Dashboard 52 Jurnal Keunggulan Tentang Kami
Kirim Naskah
Open Access Journal Portal

Portal Jurnal Ilmiah
Goretan Pena

Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.

5
Jurnal Aktif
2
Terakreditasi SINTA
6
Indeksasi
OA
Open Access
Scroll

Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
841 STRATEGI PENGUATAN MODERASI BERAGAMA MELALUI KEGIATAN FESTIVAL ANAK SHOLEH DI KELURAHAN SIPANGE
Lihat Abstrak

Abstract: Strategy of strengthening religious moderation through the implementation of the Festival Anak Sholeh. The festival, designed as an Islamic educational activity, aims to instill values of tolerance, respect, and togetherness among young learners and the wider community. It provides a platform for children to participate in Islamic competitions such as daily prayer recitation and short surah memorization, thereby combining religious education with character building.            Keywords: Religious moderation, Festival Anak Sholeh, strategy, Islamic education.  Abstrak: Penguatan moderasi beragama melalui pelaksanaan Festival Anak Sholeh. Festival ini, yang dirancang sebagai kegiatan pendidikan Islami, bertujuan untuk menanamkan nilai toleransi, saling menghargai, dan kebersamaan di kalangan anak-anak maupun masyarakat luas. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengikuti perlombaan Islami, seperti membaca doa-doa harian dan menghafal surah pendek, sehingga mampu mengintegrasikan pendidikan agama dengan pembentukan karakter. Kata Kunci: Moderasi beragama, Festival Anak Sholeh, strategi, pendidikan Islam. 

Abdul Halim Hasugian (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Elvida Futri Mahara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Sintiawati Kusuma (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Fakhrurrozi Nst (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Rina Anggraini (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 483 - 487
[PDF]
842 INOVASI OLAHAN WORTEL DALAM BENTUK PUDING UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK-ANAK DI DESA BEKIUNG
Lihat Abstrak

Abstract: Stunting remains a chronic nutritional problem that affects children’s physical growth, cognitive development, and overall quality of life in the future. This condition is commonly found among toddlers in rural areas due to limited nutritional knowledge and the lack of diverse nutritious foods that are easily accepted by children. A community service program in Bekiung Village was implemented under the theme “Application of Carrot Pudding Innovation to Prevent Stunting in Children” as a practical solution to address this issue. The methods involved socialization on stunting prevention, education on balanced nutrition, and demonstration of carrot pudding preparation, which is rich in beta-carotene, vitamins, minerals, and fiber. The main target was mothers with toddlers and young children, aiming to provide an alternative healthy snack that is simple, affordable, and appealing. The results revealed increased awareness among participants regarding the importance of adequate nutrition, as well as their ability to practice carrot pudding making as a supplementary food. This local food innovation has proven effective in enhancing children’s acceptance of vegetables through more attractive forms of preparation. Therefore, carrot pudding application can serve as a relevant, low-cost, and sustainable preventive strategy to support stunting reduction efforts in Bekiung Village.Keyword: Bekiung Village, Child Nutrition, Food Innovation, Carrot Pudding, Stunting Abstrak: Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup anak di masa depan. Kondisi ini banyak dijumpai pada balita di pedesaan akibat rendahnya pengetahuan gizi dan terbatasnya variasi makanan bergizi yang mudah diterima anak. Program pengabdian kepada masyarakat di Desa Bekiung dilaksanakan melalui kegiatan “Penerapan Inovasi Olahan Wortel dalam Bentuk Puding” sebagai solusi praktis untuk pencegahan stunting. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi mengenai bahaya stunting, edukasi gizi seimbang, serta demonstrasi pembuatan puding wortel yang kaya beta-karoten, vitamin, mineral, dan serat. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu-ibu yang memiliki balita dan anak-anak, dengan tujuan memberikan alternatif camilan sehat yang mudah, cepat, dan ekonomis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pemenuhan gizi serta kemampuan mempraktikkan pembuatan puding wortel sebagai makanan tambahan. Inovasi pangan lokal ini terbukti mampu meningkatkan daya terima anak terhadap sayuran melalui bentuk olahan yang lebih menarik. Dengan demikian, penerapan puding wortel dapat dijadikan strategi preventif yang relevan, murah, dan berkelanjutan untuk mendukung upaya pencegahan stunting pada anak di Desa Bekiung. Kata Kunci: Desa Bekiung, Gizi Anak, Inovasi Pangan, Puding Wortel, Stunting 

Tuti Angraini (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan); Amanda Zachra Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan); Syahrial Bahari (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 477 - 482
[PDF]
843 IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH AMAN DAN RAMAH ANAK MELALUI PENCEGAHAN TIGA DOSA BESAR PENDIDIKAN DI SD NEGERI 014640 SEI KEPAYANG
Lihat Abstrak

Abstract: The Safe and Child-Friendly School (SRA) program is a systematic effort to create a safe, inclusive, and violence-free educational environment. This community service activity aims to implement the SRA concept through the prevention of the three major educational sins: violence, bullying, and intolerance at SD Negeri 014640 Sei Kepayang. The implementation method used a participatory approach consisting of three main stages: socialization of the SRA concept, dissemination of knowledge about the three major educational sins, and evaluation of school community understanding. The activity involved lecturers from Universitas Asahan as trainers for teachers and KKN (community service) students as facilitators for pupils. Data were collected through observation and pre–post questionnaires involving 20 teachers and 60 students. The results showed a significant improvement in teachers’ and students’ understanding of the SRA concept, with an average increase of 30–35% in knowledge and awareness indicators. The program successfully fostered a more empathetic, tolerant, and positive school culture. This implementation serves as a best practice model of collaboration between higher education institutions and elementary schools in promoting safe, equitable, and child-centered education. Keywords: safe and child-friendly school; three major educational sins; violence; bullying; elementary education Abstrak: Program Sekolah Aman dan Ramah Anak (SRA) merupakan upaya sistematis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep SRA melalui pencegahan tiga dosa besar pendidikan, yaitu kekerasan, perundungan (bullying), dan intoleransi di SD Negeri 014640 Sei Kepayang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahap utama: sosialisasi konsep SRA, pemberian pemahaman tentang tiga dosa besar pendidikan, dan evaluasi peningkatan pemahaman warga sekolah. Kegiatan melibatkan dosen Universitas Asahan sebagai pelatih bagi guru dan mahasiswa KKN sebagai fasilitator bagi siswa. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner pra–pasca kegiatan yang diikuti oleh 20 guru dan 60 siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman guru dan siswa terhadap konsep SRA, dengan rata-rata peningkatan sebesar 30–35% pada aspek pengetahuan dan kesadaran. Program ini berhasil menumbuhkan budaya sekolah yang lebih empatik, toleran, dan berkarakter positif. Implementasi kegiatan ini juga menjadi contoh praktik baik (best practice) kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam mewujudkan pendidikan yang aman dan berkeadilan bagi anak. Kata kunci: sekolah aman dan ramah anak; tiga dosa besar pendidikan; kekerasan; perundungan; pendidikan dasar 

Ely Syafitri (Universitas Asahan); Dian Anggraini Harahap (Universitas Asahan); Bambang Gulyanto (Universitas Asahan); Putri Azhari (Universitas Asahan); Nurfazrina Nurfazrina (Universitas Asahan); Elfi Rahmadani (Universitas Asahan) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 470 - 476
[PDF]
844 STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SANTRI DI LINGKUNGAN MINORITAS MUSLIM (STUDI KASUS: MDTA NURUL IMAN DESA HARIARA POHAN KECAMATAN HARIAN KABUPATEN SAMOSIR)
Lihat Abstrak

Abstract: This study discusses the implementation of strategies to increase students' learning motivation at Madrasah Diniyah Takmiliyah Amaliyah (MDTA) Nurul Iman, Hariara Pohan Village, Harian District, Samosir Regency, North Sumatra Province. This study is a descriptive qualitative study, namely data collection using observation and interview methods. The research subjects were male and female students of MDTA Nurul Iman Hariara Pohan Samosir. The data sources came from madrasa teachers and students of the Collaborative Community Service Program (KKN) of UIN SU and UIN SGD Bandung in 2025 who carried out a one-month madrasa teaching work program. The results of this study are that increasing learning motivation can be done with various strategies. As carried out by UIN SU KKN students, namely by interactive learning methods, giving prizes as a form of appreciation, to holding August 17th competition events. Meanwhile, Ustadz Risky Richo as a teacher at the madrasa applies an approach through games, eating together, recreation, and the application of educational punishments. This research clarifies that in a Muslim minority environment, the application of creative strategies and creating togetherness in learning can increase the learning motivation of male and female students. Keywords: Learning motivation, MDTA Nurul Iman, teaching strategies, Muslim minority, KKN UIN SU and UIN SGD Bandung.     Abstrak: Penelitian ini membahas tentang penerapan strategi peningkatan motivasi belajar santri di Madrasah Diniyah Takmiliyah Amaliyah (MDTA) Nurul Iman, Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan Penelitian kualitatif deskriptif, yaitu pengumpulan data dengan metode observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah santri dan santriwati MDTA Nurul Iman Hariara Pohan Samosir. Sumber data berasal dari guru madrasah dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi UIN SU dan UIN SGD Bandung tahun 2025 yang melaksanakan program kerja mengajar madrasah selama satu bulan. Hasil penelitian ini yaitu, peningkatan motivasi belajar dapat dilakukan dengan berbagai strategi. Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UIN SU yaitu dengan metode pembelajaran yang interaktif, pemberian hadiah sebagai bentuk apresiasi, hingga menyelenggarakan event perlombaan 17 Agustus. Sementara Ustadz Risky Richo sebagai pengajar di madrasah menerapkan pendekatan melalui permainan, kegiatan makan bersama, rekreasi, hingga penerapan hukuman yang mendidik. Penelitian ini memperjelas bahwa di lingkungan minoritas muslim, penerapan strategi yang kreatif dan menciptakan kebersamaan dalam belajar dapat meningkatkan motivasi belajar santri dan santriwati.   Kata kunci: Motivasi belajar, MDTA Nurul Iman, strategi pengajaran, minoritas muslim, KKN UIN SU dan UIN SGD Bandung.

Dina Akamlia Putri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan); Izzatul Munthmainnah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan); Amanda Aulia Putri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan); Luthfi Azhari (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan); Abdi Mubarak Syam (Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 460 - 469
[PDF]
845 INTEGRASI SENSOR IOT DAN OPTIMASI ALGORITMA MACHINE LEARNING UNTUK DETEKSI REAL-TIME TINGKAT STRES MAHASISWA
Lihat Abstrak

Abstract: High levels of stress among university students are a critical issue that can affect mental health, well-being, and academic performance. This study aims to develop a real-time student stress detection system using physiological data integrated with IoT technology and machine learning algorithms. The data used includes body temperature, blood oxygen saturation (SpOâ‚‚), heart rate, and blood pressure, acquired via embedded sensors and automatically transmitted to the cloud. The classification model was built using a combination of Random Forest and XGBoost, with enhanced accuracy through SMOTE-based data balancing and hyperparameter optimization using Optuna. The system was tested on a dataset of 3,420 records, classified into four stress levels: anxious, calm, tense, and relaxed. Evaluation results showed that the Random Forest model achieved the highest accuracy of 91%, followed by RF + XGBoost and RF + XGBoost + Optuna with accuracies of 90% each. The final model was deployed in a user interface using Streamlit, allowing real-time stress classification from IoT sensor input and manual input testing. The system proved to be effective and responsive in detecting stress objectively and can support digital-based mental health monitoring and counseling services for students. Keywords: Stress detection, IoT, Machine Learning, Random Forest, XGBoost Abstrak: Tingkat stres yang tinggi di kalangan mahasiswa merupakan permasalahan serius yang dapat memengaruhi kesehatan mental, kesejahteraan, dan performa akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi tingkat stres mahasiswa secara real-time menggunakan data fisiologis berbasis teknologi IoT dan algoritma machine learning. Data yang digunakan meliputi suhu tubuh, kadar oksigen dalam darah (SpOâ‚‚), detak jantung, dan tekanan darah yang diperoleh melalui sensor terintegrasi dan dikirim ke cloud secara otomatis. Model klasifikasi yang dikembangkan memanfaatkan kombinasi algoritma Random Forest dan XGBoost, dengan peningkatan akurasi melalui teknik balancing data menggunakan SMOTE dan optimasi hyperparameter otomatis menggunakan Optuna. Sistem diuji menggunakan dataset berjumlah 3.420 data dengan distribusi empat kelas stres: cemas, tenang, tegang, dan rileks. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model Random Forest menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 91%, disusul oleh RF + XGBoost dan RF + XGBoost + Optuna dengan akurasi masing-masing sebesar 90%. Model akhir kemudian diintegrasikan ke dalam antarmuka pengguna berbasis Streamlit, yang memungkinkan klasifikasi stres secara real-time dari data sensor IoT dan juga melalui input manual. Sistem ini terbukti efektif dan responsif dalam mendeteksi stres secara objektif dan dapat digunakan untuk mendukung layanan konseling atau pemantauan kesehatan mental mahasiswa secara digital. Kata kunci: Deteksi stres, IoT, Machine Learning, Random Forest, XGBoost

Richi Andrianto (Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara); Mustopa Husein Lubis (Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara); Rina Irawan (Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara); Yuda Irawan (Universitas Hang Tuah Pekanbaru); Urfi Utami (Universitas Pasir Pengaraian) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 754-761
[PDF]
846 GREEN ACCOUNTING HAS A POSITIVE IMPACT ON FINANCIAL PERFORMANCE, AND THIS IMPACT IS STRENGTHENED BY THE IMPLEMENTATION OF GCG
Lihat Abstrak

Abstract: Purpose:The existence of the Sei Mangkei Special Economic Zone (SEZ) actually has legitimacy in the community, but it still has an impact on environmental pollution, so a comprehensive improvement in environmental management is needed. The solution to this pollution can be realized by budgeting costs for environmental management or green accounting. Now, investors have consciously begun to add environmental aspects in determining investment instruments, so that Good Corporate Governance (GCG) is needed in its management. The implementation of GCG will have a positive impact on companies to encourage corporate concern for the surrounding environment. Method:The method used in this study is quantitative analysis, namely determining the influence of Green Accounting (Environmental Performance/X1 and Environmental Costs/X2) on Financial Performance (ROA and ROE/Y) and GCG (Z) moderating Green Accounting and Financial Performance. Findings:The study was conducted in companies already operating in the Sei Mangkei Special Economic Zone (SEZ) that have participated in the Company Performance Assessment Program (PROPER) issued by the Ministry of Environment and Forestry and include environmental costs. The data used are Financial Reports, Annual Reports, Sustainability Reports, and Company PROPER rating data. Partial Least Square (PLS)-SEM is the data analysis used with the help of SmartPLS software version 3.0. The results of this study are that Green accounting has a positive effect on financial performance, and this effect is strengthened by the implementation of GCG. Novelty: lies in its focus on companies operating in the Sei Mangkei Special Economic Zone (SEZ), a strategic industrial area in Indonesia that faces serious environmental challenges. Unlike previous research, green accounting is measured comprehensively through both environmental performance and environmental costs. Moreover, this study uniquely examines the moderating role of Good Corporate Governance (GCG), showing that governance practices strengthen the positive effect of green accounting on financial performance.  Keywords: Accounting, Environment, Performance, Finance, GCG

Wardayani Wardayani (Polytechnic of LP3I Medan); Desy Irana Dewi Lubis (Polytechnic of LP3I Medan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5537-5542
[PDF]
847 MODEL FOR LEAN SERVICE MEASUREMENT MANAGEMENT IN PRIVATE UNIVERSITIES OF NORTH SUMATERA
Lihat Abstrak

Abstract: The research uses qualitative and quantitative analysis approaches. The focus of the research is to develop a decision support system (DSS) that uses six main criteria: academic service quality, administrative service quality, availability of facilities and infrastructure, time management efficiency, student satisfaction, and waste reduction. Data were collected through observation, interviews and questionnaires distributed to 67 private universities in the LLDIKTI Region I North Sumatra as research samples. The collected data were processed according to the steps of the AHP-TOPSIS model. The results of this study are Academic services in first place with a weight of 0.78, Administrative services in second place with a weight of 0.72, Library & IT in third place with a weight of 0.65, Campus facilities in fourth place with a weight of 0.58, and Financial & payment services in fifth place with a weight of 0.49.Keywords: Lean Servive; Measurement; Management; Academic; Service Quality

FAHMI SULAIMAN (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma); Robbi Rahim (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma); Jihan Sulaiman (Sriwijaya University); Raja Intan Zarina Binti Raja Zaki Hashim (Polytechnic of Tuanku Sultanah Bahiyah, Kulim) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5532-5536
[PDF]
848 PENDAMPINGAN WIRAUSAHAWAN MUEBEL DI DESA BUNGIN TAMBUN DENGAN METODE ASSETS BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD)
Lihat Abstrak

Abstract : This community mentoring was carried out in Bungin Tambun Village, Padang Guci Hulu District. This community service aims to help furniture entrepreneurs develop their businesses by utilizing the assets owned by the environment, and also help entrepreneurs in developing markets through social media. The author conducted community service using the Asset Based Community Development (ABCD) method. From the results of community service in the form of socialization and mentoring to furniture entrepreneurs in Bungin Tambun Village, it succeeded in helping furniture entrepreneurs in developing their businesses by developing products, utilizing raw materials optimally, and being able to utilize social media in expanding consumers. Keywords: asset based community development (ABCD) method, mentoring, business development Abstrak: Pendampingan masyarakat ini dilakukan di Desa Bungin Tambun Kecamatan Padang Guci Hulu. Pengabdian masyarakat ini  bertujuan untuk membantu wirausaha muebel dalam mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan aset yang dimiliki lingkungan tersebut, dan juga membantu wirausaha dalam mengembangkan pasar melalui media sosial. Penulis melakukan  pengabdian masyarakat dengan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD). Dari hasil pengabdian masyarakat yang berbentuk sosialisasi dan pendampingan kepada wirausaha mebel di Desa Bungin Tambun berhasil membantu para wirausaha mebel dalam mengembangkan usahanya dengan mengembangkan produk, memanfaatkan bahan baku sebaik-baiknya, Serta dapat memanfaatkan media sosial dalam perluasan konsumen. Kata Kunci : metode asset based community development (ABCD), pendampingan, mengembangkan usaha

Nevia Rahma Fauzia (Universitas islam negeri fatmawati Sukarno Bengkulu); Eka Sri Wahyuni (Fakultas ekonomi bisnis dan islam.); Evan Stiawan (Fakultas ekonomi bisnis dan islam) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 588 - 595
[PDF]
849 RANCANG BANGUN E-VOTING: SISTEM PEMILIHAN KEPALA DUSUN BERBASIS WEBSITE DENGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF
Lihat Abstrak

Abstract: The conventional hamlet head election system in Simpang Tiga Village, Langkat, is often inefficient, time-consuming, and prone to errors, leading to decreased public participation and trust. This Community Partnership Program (PKM) aimed to design and build a website-based e-voting system featuring interactive multimedia to increase participation, transparency, and efficiency, while also empowering the local youth organization (Karang Taruna) as local digital agents. The method used was participatory action research, actively involving the partner through four stages: planning, acting, observing & evaluating, and reflecting. The implementation results showed significant success: voter participation drastically increased from 55% to 88%, public trust in the election process rose from 50% to 87%, and the election process duration was successfully reduced from 2-3 days to just 5 hours. Furthermore, the Karang Taruna partner demonstrated a technical mastery level of 87.5%.  Keyword: e-voting; community empowerment; action research; interactive multimedia; smart village. Abstrak: Sistem pemilihan kepala dusun konvensional di Desa Simpang Tiga, Langkat, cenderung tidak efisien, memakan waktu, dan rentan terhadap kesalahan yang menyebabkan partisipasi serta kepercayaan publik menurun. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem e-voting berbasis website dengan multimedia interaktif guna meningkatkan partisipasi, transparansi, dan efisiensi pemilihan, sekaligus memberdayakan Karang Taruna sebagai agen digital lokal. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif dalam empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi & evaluasi, dan refleksi. Hasil implementasi menunjukkan keberhasilan signifikan: partisipasi pemilih meningkat drastis dari 55% menjadi 88%, kepercayaan publik terhadap proses pemilihan naik dari 50% menjadi 87%, dan durasi proses pemilihan berhasil dipersingkat dari 2-3 hari menjadi hanya 5 jam. Selain itu, mitra Karang Taruna menunjukkan tingkat penguasaan teknis sistem sebesar 87,5%. 

Ellanda Purwawijaya; Nurmala Sridewi (Universitas Battuta); Surya Darma (Universitas Potensi Utama); M. Rhifky Wayahdi (Universitas Battuta); Fahmi Ruziq Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 452 - 459
[PDF]
850 INOVASI DIGITAL DAN TEKNOLOGI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DESA KUTA MBELIN
Lihat Abstrak

 Abstract: Kuta Mbelin Village in STM Hulu District, Deli Serdang Regency, utilizes digital technology to accelerate sustainable development through its official village website, kutambelin.com. This website plays a crucial role in promoting the village's potential, particularly in the agriculture and nature tourism sectors, which support the achievement of SDG 8 (Decent Work and Economic Growth). Furthermore, kutambelin.com highlights sustainable environmental management programs relevant to SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and supports digital infrastructure innovation related to SDG 9 (Innovation, Infrastructure, and Industrialization). Keywords: Kuta Mbelin Village, digital innovation, sustainable development, SDGs, village website, local promotion, agriculture, tourism. Abstrak: Desa Kuta Mbelin di Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan melalui situs web resmi desa, kutambelin.com. Website ini memainkan peran penting dalam mempromosikan potensi desa, khususnya di sektor pertanian dan pariwisata alam, yang mendukung pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Selain itu, kutambelin.com menyoroti program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, relevan dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta mendukung inovasi infrastruktur digital yang terkait dengan SDG 9 (Inovasi, Infrastruktur, dan Industrialisasi). Kata Kunci : Desa Kuta Mbelin, inovasi digital, pembangunan berkelanjutan, SDGs, website desa, promosi lokal, pertanian, pariwisata.

Syahril Efendi (Universitas Sumatera Utara); Fauzan Nurahmadi (Universitas Sumatera Utara); Fuzy Yustika Manik (Universitas Sumatera Utara); Seniman Seniman (Universitas Sumatera Utara); T. Henny Febriana Harumy (Universitas Sumatera Utara); Ivan Jaya (Universitas Sumatera Utara); Yeni Absah (Universitas Sumatera Utara); Muhammad Romi Syahputra (Universitas Sumatera Utara); Liana Dwi Sri Hastuti (Universitas Sumatera Utara); Pauzi Ibrahim Nainggolan (Universitas Sumatera Utara); Tulus Joseph Herianto (Universitas Sumatera Utara); Dewi Sartika Br Ginting (Universitas Sumatera Utara); Yudhistira Yudhistira (Universitas Sumatera Utara) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 421 - 425
[PDF]
851 ANALISIS PENGELOMPOKAN KARAKTERISTIK SISWA MENGGUNAKAN METODE K-MEANS DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT SAINS KOMPUTER
Lihat Abstrak

Abstract: The development of information technology in education is changing the way students construct and access knowledge, but differences in academic ability, motivation, discipline, and digital literacy often lead to learning disparities. This study grouped student characteristics using K Means Clustering and reviewed them from the perspective of computer science philosophy: ontology, epistemology, axiology, logic, and induction. The data from 120 students included academic scores, learning motivation, discipline, and digital literacy. After normalization, the number of clusters was determined using the Elbow and Silhouette methods, and the quality of the clusters was evaluated using the Davies–Bouldin Index. The findings indicate an optimal number of three clusters, with a Silhouette value of 0.466 and a DBI of 0.733, indicating fairly good and stable clustering. The three clusters describe: 1) highly motivated students with high digital literacy; 2) disciplined students with good academic performance but moderate digital skills; 3) low-motivated students with low digital literacy who require a personalized and empathetic learning approach. Ontologically, data is not just numbers, but the manifestation of students' digital existence in the modern learning space. Epistemologically, knowledge is formed inductively from students' interactions with technology and data. Axiologically, the clustering results support fairness in digital learning with an approach tailored to student characteristics. The dimensions of logic and induction show the clustering process as a scientific pattern of thinking from observation to meaningful rational generalization. The findings support a balance between algorithmic rationality and human values in digital education. Keyword: K-Means Clustering; Philosophy of Computer Science; Ontology, Epistemology; Axiology; Student Characteristics; Digital Learning. Abstrak: Perkembangan teknologi informasi di pendidikan mengubah cara siswa membangun dan mengakses pengetahuan, tetapi perbedaan kemampuan akademik, motivasi, kedisiplinan, dan literasi digital sering menimbulkan ketimpangan pembelajaran. Penelitian ini mengelompokkan karakteristik siswa dengan K Means Clustering dan meninjaunya melalui perspektif filsafat sains komputer: ontologi, epistemologi, aksiologi, logika, dan induksi. Data 120 siswa meliputi nilai akademik, motivasi belajar, kedisiplinan, dan literasi digital. Setelah normalisasi, jumlah klaster ditentukan lewat metode Elbow dan Silhouette, lalu kualitas klaster dievaluasi dengan Davies–Bouldin Index. Temuan menunjukkan jumlah klaster optimal tiga, dengan nilai Silhouette 0,466 dan DBI 0,733, mengindikasikan pengelompokan yang cukup baik dan stabil. Tiga klaster menggambarkan: 1) siswa bermotivasi dan berliterasi digital tinggi; 2) siswa disiplin dan berprestasi akademik baik, namun kemampuan digital sedang; 3) siswa bermotivasi dan literasi digital rendah yang memerlukan pendekatan pembelajaran personal dan empatik. Secara ontologis, data tidak sekadar angka, melainkan wujud eksistensi digital siswa dalam ruang belajar modern. Epistemologis, pengetahuan terbentuk secara induktif dari interaksi siswa dengan teknologi dan data. Aksiologis, hasil klasterisasi mendukung keadilan pembelajaran digital dengan pendekatan sesuai karakteristik siswa. Dimensi logika dan induksi menunjukkan proses klasterisasi sebagai pola berpikir ilmiah dari observasi menuju generalisasi rasional bermakna. Temuan mendukung keseimbangan antara rasionalitas algoritmik dan nilai kemanusiaan dalam pendidikan digital. Kata kunci: K-Means Clustering; Filsafat Sains Komputer; Ontologi, Epistemologi; Aksiologi; Karakteristik Siswa; Pembelajaran Digital.

Sardo Pardingotan Sipayung (Universitas Sumatera Utara); Mahyuddin K. M. Nasution (Universitas Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5613-5620
[PDF]
852 FILSAFAT TEKNOLOGI DALAM ERA DIGITAL: PEMAKNAAN EKSISTENSI MANUSIA DI TENGAH DOMINASI TEKNOLOGI INFORMASI
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to understand how humans perceive their existence amid the dominance of information technology in the digital era. The research employed a descriptive qualitative approach using in-depth interviews and observations with five informants, including a philosophy lecturer, IT practitioner, digital literacy activist, philosophy student, and social psychologist. The findings reveal that information technology has created a new form of existence, where human presence is defined not only physically but also digitally. The dominance of technology reshapes thinking patterns, social behavior, and human values, leading to a modern crisis of humanity. Nevertheless, humans retain reflective capacity to redefine their relationship with technology. Critical awareness, digital ethics, and balance between the real and virtual worlds are essential to preserve existential values so that technology remains a tool rather than the ruler of human life. Keyword: philosophy of technology; human existence; information technology; digital era; humanity. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana manusia memaknai eksistensinya di tengah dominasi teknologi informasi dalam era digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi terhadap lima narasumber yang terdiri atas dosen filsafat, praktisi teknologi informasi, aktivis literasi digital, mahasiswa filsafat, dan psikolog sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi telah menciptakan bentuk eksistensi baru, di mana kehadiran manusia tidak hanya diukur secara fisik, tetapi juga melalui identitas digital. Dominasi teknologi menyebabkan perubahan pola berpikir, perilaku sosial, dan nilai kemanusiaan, sehingga muncul krisis humanitas modern. Namun demikian, manusia tetap memiliki kemampuan reflektif untuk menata ulang hubungan antara dirinya dan teknologi. Kesadaran kritis, etika digital, serta keseimbangan antara dunia nyata dan dunia maya menjadi kunci dalam menjaga nilai-nilai eksistensial agar teknologi tetap berperan sebagai alat, bukan pengendali kehidupan manusia. Kata Kunci: filsafat teknologi; eksistensi manusia; teknologi informasi; era digital; humanitas

Candra Surya (Institut Teknologi Mitra Gama); Rijal Abdullah (Institut Teknologi Mitra Gama); Jonni Mardizal (Institut Teknologi Mitra Gama) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5477-5485
[PDF]
853 PENGARUH PENCEMARAN LINGKUNGAN PERAIRAN TERHADAP KEBERHASILAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KOTA PADANG
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the impact of river pollution on the performance of freshwater aquaculture using five major rivers in Padang City: Batang Arau, Batang Kuranji, Batang Air Dingin, Batang Kandis, and Batang Anai. A quantitative approach was applied through field surveys and laboratory analyses at three stations of each river to measure physical, chemical, and biological water parameters, as well as aquaculture performance indicators including survival rate, specific growth rate, feed conversion ratio, and harvest biomass. The results show that most water quality parameters exceeded the Class II standards of Government Regulation No. 22/2021, particularly turbidity, TSS, ammonia, BOD, COD, and total coliform. Regression analysis indicates that chemical parameters have the strongest influence on aquaculture performance, followed by physical parameters, while biological parameters are near-significant, and anthropogenic pollution exerts a significant negative effect. Batang Air Dingin showed the best water quality and aquaculture performance, whereas Batang Kandis exhibited the highest pollution level and lowest production outcomes. The study concludes that river pollution significantly reduces freshwater aquaculture productivity and highlights the need for sustainable water quality management. Keywords: Aquaculture; Performance; Pollution; River; Water Quality. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pencemaran air sungai terhadap keberhasilan budidaya ikan air tawar pada lima sungai utama di Kota Padang, yaitu Batang Arau, Batang Kuranji, Batang Air Dingin, Batang Kandis, dan Batang Anai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan dan analisis laboratorium pada tiga stasiun setiap sungai, meliputi parameter fisika, kimia, dan biologi, serta indikator performa budidaya yang terdiri dari survival rate, laju pertumbuhan harian, feed conversion ratio, dan biomassa panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar parameter kualitas air telah melampaui baku mutu PP 22/2021 Kelas II, terutama kekeruhan, TSS, amonia, BOD, COD, dan total coliform. Analisis regresi mengindikasikan bahwa parameter kimia merupakan faktor paling dominan memengaruhi keberhasilan budidaya, diikuti parameter fisika, sementara parameter biologi mendekati signifikan, dan pencemaran antropogenik terbukti berpengaruh negatif terhadap performa budidaya. Sungai Batang Air Dingin memiliki kualitas air terbaik dan hasil budidaya tertinggi, sedangkan Batang Kandis menunjukkan tingkat pencemaran tertinggi dan performa budidaya terendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencemaran sungai berperan nyata dalam menurunkan produktivitas budidaya ikan dan perlu dilakukan pengelolaan kualitas air secara berkelanjutan. Kata Kunci: Budidaya Ikan; Kualitas Air; Pencemaran; Performa Budidaya; Sungai.

Muhammad Amri (Universitas Prima Nusantara Bukittinggi); Budi Santosa (Universitas Prima Nusantara Bukittinggi); Desi Ratna Sari (Universitas Prima Nusantara Bukittinggi); Siti Aisyah (Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5630-5644
[PDF]
854 FILSAFAT PENDIDIKAN OTOMOTIF DALAM ERA DIGITAL: SEBUAH ANALISIS TENTANG PERUBAHAN KONSEP BELAJAR DAN MENGAJAR DALAM PENDIDIKAN MULTIVARIAT
Lihat Abstrak

Abstract: The rapid development of digital technology has brought significant transformation to the philosophy of automotive education, particularly in its traditional learning and teaching approaches that previously relied on manual skills. This study aims to analyze the shift in automotive education from the perspective of multivariate educational philosophy, which integrates technical competencies, digital literacy, problem-solving abilities, and an understanding of electronic vehicle systems. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews and observations involving automotive teachers, workshop instructors, program coordinators, industry technicians, and students. The findings reveal that digital tools—such as vehicle scanners, simulation software, animated videos, and e-learning modules—not only enhance learning methods but also shift the learning paradigm toward more analytical and data-driven processes. The role of teachers has also evolved significantly, from mere transmitters of information to facilitators, mentors, and digital analysts. The integration of industry technology into classroom and workshop learning increases students’ job readiness and reduces the skills gap between vocational schools and professional workshops. Therefore, automotive education in the digital era requires a philosophical reconstruction to align with multivariate competence demands, curriculum relevance, and the technological needs of the modern automotive industry. Keyword: educational philosoph; automotive education; digital era; multivariate learning; industrial technology integration Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan mendasar terhadap filsafat pendidikan otomotif, terutama dalam cara belajar dan mengajar yang sebelumnya berpusat pada keterampilan manual. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi konsep pendidikan otomotif dalam perspektif filsafat pendidikan multivariat, yang menekankan keterpaduan antara kompetensi teknis, literasi digital, pemecahan masalah, serta pemahaman sistem elektronik kendaraan modern. Menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi pada guru otomotif, instruktur bengkel, kepala program keahlian, teknisi industri, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital, seperti scanner kendaraan, software simulasi, video animasi, dan modul e-learning, tidak hanya memodifikasi metode pembelajaran, tetapi juga menggeser paradigma belajar menuju model yang lebih analitis dan berbasis data. Peran guru turut mengalami perubahan signifikan, dari penyampai informasi menjadi fasilitator, mentor, dan analis digital. Integrasi teknologi industri dalam pembelajaran terbukti meningkatkan kesiapan kerja siswa dan mengurangi kesenjangan keterampilan antara sekolah dan bengkel modern. Dengan demikian, pendidikan otomotif dalam era digital memerlukan rekonstruksi filosofis agar mampu menjawab tuntutan kompetensi multivariat, relevansi kurikulum, serta kebutuhan industri otomotif berbasis teknologi. Kata kunci: filsafat pendidikan; pendidikan otomotif; era digital; pembelajaran multivariat; teknologi industri

Meiyaldi Eka Putra (Universitas Lancang Kuning); Refdinal Refdinal (Universitas Lancang Kuning); Rijal Abdullah (Universitas Lancang Kuning); Jonni Mardizal (Universitas Lancang Kuning); Ambiyar Ambiyar (Universitas Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5467-5476
[PDF]
855 SCHOOL DIGITAL TRANSFORMATION MANAGEMENT IN THE HYBRID LEARNING ERA
Lihat Abstrak

Abstrak: The development of educational technology requires schools to carry out digital transformation to support hybrid learning that integrates face-to-face and online learning. This research aims to analyze the digital transformation management process in schools through a descriptive qualitative approach. The research focus includes digital planning, implementation of technology infrastructure, developing teacher competencies, as well as school leadership strategies in managing change. Data was obtained through literature study, document observation, and interviews from previous relevant research. The study results show that effective digital transformation requires digital strategy planning, infrastructure readiness, digital literacy of educators, adaptive school culture, and visionary leadership. Digital transformation is not just the provision of devices, but also a change in school management paradigm. This research provides implications for policy makers and school leaders in managing digital transformation sustainably in the hybrid learning era. Keywords: digital transformation, education management, hybrid learning, digital leadership, educational technology. Abstract : Perkembangan teknologi pendidikan menuntut sekolah melakukan transformasi digital untuk menunjang pembelajaran hybrid yang mengintegrasikan tatap muka dan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses manajemen transformasi digital di sekolah melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Fokus penelitian meliputi perencanaan digital, implementasi infrastruktur teknologi, pengembangan kompetensi guru, serta strategi kepemimpinan sekolah dalam mengelola perubahan. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi dokumen, dan wawancara dari penelitian-penelitian relevan sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital yang efektif memerlukan perencanaan strategi digital, kesiapan infrastruktur, literasi digital pendidik, budaya sekolah adaptif, serta kepemimpinan visioner. Transformasi digital bukan hanya penyediaan perangkat, melainkan perubahan paradigma manajemen sekolah. Penelitian ini memberi implikasi bagi pengambil kebijakan dan pimpinan sekolah dalam mengelola transformasi digital secara berkelanjutan pada era pembelajaran hybrid. Kata kunci: transformasi digital, manajemen pendidikan, pembelajaran hybrid, kepemimpinan digital, teknologi pendidikan.

Juandi Nababan (Institut Agama Kristen Negeri Tarutung); Binur Panjaitan (Institut Agama Kristen Negeri Tarutung) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5463-5466
[PDF]
856 MANAJEMEN KEUANGAN PENDIDIKAN ERA DIGITAL: MENDORONG TRANSPARANSI DAN EFISIENSI OPTIMAL
Lihat Abstrak

 Abstract: This research aims to analyze the urgency and strategic role of digitalization in transforming educational financial management, particularly in achieving optimal transparency and efficiency. Employing a Systematic Literature Review (SLR) approach on publications and policies from 2015 to 2024, this study synthesizes findings regarding the impact of digital-based financial systems (such as ARKAS) on school budget governance. The SLR results indicate that digitalization serves as a vital strategic instrument. E-budgeting and real-time reporting systems significantly enhance transparency and accountability by providing a strong audit trail and reducing the scope for fund misuse. Furthermore, digitalization drives operational efficiency by cutting down administrative workload, allowing for the reallocation of resources to core learning activities, thus supporting education as a strategic investment. Digital systems also function as an instrument of equity through accurate, data-driven decision-making. In conclusion, financial management has shifted from a passive function to an active strategic function that causally affects educational outcomes. Long-term implementation success requires continuous investment in digital financial literacy training for human resources and the integration of financial systems with academic data. Keywords: Educational Financial Management, Digitalization, Transparency, Efficiency,        School Governance. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi dan peran strategis digitalisasi dalam transformasi manajemen keuangan pendidikan, khususnya dalam mencapai transparansi dan efisiensi optimal. Menggunakan pendekatan Kajian Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap publikasi ilmiah dan kebijakan periode 2015-2024, penelitian ini mensintesis temuan mengenai dampak sistem keuangan berbasis digital (seperti ARKAS) terhadap tata kelola anggaran sekolah. Hasil SLR menunjukkan bahwa digitalisasi berfungsi sebagai instrumen strategis yang vital. Sistem e- budgeting dan real-time reporting secara signifikan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dengan menyediakan audit trail yang kuat dan mengurangi ruang gerak penyalahgunaan dana. Selain itu, digitalisasi mendorong efisiensi operasional melalui pengurangan beban kerja administratif, memungkinkan realokasi sumber daya ke aktivitas inti pembelajaran, dan secara efektif mendukung pendidikan sebagai investasi strategis. Digitalisasi juga berperan sebagai instrumen pemerataan melalui pengambilan keputusan berbasis data yang tepat sasaran. Disimpulkan, manajemen keuangan telah bergeser dari fungsi pasif menjadi fungsi strategis aktif yang secara kausal memengaruhi outcomependidikan. Keberhasilan implementasi jangka panjang memerlukan investasi berkelanjutan pada pelatihan literasi digital SDM dan integrasi sistem keuangan dengan data akademik.Kata Kunci: Manajemen Keuangan Pendidikan, Digitalisasi, Transparansi, Efisiensi, Tata Kelola Sekolah. Kata kunci: Manajemen Keuangan Pendidikan; Digitalisasi; Transparansi, Efisiensi; Tata Kelola Sekolah.

Bellamorita Rahel Promovenda (Institut Agama Kristen Negeri Tarutung); Binur Panjaitan (Institut Agama Kristen Negeri Tarutung) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5457-5462
[PDF]
857 TRANSFORMASI SOSIAL DAN NILAI RESIPROSITAS DALAM TRADISI PASAJI PONAN PADA MASYARAKAT SUMBAWA KONTENPORER
Lihat Abstrak

Abstrak: The Pasaji Ponan tradition is a longstanding reciprocity practice that plays a central role in the social life of Sumbawa communities. It functions not only as a system of material exchange and mutual assistance but also as a mechanism for strengthening solidarity and preserving cultural identity. However, modernization, technological development, and shifts in social structure have influenced the form and meaning of this practice. This study employs a qualitative approach using mini ethnography to examine how social transformation affects the values of reciprocity within Pasaji Ponan in contemporary Sumbawa society. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that Pasaji Ponan has undergone changes in the forms of exchange from agricultural products to processed foods and financial contributions and in coordination mechanisms that now often occur through digital platforms. Nevertheless, the core values of reciprocity, solidarity, and social honor remain intact. These adaptations demonstrate that Pasaji Ponan is not a static tradition but a flexible cultural practice capable of negotiating with social change. This study concludes that Pasaji Ponan remains relevant as a form of social capital and a marker of cultural identity among the people of Sumbawa. Keyword: Pasaji Ponan, reciprocity, social transformation. Abstrak: Tradisi Pasaji Ponan merupakan praktik resiprositas yang telah lama menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat Sumbawa. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pertukaran barang dan bantuan, tetapi juga sebagai penguat solidaritas dan identitas budaya. Namun, modernisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan struktur sosial telah memengaruhi bentuk dan makna praktik ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan etnografi mini untuk menganalisis bagaimana transformasi sosial memengaruhi nilai resiprositas dalam Pasaji Ponan pada masyarakat Sumbawa kontemporer. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasaji Ponan mengalami perubahan bentuk pemberian dari hasil pertanian menuju makanan olahan dan bantuan finansial serta pergeseran mekanisme koordinasi melalui media digital. Meskipun demikian, nilai inti resiprositas, solidaritas, dan kehormatan sosial tetap dipertahankan. Adaptasi ini membuktikan bahwa Pasaji Ponan bukan tradisi statis, melainkan praktik budaya yang fleksibel dan mampu bernegosiasi dengan perubahan zaman. Penelitian ini menegaskan bahwa Pasaji Ponan tetap relevan sebagai modal sosial dan identitas budaya masyarakat Sumbawa. Kata kunci: Pasaji Ponan, resiprositas, transformasi sosial.

Endang Utami (Universitas Islam Negeri Mataram) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1071-1077
[PDF]
858 PEMANFAATAN APALIKASI MOBILE EDUKATIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF BAGI ANAK USIA DINI DI DESA DALU SEPULUH B
Lihat Abstrak

Abstract: Early childhood learning requires creative and engaging media to stimulate cognitive, motor, and creativity development. At TK Mutiara Amaliah, Desa Dalu Sepuluh B, Kecamatan Tanjung Morawa, the use of educational mobile applications has not been optimal because teachers are not yet accustomed to using digital media as a learning aid, while students have not received interactive, technology-based learning experiences. This community service activity aims to improve teachers’ abilities in selecting and utilizing educational mobile applications as creative learning media, as well as to provide direct learning experiences to kindergarten students using age-appropriate and safe applications. The program will be implemented on June 19, 2025, including teacher training on the use of educational applications, practical integration of the applications into learning activities, and interactive learning sessions with students. The target outputs of this activity include: (1) improved teacher competence in using educational applications, (2) increased creativity and learning motivation of TK Mutiara Amaliah students, (3) the development of a guidebook for using educational applications, and (4) publication of the community service activity report. Through this program, learning is expected to become more innovative and aligned with digital technology developments. The community service activity was successfully implemented and received positive responses from both teachers and students at TK Mutiara Amaliah. Teachers were able to understand how to operate Virtual Reality–based mobile applications and successfully integrate them into learning activities. Students showed high enthusiasm and improved creativity during the interactive VR learning sessions. Overall, the activity has made a significant impact on enhancing the quality of learning and the use of technology within the school environment.            Keywords: Educational Applications; Creative Learning; Early Childhood; Kindergarten Teachers; Educational Technology Abstrak: Pembelajaran anak usia dini membutuhkan media yang kreatif dan menarik untuk menstimulasi perkembangan kognitif, motorik, dan kreativitas. Di TK Mutiara Amaliah, Desa Dalu Sepuluh B, Kecamatan Tanjung Morawa, pemanfaatan aplikasi mobile edukatif masih belum optimal karena guru belum terbiasa menggunakan media digital sebagai pendukung kegiatan belajar, sementara siswa belum mendapat pengalaman belajar interaktif berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memilih dan memanfaatkan aplikasi mobile edukatif sebagai media pembelajaran kreatif, serta memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa TK melalui aplikasi yang sesuai usia dan aman digunakan. Program akan dilaksanakan pada 19 Juni 2025, meliputi pelatihan guru mengenai penggunaan aplikasi edukatif, praktik integrasi aplikasi ke dalam kegiatan belajar, dan sesi pembelajaran interaktif bersama siswa. Target luaran kegiatan ini mencakup: (1) peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan aplikasi edukatif, (2) meningkatnya kreativitas dan minat belajar siswa TK Mutiara Amaliah, (3) tersusunnya modul panduan penggunaan aplikasi edukatif, dan (4) publikasi laporan kegiatan pengabdian. Dengan kegiatan ini, diharapkan pembelajaran menjadi lebih inovatif dan sesuai perkembangan teknologi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari guru serta siswa TK Mutiara Amaliah. Guru mampu memahami cara pengoperasian aplikasi mobile berbasis Virtual Reality dan berhasil mengintegrasikannya ke dalam kegiatan pembelajaran. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi serta peningkatan kreativitas saat mengikuti sesi pembelajaran interaktif menggunakan VR. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah. Kata kunci: Aplikasi Edukatif; Pembelajaran Kreatif; Anak Usia Dini; Guru TK; Teknologi Pendidikan

Muhammad Ardiansyah Sembiring (Universitas Royal); Mustika Fitri Larasati Sibuea (Universitas Royal); Diana Selvi (Universitas Royal) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 391 - 396
[PDF]
859 ANALISIS KEAMANAN LALU LINTAS WEB PADA PERANGKAT IOT ESP8266 MENGGUNAKAN TEKNIK SNIFFING PAKET
Lihat Abstrak

Abstract: Technological developments in recent years have increased quite rapidly, especially in the field of IoT (Internet of Things). With the increasing development of IoT, of course, in line with the increasing use of IoT devices in everyday life. With the increasing number of IoT devices, the issue of data security in IoT devices is certainly one of the important things that must be considered. In this study, a security analysis of web data traffic was conducted on the IoT NodeMCU esp8266 device. The experiment was conducted using two IoT devices acting as senders and receivers of data and one computer device as an attacker. In the analysis process, three scenarios were carried out: sending data without encryption, sending data with base64 encryption without a key, and finally sending data with XOR encryption with a key inserted in the header of the sent data packet. The tapping process was carried out using Wireshark software. From the results of the trials carried out, the entire data transfer process between the two IoT devices can be fully intercepted by Wireshark. Plaintext data (without encoding) tends to be easier to obtain information, while data with encryption without a key on base64 must be analyzed for its pattern to be able to be decrypted. And for encryption that requires a key in XOR, further analysis is carried out by looking for the key inserted in the header so that decryption can be carried out. Keywords: Internet Of Things (IOT); Wireshark; NodeMCU; Base64 Encoding, XOR Encoding. Abstrak: Perkembangan teknologi dalam beberapa tahun terakhir meningkat dengan cukup pesat khususnya dalam bidang IOT (Internet Of Things). Dengan semakin meningkatnya perkembangan IOT tentu sejalan dengan meningkatnya penggunaan perangkat IOT dikehidupan sehari-hari. Dengan semakin banyaknya perangkat IOT yang ada tentu masalah keamanan data dalam perangkat IOT menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Dalam penelitian ini dilakukan analisa keamanan lalu lintas data web pada perangkat IOT NodeMCU esp8266. Percobaan dilakukan dengan menggunakan 2 perangkt IOT yang bertindak sebagai pengirim dan penerima data dan satu perangkat komputer sebagai penyerang. Dalam proses analisa dilakukan tiga skenario yaitu pengiriman data tanpa enkripsi, pengiriman data dengan enkripsi base64 tanpa key, dan yang terakhir pengirimn data dengan enkripsi XOR dengan key disisipkan di header paket data yang dikirim. Proses penyadapan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Wireshark. Dari hasil ujicoba yang dilakukan seluruh proses transfer data antara kedua perangkat IOT dapat disadap sepenuhnya oleh Wireshark. Data plaintext (tanpa encoding) cenderung lebih mudah didapatkan informasinya, sementara data dengan enkripsi tanpa key pada base64 harus dianalisa polanya untuk bisa dilakukan dekripsi. Dan untuk enkripsi yang membutuhkan key pada XOR dilakukan analisa lanjutan dengan mencari key yang disisipkan diheader agar bisa lakukan dekripsi. Kata kunci:  Internet Of Things (IOT); Wireshark; NodeMCU; Base64 Encoding, XOR Encoding.

Sofyan Pariyasto (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Sejati); Raja Tama Andri Agus (Universitas Royal); Fitria Priyulida (Universitas Sari Mutiara Indonesia); Rina Julita (Universitas Dehasen) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5434-5444
[PDF]
860 ANALISIS REPRESENTASI BENTUK EKSPRESI FILM TILIK SUTRADARA AGUNG WAHYU PRASETYO
Lihat Abstrak

Abstract: The purpose of this study is to analyze the representation of the form of expression in the film Tilik (2018) by director Wahyu Agung Prasetyo. The reason the researcher analyzed the film Tilik (2018) is because it authentically visualizes the social dynamics of rural communities, especially in Java, through dialogue and visuals of its characters. This research method uses descriptive qualitative research with content analysis techniques in the film Tilik (2018) through scenes, visuals, dialogue, narration, facial expressions, body language, and cinematography techniques used. The results of this study produce three main forms of expression in the film Tilik (2018), namely emotional expressions seen through facial expressions and gestures that depict several forms of expression such as anger, happiness, sadness, disgust, and surprise, then linguistic expressions in the form of depiction through sarcastic dialogue and satire through gossip practices as a model of social forms, and visual expressions depicted through cinematography techniques such as close-ups, narrow framing, and natural lighting as supporters of emotional assertiveness. The conclusion of this study is that the film Tilik (2018) presents a micro-portrait of rural Javanese society, which faces complex and dynamic problems. Keywords: Tilik (2018), forms of expression, analysis of expression, cinematography Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah analisis representasi bentuk ekspresi film Tilik (2018) karya sutradara Wahyu Agung Prasetyo. Alsan peneliti menganalisis film Tilik (2018) ini karena memvisualkan dinamika sosial masyarakat di pedesaan khususnya Jawa secara autentik melalui dialog dan visual tokohnya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif desktiptif dengan teknik menganalisis isi (content analysis) pada film Tilik (2018) melalui adegan, visual, dialog, narasi, ekpresi wajah, bahasa tubuh, dan teknik sinematografi yang digunakan. Hasil penelitian ini menghasilkan tiga bentuk ekspresi utama pada film Tilik (2018), yaitu ekspresi emosional yang terlihat melalui mimik wajah dan gestur yang menggambarkan beberapa bentuk ekspresi seperti marah, bahagia, kesedihan, rasa muak, dan terkejut, selanjutnya ekspresi linguistik bentuk penggambarannya melalui dialog sarkastik dan bentuk sindiran melalui praktik gosip sebagai model dari bentuk sosial, dan ekspresi visual yang di gambarkan melalui model teknik sinematografi seperti close-up, framing sempit, dan pencahayaan alami sebagai pendukung ketegasan dari emosional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah film Tilik (2018) menghadirkan potret mikro masyarakat di pedesaan Jawa yang memiliki permasalahan kompleks, dan dinamis. Kata kunci: Film Tilik (2018), bentuk ekspresi, analisis ekspresi, sinematografi

Surya Darma (Universitas Potensi Utama); Sri Wahyuni (Universitas Potensi Utama); Muhammad Ali Mursid Alfathoni (Universitas Potensi Utama) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5423-5433
[PDF]

Jurnal yang Kami Kelola

Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.

SINTA 4

Journal of Science and Social Research

Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.

ISSN 2615-4307 (Print) ISSN 2615-3262 (Online)

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat

Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).

ISSN 2776-7647

Jurnal Pena Edukasi

Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.

ISSN 2407-0769 (Print) ISSN 2549-4694 (Online)
SINTA 6

Jurnal TEKNISI

Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).

E-ISSN 2775-0965

Jurnal Global Edukasi

Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.

ISSN 2597-873X (Print) ISSN 2614-5588 (Online)

Keunggulan Portal Kami

Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.

Open Access

Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.

Peer Review

Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

Terakreditasi

Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.

Terindeks Luas

Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.

Proses Cepat

Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.

Lisensi CC

Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.

Tertarik Mempublikasikan Riset Anda?

Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.

Terindeks & Diakui Oleh
BRIN GARUDA OneSearch Scilit BASE Dimensions Anjani
Pesan notifikasi