Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 2981 |
Peningkatan Hasil Belajar IPA Dengan Menggunakan Metode Inkuiri
Lihat AbstrakAbstract: The research aims to find out whether the method of inquiry can improve student learning outcomes in science subjects on the subject of Framework and Panca Indera Manusia in class IV SD Negeri 016528 BP. Mandoge academic year 2016/2017. The subject of this research is the fourth grade students of SD Negeri 016528 BP. Mandoge with 47 students. From pengelolahan data obtained the results of the average value obtained by students in the first cycle of 61.06. Of the 47 students, 30 students (63.83%) were completed in the study. Then on the second cycle there was an increase in the average value to 77.66. Of the 47 students, 40 students (85.11%) have experienced complete learning. Based on the increase of value starting from the initial test, cycle I and cycle II can be said that by using inquiry media can improve student learning outcomes in class IV Elementary School 016528 BP. Mandoge academic year 2016/2017 on science subjects subject of Framework and Five Senses of Human Beings. Keywords: inquiry, order, human senses Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah metode inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA pada pokok bahasan Rangka dan Panca Indera Manusia di kelas IV SD Negeri 016528 BP. Mandoge Tahun Pelajaran 2016/2017. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 016528 BP. Mandoge dengan jumlah siswa 47 orang. Dari pengelolahan data diperoleh hasil nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada siklus I sebesar 61,06. Dari 47 siswa, 30 orang siswa (63,83%) telah tuntas dalam belajar. Kemudian pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata menjadi 77,66. Dari 47 orang siswa, 40 orang siswa (85,11%) telah mengalami ketuntasan belajar. Berdasarkan peningkatan nilai mulai dari tes awal, siklus I dan siklus II dapat dikatakan bahwa dengan menggunakan media inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 016528 BP. Mandoge Tahun Pelajaran 2016/2017 pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Rangka dan Panca Indera Manusia. Kata kunci: inkuiri, rangka, indera manusia |
Tiurlan Tiurlan |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 641 - 646 [PDF] |
| 2982 |
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this research is to know the description of students' learning motivation after receiving group guidance service, and to know whether the learning motivation can be improved through group guidance service. The subjects of this study are 10 students of class VII-6 SMP Negeri 6 Kisaran consisting of 8 students motivated to learn low and 2 students who have high learning motivation, in order to happen group dynamics. Data collection methods used were interview, learning motivation scale and observation. While the technique of data analysis using descriptive analysis percentage and qualitative. The results showed that the motivation of student learning before getting treatment in the form of group guidance, amounting to 44.4% low category. After being given group guidance services on the first cycle, students' learning motivation increased to a moderate category of 65%. While on the second cycle students' learning motivation continues to increase to a high category with the acquisition of 74%. This indicates that group counseling services can improve the motivation of learning in grade VII-6 students in SMP Negeri 6 Kisaran. Keywords: motivation, group guidance Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran motivasi belajar siswa setelah mendapat layanan bimbingan kelompok, dan untuk mengetahui apakah motivasi belajar dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok. Subyek penelitian ini yaitu 10 siswa kelas VII-6 SMP Negeri 6 Kisaran yang terdiri atas 8 siswa bermotivasi belajar rendah dan 2 siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, agar terjadi dinamika kelompok. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, skala motivasi belajar dan observasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif persentase dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sebelum memperoleh perlakuan berupa bimbingan kelompok, sebesar 44,4% kategori rendah. Setelah diberi layanan bimbingan kelompok pada sikus I, motivasi belajar siswa meningkat menjadi kategori sedang sebesar 65%. Sedangkan pada siklus II motivasi belajar siswa terus meningkat menjadi kategori tinggi dengan perolehan sebesar 74%. Hal ini menunjukkan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VII-6 di SMP Negeri 6 Kisaran. Kata kunci: motivasi, bimbingan kelompok |
Ismik Haryani |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 633 - 640 [PDF] |
| 2983 |
Penerapan Model Pembelajaran Pair Check Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to determine the improvement of science learning outcomes of students on the material Static Electricity in class IX.2 SMP Negeri 1 Kisaran academc year 2016/2017. The subjects of this study are the students of class IX.2 SMP Negeri 1 Kisaran as many as 34 people. The object of this research is the result of student learning using Pair Check model on Static Electricity material. The research instrument used is multiple choice test and observation. Based on the research results obtained pretest average value of 48.33. After giving the action on cycle I, there were 16 people (47,06%) from 34 students who reached the minimum completeness criterion with an average score of 69,41. In cycle II there are 31 people (91.18%) who reach the minimum mastery criteria with an average value of 85.29. It can be concluded that with the Application of Pair Check Learning Model Can Improve Science Results In Electrical Material Static in Class IX.2 SMP Negeri 1 Kisaran academic year 2016/2017. Keywords: pair check, electricity, static electricity Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa pada materi Listrik Statis di kelas IX.2 SMP Negeri 1 Kisaran Tahun Pelajaran 2016/2017. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX.2 SMP Negeri 1 Kisaran sebanyak 34 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Pair Check pada materi Listrik Statis. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes berbentuk pilihan ganda dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 48,33. Setelah pemberian tindakan pada siklus I terdapat 16 orang (47,06%) dari 34 orang siswa yang mencapai Kriteria ketuntasan minimum dengan nilai rata-rata 69,41. Pada siklus II terdapat 31 orang (91,18%) yang mencapai kriteria ketuntasan minimum dengan nilai rata-rata 85,29. Dapat disimpulkam bahwa dengan Penerapan Model Pembelajaran Pair Check Dapat Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Materi Listrik Statis di Kelas IX.2 SMP Negeri 1 Kisaran Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata kunci: pair check, listrik, listrik statis |
Sutarjo Sutarjo |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 627 - 632 [PDF] |
| 2984 |
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Reflektif
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to improve learning outcomes by using reflective learning models on science subjects of energy materials and changes in class VI SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau academic year 2017/2018. The subjects of this study are all students of class VI which amounted to 16. While the object of this research is the result of student learning on science subjects of energy matter and its changes with the application of learning model reklektif. The data collection tool uses observation and test. In the early pretest obtained the test results of student learning on energy materials and changes yatu with average value 45 and percentage of classical mastery 18.75% (3 students). After applied the reflective learning model in cycle I obtained the achievement level of student achievement reaches the average value 64,37 with the percentage 43,75% (7 students). While in cycle II obtained achievement level of learning achievement reaching average value 82,5 with student mastery percentage equal to 87,5% (14 student). Thus it can be concluded that by using Reflective learning model on the learning process can improve student learning outcomes when applied to science lessons with the material Energy and its changes in Class VI SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau academic year 2017/2018. Keywords: reflective, energy, energy changes Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran reflektif pada mata pelajaran IPA materi energi dan perubahannya di kelas VI SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau tahun pelajaran 2017/2018. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI yang berjumlah 16. Sedangkan objek penelitan ini adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi energi dan perubahannya dengan penerapan model pembelajaran reklektif. Alat pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Pada pretest awal diperoleh tes hasil belajar siswa pada materi energi dan perubahannya yatu dengan nilai rata-rata 45 dan presentase ketuntasan klasikal 18,75% (3 siswa). Setelah diterapkan model pembelajaran reflektif pada siklus I diperoleh tingkat pencapaian hasil belajar siswa mencapai nilai rata-rata 64,37 dengan presentase 43,75% (7 siswa). Sedangkan pada siklus II diperoleh tingkat pencapaian hasil belajar mencapai nilai rata-rata 82,5 dengan presentase ketuntasan siswa sebesar 87,5% (14 siswa). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Reflektif pada proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa bila diterapkan pada pelajaran IPA dengan materi Energi dan Perubahannya di Kelas VI SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata kunci: reflektif, energi, perubahan energi |
Zainuddin Zainuddin |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 618 - 626 [PDF] |
| 2985 |
Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Media Gambar
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to describe the improvement of the ability of students of class IX-1 SMP Negeri 1 Buntu Pane in understanding the history of the money after following the learning designed by using this image media, students are expected to be able to describe the history of the money well. In this class action research, students are said to be successful in learning when it has achieved the value of classical learning completeness of 70. The subjects of this study are students of class IX-1 SMP Negeri 1 Buntu Pane. The research design used is a classroom action research design conducted in two cycles. Data collection research using test techniques. The result of this research is there is improvement of student ability in IPS study on class IX-1 students of SMP Negeri 1 Buntu Pane starting from cycle I and cycle II. The student's average score increased from 76.80 to 82.22. The result of IPS cycle I study test with average score reached 76.80 included in the category enough because it is in the range of values 61-75. IPS learning test results in cycle II obtained an average value of 82.22. Based on these data can be seen that the average value is included in either category that is within the range between 76-90. Achieving the score means it has met even exceed the target set. Keywords: pictures, money Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa kelas IX-1 SMP Negeri 1 Buntu Pane dalam memahami sejarah terjadinya uang setelah mengikuti pembelajaran yang didesain dengan menggunakan media gambar ini, siswa diharapkan mampu mendeskripsikan sejarah terjadinya uang dengan baik. Dalam penelitian tindakan kelas ini, siswa dikatakan berhasil dalam pembelajaran apabila telah mencapai nilai ketuntasan belajar klasikal sebesar 70. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-1 SMP Negeri 1 Buntu Pane. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penilitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik tes. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam belajar IPS pada siswa kelas kelas IX-1 SMP Negeri 1 Buntu Pane mulai dari siklus I dan siklus II. Nilai-rata-rata siswa meningkat dari 76.80 menjadi 82.22. Hasil tes belajar IPS siklus I dengan nilai rata-rata mencapai 76.80 termasuk dalam kategori cukup karena berada pada rentang nilai 61-75. Hasil tes belajar IPS pada siklus II didapat nilai rata-rata sebesar 82.22. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa nilai rata-rata tersebut termasuk dalam kategori baik yakni berada dalam rentang antara 76-90. Pencapaian skor tersebut berarti sudah memenuhi bahkan melampaui target yang sudah ditetapkan. Kata kunci: gambar, uang |
Dian Rayanta |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 611 - 617 [PDF] |
| 2986 |
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Probing Prompting
Lihat AbstrakAbstract: Based on the observations and experience of Mathematics teachers at SMP Negeri 1 Kisaran, there are many experiencing problems in general learning. However, the main problems in learning Mathematics is the lack of activity and effectiveness of students and student learning outcomes are very less satisfactory. To overcome this problem, Mathematics teacher of SMP Negeri 1 Kisaran performs class action research by choosing action that is changing strategy or learning method. The result of this class action research is the initial condition of the students before it is given the action the average score of students is 59,72. The students who finished 17 with classical completeness reached 47.22%. In cycle I after the final test of the cycle, the average score of student test is 68,05. The total number of students who completed 25 people with climax completeness reached 69.44%. Then in cycle II after the final test of the cycle then got the average score of student test that is 76.67. The total number of students who completed 36 people thoroughly with climax completeness reached 94.44%. The results of this study illustrates that with the use of learning model Probing Prompting can improve the learning outcomes Mathematics material circle on students Class VIII.6 SMP Negeri 1 Kisaran academic year 2016/2017. Keyword: Probing Prompting, circle Abstrak: Berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman guru Matematika di SMP Negeri 1 Kisaran, ada banyak mengalami masalah-masalah dalam pembelajaran umum. Namun yang menjadi masalah utama dalam pembelajaran Matematika adalah kurangnya keaktifan dan efektifitas siswa serta hasil pembelajaran siswa yang sangat kurang memuaskan. Untuk mengatasi hal tersebut, guru Matematika SMP Negeri 1 Kisaran melakukan penelitian tindakan kelas dengan memilih tindakan yaitu mengubah strategi ataupun metode pembelajaran. Adapun hasil dari penelitian tindakan kelas ini adalah kondisi awal siswa sebelum diberi tindakan nilai rata-rata siswa yaitu 59,72. Adapun siswa yang tuntas 17 dengan ketuntasan klasikal mencapai 47,22%. Pada siklus I setelah diadakan tes akhir siklus maka didapatkan nilai rata-rata tes siswa yaitu 68,05. Adapun jumlah siswa yang tuntas 25 orang dengan ketuntasan klaksikal mencapai 69,44%. Kemudian pada siklus II setelah diadakan tes akhir siklus maka didapatkan nilai rata-rata tes siswa yaitu 76,67. Adapun jumlah siswa yang tuntas 36 orang tuntas dengan ketuntasan klaksikal mencapai 94,44%. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran Probing Prompting dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi lingkaran pada siswa Kelas VIII.6 SMP Negeri 1 Kisaran Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata kunci: Probing Prompting, lingkaran |
Liny Agustina Silaen |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 607 - 610 [PDF] |
| 2987 |
Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Dalam Menerapkan Strategi Pembelajaran Kontextual Melalui Workshop
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to improve the professional competence of teachers in implementing contextual learning strategies through workshops at SD Negeri 065012 Medan. The method used in this research is the method of school action research through 2 cycles. Subjects in this study were teachers who taught at SD Negeri 065012 Medan Tuntungan with a total of 12 teachers. Data collection techniques used are observation, interview, questionnaire and documentation studies. The results showed: (1). There is an increase in the number of teachers who apply contextual learning strategies from 12 teachers, only 7 teachers (52.17%) apply SPK in cycle I, then increase in cycle II to 20 teachers (86.96%) who have been able to apply contextual learning strategies. in the learning process in the classroom; (2) Teacher's professional competence in implementing contextual learning strategies can increase through workshop. Keyword: contextual, workshop Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan strategi pembelajaran kontextual melalui workshop di SD Negeri 065012 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar di SD Negeri 065012 Medan Tuntungan dengan jumlah 12 orang guru. Teknik pemgumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang menerapkan strategi pembelajaran kontextual dari 12 orang guru, baru 7 guru (52,17%) menerapkan SPK pada siklus I, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 20 guru (86,96%) yang sudah mampu menerapkan strategi pembelajaran kontextual pada proses pembelajaran di dalam kelas; (2) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan strategi pembelajaran kontekstual dapat meningkat melalui workshop. Kata kunci: kontextual, workshop |
Johannes Johannes |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 602 - 606 [PDF] |
| 2988 |
Penerapan Tekhnik Jigsaw Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this research is to know the application of jigsaw technique can improve the learning result of Bahasa Indonesia on the material of inference of speech, lecture, sermon in class IX.3 SMP Negeri 1 Kisaran academic year 2017/2018. The subject of this research is the students of class IX.3 SMP Negeri 1 Kisaran academic year 2017/2018. Data obtained in the form of formative test results, observation sheet of teaching and learning activities. From the analysis result, it is found that the complete student has improved from the initial test until cycle II, that is the initial test (28,58%), cycle I (57,14%), cycle II (85,71%). The conclusion of this research is the application of jigsaw technique can improve the learning result of Indonesian students on the material of inference of speech, lecture, sermon in class IX3 SMP Negeri 1 Kisaran academic year 2017/2018. Keyword: jigsaw, speeche, lecture, sermon Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan tekhnik jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi penyimpulan pidato, ceramah, khotbah di kelas IX.3 SMP Negeri 1 Kisaran Tahun Pelajaran 2017/2018. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX.3 SMP Negeri 1 Kisaran tahun pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa siswa yang tuntas mengalami peningkatan dari tes awal sampai siklus II, yaitu tes awal (28,58%), siklus I (57,14%), siklus II (85,71%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan tekhnik jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa pada materi penyimpulan pidato, ceramah, khotbah di kelas IX3 SMP Negeri 1 Kisaran tahun pelajaran 2017/2018. Kata kunci: jigsaw, pidato, ceramah, khotbah |
Sofyan Sofyan |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 597 - 601 [PDF] |
| 2989 |
Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Model Pembelajaran Meaningful Instructional Design
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this study is to determine the improvement of learning outcomes of Civics materials describing the Unitary State of the Republic of Indonesia with the implementation of learning model Meaningful Instructional Design. The subjects of this study are the students of grade V of Elementary School 017129 Silomlom academic year 2016/2017. Data obtained in the form of formative test results, observation sheet of teaching and learning activities. From the analysis result, it is found that students' learning achievement has increased from cycle I to cycle III, that is cycle I (50%), cycle II (66,67%), cycle III (91,67%). The conclusion of this research is the use of learning model Meaningful Instructional Design can improve the learning outcomes of Civics materials describing the Unitary State of the Republic of Indonesia on the students of grade V SD Negeri 017129 Silomlom Lesson Year 2016/2017 Keywords: meaningful instructional design, Unitary State of the Republic of Indonesia Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PKn materi mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan diterapkannya model pembelajaran Meaningful Instructional Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 017129 Silomlom tahun pelajaran 2016/2017. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III, yaitu siklus I (50%), siklus II (66,67%), siklus III (91,67%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Meaningful Instructional Design dapat meningkatkan hasil belajar PKn materi mendeskripsikan Negara Kesatuan Repu-blik Indonesia pada siswa kelas V SD Negeri 017129 Silomlom Tahun Pelajaran 2016/2017 Kata kunci: meaningful instructional design, Negara Kesatuan Republik Indonesia |
Rulla Manurung |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 590 - 596 [PDF] |
| 2990 |
Penerapan Model Pembelajaran Struktural Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA
Lihat AbstrakAbstract: The researcher was conducted with the aim to know the improvement of science learning outcomes of students through structural type cooperative learning model. Subjects in this study were students of class VIII.8 with a total of 41 students. the instrument used is a test in the form of multiple problems. The result of the research was obtained in the first cycle test of the total number of students who completed there were 17 students (41.4%), with average score of 64 categories of medium learning ability. In the second cycle, the result of students' learning comprehension test is thoroughly there are 34 students (82,9%) with average score of 74 categories of high learning ability. Thus it can be concluded that cooperative type structural strategies can improve the learning outcomes of science students of class VIII.8 SMP Negeri 1 Kisaran on the material Motion System In Humans. Keywords: structural, motion, human systems. Abstrak: Peneliti ini dilakukan dengan tujuan mengetahui peningkatan hasil pembelajaran IPA siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe struktural. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.8 dengan jumlah 41 orang siswa. intrument yang digunakan adalah tes yang berupa soal berganda. Hasil penelitian diperoleh pada tes siklus I jumlah siswa yang tuntas ada 17 orang siswa (41,4%), dengan rata-rata nilai 64 kategori kemampuan pembelajaran sedang. Pada siklus II hasil tes kemampuan pembelajaran IPA siswa yang tuntas ada 34 orang siswa (82,9%) dengan rata-rata nilai 74 kategori kemampuan pembelajaran tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi kooperatif tipe struktural dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII.8 SMP Negeri 1 Kisaran pada materi Sistem Gerak Pada Manusia. Kata kunci: struktural, sistem gerak, manusia. |
Raya Emmy Siregar |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 583 - 589 [PDF] |
| 2991 |
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Pengembangan Silabus dan RPP Dengan Pendekatan Kooperatif
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this school action research is to improve teacher competence in developing syllabus and learning implementation plan (RPP) and to know how far professional coaching with cooperative approach can improve teacher competence. Ability to be improved is the ability of teachers in developing syllabus and RPP. The subject of the research is the teacher of the entire class who are in SD Negeri 050756 Alur Dua sub distrcit Sei Lepan distrcit Langkat. The result of the research shows that there is an increase of teacher competence in the development of syllabus and RPP is increased from the average value from 48.79 with the criteria of less value at the initial condition, to 69,96 criteria of value enough in the first cycle and become 91,34 criteria of excellent value in the second cycle, with a classical average of 70.03 with good value criteria. The conclusion is professional coaching with cooperative approach can improve teacher competence in SD Negeri 050756 Alur Dua sub distrcit Sei Lepan distrcit Langkat. Keyword: coaching, cooperative, competence, syllabus, learning implementation plan Abstrak: Tujuan dari penelitian tindakan sekolah ini untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) serta mengetahui sejauh mana pembinaan profesional dengan pendekatan kooperatif dapat meningkatkan kompetensi guru. Kemampuan yang akan ditingkatkan adalah kemampuan guru dalam mengembangkan silabus dan RPP. Subjek penelitian adalah guru seluruh kelas yang berada di SD Negeri 050756 Alur Dua kec. Sei Lepan kab. Langkat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam pengembangan silabus dan RPP meningkat yakni dari nilai rata-rata dari 48,79 dengan kriteria nilai kurang pada kondisi awal, menjadi 69,96 kriteria nilai cukup pada siklus pertama dan menjadi 91,34 kriteria nilai sangat baik pada siklus kedua, dengan rata-rata klasikal sebesar 70,03 dengan kriteria nilai baik. Kesimpulannya adalah pembinaan profesional dengan pendekatan kooperatif dapat meningkatkan kompetensi guru di SD Negeri 050756 Alur Dua kec. Sei Lepan kabupaten Langkat. Kata kunci: pembinaan, kooperatif, kompetensi, silabus, RPP |
Nasrin Nasrin |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 573 - 582 [PDF] |
| 2992 |
Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa Korban Bullying Melalui Konseling Individual Rational Emotif Behaviour Therapy
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to prove whether there is influence of individual counseling services rational emotive behavior therapy in improving self-confidence of students bullying in students of class VIII-3 SMP Negeri 1 Kisaran T.A. 2017-2018. The population of this research is all students of class VIII-3 SMP Negeri 1 Kisaran T.A 2017/2018 with total 35 students. Methods of data collection using psychological scale with the instrument of self-confidence scale of 27 items. Methods of data analysis using descriptive percentage and t test. The results showed that the confidence of students bullying before getting treatment in the form of group guidance, obtained low criteria with an average score of 38.8. After obtaining individual counseling, the criterion increased to 41.2. It can be concluded that individual counseling service rational emotive behavior therapy can improve students' self-confidence. Keywords: bullying, rational emotive behavior therapy, individual counseling Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah ada pengaruh layanan konseling individu rational emotif behavior therapy dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa korban bullying pada siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 1 Kisaran T.A. 2017-2018. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 1 Kisaran T.A 2017/2018 dengan jumlah 35 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi dengan instrumen skala kepercayaan diri sebanyak 27 item. Metode analisis data menggunakan deskriptif presentase dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri siswa korban bullying sebelum memperoleh perlakuan berupa bimbingan kelompok, diperoleh kriteria rendah dengan skor rata-rata 38,8. Setelah mendapatkan konseling individu, kriteria meningkat menjadi 41,2. Dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individu rational emotif behavior therapy mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa. Kata kunci: bullying, rational emotif behaviour therapy , konseling individu |
Susilawati Susilawati |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 5 (2018) |
Hal: 565 - 572 [PDF] |
| 2993 |
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar IPS Melalui Strategi Pembelajaran Inkuiri
Lihat AbstrakArikuto, S. 2003. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Hamid, A.I. & Ichas, T.T. 2006. Pengembangan Pendidikan Nilai dalam Pembelajaran Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional. Hamalik, O. 2003. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara Riyana, C. & Susilana, R. 2006. Media Pembelajaran, Bandung: Wacana Sapriya, 2009. Pembelajaran dan Evaluasi Hasil Belajar IPS. Bandung: UPI Press. Sanjaya, W. 2007. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Yogyakarta: Tim Pustaka Yustisia Sardiman, A.M. 2005. Inetaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Panjaitan, D. J. (2017). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Metode Pembelajaran Langsung. JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC, 1(1), 83-90. Sapta, A. Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa yang Diberi Umpan Balik Berupa Angka Saja Dengan Umpan Balik Berupa Angka Disertai Komentar. AGMASU Research, 1(1), 85-92. Sapta, A. PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN ELABORASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER. Sembiring, M. A., Sibuea, M. F. L., & Sapta, A. (2018). Analisa Kinerja Algoritma C. 45 Dalam Memprediksi Hasil Belajar. JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 1(1), 73-79. Sumarni,S. 2005. Psikologi Belajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada Syaripudin, T. & Kurniasih. 2008. Pedagogik Teoritis Sistematis. Bandung: Percikan Ilmu. Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Group. Wiriaatmaja, R. 2005. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya Witarsa, dkk. 2010. Ilmu Pengetahuan Sosial Bilingual, Bandung: Yrama Widya |
Pariani Pariani |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 4 (2018) |
Hal: 555 - 564 [PDF] |
| 2994 |
Penerapan Model POE Dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA
Lihat AbstrakAbstract: This research was conducted in class III SD Negeri 050756 Alur Dua Year Learning 2016/2017 with the number of students 20 people 9 male students and 11 female students. The results showed that there was an increase in motivation and student learning outcomes after the learning action through the application of the POE learning model. Achievement of student learning outcomes, the average grade continues to increase from 58.00 at the initial conditions to 66.00 in the first cycle, and in the second cycle to 76.00 with a level of mastery learning 2 students (10%) in the initial conditions , to 11 students (55%), and in the last cycle to 19 students (95%). The motivation to learn from 4 students (20%) in the initial condition became, 12 students (60%), and at the end of the second cycle became 100% motivated learning on the implementation of learning process. The conclusion of the research result shows that POE Learning Model proved to be able to increase the motivation and result of student learning of class III SD Negeri 050756 Alur Dua sub districts Sei Lepan Langkat Regency year 2016/2017. Keyword: predict, observe, explain Abstrak: Penelitian ini dilakukan di kelas III SD Negeri 050756 Alur Dua Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 20 orang 9 orang siswa laki-laki dan 11 orang siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa setelah tindakan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran POE. Pencapaian hasil belajar siswa, nilai rata-rata kelas terus mengalami peningkatan dari 58,00 pada kondisi awal menjadi 66,00 pada siklus pertama, dan pada siklus kedua menjadi 76,00 dengan tingkat ketuntasan belajar 2 orang siswa (10%) pada kondisi awal, menjadi 11 siswa (55%), dan pada siklus terakhir menjadi 19 siswa (95%). Motivasi belajar dari 4 siswa (20%) pada kondisi awal menjadi, 12 siswa (60%), dan pada akhir siklus kedua menjadi 100% termotivasi belajarnya pada pelaksanaan proses pembelajaran. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Pembelajaran POE terbukti dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri 050756 Alur Dua kecamatan Sei lepan Kabupaten Langkat tahun pelajaran 2016/2017. Kata kunci: predict, observe, explain |
Suryana Suryana |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 4 (2018) |
Hal: 547 - 554 [PDF] |
| 2995 |
Pendekatan Metode Bermain Peran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this study is to apply appropriate learning methods to enable students in teaching and learning activities, namely by using the role play method. The subjects of the study were the students of class I SD Negeri 057764 Sukaramai as many as 17 students consisting of 5 men and 12 women. From the analysis of research data proves that the application of role playing method in class I SD Negeri 057764 Sukaramai proven to improve the learning process. The application of role playing method proved able to increase student activity showed acquisition in initial study preliminary study only 5 students (29.41%), rose to 9 students (52.94%) in first cycle, and 17 students (100%) in second cycle . Implementation of role-playing method also proved able to improve student's learning result and mastery. This is evidenced by the level of learning mastery of 17.65% in the initial study, 47.06% in the first cycle, and 88.24% in the second cycle. The conclusion is the application of role-playing methods related to social science learning materials telling affection among family members able to improve the learning process, motivation and learning outcomes of students of class I SD Negeri 057764 Sukaramai District Sei Lepan Langkat Regency Semester 2 Year Lesson 2016/2017. Keywords: role playing, Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode pembelajaran yang tepat untuk mengaktifkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar, yaitu dengan menggunakan metode bermain peran. Subjek penelitian adalah siswa kelas I SD Negeri 057764 Sukaramai sebanyak 17 siswa terdiri dari 5 laki-laki dan 12 perempuan. Dari analisis data hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan metode bermain peran di kelas I SD Negeri 057764 Sukaramai terbukti dapat meningkatkan proses pembelajaran. Penerapan metode bermain peran terbukti mampu meningkatkan aktivitas siswa menunjukkan perolehan pada studi awal studi awal hanya 5 siswa (29,41%), naik menjadi 9 siswa (52,94%) pada siklus pertama, dan 17 siswa (100%) pada siklus kedua. Penerapan metode bermain peran juga terbukti mampu meningkatkan hasil dan ketuntasan belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 17,65% pada studi awal, 47,06% pada siklus pertama, dan 88,24% pada siklus kedua. Kesimpulannya adalah penerapan metode bermain peran terkait dengan pembelajaran ilmu pengetahuan sosial materi menceritakan kasih sayang antar anggota keluarga mampu meningkatkan proses pembelajaran, motivasi dan hasil belajar siswa kelas I SD Negeri 057764 Sukaramai Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat Semester 2 Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata kunci: bermain peran, |
Tioruli Sitinjak |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 4 (2018) |
Hal: 539 - 546 [PDF] |
| 2996 |
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Dengan Menggunakan Alat Peraga Peta
Lihat AbstrakAbstract: This classroom action research aims to increase student's interest and learning outcomes on social studies subjects of natural and socio-cultural diversity of fourth grade students of SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 academic year 2017/2018 using map props. The subjects were 20 students of grade IV of SD Negeri 050757 Alur Dua tahun lesson 2017/2018. Data analysis is conducted qualitatively and quantitatively at the end of the learning cycle of student learning result data, and data of observation result of student's learning interest. The result of data analysis of research result showed that the use of map props to increase student's learning interest and achievement in IPS learning create a conducive learning atmosphere. In the first cycle after the learning is done by applying the map props, the learning outcomes increase from the average value of 58 at the initial condition to 68 in the first cycle with a complete learning of 12 students (60%). In the second cycle by applying the learning tool the learning outcomes increased to an average of 71.50 with a 90% student completeness level. It can be concluded that the use of map props on the IPS lesson of natural appearance and socio-cultural diversity can increase learning process, interest and learning outcomes of fourth grade students of SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Year Lesson 2017/2018. Keywords: maps, props Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan menggunakan alat peraga peta. Subjek penelitian adalah 20 orang siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua tahun pelajaran 2017/2018. Analisis data dilaksanakan secara kualitatif dan kuantitatif pada setiap akhir siklus pembelajaran terhadap data hasil belajar siswa, dan data hasil observasi minat belajar siswa. Hasil analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga peta untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS membuat suasana pembelajaran yang kondusif. Pada siklus pertama setelah pembelajaran dilakukan dengan menerapkan alat peraga peta, hasil belajar meningkat dari nilai rata-rata 58 pada kondisi awal menjadi 68 pada siklus pertama dengan ketuntasan belajar sebesar 12 siswa (60%). Pada siklus kedua dengan menerapkan alat peraga peta hasil belajar meningkat menjadi rata-rata 71,50 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa sebesar 90%. Dapat disimpulkan penggunaan alat peraga peta pada pembelajaran IPS materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya dapat meningkatka proses pembelajaran, minat dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata kunci: alat peraga, peta |
Jannatun Jannatun |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol No () |
Hal: 531 - 538 |
| 2997 |
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Dengan Menggunakan Alat Peraga Peta
Lihat AbstrakAbstract: This classroom action research aims to increase student's interest and learning outcomes on social studies subjects of natural and socio-cultural diversity of fourth grade students of SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 academic year 2017/2018 using map props. The subjects were 20 students of grade IV of SD Negeri 050757 Alur Dua tahun lesson 2017/2018. Data analysis is conducted qualitatively and quantitatively at the end of the learning cycle of student learning result data, and data of observation result of student's learning interest. The result of data analysis of research result showed that the use of map props to increase student's learning interest and achievement in IPS learning create a conducive learning atmosphere. In the first cycle after the learning is done by applying the map props, the learning outcomes increase from the average value of 58 at the initial condition to 68 in the first cycle with a complete learning of 12 students (60%). In the second cycle by applying the learning tool the learning outcomes increased to an average of 71.50 with a 90% student completeness level. It can be concluded that the use of map props on the IPS lesson of natural appearance and socio-cultural diversity can increase learning process, interest and learning outcomes of fourth grade students of SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Year Lesson 2017/2018. Keywords: maps, props Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan menggunakan alat peraga peta. Subjek penelitian adalah 20 orang siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua tahun pelajaran 2017/2018. Analisis data dilaksanakan secara kualitatif dan kuantitatif pada setiap akhir siklus pembelajaran terhadap data hasil belajar siswa, dan data hasil observasi minat belajar siswa. Hasil analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga peta untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS membuat suasana pembelajaran yang kondusif. Pada siklus pertama setelah pembelajaran dilakukan dengan menerapkan alat peraga peta, hasil belajar meningkat dari nilai rata-rata 58 pada kondisi awal menjadi 68 pada siklus pertama dengan ketuntasan belajar sebesar 12 siswa (60%). Pada siklus kedua dengan menerapkan alat peraga peta hasil belajar meningkat menjadi rata-rata 71,50 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa sebesar 90%. Dapat disimpulkan penggunaan alat peraga peta pada pembelajaran IPS materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya dapat meningkatka proses pembelajaran, minat dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata kunci: alat peraga, peta |
Jannatun Jannatun |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol No () |
Hal: 531 - 538 |
| 2998 |
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Dengan Menggunakan Alat Peraga Peta
Lihat AbstrakAbstract: This classroom action research aims to increase student's interest and learning outcomes on social studies subjects of natural and socio-cultural diversity of fourth grade students of SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 academic year 2017/2018 using map props. The subjects were 20 students of grade IV of SD Negeri 050757 Alur Dua tahun lesson 2017/2018. Data analysis is conducted qualitatively and quantitatively at the end of the learning cycle of student learning result data, and data of observation result of student's learning interest. The result of data analysis of research result showed that the use of map props to increase student's learning interest and achievement in IPS learning create a conducive learning atmosphere. In the first cycle after the learning is done by applying the map props, the learning outcomes increase from the average value of 58 at the initial condition to 68 in the first cycle with a complete learning of 12 students (60%). In the second cycle by applying the learning tool the learning outcomes increased to an average of 71.50 with a 90% student completeness level. It can be concluded that the use of map props on the IPS lesson of natural appearance and socio-cultural diversity can increase learning process, interest and learning outcomes of fourth grade students of SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Year Lesson 2017/2018. Keywords: maps, props Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan menggunakan alat peraga peta. Subjek penelitian adalah 20 orang siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua tahun pelajaran 2017/2018. Analisis data dilaksanakan secara kualitatif dan kuantitatif pada setiap akhir siklus pembelajaran terhadap data hasil belajar siswa, dan data hasil observasi minat belajar siswa. Hasil analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga peta untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS membuat suasana pembelajaran yang kondusif. Pada siklus pertama setelah pembelajaran dilakukan dengan menerapkan alat peraga peta, hasil belajar meningkat dari nilai rata-rata 58 pada kondisi awal menjadi 68 pada siklus pertama dengan ketuntasan belajar sebesar 12 siswa (60%). Pada siklus kedua dengan menerapkan alat peraga peta hasil belajar meningkat menjadi rata-rata 71,50 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa sebesar 90%. Dapat disimpulkan penggunaan alat peraga peta pada pembelajaran IPS materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya dapat meningkatka proses pembelajaran, minat dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata kunci: alat peraga, peta |
Jannatun Jannatun |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol No () |
Hal: 531 - 538 [PDF] |
| 2999 |
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Dengan Menggunakan Alat Peraga Peta
Lihat AbstrakAbstract: This classroom action research aims to increase student's interest and learning outcomes on social studies subjects of natural and socio-cultural diversity of fourth grade students of SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 academic year 2017/2018 using map props. The subjects were 20 students of grade IV of SD Negeri 050757 Alur Dua tahun lesson 2017/2018. Data analysis is conducted qualitatively and quantitatively at the end of the learning cycle of student learning result data, and data of observation result of student's learning interest. The result of data analysis of research result showed that the use of map props to increase student's learning interest and achievement in IPS learning create a conducive learning atmosphere. In the first cycle after the learning is done by applying the map props, the learning outcomes increase from the average value of 58 at the initial condition to 68 in the first cycle with a complete learning of 12 students (60%). In the second cycle by applying the learning tool the learning outcomes increased to an average of 71.50 with a 90% student completeness level. It can be concluded that the use of map props on the IPS lesson of natural appearance and socio-cultural diversity can increase learning process, interest and learning outcomes of fourth grade students of SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Year Lesson 2017/2018. Keywords: maps, props Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan menggunakan alat peraga peta. Subjek penelitian adalah 20 orang siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua tahun pelajaran 2017/2018. Analisis data dilaksanakan secara kualitatif dan kuantitatif pada setiap akhir siklus pembelajaran terhadap data hasil belajar siswa, dan data hasil observasi minat belajar siswa. Hasil analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga peta untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS membuat suasana pembelajaran yang kondusif. Pada siklus pertama setelah pembelajaran dilakukan dengan menerapkan alat peraga peta, hasil belajar meningkat dari nilai rata-rata 58 pada kondisi awal menjadi 68 pada siklus pertama dengan ketuntasan belajar sebesar 12 siswa (60%). Pada siklus kedua dengan menerapkan alat peraga peta hasil belajar meningkat menjadi rata-rata 71,50 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa sebesar 90%. Dapat disimpulkan penggunaan alat peraga peta pada pembelajaran IPS materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya dapat meningkatka proses pembelajaran, minat dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 050757 Alur Dua Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata kunci: alat peraga, peta |
Jannatun Jannatun |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 4 (2018) |
Hal: 531 - 538 [PDF] |
| 3000 |
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Metode Pembelajaran Kontekstual
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to improve students' reasoning ability of class IX-6 SMP Negeri 1 Meranti in terms of understanding qadha and qadar. The subject of this class action research is the students of class IX-6 SMP Negeri 1 Meranti as many as 35 students. Data analysis technique in this research is to analyze all available data, either qualitatively, descriptively or quantitatively. Based on the results of classroom action research, it is concluded that the learning process of PAI using contextual learning method can improve students' reasoning ability of IX-6 grade SMP Negeri 1 Meranti, because students are asked to be actively involved in solving problems and demanding higher students thinking skill so students' reasoning ability increases. In the first cycle, students who have not completed 16.67% and in the unfinished Cycle II 03.34% with the average value of students' ability to understand the meaning of qadha and qadar on sikus I 78.83 with good category. In cycle II, the average score of students is 83.33 with very good category. From the results of this classroom action research can be concluded that the contextual learning method can improve students' ability in understanding qadha and qadar understanding there is improvement. Keywords: contextual, qadha, qadar Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa kelas IX-6 SMP Negeri 1 Meranti dimateri tentang pengertian qadha dan qadar. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IX-6 SMP Negeri 1 Meranti sebanyak 35 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menelaah seluruh data yang tersedia, baik secara kualitiatif, deskriptif maupun secara kuantitatif. Berdasarkan hasil dari penelitian tindakan kelas, diperoleh kesimpulan bahwa proses pembelajaran PAI dengan menggunakan metode pembelajaran kontekstual, dapat meningkatkan kemampuan penalaran siswa kelas IX-6 SMP Negeri 1 Meranti, karena siswa diminta untuk terlibat aktif dalam memecahkan masalah dan menuntut keterampilan berpikir siswa yang lebih tinggi sehingga kemampuan penalaran siswa meningkat. Pada siklus I, siswa yang belum tuntas 16,67% dan di Siklus II yang belum tuntas 03,34% dengan nilai rata-rata kemampuan siswa dalam memahami pengertian qadha dan qadar pada sikus I 78,83 dengan kategori baik. Pada siklus II, nilai rata-rata siswa adalah 83,33 dengan kategori sangat baik. Dari hasil penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami pengertian qadha dan qadar ada peningkatan. Kata kunci: kontekstual, qadha, qadar |
Rudi Siregar |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 1 No 4 (2018) |
Hal: 524 - 530 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.