Dashboard 52 Jurnal Keunggulan Tentang Kami
Kirim Naskah
Open Access Journal Portal

Portal Jurnal Ilmiah
Goretan Pena

Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.

5
Jurnal Aktif
2
Terakreditasi SINTA
6
Indeksasi
OA
Open Access
Scroll

Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
501 PERAN PENYULUH PERIKANAN TERHADAP PELAKU USAHA DALAM PEMBENTUKAN KELOMPOK PERIKANAN DI KOTA LUBUKLINGGAU
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the role of fisheries extension workers to business actors in the formation of fisheries groups in Lubuklinggau City. The research method uses a quantitative approach with a Likert scale questionnaire instrument which was distributed to 30 respondents of fisheries business actors. The data was analyzed descriptively to determine the level of role of fisheries extension workers which included four indicators (facilitators, motivators, communicators, and mentors) and the level of fisheries group formation which included three aspects (institutional, administrative and legality, as well as benefits and sustainability). The results of the study show that the role of fisheries extension workers is in a very high category with a total score of 2,913 out of a maximum score of 3,150. The formation of fisheries groups is also in the high category with a total score of 1,295 out of a maximum score of 1,800. There is a positive relationship between the role of fisheries extension workers and the formation of fisheries groups. This study recommends increasing the intensity of mentoring and strengthening the administrative aspects of the group to support the sustainability of fisheries groups in Lubuklinggau City.   Keywords: The Role of Extension Workers, Fisheries Groups, Business Actors, Lubuklinggau   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh perikanan terhadap pelaku usaha dalam pembentukan kelompok perikanan di Kota Lubuklinggau. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner skala Likert yang didistribusikan kepada 30 responden pelaku usaha perikanan. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat peran penyuluh perikanan yang meliputi empat indikator (fasilitator, motivator, komunikator, dan mentor) dan tingkat pembentukan kelompok perikanan yang mencakup tiga aspek (kelembagaan, administrasi dan legalitas, serta manfaat dan keberlanjutan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh perikanan berada dalam kategori yang sangat tinggi dengan total skor 2.913 dari skor maksimal 3.150. Pembentukan kelompok perikanan juga masuk kategori tinggi dengan total skor 1.295 dari skor maksimal 1.800. Ada hubungan positif antara peran penyuluh perikanan dengan pembentukan kelompok perikanan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan intensitas pendampingan dan penguatan aspek administrasi kelompok untuk mendukung keberlanjutan kelompok perikanan di Kota Lubuklinggau.   Kata Kunci: Peran Penyuluh, Kelompok Perikanan, Pelaku Usaha, Lubuklinggau

Heri Wahyudi (Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka); Lis M Yapanto (Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka); Widariani (Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1348 – 1354
[PDF]
502 SISTEM ZAKAT DI NEGARA MAROKO
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the zakat management system in Morocco by comparing it with institutional zakat models in other Muslim countries such as Indonesia and Malaysia. The research uses a literature review method by examining various secondary sources including national and international scientific journals indexed in SINTA, Scopus, and Web of Science, as well as theses and dissertations from university repositories. The study focuses on institutional aspects, collection mechanisms, and zakat distribution along with their implications for poverty alleviation effectiveness. The results show that zakat practices in Morocco are still voluntary and not supported by a centralized institutional system, in contrast to countries such as Indonesia and Malaysia which have established official institutions and more structured management systems. This condition creates challenges in terms of transparency, accountability, and optimization of zakat distribution, thereby limiting its effectiveness in reducing poverty. In contrast, countries with centralized systems tend to have more efficient, coordinated, and measurable management. Therefore, this study recommends the establishment of a national zakat institution in Morocco that can integrate the collection and distribution processes in a professional, transparent, and accountable manner to enhance the role of zakat in social and economic development.   Keywords: Zakat Morocco, Zakat Institution, Transparency, Accountability, Poverty Alleviation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan zakat di Maroko dengan membandingkannya dengan model kelembagaan zakat di beberapa negara Muslim lain seperti Indonesia dan Malaysia. Penelitian menggunakan metode tinjauan pustaka atau literature review dengan mengkaji berbagai sumber sekunder berupa jurnal ilmiah nasional dan internasional yang terindeks SINTA, Scopus, dan Web of Science, serta tesis dan disertasi dari repositori universitas. Fokus kajian terletak pada aspek kelembagaan, mekanisme pengumpulan, serta distribusi zakat dan implikasinya terhadap efektivitas pengentasan kemiskinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik zakat di Maroko masih bersifat sukarela dan belum didukung oleh sistem kelembagaan yang terpusat, berbeda dengan negara seperti Indonesia dan Malaysia yang telah memiliki lembaga resmi dan sistem pengelolaan yang lebih terstruktur. Kondisi ini menyebabkan tantangan dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan optimalisasi distribusi zakat, sehingga efektivitasnya dalam mengurangi kemiskinan belum maksimal. Sebaliknya, negara dengan sistem terpusat cenderung memiliki pengelolaan yang lebih efisien, terkoordinasi, dan terukur. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pembentukan lembaga zakat nasional di Maroko yang mampu mengintegrasikan proses pengumpulan dan distribusi zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan peran zakat dalam pembangunan sosial dan ekonomi.   Kata Kunci: Zakat Maroko, Kelembagaan Zakat, Transparansi, Akuntabilitas, Pengentasan Kemiskinan

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Syukry El Hanif Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1861-1866
[PDF]
503 ANALISIS DAMPAK POTONGAN KOMISI PLATFORM TERHADAP PENDAPATAN PENGEMUDI OJEK ONLINE
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the impact of platform commission deductions on the income of online motorcycle taxi drivers in Indonesia using a descriptive qualitative approach through a literature review of various sources such as scientific journals and official reports. The study focuses on the revenue sharing mechanism between platforms and drivers and its implications for economic welfare. The results show that commission cuts of 15 to 20 percent applied by platforms such as Gojek and Grab have a significant impact on reducing drivers’ net income. This impact is more pronounced during off peak hours and adverse weather conditions that reduce service demand. These conditions affect income stability and the ability of drivers to meet their daily needs. From an Islamic economics perspective high commission deductions are considered not fully aligned with the principle of justice or al adl and may create imbalance in the partnership between platforms and drivers. In addition lack of transparency in income calculation systems remains a frequently reported issue. Therefore this study recommends improving transparency in income reporting establishing minimum fare regulations and providing fair performance based incentives to enhance driver welfare and support more sustainable gig economy policies in Indonesia.   Keywords: Commission Fees, Income, Online Motorcycle Taxi, Gig economy, Islamic Economics Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak potongan komisi platform terhadap pendapatan pengemudi ojek online di Indonesia dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah dan laporan resmi. Fokus penelitian terletak pada mekanisme pembagian hasil antara platform dan pengemudi serta implikasinya terhadap kesejahteraan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potongan komisi sebesar 15% hingga 20% yang diterapkan oleh platform seperti Gojek dan Grab berdampak signifikan terhadap penurunan pendapatan bersih pengemudi. Dampak ini semakin dirasakan pada kondisi tertentu seperti jam sepi dan cuaca buruk yang menyebabkan rendahnya permintaan layanan. Kondisi tersebut berpengaruh pada stabilitas pendapatan serta kemampuan pengemudi dalam memenuhi kebutuhan sehari hari. Dari perspektif ekonomi syariah praktik potongan komisi yang tinggi dinilai belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan (al adl) dan berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan dalam hubungan kerja sama antara platform dan pengemudi. Selain itu kurangnya transparansi dalam sistem perhitungan pendapatan juga menjadi permasalahan yang sering dikeluhkan. Oleh karena itu penelitian ini merekomendasikan peningkatan transparansi laporan pendapatan penetapan regulasi tarif minimum serta pemberian insentif berbasis kinerja yang lebih adil guna meningkatkan kesejahteraan pengemudi dan mendukung kebijakan industri gig economy yang lebih berkelanjutan di Indonesia.   Kata Kunci: Potongan Komisi, Pendapatan, Ojek Online, Gig Economi, Ekonomi Syariah

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Syukry El Hanif Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1855-1860
[PDF]
504 PERAN PROGRAM MAKAN GIZI GRATIS DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the role of the Free Nutritious Meal Program in supporting national food security in Indonesia, which encompasses not only food availability but also access, nutritional quality, and the stability of community consumption. The research employs a descriptive qualitative approach using the Analytic Network Process (ANP) method to identify key factors and determine strategic priorities in program implementation. Data were collected through interviews and questionnaires based on expert judgment, as well as documentation studies from various official sources. The results indicate that the program significantly contributes to improving access to nutritious food, particularly for vulnerable groups, strengthening local food supply chains through increased demand for domestic agricultural products, and promoting the empowerment of farmers and small and medium enterprises. In addition, the program plays an important role in maintaining food consumption stability, reducing the risk of food insecurity, and enhancing community welfare. However, its successful implementation is influenced by several key factors, including government policy consistency, budget availability, the quality of human resources, and the effectiveness of distribution and monitoring systems. Therefore, strong synergy among stakeholders is essential to ensure the sustainability and optimization of the program in supporting national food security in a sustainable manner.   Keywords: Programme MBG, Food Security, Analytic Network Process, Food Supply Chain, MSME Empowerment Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Program Makan Bergizi Gratis dalam mendukung ketahanan pangan nasional di Indonesia, yang tidak hanya mencakup aspek ketersediaan pangan tetapi juga akses, kualitas gizi, dan stabilitas konsumsi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analytic Network Process (ANP) untuk mengidentifikasi faktor kunci serta menentukan prioritas strategi dalam implementasi program. Data diperoleh melalui wawancara dan kuesioner berbasis expert judgement serta studi dokumentasi dari berbagai sumber resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berkontribusi signifikan dalam meningkatkan akses terhadap pangan bergizi, khususnya bagi kelompok rentan, memperkuat rantai pasok pangan lokal melalui peningkatan permintaan produk domestik, serta mendorong pemberdayaan petani dan pelaku UMKM. Selain itu, program ini juga berperan dalam menjaga stabilitas konsumsi pangan, mengurangi risiko kerawanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh beberapa faktor utama seperti kebijakan pemerintah, ketersediaan anggaran, kualitas sumber daya manusia, serta efektivitas sistem distribusi dan pengawasan, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi program dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.   Kata Kunci: Program MBG, Ketahanan Pangan, Analytic Network Process, Rantai Pasok Pangan, Pemberdayaan UMKM

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Riski Sahyuri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1848-1854
[PDF]
505 MANAJEMEN ZAKAT DI YORDANIA: SISTEM, KELEMBAGAAN, DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to comprehensively analyze zakat management in Jordan by highlighting the institutional system, management mechanisms, and its impact on socio-economic conditions. The research adopts a qualitative approach using a literature review method based on secondary sources such as scientific journals, official reports, and academic literature. The findings indicate that zakat management in Jordan is semi-formal, as it operates within a government regulatory framework but is not fully mandatory, making its implementation largely dependent on individual awareness. Institutionally, zakat is managed by a national body in collaboration with local committees, creating synergy between the government and the community in the collection and distribution processes. In practice, zakat is not only distributed in a consumptive form to meet basic needs but is also developed through productive programs such as microfinance and skills training to enhance the economic independence of beneficiaries. This management has contributed to poverty reduction and improved social welfare, although it is not yet optimal. This is due to the underutilized potential of zakat collection and the distribution still being dominated by consumptive assistance. Therefore, stronger regulations, improved transparency, and innovative empowerment-based programs are needed to optimize the role of zakat as a social welfare instrument in Jordan.   Keywords: Zakat Management, Jordan, Institutional System, Social Impact, Poverty Reduction   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif manajemen zakat di Yordania dengan menyoroti sistem kelembagaan, mekanisme pengelolaan, serta dampaknya terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, laporan resmi, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di Yordania bersifat semi formal karena berada dalam kerangka regulasi pemerintah namun tidak sepenuhnya bersifat wajib, sehingga pelaksanaannya masih bergantung pada kesadaran individu. Secara kelembagaan, zakat dikelola oleh lembaga nasional yang bekerja sama dengan komite lokal, menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam penghimpunan dan pendistribusian. Dalam implementasinya, zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk konsumtif untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga dikembangkan melalui program produktif seperti pembiayaan usaha mikro dan pelatihan keterampilan guna meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik. Pengelolaan zakat ini terbukti berkontribusi terhadap penurunan tingkat kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, meskipun belum optimal. Hal ini disebabkan oleh potensi penghimpunan zakat yang belum dimaksimalkan serta distribusi yang masih didominasi bantuan konsumtif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan transparansi, serta inovasi program berbasis pemberdayaan ekonomi agar zakat dapat berfungsi lebih optimal sebagai instrumen kesejahteraan sosial di Yordania.   Kata Kunci: Manajemen Zakat, Yordania, Sistem Kelembagaan, Dampak Ssosial, Pengetasan Kemiskinan

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Riski Sahyuri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1812-1817
[PDF]
506 PERAN OLIGARKI DALAM PROYEK PANTAI INDAH INDAH KAPUK 2 (PIK 2) DAN KERUGIAN YANG DIALAMI NEGARA INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: This study examines the role of oligarchy in the Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) project and the economic impacts arising from the mismatch between policy and its implementation in practice. PIK 2 is a large scale urban development project designed to increase regional revenue through property taxes and development contributions. However the planning and permitting processes are dominated by oligarchic networks that control a significant portion of the land and receive special permits as well as subsidized financing. The study finds that land rezoning increases market value in an artificial manner. Most of the gains are transferred to oligarchic landowners through low royalty mechanisms. In addition fiscal subsidies in the form of soft loans increase the fiscal burden on the state. By analyzing financing mechanisms rezoning practices and the resulting fiscal losses this study highlights the inconsistency between policy rhetoric on transparency and sustainability and the realities in practice. This condition leads to economic losses for the state and social impacts on surrounding communities. The study also provides policy recommendations to improve the management of PPP projects in Indonesia. These recommendations include reforming royalty mechanisms and implementing higher land value taxation.   Keywords: Oligarchy, Pantai Indah Kapuk 2, Fiscal Losses, Social and Economic Impacts, Infrastructure Projects Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran oligarki dalam proyek Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) serta dampak ekonomi yang timbul akibat ketidaksesuaian antara kebijakan dan praktik di lapangan. PIK 2 merupakan proyek pengembangan kawasan perkotaan berskala besar yang dirancang untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak properti dan kontribusi pembangunan. Namun proses perencanaan dan perizinan proyek ini didominasi oleh jaringan oligarki yang menguasai sebagian besar lahan serta memperoleh izin khusus dan pembiayaan bersubsidi. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa rezoning lahan meningkatkan nilai pasar tanah secara artifisial. Sebagian besar keuntungan tersebut dialihkan kepada pemilik oligarki melalui mekanisme royalti yang rendah. Selain itu subsidi fiskal dalam bentuk pinjaman lunak turut memperbesar beban fiskal negara. Melalui analisis terhadap mekanisme pembiayaan rezoning serta kerugian fiskal yang timbul penelitian ini menyoroti adanya ketidaksesuaian antara retorika kebijakan mengenai transparansi dan keberlanjutan dengan realitas di lapangan. Kondisi ini mengakibatkan kerugian ekonomi bagi negara serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperbaiki pengelolaan proyek PPP di Indonesia. Rekomendasi tersebut mencakup reformasi mekanisme royalti dan penerapan pajak nilai tanah yang lebih tinggi.   Kata Kunci: Dampak Sosial dan Ekonomi, Kerugian Fiskal, Oligarki, Pantai Indah Kapuk 2, Proyek Infrastruktur

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Muhammad Hanafi Kadir (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1806-1811
[PDF]
507 ZAKAT SEBAGAI INSTRUMEN REDISTRIBUSI EKONOMI DI NEGARA KUWAIT: STRUKTUR, KEPATUHAN, DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI
Lihat Abstrak

Abstract: The role of zakat as an instrument of economic redistribution in Kuwait is examined with a focus on institutional structure, compliance levels, and socio-economic impacts. Despite the country’s high income from oil exports, income inequality remains a concern, as reflected in a Gini coefficient of 0.38 in 2022. The enactment of the Zakat Law in 2020 led to the establishment of the Kuwait Zakat Authority (KZA)  and the introduction of key reforms, including mandatory corporate zakat, an integrated digital platform, and the allocation of funds for healthcare, education, and food assistance. However, compliance with zakat obligations remains relatively low, particularly among corporations. Economic, socio-cultural, and institutional factors are identified as the main determinants of zakat compliance. Zakat has contributed to improving access to healthcare and education services, yet its impact on poverty reduction at the macro level remains limited. Based on these findings, several recommendations are proposed, including enhancing transparency, providing fiscal incentives for compliant entities, and integrating zakat and tax data systems to improve the overall efficiency and effectiveness of zakat management.   Keywords: Zakat, Kuwait, Islamic Economics, Economic Diversification, Zakat Policy Abstrak: Penelitian ini membahas peran zakat sebagai instrumen redistribusi ekonomi di negara Kuwait dengan fokus pada struktur kelembagaan tingkat kepatuhan dan dampak sosial ekonomi. Meskipun Kuwait memiliki pendapatan tinggi dari ekspor minyak, ketimpangan pendapatan masih menjadi perhatian, hal ini ditunjukkan pada hasil coefficient gini sebesar 0,38 pada tahun 2022. Zakat sebagai kewajiban dalam Islam memiliki potensi sebagai alat efektif untuk mengurangi ketimpangan. Sejak disahkannya Undang-Undang Zakat pada tahun 2020 yang membentuk Kuwait Zakat Authority (KZA)  negara ini memperkenalkan kebijakan baru seperti wajib zakat korporat platform digital terpadu dan alokasi dana untuk sektor kesehatan, pendidikan, serta bantuan pangan. Namun, kepatuhan terhadap kewajiban zakat masih rendah terutama di sektor korporat. Penelitian ini berfokus pada tiga faktor utama yang mempengaruhi kepatuhan zakat yaitu faktor ekonomi, sosial-budaya, dan institusional. Penelitian ini juga menganalisis kontribusi zakat terhadap pengurangan kemiskinan dan pembiayaan program sosial yang mendukung visi 2035 Kuwait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat mampu meningkatkan akses layanan kesehatan dan pendidikan tetapi dampaknya terhadap pengentasan kemiskinan secara makro masih terbatas. Dari hasil analisis penelitian ini merekomendasikan peningkatan transparansi pemberian insentif fiskal bagi perusahaan yang patuh serta integrasi data antara sistem zakat dan pajak untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas program zakat.   Kata Kunci: Zakat, Kuwait, Ekonomi Islam, Diversifikasi Ekonomi, Kebijakan Zakat

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Muhammad Hanafi Kadir (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1800-1805
[PDF]
508 PENGARUH PERKEMBANGAN EKONOMI DIGITAL TERHADAP DAYA SAING UMKM DI INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the impact of digital economic development on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The focus of the study includes identifying supporting and inhibiting factors in digital economic development that affect the competitiveness of micro, small, and medium enterprises, as well as providing practical policy recommendations for the government and related parties. The research method used is a literature review, which synthesizes findings from scientific journals, government reports, and related research to provide an in-depth overview of this topic, as well as to explore research gaps related to the specific influence of the digital economy on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The results of the study show that the digital economy provides great opportunities for micro, small, and medium enterprises, such as wider market access, increased operational efficiency, and export capabilities, but faces major challenges such as the digital divide, high technology costs, and a lack of digital literacy. The main supporting factors include the Proudly Made in Indonesia National Movement program, while inhibiting factors such as difficulties in accessing technology and capital remain major obstacles. The study concludes that although the digital economy has great potential, the challenges faced by micro, small, and medium enterprises require the active role of the government in optimizing digitization policies and reducing the digital divide. Practical policy recommendations include digital training, technology incentives, and increased access to capital to support micro, small, and medium enterprises in adapting to the digital economy.   Keywords: Digital Economy, MSME Competitiveness, Digital Transformation, Indonesia, Policy Recommendations   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sistem zakat di Qatar dan Indonesia dari aspek regulasi, kelembagaan, mekanisme pengelolaan, dan efektivitas distribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat. Qatar sebagai negara berpendapatan tinggi dengan sistem zakat yang terintegrasi dalam kebijakan sosial negara, menunjukkan model filantropi Islam yang didukung penuh oleh pemerintah dan lembaga resmi seperti Ministry of Awqaf and Islamic Affairs serta Qatar Charity. Sementara itu, Indonesia menerapkan sistem zakat dengan dualisme kelembagaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berperan penting dalam memberdayakan masyarakat miskin. Metode penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif, menggunakan sumber data sekunder dari laporan resmi lembaga zakat, jurnal akademik, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem zakat di Qatar lebih terpusat dan terintegrasi dengan kebijakan negara, sementara di Indonesia lebih partisipatif dan berbasis masyarakat. Namun, tingkat efektivitas penyaluran zakat di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam aspek transparansi, digitalisasi, dan pemerataan distribusi. Kajian ini merekomendasikan sinergi antara model Qatar yang terpusat dan model Indonesia yang berbasis partisipatif untuk menciptakan sistem zakat yang lebih adaptif dan inklusif di era ekonomi modern.   Kata Kunci: Ekonomi Digital, Daya Saing UMKM, Transformasi Digital Ekonomi, Indonesia, Rekomendasi Kebijakan

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Hasan Rahman Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1793-1799
[PDF]
509 MODEL MANAJEMEN ZAKAT DI ARAB SAUDI: AKUNTABILITAS, TRANSPARANSI, DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the zakat management model implemented in Saudi Arabia, examine the application of accountability and transparency principles in the process of collecting, managing, and distributing zakat, and assess the socioeconomic impact on community welfare and poverty alleviation. The method used is a literature review, which involves analyzing scientific publications, journals, and related reports to develop a solid conceptual framework. The main findings show that the zakat management model in Saudi Arabia, which is managed by the Zakat, Tax, and Customs Authority (ZATCA), implements a centralized and integrated system with the support of digital technology, layered audits, and the separation of fund collection and distribution. The implementation of accountability through internal-external audit mechanisms and transparency via blockchain and public dashboards has increased efficiency, public trust, and muzakki participation. The socioeconomic impact includes a reduction in poverty rates, the empowerment of mustahik through productive programs, and contributions to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) in the fields of education and health. The conclusion of this study emphasizes the effectiveness of the Saudi Arabian model as a reference for other countries in optimizing zakat as an instrument of social justice. Recommendations include empirical field studies and comparative analysis to deepen understanding of microeconomic impacts. This study contributes to the literature by filling the knowledge gap on the holistic evaluation of national zakat governance in the era of digitalization   Keywords: Zakat Saudi Arabia, Accountability, Transparency, Socioeconomic Impact   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model manajemen zakat yang diterapkan di Arab Saudi, mengkaji penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam proses pengumpulan, pengelolaan, serta pendistribusian zakat, serta menilai dampak sosial ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Metode yang digunakan adalah literature review, yang melibatkan analisis terhadap publikasi ilmiah, jurnal, dan laporan terkait untuk menyusun kerangka konseptual yang kokoh. Temuan utama menunjukkan bahwa model manajemen zakat di Arab Saudi, yang dikelola oleh Zakat, Tax, dan Customs Authority (ZATCA), menerapkan sistem terpusat dan terintegrasi dengan dukungan teknologi digital, audit berlapis, serta pemisahan penghimpunan dan pendistribusian dana. Penerapan akuntabilitas melalui mekanisme audit internal-eksternal dan transparansi via blockchain serta dashboard publik telah meningkatkan efisiensi, kepercayaan masyarakat, dan partisipasi muzakki. Dampak sosial ekonomi mencakup penurunan angka kemiskinan, pemberdayaan mustahik melalui program produktif, serta kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang pendidikan dan kesehatan. Kesimpulan penelitian ini menekankan efektivitas model Arab Saudi sebagai referensi bagi negara lain dalam mengoptimalkan zakat sebagai instrumen keadilan sosial. Rekomendasi meliputi studi empiris lapangan dan analisis komparatif untuk memperdalam pemahaman dampak mikro-ekonomi. Penelitian ini berkontribusi terhadap literatur dengan mengisi gap pengetahuan tentang evaluasi holistik tata kelola zakat nasional dalam era digitalisasi.   Kata Kunci: Zakat, Arab Saudi, Akuntabilitas, Transparansi, Dampak Sosial Ekonomi

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Hasan Rahman Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1787-1792
[PDF]
510 PARADOKS EKSPOR BIOMASSA: KEHILANGAN HUTAN, BERTAHANNYA TAMBANG BATUBARA, DAN KETIDAKBERUBAHAN KARBON
Lihat Abstrak

Abstract: The global energy transition has driven increased use of biomass as a renewable energy source, particularly in the form of wood pellets traded across countries. Indonesia, with its vast tropical forest resources, is positioned as one of the world’s major biomass suppliers. However, several policy paradoxes emerge. The rise in biomass exports occurs alongside the continued dominance of coal in the national energy mix, ongoing forest degradation, and increasing vulnerability to ecological disasters such as floods, as seen in Aceh and other regions of Sumatra. This article aims to analyze the paradox of biomass exports in Indonesia by linking the dynamics of renewable energy trade, forest sector sustainability, coal dominance, and their implications for carbon emissions and hydrometeorological disaster risks. The study uses a qualitative approach through literature review and policy analysis of the energy and forestry sectors. The findings indicate that without strict biomass governance and integrated energy–environment policies, biomass exports risk creating an illusion of a global energy transition. Importing countries benefit from statistical emission reductions, while Indonesia bears the ecological burden in the form of deforestation, watershed degradation, and increased flood risk. This study emphasizes that biomass cannot be viewed as a single climate solution and is expected to contribute academically and inform policy strategies for energy transition.   Keywords: Biomassa, Coal, Deforestation, Flooding, Carbon Emissions, Energy Transition.   Abstrak: Transisi energi global mendorong peningkatan pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan, khususnya dalam bentuk pelet kayu yang diperdagangkan lintas negara. Indonesia, dengan kekayaan sumber daya hutan tropis, diposisikan sebagai salah satu pemasok utama biomassa dunia. Namun, ada beberapa paradoks kebijakan. Peningkatan ekspor biomassa berlangsung bersamaan dengan bertahannya dominasi batubara dalam bauran energi nasional, degradasi hutan, serta meningkatnya kerentanan wilayah terhadap bencana ekologis seperti banjir, sebagaimana tercermin dalam kasus banjir di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya. Artikel ini bertujuan menganalisis paradoks ekspor biomassa di Indonesia dengan mengaitkan dinamika perdagangan energi terbarukan, keberlanjutan sektor kehutanan, dominasi batubara, dan implikasinya terhadap emisi karbon serta risiko bencana hidrometeorologi . Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis kebijakan terhadap sektor energi dan kehutanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tanpa tata kelola biomassa yang ketat dan integrasi kebijakan energi lingkungan, ekspor biomassa berpotensi menciptakan ilusi transisi energi global. Negara pengimpor memperoleh manfaat statistik pengurangan emisi, sementara Indonesia menanggung beban ekologis berupa deforestasi, kerusakan daerah aliran sungai, dan meningkatnya risiko banjir. Studi ini menegaskan bahwa biomassa tidak dapat dipandang sebagai solusi iklim tunggal dan diharapkan dapat menjadi kontribusi akademik dan rujukan kebijakan dalam merumuskan strategi transisi energi.   Kata Kunci: Biomassa, Batubara, Deforestasi, Banjir, Emisi Karbon, Transisi Energi.

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Dita Aidila Syaharani Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1781-1786
[PDF]
511 ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM ZAKAT DI QATAR DAN INDONESIA: PERSPEKTIF REGULASI, PENGELOLAAN, DAN DISTRIBUSI
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the impact of digital economic development on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The focus of the study includes identifying supporting and inhibiting factors in digital economic development that affect the competitiveness of micro, small, and medium enterprises, as well as providing practical policy recommendations for the government and related parties. The research method used is a literature review, which synthesizes findings from scientific journals, government reports, and related research to provide an in-depth overview of this topic, as well as to explore research gaps related to the specific influence of the digital economy on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The results of the study show that the digital economy provides great opportunities for micro, small, and medium enterprises, such as wider market access, increased operational efficiency, and export capabilities, but faces major challenges such as the digital divide, high technology costs, and a lack of digital literacy. The main supporting factors include the Proudly Made in Indonesia National Movement program, while inhibiting factors such as difficulties in accessing technology and capital remain major obstacles. The study concludes that although the digital economy has great potential, the challenges faced by micro, small, and medium enterprises require the active role of the government in optimizing digitization policies and reducing the digital divide. Practical policy recommendations include digital training, technology incentives, and increased access to capital to support micro, small, and medium enterprises in adapting to the digital economy.   Keywords: Zakat Management, Institutional Framework, Distribution Effectiveness, Islamic Philanthropy, Public Policy   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sistem zakat di Qatar dan Indonesia dari aspek regulasi, kelembagaan, mekanisme pengelolaan, dan efektivitas distribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat. Qatar sebagai negara berpendapatan tinggi dengan sistem zakat yang terintegrasi dalam kebijakan sosial negara, menunjukkan model filantropi Islam yang didukung penuh oleh pemerintah dan lembaga resmi seperti Ministry of Awqaf and Islamic Affairs serta Qatar Charity. Sementara itu, Indonesia menerapkan sistem zakat dengan dualisme kelembagaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berperan penting dalam memberdayakan masyarakat miskin. Metode penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif, menggunakan sumber data sekunder dari laporan resmi lembaga zakat, jurnal akademik, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem zakat di Qatar lebih terpusat dan terintegrasi dengan kebijakan negara, sementara di Indonesia lebih partisipatif dan berbasis masyarakat. Namun, tingkat efektivitas penyaluran zakat di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam aspek transparansi, digitalisasi, dan pemerataan distribusi. Kajian ini merekomendasikan sinergi antara model Qatar yang terpusat dan model Indonesia   Kata Kunci: Manajemen  Zakat,   Kerangka  Kelembagaan,   Efektivitas   Distribusi, Filantropi Islam, Kebijakan Publik

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Dita Aidila Syaharani Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1774-1780
[PDF]
512 ANALISIS FENOMENA PENGOPLOSAN PERTAMAX : STUDI KUALITATIF TENTANG DAMPAK DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to comprehensively analyze the phenomenon of Pertamax fuel adulteration in Indonesia and examine its impacts on consumers and the national economy. This issue is considered critical as it is directly related to energy quality, consumer protection, and public trust in the fuel distribution system. The research employs a literature study method with a qualitative approach through a Systematic Literature Review, drawing on various scientific sources, official reports, and relevant regulations to obtain a thorough and in-depth understanding. The findings indicate that fuel adulteration practices are carried out in an organized and systematic manner by exploiting weaknesses in the energy distribution and monitoring system, making them difficult to detect. The impacts are not only financial losses for consumers due to reduced fuel quality but also negative effects on vehicle performance and increased maintenance costs. Furthermore, these practices lead to a decline in public trust in national energy institutions and cause significant economic losses to the state due to distribution distortions and potential subsidy leakage. In addition, fuel adulteration constitutes a violation of consumer rights, particularly the right to accurate information and proper product quality. Therefore, strategic measures are required, including strengthening regulations, improving distribution monitoring systems.   Keywords: Fuel Adulteration Pertamax, Consumer Protection, Public Trust, Energy Governance, Distribution Monitoring   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif fenomena pengoplosan BBM Pertamax di Indonesia serta mengkaji dampak yang ditimbulkannya terhadap konsumen dan perekonomian nasional. Fenomena ini menjadi isu krusial karena berkaitan langsung dengan kualitas energi, perlindungan konsumen, serta kepercayaan publik terhadap sistem distribusi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review yang mengacu pada berbagai sumber ilmiah, laporan resmi, serta regulasi terkait guna memperoleh gambaran yang menyeluruh dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengoplosan BBM dilakukan secara terorganisir dan sistematis dengan memanfaatkan celah dalam sistem pengawasan dan distribusi energi, sehingga sulit terdeteksi secara langsung. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerugian finansial bagi konsumen akibat kualitas bahan bakar yang menurun, tetapi juga berdampak pada performa kendaraan serta meningkatkan biaya perawatan. Selain itu, praktik ini turut menyebabkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap institusi energi nasional dan menimbulkan kerugian ekonomi negara dalam skala besar akibat distorsi distribusi dan potensi kebocoran subsidi. Lebih lanjut, pengoplosan BBM juga merupakan pelanggaran terhadap hak konsumen, khususnya terkait hak atas informasi yang benar dan jaminan kualitas produk yang layak. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa penguatan regulasi, peningkatan sistem pengawasan distribusi, pemanfaatan teknologi dalam monitoring.   Kata Kunci: Pengoplosan BBM Pertamax, Perlindungan Konsumen, Kepercayaan Publik, Tata Kelola Energi, Pengawasan Distribusi

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Ayna Azzahra (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1767-1773
[PDF]
513 MANAJEMEN ZAKAT DI NEGARA MESIR
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to provide a comprehensive analysis of the zakat management system in Egypt, focusing on its institutional structure as well as the mechanisms of zakat collection and distribution as an important instrument in Islamic social finance to support social welfare and reduce economic inequality. The research uses a literature study method with a Systematic Literature Review approach, drawing data from scientific journals, academic books, and official documents to ensure a comprehensive and reliable analysis. The results show that zakat in Egypt is voluntary and not mandated by the state, yet its management remains relatively well-organized through formal institutions such as Islamic banks, charitable organizations, and community-based social institutions, creating a balance between accountability and flexibility in its distribution. The potential of zakat in Egypt is quite significant, reaching approximately one percent of the gross domestic product, indicating its strategic role in supporting socio-economic development; however, its utilization has not been fully optimized, particularly in reducing poverty and addressing income inequality. This limitation is influenced by several factors, including weak coordination among institutions, differences in governance standards, and limited integration with national development policies, thus highlighting the need for stronger coordination, improved regulatory frameworks, and enhanced policy support to ensure that zakat can function more effectively and sustainably in promoting socio-economic development in Egypt.   Keywords: Zakat, Zakat Management, Egypt, Social Welfare, Poverty, Institutional System.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis komprehensif mengenai sistem manajemen zakat di Mesir dengan fokus pada struktur kelembagaan serta mekanisme pengumpulan dan distribusi zakat sebagai instrumen penting dalam keuangan sosial Islam untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketimpangan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan Systematic Literature Review dengan sumber data yang berasal dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen resmi guna memastikan analisis yang komprehensif dan dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat di Mesir bersifat sukarela dan tidak diwajibkan oleh negara, namun pengelolaannya tetap terorganisasi dengan baik melalui lembaga formal seperti bank Islam, organisasi filantropi, dan lembaga sosial berbasis masyarakat sehingga menciptakan keseimbangan antara akuntabilitas dan fleksibilitas dalam penyalurannya. Potensi zakat di Mesir tergolong besar dengan capaian sekitar satu persen dari produk domestik bruto, yang menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung pembangunan sosial ekonomi; namun demikian, pemanfaatannya belum sepenuhnya optimal, terutama dalam mengurangi kemiskinan dan mengatasi ketimpangan pendapatan. Keterbatasan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lemahnya koordinasi antar lembaga, perbedaan standar tata kelola, serta rendahnya integrasi dengan kebijakan pembangunan nasional, sehingga diperlukan peningkatan koordinasi, penguatan kerangka regulasi, dan dukungan kebijakan yang lebih optimal agar zakat dapat berfungsi secara lebih efektif dan berkelanjutan dalam mendorong pembangunan sosial ekonomi di Mesir.   Kata Kunci: Manajemen Zakat, Kesejahteraan Sosial, Kemiskinan, Sistem Institutional, Zakat

Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Ayna Azzahra (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1761-1766
[PDF]
514 PERAN KONSELOR PADA PENANGANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to examine the role of counselors in assisting children with special needs through a literature review approach. The method used is a literature review with content analysis techniques to identify, analyze, and synthesize various relevant previous research findings. Data sources were obtained from scientific journals, books, and academic publications discussing the concept of children with special needs and guidance and counseling services. The results of the study indicate that counselors play an important role in supporting the development of children with special needs in personal, social, academic, and career aspects. In the personal aspect, counselors help with emotional regulation, increasing self-confidence, and fostering independence. In the social aspect, counselors contribute to improving interaction skills and environmental adaptation. In the academic field, counselors assist in overcoming learning difficulties and optimizing students’ potential, while in the career field, counselors guide future planning based on the child’s interests and abilities. The forms of support provided include individual and group counseling services, collaboration with teachers and parents, and the development of programs tailored to the child’s needs. These roles have an impact on improving independence, social skills, discipline, and overall self-confidence of children with special needs. Keywords: Intervention, Special Needs, Counselor support.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran konselor dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Sumber data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan publikasi akademik yang membahas konsep ABK serta layanan bimbingan dan konseling. Hasil kajian menunjukkan bahwa konselor memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan ABK pada aspek pribadi, sosial, akademik, dan karir. Dalam aspek pribadi, konselor membantu pengelolaan emosi, peningkatan kepercayaan diri, dan kemandirian. Pada aspek sosial, konselor berperan dalam meningkatkan kemampuan interaksi dan adaptasi lingkungan. Dalam bidang akademik, konselor membantu mengatasi kesulitan belajar dan mengoptimalkan potensi siswa, sedangkan dalam bidang karir, konselor membimbing perencanaan masa depan sesuai minat dan kemampuan anak. Bentuk dukungan yang diberikan meliputi layanan konseling individu dan kelompok, kolaborasi dengan guru dan orang tua, serta penyusunan program sesuai kebutuhan anak. Peran tersebut berdampak pada peningkatan kemandirian, kemampuan sosial, kedisiplinan, serta kepercayaan diri ABK secara menyeluruh. Kata Kunci: Penanganan, Anak Berkebutuhan Khusus, Dukungan Konselor.

Romiaty Romiaty (Universitas Palangka Raya); Rapita Wulansari (Universitas Palangka Raya); Sri Mulyanto (Universitas Palangka Raya); Melinda Resvi (Universitas Palangka Raya); Niesha (Universitas Palangka Raya); Rahmah Safitri (Universitas Palangka Raya); Yosefa Efrida Angelina Manur (Universitas Palangka Raya) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 2514-2521
[PDF]
515 PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS GAMIFIKASI ZEP-QUIZ  PADA MATERI KETENAGAKERJAAN DI KELAS XI DI SMAN 1 PERCUT SEI TUAN
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to determine differences in student learning outcomes using the Zep-Quiz gamification-based digital learning media on Employment in grade XI students at SMAN 1 Percut Sei Tuan. This research is motivated by the importance of conceptual understanding for grade XI students studying Economics in an effort to improve the quality of the teaching and learning process. This study used a quasi-experimental design (Quasy Experiment) with a Non-Equivalent Control Group Design. The study population was all grade XI students. The sample was drawn using purposive sampling, consisting of two classes: an experimental class with 32 students and a control class with 34 students. The research instrument was a multiple-choice learning achievement test that had been tested for validity and reliability. Data analysis techniques used included prerequisite analysis (normality and homogeneity), hypothesis testing using the Mann-Whitney U Test, and effectiveness analysis using the N-Gain Score. The results showed that: (1) The initial conditions of students in both classes were normally and homogeneously distributed, thus equivalent; (2) There is a very significant difference between the learning outcomes of students using Zep-Quiz and those using conventional learning, as indicated by a significance value of 0.003 < 0.05; (3) The average post-test score for the experimental class reached 81.84 (above the Minimum Competency Minimum (KKM), while the score for the control class was 74.85; (4) The use of Zep-Quiz is considered very effective, with an average N-Gain Score of 0.6828 (in the moderate to high category), significantly better than the 0.4813 score for the control class; and (5) Improvements in learning outcomes occurred evenly across all students. Based on these results, it is recommended that teachers use this media as an alternative, engaging and effective learning innovation.    Keywords: Learning Media, Gamification, Zep-Quiz, Learning Outcomes, Employment.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran digital berbasis gamifikasi Zep-Quiz pada materi Ketenagakerjaan di Kelas XI SMAN 1 Percut Sei Tuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman konsep bagi siswa kelas XI yang mempelajari mata pelajaran Ekonomi dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasy Experiment) dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI. Sampel diambil menggunakan teknik Purposive Sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen sebanyak 32 orang dan kelas kontrol sebanyak 34 orang. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat analisis (normalitas dan homogenitas), uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney U Test, serta analisis efektivitas menggunakan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi awal siswa pada kedua kelas berdistribusi normal dan homogen, sehingga setara; (2) Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media Zep-Quiz dengan yang menggunakan pembelajaran konvensional, ditandai dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05; (3) Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen mencapai 81,84 (di atas KKM), sedangkan kelas kontrol 74,85; (4) Penggunaan media Zep-Quiz tergolong sangat efektif dengan rata-rata N-Gain Score sebesar 0,6828 (kategori sedang menuju tinggi), jauh lebih baik dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,4813; dan (5) Peningkatan hasil belajar terjadi secara merata di seluruh siswa. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar guru dapat menjadikan media ini sebagai alternatif inovasi pembelajaran yang menarik dan efektif.   Kata Kunci: Media Pembelajaran, Gamifikasi, Zep-Quiz, Hasil Belajar, Ketenagakerjaan.

Khairuddin E. Tambunan (Universitas Negeri Medan); Meutia Fahrani (Universitas Negeri Medan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1884-1890
[PDF]
516 PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN
Lihat Abstrak

Abstract: The low learning outcomes and critical thinking skills of students in Economics subjects indicate the need for the implementation of more active and innovative learning models. This study aims to analyze the differences in learning outcomes and critical thinking skills of students taught using the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Wordwall media with students taught using conventional learning. This study used a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The research sample consisted of two classes, each consisting of 36 students and was determined through a purposive sampling technique. The research instruments were in the form of a learning outcome test and a critical thinking ability questionnaire, while data analysis was carried out using the Independent Samples t-test. The results showed that there were significant differences between the experimental class and the control class. In the learning outcome variable, a significance value of 0.003 <0.05 was obtained with a calculated t of 3.034 > t table of 1.994, while in the critical thinking ability variable, a significance value of 0.001 <0.05 was obtained with a calculated t of 3.608 > t table of 1.994. Thus, learning using the Problem Based Learning model assisted by Wordwall media produces better learning outcomes and critical thinking skills compared to conventional learning.   Keywords: Learning Outcomes; Critical Thinking Skills; Problem Based Learning; Wordwall   Abstrak: Rendahnya hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Ekonomi menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang lebih aktif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Wordwall dengan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang masing-masing berjumlah 36 siswa dan ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dan angket kemampuan berpikir kritis, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada variabel hasil belajar diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05 dengan t hitung 3,034 > t tabel 1,994, sedangkan pada kemampuan berpikir kritis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dengan t hitung 3,608 > t tabel 1,994. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media Wordwall menghasilkan capaian hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional.   Kata Kunci: Hasil Belajar; Kemampuan Berpikir Kritis; Problem Based Learning; Wordwall

Muhammad Bukhori Dalimunthe (Universitas Negeri Medan); Nurita Pasaribu (Universitas Negeri Medan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1876-1883
[PDF]
517 PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBASIS PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS  X MAN LABUHANBATU
Lihat Abstrak

Abstract:   This study aims to develop economics teaching materials using the Make A Match learning model based on Problem Solving and to test its feasibility, practicality, and effectiveness in improving the learning outcomes of class X students of MAN Labuhanbatu. The type of research used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of the study were class X students with a sample of class X-G as the experimental class and X-I as the control class. Data collection techniques were carried out through observation, questionnaires, documentation, and tests (pre-test and post-test). The results of the study showed that the developed teaching materials were classified as very feasible with an average validation of ± 87%, and very practical based on the use test by students. From the aspect of effectiveness, there was a significant increase in learning outcomes, indicated by an average pre-test score of 57.33 increasing to 89.33 in the post-test, and an N-Gain value of 0.742 (high category). The results of the Independent Sample T-test showed a significant difference between the experimental class and the control class. Thus, teaching materials based on the Make-A-Match model integrated with problem-solving are effective in improving students' economics learning outcomes and encouraging active, collaborative, and meaningful learning. Keywords: Open-Ended Materials, Make-A-Match, Problem-Solving, Learning Outcomes Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar ekonomi menggunakan model pembelajaran Make A Match berbasis Problem Solving serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X MAN Labuhanbatu. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dengan sampel kelas X-G sebagai kelas eksperimen dan X-I sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dokumentasi, dan tes (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan tergolong sangat layak dengan rata-rata validasi sebesar ±87%, serta sangat praktis berdasarkan uji penggunaan oleh siswa. Dari aspek keefektifan, terjadi peningkatan hasil belajar yang signifikan, ditunjukkan oleh rata-rata nilai pre-test sebesar 57,33 meningkat menjadi 89,33 pada post-test, serta nilai N-Gain sebesar 0,742 (kategori tinggi). Hasil uji independent sample t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, bahan ajar berbasis model Make A Match terintegrasi Problem Solving efektif dalam meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa serta mendorong pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna. Kata Kunci: Bahan Ajar, Make A Match, Problem Solving, Hasil Belajar

Khairuddin E. Tambunan (Universitas Negeri Medan); Malvira Pohan (Universitas Negeri Medan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1867-1875
[PDF]
518 ANALISIS PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, DEBT TO ASSETRATIO & CURRENT RATIO TERHADAP NET PROFIT MARGINPADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR MAKANAN &MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021 - 2024
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to examine the effect of Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), and Current Ratio (CR) on Net Profit Margin (NPM) in food and beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2024 period. This research employs a quantitative method with a causal associative approach. The sample consists of 28 companies selected using purposive sampling, with secondary data. Data analysis is conducted using multiple linear regression. The results indicate that DER and CR have no significant effect on NPM, while DAR has a significant effect on NPM.   Keywords: Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM)   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Current Ratio (CR) terhadap Net Profit Margin (NPM) pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Sampel penelitian terdiri dari 28 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DER dan CR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPM, sedangkan DAR berpengaruh signifikan terhadap NPM.   Kata kunci: Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM)

Diana (STIE Pangeran Antasari); Helman (Universitas Prima Indonesia); Theresha Immanuel (Universitas Prima Indonesia); Angelita (Universitas Prima Indonesia); Charlin (Universitas Prima Indonesia) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1332 – 1341
[PDF]
519 CERITA BUDAYA DALAM PARIWISATA GASTRONOMI DI SUMATRA BARAT
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the role of cultural narratives in gastronomic tourism practices in West Sumatra, particularly in shaping tourists' perceptions, experiences, and interest in visiting. A qualitative research approach was used with in-depth interviews, participatory observation, and documentation techniques. The findings of this study show that cultural narratives in Minangkabau gastronomy are socially constructed through the transmission of traditional values and institutionalized culinary practices. The context of narrative tourism has undergone strategic changes to bridge the differences in the audience's backgrounds without losing its philosophical essence. Cultural stories are conveyed through interpersonal communication and structured interpretations in tour packages, which are then contextualized by tourists. Narratives have been proven to expand the gastronomic experience from mere sensory evaluation to a holistic experience, involving emotional, educational, aesthetic, and reflective dimensions.   Keywords: Gastronomic Tourism, Cultural Stories, and West Sumatra   Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran cerita budaya dalam praktik pariwisata gastronomi di Sumatera Barat, khususnya dalam membentuk persepsi, pengalaman, dan minat kunjungan wisatawan. Pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa cerita budaya dalam gastronomi Minangkabau dikonstruksi secara sosial melalui transmisi nilai adat dan praktik kuliner yang terinstitusionalisasi. Konteks pariwisata narasi mengalami perubahan strategis untuk menjembatani perbedaan latar belakang wisatawan tanpa menghilangkan esensi filosofisnya. Cerita budaya disampaikan melalui komunikasi interpersonal maupun interpretasi terstruktur dalam paket wisata, yang kemudian dimaknai secara kontekstual oleh wisatawan. Narasi terbukti memperluas pengalaman gastronomi dari sekadar evaluasi sensorik menjadi pengalaman yang holistik, melibatkan dimensi emosional, edukatif, estetis, dan reflektif.   Kata kunci: Pariwisata gastronomi, Cerita Budaya, dan Sumatra Barat

Ayang Khairunnisa (Institut Seni Indonesia Padangpanjang); Vidya Chandra Prashanty (Universitas Dharma Andalas); Muhammad Refki Novesar (Institut Seni Indonesia Padangpanjang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1323 – 1331
[PDF]
520 PENGUATAN KESIAPAN WARGA BINAAN MEMASUKI MASA BEBAS MELALUI PENDEKATAN MULTIDISIPLINER DI LAPAS NARKOTIKA YOGYAKARTA
Lihat Abstrak

Abstract: This community service program aims to strengthen the readiness of inmates at Yogyakarta Narcotics Prison who are approaching their release period. The project integrates psychological well-being training, spiritual reflection, entrepreneurship motivation, and augmented reality (AR) digital literacy. Methods included pre-assessment of psychological well-being (PWB), group discussions, reflective journaling, roleplay, motivational sessions, and practical AR workshops. Results indicate improvements in inmates’ self-acceptance, social relationships, autonomy, goal setting, entrepreneurial motivation, and basic AR content production skills. The multidisciplinary approach—combining psychology, theology, economics, and informatics—contributed significantly to inmates’ preparation for social reintegration. This model is recommended as a sustainable program for prisons with similar contexts.             Keywords: augmented reality; entrepreneurship literacy; inmates; psychological well-being; reintegration     Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan narapidana di Lapas Narkotika Yogyakarta yang mendekati masa pembebasannya. Proyek ini mengintegrasikan pelatihan kesejahteraan psikologis, refleksi spiritual, motivasi kewirausahaan, dan literasi digital augmented reality (AR). Metode yang digunakan dalam pengabdian ini, yaitu pra-penilaian kesejahteraan psikologis (PWB), diskusi kelompok, jurnal reflektif, permainan peran, sesi motivasi, dan lokakarya AR praktis. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan penerimaan diri narapidana, hubungan sosial, otonomi, penetapan tujuan hidup, motivasi kewirausahaan, dan keterampilan produksi konten AR dasar. Pendekatan multidisiplin—menggabungkan psikologi, teologi, ekonomi, dan informatika—berkontribusi secara signifikan pada persiapan narapidana untuk reintegrasi sosial. Model ini direkomendasikan sebagai program berkelanjutan untuk Lembaga Pemasyarakatan dengan konteks serupa.   Kata kunci: augmented reality; literasi kewirausahaan; warga binaan; kesejahteraan psikologis; reintegrasi

; (Universitas Sanata Dharma); Rita Widiarti; Rita Widiarti (Universitas Sanata Dharma); Anastasia ; Anastasia (Universitas Sanata Dharma); Anastasia Rita Widiarti; Anastasia Rita Widiarti (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Widyastuti; Widyastuti (Universitas Sanata Dharma); Dewi ; Dewi (Universitas Sanata Dharma); Dewi Widyastuti; Dewi Widyastuti (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Sinungharjo; Sinungharjo (Universitas Sanata Dharma); F.X. ; F.X. (Universitas Sanata Dharma); F.X. Sinungharjo; F.X. Sinungharjo (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Wuri; Wuri (Universitas Sanata Dharma); Josephine ; Josephine (Universitas Sanata Dharma); Josephine Wuri; Josephine Wuri (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Rini Hardanti; Rini Hardanti (Universitas Sanata Dharma); Yuliana ; Yuliana (Universitas Sanata Dharma); Yuliana Rini Hardanti; Yuliana Rini Hardanti (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Wahyu Estining Rahayu; Wahyu Estining Rahayu (Universitas Sanata Dharma); Caecilia ; Caecilia (Universitas Sanata Dharma); Caecilia Wahyu Estining Rahayu; Caecilia Wahyu Estining Rahayu (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Ndaru Rosita; Ndaru Rosita (Universitas Sanata Dharma); Febriana ; Febriana (Universitas Sanata Dharma); Febriana Ndaru Rosita; Febriana Ndaru Rosita (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Sancaya D. P; Sancaya D. P (Universitas Sanata Dharma); Olga ; Olga (Universitas Sanata Dharma); Olga Sancaya D. P; Olga Sancaya D. P (Universitas Sanata Dharma); Bernardus Agus Rukiyanto (Universitas Sanata Dharma) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 6 No 1 (2026)
Hal: 1 - 5
[PDF]

Jurnal yang Kami Kelola

Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.

SINTA 4

Journal of Science and Social Research

Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.

ISSN 2615-4307 (Print) ISSN 2615-3262 (Online)

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat

Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).

ISSN 2776-7647

Jurnal Pena Edukasi

Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.

ISSN 2407-0769 (Print) ISSN 2549-4694 (Online)
SINTA 6

Jurnal TEKNISI

Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).

E-ISSN 2775-0965

Jurnal Global Edukasi

Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.

ISSN 2597-873X (Print) ISSN 2614-5588 (Online)

Keunggulan Portal Kami

Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.

Open Access

Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.

Peer Review

Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

Terakreditasi

Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.

Terindeks Luas

Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.

Proses Cepat

Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.

Lisensi CC

Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.

Tertarik Mempublikasikan Riset Anda?

Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.

Terindeks & Diakui Oleh
BRIN GARUDA OneSearch Scilit BASE Dimensions Anjani
Pesan notifikasi