Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 2501 |
PENATALAKSANAAN PENANGANAN JENAZAH PASIEN COVID-19
Lihat AbstrakAbstract: Coronavirus Disease (Covid-19) is a very dangerous and deadly virus. The symptoms are almost the same as the flu in general, but this virus can cause severe infections and organ failure leading to death. Very many people have been infected by this virus, including in Riau as of January 20, 2021, as many as 27,714 people have been confirmed. The government has issued a Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number HK.01.07/MENKES/413/2020 concerning Guidelines for the Prevention and Control of Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). However, there have been many incidents of refusal to bury the bodies of Covid-19 patients according to the guidelines that have been determined by the government in various regions in Indonesia, including Riau. This research uses the Sociological Empirical method which later the author will provide an overview of the Management of the Body Handling of Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) patients based on the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number HK.01.07/MENKES/413/2020 at the Pekanbaru City Government Hospital. Keywords: Corona Virus, corpse, government Abstrak: Coronavirus Disease (Covid-19) merupakan virus yang sangat berbahaya dan mematikan. Gejala yang dirasakan hampir sama dengan sakit flu pada umumnya, tetapi virus ini bisa mengakibatkan infeksi yang parah dan gagal organ berujung kepada kematian. Sangat banyak masyarakat yang terinfeksi oleh virus ini termasuk di Riau per 20 Januari 2021 sebanyak 27.714 orang terkonfirmasi. Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 Tentang Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Namun yang terjadi banyak peristiwa penolakan pemakaman jenazah pasien Covid-19 secara pedoman yang telah ditentukan pemerintah tersebut di berbagai daerah di Indonesia termasuk di Riau. Penelitan ini menggunakan metode Sosiologis Empiris yang nantinya penulis akan memberikan gambaran atas Penatalaksanaan Penanganan Jenazah Pasien Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 di rumah Sakit Pemerintah Kota Pekanbaru. Kata kunci: Corona Virus, Jenazah, pemerintah |
Riefki Dwi Putra; Fahmi Fahmi; Yetti Yetti |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 416-423 [PDF] |
| 2502 |
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN APLIKASI GEOGEBRA SEBAGAI ALAT BANTU DITINJAU BERDASARKAN CURIOSITY SISWA
Lihat AbstrakAbstract: This study aimed to determine students Curiosity in learning geometry using the Geogebra application. This research was conducted at a private junior high school in the Sei Bejangkar area for the 2021/2022 academic year. The method used in this research is quasi-experimental. Data was collected after the treatment was obtained from students' curiosity questionnaires on geometry material. The study results revealed that there was a significant effect on learning mathematics using the Geogebra application on students Curiosity. This can be seen from the curiosity questionnaire scores of students who were taught geometry learning with the aid of the Geogebra application and 94 scores of students who were taught using conventional learning media were 84 scores. The analysis of covariance calculations shows that for learning Fcount Ftabel = , so Ho is rejected and Ha. In addition, the height of the regression line describes student learning outcomes, namely when X = 0, then the regression equation for Curiosity learning class using Geogebra is obtained Y = 62,777 and the conventional learning class regression equation Y = 61.399. It means that it can be concluded that there is a significant influence on learning using Geogebra on students Curiosity about the geometri material. Keywords: Geogebra; Curiosity; Mathematic Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui curiosity siswa pada pembelajaran geometri yang menggunakan software Geogebra. Penelitian ini dilakukan di SMP Swasta daerah Sei Bejangkar Tahun Ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen. Pengumpulan data diberikan setelah perlakuan diperoleh dari angket curiosity siswa pada materi geometri. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh yag signifikan pada pemebalajarn matematika menggunakan aplikasi geogebra terhadapa Curiosity siswa. Hal ini dapat dilihat dari skor angket curiosity siswa yang diajar pada pembelajaran geometri dengan berbantuan software Geogebra adalah sebesar dan 94 skor siswa yang diajar dengan media pembelajaran konvensional adalah sebesar 84 skor . Hasil analisis kovarians perhitungan menunjukkan bahwa untuk pembelajaran diperoleh Fhit Ftabel = , sehingga Ho ditolak dan Ha . Selain itu Ketinggian garis regresi menggambarkan hasil belajar siswa, yaitu pada saat X = 0 maka persamaan regresi untuk Curiosity kelas pembelajaran menggunakan Geogebra diperoleh Y = 62,777 dan persamaan regresi kelas pembelajaran konvensional Y = 61,399. Berarti dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada pembelajaran menggunakan Geogebra terhadap Curiosity siswa pada materi geometri. Kata kunci: Geogebra; Curiosity; Matematika |
Anim Anim (Universitas Asahan, Indonesia; Scopus ID: 57210175244); Sahat Saragih; E. Elvis Napitupulu; KMS. Muhammad Amin Fauzi; Syahriani Sirait; Ely Syafitri; Elfira Rahmadani; Nilam Sari |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 409-415 [PDF] |
| 2503 |
IMPLIKASI PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA LAGAN BUNGIN KECAMATAN SEMIDANG LAGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH DI ERA PANDEMI COVID-19
Lihat AbstrakAbstract: One of the nature-based tourism villages in Semidang Lagan District, Central Bengkulu Regency, is Curug Embun Waterfall in Lagan Bungin Village. However, with the Covid-19 pandemic, Indonesia has experienced a slump in almost all industries. Tourism is one of the sectors most affected by the Covid-19 pandemic. The purpose of this study was to review the implications of developing the potential of tourism villages on improving the economy of the Lagan Bungin Village Community, Semidang Lagan District, Central Bengkulu Regency in the Covid-19 pandemic era. This study uses a descriptive method with a qualitative approach to obtain data and information. This researcher analyzed the data obtained from several sources to answer the problems of the Implications of Developing the Potential of Tourism Villages on the Economic Improvement of the Lagan Bungin Village Community, Semidang Lagan District, Central Bengkulu Regency in the Covid-19 Pandemic Era. The results of this study are that initially only waterfalls and land that is still shaved and chaotic, after being developed into a tourist village, the location becomes beautifully arranged so that some people in Lagan Bungin village take the initiative to open businesses around the tourist village of Curug Embun Waterfall, and have implications for improving the economy of the Lagan Bungin village community. Keywords: tourist village, economic improvement, Covid-19 pandemic. Abstrak: Salah satu desa wisata berbasis alam yang ada di Kecamatan Semidang Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah yaitu Air Terjun Curug Embun yang ada di Desa Lagan Bungin. Namun adanya pandemic Covid-19, Indonesia mengalami keterpurukan hampir seluruh industri. Pariwisata menjadi salah satu sektor yang terdampak akibat Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau Implikasi Pengembangan Potensi Desa Wisata Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Lagan Bungin Kecamatan Semidang Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah di Era pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data dan informasi. Peneliti ini menganalisis data yang diperoleh dari beberapa sumber untuk menjawab permasalahan dari Implikasi Pengembangan Potensi Desa Wisata Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Lagan Bungin Kecamatan Semidang Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah di Era Pandemi Covid-19. Hasil dari penelitian ini yaitu yang semula hanya Air Terjun semata dan lahan yang masih serut dan sembrawut, setelah dikembangkan menjadi desa wisata maka lokasi tersebut menjadi tertata indah sehingga sebagian masyarakat desa Lagan Bungin berinisiatif untuk membuka usaha di sekitar desa wisata Air Terjun Curug Embun, dan memberikan implikasi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa Lagan Bungin. Kata kunci: desa wisata, peningkatan ekonomi, pandemi Covid-19 |
Murodah Murodah; Ovita Charolina; Marisidi Marisidi |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 398-408 [PDF] |
| 2504 |
PENENTUAN PENERIMA KARTU INDONESIA PINTAR (KIP) TAHUN 2017/2018 DI SMA NEGERI 03 BENGKULU SELATAN MENGGUNAKAN ALGORITMA WEIGHTED PRODUCT
Lihat AbstrakAbstract: KIP (Smart Indonesia Card) is financial support from government given to students whose parents are less able to pay for their children's education. This program is a continuation and expansion of the target of Bantuan Siswa Miskin (BSM) program. This study demonstrates the decision making using the weighted product method. This method uses criteria. The criteria used in this application included; Economically disadvantaged, family income, housing information, and other health insurance ownership. Weighted Product algorithm is one of efficient methods because the time required is very short. Keywords: Weighted product algorithm, Bantuan Siswa Miskin (BSM), KIP Abstrak: KIP (Kartu Indonesia Pintar) adalah bantuan berupa uang tunai dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik yang orang tuanya kurang mampu membiayai pendidikannya, sebagai kelanjutan dan perluasan sasaran dari program Bantuan Siswa Miskin (BSM). Pengambilan keputusan dalam metodeWeighted productini yaitu menngunakan kriteria, adapun kriteria yang dipakai dalam aplikasi ini yaitu Tak Mampu secara Ekonomi, Penghasilan keluarga , Keterangan perumahan , dan Memiliki asuransi kesehatan lainnya .algoritmaWeighted Productmerupakan salah satu metode yang lebih efisien karena waktu yang dibutuhkan sangat singkat. Kata kunci: Algoritma Weighted product, Bantuan Siswa Miskin (BSM), KIP |
Novi Rahayu; Dedi Syahputra |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 381-386 [PDF] |
| 2505 |
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN METODE AHP UNTUK MEREKOMENDASIKAN GURU BERPRESTASI
Lihat AbstrakAbstract: The selection of outstanding teachers is giving recognition to the teacher real and extraordinary activities every year the results can be proud of and beneficial for quality improvement progress school. The selection of outstanding teachers at SDN 010091 carried out every year. In the process of evaluating outstanding teachers, school appoint School Principals to evaluate teacher candidates. However, the assessment process is still done manually so that takes a long time to do data processing. Besides that, the assessment is still subjective and not relevant to the situation in fact. Based on this, the system was built in this study decision support used to carry out the selection process achievement teachers at SDN 010091. Decision support system built web-based using MySQL as a database. The decision-making method used is Analytical Hirarcy Process (AHP) method. This method is used for determine the weight value of each criterion, which is then carried out by the process ranking to determine the best alternative from a number of alternatives. The test conducted in this study is functional testing with black box testing method. The test results show that the system can goes well according to its function Keywords: Outstanding Teacher, Analytical Hirarcy Process, System Decision Supporter. Abstrak: Pemilihan guru berprestasi adalah pemberian pengakuan kepada guru yang secara nyata dan luar biasa melakukan kegiatan setiap tahunnya yang hasilnya dapat dibanggakan dan bermanfaat bagi kemajuan peningkatan kualitas sekolah. Pemilihan guru berprestasi di SDN 010091 dilakukan setiap tahunnya. Dalam proses penilaian guru berprestasi, sekolah menunjuk Kepala Sekolah untuk melakukan penilaian terhadap kandidat guru. Namun, proses penilaian tersebut masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan pengolahan data. Selain itu, penilaian masih bersifat subyektif dan belum relevan dengan keadaan yang sebenarnya. Berdasarkan hal tersebut pada penelitian ini dibangun sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk melakukan proses seleksi pemilihan guru beprestasi di SDN 010091. Sistem pendukung keputusan yang dibangun berbasis web dengan menggunakan MySQL sebagai basis data. Metode pengambilan keputusan yang digunakan yaitu metode Analitical Hirarcy Proses (AHP). Metode ini digunakan untuk menentukan nilai bobot dari setiap kriteria, yang kemudian dilakukan proses perangkingan untuk menentukan alternatif terbaik dari sejumlah alternatif. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu pengujian fungsional dengan metode black box testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya. Kata kunci: Guru Berprestasi, Analitical Hirarcy Proses, Sistem Pendukung Keputusan. |
Irianto Irianto (STMIK ROYAL KISARAN); Sudarmin Sudarmin; Gita Adinsyah |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 376-380 [PDF] |
| 2506 |
IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP PASIEN PADA PUSKESMAS DI KABUPATEN KAMPAR
Lihat AbstrakAbstract: Health Service Standards in Kampar Regency are very important in improving health-based development for communities throughout the country. In accordance with Permenkes 43 of 2019 concerning Puskesmas, it is hoped that they can implement health service standards for patients at the Kampar district health center. This study aims to determine the implementation of service standards at the puskesmas to patients and to review the legal aspects of responsibility for health services at the puskesmas. This research is normative juridical based on studies of legislation, books, various articles and electronic media that are closely related to health service standards at the Kampar District Health Center. For this reason, it is very necessary to have awareness and affirmation of regulations for health workers in providing health service standards for patients at the Kampar District Health Center in order to increase the degree of community welfare. Keywords: Services, Health Center, Kampar Abstrak: Standar Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Kampar sangat penting dalam meningkatkan pembangunan berbasis kesehatan bagi masyarakat di seluruh wilayah tanah air. Sesuai dengan Permenkes 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas sangat diharapkan bisa mengimplementasikan standar pelayanan kesehatan terhadap pasien di puskesmas kabupaten Kampar. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui implementasi standar pelayanan di puskesmas terhadap pasien dan meninjau aspek tanggung jawab dari sisi hukum bagi layanan kesehatan di puskesmas. Adapun penelitian ini bersifat Yuridis Normatif berdasarkan kajian dari perundang-undangan, buku-buku, berbagai artikel dan media elektronik yang erat kaitannya dengan standar pelayanan kesehatan di Puskesmas Kabupaten Kampar. Untuk itu sangat diperlukan adanay kesadaran dan penegasan terhadap peraturan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan standar pelayanan kesehatan bagi pasien di puskesmas Kabupaten Kampar agar bisa meningkatkan derajad kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: Pelayanan, Puskesmas, Kampar |
Das'at Zulhendra; Ardiansah Ardiansah; Iriansyah Iriansyah |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 369-375 [PDF] |
| 2507 |
ITIKAD BAIK HUBUNGAN HUKUM PERJANJIAN KERJASAMA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PEMERINTAH
Lihat AbstrakAbstract: Health workers or medical workers with work agreements are the utilization of health workers by health facilities with work agreements for a certain time but their position is not as civil servants or non-permanent employees. Therefore, the regulation of rights and obligations refers to the laws and regulations in the field of manpower, including the determination of the salary and wage structure. The type of research used in this research is normative legal research. The results of the discussion in the study are the principle of good faith in the collective work agreement between hospitals and health workers. All material facts must be notified and explained to medical personnel or health workers to avoid the consequences of future losses that will be received. The process of negotiating collective bargaining agreements uses the principle of accuracy in drafting agreements, namely the carefulness of medical or health workers to research and examine material facts relating to collective labor agreements whether the contents of the collective labor agreement contain good faith or not. Keywords: Good Faith, collective work agreement, medical personnel Abstrak: Tenaga kesehatan ataupun tenaga medis dengan perjanjian kerja merupakan pendayagunaan tenaga kesehatan oleh sarana kesehatan dengan perjanjian kerja dalam waktu tertentu namun kedudukannya bukan sebagai PNS maupun pegawai tidak tetap. Oleh karena itu pengaturan hak dan kewajiban mengacu pada peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan termasuk penetapan struktur gaji dan upah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif (normative legal research). Hasil pembahasan dalam penelitian adalah asas itikad baik dalam perjanjian kerja bersama antara rumah sakit dan tenaga kesehatan. Seluruh fakta material harus diberitahukan dan dijelaskan kepada tenaga medis ataupun tenaga kesehatan untuk menghindari akibat kerugian dikemudian hari yang akan diterimanya. Proses negosiasi perjanjian kerja bersama menggunakan asas kecermatan dalam menyusun perjanjian, yaitu adanya kecermatan tenaga medis ataupun tenaga kesehatan untuk meneliti dan memeriksa fakta-fakta material yang berkaitan dengan perjanjian kerja bersama apakah isi perjanjian kerja bersama tersebut mengandung itikad baik atau tidak. Kata kunci: Itikad Baik, perjanjian kerja bersama, tenaga medis |
Dinni Indrayuni; Suhendro Suhendro; Yetti Yetti |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 360-368 [PDF] |
| 2508 |
IMPLEMENTASI RUJUKAN PERAWATAN SALURAN AKAR GIGI KE DOKTER GIGI SPESIALIS PADA RUMAH SAKIT DI PEKANBARU
Lihat AbstrakAbstract: The dentist available at the hospital or FKTL in the city of Pekanbaru is not a dentist who specializes in dental conservation but is a general dentist. There are not several supporting examinations for patient health care needs that hospitals can provide to patients. Where should a general dentist, following the decree of the minister of health Number HK 02.02/MENKES/62/2015, not handle root canal treatment for molar teeth and following the Regulation of the Minister of Health Number 001 of 2012 that second-level referrals must be to a specialist? This type of research is sociological, legal analysis. Based on interviews and direct observation of services, referrals to patients who need a specialist or sub-specialist health services cannot be provided and are available at referral hospitals due to limited facilities, equipment, and human resources or personnel, such as not there are specialist doctors who are more competent to handle patients with cases that require specialist or sub-specialist health services. Keywords: referral, specialist dentist, minister of health regulation. Abstrak: Dokter gigi yang tersedia di rumah sakit atau FKTL di kota Pekanbaru bukan seorang dokter gigi spesialis konservasi gigi melainkan seorang dokter gigi umum. Dimana seharusnya seorang dokter gigi umum sesuai dengan keputusan menteri kesehatan Nomor HK 02.02/MENKES/62/2015 tidak boleh menangani perawatan saluran akar pada gigi molar dan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 001 tahun 2012 bahwa rujukan tingkat kedua harus ke dokter spesialis. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum sosiologis. Berdasarkan wawancara yang dilakukan dan observasi terhadap pelayanan secara langsung diketahui bahwa rujukan kepada pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan spesialistik atau sub-spesialistik yang tidak dapat diberikan dan tersedia di rumah sakit rujukan disebabkan alasan keterbatasan fasilitas, peralatan dan/atau sumberdaya manusia atau ketenagaan, seperti tidak adanya dokter spesialis yang lebih berkompeten untuk menangani pasien dengan kasus yang membutuhkan pelayanan kesehatan spesialistik atau sub-spesialistik serta tidak terdapat beberapa pemeriksaan penunjang kebutuhan pelayanan kesehatan pasien yang dapat diberikan oleh rumah sakit kepada pasien. Kata kunci: rujukan, dokter gigi spesialis, peraturan menteri kesehatan |
Andreas Susandy; Eddy Asnawi; Bahrun Azmi |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 352-359 [PDF] |
| 2509 |
PENYELESAIAN SENGKETA MEDIS ANTARA DOKTER GIGI DAN PASIEN DI KOTA PEKANBARU BERDASARKAN UNDANG UNDANG NOMOR 29 TAHUN 2004 TENTANG PRAKTEK KEDOKTERAN
Lihat AbstrakAbstract: This article aims to find out the problems regarding the resolution of medical disputes between dentists and patients n the city of Pekanbaru based on law number 29 of 2004 concerning medical practice because n medical disputes patients often experience difficulties n realizing their rights. These problems are studied and researched with the Sociological legal research method and using primary and secondary data. The discussion of this thesis harmonizes the laws and regulations with the real situation n society. The patient's weakness factors were also disclosed ncluding psychological factors, educational and economic factors of the patient causing the patient to have difficulty n fighting for their rights n medical disputes. The resolution of medical disputes that are taken through litigation and non-litigation channels are still found to have weaknesses that are not n favor of the patient. Thus, an dea was found through previous discussions and research, that t s necessary to form a special forum for resolving medical disputes that favors patients as consumers of health services. Keywords: medical dispute, dentist Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan mengenai penyelesaian sengketa medis antara dokter gigi dan pasien di kota pekanbaru berdasarkan undang-undang nomor 29 tahun 2004 tentang praktek kedokteran karena dalam sengketa medik pasien sering mengalami kesulitan dalam mewujudkan haknya. Permasalahan tersebut dikaji dan diteliti dengan metode penelitian hukum Sosiologis dan menggunakan data Primer dan sekunder. Pembahasan tesis ini mengharmonisasikan antara peraturan perundang-undangan dengan keadaan nyata di masyarakat. Faktor-faktor kelemahan pasien juga diungkapankan antara lain faktor psikologis, faktor pendidikan dan ekonomi pasien menyebabkan pasien mengalami kesulitan dalam memperjuangkan haknya di sengketa medik. Penyelesaian sengketa medik yang ditempuh melalui jalur litigasi dan non litigasi masih ditemukan kelemahan-kelemahan yang belum berpihak kepada pasien. Dengan demikian ditemukan suatu gagasan melalui pembahasan dan penelitian yang dilakukan sebeleumnya, bahwa perlu dibentuk suatu wadah khusus penyelesaian sengketa medik yang berpihak kepada pasien selaku konsumen pelayanan kesehatan. Kata kunci: sengketa medis, dokter gigi |
Risfa Anesa; Hasnati Hasnati; Indra Afrita |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 343-351 [PDF] |
| 2510 |
PERAMALAN PENJUALAN PARFUM MENGGUNAKAN METODE SINGLE MOVING AVERAGE (SMA) (STUDI KASUS : IM PARFUM PEKANBARU)
Lihat AbstrakAbstract: Today, there are many perfume distributors in the city of Pekanbaru, one of which is IM Parfum Pekanbaru. Based on sales data from IM Parfum Pekanbaru in October 2021, it is known that perfume sales reached around 1500 bottles. However, in sales they often experience problems, namely a lot of perfume stock that does not meet demand and is not even sold at all, it means that perfume supplies sometimes experience shortages and excesses so that the perfume is returned to the supplier at a loss due to not being sold. Forecasting is an important tool in effective and efficient planning. Forecasting is a prediction, projection or estimation of the level of uncertain events in the future. Based on research conducted at IM Parfum Pekanbaru using a forecasting system with the Single Moving Average method, it can help IM Parfum Pekanbaru store to recap sales data every month where the data is stored in the database. The forecasting system using the Single Moving Average method for forecasting perfume inventories for December 2021 is 1542 bottles with a MAD value of 242, an MSE value of 127073,4 and a MAPE value of 17.3%. Keywords: Forecasting, Single Moving Average, Parfume Sale Abstrak: Dewasa ini, banyak distributor parfum di kota Pekanbaru, salah satunya adalah IM Parfum Pekanbaru. Berdasarkan data penjualan IM Parfum Pekanbaru bulan Oktober 2021 diketahui bahwa penjualan parfum mencapai sekitar 1500 botol. Akan tetapi dalam penjualannya sering mengalami permasalahan yaitu banyak stok parfum yang tidak mencukupi permintaan dan bahkan tidak terjual samasekali, itu artinya persediaan parfum terkadang mengalami kekurangan dan berlebih sehingga parfum tersebut dikembalikan ke pemasok dengan kerugian akibat tidak terjual. Peramalan atau forecasting merupakan alat bantu yang penting dalam perencanaan yang efektif dan efisien. Peramalan adalah prediksi, proyeksi atau estimasi tingkat kejadian yang tidak pasti dimasa yang akan datang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada IM Parfum Pekanbaru menggunakan sistem peramalan dengan metode Single Moving Average, maka dapat membantu toko IM Parfum Pekanbaru untuk merekap data penjualan setiap bulannya dimana data tersebut disimpan ke database. Sistem peramalan menggunakan metode Single Moving Average pada peramalan persediaan parfum untuk bulan Desember 2021 adalah sebanyak 1542 botol dengan nilai MAD sebesar 242, nilai MSE sebesar 127073,4 dan nilai MAPE sebesar 17,3%. Kata kunci: Peramalan, Single Moving Average, Penjualan Parfum |
Ilfan Setiawan; Nurliana Nasution |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 339-342 [PDF] |
| 2511 |
IMPLEMENTASI TANGGUNG JAWAB DOKTER TERHADAP ASSESMEN BAGI PENGGUNA NARKOTIKA PADA LEMBAGA REHABILITASI NARKOTIKA DI KOTA PEKANBARU
Lihat AbstrakAbstract: Narcotics addicts and victims of narcotics abusers are required to undergo medical and social rehabilitation, in accordance with Article 9 of the Regulation of the Minister of Health No. 2415 Menkes/Per/XII/2011 concerning Medical Rehabilitation for Addicts, Abusers and Narcotics Abuse Victims that the medical rehabilitation process includes assessment, preparation of rehabilitation plans, outpatient or inpatient rehabilitation programs, and post-rehabilitation programs. The results of the study indicate that narcotics abusers who undergo legal processes at the investigation or prosecution stage can undergo medical rehabilitation and social rehabilitation after going through the assessment process. The assessment process is carried out by the Integrated Assessment Team consisting of the Legal Team and the Doctor Team. Through the Integrated Assessment Team, it will be determined whether a suspect or defendant is a narcotics abuser as a narcotics dealer or addict and through the Medical Team the content and severity of narcotics users will be tested. If based on the examination of the Integrated Assessment Team it is decided that they can undergo medical rehabilitation, the suspect or accused of abusing narcotics will be handed over to a rehabilitation institution. Keywords: Responsibilities, Doctors, Assessment, Narcotics Users Abstrak: Pecandu narkotika dan korban penyalahguna narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial, sesuai dengan Pasal 9 Peraturan Menteri kesehatan No. 2415 Menkes/Per/XII/2011 Tentang Rehabilitasi Medis Pecandu, Penyalahguna dan Korban Penyalahgunaan Narkotika bahwa proses rehabilitasi medis meliputi asesmen, penyusunan rencana rehabilitasi, program rehabilitasi rawat jalan atau rawat inap, dan program pasca rehabilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terhadap penyalah guna narkotika yang menjalani proses hukum pada tahap penyidikan atau penuntutan dapat menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial setelah melalui proses asesmen. Proses asesmen dilaksanakan oleh Tim Asesmen Terpadu yang terdiri dari Tim Hukum dan Tim Dokter. Melalui Tim Asesmen Terpadu akan ditentukan apakah seorang tersangka atau terdakwa penyalah guna narkotika sebagai pengedar atau pecandu narkotika serta melalui Tim Medis akan diuji kandungan serta tingkat keparahan pengguna narkotika. Apabila berdasarkan pemeriksaan Tim Asesmen Terpadu diputuskan dapat menjalani rehabilitasi medis, maka tersangka atau terdakwa penyalah guna narkotika akan diserahkan ke lembaga rehabilitasi. Kata kunci: Tanggung Jawab, Dokter, Assesmen, Pengguna Narkotika |
Esprida Hotma Dame; Hasnati Hasnati; Indra Afrita |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 329-338 [PDF] |
| 2512 |
TANGGUNG JAWAB DAN KEWENANGAN PERAWAT GIGI DALAM MELAKUKAN TINDAKAN
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to determine the authority of the dental nurse in carrying out medical actions delegated by the dentist to the dental nurse. Dental nurses have the authority to perform medical actions on the basis of statutory regulations and the delegation of part of the authority of dentists. The research conducted is using. Sociological legal research method, this research was conducted in Rokan Hilir Regency. The type of data in this scientific paper is in the form of primary data and secondary data supported by tertiary data. The result of this study is that the authority of dental nurses in carrying out health care efforts has two powers, namely the attribution authority and the delegation authority. Sanctions that can be given to dentists and dental nurses can be in the form of disciplinary, administrative, civil and criminal sanctions. Keywords: Dental Nurse; medical action Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kewenangan dari Perawat Gigi dalam melakukan tindakan medik yang dilimpahkan oleh Dokter Gigi terhadap perawat gigi. Perawat gigi memiliki kewenangan dalam melakukan tindakan medik atas dasar peraturan perundang-undangan dan pelimpahan sebagian kewenangan dokter gigi. Penelitian yang dilakukan yaitu menggunakan. Metode Penelitian hukum Sosiologis, penelitian ini dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Jenis data dalam karya tulis ilmiah ini berupa data primer dan data sekunder didukung dengan data tersier. Hasil dari penelitian ini adalah kewenangan perawat gigi dalam melakukan upaya pelayanan kesehatan keperawatan memiliki dua kewenangan yaitu kewenangan atribusi dan kewenangan delegasi. Sanksi yang bisa diberikan kepada dokter gigi maupun perawat gigi bisa berupa sanksi disiplin, administrasi, perdata dan pidana. Kata kunci: Perawat Gigi; tindakan medik |
Jambi Luna Maisyarah; Hasnati Hasnati; Indra Afrita |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 312-320 [PDF] |
| 2513 |
EVALUASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI MTs (MADRASAH TSANAWIYAH) SE-KECAMATAN SEI BALAI
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this study was to directly analyze the evaluation of learning physical education, sports and health in Private Madrasah Tsanawiyah (MTsS) in Sei Balai District, Batu Bara Regency. This study uses evaluation research methods. The data were analyzed using the Countenance Stake Model. The subjects in this study were PJOK teachers, school principals and MTsS students throughout the Sei Balai District, Batu Bara Regency. The results of the study: (1) Antecedents, Physical Education learning has a good learning plan, because learning planning is made referring to the curriculum adapted to the abilities and needs of students, as well as school conditions, by conducting an initial assessment first. (2) Transaction is the implementation of learning activities that fall into the sufficient category. (3) Outcomes are learning assessments carried out by teachers on physical education learning outcomes that are included in the sufficient category, because they do not fully describe the implementation of learning plans and the implementation of existing learning activities. Keywords: evaluation of learning, model countenance stake Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis secara langsung mengenai evaluasi pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Se-Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian evaluasi. Data dianalisis menggunakan Countenance Stake Model. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PJOK, kepala sekolah dan siswa MTsS se-Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara. Hasil penelitian: (1) Antecedents, pembelajaran Penjasorkes memiliki perencanaan pembelajaran yang baik, karena perencanaan pembelajaran dibuat mengacu pada kurikulum disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan siswa, serta kondisi sekolah, dengan melakukan penilaian awal terlebih dahulu. (2) Transaction merupakan pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang masuk kategori cukup. (3) Outcomes adalah penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh guru terhadap hasil pembelajaran penjasorkes masuk dalam kategori cukup, karena belum sepenuhnya menggambarkan rencana pelaksanaan pembelajaran dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang ada. Kata kunci: evalusi pembelajaran, model countenance stake |
Joko Priono; Imanuddin Siregar; Barham Siregar |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 321-328 [PDF] |
| 2514 |
TANGGUNG JAWAB RUMAH SAKIT ATAS KELALAIAN TENAGA MEDIS DALAM PELAYANAN KESEHATAN
Lihat AbstrakAbstract: This article aims to find out how the hospitals’s legal responsibility for negligence of medical personnel in health services and the legal responsibility of medical personnel for negligence in hospital health services.Hospital is a health care institution that organizes individual health services in a plenary that provides inpatient, outpatient, and emergency services.Article 46 of the hospital law Number 44 of 2009 concerning hospitals explicitly stipulates that hospitals must be legally responsible for losses caused by health workers in hospitals,namely with the presence of a superior respondeat doctor,the hospital is responsibleresponsibility for the quality of care,and the doctrine of vicarious liability,hospital liability,corporate liability.The provisions regarding this responsibility must realy on articles 1367 of the civil code.medical personnel as one of the parties to the agreement by the hospital do have achievement in seeking patient healing through the search for the most appropriate therapy and not in promising healing from the patient he only does his best according to the knowledge and experience he has. Keywords: Hospital Responbility, Negligence, Medical Personnel Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggung jawab hukum Rumah Sakit atas kelalaian tenaga medis dalam pelayanan kesehatan dan tanggung jawab hukum tenaga medis aras kelalaian dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit.Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap,rawat jalan,dan gawat darurat. Pasal 46 Undang-Undang Rumah Sakit Nomor 44 tahun 2009 Tentang Rumah Sakit secara eksplisit mengatur rumah sakit harus bertanggungjawab secara hukum atas semua kerugian yang ditimbulkan oleh tenaga kesehatan dalam rumah sakit yaitu dengan adanya doktrin respondeat superior, rumah sakit bertanggungjawab terhadap kualitas perawatan (duty to care),dan doktrin vicarious liability, hospital liability, corporate liability.Ketentuan mengenai tanggung jawab ini harus bertumpu pada Pasal 1367 KUHPerdata.Tenaga medis sebagai salah satu pihak dalam perjanjian oleh rumah sakit memang memiliki prestasi untuk mengupayakan penyembuhan pasien melalui pencarian terapi yang paling tepat dan bukan pada menjanjikan kesembuhan dari pasien. Oleh karena itu, tenaga medis memiliki tanggungjawab atas tindakan yang dilakukannya hanya sebatas upaya yang terbaik menurut ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Kata kunci: Tanggung Jawab Rumah Sakit, Kelalaian, Tenaga Medis. |
Dewi Harmoni; Fahmi Fahmi; Yetti Yetti |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 302-311 [PDF] |
| 2515 |
Pembuatan Video Confrensi Menggunakan Media Zoom Meeting dan Pembuatan Sertifikat Pelatihan Menggunakan Google Form di SMK Multi Karya Medan
Lihat AbstrakAbstract: The problems faced by the world can be seen from network limitations and network availability, making educators elaborate on the teaching system both in terms of material storage, assignments and learning evaluation. The provision of remote material at this time can be done by utilizing social media and applications such as zoom meetings and google forms. This is supported by several features contained in it to support and answer problems in the learning and teaching process. This application can assist in preparing video conferences and training certificates at SMK Multi Karya Medan Keywords: Video conferencing;Training certificate;Zoom Meeting Abstrak: Permasalahan yang dihadapi dunia dapat dilihat dari keterbatasan jaringan dan keseterdiaan jaringan, membuat para tenaga pendidik mengelaborasi pada sistem pengajaran baik dari segi penyimpanan materi, tugas dan evaluasi pembelajaran. Pemberian materi jarak jauh pada saat ini dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan sosial media dan aplikasi misalnya zoom meeting dan google form.hal ini didukung beberapa fitur fitur yang terdapat didalamnya untuk mendukung dan menjawab permasalahan pada proses belajar dan mengajar. Apilkasi tersebut dapat membantu dalam mempersiapkan video confrensi dan sertifikat pelatihan di SMK Multi Karya Medan Kata kunci: Video confrensi;Sertifikat pelatihan;Zoom Meeting |
Ricky Ramadhan Harahap (Universitas Pembangunan Panca Budi); Iskandar Iskandar (Universitas Pembangunan Panca Budi); Barany Fachri (Universitas Pembangunan Panca Budi) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2 No 1 (2022) |
Hal: 89 - 93 [PDF] |
| 2516 |
Pelatihan Pembuatan Presentasi Menggunakan Aplikasi Prezi
Lihat AbstrakAbstract: This community service aims to optimize students' potential in making presentations. Prezi application that is used to make presentations for students in making presentation materials. the implementation method begins with (1) Introduction: creating a virtual class using google classroom. Then upload applications and materials and register all trainees in the class. The application has been installed before the implementation of the training. Stage (2) Implementation: service is carried out using a zoom meeting which explains the importance of innovation in making presentations. Participants are divided into small groups according to their field, and demonstrate their use using a computer. Each group chooses one material for their presentation. Each group makes a presentation of the material that has been prepared. Each group can be creative with the presenters if they have difficulty. Stage (3) Evaluation: each group presents the material that has been prepared previously. The presenters provide input so that the presentations made can be better. These results train teamwork in producing the best work, train creativity in the use of computer application technology to increase learning creativity, make it easier to see material in one main image. Keywords: Community Service; Prezi; Work Team; SMK Putra Jaya School. Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi siswa dalam membuat presentasi. Aplikasi Prezi digunakan untuk membuat presentasi bagi siswa dalam membuat materi presentasi. Metode pelaksanaan diawali dengan (1) Pendahuluan: membuat kelas maya menggunakan google classroom. Kemudian mengunggah aplikasi dan materi serta mendaftarkan semua peserta pelatihan pada classroom tersebut. Aplikasi sudah diinstal sebelum pelaksanaan pelatihan. Tahap (2) Pelaksanaan: pengabdian dilakukan menggunakan zoom meeting yang menjelaskan pentingnya inovasi dalam pembuatan presentasi. Peserta dibagi dalam kelompok kecil sesuai bidangnya, dan mendemonstrasikan penggunaanya menggunakan komputer. Setiap kelompok memilih satu materi ajar untuk dibuatkan presentasinya. Setiap kelompok membuat presentasi dari materi yang telah disiapkan. Setiap kelompok dapat berdiskusi dengan pemateri jika mengalami kesulitan. Tahap (3) Evaluasi: setiap kelompok mempresentasikan materi yang telah disiapkan sebelumnya. Pemateri memberi masukan agar presentasi yang dibuat dapat lebih baik. Hasil pelatihan ini melatih kerja sama tim dalam menghasilkan karya terbaik, melatih kreatifitas dalam penggunakan teknologi aplikasi komputer untuk meningkatkan kreatifitas belajar, memudahkan melihat materi dalam satu gambar utama. Kata kunci: Pengabdian Masyarakat; Prezi; Tim Kerja; SMK Putra Jaya School. |
Meylia Vivi Putri (Universitas Ibnu Sina); Agus Suryadi (Universitas Ibnu Sina); Eka Lia Febrianti (Universitas Ibnu Sina) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2 No 1 (2022) |
Hal: 85 - 88 [PDF] |
| 2517 |
PENERAPAN METODE VOGELS’S APROXIMATION METHOD (VAM) DALAM MENETUKAN HARGA PENGIRIMAN DOKUMEN
Lihat AbstrakPT. XYZ merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman dokumen keberbagai daerah yang ada di Indonesia. Dalam hal perhitungan biaya pengiriman dokumen dihitung dengan menggunakan sistem manual sehingga biaya yang dihasilkan tidak maksimal dan tidak efisien. Oleh karena itu PT. XYZ memerlukan suatu sistem perhitungan biaya pengiriman paket dengan menerapkan metode Metode Vogels’s Aproximation Method (VAM) dalam menghitung biaya pengiriman paket. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam hal perhitungan biaya untuk menentukan harga pengiriman dokumen yang efisien, sehingga pihak terkait dapat melakukan pengefisienan biaya dalam pengiriman dokumen. PENERAPAN METODE VOGELS’S APROXIMATION METHOD (VAM) DALAM MENETUKAN HARGA PENGIRIMAN DOKUMEN |
Fahmi Kurniawan (Universitas Pembangunan Panca Budi) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 292-296 [PDF] |
| 2518 |
SISTEM KENDALI ALAT PEMOTONG DAHAN DAN BUAH OTOMATIS DENGAN MENGGUNKAN PWM
Lihat AbstrakKematangan buah sawit diklasifikasikan kedalam dua tingkatan yaitu mentah dan matang. Secara umum penentuan kematangan dilakukan dengan penglihatan orang yang berpengalaman berdasarkan jumlah buah yang terlepas dari tandan dan warna buah. Citra buah sawit diakuisisi dari kamera dan diekstraksi nilai warnanya menggunakan model warna RGB dan dihitung panjang gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh buah. Hasil pengukuran menunjukkan buah mentah menghasilkan warna kuning atau jingga dan buah matang menghasilkan warna merah. . Hasilnya dari perbedaan warna yang di dapatkan oleh sensor maka akan mengirimkan sinyal langsung ke dalam microcontroller sehingga di proses untuk mengesekusi pisau apakah dapat di potong atau tidak.Dengan penerepan metode Pulse width modulation untuk dapat mengontrol kecepatan pemotongan buah sawit memudahkan bagi pekerja dalam pemotongan dahan dan buah kelapa sawit tersebut dan sebagai pengendali dari alat yang dirancang adalah arduino uno. Penambahan sensor photodioda dalam sistem yang dibangun juga dianggap penting untuk memaksimalkan kerja dari alat yang akan di rancang |
Dedi Setiawan (STMIK Triguna Dharma); Yohanni Syahra (STMIK Triguna Dharma); Egi Affandi (STMIK Triguna Dharma); Trinanda Syahputra Syahputra (STMIK Triguna Dharma); Beni Andika (STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 424-430 [PDF] |
| 2519 |
PENERAPAN METODE FORWARD CHAINING DALAM MENDIAGNOSA PENYAKIT KULIT KEPALA
Lihat AbstrakKulit merupakan organ terpenting pada manusia, jika kulit kepala mulai terasa gatal, perih dan tidak tahu cara menanganinya lama kelamaan penderita itu akan terkena penyakit kulit kepala tingkat akut. Metode forward chaining adalah suatu rantai yang di cari atau dilintasi dari suatu permasalahan untuk memperoleh solusi. Hasil yang diberikan dari penelitian ini adalah sistem pakar diagnosa penyakit kulit kepala yang dibangun menggunakan sistem aplikasi website menggunakan bahasa pemrograman PHPMySQL dan menggunakan software XAMPP dan Adobe dreamweaver CS5. Dari data pasien dan data gejala yang diterapkan didalam sistem pakar diagnosa penyakit kulit kepala tersebut diketahui tingkat keakuratan sistem terhadap diagnosa penyakit kulit kepala pada pasien 96%. |
Barany Fachri (Universitas Pembangunan Panca Budi); Rika Nurleni (Universitas Pembangunan Panca Budi); Ricky Ramadhan Harahap (Universitas Pembangunan Panca Budi); Iskandar Iskandar (Universitas Pembangunan Panca Budi) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 284-291 [PDF] |
| 2520 |
PERANCANGAN MOTION GRAPHIC SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BAGI PEKERJA OPERASIONAL DI PELABUHAN TELUK BAYUR DI PT SEA ASIH LINES PADANG
Lihat AbstrakKesehatan dan keselamatan kerja dalam suatu perusahaan sangat penting untuk mencegah kecelakaan kerja yang terjadi, Oleh karena itu, sosialisasi tempat kerja dan keselamatan kerja sangat penting untuk terus berlanjut, namun setiap perusahaan memiliki situasi sendiri, tanpa sarana komunikasi yang tidak efektif. Maka dari itu penelitian ini merancang motion graphic sebagai media untuk media komunikasi.` Motion graphic memiliki keunikan tersendiri karena dibuat dengan menggabungkan ilustrasi dan teks untuk menciptakan sebuah informasi yang mudah dipahami. Hal ini karena informasi lebih mudah disampaikan melalui sarana pendengaran dan visual. Oleh karena itu motion graphic ini agar menjadi media komunikasi yang tepat sasaran dan jelas dari sebelumnya. `Motion -graphic yang -dibuat dalam video bentuk -2D agar media komunikasi di PT. Sea Asih Lines Padang bisa bermanfaat dengan baik. `Motion graphic ini dibuat dengan aplikasi Adobe After Effect serta membuat efek suara dengan menggunakan aplikasi Adobe Premier. |
Yonky Pernando (UNIVERSITAS UNIVERSAL); Kaharuddin Kaharuddin (Universitas Universal, Batam) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5 No 2 (2022) |
Hal: 254-261 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.