Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 521 |
PENGARUH PERKEMBANGAN EKONOMI DIGITAL TERHADAP DAYA SAING UMKM DI INDONESIA
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the impact of digital economic development on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The focus of the study includes identifying supporting and inhibiting factors in digital economic development that affect the competitiveness of micro, small, and medium enterprises, as well as providing practical policy recommendations for the government and related parties. The research method used is a literature review, which synthesizes findings from scientific journals, government reports, and related research to provide an in-depth overview of this topic, as well as to explore research gaps related to the specific influence of the digital economy on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The results of the study show that the digital economy provides great opportunities for micro, small, and medium enterprises, such as wider market access, increased operational efficiency, and export capabilities, but faces major challenges such as the digital divide, high technology costs, and a lack of digital literacy. The main supporting factors include the Proudly Made in Indonesia National Movement program, while inhibiting factors such as difficulties in accessing technology and capital remain major obstacles. The study concludes that although the digital economy has great potential, the challenges faced by micro, small, and medium enterprises require the active role of the government in optimizing digitization policies and reducing the digital divide. Practical policy recommendations include digital training, technology incentives, and increased access to capital to support micro, small, and medium enterprises in adapting to the digital economy. Keywords: Digital Economy, MSME Competitiveness, Digital Transformation, Indonesia, Policy Recommendations Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sistem zakat di Qatar dan Indonesia dari aspek regulasi, kelembagaan, mekanisme pengelolaan, dan efektivitas distribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat. Qatar sebagai negara berpendapatan tinggi dengan sistem zakat yang terintegrasi dalam kebijakan sosial negara, menunjukkan model filantropi Islam yang didukung penuh oleh pemerintah dan lembaga resmi seperti Ministry of Awqaf and Islamic Affairs serta Qatar Charity. Sementara itu, Indonesia menerapkan sistem zakat dengan dualisme kelembagaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berperan penting dalam memberdayakan masyarakat miskin. Metode penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif, menggunakan sumber data sekunder dari laporan resmi lembaga zakat, jurnal akademik, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem zakat di Qatar lebih terpusat dan terintegrasi dengan kebijakan negara, sementara di Indonesia lebih partisipatif dan berbasis masyarakat. Namun, tingkat efektivitas penyaluran zakat di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam aspek transparansi, digitalisasi, dan pemerataan distribusi. Kajian ini merekomendasikan sinergi antara model Qatar yang terpusat dan model Indonesia yang berbasis partisipatif untuk menciptakan sistem zakat yang lebih adaptif dan inklusif di era ekonomi modern. Kata Kunci: Ekonomi Digital, Daya Saing UMKM, Transformasi Digital Ekonomi, Indonesia, Rekomendasi Kebijakan |
Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Hasan Rahman Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1793-1799 [PDF] |
| 522 |
MODEL MANAJEMEN ZAKAT DI ARAB SAUDI: AKUNTABILITAS, TRANSPARANSI, DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the zakat management model implemented in Saudi Arabia, examine the application of accountability and transparency principles in the process of collecting, managing, and distributing zakat, and assess the socioeconomic impact on community welfare and poverty alleviation. The method used is a literature review, which involves analyzing scientific publications, journals, and related reports to develop a solid conceptual framework. The main findings show that the zakat management model in Saudi Arabia, which is managed by the Zakat, Tax, and Customs Authority (ZATCA), implements a centralized and integrated system with the support of digital technology, layered audits, and the separation of fund collection and distribution. The implementation of accountability through internal-external audit mechanisms and transparency via blockchain and public dashboards has increased efficiency, public trust, and muzakki participation. The socioeconomic impact includes a reduction in poverty rates, the empowerment of mustahik through productive programs, and contributions to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) in the fields of education and health. The conclusion of this study emphasizes the effectiveness of the Saudi Arabian model as a reference for other countries in optimizing zakat as an instrument of social justice. Recommendations include empirical field studies and comparative analysis to deepen understanding of microeconomic impacts. This study contributes to the literature by filling the knowledge gap on the holistic evaluation of national zakat governance in the era of digitalization Keywords: Zakat Saudi Arabia, Accountability, Transparency, Socioeconomic Impact Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model manajemen zakat yang diterapkan di Arab Saudi, mengkaji penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam proses pengumpulan, pengelolaan, serta pendistribusian zakat, serta menilai dampak sosial ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Metode yang digunakan adalah literature review, yang melibatkan analisis terhadap publikasi ilmiah, jurnal, dan laporan terkait untuk menyusun kerangka konseptual yang kokoh. Temuan utama menunjukkan bahwa model manajemen zakat di Arab Saudi, yang dikelola oleh Zakat, Tax, dan Customs Authority (ZATCA), menerapkan sistem terpusat dan terintegrasi dengan dukungan teknologi digital, audit berlapis, serta pemisahan penghimpunan dan pendistribusian dana. Penerapan akuntabilitas melalui mekanisme audit internal-eksternal dan transparansi via blockchain serta dashboard publik telah meningkatkan efisiensi, kepercayaan masyarakat, dan partisipasi muzakki. Dampak sosial ekonomi mencakup penurunan angka kemiskinan, pemberdayaan mustahik melalui program produktif, serta kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang pendidikan dan kesehatan. Kesimpulan penelitian ini menekankan efektivitas model Arab Saudi sebagai referensi bagi negara lain dalam mengoptimalkan zakat sebagai instrumen keadilan sosial. Rekomendasi meliputi studi empiris lapangan dan analisis komparatif untuk memperdalam pemahaman dampak mikro-ekonomi. Penelitian ini berkontribusi terhadap literatur dengan mengisi gap pengetahuan tentang evaluasi holistik tata kelola zakat nasional dalam era digitalisasi. Kata Kunci: Zakat, Arab Saudi, Akuntabilitas, Transparansi, Dampak Sosial Ekonomi |
Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Hasan Rahman Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1787-1792 [PDF] |
| 523 |
PARADOKS EKSPOR BIOMASSA: KEHILANGAN HUTAN, BERTAHANNYA TAMBANG BATUBARA, DAN KETIDAKBERUBAHAN KARBON
Lihat AbstrakAbstract: The global energy transition has driven increased use of biomass as a renewable energy source, particularly in the form of wood pellets traded across countries. Indonesia, with its vast tropical forest resources, is positioned as one of the world’s major biomass suppliers. However, several policy paradoxes emerge. The rise in biomass exports occurs alongside the continued dominance of coal in the national energy mix, ongoing forest degradation, and increasing vulnerability to ecological disasters such as floods, as seen in Aceh and other regions of Sumatra. This article aims to analyze the paradox of biomass exports in Indonesia by linking the dynamics of renewable energy trade, forest sector sustainability, coal dominance, and their implications for carbon emissions and hydrometeorological disaster risks. The study uses a qualitative approach through literature review and policy analysis of the energy and forestry sectors. The findings indicate that without strict biomass governance and integrated energy–environment policies, biomass exports risk creating an illusion of a global energy transition. Importing countries benefit from statistical emission reductions, while Indonesia bears the ecological burden in the form of deforestation, watershed degradation, and increased flood risk. This study emphasizes that biomass cannot be viewed as a single climate solution and is expected to contribute academically and inform policy strategies for energy transition. Keywords: Biomassa, Coal, Deforestation, Flooding, Carbon Emissions, Energy Transition. Abstrak: Transisi energi global mendorong peningkatan pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan, khususnya dalam bentuk pelet kayu yang diperdagangkan lintas negara. Indonesia, dengan kekayaan sumber daya hutan tropis, diposisikan sebagai salah satu pemasok utama biomassa dunia. Namun, ada beberapa paradoks kebijakan. Peningkatan ekspor biomassa berlangsung bersamaan dengan bertahannya dominasi batubara dalam bauran energi nasional, degradasi hutan, serta meningkatnya kerentanan wilayah terhadap bencana ekologis seperti banjir, sebagaimana tercermin dalam kasus banjir di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya. Artikel ini bertujuan menganalisis paradoks ekspor biomassa di Indonesia dengan mengaitkan dinamika perdagangan energi terbarukan, keberlanjutan sektor kehutanan, dominasi batubara, dan implikasinya terhadap emisi karbon serta risiko bencana hidrometeorologi . Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis kebijakan terhadap sektor energi dan kehutanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tanpa tata kelola biomassa yang ketat dan integrasi kebijakan energi lingkungan, ekspor biomassa berpotensi menciptakan ilusi transisi energi global. Negara pengimpor memperoleh manfaat statistik pengurangan emisi, sementara Indonesia menanggung beban ekologis berupa deforestasi, kerusakan daerah aliran sungai, dan meningkatnya risiko banjir. Studi ini menegaskan bahwa biomassa tidak dapat dipandang sebagai solusi iklim tunggal dan diharapkan dapat menjadi kontribusi akademik dan rujukan kebijakan dalam merumuskan strategi transisi energi. Kata Kunci: Biomassa, Batubara, Deforestasi, Banjir, Emisi Karbon, Transisi Energi. |
Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Dita Aidila Syaharani Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1781-1786 [PDF] |
| 524 |
ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM ZAKAT DI QATAR DAN INDONESIA: PERSPEKTIF REGULASI, PENGELOLAAN, DAN DISTRIBUSI
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the impact of digital economic development on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The focus of the study includes identifying supporting and inhibiting factors in digital economic development that affect the competitiveness of micro, small, and medium enterprises, as well as providing practical policy recommendations for the government and related parties. The research method used is a literature review, which synthesizes findings from scientific journals, government reports, and related research to provide an in-depth overview of this topic, as well as to explore research gaps related to the specific influence of the digital economy on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The results of the study show that the digital economy provides great opportunities for micro, small, and medium enterprises, such as wider market access, increased operational efficiency, and export capabilities, but faces major challenges such as the digital divide, high technology costs, and a lack of digital literacy. The main supporting factors include the Proudly Made in Indonesia National Movement program, while inhibiting factors such as difficulties in accessing technology and capital remain major obstacles. The study concludes that although the digital economy has great potential, the challenges faced by micro, small, and medium enterprises require the active role of the government in optimizing digitization policies and reducing the digital divide. Practical policy recommendations include digital training, technology incentives, and increased access to capital to support micro, small, and medium enterprises in adapting to the digital economy. Keywords: Zakat Management, Institutional Framework, Distribution Effectiveness, Islamic Philanthropy, Public Policy Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sistem zakat di Qatar dan Indonesia dari aspek regulasi, kelembagaan, mekanisme pengelolaan, dan efektivitas distribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat. Qatar sebagai negara berpendapatan tinggi dengan sistem zakat yang terintegrasi dalam kebijakan sosial negara, menunjukkan model filantropi Islam yang didukung penuh oleh pemerintah dan lembaga resmi seperti Ministry of Awqaf and Islamic Affairs serta Qatar Charity. Sementara itu, Indonesia menerapkan sistem zakat dengan dualisme kelembagaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berperan penting dalam memberdayakan masyarakat miskin. Metode penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif, menggunakan sumber data sekunder dari laporan resmi lembaga zakat, jurnal akademik, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem zakat di Qatar lebih terpusat dan terintegrasi dengan kebijakan negara, sementara di Indonesia lebih partisipatif dan berbasis masyarakat. Namun, tingkat efektivitas penyaluran zakat di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam aspek transparansi, digitalisasi, dan pemerataan distribusi. Kajian ini merekomendasikan sinergi antara model Qatar yang terpusat dan model Indonesia Kata Kunci: Manajemen Zakat, Kerangka Kelembagaan, Efektivitas Distribusi, Filantropi Islam, Kebijakan Publik |
Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Dita Aidila Syaharani Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1774-1780 [PDF] |
| 525 |
ANALISIS FENOMENA PENGOPLOSAN PERTAMAX : STUDI KUALITATIF TENTANG DAMPAK DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to comprehensively analyze the phenomenon of Pertamax fuel adulteration in Indonesia and examine its impacts on consumers and the national economy. This issue is considered critical as it is directly related to energy quality, consumer protection, and public trust in the fuel distribution system. The research employs a literature study method with a qualitative approach through a Systematic Literature Review, drawing on various scientific sources, official reports, and relevant regulations to obtain a thorough and in-depth understanding. The findings indicate that fuel adulteration practices are carried out in an organized and systematic manner by exploiting weaknesses in the energy distribution and monitoring system, making them difficult to detect. The impacts are not only financial losses for consumers due to reduced fuel quality but also negative effects on vehicle performance and increased maintenance costs. Furthermore, these practices lead to a decline in public trust in national energy institutions and cause significant economic losses to the state due to distribution distortions and potential subsidy leakage. In addition, fuel adulteration constitutes a violation of consumer rights, particularly the right to accurate information and proper product quality. Therefore, strategic measures are required, including strengthening regulations, improving distribution monitoring systems. Keywords: Fuel Adulteration Pertamax, Consumer Protection, Public Trust, Energy Governance, Distribution Monitoring Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif fenomena pengoplosan BBM Pertamax di Indonesia serta mengkaji dampak yang ditimbulkannya terhadap konsumen dan perekonomian nasional. Fenomena ini menjadi isu krusial karena berkaitan langsung dengan kualitas energi, perlindungan konsumen, serta kepercayaan publik terhadap sistem distribusi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review yang mengacu pada berbagai sumber ilmiah, laporan resmi, serta regulasi terkait guna memperoleh gambaran yang menyeluruh dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengoplosan BBM dilakukan secara terorganisir dan sistematis dengan memanfaatkan celah dalam sistem pengawasan dan distribusi energi, sehingga sulit terdeteksi secara langsung. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerugian finansial bagi konsumen akibat kualitas bahan bakar yang menurun, tetapi juga berdampak pada performa kendaraan serta meningkatkan biaya perawatan. Selain itu, praktik ini turut menyebabkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap institusi energi nasional dan menimbulkan kerugian ekonomi negara dalam skala besar akibat distorsi distribusi dan potensi kebocoran subsidi. Lebih lanjut, pengoplosan BBM juga merupakan pelanggaran terhadap hak konsumen, khususnya terkait hak atas informasi yang benar dan jaminan kualitas produk yang layak. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa penguatan regulasi, peningkatan sistem pengawasan distribusi, pemanfaatan teknologi dalam monitoring. Kata Kunci: Pengoplosan BBM Pertamax, Perlindungan Konsumen, Kepercayaan Publik, Tata Kelola Energi, Pengawasan Distribusi |
Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Ayna Azzahra (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1767-1773 [PDF] |
| 526 |
MANAJEMEN ZAKAT DI NEGARA MESIR
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to provide a comprehensive analysis of the zakat management system in Egypt, focusing on its institutional structure as well as the mechanisms of zakat collection and distribution as an important instrument in Islamic social finance to support social welfare and reduce economic inequality. The research uses a literature study method with a Systematic Literature Review approach, drawing data from scientific journals, academic books, and official documents to ensure a comprehensive and reliable analysis. The results show that zakat in Egypt is voluntary and not mandated by the state, yet its management remains relatively well-organized through formal institutions such as Islamic banks, charitable organizations, and community-based social institutions, creating a balance between accountability and flexibility in its distribution. The potential of zakat in Egypt is quite significant, reaching approximately one percent of the gross domestic product, indicating its strategic role in supporting socio-economic development; however, its utilization has not been fully optimized, particularly in reducing poverty and addressing income inequality. This limitation is influenced by several factors, including weak coordination among institutions, differences in governance standards, and limited integration with national development policies, thus highlighting the need for stronger coordination, improved regulatory frameworks, and enhanced policy support to ensure that zakat can function more effectively and sustainably in promoting socio-economic development in Egypt. Keywords: Zakat, Zakat Management, Egypt, Social Welfare, Poverty, Institutional System. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis komprehensif mengenai sistem manajemen zakat di Mesir dengan fokus pada struktur kelembagaan serta mekanisme pengumpulan dan distribusi zakat sebagai instrumen penting dalam keuangan sosial Islam untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketimpangan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan Systematic Literature Review dengan sumber data yang berasal dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen resmi guna memastikan analisis yang komprehensif dan dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat di Mesir bersifat sukarela dan tidak diwajibkan oleh negara, namun pengelolaannya tetap terorganisasi dengan baik melalui lembaga formal seperti bank Islam, organisasi filantropi, dan lembaga sosial berbasis masyarakat sehingga menciptakan keseimbangan antara akuntabilitas dan fleksibilitas dalam penyalurannya. Potensi zakat di Mesir tergolong besar dengan capaian sekitar satu persen dari produk domestik bruto, yang menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung pembangunan sosial ekonomi; namun demikian, pemanfaatannya belum sepenuhnya optimal, terutama dalam mengurangi kemiskinan dan mengatasi ketimpangan pendapatan. Keterbatasan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lemahnya koordinasi antar lembaga, perbedaan standar tata kelola, serta rendahnya integrasi dengan kebijakan pembangunan nasional, sehingga diperlukan peningkatan koordinasi, penguatan kerangka regulasi, dan dukungan kebijakan yang lebih optimal agar zakat dapat berfungsi secara lebih efektif dan berkelanjutan dalam mendorong pembangunan sosial ekonomi di Mesir. Kata Kunci: Manajemen Zakat, Kesejahteraan Sosial, Kemiskinan, Sistem Institutional, Zakat |
Maryam Batubara (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Ayna Azzahra (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1761-1766 [PDF] |
| 527 |
PERAN KONSELOR PADA PENANGANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to examine the role of counselors in assisting children with special needs through a literature review approach. The method used is a literature review with content analysis techniques to identify, analyze, and synthesize various relevant previous research findings. Data sources were obtained from scientific journals, books, and academic publications discussing the concept of children with special needs and guidance and counseling services. The results of the study indicate that counselors play an important role in supporting the development of children with special needs in personal, social, academic, and career aspects. In the personal aspect, counselors help with emotional regulation, increasing self-confidence, and fostering independence. In the social aspect, counselors contribute to improving interaction skills and environmental adaptation. In the academic field, counselors assist in overcoming learning difficulties and optimizing students’ potential, while in the career field, counselors guide future planning based on the child’s interests and abilities. The forms of support provided include individual and group counseling services, collaboration with teachers and parents, and the development of programs tailored to the child’s needs. These roles have an impact on improving independence, social skills, discipline, and overall self-confidence of children with special needs. Keywords: Intervention, Special Needs, Counselor support. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran konselor dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Sumber data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan publikasi akademik yang membahas konsep ABK serta layanan bimbingan dan konseling. Hasil kajian menunjukkan bahwa konselor memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan ABK pada aspek pribadi, sosial, akademik, dan karir. Dalam aspek pribadi, konselor membantu pengelolaan emosi, peningkatan kepercayaan diri, dan kemandirian. Pada aspek sosial, konselor berperan dalam meningkatkan kemampuan interaksi dan adaptasi lingkungan. Dalam bidang akademik, konselor membantu mengatasi kesulitan belajar dan mengoptimalkan potensi siswa, sedangkan dalam bidang karir, konselor membimbing perencanaan masa depan sesuai minat dan kemampuan anak. Bentuk dukungan yang diberikan meliputi layanan konseling individu dan kelompok, kolaborasi dengan guru dan orang tua, serta penyusunan program sesuai kebutuhan anak. Peran tersebut berdampak pada peningkatan kemandirian, kemampuan sosial, kedisiplinan, serta kepercayaan diri ABK secara menyeluruh. Kata Kunci: Penanganan, Anak Berkebutuhan Khusus, Dukungan Konselor. |
Romiaty Romiaty (Universitas Palangka Raya); Rapita Wulansari (Universitas Palangka Raya); Sri Mulyanto (Universitas Palangka Raya); Melinda Resvi (Universitas Palangka Raya); Niesha (Universitas Palangka Raya); Rahmah Safitri (Universitas Palangka Raya); Yosefa Efrida Angelina Manur (Universitas Palangka Raya) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 2514-2521 [PDF] |
| 528 |
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS GAMIFIKASI ZEP-QUIZ PADA MATERI KETENAGAKERJAAN DI KELAS XI DI SMAN 1 PERCUT SEI TUAN
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to determine differences in student learning outcomes using the Zep-Quiz gamification-based digital learning media on Employment in grade XI students at SMAN 1 Percut Sei Tuan. This research is motivated by the importance of conceptual understanding for grade XI students studying Economics in an effort to improve the quality of the teaching and learning process. This study used a quasi-experimental design (Quasy Experiment) with a Non-Equivalent Control Group Design. The study population was all grade XI students. The sample was drawn using purposive sampling, consisting of two classes: an experimental class with 32 students and a control class with 34 students. The research instrument was a multiple-choice learning achievement test that had been tested for validity and reliability. Data analysis techniques used included prerequisite analysis (normality and homogeneity), hypothesis testing using the Mann-Whitney U Test, and effectiveness analysis using the N-Gain Score. The results showed that: (1) The initial conditions of students in both classes were normally and homogeneously distributed, thus equivalent; (2) There is a very significant difference between the learning outcomes of students using Zep-Quiz and those using conventional learning, as indicated by a significance value of 0.003 < 0.05; (3) The average post-test score for the experimental class reached 81.84 (above the Minimum Competency Minimum (KKM), while the score for the control class was 74.85; (4) The use of Zep-Quiz is considered very effective, with an average N-Gain Score of 0.6828 (in the moderate to high category), significantly better than the 0.4813 score for the control class; and (5) Improvements in learning outcomes occurred evenly across all students. Based on these results, it is recommended that teachers use this media as an alternative, engaging and effective learning innovation. Keywords: Learning Media, Gamification, Zep-Quiz, Learning Outcomes, Employment. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran digital berbasis gamifikasi Zep-Quiz pada materi Ketenagakerjaan di Kelas XI SMAN 1 Percut Sei Tuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman konsep bagi siswa kelas XI yang mempelajari mata pelajaran Ekonomi dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasy Experiment) dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI. Sampel diambil menggunakan teknik Purposive Sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen sebanyak 32 orang dan kelas kontrol sebanyak 34 orang. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat analisis (normalitas dan homogenitas), uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney U Test, serta analisis efektivitas menggunakan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi awal siswa pada kedua kelas berdistribusi normal dan homogen, sehingga setara; (2) Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media Zep-Quiz dengan yang menggunakan pembelajaran konvensional, ditandai dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05; (3) Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen mencapai 81,84 (di atas KKM), sedangkan kelas kontrol 74,85; (4) Penggunaan media Zep-Quiz tergolong sangat efektif dengan rata-rata N-Gain Score sebesar 0,6828 (kategori sedang menuju tinggi), jauh lebih baik dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,4813; dan (5) Peningkatan hasil belajar terjadi secara merata di seluruh siswa. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar guru dapat menjadikan media ini sebagai alternatif inovasi pembelajaran yang menarik dan efektif. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Gamifikasi, Zep-Quiz, Hasil Belajar, Ketenagakerjaan. |
Khairuddin E. Tambunan (Universitas Negeri Medan); Meutia Fahrani (Universitas Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1884-1890 [PDF] |
| 529 |
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN
Lihat AbstrakAbstract: The low learning outcomes and critical thinking skills of students in Economics subjects indicate the need for the implementation of more active and innovative learning models. This study aims to analyze the differences in learning outcomes and critical thinking skills of students taught using the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Wordwall media with students taught using conventional learning. This study used a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The research sample consisted of two classes, each consisting of 36 students and was determined through a purposive sampling technique. The research instruments were in the form of a learning outcome test and a critical thinking ability questionnaire, while data analysis was carried out using the Independent Samples t-test. The results showed that there were significant differences between the experimental class and the control class. In the learning outcome variable, a significance value of 0.003 <0.05 was obtained with a calculated t of 3.034 > t table of 1.994, while in the critical thinking ability variable, a significance value of 0.001 <0.05 was obtained with a calculated t of 3.608 > t table of 1.994. Thus, learning using the Problem Based Learning model assisted by Wordwall media produces better learning outcomes and critical thinking skills compared to conventional learning. Keywords: Learning Outcomes; Critical Thinking Skills; Problem Based Learning; Wordwall Abstrak: Rendahnya hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Ekonomi menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang lebih aktif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Wordwall dengan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang masing-masing berjumlah 36 siswa dan ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dan angket kemampuan berpikir kritis, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada variabel hasil belajar diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05 dengan t hitung 3,034 > t tabel 1,994, sedangkan pada kemampuan berpikir kritis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dengan t hitung 3,608 > t tabel 1,994. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media Wordwall menghasilkan capaian hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Kata Kunci: Hasil Belajar; Kemampuan Berpikir Kritis; Problem Based Learning; Wordwall |
Muhammad Bukhori Dalimunthe (Universitas Negeri Medan); Nurita Pasaribu (Universitas Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1876-1883 [PDF] |
| 530 |
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBASIS PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X MAN LABUHANBATU
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to develop economics teaching materials using the Make A Match learning model based on Problem Solving and to test its feasibility, practicality, and effectiveness in improving the learning outcomes of class X students of MAN Labuhanbatu. The type of research used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of the study were class X students with a sample of class X-G as the experimental class and X-I as the control class. Data collection techniques were carried out through observation, questionnaires, documentation, and tests (pre-test and post-test). The results of the study showed that the developed teaching materials were classified as very feasible with an average validation of ± 87%, and very practical based on the use test by students. From the aspect of effectiveness, there was a significant increase in learning outcomes, indicated by an average pre-test score of 57.33 increasing to 89.33 in the post-test, and an N-Gain value of 0.742 (high category). The results of the Independent Sample T-test showed a significant difference between the experimental class and the control class. Thus, teaching materials based on the Make-A-Match model integrated with problem-solving are effective in improving students' economics learning outcomes and encouraging active, collaborative, and meaningful learning. Keywords: Open-Ended Materials, Make-A-Match, Problem-Solving, Learning Outcomes Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar ekonomi menggunakan model pembelajaran Make A Match berbasis Problem Solving serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X MAN Labuhanbatu. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dengan sampel kelas X-G sebagai kelas eksperimen dan X-I sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dokumentasi, dan tes (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan tergolong sangat layak dengan rata-rata validasi sebesar ±87%, serta sangat praktis berdasarkan uji penggunaan oleh siswa. Dari aspek keefektifan, terjadi peningkatan hasil belajar yang signifikan, ditunjukkan oleh rata-rata nilai pre-test sebesar 57,33 meningkat menjadi 89,33 pada post-test, serta nilai N-Gain sebesar 0,742 (kategori tinggi). Hasil uji independent sample t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, bahan ajar berbasis model Make A Match terintegrasi Problem Solving efektif dalam meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa serta mendorong pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna. Kata Kunci: Bahan Ajar, Make A Match, Problem Solving, Hasil Belajar |
Khairuddin E. Tambunan (Universitas Negeri Medan); Malvira Pohan (Universitas Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1867-1875 [PDF] |
| 531 |
ANALISIS PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, DEBT TO ASSETRATIO & CURRENT RATIO TERHADAP NET PROFIT MARGINPADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR MAKANAN &MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021 - 2024
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to examine the effect of Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), and Current Ratio (CR) on Net Profit Margin (NPM) in food and beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2024 period. This research employs a quantitative method with a causal associative approach. The sample consists of 28 companies selected using purposive sampling, with secondary data. Data analysis is conducted using multiple linear regression. The results indicate that DER and CR have no significant effect on NPM, while DAR has a significant effect on NPM. Keywords: Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM) Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Current Ratio (CR) terhadap Net Profit Margin (NPM) pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Sampel penelitian terdiri dari 28 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DER dan CR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPM, sedangkan DAR berpengaruh signifikan terhadap NPM. Kata kunci: Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM) |
Diana (STIE Pangeran Antasari); Helman (Universitas Prima Indonesia); Theresha Immanuel (Universitas Prima Indonesia); Angelita (Universitas Prima Indonesia); Charlin (Universitas Prima Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1332 – 1341 [PDF] |
| 532 |
CERITA BUDAYA DALAM PARIWISATA GASTRONOMI DI SUMATRA BARAT
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the role of cultural narratives in gastronomic tourism practices in West Sumatra, particularly in shaping tourists' perceptions, experiences, and interest in visiting. A qualitative research approach was used with in-depth interviews, participatory observation, and documentation techniques. The findings of this study show that cultural narratives in Minangkabau gastronomy are socially constructed through the transmission of traditional values and institutionalized culinary practices. The context of narrative tourism has undergone strategic changes to bridge the differences in the audience's backgrounds without losing its philosophical essence. Cultural stories are conveyed through interpersonal communication and structured interpretations in tour packages, which are then contextualized by tourists. Narratives have been proven to expand the gastronomic experience from mere sensory evaluation to a holistic experience, involving emotional, educational, aesthetic, and reflective dimensions. Keywords: Gastronomic Tourism, Cultural Stories, and West Sumatra Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran cerita budaya dalam praktik pariwisata gastronomi di Sumatera Barat, khususnya dalam membentuk persepsi, pengalaman, dan minat kunjungan wisatawan. Pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa cerita budaya dalam gastronomi Minangkabau dikonstruksi secara sosial melalui transmisi nilai adat dan praktik kuliner yang terinstitusionalisasi. Konteks pariwisata narasi mengalami perubahan strategis untuk menjembatani perbedaan latar belakang wisatawan tanpa menghilangkan esensi filosofisnya. Cerita budaya disampaikan melalui komunikasi interpersonal maupun interpretasi terstruktur dalam paket wisata, yang kemudian dimaknai secara kontekstual oleh wisatawan. Narasi terbukti memperluas pengalaman gastronomi dari sekadar evaluasi sensorik menjadi pengalaman yang holistik, melibatkan dimensi emosional, edukatif, estetis, dan reflektif. Kata kunci: Pariwisata gastronomi, Cerita Budaya, dan Sumatra Barat |
Ayang Khairunnisa (Institut Seni Indonesia Padangpanjang); Vidya Chandra Prashanty (Universitas Dharma Andalas); Muhammad Refki Novesar (Institut Seni Indonesia Padangpanjang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1323 – 1331 [PDF] |
| 533 |
PENGUATAN KESIAPAN WARGA BINAAN MEMASUKI MASA BEBAS MELALUI PENDEKATAN MULTIDISIPLINER DI LAPAS NARKOTIKA YOGYAKARTA
Lihat AbstrakAbstract: This community service program aims to strengthen the readiness of inmates at Yogyakarta Narcotics Prison who are approaching their release period. The project integrates psychological well-being training, spiritual reflection, entrepreneurship motivation, and augmented reality (AR) digital literacy. Methods included pre-assessment of psychological well-being (PWB), group discussions, reflective journaling, roleplay, motivational sessions, and practical AR workshops. Results indicate improvements in inmates’ self-acceptance, social relationships, autonomy, goal setting, entrepreneurial motivation, and basic AR content production skills. The multidisciplinary approach—combining psychology, theology, economics, and informatics—contributed significantly to inmates’ preparation for social reintegration. This model is recommended as a sustainable program for prisons with similar contexts. Keywords: augmented reality; entrepreneurship literacy; inmates; psychological well-being; reintegration Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan narapidana di Lapas Narkotika Yogyakarta yang mendekati masa pembebasannya. Proyek ini mengintegrasikan pelatihan kesejahteraan psikologis, refleksi spiritual, motivasi kewirausahaan, dan literasi digital augmented reality (AR). Metode yang digunakan dalam pengabdian ini, yaitu pra-penilaian kesejahteraan psikologis (PWB), diskusi kelompok, jurnal reflektif, permainan peran, sesi motivasi, dan lokakarya AR praktis. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan penerimaan diri narapidana, hubungan sosial, otonomi, penetapan tujuan hidup, motivasi kewirausahaan, dan keterampilan produksi konten AR dasar. Pendekatan multidisiplin—menggabungkan psikologi, teologi, ekonomi, dan informatika—berkontribusi secara signifikan pada persiapan narapidana untuk reintegrasi sosial. Model ini direkomendasikan sebagai program berkelanjutan untuk Lembaga Pemasyarakatan dengan konteks serupa. Kata kunci: augmented reality; literasi kewirausahaan; warga binaan; kesejahteraan psikologis; reintegrasi |
; (Universitas Sanata Dharma); Rita Widiarti; Rita Widiarti (Universitas Sanata Dharma); Anastasia ; Anastasia (Universitas Sanata Dharma); Anastasia Rita Widiarti; Anastasia Rita Widiarti (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Widyastuti; Widyastuti (Universitas Sanata Dharma); Dewi ; Dewi (Universitas Sanata Dharma); Dewi Widyastuti; Dewi Widyastuti (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Sinungharjo; Sinungharjo (Universitas Sanata Dharma); F.X. ; F.X. (Universitas Sanata Dharma); F.X. Sinungharjo; F.X. Sinungharjo (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Wuri; Wuri (Universitas Sanata Dharma); Josephine ; Josephine (Universitas Sanata Dharma); Josephine Wuri; Josephine Wuri (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Rini Hardanti; Rini Hardanti (Universitas Sanata Dharma); Yuliana ; Yuliana (Universitas Sanata Dharma); Yuliana Rini Hardanti; Yuliana Rini Hardanti (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Wahyu Estining Rahayu; Wahyu Estining Rahayu (Universitas Sanata Dharma); Caecilia ; Caecilia (Universitas Sanata Dharma); Caecilia Wahyu Estining Rahayu; Caecilia Wahyu Estining Rahayu (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Ndaru Rosita; Ndaru Rosita (Universitas Sanata Dharma); Febriana ; Febriana (Universitas Sanata Dharma); Febriana Ndaru Rosita; Febriana Ndaru Rosita (Universitas Sanata Dharma); ; (Universitas Sanata Dharma); Sancaya D. P; Sancaya D. P (Universitas Sanata Dharma); Olga ; Olga (Universitas Sanata Dharma); Olga Sancaya D. P; Olga Sancaya D. P (Universitas Sanata Dharma); Bernardus Agus Rukiyanto (Universitas Sanata Dharma) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 6 No 1 (2026) |
Hal: 1 - 5 [PDF] |
| 534 |
PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN DETERJEN RAMAH LINGKUNGAN DESA KWALA SERAPUH
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to improve the community’s skills in making eco-friendly detergent soap and to create new business opportunities that can help improve family livelihoods in Kwala Serapuh Village. This initiative also aims to raise public awareness regarding the use of more environmentally safe materials in daily life. The method used in this activity is the community service approach through the Community Service Learning (CSL) program, involving both theoretical instruction and hands-on practice. The activity was conducted by engaging housewives, the PKK group, and village youth as participants. The tools and materials used were selected for their ease of availability and safety, such as buckets, stirrers, detergent base ingredients, and fragrances. The implementation process involved providing simple explanations, followed by hands-on soap-making practice, and guidance from KKN students throughout the activity. The results showed that participants were able to understand and practice making detergent soap effectively, producing a product suitable for daily use with satisfactory quality. Participants also demonstrated high enthusiasm, improved skills, and a growing interest in developing the product into a small business. Additionally, this activity boosted community confidence and awareness regarding environmental protection through the use of safer materials. . Keyword: community skills; detergent soap; economic empowerment. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat sabun deterjen ramah lingkungan serta membuka peluang usaha baru yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga di Desa Kwala Serapuh. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan bahan yang lebih aman bagi lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tahapan penyampaian materi dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan ibu rumah tangga, kelompok PKK dan pemuda desa sebagai peserta. Alat dan bahan yang digunakan dipilih yang mudah didapat dan aman digunakan, seperti ember, pengaduk, bahan dasar deterjen dan pewangi. Proses pelaksanaan dilakukan dengan memberikan penjelasan secara sederhana, dilanjutkan dengan praktik pembuatan sabun secara langsung serta pendampingan oleh mahasiswa KKN selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan pembuatan sabun deterjen dengan baik serta menghasilkan produk yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dengan kualitas yang cukup baik. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi, peningkatan keterampilan serta munculnya minat untuk mengembangkan produk tersebut menjadi usaha kecil. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui penggunaan bahan yang lebih aman. . Kata kunci: keterampilan masyarakat; sabun deterjen; pemberdayaan ekonomi. |
; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); Anisha; Anisha (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); Anisha; Anisha (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); Anisha Anisha; Anisha Anisha (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); ; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); Abdol; Abdol (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); Taufiq ; Taufiq (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); Taufiq Abdol; Taufiq Abdol (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); ; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); Fuadi; Fuadi (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); Ahmad; Ahmad (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); Ahmad Fuadi; Ahmad Fuadi (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura); Usmaidar Usmaidar (Institut Jam’iyah Mahmudiyah) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 6 No 1 (2026) |
Hal: 21 - 28 [PDF] |
| 535 |
IMPLEMENTASI PRAKTIK SHOLAT DAN WUDHU DALAM PENGUATAN PEMAHAMAN IBADAH SISWA SD NEGERI 058119 PEMATANG SENTANG
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to improve students’ understanding of the practices of wudu and prayer at SD Negeri 058119 Pematang Sentang through learning activities that involve hands-on practice. The rationale for this activity stems from the fact that some students are still unable to perform wudu and prayer correctly, both in terms of the sequence of movements and the recitations. The methods used in this activity included observation, hands-on practice, and mentoring. Observations were conducted to assess students’ initial abilities, followed by step-by-step wudhu and prayer practice, as well as mentoring by university students throughout the activity to assist students facing difficulties. The results of the activity showed a significant improvement in students’ understanding after participating. Students gained a better grasp of the proper procedures for wudu and prayer and became more confident in performing them. The use of PowerPoint presentations in delivering the material also helped students grasp the explanations more easily. Additionally, the hands-on practice provided a more tangible learning experience, enabling students to not only understand the theory but also perform their religious duties effectively. Another observable impact was an increase in students’ discipline and awareness regarding maintaining cleanliness and performing religious practices in their daily lives. This activity also benefited the school environment as students demonstrated improved behavior and greater orderliness. Thus, this activity proved effective in helping to enhance students’ understanding and practice of religious rituals. Keyword: Islamic religious education; wudu; prayer Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai praktik ibadah wudhu dan sholat di SD Negeri 058119 Pematang Sentang melalui kegiatan pembelajaran yang melibatkan praktik langsung. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih adanya siswa yang belum mampu melaksanakan wudhu dan sholat dengan benar, baik dari segi urutan gerakan maupun bacaan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi, praktik langsung dan pendampingan. Observasi dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal siswa, kemudian dilanjutkan dengan praktik wudhu dan sholat secara bertahap, serta pendampingan oleh mahasiswa selama kegiatan berlangsung untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang cukup baik pada siswa setelah mengikuti kegiatan. Siswa menjadi lebih mengerti tata cara wudhu dan sholat dengan benar serta lebih percaya diri dalam mempraktikkannya. Penggunaan media PowerPoint dalam penyampaian materi juga membantu siswa lebih mudah memahami penjelasan yang diberikan. Selain itu, kegiatan praktik langsung memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata sehingga siswa tidak hanya mengetahui secara teori tetapi juga mampu melaksanakan ibadah dengan baik. Dampak lain yang terlihat adalah meningkatnya kedisiplinan dan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan serta menjalankan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah karena siswa menunjukkan perubahan sikap yang lebih baik dan lebih tertib. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti dapat membantu meningkatkan pemahaman dan praktik ibadah siswa secara lebih baik. Kata kunci: pendidikan agama Islam; wudhu; sholat |
; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Sandea Nova; Sandea Nova (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Mumtazah ; Mumtazah (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Mumtazah Sandea Nova; Mumtazah Sandea Nova (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); ; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Siregar; Siregar (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Sulaiman ; Sulaiman (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Sulaiman Siregar; Sulaiman Siregar (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); ; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Hidayani; Hidayani (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Syarifah ; Syarifah (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Syarifah Hidayani; Syarifah Hidayani (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); ; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Sari; Sari (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Novita ; Novita (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Novita Sari; Novita Sari (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Diani Syahfitri (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 6 No 1 (2026) |
Hal: 13 - 20 [PDF] |
| 536 |
MEMBANGUN UMKM BERDAYA SAING GLOBAL DI ERA DIGITAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KRIPIK PISANG COKLAT DI DESA SUKA RAMAI
Lihat AbstrakAbstract: The program was carried out as part of the Community Service Program by students of Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat.This activity aims to improve community skills in producing banana chocolate chips and to encourage the development of small businesses that can compete in the digital era. The activity took place on March 5, 2026, at KKN Post 14 in Suka Ramai Village, Padang Tualang District, Langkat Regency. The method used was direct training, combining explanation and hands-on practice. Participants included housewives and village youth who were interested in developing home-based businesses. The tools and materials used were simple and easily available, such as bananas, chocolate, frying equipment, and packaging materials. The results showed that participants were able to understand the process of making banana chocolate chips and successfully produce products with good taste and appearance. Participants showed high enthusiasm and interest in developing the product into a small business. In addition, they began to understand simple marketing strategies using digital media. This activity is expected to help improve family income and encourage the growth of competitive local products in the wider market. Keyword: UMKM; banana chips; digital era; community empowerment Abstrak: Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat kripik pisang coklat serta mendorong terbentuknya usaha kecil yang mampu bersaing di era digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 5 Maret 2026 di Posko KKN 14 Desa Suka Ramai, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung yang meliputi penyampaian materi dan praktik pembuatan produk. Peserta kegiatan terdiri dari ibu rumah tangga dan pemuda desa yang memiliki minat untuk mengembangkan usaha rumahan. Alat dan bahan yang digunakan sangat sederhana dan mudah didapat, seperti pisang, coklat, alat penggorengan serta bahan kemasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan pembuatan kripik pisang coklat dengan baik serta menghasilkan produk dengan rasa dan tampilan yang menarik. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mulai tertarik untuk mengembangkan usaha kecil. Selain itu, peserta mulai memahami cara pemasaran sederhana melalui media digital. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga serta mendorong munculnya produk lokal yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kata kunci: UMKM; kripik pisang coklat; era digital; pemberdayaan masyarakat |
; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Hildana; Hildana (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Deavira ; Deavira (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Deavira Hildana; Deavira Hildana (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); ; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Ramadhani; Ramadhani (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Alfira ; Alfira (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Alfira Ramadhani; Alfira Ramadhani (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); ; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Syah Putra; Syah Putra (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Abdurrahman ; Abdurrahman (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Abdurrahman Syah Putra; Abdurrahman Syah Putra (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); ; (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Hasanah; Hasanah (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Nurul ; Nurul (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); Nurul Hasanah; Nurul Hasanah (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat); ahmad fuadi (Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 6 No 1 (2026) |
Hal: 6 - 12 [PDF] |
| 537 |
STRATEGI SERVICE QUALITY SEBAGAI MEDIA DALAM MENCIPTAKAN KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the Service Quality strategy as a fundamental instrument in creating customer satisfaction and loyalty in the digital economy ecosystem. Amidst increasingly homogeneous e-commerce platform competition, service quality is transforming into a key differentiating factor that determines business sustainability. This study focuses on the dynamics of user interactions on the Shopee Indonesia platform, by examining how the dimensions of E-Service Quality influence future consumer behavior. The method used in this study is a quantitative approach with a causal associative design. Data were collected through the distribution of online questionnaires to 150 respondents who are active Shopee users in the productive age range (18–35 years) using a purposive sampling technique. Data analysis was conducted using the Path Analysis technique to test the direct and indirect effects between variables with the help of statistical software. The results show that the dimensions of E-Service Quality, specifically system efficiency, service promise fulfillment, and data security (privacy), have a positive and significant effect on customer satisfaction. Furthermore, it was found that customer satisfaction plays a role as a perfect mediation variable (full mediation) in linking service quality with customer loyalty. These findings confirm that high technical quality does not automatically create loyalty without an emotionally satisfying user experience. The managerial implications of this study suggest that Shopee must continue to synchronize system performance stability with customer service response speed, especially during peak transaction periods. Investing in data-driven service personalization is a strategic imperative to strengthen emotional bonds and user trust, in order to maintain market dominance amidst the dynamic digital industry landscape Shopee in Indonesia. Keywords: Service Quality, E-Service Quality, Customer Satisfaction, Customer Loyalty, Shopee, Digital Economy Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Service Quality (Kualitas Pelayanan) sebagai instrumen fundamental dalam menciptakan kepuasan dan loyalitas pelanggan pada ekosistem ekonomi digital. Di tengah persaingan platform e-commerce yang semakin homogen, kualitas layanan bertransformasi menjadi faktor diferensiasi utama yang menentukan keberlangsungan bisnis. Penelitian ini berfokus pada dinamika interaksi pengguna pada platform Shopee Indonesia, dengan menelaah bagaimana dimensi-dimensi E-Service Quality memengaruhi perilaku konsumen di masa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 150 responden yang merupakan pengguna aktif Shopee pada rentang usia produktif (18–35 tahun) dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Path Analysis (Analisis Jalur) untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antar variabel dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi E-Service Quality, khususnya efisiensi sistem, pemenuhan janji layanan (fulfillment), dan keamanan data (privacy), berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Lebih lanjut, ditemukan bahwa kepuasan pelanggan menjalankan peran sebagai variabel mediasi yang sempurna (full mediation) dalam menghubungkan kualitas pelayanan dengan loyalitas pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas teknis yang tinggi tidak secara otomatis menciptakan loyalitas tanpa adanya pengalaman pengguna yang memuaskan secara emosional. Implikasi manajerial dari penelitian ini menyarankan bahwa Shopee harus terus melakukan sinkronisasi antara stabilitas performa sistem dengan kecepatan respons layanan pelanggan, terutama pada masa puncak transaksi (peak season). Investasi pada personalisasi layanan berbasis data menjadi urgensi strategis untuk memperkuat ikatan emosional dan kepercayaan pengguna, guna mempertahankan dominasi pasar di tengah dinamisnya lanskap industri digital Shoppe di Indonesia. Kata Kunci: Service Quality, E-Service Quality, Kepuasan Pelanggan, Loyalitas Pelanggan, Shopee, Ekonomi Digital |
Yuga Pratama (Universitas Pamulang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1678-1687 [PDF] |
| 538 |
PEMANFAATAN APLIKASI SISTEM NASKAH DINAS ELEKTRONIK (SINDE) DI LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI WILAYAH XVI
Lihat AbstrakAbstract: This type of research is a Descriptive Research Type, with a qualitative approach. The purpose of this research is to obtain a clear picture of the use of the Electronic Service Script System (SINDE) application in the Region XVI Higher Education Service Institution by using a focus such as Understanding, Infrastructure and Leadership Support. Based on the results of the research reviewed from the understanding, in this case the level of understanding of some employees is still diverse in understanding the use of the Electronic Service Manuscript System (SINDE) application at the Region XVI Higher Education Service Institution. Some employees do not understand and still need help from colleagues who know better, even some of them learn on their own without the help of others. This condition shows that official training support from agencies is still lacking. As a result, the user's understanding depends on their individual personal initiative, which will obviously affect the level of effectiveness and consistency in the use of the application in the work environment. In terms of infrastructure, there are still several technical obstacles, such as errors during login, dependence on internet connections, and server interruptions. This indicates that the system is not yet fully stable, so it needs to be improved in terms of its stability and reliability. Then in terms of leadership support for the use of the Electronic Service Manuscript System application, it is very positive and strategic in encouraging digital transformation in the field of newspaper administration. However, in practice, there is still a parallel use between digital systems and manual processes, which indicates that support from leaders needs to be accompanied by strengthening a digital work culture and continuous training for employees. Through this research, it is hoped that effective solutions can be found to increase the use of the Electronic Service Script System Application (SINDE) at the Region XVI Higher Education Service Institution, as well as providing recommendations for the development of a better management information system in the future. Keywords: Utilization, Electronic Service Manuscript System, LLDIKTI. Abstrak: Jenis penelitian ini adalah Penelitian Deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang penggunaan aplikasi Sistem Layanan Elektronik (SINDE) di Institusi Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XVI dengan menggunakan fokus seperti Pemahaman, Infrastruktur, dan Dukungan Kepemimpinan. Berdasarkan hasil penelitian yang ditinjau dari pemahaman, dalam hal ini tingkat pemahaman sebagian karyawan masih beragam dalam memahami penggunaan aplikasi Sistem Manuskrip Layanan Elektronik (SINDE) di Lembaga Pelayanan Pendidikan Tinggi Wilayah XVI. Sebagian karyawan belum memahami dan masih membutuhkan bantuan dari rekan yang lebih berpengalaman, bahkan sebagian belajar sendiri tanpa bantuan orang lain. Kondisi ini menunjukkan bahwa dukungan pelatihan resmi dari instansi masih kurang. Akibatnya, pemahaman pengguna bergantung pada inisiatif pribadi masing-masing, yang tentunya akan memengaruhi tingkat efektivitas dan konsistensi penggunaan aplikasi di lingkungan kerja. Dari segi infrastruktur, masih terdapat beberapa kendala teknis, seperti kesalahan saat login, ketergantungan pada koneksi internet, dan gangguan server. Hal ini menunjukkan bahwa sistem belum sepenuhnya stabil, sehingga perlu ditingkatkan dari segi stabilitas dan keandalannya. Kemudian dari segi dukungan kepemimpinan untuk penggunaan aplikasi Sistem Manuskrip Layanan Elektronik, sangat positif dan strategis dalam mendorong transformasi digital di bidang administrasi surat kabar. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat penggunaan paralel antara sistem digital dan proses manual, yang menunjukkan bahwa dukungan dari para pemimpin perlu disertai dengan penguatan budaya kerja digital dan pelatihan berkelanjutan bagi karyawan. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan solusi efektif untuk meningkatkan penggunaan Aplikasi Sistem Skrip Layanan Elektronik (SINDE) di Lembaga Pelayanan Perguruan Tinggi Wilayah XVI, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan sistem informasi manajemen yang lebih baik. di masa depan. Kata kunci: Pemanfaatan, Sistem Manuskrip Layanan Elektronik, LLDIKTI. |
Yahya Antu (Universitas Bina Taruna); Ellys Rahman (Universitas Bina Taruna); Endang Hamzah (Universitas Bina Taruna) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1312 - 1322 [PDF] |
| 539 |
Bahasa sebagai Representasi Trauma dalam Memoar Broken Strings Karya Aurelie Moeremans: Kajian Psikolinguistik
Lihat AbstrakMemoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans memuat pengalaman traumatis penulis sebagai korban relasi tidak sehat pada masa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana trauma direpresentasikan melalui pilihan bahasa, struktur narasi, dan ungkapan emosional dalam memoar tersebut dengan menggunakan pendekatan psikolinguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Data berupa kutipan naratif yang merefleksikan kondisi kognitif dan afektif penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma memengaruhi pola bahasa yang ditandai oleh penggunaan repetisi, metafora luka, kalimat fragmentaris, serta pergeseran sudut pandang naratif. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga media ekspresi kondisi psikologis individu. |
Shofyatul Fuadiyah; Safynatul Fawziyyah (Politeknik Negeri Media Kreatif) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 2305-2311 [PDF] |
| 540 |
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BISNIS KULINER DI MEDAN
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to examine the effect of service quality and relationship marketing on customer satisfaction. This research was motivated by the importance of customer satisfaction in maintaining business sustainability amid increasingly intense business competition. The research employed a quantitative method with a survey approach. The population of this study consisted of all customers, while the sampling technique used purposive sampling. Data were collected through the distribution of questionnaires to respondents and analyzed using multiple linear regression analysis with the assistance of statistical software. The results showed that service quality has a positive and significant effect on customer satisfaction, as indicated by a t-value of 5.595 with a significance level of 0.000. Relationship marketing also has a positive and significant effect on customer satisfaction, with a t-value of 11.262 and a significance level of 0.000. Furthermore, simultaneously, service quality and relationship marketing significantly affect customer satisfaction, as evidenced by an F-value of 241.700, which is higher than the F-table value. The coefficient of determination (R²) of 0.863 indicates that service quality and relationship marketing explain 86.3% of customer satisfaction, while the remaining 13.7% is influenced by other factors outside this study. Therefore, improving service quality and implementing effective relationship marketing strategies can play an important role in enhancing customer satisfaction. Keywords: Service Quality, Relationship Marketing, Customer Satisfaction Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan relationship marketing terhadap kepuasan konsumen. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan konsumen dalam mempertahankan keberlangsungan usaha di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, yang dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 5,595 dengan tingkat signifikansi 0,000. Relationship marketing juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai t hitung sebesar 11,262 dan tingkat signifikansi 0,000. Selain itu, secara simultan kualitas pelayanan dan relationship marketing berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai F hitung sebesar 241,700 yang lebih besar dari F tabel. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,863 menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan dan relationship marketing mampu menjelaskan kepuasan konsumen sebesar 86,3%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelayanan dan penerapan relationship marketing yang baik dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kepuasan konsumen. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Relationship Marketing, Kepuasan Konsumen. |
Dewi Shinta Wulandari Lubis (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan); Adrianto Adrianto (Universitas Terbuka) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 2598-2606 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.