Dashboard 52 Jurnal Keunggulan Tentang Kami
Kirim Naskah
Open Access Journal Portal

Portal Jurnal Ilmiah
Goretan Pena

Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.

5
Jurnal Aktif
2
Terakreditasi SINTA
6
Indeksasi
OA
Open Access
Scroll

Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
2821 PENERAPAN KEGIATAN MGMP GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER PROSES PEMBELAJARAN
Lihat Abstrak

Abstract: This research is a school action research, with the research subjects of 16 teachers of SMA Negeri 2 Lintongnihuta. The object in this study is the result of the assessment of the ability of teachers in the use of learning media and the school environment as a source of learning in the teaching and learning process through the eye teacher deliberation activity. The instrument used was the Observation Sheet. Based on the results of the assessment, the number of teachers in cycle I who have been able to use learning media and the school environment as a learning resource in the "good" minimum category is 10 teachers or 62.50%, while the number of teachers in cycle II who are able to use it Learning media and the school environment as a source of learning in the "good" minimum category were 15 teachers or 93.75%. From the results of cycle I and cycle II actions, through the Implementation of Subject Teacher Deliberative Activities, it can improve the ability of teachers to use learning media and the learning resource school environment at SMA Negeri 2 Lintongnihuta for the 2018/2019 Academic Year.Keywords: learning media; learning resources; school environmentAbstrak: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, dengan subjek penelitian guru SMA Negeri 2 Lintongnihuta yang berjumlah 16 orang. Objek dalam penelitian ini adalah hasil penilaian Kemampuan Guru Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Dan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Dalam Proses Belajar Mengajar Melalui Kegiatan Musyawarah Guru Mata. Instrumen yang digunakan adalah Lembar Observasi. Berdasarkan hasil penilaian Jumlah guru pada siklus I yang telah mampu dalam penggunaan media pembelajaran dan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yang berada pada kategori minimal “baik” sebanyak 10 orang guru atau sebesar 62,50 %, sementara Jumlah guru pada siklus II yang mampu dalam penggunaan media pembelajaran dan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar pada kategori minimal “baik” sebanyak 15 orang guru atau sebesar 93,75%. Dari hasil tindakan siklus I dan siklus II maka melalui Penerapan Kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran dapat meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan media pembelajaran dan lingkungan sekolah sumber belajar di SMA Negeri 2 Lintongnihuta Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata kunci: lingkunngan sekolah; media pembelajaran; sumber belajar

Nelson Tambunan JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 1 (2020)
Hal: 35 - 41
[PDF]
2822 UPAYA MENINGKATKAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK
Lihat Abstrak

Abstract: The objectives of this study were: (1) To find out how to improve the learning activities of students in class VIII SMP Negeri 2 Sei Kepayang Kec. Sei Kepayang barat 2018/2019 academic year; (2) How big is the effect of tutoring on the learning activities of students in class VIII SMP Negeri 2 Sei Kepayang Kec. Sei Kepayang barat 2018/2019 academic year. The learning improvement procedure includes the implementation of classroom action research in 2 cycles. In the first cycle of the 6 categories observed in the tutoring service, only 2 were included in the "Good Enough" category, namely: (1) Listening to / paying attention to teacher explanations, (2) Students' interest in learning, when using tutoring, while 4 activities students are still in the "Not Good" category, namely: (1) active in asking, (2) asking the teacher, (3) discussing with friends, and (4) concluding the function and purpose of the service. In the second cycle of the 6 categories observed in the tutoring service, only 4 student activities were included in the "Good" category, namely: (1) Listening to / paying attention to the teacher's explanation, (2) Students' interest in learning, (3) asking the teacher, and (4) discussing with, while 2 student activities are still in the "Good Enough" category, namely: (1) active in asking, and (2) concluding the function and purpose of the service.Keywords: counseling guidance; tutoring servicesAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui cara meningkatkan aktivitas belajar peserta didik di kelas VIII SMP Negeri 2 Sei Kepayang Kec. Sei Kepayang barat tahun pelajaran 2018/2019; (2) Seberapa besar pengaruh bimbingan belajar terhadap aktivitas belajar peserta didik di kelas VIII SMP Negeri 2 Sei Kepayang Kec. Sei Kepayang barat tahun pelajaran 2018/2019. Prosedur perbaikan pembelajaran meliputi kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan kelas dalam 2 siklus. Pada siklus I dari 6 kategori yang diamati dalam layanan bimbingan belajar hanya 2 yang masuk dalam kategori “Cukup Baik” yaitu: (1) Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru, (2) Ketertarikan peserta didik untuk belajar, bila menggunakan bimbingan belajar, sedangkan 4 aktivitas siswa masih dalam kategori “Kurang Baik” yaitu: (1) aktif dalam bertanya, (2) bertanya pada guru, (3) berdiskusi dengan teman, dan (4) menyimpulkan fungsi dan tujuan layanan. Pada siklus II dari 6 kategori yang diamati dalam layanan bimbingan belajar hanya 4 aktivitas siswa yang masuk dalam kategori “Baik” yaitu: (1) Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru, (2) Ketertarikan peserta didik untuk belajar, (3) bertanya pada guru, dan (4) berdiskusi dengan, sedangkan 2 aktivitas siswa masih dalam kategori “Cukup Baik” yaitu: (1) aktif dalam bertanya, dan (2) menyimpulkan fungsi dan tujuan layanan.Kata kunci: bimbingan konseling; layanan bimbingan belajar

Sukarlo Manik JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 1 (2020)
Hal: 29 - 34
[PDF]
2823 PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA JERMAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN POWER OF TWO
Lihat Abstrak

Abstract: Student learning outcomes by applying the Power Two learning model are increasing. Before the class action was carried out the average value of German language subjects for students in class XI was 60.01 with a standard deviation of 12.80. After taking action on the first cycle the average student learning outcomes value becomes 71.50 and the standard deviation is 7.25. Similarly in the second cycle the average student learning outcomes increased, which was 80.07 in the good category with a standard deviation of 7.21. Before the average category of action was carried out the student learning outcomes were in the low category with a completeness level of 37.5% (out of 40 students there were 15 people who completed). In the first cycle after the action was taken the student learning outcomes were in the medium category with an completeness level of 85% (34 people completed from 40 students). In the second cycle after further action was taken as a result of reflection the first cycle of student learning outcomes was in the high category (average value 80.07) with a percentage of completeness of 97.5%.Keywords: learning outcomes; power of twoAbstrak: Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Power Two menjadi meningkat. Sebelum dilaksanakan tindakan kelas nilai rata-rata mata pelajaran Bahasa Jerman siswa di kelas XI adalah 60,01 dengan simpangan baku 12,80. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya menjadi 71,50 dan standar deviasi 7,25. Demikian pula pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa terjadi peningkatan, yaitu 80,07 berada pada kategori baik dengan simpangan bakunya 7,21. Sebelum dilakukan tindakan kategori rata-rata hasil belajar siswa berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 37,5 % (Dari 40 orang siswa ada 15 orang yang tuntas). Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 85 % (34 orang yang tuntas dari 40 siswa). Pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil dari refleksi siklus I hasil belajar siswa berada pada kategori tinggi (nilai rata-rata 80,07) dengan presentase tingkat ketuntasan 97,5 %.Kata kunci: hasil belajar; power of two

Frida Br. Girsang JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 1 (2020)
Hal: 21 - 28
[PDF]
2824 OBSERVASI SUPERVISI KEPENDIDIKAN TERHADAP HASIL KOMPETENSI DAN KINERJA GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
Lihat Abstrak

Abstract: The subjects of this study were teachers of SD Negeri 013887 Asahan Mati subdistrict Tanjung Balai district Asahan Academic Year 2019/2020. The location of this research was carried out at SD Negeri 013887 Asahan Mati subdistrict Tanjung Balai district Asahan. When the research was carried out from July 2019 to October 2019, it was obtained from the results of observations from the first cycle of the teacher's attitude in compiling good lesson units with an average of 62.17. The principal was very enthusiastic about carrying out the preparation of good lesson units compiled by teachers in the moderate category with an average of 68.33. The data obtained from the results of observations in cycle I and cycle II of teacher attitudes in compiling and practicing in class is quite good, with an average value of 84.22 teachers at SDN Negeri 013887 Asahan Mati subdistrict Tanjung Balai district Asahan was very enthusiastic about carrying out the preparation of lesson units and practicing them well. One step from the results of the assessment on the implementation in class is quite good. Paying attention to the results in cycle II reflecting on the results obtained by researchers in cycle II there has been an increase in the ability of teachers at SD Negeri 013887 Asahan Mati subdistrict Tanjung Balai district Asahan in compiling and practicing good lesson units even though they are not maximal, namely 8.00.Keywords: supervision, competence, performanceAbstrak: Subjek penelitian ini adalah Guru-guru SD Negeri 013887 Asahan Mati Kec. Tanjung Balai Kab. Asahan Tahun Pelajaran 2019/2020. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 013887 Asahan Mati Kec. Tanjung Balai Kab. Asahan. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2019 s/d Oktober 2019. di peroleh dari hasil observasi dari siklus I ini sikap guru dalam menyusun satuan pelajaran yang baik “ nilai kurang” dengan rata-rata 62.17. kepala sekolah sangat antusias melaksanakan penyusunan satuan pelajaran yang baik yang disusun oleh guru dalam kategori cukup dengan rata-rat 68.33. Data yang diperoleh dari hasil observasi pada siklus I dan siklus II sikap guru dalam menyusun dan memprektekkan dikelas cukup baik, dengan rata-rata nilai 84.22 guru-guru di SDN Negeri 013887 Asahan Mati Kec. Tanjung Balai Kab. Asahan sangat antusias melaksanakan penyusunan satuan pelajaran dan mempraktekkan nya dengan baik. Sedangkah dari hasil penilaian terhadap penilaian dalam implementatif di kelas cukup baik. Memperhatikan hasil pada siklus II melakukan refleksi terhadap hasil yang diperoleh peneliti pada siklus II ini sudah ada peningkatan kemampuan guru-guru SDN Negeri 013887 Asahan Mati Kec. Tanjung Balai Kab. Asahan dalam menyusun dan mempraktekkan satuan pelajaran yang baik walaupun belum maksimal yaitu 8.00.Kata kunci: supervise, kompetensi, kinerja

Suparti Suparti JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 1 (2020)
Hal: 15 - 20
[PDF]
2825 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn
Lihat Abstrak

Abstract: The purpose of this study was to determine the application of the think talk write type of cooperative learning model to improve student learning outcomes in Civics class III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV. This research was conducted at SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV and was implemented from February to April 2019. The subjects in this study were all students of grade III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV with 28 students participating in this study. The results showed that the think talk write learning model can improve student learning completeness and student learning activities, as evidenced by the results of student tests of student learning completeness. In the first cycle the average test score was 70.0 with learning completeness by 46% and in the second cycle the average test score was 82.9 with learning completeness increased to 86%, so that it succeeded in providing classical learning outcomes.Keywords: counseling; trust; tutorAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran PKn di kelas III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV dan pelaksanaannya pada bulan Februari sampai dengan April 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV dengan jumlah siswa yang terikut dalam penelitian ini sebanyak 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran think talk write dapat meningkatkan ketuntasan pembelajaran siswa dan aktivitas belajar siswa, terbukti dari hasil tes siswa ketuntasan pembelajaran siswa. Pada siklus I rata-rata nilai tes 70,0 dengan ketuntasan pembelajaran sebesar 46% dan pada siklus II rata-rata nilai tes 82,9 dengan ketuntasan pembelajaran naik menjadi 86%, sehingga berhasil memberikan ketuntasan hasil belajar secara klasikal.Kata kunci: think talk write

Kasti Panjaitan JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 1 (2020)
Hal: 9 - 14
[PDF]
2826 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENERAPKAN METODE DRILL
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to see the increase in student learning outcomes using the drill method in Mathematics in Class IV SD Negeri 013845 Lestasi kec. Buntu Pane for the 2018/2019 school year. The research subjects of the fourth grade students were 18 students who would be given action in the form of practice using the Drill method. This research method is classroom action research. To obtain the data in this study, a test result of learning I and a test of learning outcome II were carried out in the form of an application of 10 essay questions. After the data was collected and analyzed, it was obtained from 18 students who were the subjects of this study, it turned out that only 12 students (66.66%) had completed learning. The average value obtained only reached 74.16. Whereas in cycle II it can be seen that the students' ability to test classical learning outcomes has increased. It turns out that 17 students (94.44%) who already have complete learning, while the rest, namely 1 student (5.55%) have not had complete learning. The average value obtained only reaches 80.55. It can be concluded that learning using the training method can improve learning outcomes in Mathematics in grade IV SD Negeri 013845 Lestari subdistrict Buntu Pane district Asahan school year 2018/2019.Keywords: counseling; trust; tutorAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penggunaan metode drill pada mata pelajaran Matematika di Kelas IV SD Negeri 013845 Lestasi kec. Buntu Pane tahun pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini siswa kelas IV yaitu dengan jumlah siswa sebanyak 18 orang yang akan diberikan tindakan berupa pengajaran dengan penggunaan metode Drill. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini maka dilakukan tes hasil belajar I dan tes hasil belajar II yang berbentuk aplikasi soal essay sebanyak 10 soal. Setelah data terkumpul dan dilakukan analisis maka diperoleh dari 18 orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata hanya 12 siswa (66,66%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh hanya mencapai 74.16. Sedangkan pada siklus II dapat dilihat bahwa kemampuan siswa dalam melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat. Ternyata 17 orang siswa (94.44%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 1 orang siswa (5.55%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh hanya mencapai 80,55. Dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan metode drill dapat meningkatkan hasil belajar pada pelajaran Matematika pada siswa kelas IV SD Negeri 013845 Lestari kec. Buntu Pane kab. Asahan tahun pelajaran 2018/2019.Kata kunci: guru pembimbing; kepercayaan; konseling

Sri Sutarni; Andy Sapta JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 1 (2020)
Hal: 1 - 8
[PDF]
2827 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn
Lihat Abstrak

Abstract: The purpose of this study was to determine the application of the think talk write type of cooperative learning model to improve student learning outcomes in Civics class III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV. This research was conducted at SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV and was implemented from February to April 2019. The subjects in this study were all students of grade III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV with 28 students participating in this study. The results showed that the think talk write learning model can improve student learning completeness and student learning activities, as evidenced by the results of student tests of student learning completeness. In the first cycle the average test score was 70.0 with learning completeness by 46% and in the second cycle the average test score was 82.9 with learning completeness increased to 86%, so that it succeeded in providing classical learning outcomes.Keywords: counseling; trust; tutorAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran PKn di kelas III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV dan pelaksanaannya pada bulan Februari sampai dengan April 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV dengan jumlah siswa yang terikut dalam penelitian ini sebanyak 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran think talk write dapat meningkatkan ketuntasan pembelajaran siswa dan aktivitas belajar siswa, terbukti dari hasil tes siswa ketuntasan pembelajaran siswa. Pada siklus I rata-rata nilai tes 70,0 dengan ketuntasan pembelajaran sebesar 46% dan pada siklus II rata-rata nilai tes 82,9 dengan ketuntasan pembelajaran naik menjadi 86%, sehingga berhasil memberikan ketuntasan hasil belajar secara klasikal.Kata kunci: think talk write

Kasti Panjaitan JURNAL PENA EDUKASI
Vol 6 No 2 (2019)
Hal: 81 - 86
[PDF]
2828 OPTIMALISASI KINERJA MGMP DENGAN METODE BIMBINGAN TERPADU DALAM UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU
Lihat Abstrak

Abstract: Student learning outcomes by applying mastered MGMP activities on a guided basis becomes increasing. Before carrying out the Automotive Engineering average value action is 60.25 and the standard deviation is 5.02. After taking action on the first cycle the average student learning outcomes are 72.00 and the standard deviation is 4.53. Likewise in the second cycle the average student learning outcomes become increased, namely 76.00 and standard deviation 3.50. Before the action is done the average category of learning outcomes is in the low category with a completeness level of 37.5%. In the first cycle after the action learning outcomes are in the medium category with a completeness level of 72.00%. In the second cycle after further action was taken as a result of reflection the first cycle of learning outcomes was in the medium category with a completion rate of 76.00%.Keyword: Teacher Competence, Integrated GuidanceAbstrak: Hasil belajar siswa dengan menerapkan menguasai kegiatan MGMP secara terbimbing menjadi meningkat. Sebelum dilaksanakan tindakan nilai rata-rata Teknik Otomotif adalah 60,25 dan standar deviasi 5,02. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya adalah 72,00 dan standar deviasi 4,53. Demikian pula pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa menjadi meningkat yaitu 76,00 dan standar deviasi 3,50. Sebelum dilakukan tindakan kategori rata-rata hasil belajar berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 37.5 %. Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 72,00 %. Pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil refleksi siklus I hasil belajar berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 76,00 %.Kata kunci: Kompetensi Guru, Bimbingan Terpadu

Tigor Siahaan JURNAL PENA EDUKASI
Vol 6 No 2 (2019)
Hal: 73 - 80
[PDF]
2829 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENERAPKAN METODE DRILL
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to see the increase in student learning outcomes using the drill method in Mathematics in Class IV SD Negeri 013845 Lestasi kec. Buntu Pane for the 2018/2019 school year. The research subjects of the fourth grade students were 18 students who would be given action in the form of practice using the Drill method. This research method is classroom action research. To obtain the data in this study, a test result of learning I and a test of learning outcome II were carried out in the form of an application of 10 essay questions. After the data was collected and analyzed, it was obtained from 18 students who were the subjects of this study, it turned out that only 12 students (66.66%) had completed learning. The average value obtained only reached 74.16. Whereas in cycle II it can be seen that the students' ability to test classical learning outcomes has increased. It turns out that 17 students (94.44%) who already have complete learning, while the rest, namely 1 student (5.55%) have not had complete learning. The average value obtained only reaches 80.55. It can be concluded that learning using the training method can improve learning outcomes in Mathematics in grade IV SD Negeri 013845 Lestari subdistrict Buntu Pane district Asahan school year 2018/2019.Keywords: counseling; trust; tutorAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penggunaan metode drill pada mata pelajaran Matematika di Kelas IV SD Negeri 013845 Lestasi kec. Buntu Pane tahun pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini siswa kelas IV yaitu dengan jumlah siswa sebanyak 18 orang yang akan diberikan tindakan berupa pengajaran dengan penggunaan metode Drill. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini maka dilakukan tes hasil belajar I dan tes hasil belajar II yang berbentuk aplikasi soal essay sebanyak 10 soal. Setelah data terkumpul dan dilakukan analisis maka diperoleh dari 18 orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata hanya 12 siswa (66,66%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh hanya mencapai 74.16. Sedangkan pada siklus II dapat dilihat bahwa kemampuan siswa dalam melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat. Ternyata 17 orang siswa (94.44%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 1 orang siswa (5.55%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh hanya mencapai 80,55. Dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan metode drill dapat meningkatkan hasil belajar pada pelajaran Matematika pada siswa kelas IV SD Negeri 013845 Lestari kec. Buntu Pane kab. Asahan tahun pelajaran 2018/2019.Kata kunci: guru pembimbing; kepercayaan; konseling

Sri Sutarni JURNAL PENA EDUKASI
Vol 6 No 2 (2019)
Hal: 59 - 66
[PDF]
2830 Sukarlo Manik; Sukarlo Manik JURNAL PENA EDUKASI
Vol 6 No 2 (2019)
Hal: 51 - 58
[PDF]
2831 PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MENGEMBANGAKAN RPP DENGAN MENERAPKAN METODE DEMONSTRASI MELALUI SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS
Lihat Abstrak

Abstract: The purpose of this study was to improve the ability of teachers to develop a lesson plan for SD Negeri 013887 Asahan Mati Kec. Tanjung Balai. The results showed that improving the ability of teachers to develop lesson plans by applying the Demonstration method through academic supervision at SD Negeri 013887 Asahan Mati kec. Tanjung Balai can increase, namely 88% the level of the teacher's ability to develop a good lesson plan. This can be seen from the average results of previous observations supervised by the quality level of the teacher's ability to develop a learning implementation plan is 21.96 or with the quality level of the teacher's ability to develop a learning implementation plan is sufficient, the average result after being supervised is 1 the level of the teacher's ability to develop a learning implementation plan is 24, 56 or good quality level. The results of the average score of supervision II, the teacher's ability to develop a teacher learning implementation plan, was 27.04 or the quality level of the teacher's ability to develop a good learning implementation plan. The result of the data score II was 2.60 higher than the data score I. The result of the data score III was 2.48 higher than the data score II. The result of the data score III is 5.08 higher than the score I.Keywords: class visits; demonstration; supervisionAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran SD Negeri 013887 Asahan Mati Kec. Tanjung Balai. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan kemampuan guru mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan metode Demonstrasi melalui supervisi akademik di SD Negeri 013887 Asahan Mati kec. Tanjung Balai dapat meningkat, yaitu 88% tingkat kemampuan guru mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran baik. Ini dapat diketahui dari hasil rata rata pengamatan sebelumnya disupervisi tingkat kualitas kemampuan guru mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran adalah 21,96 atau dengan tingkat kualitas kemampuan guru mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran cukup, hasil rata rata setelah disupervisi 1 tingkat kemampuan guru mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran sebesar 24,56 atau tingkat kualitas baik. Hasil skor rata rata supervisi II tingkat kemampuan guru mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran guru sebesar 27,04 atau tingkat kualitas kemampuan guru mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran baik. Hasil skor data II lebih tinggi 2,60 daripada skor data I. Hasil skor data III lebih tinggi 2,48 dari pada skor data II. Hasil skor data III lebih tinggi 5,08 dari skor I.Kata kunci: demonstrasi; kunjungan kelas; supervisi

Suparti Suparti; Suparti Suparti JURNAL PENA EDUKASI
Vol 6 No 2 (2019)
Hal: 43 - 50
[PDF]
2832 Index index index JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 2 No 2 (2019)
[PDF]
2833 HUBUNGAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA
Lihat Abstrak

Berdasarkan hasil penelitian dan anlisis data, peneliti mengambil simpulan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 5 Tanjungbalai Tahun Ajaran 2014/2015 dengan menggunakan Model pembelajaran Snawball Throwing pada meteri Barisan Logika Matematika memiliki nilai rata-rata yang baik. Mengingat betapa pentingnya pembelajaran matematika disetiap jenjang-jenjang pendidikan, maka peran guru sangatlah penting untuk mewujudkan tercapainya tujuan pembelajaran matematika tersebut. Tugas utama seorang guru adalah menciptakan suasana yang menyenanagkan didalam pembelajaran agar terjadi interaksi belajar-mengajar yang dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih baik. Misalkan dengan penggunaan setrategi mengajar dan pemilihan setrategi pembelajaran yang menarik yang dapat memicu siswa untuk ikut serta aktif dalam dalam kegiatan pembelajaran. Dimana siswa diajak untuk ikut serta dalam pembelajaran tidak hanya mental akan tetapi juga melibatkan fisik

Nurul Alfira (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 2 No 1 (2019)
Hal: 34-38
[PDF]
2834 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU SOFTWARE APLIKASI MAPLE 11
Lihat Abstrak

Adapun penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Simpang Empat Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 31 orang. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa dengan model Problem Based Learning berbantu Software aplikasi Maple 11. Hasil penelitian setelah diberikan pembelajaran melalui model Problem Based Learning berbantu Software aplikasi Maple 11, pada Siklus 1 persentase ketuntasan belajar 58,06% dan nilai rata-rata 78,12%. Sedangkan pada Siklus 2 persentase ketuntasan belajar 90,32% dan nilai rata-rata 86,12%, berarti pada siklus 2 hasil belajar siswa dalam tes meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan model Problem Based Learning berbantu Software aplikasi Maple 11 pada materi pokok matriks siswa kelas XII SMA Negeri 1 Simpang Empat. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu metode yang bersifat reflektif yang dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran. Tahapan pada proses pembelajaran ini dimulai Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa model  Problem Based Learning berbantu Software aplikasi Maple11 dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi pokok matriks siswa kelas XII SMA Negeri 1 Simpang Empat Tahun Pelajaran 2013/2014.

Patimah Nasution (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 2 No 1 (2019)
Hal: 29-33
[PDF]
2835 Penerapan Model Pembelajaran STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi
Lihat Abstrak

Abstract: This research is a classroom action research with the research subjects of the XI grade students of SMA Negeri 1 Siborongborong, totaling 29 people. The objects in this study are student learning outcomes and student activity levels during the implementation of learning by applying STAD (Student Team achievement divisions) type cooperative learning on the atmosphere material and its impact on life in class X SMA Negeri 1 Siborongborong. The instrument used was a test. The test consists of a pre-test and a post-test, each of which consists of 5 items. The first cycle found that 26 students (72.22%) were in a complete category. The first cycle obtained an average student learning outcome of 73.81, and the results of observations in the first cycle obtained an average of 3.00 in the good category. In the second cycle, it was obtained that 33 students (91.67%) were in a complete category. The second cycle obtained an average student learning outcomes of 79.92, and the results of observations in the second cycle obtained an average of 3.50 in the Good category. From the results of the action that the application of the STAD learning model can improve learning outcomes Geography in Atmospheric Materials and its impact on life in class X SMA Negeri 1 Siborongborong in the 2019/2020 academic year Keywords: atmosphere; STAD  Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian  siswa kelas XI SMA Negeri 1 Siborongborong yang berjumlah 29 orang. Objek dalam penelitian ini  adalah hasil belajar siswa dan kadar aktivitas siswa selama pelaksanaan pembelajaraan melalui penerapan pembelajaran  kooperatif tipe STAD (Student Team  achievement divisions) pada materi Atmosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di kelas X  SMA Negeri 1 Siborongborong. Instrumen yang digunakan adalah tes. Tes terdiri atas tes awal dan tes akhir (posttest), yang masing-masing berjumlah 5 butir soal. Pada siklus I diperoleh 26 siswa (72,22%)  telah berada pada  pada kategori tuntas. Pada siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar siswa sebesar 73,81 dan hasil observasi pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 3,00 berada pada kategori cukup. Pada siklus II diperoleh 33 siswa (91,67%) telah berada pada  pada kategori tuntas. Pada siklus II diperoleh rata-rata hasil belajar siswa sebesar 79,92 dan hasil observasi pada siklus II diperoleh rata-rata sebesar 3,50 berada pada kategori Baik. Dari hasil tindakan bahwa penerapan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar Geografi Pada Materi Atmosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di kelas X SMA Negeri 1 Siborongborong tahun pelajaran 2019/2020. Kata kunci: atmosfir; STAD

Anna Simanjuntak (SMA Negeri 1 Siborongborong, kab. Tapanuli Utara); Anna Simanjuntak (IAIN Langsa) JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 2 (2020)
Hal: 49 - 54
[PDF]
2836 Communication Problems Between Teacher and Students In English Subject
Lihat Abstrak

Abstract: This study was carried out to know the main factors that caused students' and teachers' communication problems in communicating using the English language in learning English subjects. The method used in this study is a qualitative approach with a descriptive design. This study's subjects were 26 students in the class VIII-3 of MTs Swasta MIM Langsa and the English teacher who taught at this class. The data were collected using three collecting data techniques; there were interviews, questionnaires, and observation. Based on the data collection, the researcher found that the main factors that caused students' communication problems in communicating by using the English language were semantical, grammatical, and phonological factors. It happened in the process of delivering information or receiving information. Other factors were the noise from outside of the classroom, vehicle sound, and the distance between the speaker and listener. The last factors that caused communication problems were students' psychology as a listener, such as weak memory and lack of motivation. The teacher also had communication problems, but it was caused by environmental factors (physical barriers). The teacher did the teacher ways to solve these obstacles, so that communication between students and teacher runs by using English. Keywords: communication; students; teachers  Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor utama penyebab masalah komunikasi siswa dan guru dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran mata pelajaran bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa kelas VIII-3 MTs Swasta MIM Langsa dan guru bahasa Inggris yang mengajar di kelas ini. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik pengumpulan data; ada wawancara, kuesioner, dan observasi. Berdasarkan pengumpulan data, peneliti menemukan bahwa faktor utama yang menyebabkan masalah komunikasi siswa dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris adalah faktor semantik, gramatikal, dan fonologis. Itu terjadi dalam proses menyampaikan informasi atau menerima informasi. Faktor lainnya adalah kebisingan dari luar kelas, suara kendaraan, dan jarak antara pembicara dan pendengar. Faktor terakhir yang menyebabkan masalah komunikasi adalah psikologi siswa sebagai pendengar, seperti daya ingat yang lemah dan motivasi yang kurang. Guru juga mengalami masalah komunikasi, namun disebabkan oleh faktor lingkungan (hambatan fisik). Guru melakukan cara-cara guru untuk mengatasi kendala tersebut, sehingga komunikasi antara siswa dan guru berjalan dengan menggunakan bahasa Inggris. Kata kunci: guru; komunikasi; siswa

Wahidah Wahidah (IAIN Langsa); Hayatul Ridha JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 2 (2020)
Hal: 75 - 80
[PDF]
2837 Problematika Non-Linguistik Siswa Dalam Berbicara Bahasa Inggris
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to determine the non-linguistic problems faced by students of the English Department in learning to speak and the steps that must be taken to overcome non-linguistic problems faced by students. This research uses a qualitative approach. Research participants were fifth-semester students of the English Department. The instruments used in this study were semi-structured interviews and closed questionnaires. Data collection was carried out through observation, interviews, and questionnaires. The collected data were analyzed using a qualitative data analysis approach. The analysis was carried out in three steps; data reduction, data presentation, and concluding. The results showed that students experienced difficulties in practicing speaking activities due to non-linguistic factors such as anxiety, nervousness, shame, and self-confidence. Other factors, such as motivation, teaching methods, and teaching materials, also hinder students in learning to speak. However, not all students experience non-linguistic problems in learning to speak. Keywords: non-linguistic; speaking  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan nonlinguistik yang dihadapi mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris dalam pembelajaran berbicara dan langkah-langkah yang harus diambil untuk mengatasi permasalahan nonlinguistik yang dihadapi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Partisipan penelitian adalah mahasiswa semester lima Jurusan Bahasa Inggris. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur dan kuesioner tertutup. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis data kualitatif. Analisis dilakukan melalui tiga langkah; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mempraktikkan kegiatan berbicara karena faktor non kebahasaan seperti kecemasan, gugup, malu dan percaya diri. Faktor lain seperti motivasi, metode pengajaran dan bahan ajar juga menjadi penghambat siswa dalam belajar berbicara. Namun, tidak semua siswa mengalami masalah non-linguistik dalam pembelajaran berbicara. Kata kunci: berbicara; non-linguistik

Cut Intan Meutia; Cut Intan Meutia (IAIN Langsa); Fadhillah Wiandari (IAIN Langsa); Ade Hilda Husaini JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 2 (2020)
Hal: 81 - 89
[PDF]
2838 Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Layanan Bimbingan Konseling Berbasis Portofolio
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to increase student learning motivation by applying a portfolio-based service model to the Counseling (BK) guidance service on the dangers of drugs and their impact in class XI IPA-1 SMA Negeri Siborongborong. The subjects of the study were 37 students of class XI IPA-1 at SMA Negeri 1 Siborongborong. The object of research is student learning motivation. The research was conducted in the odd semester of the 2019/2020 school year. This research was conducted in 2 cycles. This study's success is marked by the increase in student motivation in BK services on the dangers of drugs, and the impact reaches a percentage of 85%. The research results were obtained as follows: In the first cycle, 22 students had completed their studies (59.46%) in terms of their learning motivation, while 15 students (40.54%) had not yet completed it seen from their learning motivation. Of 37 students entirely or 100% have completed. From the results of the action in cycle I and cycle II, it is concluded that the application of a portfolio-based service model can increase student motivation on BK services on the dangers of drugs and their impact in class I XI IPA-1 SMA Negeri 1 Siborongborong North Tapanuli Regency academic year 2019/2020Keywords: counseling guidance; motivation to learn; portfolioAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan model layanan berbasis portopolio pada layanan Bimbingan Konseling (BK) materi bahaya narkoba dan dampaknya di kelas XI IPA-1 SMA Negeri Siborongborong. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA-1 SMA Negeri 1 Siborongborong yang berjumlah 37 siswa. Objek penelitian adalah motivasi belajar siswa. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Indikator keberhasilan penelitian ini ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar siswa dalam layanan BK materi bahaya narkoba dan dampaknya mencapai presentase 85%. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut : Pada siklus I diperoleh dari 37 siswa terdapat 22 orang yang tuntas belajarnya (59,46%) dilihat dari motivasi belajarnya, sedangkan 15 siswa (40,54%) belum tuntas dilihat dari motivasi belajarnya kemudian Pada siklus II diperoleh dari 37 siswa seluruhnya atau 100% telah mendapatkan ketuntasan. Dari hasil Tindakan pada siklus I dan Siklus II maka disimpulkan bahwa Penerapan model layanan berbasis portofolio dapat meningkatkan motivasi siswa pada Layanan BK materi bahaya narkoba dan dampaknya di kelas I XI IPA-1 SMA Negeri 1 Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pelajaran 2019/2020Kata kunci: bimbingan konseling; motivasi belajar; portofolio

Rosinta Naibaho; Rosinta Naibaho (SMA Negeri 1 Siborongborong) JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 2 (2020)
Hal: 55 - 64
[PDF]
2839 wahyuni wahyuni (Institut Agama Islam Negeri Langsa); wahyuni wahyuni (Institut Agama Islam Negeri Langsa); Nuril Husna (Universitas Syiah Kuala); Nuril Husna JURNAL PENA EDUKASI
Vol 7 No 2 (2020)
Hal: 43 - 48
[PDF]
2840 EVALUASI SEBAGAI IMPELEMENTASI PROGRAM PEMBELAJARAN
Lihat Abstrak

Untuk menghimpun informasi yang dijadikan dasar untuk mengetahui taraf kemajuan, perkembangan, dan pencapaian belajar serta keefektifan pengajaran maka perlu diadakan evaluasi pembelajaran mencakup kegiatan pengukuran dan penilaian. Dalam penelitian ini, evaluasi pembelajaran dapat dibedakan atas evaluasi konteks, input, proses, hasil dan outcome. Proses evaluasi dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengolahan hasil dan pelaporan.  Teknik evaluasi digolongkan menjadi dua yaitu  teknik tes dan teknik non Tes. Secara umum manfaat yang dapat diambil dari kegiatan evaluasi dalam pembelajaran, yaitu: 1. Memahami sesuatu (mahasiswa seperti entry behavior, motivasi, dan lain-lain), sarana dan prasarana, dan kondisi dosen; 2. Membuat keputusan : kelanjutan program, penanganan masalah, dan lain-lain; 3. Meningkatkan kualitas KBM : komponen-komponen KBM

Muthia Dewi (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 3 No 2 (2020)
Hal: 102-108
[PDF]

Jurnal yang Kami Kelola

Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.

SINTA 4

Journal of Science and Social Research

Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.

ISSN 2615-4307 (Print) ISSN 2615-3262 (Online)

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat

Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).

ISSN 2776-7647

Jurnal Pena Edukasi

Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.

ISSN 2407-0769 (Print) ISSN 2549-4694 (Online)
SINTA 6

Jurnal TEKNISI

Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).

E-ISSN 2775-0965

Jurnal Global Edukasi

Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.

ISSN 2597-873X (Print) ISSN 2614-5588 (Online)

Keunggulan Portal Kami

Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.

Open Access

Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.

Peer Review

Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

Terakreditasi

Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.

Terindeks Luas

Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.

Proses Cepat

Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.

Lisensi CC

Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.

Tertarik Mempublikasikan Riset Anda?

Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.

Terindeks & Diakui Oleh
BRIN GARUDA OneSearch Scilit BASE Dimensions Anjani
Pesan notifikasi