Dashboard 52 Jurnal Keunggulan Tentang Kami
Kirim Naskah
Open Access Journal Portal

Portal Jurnal Ilmiah
Goretan Pena

Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.

5
Jurnal Aktif
2
Terakreditasi SINTA
6
Indeksasi
OA
Open Access
Scroll

Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
901 PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI, KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN SERTIFIKASI GURU TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH TARSISIUS VIRETA TANGERANG BANTEN
Lihat Abstrak

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknologi informasi, kepemimpinan kepala sekolah, dan sertifikasi guru terhadap kinerja guru. Fokus diarahkan pada guru-guru bersertifikasi di SD dan SMP Tarsisius Vireta Tangerang Banten. Studi ini memiliki kebaruan pada gabungan ketiga variabel yang jarang diteliti secara simultan, serta objek penelitian spesifik pada satu yayasan pendidikan dengan sistem kepemimpinan dan teknologi yang seragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 39 guru bersertifikasi. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antar variabel. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dan sertifikasi guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sementara penggunaan teknologi informasi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Keterbatasan dan Implikasi – Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dalam naungan satu yayasan, sehingga generalisasi hasil perlu dikaji lebih lanjut. Hasil studi ini dapat menjadi acuan kebijakan peningkatan kualitas tenaga pendidik berbasis manajemen pendidikan. Kata kunci: Teknologi Informasi, Kepemimpinan Kepala Sekolah, Sertifikasi Guru, Kinerja Guru 

Yosepha Tanti Winarni (Program Pascasarjana, Institut Teknologi Dan Bisnis Asia, Program Studi Magister Manajemen); Tin Agustina Karnawati (Program Pascasarjana, Institut Teknologi Dan Bisnis Asia, Program Studi Magister Manajemen); Teguh Widodo (Program Pascasarjana, Institut Teknologi Dan Bisnis Asia, Program Studi Magister Manajemen) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5034-5041
[PDF]
902 ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA OPERASI HITUNG PECAHAN SISWA KELAS V-A UPTD SDN 014685 SIUMBUT BARU
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the mathematical problem-solving ability of fifth-grade students at uptd sdn 014685 siumbut baru in solving fraction operation problems. The research subjects consisted of 16 students who were present during the activity. The instrument used consisted of three story-problem items that included various fraction operations (addition, subtraction, multiplication, and division). The results showed that most students experienced difficulties in determining the appropriate operation to use and in simplifying fractions. students also faced challenges in identifying important information in the story problems. Based on the analysis using polya’s problem-solving steps, the main difficulties occurred in the stages of understanding the problem and planning the solution. These findings indicate that students’ abilities in solving fraction operations are still categorized as low. this study recommends the use of visual media and contextual exercises to improve students’ understanding of fraction operation concepts. Keywords: Problem-Solving Ability, Fraction Operations, Elementary School Students Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V-A UPTD SDN 014685 Siumbut Baru dalam menyelesaikan soal operasi hitung pecahan. Subjek penelitian terdiri atas 16 siswa yang hadir pada saat pelaksanaan kegiatan. Instrumen yang digunakan berupa tiga soal cerita yang mencakup operasi pecahan (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa mengalami kesulitan dalam menentukan operasi hitung yang tepat untuk menyderhanakan pecahan. Siswa juga mengalami hambatan dalam mengidentifikasi informasi penting pada soal cerita. Berdasarkan analisis menggunakan langkah pemecahan masalah menurut (Polya), kesulitan utama terjadi pada tahap memahami masalah dan merencanakan penyelesaian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam melakukan operasi hitung pecahan masih tergolong rendah. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media visual serta latihan kontekstual untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep operasi pecahan. Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Operasi Hitung Pecahan, Siswa Sekolah Dasar

Anim Anim (Universitas Asahan); Fildzah Rizkiah Damanik (Universitas Asahan); Amanda Chantika Sari Br Purba (Universitas Asahan); Yovi Dwi Ramadhani (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5665-5671
[PDF]
903 ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI BILANGAN BULAT KELAS VI MIS ISLAMIYAH SEI SILAU TIMUR
Lihat Abstrak

Abstract: Essentially, students, especially those in elementary school, must possess strong mathematical problem-solving skills. Mathematical problem-solving skills are essential because they positively impact their lives, such as managing diverse challenges. The purpose of this study was to analyze elementary school students' mathematical problem-solving abilities using a qualitative descriptive research method. However, this study employed a case study approach. Written tests were used to collect data. The subjects were 21 sixth-grade students at MIs Islamiyah Sei Silau Timur. The results of the study indicated that 7 students, or 33%, had low understanding, 5 students, or 54%, had moderate understanding, and 9 students, or 93%, had high understanding. Based on these results, students with low ability have not been able to solve integer operation problems well, so they need direction in solving the problems. Keywords: Problem-solving, Students Abstrak: Pada dasarnya peserta didik terutama ketika berada di tingkatan sekolah dasar, harus memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis dengan baik. Kemampuan pemecahan masalah matematis sangat dibutuhkan karena memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka seperti mengelola permasalahan yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan peserta didik sekolah dasar dalam memecahkan masalah matematis dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Tetapi dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan merupakan studi kasus. Tes tertulis kami gunakan untuk mengumpulkan data. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI Mis Islamiyah Sei Silau Timur dengan jumlah 21 peserta didik. Hasil penelitian perolehan pemecahan masalah matematis yaitu 33% atau 7 peserta didik termasuk kedalam kategori dengan tingkat pemahaman yang rendah , 24% atau 5 peserta didik dengan tingkat pemahaman sedang, serta 43% atau 9 peserta didik dengan tingkat pemahaman tinggi. Berdasarkan hasil ini maka peserta didik dengan kemampuan rendah belum mampu menyelesaikan soal operasi bilangan bulat dengan baik, sehingga memerlukan arahan dalam penyelesaian soal. Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Peserta didik

Diana Diana (Universitas Asahan); Suci Amalia (Universitas Asahan); Zulfiqri Panjaitan (Universitas Asahan); Anim Anim (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5672-5677
[PDF]
904 STRATEGI MARKETING DAN PEMBUATAN KONTEN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DI POKDAKAN TANI MAKMUR
Lihat Abstrak

Abstract: The Makmur POKDAKAN Farmers Group is a business community that focuses on freshwater fish cultivation, especially catfish. So far, the sale of catfish has been the main source of income for most members of the farmer group. The sales method used is also still conventional, which can result in suboptimal income for members of the Makmur Farmers Group. So they are aware of the need for marketing strategies and the use of social media in developing their business. However, the problem faced by partners is that they have minimal information regarding marketing strategies and are confused about starting to create content, edit videos and manage social media to generate income. For this reason, this community service activity is important to be carried out for partners so that the PkM Team can share knowledge related to modern marketing strategies with digital technology and creative video making techniques to have a wide audience reach. The service method carried out by the PkM Team is in the form of training to partner members in marketing strategies through YouTube social media. The results of this service activity are that partner members can implement content creation practices and digital marketing strategies, this activity was also welcomed and given a positive response from members of the prosperous Pokdakan farmer group and they hope that this service activity will be carried out again in the future.      Keywords: catfish_cultivation; prosperous_farmer_groups; content_creation; income; marketing_strategy.  Abstrak: Kelompok Tani Makmur POKDAKAN merupakan komunitas pelaku usaha yang berfokus pada budidaya ikan air tawar khususnya ikan lele selama ini hasil penjualan ikan lele menjadi sumber utama pendapatan dari sebagian besar anggota kelompok tani metode penjualan yang digunakan juga masih bersifat konvensional dimana hal ini dapat berakibat pada tidak optimalnya pendapatan yang diperoleh anggota kelompok Tani Makmur, sehingga mereka sadar kan perlunya strategi marketing dan penggunaan media sosial dalam mengembangkan usaha mereka. Akan tetapi permasalahan yang dihadapi oleh mitra yakni mereka minim informasi terkait strategi marketing dan kebingungan dalam memulai membuat konten, editing video dan pengelolaan sosial media agar menghasilkan pendapatan. Untuk itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini penting untuk dilakukan kepada mitra agar Tim PkM dapat sharing ilmu terkait strategi marketing modern dengan teknologi digital dan teknik kreatif pembuatan video hingga memiliki jangkauan audience yang luas. Metode pengabdian yang dilakukan oleh Tim PkM ini berupa pelatihan kepada anggota mitra dalam strategi marketing melalui media sosial youtube. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yakni anggota mitra dapat mengimplementasikan praktik pembuatan konten dan strategi digital marketing, kegiatan ini juga disambut baik dan diberikan respon positif dari anggota kelompok tani makmur pokdakan dan mereka berharap kegiatan pengabdian ini dilaksanakan kembali untuk kedepannya. Kata kunci: budidaya_ikan_lele; kelompok_tani_makmur; pembuatan_konten; pendapatan; strategi_marketing

Feby Wulandari Sembiring; Muhammad Irfan Sarif (Universitas Pembangunan Panca Budi); Arip Muhridan (Universitas Pembangunan Panca Budi); Irfan Abadi Saragih (Universitas Pembangunan Panca Budi); Mhd Ihsan Abidi (Universitas Pembangunan Panca Budi) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 617 - 624
[PDF]
905 ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BERSUSUN PADA PESERTA DIDIK KELAS II SD NEGERI 010110 AMBALUTU
Lihat Abstrak

The purpose of this study is to examine the cognitive abilities of students in learning addition and subtraction operations with carrying and borrowing in Grade II at SD Negeri 010110 Ambalutu. This research used a descriptive qualitative method. Data were collected through tests on students’ abilities in performing addition and subtraction operations. The subjects of this study were Grade II students of SD Negeri 010110 Ambalutu, while the object of the research was the teaching and learning of addition and subtraction with carrying and borrowing. The population of this study consisted of 26 students. The collected data were analyzed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that students’ mastery of addition and subtraction operations with carrying and borrowing is uneven. Many students are not careful when counting objects in pictures. Some students do not pay sufficient attention to the images, resulting in counts that are either less or more than the actual number. Several students also make mistakes in writing the forms of addition or subtraction with carrying and borrowing. In addition, some students forget to write the carry-over number when the sum of the units exceeds 10. Overall, students’ cognitive abilities in solving addition and subtraction with carrying and borrowing are in the fair category. The most common mistakes occur in questions that combine numbers and pictures, as students are not yet able to transform visual information into mathematical symbols. Therefore, the use of concrete media, routine practice, and a step-by-step approach is needed to help students improve their ability to perform structured arithmetic operations.

Ananda Revalina; Nita Kurnia Sari; Anim Anim; Juliyani Safika Dewi; Mufti Annisah Khairani JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5552-5556
[PDF]
906 PEMANFAATAN MATERIAL BIOMASSA DAN LIMBAH INDUSTRI SEBAGAI ADSORBEN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PENURUNAN KADAR ION CD(II) DAN ZN(II) DALAM LIMBAH CAIR
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to evaluate the effectiveness of utilizing biomass and industrial waste materials as environmentally friendly adsorbents in reducing the levels of heavy metal ions Cd(II) and Zn(II) in industrial wastewater. The research sample was a synthetic waste solution with a metal concentration of 10–100 ppm as a model population. The sampling technique used was purposive sampling on four types of adsorbents, namely SCOBY, EDTA-activated teak wood powder, modified fly ash, and iron-magnesium waste. Data were collected through laboratory experiments with metal content measurements using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Data analysis included Langmuir and Freundlich isotherm methods, as well as pseudo-first and second-order adsorption kinetics models to understand the adsorption mechanism. The results showed that ironmagnesium waste was able to reduce Cd(II) and Zn(II) levels by more than 99%, followed by fly ash and SCOBY biomass with significant efficiency. This study demonstrates the great potential of sustainable adsorbent materials that support the principles of a circular economy and more environmentally friendly waste management solutions. It is recommended to develop industrial scale applications to support the Sustainable Development Goals in the field of providing clean water and proper sanitation.Keyword: Environmentally Friendly Adsorbent, Biomass, Industrial Waste, Heavy Metal Ions, Cd(II), Zn(II) Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan material biomassa dan limbah industri sebagai adsorben ramah lingkungan dalam menurunkan kadar ion logam berat Cd(II) dan Zn(II) dalam limbah cair industri. Sampel penelitian berupa larutan limbah sintetik dengan konsentrasi logam 10–100 ppm sebagai populasi model. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling pada empat jenis adsorben, yaitu SCOBY, serbuk kayu jati teraktivasi EDTA, fly ash termodifikasi, dan limbah besi-magnesium. Data dikumpulkan melalui eksperimen laboratorium dengan pengukuran kadar logam menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Analisis data meliputi metode isoterm Langmuir dan Freundlich, serta model kinetika adsorpsi pseudo-orde satu dan dua untuk memahami mekanisme penyerapan. Hasil menunjukkan bahwa limbah besi-magnesium mampu menurunkan kadar Cd(II) dan Zn(II) hingga lebih dari 99%, diikuti oleh fly ash dan biomassa SCOBY dengan efisiensi yang signifikan. Penelitian ini menunjukkan potensi besar material adsorben berkelanjutan yang mendukung prinsip ekonomi sirkular dan solusi pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. Disarankan pengembangan skala aplikasi industri guna mendukung tujuan Sustainable Development Goals pada bidang penyediaan air bersih dan sanitasi layak.Kata kunci: Adsorben Ramah Lingkungan, Biomassa, Limbah Industri, Ion Logam Berat, Cd(II), Zn(II)

Iis Siti Jahro; Aulya Nurfaza Br. Tarigan; Elsa Elperida Pandiangan; Regina Tesalonika Silaban; Theresya Yolanda Kembaren; Vanessa Putri Rizky Simanullang JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5027-5033
[PDF]
907 OPTIMIZING SOCIAL RESOURCE ALLOCATION THROUGH FUZZY SUGENO INFERENCE NETWORKS FOR DISABILITY PRIORITIZATION IN PUBLIC ASSISTANCE PROGRAMS
Lihat Abstrak

Abstract: Resource scarcity in social assistance programs necessitates systematic prioritization mechanisms that integrate multidimensional vulnerability indicators while maintaining transparency and reproducibility. This research proposes a computational framework leveraging Fuzzy Sugeno inference systems to optimize allocation decisions for vulnerable populations, specifically persons with disabilities. The approach transforms qualitative expert assessments and socioeconomic indicators into quantifiable priority scores through four-stage fuzzy processing: fuzzification of crisp input values into membership degrees, activation of 27 IF-THEN inference rules, computation of weighted ?-predicates via minimum operator, and defuzzification via Sugeno's weighted average method producing normalized output [0,1]. Implementation utilized PHP-MySQL architecture with JavaScript-based visualizations to develop a web-accessible prototype capable of processing multifactorial household profiles. Validation across 10 representative cases demonstrates superior consistency relative to conventional manual assessment approaches. The system eliminates subjective bias through deterministic rule-based inference while maintaining semantic alignment with domain expertise. Results indicate the framework generates transparent, auditable, and scalable solutions for social policy implementation, addressing persistent challenges in allocating limited public resources to maximally deserving beneficiaries. The methodology contributes novel applications of computational intelligence to public administration and extends Sugeno fuzzy logic paradigms beyond traditional forecasting domains toward decision support systems.Keyword: fuzzy sugeno; resource allocation; vulnerability assessment; disability prioritization; social policy Abstrak: Kelangkaan sumber daya dalam program bantuan sosial menuntut mekanisme prioritisasi sistematis yang mengintegrasikan indikator kerentanan multidimensi sambil mempertahankan transparansi dan reproducibilitas. Penelitian ini mengusulkan kerangka komputasi yang memanfaatkan sistem inferensi Fuzzy Sugeno untuk mengoptimalkan keputusan alokasi bagi populasi rentan, khususnya penyandang disabilitas. Pendekatan mentransformasi penilaian ahli kualitatif dan indikator sosial-ekonomi menjadi skor prioritas terkuantifikasi melalui pemrosesan fuzzy empat tahap: fuzzifikasi nilai input crisp menjadi derajat keanggotaan, aktivasi 27 aturan inferensi IF-THEN, komputasi ?-predikat tertimbang via operasi minimum, dan defuzzifikasi via metode rata-rata tertimbang Sugeno menghasilkan output ternormalisasi [0,1]. Implementasi memanfaatkan arsitektur PHP-MySQL dengan visualisasi berbasis JavaScript untuk mengembangkan prototipe web-accessible mampu memproses profil rumah tangga multifaktorial. Validasi lintas 10 kasus representatif menunjukkan konsistensi superior relatif terhadap pendekatan penilaian manual konvensional. Sistem mengeliminasi bias subjektif melalui inferensi berbasis aturan deterministik sambil mempertahankan keselarasan semantik dengan expertise domain. Hasil mengindikasikan kerangka kerja menghasilkan solusi transparan, dapat diaudit, dan scalable untuk implementasi kebijakan sosial, mengatasi tantangan persisten alokasi sumber daya publik terbatas kepada beneficiary paling layak. Metodologi berkontribusi aplikasi novel soft computing terhadap administrasi publik dan memperluas paradigma logika fuzzy Sugeno melampaui domain forecasting tradisional menuju sistem pendukung keputusan.Kata kunci: fuzzy sugeno; alokasi sumber daya; penilaian kerentanan; prioritisasi disabilitas; kebijakan sosial

Mas Sofyan; Khairul Saleh JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5020-5026
[PDF]
908 PENGARUH KOMBINASI PUPUK ORGANIK KOTORAN AYAM DAN EKOENZIM TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)
Lihat Abstrak

Abstract: This study aimed to evaluate the effects of chicken manure organic fertilizer and eco-enzyme on the growth and yield of shallot (Allium ascalonicum L.). The research was conducted at Jalan Tani Asli No. 03, Dusun I, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, North Sumatra. The experiment used a factorial Randomized Complete Block Design (RCBD) with 2 factors, 2 blocks, and 32 treatment combinations. The first factor was chicken manure organic fertilizer (A) with four levels: A0 = 100% topsoil, A1 = 75% topsoil + 25% chicken manure, A2 = 50% topsoil + 50% chicken manure, and A3 = 25% topsoil + 75% chicken manure. The second factor was eco-enzyme (E) with four levels: E0 = 0 ml/300 ml water/plant, E1 = 10 ml/300 ml, E2 = 20 ml/300 ml, and E3 = 30 ml/300 ml. Observed parameters included plant height, number of tillers, fresh bulb weight per plot, dry bulb weight per plot, and bulb diameter per sample. The results showed that chicken manure significantly affected all measured parameters, while the application of eco-enzyme and the interaction between both factors did not have a significant effect.Keywords: : Chicken Manure Organic Fertilizer, Ecoenzymes, Shallots. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pupuk organik kotoran ayam dan ekoenzim terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian dilaksanakan di Jalan Tani Asli No. 03, Dusun I, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, 2 blok, dan 32 kombinasi perlakuan. Faktor pertama adalah pupuk organik kotoran ayam (A) dengan empat taraf: A0 = 100% topsoil, A1 = 75% topsoil + 25% kotoran ayam, A2 = 50% topsoil + 50% kotoran ayam, dan A3 = 25% topsoil + 75% kotoran ayam. Faktor kedua adalah ekoenzim (E) dengan empat taraf: E0 = 0 ml/300 ml air/tanaman, E1 = 10 ml/300 ml, E2 = 20 ml/300 ml, dan E3 = 30 ml/300 ml. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot umbi basah per plot, bobot umbi kering per plot, dan diameter umbi per sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kotoran ayam berpengaruh sangat nyata pada seluruh parameter, sedangkan pemberian ekoenzim maupun interaksi keduanya tidak memberikan pengaruh signifikan.Kata kunci: Bawang Merah, Ekoenzim, Pupuk Organik Kotoran Ayam.

Maimunah Siregar JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5013-5019
[PDF]
909 ANALISIS KESULITAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PECAHAN DI SDN 010085 KISARAN
Lihat Abstrak

Tujuan dan sasaran dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi kemampuan siswa khususnya siswa kelas V di SDN 010085 Kota Kisaran tepatnya pada pemecahan masalah mengenai pecahan, terutama pada operasi hitung matematika kabatakur (kali, bagi, tambah kurang) pada materi pecahan. Pemecahan masalah matematika harus dimiliki oleh peserta didik pada pembelajaran matematika yang sangat berguna juga untuk kedepannya, maka dari itu peneliti melakukan penelitian atau evaluasi mengenai ini. Cara pemecahan masalah menurut Polya, yang mengevaluasi keterampilan pemecahan masalah siswa, diterapkan dalam metode penelitian kualitatif deskriptif ini. Metode ini memiliki 4 langkah yakni: memahami masalah, merumuskan solusi atau hasil, melakukan rencana, dan menganalisis hasilnya. Pengambilan sampel secara purposif digunakan untuk memilih subjek penelitian. Dari 12 siswa kelas V SDN 010085 Kota Kisaran, yang telah melakukan tes soal mengenai pemecahan masalah terdapat siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah pada kelompok “Tinggi” sebanyak 41,7%, kemudian siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah pada kelompok “Sedang” sebanyak 16,7%, dan siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah pada kelompok “Rendah” sebanyak 41,7%.

Fiqih Andrian Nasution (Universitas Asahan, Program Studi Pendidikan Matematika); Juwita Juwita (Universitas Asahan, Program Studi Pendidikan Matematika); Luri Nursucita (Universitas Asahan, Program Studi Pendidikan Matematika); Anim Anim (Universitas Asahan, Program Studi Pendidikan Matematika) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5557–5564
[PDF]
910 ANALISIS SENTIMEN TERHADAP ULASAN PENGGUNA APLIKASI RUMAH PENDIDIKAN DI PLAYSTORE MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES
Lihat Abstrak

Abstract: The development of digital technology has led to the emergence of various educational applications that play an important role in supporting the teaching and learning process. One of the most widely used applications is Rumah Pendidikan, which provides a variety of online learning features. However, user perceptions and experiences of this application vary greatly, requiring a systematic analysis to determine public sentiment towards the application. This study aims to apply the Naive Bayes Classifier algorithm in analyzing user sentiment reviews of the Rumah Pendidikan application on the Google Playstore platform. The data, consisting of 284 reviews, was classified into three sentiment categories, namely positive, negative, and neutral. The analysis process included data cleaning, tokenization, stopword removal, and TF-IDF vectorization before classification. The results show that the Naive Bayes algorithm is capable of classifying sentiment with an accuracy of 78.95%, a precision value of 72%, a recall of 67%, and an F1-score of 70%. These findings indicate that the Naive Bayes approach is effective in identifying user sentiment towards the Rumah Pendidikan application. The findings of this analysis can be used by developers as a basis for consideration in improving the quality of the application and user satisfaction in the future.Keyword: Sentiment Analysis, Naive Bayes, Rumah Pendidikan Application, Google Play Store Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya berbagai aplikasi pendidikan yang berperan penting dalam mendukung proses belajar-mengajar. Salah satu aplikasi yang banyak digunakan adalah Rumah Pendidikan, yang menyediakan beragam fitur pembelajaran daring. Meskipun demikian, persepsi dan pengalaman pengguna terhadap aplikasi ini sangat beragam, sehingga diperlukan analisis yang sistematis untuk mengetahui sentimen masyarakat terhadap aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Naive Bayes Classifier dalam menganalisis sentimen ulasan pengguna terhadap aplikasi Rumah Pendidikan pada platform Google Playstore. Data yang terdiri atas 284 ulasan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori sentimen, yaitu positif, negatif, dan netral. Proses analisis meliputi tahap data cleaning, tokenization, stopword removal, serta TF-IDF vectorization sebelum dilakukan klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes mampu mengklasifikasikan sentimen dengan akurasi sebesar 78.95%, nilai precision sebesar 72%, recall sebesar 67%, dan F1-score sebesar 70%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Naive Bayes mampu bekerja secara efektif dalam mengidentifikasi sentimen pengguna terhadap aplikasi Rumah Pendidikan. Temuan analisis tersebut dapat dimanfaatkan oleh pengembang sebagai dasar pertimbangan dalam meningkatkan kualitas aplikasi dan tingkat kepuasan pengguna di masa mendatang.Kata kunci: Analisis Sentimen, Naive Bayes, Rumah Pendidikan, Playstore

Abdul Razaq (Universitas Pembangunan Panca Budi); Rahmat Hidayat (Universitas Pembangunan Panca Budi); Ryan Fahreza Pasaribu (Universitas Pembangunan Panca Budi); Zulham Sitorus (Universitas Pembangunan Panca Budi) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5106-5012
[PDF]
911 ANALISIS KESULITAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN SD SWASTA ALWASHLIYAH 80 KISARAN
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to describe students' mathematical communication skills in solving comparison problems. A total of 32 sixth-grade students at AlWashliyah 80 Kisaran Private Elementary School were the subjects of this study. Data were collected by giving three essay questions focusing on comparison material. The results of the analysis showed that only a small percentage of students, namely 18.75%, had high mathematical communication skills. Another 25% were in the moderate category, while the majority of students, 56.25%, were classified as having low communication skills. Students in the high category were able to meet all the expected indicators, while students in the moderate category were only able to master two indicators. Students in the low category were generally only able to achieve one indicator. These findings confirm that mathematical communication skills play an important role in helping students understand problems and solve math questions more effectively. Keywords: Analysis; ability; mathematical communication; comparison. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menggambarkan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal perbandingan. Sebanyak 32 siswa kelas VI di SD Swasta AlWashliyah 80 Kisaran menjadi subjek dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui pemberian tiga soal uraian yang berfokus pada materi perbandingan. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil siswa, yakni 18,75%, yang memiliki kemampuan komunikasi matematis pada kategori tinggi. Sebanyak 25% lainnya berada pada kategori sedang, sedangkan mayoritas siswa, yaitu 56,25%, tergolong memiliki kemampuan komunikasi yang rendah. Siswa yang termasuk kategori tinggi mampu memenuhi seluruh indikator yang diharapkan, sementara siswa yang berada pada kategori sedang hanya dapat menguasai dua indikator. Adapun siswa dengan kategori rendah umumnya hanya mampu mencapai satu indikator saja. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan komunikasi matematis memegang peran penting dalam membantu siswa memahami persoalan dan menyelesaikan soal matematika secara lebih efektif. Kata kunci: Analisis; kemampuan; komunikasi matematis; perbandingan.

Anim Anim (Universitas Asahan); Nur Winda Dewi; Nur Winda Dewi (Universitas Asahan); Suci Ramayanti (Universitas Asahan); Maisahara Dalimunthe (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5080-5087
[PDF]
912 ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS V MIT AL-BAROKAH PADA MATERI PERBANDINGAN
Lihat Abstrak

Abstract: This research is aimed at exploring broadly how fifth grade students at MIT AL BAROKAH Tanjung Balai build conceptual understanding related to comparative material through a qualitative approach that utilizes information collection from conceptual understanding tests and unstructured interviews which are then processed through the stages of data summarization, presentation of findings and final interpretation referring to the thoughts of Miles and Huberman. The results of data processing show that the majority of the 12 fifth grade students at MIT AL BAROKAH show tendencies as described below: (1) The level of mastery of mathematical concepts in the comparison material shows that there are 4 students in the high category, then 2 students are in the medium category and 6 students are in the low category based on the results of mapping their abilities; (2) The level of mathematical concept comprehension ability with detailed indicators of restating a concept related to understanding the relationship between mathematical topics, indicators providing examples and non-examples of mathematical concepts related to applying mathematical concepts to other scientific disciplines, and indicators applying related concepts in everyday life. Keyword: conceptual understanding; comparison; basic education. Abstrak: Penelitian ini diarahkan untuk mengungkap secara mendalam kemampuan pemahaman konsep para siswa kelas V di MIT AL BAROKAH Tanjung Balai mengenai materi perbandingan melalui pendekatan kualitatif yang menghimpun data dari tes pemahaman konsep dan wawancara bebas yang selanjutnya diproses dengan langkah peringkasan penyajian serta simpulan akhir mengikuti gagasan Miles dan Huberman. Temuan proses analisis memperlihatkan bahwa mayoritas dari 12 peserta didik kelas V MIT AL BAROKAH menampakkan kecenderungan sebagaimana dijelaskan berikut: (1) Tingkatan pemahaman konsep matematika dalam materi perbandingan memperlihatkan bahwa ada 4 peserta didik pada tingkatan tinggi kemudian 2 peserta didik pada tingkatan sedang serta 6 peserta didik pada tingkatan rendah setelah dilakukan pemetaan kemampuan; (2) Tingkatan pemahaman konsep matematika meliputi uraian indikator tentang kemampuan menyatakan kembali gagasan matematika yang berhubungan dengan pengenalan relasi antar topik matematika kemudian indikator yang menunjukkan kecakapan memberikan contoh maupun bukan contoh dari konsep matematika yang terkait dengan penerapan konsep dalam berbagai cabang ilmu serta indikator kemampuan mengaplikasikan konsep tersebut dalam kegiatan hidup sehari hari. Kata kunci: pemahaman konsep; perbandingan; pendidikan dasar.

Anim Anim (Universitas Asahan); Chaliza Shabina Pulungan (Universitas Asahan); Nurhikmah Lubis (Universitas Asahan); Gina Yuningsih (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5074-5079
[PDF]
913 PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SMP KEMALA BHAYANGKARI MAKASSAR
Lihat Abstrak

Abstrak: This study aims to develop a cooperative learning model of the Jigsaw type based on the HIKMAH syntax, tailored to the characteristics of Physical Education learning at the junior high school level. The background of the research stems from the issue of low student participation and engagement in Physical Education classes, which are still predominantly teacher-centered. This research employs a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).The product developed includes a model guidebook, lesson plans (RPP), student activity sheets (LAS), and assessment instruments. The model integrates the stages of the Jigsaw type into the HIKMAH syntax (Connect–Identify–Group–Deliberate–Apply–Reflect). Validation by content experts, cooperative learning experts, and educational evaluation experts concluded that the product is suitable for use with minor revisions. A limited trial was conducted on 8th-grade students of SMP Kemala Bhayangkari Makassar.The results showed that the developed model increased student active participation, improved group collaboration, and enhanced learning outcomes. The average student score improved from 68 (pretest) to 83 (posttest), with more than 80% of students actively engaged. Therefore, the cooperative learning model of the Jigsaw type based on HIKMAH syntax is effective for use in junior high school Physical Education. Keywords: development, learning model, cooperative, Jigsaw, Physical Education, HIKMAH Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis sintaks HIKMAH yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMP. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya partisipasi aktif dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PJOK, yang masih didominasi oleh pendekatan teacher-centered. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Produk yang dikembangkan meliputi buku panduan model pembelajaran, RPP, lembar aktivitas siswa (LAS), dan instrumen evaluasi. Model ini mengintegrasikan tahapan Jigsaw ke dalam sintaks HIKMAH (Hubungkan–Identifikasi–Kelompokkan–Musyawarahkan–Aplikasikan–Hasilkan refleksi). Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli pembelajaran kooperatif, dan ahli evaluasi pendidikan, menunjukkan bahwa produk dinyatakan layak digunakan dengan revisi minor. Uji coba terbatas dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperkuat kerja sama dalam kelompok, dan meningkatkan hasil belajar. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 68 (pretest) menjadi 83 (posttest), dengan lebih dari 80% siswa menunjukkan keterlibatan aktif. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis HIKMAH efektif digunakan dalam pembelajaran PJOK tingkat SMP.Kata kunci: pengembangan, model pembelajaran, kooperatif, Jigsaw, Pendidikan Jasmani, HIKMAH

Nurhikmah Nurhikmah (Universitas Megarezky); Tri Angriawan (3Universitas Negeri Makassar); Nurliati Syamsuddin (Universitas Negeri Makassar) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5099-5105
[PDF]
914 IMPLEMENTASI PERATURAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 1 TAHUN 2024 TENTANG PEDOMAN MENGADILI PERKARA PIDANA BERDASARKAN KEADILAN RESTORATIF
Lihat Abstrak

Abstract: Restorative justice is a new approach to the criminal justice system that prioritizes the principle of restoration over retribution. Unlike conventional approaches that focus on punishing the perpetrator, restorative justice emphasizes dialogue, reparation, and the creation of consensus between the perpetrator, victim, and community. This approach is considered more humane and capable of providing equitable solutions for all parties. Supreme Court Regulation of the Republic of Indonesia Number 1 of 2024 was issued in response to the need for official guidelines for judges in applying restorative justice principles. The introduction of this Supreme Court Regulation represents a strategic step in encouraging a paradigm shift in criminal law that focuses not only on the perpetrator but also considers the rights and interests of victims. The Tanjungbalai District Court is one of the courts that has begun implementing this Supreme Court Regulation. However, implementation in the field has not always been smooth. Various obstacles arise from regulations, lack of understanding of officials, limited resources, and resistance from the legal community itself. Therefore, an in-depth study is needed to determine the extent to which this Supreme Court Regulation is being implemented and the obstacles faced by the Tanjungbalai District Court. Keyword: Restorative Justice; Criminal Cases; Courts Abstrak: Keadilan restoratif merupakan pendekatan baru dalam sistem peradilan pidana yang mengedepankan prinsip pemulihan (restorasi) dibanding pembalasan (retribusi). Berbeda dari pendekatan konvensional yang berorientasi pada pemberian hukuman terhadap pelaku, keadilan restoratif lebih menekankan pada proses dialog, pemulihan kerugian, dan penciptaan kesepakatan antara pelaku, korban, dan masyarakat. Pendekatan ini dianggap lebih humanis dan mampu memberikan solusi yang berkeadilan bagi semua pihak. Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 lahir sebagai respon terhadap kebutuhan akan pedoman resmi bagi hakim dalam menerapkan prinsip keadilan restoratif. Kehadiran Peraturan Mahkamah Agung ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi paradigma hukum pidana yang tidak hanya berfokus pada pelaku, melainkan juga memperhatikan hak-hak dan kepentingan korban. Pengadilan Negeri Tanjungbalai menjadi salah satu pengadilan yang telah mulai mengimplementasikan Peraturan Mahkamah Agung ini. Namun demikian, penerapan di lapangan tidak selalu berjalan lancar. Terdapat berbagai hambatan baik dari segi regulasi, pemahaman aparat, keterbatasan sarana, hingga resistensi dari masyarakat hukum itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam mengenai sejauh mana Peraturan Mahkamah Agung ini diterapkan dan bagaimana kendala yang dihadapi oleh Pengadilan Negeri Tanjungbalai. Kata kunci: Keadilan Restoratif; Perkara Pidana; Pengadilan. 

Suriani Suriani (Universitas Asahan); Mhd. Azhari Efendi (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5090-5098
[PDF]
915 ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS III SD DALAM MEMAHAMI KONSEP PERKALIAN DI SDN 010106 SEI SILAU BARAT
Lihat Abstrak

Abstract: This research aims to analyze the difficulties experienced by third-grade students in understanding the concept of multiplication at SDN 010106 Sei Silau Barat. The study involved 19 students as research subjects and employed a descriptive qualitative method with data collected through written tests. The tests were designed to identify the types of difficulties students faced in learning the basic concept of multiplication, such as errors in memorizing multiplication facts, inability to associate multiplication with repeated addition, and mistakes in applying the concept to word problems. The findings revealed that most students still struggled to connect the concept of multiplication with the concrete meaning of repeated processes. This indicates that students have not yet developed a strong conceptual understanding of multiplication and tend to rely on rote memorization instead of meaningful comprehension. Furthermore, it was found that the main causes of these difficulties were insufficient conceptual understanding, learning habits focused on memorization, and the limited use of contextual learning media that could help visualize the concept. Therefore, it is suggested that teachers implement more concrete and contextual teaching approaches, such as using real-life examples, manipulatives, and visual aids, to help students grasp the meaning of multiplication deeply and meaningfully, fostering better understanding and long-term retention of mathematical concepts. Keyword: difficulties; students;multiplication;understanding;contextual. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialami siswa kelas III dalam memahami konsep perkalian di SDN 010106 Sei Silau Barat. Subjek penelitian berjumlah 19 orang siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tes tertulis. Tes tersebut dirancang untuk mengidentifikasi jenis kesulitan yang dihadapi siswa dalam memahami konsep dasar perkalian, seperti kesalahan dalam menghafal fakta perkalian, ketidakmampuan mengaitkan perkalian dengan penjumlahan berulang, serta kesalahan dalam penerapan konsep pada soal cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep perkalian dengan makna konkret dari proses berulang. Selain itu, ditemukan bahwa faktor utama penyebab kesulitan tersebut adalah kurangnya pemahaman konseptual, kebiasaan belajar yang mengandalkan hafalan, serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang kontekstual. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar guru menggunakan pendekatan pembelajaran yang lebih konkret dan kontekstual untuk membantu siswa memahami konsep perkalian secara mendalam. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi pembelajaran matematika yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa sekolah dasar. Kata Kunci: kesulitan; perkalian; siswa; pemahaman; kontekstual.

Anim Anim (Universitas Asahan); Dinda Ariyani (Universitas Asahan); Ruri Ayu Ningsih (Universitas Asahan); Ruri Emalia (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5066-5073
[PDF]
916 IMPLEMENTASI REKRUTMEN GURU HONORER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 TUHEMBERUA
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to describe the recruitment process of honorary teachers at SMA Negeri 1 Tuhemberua and to analyze the impact of student learning outcomes on the recruitment of honorary teachers at SMA Negeri 1 Tuhemberua. This study uses a qualitative method with five informant. The data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Researchers use data analysis techniques including data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show that the recruitment process for honorary teachers at SMA Negeri 1 Tuhemberua is guided by law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers Article 9 which states that academic qualifications as referred to in Article 8 are obtained through higher education, undergraduate programs or diploma four programs, prospective honorary teachers submit applications or letters addressed to the principal. The next step is for the application acceptance committee to verify the administrative documents. If the documents meet the administrative honorary teachers will be contacted for an interview. Once the prospective honorary teachers pass the interview, they will be assigned to teach in the classroom. The impact of student learning outcomes at SMA Negeri 1 Tuhemberua after the recruitment of honorary teachers has seen a significant increase in student learning outcomes, as evidenced by the large number of students in the class who are more enthusiastic and active in class. Students at SMA Negeri 1 Tuhemberua have participated in numerous academic activities in the National Science Olympiad (OSN) competitions in Geography, Astronomy, Mathematics, Chemistry and Physics. These students have competed at the Regency and Provincial levels.  In addition to academic activities, students of SMA Negeri 1 Tuhemberua are able to participate in no-academic activities such as football, volleyball, martial arts, arts and cultural arts studios, FLS2N and two students of SMA Negeri 1 Tuhemberua won 1st and 3rd place in the 2024 North Nias Regency Tourism Princess event at the sub-district, district and provincial in North Sumatra. This means that the quality of education at SMA Negeri 1 Tuhemberua is very good, this cannot be separated from the quality of the teachers themselves. Keywords: Implementatio, Honorary Teachers, Quality of Education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses rekrutmen guru honorer di SMA Negeri 1 Tuhemberua dan untuk menganalisis dampak hasil belajar siswa terhadap perekrutan guru honor di SMA Negeri 1 Tuhemberua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jumlah informan lima orang. Tekinik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik analisis data antara lain reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perekrutan guru honorer di SMA Negeri 1 Tuhemberua  mengikuti peraturan komite sekolah SMA Negeri 1 Tuhemberua dengan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 9 yang berbunyi kualifikasi akademik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 diperoleh melalui pendidikan tinggi program sarjana atau program diploma empat, Para calon guru honor menyerahkan permohonan atau surat yang ditujukan kepada Kepala Sekolah. Dan langkah selanjutnya oleh Panitia penerimaan berkas lamaran akan melakukan verifikasi terhadap berkas administrasi. Apabila berkas memenuhi syarat administrasi maka calon guru honor dihubungi untuk mengikuti tahapan seleksi wawancara. Ketika calon guru honor dinyatakan lulus wawancara maka akan diberikan tugas mengajar dikelas. Dampak hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Tuhemberua setelah perekrutan guru honor terjadi peningkatan hasil belajar siswa signifikan terbukti dengan banyaknya siswa didalam kelas lebih semangat dan giat dalam belajar. Siswa di SMA Negeri 1 Tuhemberua telah banyak mengikuti kegiatan akademik dalam perlombaan Oliampiade Sains Nasional (OSN) bidang mata pelajaran Geografi, Astronomi, Matematika, Kimia dan Fisika. Para siswa yang mengikuti perlombaan tersebut mampu berkompetisi ditingkat Kabupaten dan tingkat Propinsi.  Selain kegiatan akademik, para siswa SMA Negeri 1 Tuhemberua mampu mengikuti kegiatan non akademik seperti kegiatan olahraga sepak bola, volly ball, pencak silat, seni dan sanggar budaya, FLS2N dan dua siswa SMA Negeri 1 Tuhemberua mendapat juara 1 dan 3 pada kegiatan Putri Pariwisata Kabupaten Nias Utara tahun 2024 ditingkat Kecamatan, Kabupaten dan Propinsi Sumatera Utara. Artinya, bahwa kualitas pendidikan di SMA Negeri 1 Tuhemberua sangat baik, hal tersebut tidak terlepas dari kualitas guru itu sendiri. Kata kunci: Implementasi, Guru Honor, Kualitas Pendidikan 

Nirmala Zai (Universitas Nias); Yamolala Zega (Universitas Nias); Fatolosa Hulu (Universitas Nias); Eliagus Telaumbanua (Universitas Nias) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5075-5089
[PDF]
917 ANALISIS SENTIMEN PERUNDUNGAN TERHADAP GURU DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE DAN NAÏVE BAYES
Lihat Abstrak

Abstract: This study discusses sentiment analysis of bullying experienced by teachers on social media. The research employs the Support vector machine (SVM) and Naïve Bayes methods to classify sentiments into positive, negative, or neutral categories. The data were collected from various social media platforms and analyzed using text mining techniques. The results show that the SVM method achieved a higher accuracy rate compared to Naïve Bayes in detecting negative sentiments related to bullying toward teachers. These findings contribute to a better understanding of digital bullying patterns targeting educators and provide a foundation for developing more effective policies to address bullying cases in the educational environment. Keywords: Sentiment Analysis, Bullying, Teachers, Support Vector Machine, Naïve Bayes, Text Mining. Abstrak: Penelitian ini membahas analisis sentimen terhadap perundungan yang dialami oleh guru di media sosial. penelitian ini menggunakan metode support vector machine (svm) dan naïve bayes untuk mengklasifikasikan sentimen menjadi positif, negatif, atau netral. data yang digunakan berasal dari berbagai platform media sosial dan dianalisis menggunakan teknik text mining. hasil penelitian menunjukkan bahwa metode svm memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan naïve bayes dalam mendeteksi sentimen negatif terkait perundungan terhadap guru. temuan ini dapat membantu dalam memahami pola perundungan digital terhadap tenaga pendidik serta memberikan dasar untuk kebijakan yang lebih efektif dalam menangani kasus perundungan di dunia pendidikan. Kata Kunci: Analisis Sentimen, Perundungan, Guru, Support Vector Machine, Naïve Bayes, Text Mining.

Ahmad Zamsuri (Universitas Lancang Kuning); Nurliana Nasution (Universitas Lancang Kuning); Susandri Susandri (Universitas Lancang Kuning); Novia Putri Bimby (Universitas Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5066-5074
[PDF]
918 OPTIMALISASI PLATFORM DIGITAL SEBAGAI INTERAKSI GLOBAL SPIRITUALITAS MELALUI PENDEKATAN SOSIAL, BUDAYA, TEKNOLOGI ERA TRANSMODERNITAS
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the influence of digital platform optimization on increasing global interaction and spirituality of young men and women through a social, cultural, and technological approach in the era of transmodernity. The research method uses a mixed methods approach, including a survey of 70 respondents to obtain quantitative data, in-depth interviews with 10 respondents from the survey sample to explore deeper perspectives, and Focus Group Discussions (FGDs) with 17 cross-disciplinary experts (Christianity, Islam, culture, sociology, and digital technology) to obtain interdisciplinary validation and insights. The study also found that the era of transmodernity allows digital technology to function not only as a means of production or consumption, but as an ethical and spiritual space that brings together local and global values equally. Digital platforms can strengthen social cohesion across groups, support inclusive spiritual and cultural practices, and reduce social and cultural inequality. Based on these findings, the study recommends the development of digital platform optimization strategies, such as the design of spiritual community applications, forums for reflection on human values, and social meditation, so that they can become spaces for socially and spiritually meaningful interactions. The research output is in the form of scientific publications in Accredited National Journals, as well as being a reference for the development of digital interaction models that effectively combine technology, culture, and spirituality in the transmodern era. Keyword: culture; global interaction; digital platform; spirituality; transmodernity Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimalisasi platform digital terhadap peningkatan interaksi global dan spiritualitas pemuda/i melalui pendekatan sosial, budaya, dan teknologi di era transmodernitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, meliputi survei terhadap 70 responden untuk memperoleh data kuantitatif, wawancara mendalam terhadap 10 responden dari sampel survei untuk menggali perspektif lebih mendalam, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan 17 ahli lintas disiplin (Kristen, Islam, budaya, sosiologi, dan teknologi digital) untuk memperoleh validasi dan wawasan interdisipliner. Penelitian juga menemukan bahwa era transmodernitas memungkinkan teknologi digital berfungsi bukan hanya sebagai alat produksi atau konsumsi, tetapi sebagai ruang etis dan spiritual yang mempertemukan nilai-nilai lokal dan global secara setara. Platform digital dapat memperkuat kohesi sosial lintas kelompok, mendukung praktik spiritual dan budaya yang inklusif, serta mengurangi ketimpangan sosial dan budaya. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan pengembangan strategi optimalisasi platform digital, seperti desain aplikasi komunitas spiritual, forum refleksi nilai kemanusiaan, dan meditasi sosial, agar dapat menjadi ruang interaksi yang bermakna secara sosial dan spiritual. Luaran penelitian ini berupa platform digital berbasis web, sekaligus menjadi referensi bagi pengembangan model interaksi digital yang memadukan teknologi, budaya, dan spiritualitas secara efektif di era transmodern. Kata kunci: budaya; interaksi global; platform digital; spiritualitas; transmodernitas.

Ernida Marbun (Universitas Satya Terra Bhinneka); Labuan Nababan (Universitas Satya Terra Bhinneka); M. Fachrurrozi Nasution JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5058-5065
[PDF]
919 PENERAPAN LOGIKA FUZZY MAMDANI DENGAN TIGA VARIABEL INPUT UNTUK PREDIKSI GRADE AKADEMIK SISWA SMA
Lihat Abstrak

Abstract: This research aims to design and implement a Fuzzy Inference System (FIS) using the Mamdani method as an efficient machine learning solution for predicting Estimated GPA (4.0 Scale) for Senior High School students. The model addresses the inherent uncertainty in academic assessment by utilizing three crucial input variables from the Students Performance Dataset (Kaggle): Weekly Study Time (x), Number of Absences (y), and Parental Support (z). The parameters for the membership functions (Trimf) and the Rule Base (27 rules) were determined through descriptive analysis of the secondary dataset and academic heuristic knowledge, ensuring the validity and objectivity of the design. The system integrates fuzzification, inference, and defuzzification (Centroid of Area) to yield a continuous GPA value (0.00–4.00). Simulation results demonstrate that the model is effective in mapping qualitative factors to precise quantitative outputs, providing a practical contribution as an efficient and reliable diagnostic tool for educational institutions. Keyword: Fuzzy Mamdani; GPA Prediction; Academic Grade Prediction Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Inferensi Fuzzy (FIS) Mamdani sebagai solusi machine learning untuk memprediksi Perkiraan GPA (Skala 4.0) siswa Sekolah Menengah Atas. Model ini mengatasi ketidakpastian dalam penilaian akademik dengan menggunakan tiga variabel input krusial dari Students Performance Dataset (Kaggle): Waktu Belajar Mingguan (x), Jumlah Absensi (y), dan Dukungan Orang Tua (z). Parameter fungsi keanggotaan (Trimf) dan Basis Aturan (27 aturan) didapatkan melalui analisis deskriptif terhadap dataset sekunder dan pengetahuan heuristik akademik, yang menegaskan validitas dan objektivitas perancangan. Sistem ini menggabungkan fuzzifikasi, inferensi, dan defuzzifikasi (Centroid of Area) untuk menghasilkan nilai GPA kontinu (0.00-4.00) yang lebih realistis. Hasil simulasi kasus menunjukkan bahwa model ini efektif dalam memetakan faktor kualitatif ke output kuantitatif yang presisi, memberikan kontribusi praktis sebagai alat diagnostik yang efisien dan dapat diandalkan bagi lembaga pendidikan. Kata kunci: Fuzzy Mamdani; Prediksi GPA; Prediksi Grade Akademik 

Dzil Hidayati (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang); Muhammad Idris (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang); Yuliana Pertiwi (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5233-5239
[PDF]
920 PENERAPAN SISTEM PAKAR BERBASIS FORWARD CHAINING DALAM MENGANALISIS PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA KOMUNIKASI REMAJA DAN PEMBENTUKAN KARAKTER DIRI
Lihat Abstrak

 Abstract: This research This study aims to analyze the influence of social media on adolescent communication patterns in relation to character formation through the application of an expert system based on the Forward Chaining method. This method was chosen because it is able to trace available facts to produce conclusions systematically and logically as the development of information technology, especially social media, has had a significant influence on adolescent communication patterns. Interactions that were previously dominated by face-to-face communication have now shifted to the digital realm which is freer, faster, and has a wider reach. This change has a direct impact on the process of adolescent character formation, both in positive and negative aspects. The results of the study indicate that the use of social media influences adolescent character through the intensity of communication, the type of content accessed, and the interaction patterns formed. By utilizing an expert system, this study is expected to provide more targeted recommendations in understanding and managing the influence of social media on adolescent character development. Keywords: Expert system; forward chaining; promotion; rule based. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap pola komunikasi remaja dalam kaitannya dengan pembentukan karakter diri melalui penerapan sistem pakar berbasis metode Forward Chaining. Metode ini dipilih karena mampu menelusuri fakta-fakta yang tersedia untuk menghasilkan kesimpulan secara sistematis dan logis seiring perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pola komunikasi remaja. Interaksi yang sebelumnya didominasi oleh komunikasi tatap muka kini bergeser ke ranah digital yang bersifat lebih bebas, cepat, dan luas jangkauannya. Perubahan ini berdampak langsung pada proses pembentukan karakter remaja, baik dalam aspek positif maupun negatif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh terhadap karakter remaja melalui intensitas komunikasi, jenis konten yang diakses, serta pola interaksi yang terbentuk. Dengan memanfaatkan sistem pakar, penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih terarah dalam memahami sekaligus mengelola pengaruh media sosial terhadap perkembangan karakter remaja. Kata kunci: Media Sosial, Pola Komunikasi Remaja , Karakter diri , Sistem pakar , forward Chaining   

Devi Gusmita (Universitas Tanjungpura); Zulfitri Yani (Politeknik Negeri Padang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5045-5050
[PDF]

Jurnal yang Kami Kelola

Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.

SINTA 4

Journal of Science and Social Research

Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.

ISSN 2615-4307 (Print) ISSN 2615-3262 (Online)

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat

Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).

ISSN 2776-7647

Jurnal Pena Edukasi

Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.

ISSN 2407-0769 (Print) ISSN 2549-4694 (Online)
SINTA 6

Jurnal TEKNISI

Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).

E-ISSN 2775-0965

Jurnal Global Edukasi

Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.

ISSN 2597-873X (Print) ISSN 2614-5588 (Online)

Keunggulan Portal Kami

Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.

Open Access

Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.

Peer Review

Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

Terakreditasi

Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.

Terindeks Luas

Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.

Proses Cepat

Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.

Lisensi CC

Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.

Tertarik Mempublikasikan Riset Anda?

Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.

Terindeks & Diakui Oleh
BRIN GARUDA OneSearch Scilit BASE Dimensions Anjani
Pesan notifikasi