digital, Kolaborasi Lintas Budaya |
Rachmad Chartady (STIE Pembangunan Tanjungpinang); Muhammad Isa Alamsyahbana (STIE Pembangunan Tanjungpinang); Armansyah Armansyah (STIE Pembangunan Tanjungpinang); Novica Indriaty (STIE Pembangunan Tanjungpinang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 527-534 [PDF] |
| 620 |
DINAMIKA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN CAMPURAN: STUDI PERBANDINGAN HUKUM DI INDONESIA DAN MALAYSIA
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the differences in concept and implementation of marital property division after divorce in mixed marriages in Indonesia and Malaysia and to examine its implications for the condition of former spouses in the context of cross-border and economic globalization. The research method used is empirical legal research with a socio-legal approach through in-depth interviews with divorced couples in mixed marriages, supported by analysis of legislation and court decisions in both countries. The results show a gap between legal norms and field practices in marital property division. In Indonesia, the application of formal and proportional division principles does not fully reflect real economic contributions and social vulnerability after divorce. In Malaysia, broader judicial discretion allows consideration of socio-economic conditions, but potentially creates legal uncertainty. These differences impact access to productive assets, post-divorce financial stability, and sustainability of cross-border economic relations. This study emphasizes the importance of a socio-legal approach in formulating marital property division policies responsive to social realities and economic globalization dynamics. Keyword: Mixed Marriage; Marital Property; Comparative Law; Economic Globalization; Cross-Border Asset Division. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsep dan implementasi pembagian harta bersama pasca perceraian dalam perkawinan campuran di Indonesia dan Malaysia serta mengkaji implikasinya terhadap kondisi mantan pasangan dalam konteks lintas negara dan globalisasi ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal melalui wawancara mendalam terhadap pasangan suami-istri yang bercerai dalam perkawinan campuran, didukung analisis peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan kesenjangan antara norma hukum dan praktik lapangan dalam pembagian harta bersama. Di Indonesia, penerapan prinsip pembagian formal dan proporsional belum sepenuhnya mencerminkan kontribusi ekonomi riil dan kerentanan sosial pasca perceraian. Di Malaysia, diskresi hakim yang lebih luas memungkinkan pertimbangan kondisi sosial-ekonomi, namun berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Perbedaan tersebut berdampak pada akses terhadap aset produktif, stabilitas finansial pasca perceraian, dan keberlanjutan relasi ekonomi lintas negara. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan socio-legal dalam merumuskan kebijakan pembagian harta bersama yang responsif terhadap realitas sosial dan dinamika globalisasi ekonomi. Kata kunci: Perkawinan Campuran; Harta Bersama; Perbandingan Hukum; Globalisasi Ekonomi; Pembagian Aset Lintas Negara. |
Uswatun Hasanah (UIN Suamatera Utara); Mhd. Syahnan; Mustafa Kamal Rokan |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 652-660 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.