Dashboard 52 Jurnal Keunggulan Tentang Kami
Kirim Naskah
Open Access Journal Portal

Portal Jurnal Ilmiah
Goretan Pena

Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.

5
Jurnal Aktif
2
Terakreditasi SINTA
6
Indeksasi
OA
Open Access
Scroll

Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
581 Analisis Strategi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi di Madrasah Ibtidaiyah
Lihat Abstrak

Abstract: Qur’anic learning in Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary schools) often encounters challenges related to students’ low motivation and limited memorization ability, which are frequently associated with monotonous and teacher-centered instructional approaches. This study aims to analyze the implementation and effectiveness of the Ummi method in improving students’ engagement and Qur’anic learning outcomes. A qualitative case study approach was employed at MI Hidayatul Islam, Purwakarta, involving three certified Qur’an teachers, a tahfidz coordinator, and 20 early-grade students. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Ummi method enhances students’ active participation and memorization fluency through structured learning stages, including tartil, tahfidz, tahsin, and tahriim. The effectiveness of the method is supported by the integration of interactive visual media, rhythmic murottal recitation, narrative-based motivational strategies, individualized guidance, and a sharia-based reward system. These findings highlight the importance of combining structured pedagogical strategies with affective and collaborative learning environments to improve Qur’anic literacy among elementary-level students.Keywords: memorization learning; Qur’anic learning; Ummi method.           Abstrak: Pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah sering menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi belajar dan keterbatasan kemampuan hafalan siswa, yang umumnya dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran yang monoton dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas metode Ummi dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar Al-Qur’an pada siswa sekolah dasar Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di MI Hidayatul Islam, Purwakarta. Subjek penelitian meliputi tiga guru Al-Qur’an bersertifikasi Ummi, seorang koordinator tahfidz, serta 20 siswa fase awal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Ummi mampu meningkatkan partisipasi aktif dan kelancaran hafalan siswa melalui tahapan pembelajaran yang sistematis, yaitu tartil, tahfidz, tahsin, dan tahriim. Efektivitas metode ini didukung oleh penggunaan media visual-interaktif, murottal berirama, strategi motivasi berbasis narasi keislaman, bimbingan individual, serta sistem penghargaan berbasis nilai syariah. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi strategi pedagogis yang terstruktur dengan lingkungan belajar yang suportif dan kolaboratif dapat meningkatkan literasi Al-Qur’an pada siswa Madrasah Ibtidaiyah.Kata kunci: metode Ummi; pembelajaran Al-Qur’an; pembelajaran tahfidz.

Noer Phytaloka (STAI DR KH EZ Muttaqien); Azqia Salma Sujana (STAI DR KH EZ Muttaqien); Hilma Marisya (STAI DR KH EZ Muttaqien); Enan Kusnandar (STAI DR KH EZ Muttaqien) JURNAL PENA EDUKASI
Vol 13 No 1 (2026)
Hal: 11 - 19
[PDF]
582 Pengembangan Sistem Informasi ZISWAF Al-Falah Berbasis Website sebagai Media Informasi dalam Meningkatkan Jumlah Donatur di Yayasan Shine Al-Falah
Lihat Abstrak

ZISWAF Yayasan Shine Al-Falah merupakan lembaga sosial yang mengelola dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF). Namun, proses pengelolaan dan penyampaian informasi donasi selama ini masih memiliki kendala dalam hal jangkauan informasi dan transparansi, yang terlihat dari tampilan dashboard yang belum terintegrasi sepenuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi ZISWAF Al-Falah berbasis website yang berfungsi sebagai media informasi dan pendataan donasi secara real-time untuk meningkatkan kepercayaan dan jumlah donatur. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, dengan fitur utama meliputi pengelolaan program donasi, riwayat donasi, serta pelaporan akuntabel dalam format PDF. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dengan database MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meminimalisir kesalahan teknis seperti syntax error melalui validasi yang ketat dan menyediakan formulir donasi yang memudahkan pengguna melakukan transfer melalui metode QRIS. Pengujian sistem dilakukan melalui dua tahap: pengujian oleh tenaga ahli (ahli media/sistem) yang menghasilkan persentase kelayakan sebesar 91% (Sangat Layak), dan pengujian pengguna (User Acceptance Test) yang menghasilkan persentase sebesar 83% (Sangat Layak). Berdasarkan hasil tersebut, Sistem Informasi ZISWAF Al-Falah dinyatakan layak digunakan sebagai media informasi dan sarana donasi digital di Yayasan Shine Al-Falah. Kata Kunci: Sistem Informasi; ZISWAF; Website; Laravel; Donatur

Dani Can Putri; Thomson Mary; Rahayu Trisetyowati Untari JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1438-1444
[PDF]
583 PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN HIMA BERBASIS WEB
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to develop a web-based financial information system for the Student Association (HIMA) of the Information Technology Study Program at Universitas PGRI Sumatera Barat. The research was motivated by the limitations of manual financial recording, which may cause data inaccuracies, document loss, and delays in reporting. The development process applied the System Development Life Cycle (SDLC) using the Waterfall model, including requirement analysis, system design, implementation, testing, deployment, and maintenance. System feasibility was evaluated through beta testing involving system experts and users. The results indicate that the system achieved an average score of 90.13% from experts and 88.06% from users, both categorized as very good. These findings demonstrate that the developed system fulfills functional and non-functional requirements and is feasible for implementation. The system contributes to improving efficiency, transparency, and accuracy in managing organizational financial data.   Keywords: Financial Information System; Web-Based System; Student Association; SDLC; Waterfall Model.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Pencatatan Keuangan HIMA berbasis web pada Program Studi Teknologi Informasi Universitas PGRI Sumatera Barat. Pengembangan dilakukan karena proses pencatatan keuangan masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan data, kehilangan arsip, dan keterlambatan dalam penyusunan laporan. Metode yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, deployment, dan pemeliharaan. Evaluasi sistem dilakukan melalui pengujian beta oleh tenaga ahli dan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan nilai rata-rata sebesar 90,13% dari tenaga ahli dan 88,06% dari pengguna dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan fungsional dan nonfungsional serta layak digunakan. Implementasi sistem ini mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam pengelolaan keuangan organisasi mahasiswa..   Kata kunci: Sistem Informasi Keuangan; Berbasis Web; HIMA; SDLC; Waterfall

Pramudya Azis (Universitas PGRI Sumatera Barat); Faiza Rini (Universitas PGRI Sumatera Barat); Rahayu Trisetyowati Untari (Universitas PGRI Sumatera Barat) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1591-1599
[PDF]
584 ANALISIS USER SATISFACTION TERHADAP VIRTUAL TOUR INTERAKTIF PADA CLUSTER D'ROYAL VILLAGE MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) TERINTEGRASI ISO/IEC 25010
Lihat Abstrak

Abstract: The development of digital technology encourages the use of virtual tours as an interactive promotional medium in the property sector. This study aims to analyze the level of user satisfaction with the web-based virtual tour at D'Royal Village using the System Usability Scale (SUS) method reinforced with usability aspects based on the ISO/IEC 25010 standard. The study used a descriptive quantitative approach with 30 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using the SUS questionnaire and additional statements representing the sub-characteristics of appropriateness recognizability, user interface aesthetics, and operability. The results show an average SUS score of 77.50 (Acceptable, Grade B, "Excellent") and an ISO/IEC 25010 usability score of 76.25% (Good category). These findings indicate that the virtual tour has a good level of usability and is able to provide satisfaction to users, although the operability aspect still requires improvement to optimize the user experience. Keywords: Virtual Tour; User Satisfaction; Usability; Sus; ISO/IEC 25010 Abstrak: Perkembangan teknologi digital mendorong pemanfaatan virtual tour sebagai media promosi interaktif di sektor properti. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap virtual tour berbasis web pada D’Royal Village menggunakan metode System Usability Scale (SUS) yang diperkuat dengan aspek usability berdasarkan standar ISO/IEC 25010. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 30 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner SUS dan pernyataan tambahan yang merepresentasikan subkarakteristik appropriateness recognizability, user interface aesthetics, dan operability. Hasil menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 77,50 (Acceptable, Grade B, “Excellent”) dan skor usability ISO/IEC 25010 sebesar 76,25% (kategori Baik). Temuan ini mengindikasikan bahwa virtual tour memiliki tingkat usability yang baik dan mampu memberikan kepuasan kepada pengguna, meskipun aspek operability masih memerlukan peningkatan untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna. Kata Kunci: Virtual Tour; User Satisfactio; Usability; SUS; ISO/IEC 25010

Ernisya Emilya (Universitas PGRI Sumatera Barat); Faiza Rini (Universitas PGRI Sumatera Barat); Rahayu Trisetyowati Untari (Universitas PGRI Sumatera Barat) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1585-1590
[PDF]
585 PENERAPAN METODE K-MEDOIDS UNTUK PENGELOMPOKAN PRODUKSI KELAPA SAWIT DI KABUPATEN ASAHAN
Lihat Abstrak

Abstract: The oil palm plantation sector is a key pillar of the Asahan Regency economy. However, differences in regional characteristics lead to variations in land area, production, and productivity between sub-districts. This study aims to cluster sub-districts in Asahan Regency based on oil palm production characteristics using the K-Medoids method. Data used comes from the Asahan Regency Agriculture Office, which covers 25 sub-districts with three main variables: mature area (ha), oil palm production (tons), and productivity (tons/ha/year). The clustering process was performed manually using Euclidean distance calculations, with the number of clusters set at three. The results indicate the formation of three main clusters: high, medium, and low production clusters. This grouping is expected to form the basis for more targeted and data-driven development planning for the oil palm plantation sector. Keywords: K-Medoids, Clustering, Oil Palm, Plantation Production, Asahan Regency   Abstrak: Sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu penopang utama perekonomian Kabupaten Asahan. Namun, perbedaan karakteristik wilayah menyebabkan variasi luas lahan, produksi, dan produktivitas antar kecamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kecamatan di Kabupaten Asahan berdasarkan karakteristik produksi kelapa sawit menggunakan metode K-Medoids. Data yang digunakan berasal dari Dinas Pertanian Kabupaten Asahan yang mencakup 25 kecamatan dengan tiga variabel utama, yaitu luas tanaman menghasilkan (ha), produksi kelapa sawit (ton), dan produktivitas (ton/ha/tahun). Proses pengelompokan dilakukan secara manual menggunakan perhitungan jarak Euclidean dengan jumlah klaster ditetapkan sebanyak tiga. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya tiga klaster utama, yaitu klaster produksi tinggi, sedang, dan rendah. Pengelompokan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan sektor perkebunan kelapa sawit yang lebih terarah dan berbasis data. Kata Kunci: K-Medoids, Clustering, Kelapa Sawit, Produksi Perkebunan, Kabupaten Asahan

Bambang Irwansyah (Universitas Asahan); Junita Sastri (Universitas Asahan); Annisa Fitriani (Universitas Asahan); Nurul Fadillah (Universitas Asahan); Reno Rahmadiansyah (Universitas Asahan); Apri Afandi (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 2488-2493
[PDF]
586 PENGEMBANGAN SISTEM PEMANTAUAN TEGANGAN LISTRIK BERBASIS INTERNET OF THINGS TERINTEGRASI TELEGRAM DAN DASHBOARD
Lihat Abstrak

Abstract: This research aims to design and develop an Internet of Things (IoT)-based electrical voltage monitoring system integrated with Telegram notifications and a web dashboard. The system uses an ESP32 microcontroller and a PZEM-004T sensor to read voltage in real time. The research and development (R&D) method was used with a prototype model. Testing was conducted through alpha and beta testing. Expert validation results showed a Content Validity Index (CVI) of 0.88, categorized as high validity, while user response rates were 88.89%, categorized as very good. These results indicate that the system is feasible and effective for monitoring electrical voltage on wall mounts at PT KAI Divre II West Sumatra.   Keywords: IoT, Monitoring, ESP32, Telegram, Dashboard   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pemantauan tegangan listrik berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan notifikasi Telegram dan dashboard web. Sistem menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler dan sensor PZEM-004T untuk membaca tegangan secara real-time. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model prototipe. Pengujian dilakukan melalui uji alpha dan beta. Hasil validasi ahli menunjukkan nilai Content Validity Index (CVI) sebesar 0,88 dengan kategori validitas tinggi, sedangkan hasil respon pengguna memperoleh persentase sebesar 88,89% dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem layak dan efektif digunakan untuk monitoring tegangan listrik pada wall mount PT KAI Divre II Sumatera Barat.   Kata kunci: IoT, Monitoring, ESP32, Telegram, Dashboard

Rosi Ratna Sari (Universitas PGRI Sumatera Barat); Faiza Rini (Universitas PGRI Sumatera Barat); Mourend Devegi (Universitas PGRI Sumatera Barat) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1578-1584
[PDF]
587 PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH DAN SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MEDIASI SELF REGULATED LEARNING
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to obtain knowledge about the influence of the school environment and learning resources on students’ learning outcomes, with self-regulated learning as a mediating variable. The method used in this research is a quantitative approach with a descriptive research type. The sample consisted of 105 students of SMAIT Wahdah Islamiyah Makassar who took economics as a subject. The data analysis employed the Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM). The results of the study indicate that the school environment and learning resources do not have a significant effect on students’ learning outcomes. Furthermore, self-regulated learning is proven to be a mediating variable that strengthens the relationship between learning resources and learning outcomes. However, it is not proven to mediate the relationship between the school environment and students’ learning outcomes. These findings imply that schools are expected to further encourage and facilitate programs that can strengthen students’ Self-Regulated Learning (SRL). Although the school environment already has a good system, its influence on learning outcomes is still relatively small without being supported by students’ independent learning abilities. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan tentang pengaruh lingkungan sekolah dan sumber belajar terhadap hasil belajar siswa, dengan self-regulated learning sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian sebanyak 105 orang siswa SMAIT Wahdah Islamiyah Makassar yang mengampuh mata pelajaran ekonomi. Analisis data penelitian ini menggunakan model Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah dan sumber belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Lebih lanjut, self-reguated learning terbukti sebagai mediasi yang memperkuat hubungan antara variabel sumber belajar terhadap hasil belajar. Tetapi tidak terbukti mampu memediasi pada variabel lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini menyiratkan bahwa sekolah diharapkan lebih mendorong dan memfasilitasi program-program yang dapat memperkuat Self-Regulated Learning (SRL) pada siswa. Meskipun lingkungan sekolah sudah memiliki sistem yang baik, namun pengaruhnya terhadap hasil belajar masih tergolong kecil tanpa didukung kemampuan belajar mandiri siswa.

Muhammad Fitrah Ramadhan (Universitas Negeri Makassar); Marhawati Najib (Universitas Negeri Makassar); Marhawati Najib; Marhawati Najib (Universitas Negeri Makassar); Marhawati Najib; (Universitas Negeri Makassar); ; (Universitas Negeri Makassar); ; Andi Tenri Ampa (Universitas Negeri Makassar); Andi Tenri Ampa; Andi Tenri Ampa (Universitas Negeri Makassar); Andi Tenri Ampa; (Universitas Negeri Makassar); ; (Universitas Negeri Makassar); ; Inanna (Universitas Negeri Makassar); Inanna; Inanna (Universitas Negeri Makassar); Inanna; (Universitas Negeri Makassar); ; (Universitas Negeri Makassar); ; Ika Wisudawaty (Universitas Negeri Makassar); Ika Wisudawaty; Ika Wisudawaty (Universitas Negeri Makassar); Ika Wisudawaty; (Universitas Negeri Makassar); ; (Universitas Negeri Makassar); JURNAL PENA EDUKASI
Vol 13 No 1 (2026)
Hal: 65 - 76
[PDF]
588 KEWENANGAN HAKIM DALAM MENILAI KEABSAHAN DAN KEKUATAN BUKTI ELEKTRONIK DALAM PEMBUKTIAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA BERDASARKAN PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NO. 20/PUU-XIV/2016 (Studi Pengadilan Negeri Medan)
Lihat Abstrak

Abstract: The development of information technology has given rise to electronic evidence, which now plays a crucial role in proving criminal cases, particularly corruption. However, the differences in the nature of electronic evidence compared to written evidence pose challenges for judges in assessing its validity and strength. Electronic evidence is regulated in Law Number 19 of 2016 concerning amendments to Law Number 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions. This study uses an empirical juridical method with data collection through literature studies and interviews with judges at the Medan District Court. The results show that although the Criminal Procedure Code has not explicitly regulated electronic evidence, the existence of the ITE Law, the Corruption Law, and the Constitutional Court Decision No. 20/PUU-XIV/2016 confirms the position of electronic evidence as valid evidence. Electronic evidence has strong evidentiary power, but must undergo strict authentication procedures and be supported by digital forensic expertise. The main obstacles faced are limited infrastructure, differences in legal interpretation, and the vulnerability of evidence to manipulation. Therefore, it is necessary to increase the capacity of law enforcement and harmonize regulations so that electronic evidence can provide legal certainty and justice. Keywords: validity, proof, electronics, corruption. Abstrak: Perkembangan teknologi informasi melahirkan alat bukti elektronik yang kini memegang peranan penting dalam pembuktian perkara pidana, khususnya tindak pidana korupsi. Namun, perbedaan sifat bukti elektronik dengan bukti tertulis menimbulkan tantangan bagi hakim dalam menilai keabsahan dan kekuatannya. Bukti elektronik diatur dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi elektronik adalah Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan hakim di Pengadilan Negeri Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun KUHAP belum secara eksplisit mengatur bukti elektronik, keberadaan Undang-Undang ITE, UU Tipikor, serta Putusan Mahkamah Konstitusi No. 20/PUU-XIV/2016 menegaskan kedudukan bukti elektronik sebagai alat bukti yang sah. Bukti elektronik memiliki kekuatan pembuktian yang kuat, namun harus melalui prosedur autentikasi yang ketat serta didukung keahlian forensik digital. Hambatan utama yang dihadapi ialah keterbatasan infrastruktur, perbedaan penafsiran yuridis, serta kerentanan bukti terhadap manipulasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas penegak hukum dan harmonisasi regulasi agar bukti elektronik dapat memberikan kepastian hukum dan keadilan. Kata Kunci : keabsahan, pembuktian, elektronik, korupsi.

Winda Situmorang (Universitas Sumatera Utara); Wessy Trisna (Universitas Sumatera Utara); Joiverdia Arifiyanto (Universitas Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1055-1064
[PDF]
589 IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DALAM PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SUMBER DAYA MANUSIA JANGKA PANJANG (STUDI KASUS SDN 3 PASAMAN)
Lihat Abstrak

Abstract: Technology implementation plays a strategic role in improving the quality of human resources as a fundamental foundation of long-term economic productivity. From a human capital economics perspective, basic education represents the initial phase of human capital formation that determines individuals’ future productive capacity. This study aims to analyze the implementation of technology in strengthening literacy and numeracy as a human capital formation strategy from the elementary education level to promote long-term productivity gains. This research employs a descriptive qualitative approach with a case study design conducted at SDN 3 Pasaman, focusing on fourth- and fifth-grade students. Data collection techniques include observations of technology-based learning, documentation of school programs, and analysis of students’ literacy and numeracy achievements as early indicators of human resource quality. The results indicate that the structured use of educational technology enhances the effectiveness of literacy and numeracy strengthening as foundational competencies for digital human resources. The improvement of these competencies has the potential to generate productivity gains through increased cognitive capacity, adaptability, and future workforce readiness. This study confirms that integrating technology with literacy and numeracy strengthening constitutes an economically relevant strategy for digital human resource development and the enhancement of national economic competitiveness. Keywords: Technology Implementation, Literacy, Numeracy, Digital Human Capital, Human Resource Productivity Abstrak: Implementasi teknologi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama produktivitas ekonomi jangka panjang. Dalam perspektif ekonomi sumber daya manusia, pendidikan dasar merupakan fase awal pembentukan human capital yang menentukan kapasitas produktif individu di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi dalam penguatan literasi dan numerasi sebagai strategi human capital formation sejak jenjang pendidikan dasar guna mendorong productivity gain jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus di SDN 3 Pasaman yang berfokus pada siswa kelas IV dan V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran berbasis teknologi, dokumentasi program sekolah, serta analisis capaian literasi dan numerasi siswa sebagai indikator awal kualitas sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi pembelajaran secara terstruktur meningkatkan efektivitas penguatan literasi dan numerasi sebagai kompetensi dasar pembentuk sumber daya manusia digital. Peningkatan kompetensi tersebut berpotensi menghasilkan productivity gain melalui peningkatan kapasitas kognitif, adaptabilitas, dan kesiapan tenaga kerja di masa depan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dengan penguatan literasi dan numerasi merupakan strategi ekonomi yang relevan dalam pembangunan sumber daya manusia digital dan peningkatan daya saing ekonomi nasional. Kata Kunci : Implementasi Teknologi, Literasi, Numerasi, Sumber Daya Manusia Digital, Produktivitas Sumber Daya Manusia

Muthia Rahma Dianti (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang); Lula Mustafa (Universitas Malikussaleh) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1046-1054
[PDF]
590 PENGARUH KOMPETENSI GURU, MOTIVASI KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SD STRADA CABANG BEKASI
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the influence of teacher competence, work motivation, and work environment on teacher performance at SD Strada Cabang Bekasi. The study used a quantitative approach. The study population was teachers of SD Strada Cabang Bekasi with a sample of 54 respondents. Data were collected through questionnaires using Google Forms and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS version 26. The results of the study showed that partially teacher competence and work motivation had a significant effect on teacher performance, while the work environment did not have a significant effect partially. However, based on the simultaneous test (F test), teacher competence, work motivation, and work environment together had a significant effect on teacher performance. The coefficient of determination value of 0.706 indicates that 70.6% of the variation in teacher performance can be explained by these three variables, while 29.4% is influenced by other factors outside the study. This study concludes that improving teacher performance needs to be done in an integrated manner through strengthening competence and work motivation, and supported by a conducive work environment. Keywords: Teacher Competence, Work Motivation, Work Environment, Teacher Performance. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru di SD Strada Cabang Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah guru SD Strada Cabang Bekasi dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan google form dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompetensi guru dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, berdasarkan uji simultan (uji F), kompetensi guru, motivasi kerja, dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,706 menunjukkan bahwa 70,6% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 29,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja guru perlu dilakukan secara terpadu melalui penguatan kompetensi dan motivasi kerja, serta didukung oleh lingkungan kerja yang kondusif. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, Kinerja Guru.

Margaretha Dwi Wardani (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); H.M. Bukhori (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Justita Dura (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1038-1045
[PDF]
591 ANALISIS PENGARUH KUALITAS PENDIDIKAN DAN BIAYA SEKOLAH TERHADAP KEPUTUSAN UNTUK MEMILIH SEKOLAH DI SD STRADA BHAKTI UTAMA JAKARTA SELATAN DENGAN DIMEDIASI OLEH REPUTASI SEKOLAH
Lihat Abstrak

Abstract: The background of this study arises from the need to understand the elements that influence parents' choices in choosing a school, especially in elementary schools that adopt an independent and environmentally friendly curriculum (Adiwiyata). The main objective of this study is to evaluate the impact of education quality (X1), and school fees (X2) on the decision to choose a school (Y), with school reputation (Z) as an intermediary variable. This study applies a quantitative method using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data were collected through questionnaires distributed to 75 respondents, namely parents of students at Strada Bhakti Utama Elementary School. Descriptive results show that most respondents are women (70.67%), aged 36-45 years (49.34%), and have an income between Rp3,500,000 to Rp5,000,000 (37.33%). Validity and reliability testing confirms that all variable indicators are valid and reliable, with Cronbach's Alpha and Composite Reliability values exceeding 0.90. The research model was assessed as suitable based on SRMR (0.075), Chi-square (1,563,381 > 53,384), and NFI (0.640). From a structural perspective, the analysis revealed that education quality (X1) has a positive and significant influence on the decision to choose (Y) and school reputation (Z). School fees (X2) significantly influence school reputation (Z), but not on the decision to choose (Y). School reputation (Z) has a positive and significant impact on the decision to choose (Y) and acts as an important mediator in the relationship between education quality (X1) and school fees (X2) with the decision to choose (Y). The R2 value shows that 87.2% of the variation in the decision to choose can be explained by the independent variables in the model, while school reputation explains 71.0%. The conclusion of this study emphasizes that education quality and school reputation are the main factors that influence parents' choice of SD Strada Bhakti Utama. School fees provide suggestions for schools to continue to improve the quality of educational services and strengthen their positive reputation to maintain public trust. Keywords: Educational Quality, School Fees, School Reputation, School Selection Decision, PLS SEM.. Abstrak: Latar belakang penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk memahami elemen-elemen yang memengaruhi pilihan orang tua dalam memilih sekolah, terutama di sekolah dasar yang mengadopsi kurikulum mandiri dan ramah lingkungan (Adiwiyata). Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi dampak kualitas pendidikan (X1), dan biaya sekolah (X2) pada keputusan memilih sekolah (Y), dengan reputasi sekolah (Z) sehingga variabel perantara. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif menggunakan Partial Least Squares-Strukctural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui koesioner yang disebarkan kepada 75 responden, yakni orang tua siswa di SD Strada Bhakti Utama. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa sebagaian besar responden adalah wanita (70,67%), berusia 36-45 tahun (49,34%), dan memiliki pendapatan antara Rp3.500.000 hingga Rp5.000.000 (37,33%). Pengujian validitas dan reliabilitas mengonfirmasi bahwa semua indikator variabel bersifat valid dan reliabel, dengan nilai Alpha Cronbach dan Reliabilitas Komposit melebihi 0,90. Model penelitian dinilai cocok berdasarkan SRMR (0,075), Chi-square (1.563.381 > 53.384), dan NFI (0,640). Dari segi struktural, analisis mengungkapkan bahwa kualitas pendidikan (X1) memberikan pengaruh positif dan bermakna terhadap keputusan memilih (Y) serta reputasi sekolah (Z). biaya sekolah (X2) secara signifikan mempengaruhi reputasi sekolah (Z), namun tidak terhadap keputusan memilih (Y). Reputasi sekolah (Z) memiliki dampak positif dan signifikan pada keputusan memilih (Y) serta berperan sebagai mediator penting dalam hubungan antara kualitas pendidikan (X1) dan biaya sekolah (X2) dengan keputusan memilih (Y). Nilai R2 menunjukkan bahwa 87,2% variasi dalam keputusan memilih dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam model, sementara reputasi sekolah menjelaskan 71,0%. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa kualitas pendidikan dan reputasi sekolah adalah faktor utama yang memengaruhi pilihan orang tua terhadap SD Strada Bhakti Utama. Biaya sekolah memberikan saran bagi sekolah untuk terus memperbaiki mutu layanan pendidikan dan memperkuat reputasi positif mereka guna mempertahankan kepercayaan Masyarakat. Kata Kunci: Kualitas Pendidikan, Biaya Sekolah, Reputasi Sekolah, Keputusan Pemilihan Sekolah, PLS-SEM

Cordula Anggraeni Oktadayani (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Asriana Kibtiyah (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Lussia Mariesti (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1029-1037
[PDF]
592 PENGARUH MOTIVASI KERJA, KOMPETENSI DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI KOMPLEK STRADA NAWAR BEKASI
Lihat Abstrak

Abstract: Teacher performance refers to observable outcomes when teachers carry out their assigned duties and responsibilities. Organizations or schools require competent human resources, including both leaders and teachers, supported by appropriate task structures and supervision as key determinants in achieving organizational goals. The Strada Association aims to build an excellent, caring, and service-oriented educational community. The crucial role of teachers in the learning process has a direct impact on students’ quality. This study aims to examine whether work motivation, competence, and work culture have partial and simultaneous effects on teacher performance at the Komplek Strada Nawar, Bekasi. This study employed a quantitative research approach. The statistical analysis technique used was multiple linear regression, assisted by SPSS version 26 software. The sampling method applied was saturated sampling, with data collected through online questionnaires. All 52 teachers at the Strada Nawar Complex, Bekasi, were included as research respondents. The results indicate that the competence variable does not have a significant effect on teacher performance at the Strada Nawar Complex, Bekasi, while work motivation and work culture have a positive and significant effect on teacher performance. The simultaneous test results show an it can be concluded that work motivation (X1), competence (X2), and work culture (X3) simultaneously have a significant effect on teacher performance at the Komplek Strada Nawar, Bekasi. Keyword: Work Motivation, Competence, Work Culture, Teacher Performance. Abstrak: Kinerja guru merupakan hasil yang terlihat saat guru mengemban tugas dan pekerjaan yang diberikan. Organisasi atau sekolah tentunya membutuhkan adanya sumber daya manusia yang potensial, baik itu pemimpin maupun guru pada pola tugas serta pengawasan yang merupakan penentu tercapainya tujuan perusahaan. Perkumpulan Strada memiliki tujuan komunitas pendidikan yang unggul, peduli dan berjiwa melayani. Pentingnya peran guru dalam pembelajaran berdampak pada kualitas peserta didik. Tujuan Penelitian untuk mengetahui apakah motivasi kerja, kompetensi dan budaya kerja berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja guru di Komplek Strada Nawar Bekasi. Metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif, teknik analisis statistik yang digunakan adalah regresi linear berganda, dengan bantuan software SPSS 26. Metode pengambilan sampel adalah metode sampling jenuh dengan teknik pengumpulan data dengan kuesioner online, dimana keseluruhan 52 guru di Komplek Strada Nawar Bekasi, dijadikan sampel pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Kompetensi tidak berpengaruh terhadap kinerja guru di Komplek Strada Nawar Bekasi, sedangkan variabel motivasi kerja dan budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru di Komplek Strada Nawar Bekasi. Hasil simultan menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara variabel motivasi kerja (X1), kompetensi (X2), dan budaya kerja (X3) terhadap kinerja guru di Komplek Strada Nawar Bekasi. Kata kunci: Motivasi Kerja, Kompetensi, Budaya Kerja, dan Kinerja Guru.

Catharina Niken Dyah Ariwarti Bawono (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Tin Agustina Karnawati (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Teguh Widodo (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1021-1028
[PDF]
593 KEKUATAN HUKUM ELEKTRONIK DALAM PERIKATAN JUAL BELI MELALUI E-COMMERCE YANG DITERAPKAN DI INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract:The existence of the internet cannot be denied that it has brought various influences to every aspect of human life, including in terms of the agreement itself, which was initially in conventional form (written and verbal), now a new form of agreement has emerged, namely an electronic agreement or contract. Some of the websites use a standard contract model, some social media accounts use mutual agreements via short messages, but sometimes the seller becomes the party that dominates the creation of the contract. The formulation of the problem of this research is How is the regulation of electronic legal force in sales and purchase agreements through e-commerce that can be applied in Indonesia? How is the urgency of electronic legal protection in sales and purchase agreements through e-commerce? The type of research used in this journal is normative legal research. The type of data used is secondary data consisting of two legal materials, namely primary legal materials in the form of laws and regulations related to the subject matter and secondary legal materials in the form of literature, journals, papers, articles and dictionaries related to this journal. Regulations on the legal force of electronic contracts in e-commerce sales contracts that can be implemented in Indonesia. Legal policies in the field of e-commerce law have essentially been regulated and recognized in Indonesia, but these regulations are still partial or partially applicable to e-commerce activities in Indonesia. The urgency of electronic legal protection in e-commerce sales contracts. In the creation of electronic contracts, businesses often include standard clauses. Since the rise of social media and businesses using social media for electronic transactions, the consumer's position has become increasingly vulnerable. Standard clauses created by businesses often marginalize these consumers. The law on e-commerce must regulate the obligation for businesses to clearly identify themselves and to include detailed product specifications on their websites. Keywords: ; Contracts; Sale and Purchase; E-Commerce. Abstrak: Keberadaan internet tidak dapat dipungkiri lagi membawa berbagai pengaruh pada setiap aspek kehidupan manusia tak terkecuali dalam hal perjanjian itu sendiri yang awalnya berbentuk konvensional (tertulis dan lisan) kini telah muncul suatu bentuk perjanjian baru, yaitu perjanjian atau kontrak elektronik. Beberapa dari website-website menggunakan model kontrak baku, beberapa akun media sosial mnenggunakan kesepakatan bersama melalui pesan singkat, namun terkadang penjual menjadi pihak yang mendominasi pembuatan kontrak tersebut. Perumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana pengaturan kekuatan hukum elektronik dalam perikatan jual beli melalui e-commerce yang dapat diterapkan di Indonesia? Bagaimana urgensi perlindungan hukum elektronik dalam perikatan jual beli melalui e-commerce? Jenis penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah penelitian hukum normatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari dua bahan hukum yaitu bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pokok permasalahan dan bahan hukum sekunder berupa literatur-literatur, jurnal-jurnal, makalah-makalah, artikel-artikel serta kamus-kamus yang berkaitan dengan jurnal ini. Pengaturan kekuatan hukum elektronik dalam perikatan jual beli melalui e-commerce yang dapat diterapkan di Indonesia kebijakan hukum di bidang hukum e- commerce pada dasarnya telah diatur dan diakui di Indonesia, namun pengaturan tersebut masih secara parsial atau sebagian dari kegiatan e-commerce di Indonesia. Urgensi perlindungan hukum elektronik dalam perikatan jual beli melalui E-Commerce dalam pembuatan kontrak elektronik, pelaku usaha seringkali mencantumkan klausula baku di dalamnya. Semenjak media sosial mewabah dan pelaku usahapun menggunakan media sosial untuk melakukan transaksi elektronik, posisi konsumen menjadi semakin lemah. Klausula baku yang dibuat oleh pelaku usaha seringkali memojokkan posisi dari konsumen tersebut. Undang-undang tentang e-commerce harus mengatur tentang kewajiban bagi pelaku usaha untuk memberikan identitasnya dengan jelas, saat mencantumkan spesifikasi produk pada halaman website harus jelas secara detil. Kata Kunci : Perikatan; Jual-Beli; E-Commerce.

Ismayani Ismayani (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1002-1009
[PDF]
594 MODEL PERAMALAN TIME SERIES PREDIKSI MINAT MAHASISWA MENGGUNAKAN DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING
Lihat Abstrak

Abstract : Changes in prospective students interest in majors university occur dynamically over time, requiring a forecasting method capable of accurately predicting interest trends. This study aims to apply the Double Exponential Smoothing (DES) method to predict the number of prospective students. The research employs a quantitative descriptive-analytical approach using secondary data on student interest from 2023 to 2025. The forecasting process is conducted using smoothing parameters for level (α) and trend (β), both set at 0.9. Furthermore, the accuracy of the forecasting model is evaluated using Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), and Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results indicate that the Double Exponential Smoothing method is effective in capturing the downward trend in student interest. The forecasted number of prospective students for 2026 is estimated at 462 students. Accuracy evaluation yields a MAD value of 98, an MSE of 19,208, and a MAPE of 18.63%, indicating that the forecasting error remains within an acceptable range. Therefore, the results of this study can be used as a supporting basis for strategic decision-making in planning new student admissions, strengthening promotional strategies, and managing academic resources. Keywords: forecasting time series, Double Exponential Smoothing, prediction, Student. Abstrak: Perubahan minat calon mahasiswa terhadap jurusan di perguruan tinggi terjadi secara dinamis dari waktu ke waktu, sehingga diperlukan metode peramalan yang mampu memprediksi tren peminatan secara akurat. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Double Exponential Smoothing (DES) dalam memprediksi jumlah minat mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif analitis dengan memanfaatkan data sekunder berupa jumlah minat mahasiswa pada tahun 2023–2025. Proses peramalan dilakukan dengan menggunakan parameter pemulusan level (α) dan tren (β) sebesar 0,9. Selanjutnya, tingkat akurasi model dievaluasi menggunakan ukuran kesalahan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Double Exponential Smoothing dapat menangkap pola tren penurunan jumlah minat mahasiswa secara efektif. Nilai peramalan jumlah peminat pada tahun 2026 diperkirakan sebesar 462 orang. Evaluasi akurasi menghasilkan nilai MAD sebesar 98, MSE sebesar 19.208, dan MAPE sebesar 18,63%, yang menunjukkan bahwa tingkat kesalahan peramalan masih berada dalam batas yang dapat diterima. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu dasar pendukung dalam pengambilan keputusan strategis terkait perencanaan penerimaan mahasiswa baru, penguatan promosi, serta pengelolaan sumber daya akademik. Kata Kunci: forecasting time series, Double Exponential Smoothing, prediksi,Mahasiswa

Samuel Carlos A. Manalu (Universitas Prima Indonesia); Siti Aisyah (Universitas Prima Indonesia); Livia Grace Malau (Universitas Prima Indonesia); Clara Sinta Uly Manurung (Universitas Prima Indonesia); Steven Hikari Hoshi Situngkir (Universitas Prima Indonesia); Frainskoy Rio Naibaho (Universitas Prima Indonesia); Raja Tama Andri Agus (Universitas Royal); Amalia Amalia (Universitas Prima Indonesia); Muhammad Radhi (Universitas Prima Indonesia) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 996-1001
[PDF]
595 ILUSI KOMPETENSI DALAM PENGGUNAAN AI CODING ASSISTANT: INTERPRETASI DESKRIPTIF KETERGANTUNGAN KOGNITIF MAHASISWA INFORMATIKA DALAM PENYELESAIAN TUGAS PEMROGRAMAN
Lihat Abstrak

Abstract: The use of AI Coding Assistant in completing programming assignments is becoming increasingly common among informatics students. This technology provides convenience and efficiency, but excessive use has the potential to create an illusion of competence and cognitive dependence. This study aims to describe the level of illusion of competence and cognitive dependence of informatics students in completing programming assignments using AI Coding Assistant. This study uses a descriptive quantitative approach with an instrument, namely a questionnaire distributed to third-semester informatics students at Satya Terra Bhinneka University. Existing data will be analyzed using descriptive statistics to describe the pattern of AI use, perception of self-competence, and the level of cognitive dependence of students. The results of this study are expected to provide an understanding of the impact of AI Coding Assistant on learning programming courses and become a basis for using them in a balanced manner in learning. Keyword: Illusion of Competence, AI Coding Assistant, Cognitive Dependency, Informatics Students, Programming Assignments Abstrak: Kehadiran AI Coding Assistant dalam penyelesaian tugas pemrograman semakin umum di kalangan mahasiswa informatika. Teknologi ini memberikan kemudahan serta efisiensi, namun penggunaan yang berlebihan memiliki potensi untuk menimbulkan ilusi kompetensi dan ketergantungan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat ilusi kompetensi dan ketergantungan kognitif mahasiswa informatika dalam penyelesaian tugas pemrograman menggunakan AI Coding Assistant. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen yaitu kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa informatika semester 3 Universitas Satya Terra Bhinneka. Data yang sudah ada akan dianalisis secara statistik deskriptif untuk menggambarkan pola penggunaan AI, persepsi kompetensi diri, serta tingkat ketergantungan kognitif mahasiswa. Hasil penelitian diharapkan bisa memberikan pemahaman mengenai dampak AI Coding Assistant terhadap pembelajaran mata kuliah pemrograman dan menjadi suatu dasar untuk menggunakannya secara seimbang dalam pembelajaran. Kata kunci: Ilusi Kompetensi, AI Coding Assistant, Ketergantungan Kognitif, Mahasiswa Informatika, Tugas Pemrograman

Eiffeilin Gracia Mario Lie; Caronwin Lim; Ikhwan El Akmal Pakpahan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 990-995
[PDF]
596 PENGUKURAN BEBAN KERJA PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN PASCA PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI INSTALASI REKAM MEDIS RSUD KABUPATEN TANGERANG
Lihat Abstrak

Abstract: Workload is the accumulation of tasks and responsibilities that must be carried out by employees or staff in accordance with the targets set by their supervisors within a specific period of time. The transition from a manual system to an electronic system has the potential to affect the workload of Medical Record and Health Information (MRHI) personnel. This study aims to measure the workload of MRHI staff after the implementation of Electronic Medical Records (EMR) in the Medical Records Department, using job analysis and workload analysis methods based on Regulation of the Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform (KEMENPAN RB) No. 1 of 2020. This is a descriptive study with a purposive sampling approach, involving 10 out of 34 MRHI staff with a D3-level education. Data were collected through interviews and direct observation.The results show that the workload for new outpatient registration is 4 minutes, returning outpatients 3 minutes, inpatients 13.4 minutes, and self-registration via APM 5 minutes—requiring 16 staff. Assembling takes 10 minutes per medical record, requiring 2 staff; outpatient coding takes 1 minute and inpatient coding 3.5 minutes per record, requiring 3 coders. Filing and distribution take 6 and 5 minutes per record respectively, requiring 6 staff. Retention and digitization of active and inactive records take 10 minutes per record, requiring 5 staff. Reporting requires 15,240 minutes in total, with 3 reporting staff. Analysis of EMR completeness requires 15 minutes per record, needing 2 expert MRHI staff, while EMR monitoring requires 3 expert MRHI staff. The total workforce required is 35 skilled MRHI personnel and 5 expert MRHI professionals. Keyword: Electronic Medical Records, Workload, Medical Record and Health Information, Job Analysis Abstrak: Beban kerja merupakan akumulasi tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh karyawan atau petugas sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh atasan dalam periode waktu tertentu. Transisi dari sistem manual ke sistem elektronik berpotensi mempengaruhi beban kerja Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) Penelitian ini bertujuan untuk mengukur beban kerja PMIK pasca penerapan RME di Instalasi Rekam Medis menggunakan metode analisis jabatan dan analisis beban kerja sesuai Peraturan KEMENPAN RB No. 1 Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan purposive sampling, melibatkan 10 orang dari total 34 petugas di instalasi rekam medis dengan pendidikan D3 PMIK. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa beban kerja pendaftaran rawat jalan pasien baru 4 menit,pasien lama 3 menit untuk pasien rawat inap 13,4 menit sedangkan APM 5 menit dibutuhkan sebanyak 16 petugas, Beban kerja assembling 10 menit/BRM dibutuhan 2 tenaga assembling, Beban kerja koding pasien rawat jalan 1 menit , koding rawat inap 3,5 menit/BRM di butuhkan 3 tenaga koding, beban kerja filling 6 menit/ BRM dan distribusi 5 Menit/BRM memerlukan 6 petugas, Beban kerja petugas retensi dan alih media berkas rekam medis in akif dan aktif 10 menit/BRM dan dibutuhkan 5 tenaga, Beban kerja pelaporan 15.240 menit kebutuhan tenaga pelaporan 3 petugas , beban kerja analisa kelengkapan rekam medis elektronik 15 menit/RME di butuhkan 2 tenaga PMIK ahli dan monitoring rekam medis elektroni k sebanyak 3 tenaga PMIK ahli, total kebutuhan tenaga PMIK adalah 35 tenaga PMIK terampil dan 5 orang PMIK ahli. Kata Kunci: Rekam Medis Elektronik, Beban Kerja, Perekam Medis dan Informasi Kesehatan, Analisis Jabatan

Kurnia Tisna Ikaningsih; Tria Saras Pertiwi; Hosizah Hosizah; Nauri Anggita Temesvari JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 984-989
597 IMPLEMENTASI WHATSAPP BOT DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KELURAHAN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN KEPUASAN PENGGUNA
Lihat Abstrak

Abstract: Administrative services at the village level that are still conducted manually often cause various problems, such as long queues, limited service hours, and poorly documented administrative records. This study aims to implement a WhatsApp Bot in village administrative services as an effort to improve service efficiency and user satisfaction. The research employs a descriptive quantitative approach with an applied research design. The system development method used is Rapid Application Development (RAD), which consists of requirement planning, system design, construction, and implementation stages. The developed system is named the Village Administrative Service Information System based on WhatsApp Bot (SI TEJO) and was implemented in Tejo Agung Village. The results show that the implementation of SI TEJO was able to reduce the average service time from approximately ±30 minutes in the manual system to ±10 minutes. In addition, the user satisfaction survey results indicate a very high level of acceptance, with the majority of respondents giving positive assessments of ease of use, service speed, and system convenience. Therefore, SI TEJO has proven to be effective in improving the efficiency and quality of village administrative services and is feasible to be implemented sustainably. Keywords: administrative services, WhatsApp Bot, information system, user satisfaction, RAD Abstrak: Pelayanan administrasi kelurahan yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan permasalahan, seperti antrean panjang, keterbatasan waktu pelayanan, serta pencatatan administrasi yang kurang terdokumentasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan WhatsApp Bot dalam pelayanan administrasi kelurahan sebagai upaya meningkatkan efisiensi pelayanan dan kepuasan pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian terapan (applied research). Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) yang meliputi tahapan perencanaan kebutuhan, perancangan sistem, konstruksi, dan implementasi. Sistem yang dikembangkan diberi nama Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kelurahan berbasis WhatsApp Bot (SI TEJO) dan diimplementasikan di Kelurahan Tejo Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SI TEJO mampu menurunkan rata-rata waktu pelayanan dari ±30 menit pada sistem manual menjadi ±10 menit. Selain itu, hasil survei kepuasan pengguna menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat baik, dengan mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kemudahan penggunaan, kecepatan pelayanan, dan kenyamanan sistem. Dengan demikian, SI TEJO terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan administrasi kelurahan serta layak diterapkan secara berkelanjutan. Kata kunci: pelayanan administrasi, WhatsApp Bot, sistem informasi, kepuasan pengguna, RAD

Arda Fernanda; Eka Gustina Sari; Ridwan Yusuf JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 972-977
[PDF]
598 MEKANISME DAN HAMBATAN PENYELESAIAN PERKARA PIDANA MELALUI KEADILAN RESTORATIF
Lihat Abstrak

Abstract: The renewal of the Indonesian Criminal Procedure Code (New KUHAP) marks a paradigm shift in criminal law enforcement by integrating restorative justice as an integral part of the criminal procedure system. This approach is explicitly regulated in Articles 83 to 87 of the New KUHAP, which provide opportunities for resolving criminal cases through agreements between victims and offenders at the stages of inquiry, investigation, prosecution, and court examination. This study applies the criminal justice system theory to analyze the integration of authority among law enforcement institutions, as well as restorative justice theories proposed by Howard Zehr, Tony F. Marshall, Muladi, and Barda Nawawi Arief to assess the orientation toward victim and offender restoration in criminal case resolution. The research employs a normative legal method using statutory and conceptual approaches, examining the New KUHAP along with relevant regulations issued by the Indonesian National Police, the Attorney General’s Office, and the Supreme Court. The findings indicate that the New KUHAP establishes a more systematic, structured, and binding restorative justice framework, including mechanisms for terminating inquiry, investigation, and prosecution under the supervision of prosecutors and courts. The study concludes that the effective implementation of restorative justice depends not only on legal norms but also on institutional harmonization, the readiness of law enforcement officials, and the active participation of both victims and offenders. Keywords: Criminal Justice System, Restorative Justice. Abstrak: Pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP Baru) menandai perubahan paradigma penegakan hukum pidana di Indonesia dengan mengintegrasikan keadilan restoratif sebagai bagian dari mekanisme hukum acara pidana. Hal ini tercermin dalam Pasal 83 sampai Pasal 87 KUHAP Baru yang membuka ruang penyelesaian perkara pidana melalui kesepakatan antara korban dan pelaku pada tahap penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga persidangan. Penelitian ini menggunakan teori sistem peradilan pidana untuk menganalisis keterpaduan kewenangan antar lembaga penegak hukum serta teori keadilan restoratif dari Howard Zehr, Tony F. Marshall, Muladi, dan Barda Nawawi Arief untuk menilai orientasi pemulihan dalam penyelesaian perkara pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui kajian terhadap KUHAP Baru serta peraturan Kepolisian, Kejaksaan, dan Mahkamah Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHAP Baru membentuk kerangka keadilan restoratif yang lebih sistematis, terstruktur, dan mengikat dengan mekanisme penghentian perkara di bawah pengawasan penuntut umum dan pengadilan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan keadilan restoratif bergantung pada harmonisasi antar lembaga, kesiapan aparat, dan partisipasi aktif korban serta pelaku. Kata kunci: Keadilan restoratif, Sistem Peradilan Pidana

Johannes Bagus Pranowo; Markoni Markoni; Helvis Helvis; I Made Kantikha; Tuti Elawati JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 963-971
[PDF]
599 PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, RISIKO BISNIS, DAN FREE CASH FLOW TERHADAP KEBIJAKAN DEVIDEN DENGAN LIKUIDITAS SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI
Lihat Abstrak

Abstract: This study was conducted to analyze the effect of managerial ownership, business risk level, and free cash flow on dividend policy, incorporating liquidity as a moderating variable in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2014–2023 period. Purposive sampling was used to select 12 manufacturing companies, resulting in a total of 88 data observations during the study period. The analytical methods used included multiple linear regression and moderated regression analysis (MRA), processed using SPSS version 26 software. The results indicate that managerial ownership and free cash flow have no effect on dividend policy, while business risk is shown to influence dividend policy. Furthermore, liquidity is shown to moderate the relationship between managerial ownership and dividend policy. However, liquidity is unable to act as a moderating variable in the relationship between business risk and dividend policy and between free cash flow and dividend policy. Keywords: Managerial Ownership, Business Risk, Free Cash Flow, Dividend Policy, Liquidity Abstrak: Dilaksanakannya riset ini guna mengkaji pengaruh kepemilikan manajerial, tingkat risiko bisnis, serta free cash flow pada kebijakan dividen dengan memasukkan likuiditas yang menjadi variable pemoderasi pada entitas manufaktur yang tercatat di BEI pada 2014–2023. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, maka didapati 12 entitas manufaktur terpilih dengan total 88 data observasi selama periode penelitian. Metode analisis yang diterapkan diantaranya regresi linier berganda dan analisis regresi moderasi (MRA) yang diolah dengan software SPSS versi 26. Temuan uji menyatakan jika kepemilikan manajerial dan free cash flow tidak mempunyai dampak pada kebijakan dividen, sementara risiko bisnis terbukti berdampak pada kebijakan dividen. Selain itu, likuiditas terbukti berperan dalam memoderasi hubungan antara kepemilikan manajerial dan kebijakan dividen. Namun, likuiditas tidak mampu bertindak menjadi variable pemoderasi dalam hubungan antara risiko bisnis dan kebijakan dividen maupun antara free cash flow dan kebijakan dividen. Kata Kunci : Kepemilikan Manajerial, Risiko Bisnis, Free Cash Flow, Kebijakan Dividen, Likuiditas

Wahyu Tiska Diana; Erma Setiawati; Fatchan Achyani JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 953-962
[PDF]
600 SISTEM PAKAR PENDETEKSI PENYAKIT KULIT MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES CLASSIFIER
Lihat Abstrak

Abstract: One application of artificial intelligence in the healthcare sector is the development of expert systems capable of emulating the reasoning process of medical experts in diagnosing diseases based on observed symptoms. Skin diseases are common health problems caused by various factors, including fungal, bacterial, viral, parasitic infections, and immune system disorders. The identification of skin diseases generally requires direct consultation with a medical specialist. However, in practice, several obstacles remain, such as patients’ reluctance to seek medical consultation, limited access to healthcare services, long distances to medical facilities, and relatively high consultation and treatment costs. Through artificial intelligence, computers can perform tasks previously limited to humans, including decision-making processes modeled on human reasoning. One method that can be applied is the Naïve Bayes Classifier. Therefore, this study proposes an expert system for the early diagnosis of skin diseases using the Naïve Bayes Classifier method to provide a fast and efficient alternative solution for preliminary identification. Keywords: expert system, skin disease, naïve bayes classifier, artificial intelligence, diagnosis. Abstrak: Salah satu penerapan kecerdasan buatan dalam bidang kesehatan adalah pengembangan sistem pakar yang mampu meniru cara berpikir seorang ahli dalam mendiagnosa penyakit berdasarkan gejala yang muncul. Penyakit kulit merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang umum terjadi dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi jamur, bakteri, virus, parasit, maupun gangguan sistem imun. Proses identifikasi penyakit kulit pada umumnya memerlukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat berbagai kendala, seperti rasa malu pasien untuk berkonsultasi, keterbatasan akses layanan kesehatan, jarak lokasi praktik dokter yang relatif jauh, serta biaya pemeriksaan dan pengobatan yang cukup tinggi. Dengan kecerdasan buatan komputer dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya hanya dapat dilakukan oleh manusia, dan Manusia dapat menjadikan komputer sebagai pengambil keputusan berdasarkan cara kerja otak manusia dalam mengambil keputusan. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Metode Naive Bayes Classfifier. Penyakit kulit dapat disebabkan oleh jamur, virus, kuman, parasit hewani, infeksi bakteri dan lain-lain. Mengidentifikasi penyakit kulit biasanya kita harus ke dokter, namun masih mengalami kendala dalam menangani pengidentifikasi penyakit hal itu terkadang dipengarui oleh masyarakat terkadang merasa malu untuk mengkonsultasikan penyakit kulitnya ke dokter karena tanda-tanda penyakit kulit sudah mulai tampak, biaya konsultasi dan obat yang tergolong mahal, lokasi praktek dokter jauh. Kata kunci: sistem pakar, penyakit kulit, naïve bayes classifier, kecerdasan buatan, diagnosa.

Abidin Azhar; Azrai Sirait JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 938-943
[PDF]

Jurnal yang Kami Kelola

Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.

SINTA 4

Journal of Science and Social Research

Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.

ISSN 2615-4307 (Print) ISSN 2615-3262 (Online)

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat

Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).

ISSN 2776-7647

Jurnal Pena Edukasi

Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.

ISSN 2407-0769 (Print) ISSN 2549-4694 (Online)
SINTA 6

Jurnal TEKNISI

Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).

E-ISSN 2775-0965

Jurnal Global Edukasi

Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.

ISSN 2597-873X (Print) ISSN 2614-5588 (Online)

Keunggulan Portal Kami

Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.

Open Access

Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.

Peer Review

Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

Terakreditasi

Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.

Terindeks Luas

Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.

Proses Cepat

Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.

Lisensi CC

Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.

Tertarik Mempublikasikan Riset Anda?

Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.

Terindeks & Diakui Oleh
BRIN GARUDA OneSearch Scilit BASE Dimensions Anjani
Pesan notifikasi