Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 161 |
POTENSI PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN DI KAWASAN PENYANGGA SUAKA MARGASATWA NANTU-BOLIYOHUTO KABUPATEN BOALEMO
Lihat AbstrakAbstract: Wildlife Sanctuary in Boalemo Regency, Gorontalo Province, possesses a high diversity of plant species with considerable potential for ecotourism development. This study aims to identify plant species with ecotourism potential and to analyze their diversity levels in two locations: SP3 and Tamilo. This study was conducted from January to April 2026 using a quantitative descriptive-exploratory method through field observations, morphological identification, and analysis of the Shannon-Wiener diversity index. The results show that the SP3 area contains 21 plant species with ecotourism potential from various families, whereas the Tamilo area contains 12 species. The diversity index value in SP3 is H' = 2.647 (moderate), while Tamilo has a higher value of H' 3.236 (high). The identified plant species possess various tourism attraction values, including aesthetic, educational, cultural, economic, and conservation values, comprising highly conserved species such as Canarium pilosum, Dalbergia latifolia, and Pterocarpus indicus, Both areas have the potential to be developed into agroforestry and ethnobotany tourism attractions that support conservation efforts while empowering local consis Keywords: ecotourism; plant diversity; tourist attraction; Nantu-Bolivehuto buffer zone; diversity index. Abstrak: Kawasan penyangga Suaka Margasatwa Nantu-Boliyohuto di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menyimpan keanekaragaman tumbuhan yang berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan berpotensi ekowisata dan menganalisis tingkat keanekaragamannya di dua lokasi, yaitu SP3 dan Tamilo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga April 2026 dengan metode deskriptif kuantitatif-eksploratif melalui observasi lapangan, identifikasi morfologi, dan analisis indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan SP3 terdapat 21 jenis tumbuhan berpotensi ekowisata dari berbagai famili, sedangkan kawasan Tamilo terdapat 12 jenis tumbuhan. Nilai indeks keanekaragaman di SP3 sebesar H' = 2,647 (kategori sedang), sementara Tamilo lebih tinggi dengan H' = 3,236 (kategori tinggi). Tumbuhan yang ditemukan memiliki beragam nilai daya tarik, meliputi nilai estetika, edukasi, budaya, ekonomi, dan konservasi, termasuk spesies bernilai konservasi tinggi seperti Canarium pilosum, Dalbergia latifolia, dan Pterocarpus indicus. Kedua kawasan berpotensi dikembangkan menjadi atraksi wisata berbasis agroforestri dan etnobotani yang mendukung upaya konservasi sekaligus pemberdayaan masyarakat lokal. Kata Kunci: ekowisata; keanekaragaman tumbuhan; daya tarik wisata, kawasan penyangga nantu-boliyohuto; indeks keanekaragaman |
Jusna Ahmad (Universitas Negeri Gorontalo); Dewi Wahyuni K. Baderan (Universitas Negeri Gorontalo); Mustamin Ibrahim (Universitas Negeri Gorontalo); Marini Susanti Hamidun (Universitas Negeri Gorontalo); Magfirah Suryaningtyas Laadi (Universitas Negeri Gorontalo) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4689-4698 [PDF] |
| 162 |
PERAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP RETENSI ANGGOTA: MEDIASI PROSES PEMURIDAN DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN
Lihat AbstrakAbstract: This study asks how transformational leadership shapes member retention in religious organizations, treating disciple making as the pathway that carries much of that influence. The motivation lies in a contradiction running through the literature: some studies tie transformational leadership to commitment and retention, while others find the effect weak or absent. A cross-sectional survey of 525 members of the Seventh-day Adventist Church in Eastern Indonesia was used to test the question. Transformational leadership was captured with a 20-item MLQ-informed scale, disciple making with 31 items, and member retention with 13 items, and the data were examined through Pearson correlation, stepwise regression, and structural equation modeling. Every dimension of transformational leadership related positively to retention. Inspirational motivation and intellectual stimulation stood out as the strongest predictors in the regression. The structural model traced two routes at once which is a direct effect on retention and an indirect effect running through disciple making that suggesting that transformational leadership keeps members chiefly when it sets calling, integrating, equipping, and involving in motion. The article extends transformational leadership theory into religious settings and points church leaders toward a discipleship-grounded practice rather than one that is merely charismatic or administrative. Keywords: transformational leadership; member retention; disciple making; religious organizations; structural equation modeling Abstrak: Studi ini menguji bagaimana kepemimpinan transformasional memengaruhi retensi anggota di organisasi keagamaan, dengan proses pemuridan ditempatkan sebagai jalur mediasi. Persoalannya berangkat dari bukti empiris yang saling bertentangan. Sejumlah penelitian mengaitkan kepemimpinan transformasional dengan komitmen dan retensi, tetapi sebagian lain melaporkan efek yang lemah, bahkan tidak signifikan. Untuk menjawab ketegangan itu, survei potong lintang dilakukan terhadap 525 anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Indonesia Timur. Kepemimpinan transformasional diukur memakai 20 item yang diadaptasi dari Multifactor Leadership Questionnaire, proses pemuridan 31 item, dan retensi anggota 13 item. Data diolah melalui korelasi Pearson, regresi bertahap, dan structural equation modeling. Hasilnya konsisten: keempat dimensi kepemimpinan transformasional berkorelasi positif dengan retensi. Dalam regresi, inspirational motivation dan intellectual stimulation muncul sebagai prediktor terkuat. Model struktural memperlihatkan dua jalur sekaligus yaitu pengaruh langsung kepemimpinan terhadap retensi, dan pengaruh tidak langsung yang mengalir lewat proses pemuridan. Pola ini menyiratkan satu hal pokok: kepemimpinan transformasional menahan anggota untuk tetap tinggal justru ketika ia menggerakkan proses calling, integrating, equipping, dan involving. Artikel ini memperkaya teori kepemimpinan transformasional pada ranah organisasi keagamaan sekaligus menawarkan arahan praktis bagi gereja untuk membangun kepemimpinan yang berpijak pada pemuridan, bukan semata karisma atau kelihaian administratif. Kata kunci: kepemimpinan transformasional; retensi anggota; proses pemuridan; organisasi keagamaan; structural equation modeling |
Budi Harwanto (Universitas Klabat) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4595-4603 [PDF] |
| 163 |
DRONE, MISSILE, DAN PROXY WAR: STRATEGI BALANCE OF THREAT IRAN DALAM PEPERANGAN MODERN PADA KONFLIK IRAN–ISRAEL
Lihat AbstrakAbstract: This study analyzes Iran's Balance of Threat strategy in the Iran–Israel conflict through the use of drones, missiles, and proxy warfare within the context of modern warfare. Using Stephen M. Walt's Balance of Threat theory, this research examines how Israel is perceived by Iran as a strategic threat based on four indicators: aggregate power, geographic proximity, offensive capability, and offensive intentions. The study employs a qualitative descriptive approach through literature research using secondary data from academic journals, books, international security reports, and policy documents. The findings indicate that Iran responds to Israel's military superiority by developing drone warfare, missile warfare, and proxy networks as forms of balancing strategy. Drones provide cost-effective surveillance and strike capabilities, missiles function as deterrence instruments against external threats, while proxy groups such as Hezbollah, Hamas, and the Houthis enable Iran to expand its strategic influence without direct military confrontation. The study concludes that drones, missiles, and proxy warfare constitute the three main pillars of Iran's Balance of Threat strategy and reflect the transformation of modern warfare from conventional interstate conflict toward technology-driven and network-based warfare involving both state and non-state actors. Keywords: balance of threat; Iran–Israel conflict; drone warfare; missile warfare; proxy war. Abstrak: Penelitian ini menganalisis strategi Balance of Threat Iran dalam konflik Iran–Israel melalui penggunaan drone, misil, dan proxy war dalam konteks peperangan modern. Dengan menggunakan teori Balance of Threat Stephen M. Walt, penelitian ini mengkaji bagaimana Israel dipersepsikan Iran sebagai ancaman strategis berdasarkan empat indikator utama, yaitu aggregate power, geographic proximity, offensive capability, dan offensive intentions. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, laporan lembaga keamanan internasional, dan dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Iran merespons superioritas militer Israel melalui pengembangan drone warfare, missile warfare, dan jaringan kelompok proksi sebagai strategi balancing. Drone memberikan kemampuan pengintaian dan serangan dengan biaya yang relatif rendah, misil berfungsi sebagai instrumen deterrence terhadap ancaman eksternal, sedangkan kelompok proksi seperti Hezbollah, Hamas, dan Houthis memungkinkan Iran memperluas pengaruh strategisnya tanpa terlibat dalam perang terbuka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa drone, misil, dan proxy war merupakan tiga pilar utama strategi Balance of Threat Iran serta mencerminkan transformasi peperangan modern yang semakin berbasis teknologi dan jaringan aktor negara maupun non-negara. Kata kunci: balance of threat; konflik Iran–Israel; drone warfare; missile warfare; proxy war. |
Prilla Marsingga (Universitas Singaperbangsa Karawang); Parhan Pratama Junaedi (Universitas Singaperbangsa Karawang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4627-4636 [PDF] |
| 164 |
ANALISIS CLIMATE INJUSTICE DALAM MIGRASI PENDUDUK AKIBAT EROSI TEPI SUNGAI DI BHOLA ISLAND, BANGLADESH
Lihat AbstrakAbstract: Climate change has increased the risk of population displacement in vulnerable regions, including Bhola Island, Bangladesh, where persistent riverbank erosion threatens local communities. This study aims to analyze the phenomenon of climate injustice in population migration caused by riverbank erosion in Bhola Island. The research employs a qualitative method with a case study approach and secondary data analysis. The study applies the climate injustice perspective to examine inequalities between those who contribute to climate change and those who bear its impacts. The findings show that the people of Bhola Island are forced to migrate due to climate-related environmental changes despite Bangladesh's relatively small contribution to global emissions. This study concludes that migration in Bhola Island represents a manifestation of climate injustice reflected in the imbalance between emissions responsibility and climate impacts. Keywords: Bangladesh, Bhola Island, Climate Injustice, Climate Migration, Riverbank Erosion Abstrak: Perubahan iklim telah meningkatkan risiko perpindahan penduduk di berbagai wilayah rentan, termasuk Bhola Island, Bangladesh, yang mengalami erosi tepi sungai secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena climate injustice dalam migrasi penduduk akibat erosi tepi sungai di Bhola Island. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis data sekunder. Analisis dilakukan menggunakan perspektif climate injustice yang menyoroti ketimpangan antara pihak yang berkontribusi terhadap perubahan iklim dan pihak yang menanggung dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Bhola Island mengalami migrasi akibat perubahan iklim meskipun Bangladesh memiliki kontribusi yang relatif kecil terhadap emisi global. Temuan ini menunjukkan bahwa migrasi di Bhola Island merupakan manifestasi climate injustice yang tercermin dari ketimpangan antara kontribusi emisi dan beban dampak perubahan iklim. Kata kunci: Bangladesh, Bhola Island, Climate Injustice, Erosi Tepi Sungai, Migrasi Iklim |
Anggy Wira Pambudi (Universitas Singaperbangsa Karawang); Satria Dwinanda Lorenzo (Universitas Singaperbangsa Karawang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4523-4533 [PDF] |
| 165 |
KEANEKARAGAMAN BURUNG SEBAGAI DAYA TARIK EKOWISATA DI KAWASAN PENYANGGA SUAKA MARGASATWA NANTU-BOLIYOHUTO KABUPATEN BOALEMO
Lihat AbstrakAbstract: The buffer zone of the Nantu-Boliyohuto Wildlife Sanctuary in Boalemo, Gorontalo, is a tropical rainforest harboring rich avifauna biodiversity for conservation-based ecotourism. This study identified bird species with ecotourism potential and determined their diversity level. Conducted in November 2025 in Saritani Village, the research employed a quantitative descriptive method with an exploratory approach across three zones: forest edge, riparian, and agroforestry. Results revealed 20 bird species from 17 families, totaling 198 individuals. The overall diversity index was moderate ( = 2.0746) with Dicaeum celebicum (Grey-sided Flowerpecker) being the most frequently encountered. Out of these, 10 species possess significant ecotourism potential based on striking plumage, distinctive birdsong, endemism, conservation status, and unique behavior. Key species include the Knobbed Hornbill (Rhyticeros cassidix), a Vulnerable endemic species, the Small Blue Kingfisher (Alcedo coerulescens), the Collared Kingfisher (Todirhamphus chloris), the Black Kite (Milvus migrans), and the Javan/Pied Myna (Gracupica contra). These findings indicate that the Nantu-Boliyohuto buffer zone holds substantial potential for development as a sustainable birdwatching (avitourism) destination. This wealth of biodiversity can serve as a primary attraction while simultaneously supporting regional conservation efforts and local community awareness. Keywords: Avifauna, Birdwatching, Ecotourism, Buffer Zone, Nantu-Boliyohuto Wildlife Sanctuary. Abstrak: Kawasan penyangga Suaka Margastwa Nantu-Boliyohuto merupakan kawasan transisi hutan hujan tropis di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, yang menyimpan potensi keanekaragaman hayati, khusunya avifauna, sebagai daya tarik ekowisata berbasis konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis burung yang berpotensi menjadi daya tarik ekowisata serta mengetahui tingkat keanekaragaman jenis burung di kawasan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2025 di Desa Saritani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif dengan pendekatan eksplorasi pada tiga titik pengamatan, yaitu jalur tepi hutan, area riparian, dan kawasan agroforestri. Hasil penelitian ditemukan 20 spesies burung dari 17 famili dengan total 198 individu. Indeks keanekaragaman secara keseluruhan termasuk dalam kategori sedang ( = 2.0746), dengan spesies yang paling banyak dijumpai adalah Dicaeum celebicum (Cabai panggul merah/kelabu). Dari 20 spesies yang teridentifikasi, terdapat 10 spesies yang berpotensi menjadi daya tarik ekowisata berdasarkan kriteria warna bulu mencolok, suara kicauan khas, status endemik, status konservasi, dan perilaku unik, diantaranya Julang Sulawesi (Rhyticeros cassidix) sebagai spesies endemik Vulnerable, Raja Udang Biru (Alcedo coerulescens), Cekakak Sungai (Todirhamphus chloris), Elang Paria (Milvus migrans), dan Jalak Suren (Gracupica contra). Hal ini menunjukkan bahwa kawasan penyangga Suaka Margasatwa Nantu-Boliyohuto memiliki potensi yang signifikan untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata berbasis pengamatan burung (birdwatching/avitourism) yang berkelanjutan. Kata kunci: Avifauna, Birdwatching, Ekowisata, Kawasan Penyangga, Suaka Margasatwa Nantu-Boliyohuto. |
Zuliyanto Zakaria (Universitas Negeri Gorontalo); Dewi Wahyuni K. Baderan (Universitas Negeri Gorontalo); Mustamin Ibrahim (Universitas Negeri Gorontalo); Marini Susanti Hamidun (Universitas Negeri Gorontalo); Magfirah F. Mantali (Universitas Negeri Gorontalo) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4582-4594 [PDF] |
| 166 |
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN REACT BERBANTUAN APLIKASI GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS
Lihat AbstrakAbstract: The aim of this research is to outline the implementation of the REACT method, supported by the Geogebra software, to improve critical thinking skills employing a qualitative approach. The information for this research was gathered from studies conducted with students at Yapim Simpang Kawat Private High School. The techniques for collecting data in this research included observations and interviews, interviews, assessments of critical thinking skills, and documentation. The techniques for data analysis encompass multiple steps, which include calculating the results of student tests and categorizing the level of critical thinking skills both on an individual basis and collectively for the class. The findings of this study indicate that among 36 students, 25 demonstrated critical thinking skills classified as "high", 2 students showed critical thinking skills classified as "medium", while the remaining 9 students were categorized with "low" critical thinking abilities. Based on the test outcomes, regarding question number 1, 79% of the students provided the right answer while 21% did not; for question number 2, 79% were correct and 21% were incorrect; concerning question number 3, 78% got it right and 22% did not; in question number 4, 73% answered correctly and 27% answered wrongly; for question number 5, 68% were correct and 32% were incorrect; lastly, for question number 6, 69% of students provided the correct answer and 31% were incorrect. Consequently, the critical thinking skills level in class X at Yapim Simpang Kawat Private High School is 74%, categorizing it as good. Keywords: REACT, Critical Thinking, GeoGebra Application Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan penerapan metode REACT, yang didukung oleh perangkat lunak Geogebra, untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Informasi untuk penelitian ini dikumpulkan dari studi yang dilakukan dengan siswa di SMA Swasta Yapim Simpang Kawat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi dan wawancara, penilaian keterampilan berpikir kritis, dan dokumentasi. Teknik analisis data mencakup beberapa langkah, yang meliputi menghitung hasil tes siswa dan mengkategorikan tingkat keterampilan berpikir kritis baik secara individu maupun secara kolektif untuk kelas. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dari 36 siswa, 25 menunjukkan keterampilan berpikir kritis yang diklasifikasikan sebagai "tinggi", 2 siswa menunjukkan keterampilan berpikir kritis yang diklasifikasikan sebagai "sedang", sementara 9 siswa lainnya dikategorikan dengan kemampuan berpikir kritis "rendah". Berdasarkan hasil tes, terkait pertanyaan nomor 1, 79% siswa memberikan jawaban yang benar sedangkan 21% tidak; untuk pertanyaan nomor 2, 79% benar dan 21% salah; terkait pertanyaan nomor 3, 78% menjawab dengan benar dan 22% tidak; dalam pertanyaan nomor 4, 73% menjawab dengan benar dan 27% menjawab salah; untuk pertanyaan nomor 5, 68% benar dan 32% salah; terakhir, untuk pertanyaan nomor 6, 69% siswa memberikan jawaban yang benar dan 31% salah. Akibatnya, tingkat keterampilan berpikir kritis di kelas X di SMA Swasta Yapim Simpang Kawat adalah 74%, mengkategorikannya sebagai baik. Kata Kunci: React, Berpikir Kritis, Aplikasi Geogebra |
Sri Rahmah Dewi Saragih (Universitas Asahan); Ulina Agustina Harahap (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4191-4195 [PDF] |
| 167 |
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN KEPERCAYAAN TERHADAP MINAT BELI REMAJA DALAM PEMBELIAN ONLINE PADA PENGGUNA SHOPEE(Studi kasus pada remaja usia 17 - 20 tahun di Kota Medan)
Lihat AbstrakAbstract: This research investigates how product quality, pricing, and consumer trust affect the online buying interest of adolescents using the Shopee platform in Medan. A quantitative methodology with a causal-associative design was utilized for this investigation. The target population comprised youth aged 17–20 who had experience shopping on Shopee, from which 100 participants were chosen via a purposive sampling approach. Data gathered through questionnaires were subsequently processed using multiple linear regression analysis via SPSS. The empirical evidence demonstrates that, partially, price exerts a positive and statistically significant impact on purchase intention, whereas product quality and trust show no significant influence. Concurrently, all three independent variables collectively affect buying interest. The coefficient of determination (R²= 0.821) reveals that 82.1% of the variance in adolescent purchase intention is accounted for by these factors, with the other 17.9% driven by external variables not examined here. Keywords: Product Quality, Price, Trust, Purchase Intention, Shopee. Abstrak: Penelitian ini mengkaji bagaimana kualitas produk, penetapan harga, dan kepercayaan konsumen memengaruhi minat berbelanja daring remaja yang menggunakan platform Shopee di Medan. Metodologi kuantitatif dengan desain kausal-asosiatif digunakan dalam penelitian ini. Populasi sasaran terdiri dari remaja berusia 17–20 tahun yang pernah berbelanja di Shopee, dari mana 100 peserta dipilih melalui pendekatan sampling purposif. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner kemudian diolah menggunakan analisis regresi linier berganda dengan SPSS. Bukti empiris menunjukkan bahwa, secara parsial, harga memberikan dampak positif dan signifikan secara statistik terhadap niat beli, sedangkan kualitas produk dan kepercayaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Di sisi lain, ketiga variabel independen tersebut secara kolektif memengaruhi minat beli. Koefisien determinasi (R² = 0,821) menunjukkan bahwa 82,1% varians dalam niat beli remaja dijelaskan oleh faktor-faktor tersebut, sedangkan 17,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel eksternal yang tidak diteliti dalam penelitian ini Kata kunci: kualitas produk, harga, kepercayaan, minat beli, Shopee |
Diana (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pangeran Antasari); David (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pangeran Antasari); Meivia Rahma Addina (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pangeran Antasari) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4754-4761 [PDF] |
| 168 |
KEANEKARAGAMAN SERANGGA PADA BERBAGAI TIPE PERKEBUNAN DESA SARI TANI KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN BOALEMO
Lihat AbstrakAbstract: Insect diversity plays a vital role in maintaining ecosystem balance, particularly in plantation ecosystems that are influenced by variations in vegetation structure and habitat conditions. This study aims to analyze insect diversity across various plantation types in Sari Tani Village, Wonosari District, Boalemo Regency, Gorontalo Province. A descriptive quantitative method was employed, with sampling conducted using pitfall traps and light traps. Observations were conducted at three stations: uncultivated shrubland, mixed plantation (cloves, coconuts, and bananas), and a citrus plantation. Data analysis was performed using the Shannon-Wiener diversity index (H'), Pielou's evenness index (E), and Simpson's dominance index (D). The results revealed a total of 606 individual insects across 8 orders and 17 families, encompassing various ecological roles including predators, decomposers, pollinators, pests, and bioindicators. The order Hymenoptera, specifically from the family Formicidae, was the most dominant group found, with the species Lasius niger exhibiting the highest number of individuals. The Shannon-Wiener diversity index (H') values across all stations fell into the moderate category. Station II, located in the mixed plantation, had the highest diversity value among the other stations. The dominance index values across all stations were low; in contranst the evenness index ranged from moderate to high, indicating that the insect community at the study site is relatively stable with a fairly even distribution of individuals among species. Overall, differences in plantation types significantly influence the community structure and insect diversity in Sari Tani Village. Keywords: Insects, Diversity, Community Structure, Plantation Types, Sari Tani Abstrak: Keanekaragaman serangga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, terutama pada ekosistem perkebunan yang dipengaruhi oleh perbedaan struktur vegetasi dan kondisi habitat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman serangga pada berbagai tipe perkebunan di Desa Sari Tani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan pitfall trap dan light trap. Pengamatan dilakukan pada tiga stasiun, yaitu lahan semak tidak dibudidayakan, perkebunan campuran (cengkeh, kelapa, dan pisang), serta perkebunan jeruk. Analisis data dilakukan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks kemerataan (E), dan indeks dominansi Simpson (D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 8 ordo dan 17 famili serangga dengan total 606 individu yang terdiri atas berbagai peran ekologis, yaitu predator, dekomposer, polinator, hama, dan bioindikator. Ordo Hymenoptera dari famili Formicidae merupakan kelompok yang paling dominan ditemukan, khususnya spesies Lasius niger dengan jumlah individu tertinggi. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) pada seluruh stasiun termasuk kategori sedang. Stasiun II pada perkebunan campuran memiliki nilai keanekaragaman tertinggi dibandingkan stasiun lainnya. Nilai indeks dominansi pada seluruh stasiun tergolong rendah, sedangkan indeks kemerataan tergolong sedang hingga tinggi, yang menunjukkan bahwa komunitas serangga pada lokasi penelitian relatif stabil dengan penyebaran individu antarspesies yang cukup merata. Secara keseluruhan, perbedaan tipe perkebunan memengaruhi struktur komunitas dan keanekaragaman serangga di Desa Sari Tani. Kata kunci: Serangga, keanekaragaman, Struktur Komunitas, Tipe Perkebunan, Desa Sari Tani |
Chairunnisah J. Lamangantjo (Universitas Negeri Gorontalo); Dewi Wahyuni K. Baderan (Universitas Negeri Gorontalo); Mustamin Ibrahim (Universitas Negeri Gorontalo); Marini Susanti Hamidun (Universitas Negeri Gorontalo); linda k. mahluk (Universitas Negeri Gorontalo); linda Mahluk (Universitas Negeri Gorontalo); Linda K. k. mahluk (Universitas Negeri Gorontalo); Linda K. Mahluk (Universitas Negeri Gorontalo) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4604-4610 [PDF] |
| 169 |
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBANTUAN ARTICULATE STORYLINE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP
Lihat AbstrakAbstract: Mathematical problem solving skills are one of the essential skills that students must possess in mathematics education. However, these skills remain relatively low among seventh-grade students at SMP Negeri 25 Padang. One approach to addressing this issue is through the implementation of the Student Teams Achievement Divisions (STAD) cooperative learning model, supported by Articulate Storyline. This study aims to describe the development of students’ mathematical problem-solving skills during instruction using the STAD model supported by Articulate Storyline and to compare the mathematical problem-solving skills of students learning with this model to those of students learning through conventional instruction. This study is a quasi-experimental study using a Posttest-Only Control Group Design. The results show that students’ mathematical problem-solving skills improved during the learning process, and the skills of students in the experimental class were better than those in the control class. Keywords: Mathematical problem solving skills; STAD; Articulate Storyline. Abstrak: Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki peserta didik dalam pembelajaran matematika. Namun, kemampuan tersebut masih tergolong rendah pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 25 Padang. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan Articulate Storyline. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik selama mengikuti pembelajaran menggunakan model STAD berbantuan Articulate Storyline serta membandingkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar menggunakan model tersebut dengan peserta didik yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik mengalami perkembangan selama pembelajaran dan kemampuan peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis; STAD; Articulate Storyline. |
Suherman Suherman (Universitas Negeri Padang); Edwin Musdi (Universitas Negeri Padang); Arnellis Arnellis (Universitas Negeri Padang); Kurnia Syabrinawati (Universitas Negeri Padang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4544-4551 [PDF] |
| 170 |
PENGARUH MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Fase E SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP
Lihat AbstrakAbstract: Mathematical problem-solving skills (KPPM) are one of the essential skills for students in the 21st century. However, in reality, these skills among Phase E students at UNP Pembangunan Laboratorium High School remain low. One instructional model considered effective in addressing this issue is the Creative Problem Solving with GeoGebra (CPS) model. The purpose of this study is to describe the development of students’ mathematical problem-solving skills during the learning process using the CPS model with the aid of GeoGebra, as well as to determine whether there is a difference in outcomes compared to students who participate in traditional, technology-free instruction. This study employs a quasi-experimental design and a descriptive analysis using a non-equivalent post-test-only control group design. The population for this study consisted of Phase E students for the 2025/2026 academic year at UNP Pembangunan Laboratorium High School. The sample was selected using simple random sampling, with class X E3 serving as the experimental class and class X E2 as the control class. The instruments used were quizzes and the KPMM test. The results of the analysis showed an increase in students’ KPMM scores in the experimental class, and the results of the hypothesis test indicated that students taught using the CPS model aided by GeoGebra performed better than those using the direct instruction model in solving mathematical problems. Keywords: Mathematical Problem Solving Ability; Creative Problem Solving; GeoGebra. Abstrak: Kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) ialah salah satu kemampuan yang penting dimiliki siswa di abad 21. Namun, kenyataannya kemampuan tersebut pada siswa Fase E di SMA Pembangunan Laboratorium UNP masih rendah. Salah satu model pembelajaran yang dinilai efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu model Creative Problem Geogebra (CPS). Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan perkembangan KPPM siswa dalam proses pembelajaran yang menggunakan model CPS dengan bantuan GeoGebra, serta untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasilnya dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung dan tanpa teknologi. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dan kajian deskriptif dengan non-equivalent post test only control group design. Siswa Fase E tahun ajaran 2025/2026 dari SMA Pembangunan Laboratorium UNP menjadi populasi penelitian ini. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling, dengan X E3 menjadi kelas eksperimen dan X E2 menjadi kelas kontrol. Instrumen yang digunakan kuis dan tes KPMM. Hasil analisis memperlihatkan terdapat peningkatan KPMM siswa di kelas eksperimen, serta hasil uji hipotesis mengindikasikan bahwa kemampuan siswa yang pembelajarannya dengan model CPS berbantuan GeoGebra lebih baik dari siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung dalam memecahkan masalah matematika. Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis; Creative Problem Solving; GeoGebra. |
Yerizon (Universitas Negeri Padang); Rifqi Wahyu Rizaldi (Universitas Negeri Padang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4552-4560 [PDF] |
| 171 |
STRATEGI PEDAGOGIS KEKRISTENAN AWAL DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN BERBASIS IMAN KONTEMPORER: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS
Lihat AbstrakAbstract: This article presents a systematic literature review regarding early Christian pedagogical strategies and their implications for contemporary faith-based education. The study addresses the issue that modern religious education often suffers from cognitive reductionism—a tendency to treat faith instruction merely as a transfer of doctrine—while the dimensions of character formation, liturgical participation, communal spirituality, and the educator's role as a role model receive insufficient attention. Employing a systematic literature review approach and thematic synthesis, the article analyzes primary and secondary sources covering the *Didache*, the *Apostolic Tradition*, catechesis, baptismal initiation, mystagogy, the Eucharist, liturgy, and contemporary Christian religious education theory. The findings indicate that early Christian pedagogy rested on five key pillars: catechesis as identity formation, mystagogy as reflection on the experience of faith, liturgy as a learning space, the educator as a moral model, and the integration of Scripture, doctrine, and community. The discussion emphasizes that the early church did not separate knowledge from practice, ritual from education, or the teacher from the witness of their life. Consequently, contemporary faith-based education needs to shift from an instructional model toward one that is formative, participatory, and mystagogical. This article offers a conceptual framework that Christian schools, churches, theological institutions, and faith communities can use to design curricula integrating doctrine, liturgy, service, reflection, and character formation. Keywords: early Christian pedagogy; catechesis; mystagogy; *Didache*; liturgy; faith-based education; Christian education; systematic literature review Abstrak: Artikel ini menyajikan tinjauan literatur sistematis mengenai strategi pedagogis Kekristenan awal dan implikasinya bagi pendidikan berbasis iman kontemporer. Kajian ini berangkat dari persoalan bahwa pendidikan agama masa kini sering mengalami reduksi kognitif, yaitu kecenderungan menempatkan pengajaran iman sebagai transfer doktrin, sementara dimensi pembentukan karakter, partisipasi liturgis, spiritualitas komunal, dan keteladanan pendidik kurang memperoleh perhatian proporsional. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review dan sintesis tematik, artikel ini menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder yang membahas Didache, Tradisi Apostolik, katekese, inisiasi baptisan, mistagogi, Ekaristi, liturgi, serta teori pendidikan agama Kristen kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pedagogi Kekristenan awal dibangun atas lima pilar utama: katekese sebagai pembentukan identitas, mistagogi sebagai refleksi pengalaman iman, liturgi sebagai ruang belajar, pendidik sebagai model moral, dan integrasi Kitab Suci, doktrin, serta komunitas. Pembahasan menegaskan bahwa gereja mula-mula tidak memisahkan pengetahuan dari praktik, ritus dari pendidikan, atau guru dari kesaksian hidup. Karena itu, pendidikan berbasis iman kontemporer perlu bergerak dari model instruksional menuju model formatif, partisipatif, dan mistagogis. Artikel ini menawarkan kerangka konseptual yang dapat digunakan oleh sekolah Kristen, gereja, lembaga pendidikan teologi, dan komunitas iman untuk merancang kurikulum yang mengintegrasikan doktrin, liturgi, pelayanan, refleksi, dan pembentukan karakter. Kata kunci: pedagogi Kekristenan awal; katekese; mistagogi; Didache; liturgi; pendidikan berbasis iman; Christian education; systematic literature review |
Edgar W.M. Tauran (Universitas Klabat) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4645-4654 [PDF] |
| 172 |
STRATEGI DIPLOMASI EKONOMI INDONESIA DALAM MEMPERTAHANKAN KEBIJAKAN HILIRISASI NIKEL PASCA-PUTUSAN WTO DS592
Lihat AbstrakAbstract: This study examines Indonesia's layered economic diplomacy strategy in maintaining its sovereign nickel downstreaming policy following the adverse World Trade Organization (WTO) DS592 ruling. Utilizing a qualitative approach with a descriptive-analytical design, this research evaluates the pivotal timeline of 2022–2026 to capture post-dispute dynamics, institutional adaptations, and domestic governance digitalizations. Data were gathered through documentary research from official WTO dispute archives, ministerial performance reports, and credible macroeconomic publications. The findings demonstrate that Indonesia successfully protected its industrial policy space from external interventions by synergizing three diplomatic pillars: leveraging multilateral institutional paralysis through tactical legal maneuvers ("appealing into the void"), isolating bilateral trade frictions within the IEU-CEPA negotiations alongside the establishment of an Ad Hoc Joint Task Force, and aggressively locking in physical foreign direct investment for high-value smelter ecosystems from East Asian partners. Furthermore, this policy space was domestically institutionalized through the integration of the SIMBARA digital governance system to optimize state revenue and resource transparency. In conclusion, this empirical phenomenon challenges liberal institutionalism’s core assumption of automatic compliance by proving that a Global South middle power can effectively counter multilateral regulatory pressures and shift from a traditional raw material supplier to a sovereign industrialized nation by utilizing critical mineral leverage. Keywords: Critical Minerals, Economic Diplomacy, WTO Dispute, Resource Nationalism, Policy Space Abstrak: Penelitian ini mengkaji strategi diplomasi ekonomi berlapis Indonesia dalam mempertahankan kebijakan kedaulatan hilirisasi nikel pasca putusan sengketa Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) DS592 yang merugikan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis untuk menganalisis periode krusial 2022–2026 guna menangkap dinamika pascasengketa, adaptasi kelembagaan, dan digitalisasi tata kelola domestik. Data diperoleh melalui studi dokumentasi yang bersumber dari arsip resmi sengketa WTO, laporan kinerja kementerian, serta berbagai publikasi makroekonomi yang kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia berhasil mempertahankan ruang kebijakan (policy space) industri nasional dari intervensi eksternal melalui sinergi tiga pilar diplomasi, yaitu pemanfaatan kelumpuhan institusional WTO melalui manuver hukum taktis berupa appealing into the void, isolasi friksi perdagangan bilateral melalui perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan pembentukan Ad Hoc Joint Task Force, serta penguncian investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) secara agresif untuk pengembangan ekosistem smelter bernilai tambah tinggi dari mitra Asia Timur. Lebih lanjut, ruang kebijakan tersebut diinstitusionalisasikan secara domestik melalui integrasi sistem tata kelola digital SIMBARA guna mengoptimalkan penerimaan negara dan meningkatkan transparansi pengelolaan sumber daya. Kesimpulannya, fenomena empiris ini menantang asumsi utama neoliberalisme institusional mengenai kepatuhan otomatis terhadap rezim internasional dengan menunjukkan bahwa kekuatan menengah dari Global South mampu secara efektif menghadapi tekanan regulasi multilateral dan bertransformasi dari pemasok bahan mentah tradisional menjadi negara industri yang berdaulat melalui pemanfaatan daya ungkit mineral kritis. Kata kunci: Mineral Kritis, Diplomasi Ekonomi, Sengketa WTO, Nasionalisme Sumber Daya, Ruang Kebijakan. |
Nurbani Adine Gustianti (Universitas Singaperbangsa Karawang); Michael Hernan Otniel (Universitas Singaperbangsa Karawang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4561-4571 [PDF] |
| 173 |
ECOLOGICALLY UNEQUAL EXCHANGE DAN PRODUKSI INSEKURITAS: ANALISIS ANCAMAN KEAMANAN MANUSIA DALAM PERDAGANGAN E-WASTE DI GHANA
Lihat AbstrakAbstract: The research findings show that ecological inequality in the e-waste trade operates as a mechanism for producing human insecurity. Through environmental cost-shifting, appropriation of environmental space, and underdevelopment, the ecological burden transferred to Ghana develops into a critical and pervasive threat to the human vital core, thereby disrupting the environmental security, health security, and economic security of local communities. Thus, the e-waste trade not only reproduces global ecological inequality, but also reproduces multidimensional insecurity at the human level. Keywords: e-waste; Ghana; Ecologically Unequal Exchange; Human Security; Multidimensional Insecurity Abstrak: Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan ekologis dalam perdagangan e-waste beroperasi sebagai mekanisme produksi insekuritas manusia. Melalui environmental cost-shifting, appropriation of environmental space, dan underdevelopment, beban ekologis yang dipindahkan ke Ghana berkembang menjadi ancaman yang bersifat critical adan pervasive terhadap vital core manusia sehingga mengganggu environmental security, health security, dan economic security masyarakat. Dengan demikian, perdagangan e-waste tidak hanya mereproduksi ketimpangan ekologis global, tetapi juga mereproduksi insekuritas multidimensional pada tingkat manusia. Kata kunci: Limbah Elektronik; Ghana; Ecologically Unequal Exchange; Keamanan Manusia; Ancaman Multidimensi |
Fajar Imam Zarkasyi (Universitas Singaperbangsa Karawang); Anggi Regina C (Universitas Singaperbangsa Karawang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4655-4665 [PDF] |
| 174 |
STRATEGI ADVOKASI TENAGANITA TERHADAP SIME DARBY PLANTATION DI MALAYSIA TAHUN 2020–2023
Lihat AbstrakAbstract: This study examines how Tenaganita, a Malaysian local non-governmental organisation, deployed transnational advocacy network (TAN) strategies to compel the United States Customs and Border Protection (CBP) to issue a Withhold Release Order (WRO) against Sime Darby Plantation, the world’s largest producer of certified sustainable palm oil, between 2020 and 2023. Using a qualitative descriptive design based on documentary study, the research applies Keck and Sikkink’s framework of information, symbolic, leverage, and accountability politics, together with the boomerang pattern. The findings show that the forced-labour conditions at Sime Darby satisfied all eleven indicators defined by the International Labour Organization, while domestic enforcement and voluntary RSPO certification both failed. Tenaganita gathered grassroots evidence, transferred it to the Hong Kong-based NGO Liberty Shared for translation into a regulatory petition, and amplified it through investigative journalism that reframed a technical compliance issue as a global moral controversy. The integration of the four strategies converted moral pressure into a coercive sanction, culminating in roughly RM82 million in recruitment-fee reimbursement to more than 34,000 workers before the WRO was revoked in February 2023. Keywords: accountability politics; boomerang pattern; forced labour; transnational advocacy networks; withhold release order. Abstrak: Studi ini mengkaji bagaimana Tenaganita, sebuah organisasi non-pemerintah lokal Malaysia, menerapkan strategi jaringan advokasi transnasional (TANs) untuk mendorong United States Customs and Border Protection (CBP) menerbitkan Withhold Release Order (WRO) terhadap Sime Darby Plantation, produsen minyak sawit berkelanjutan bersertifikat terbesar di dunia, pada 2020–2023. Dengan pendekatan kualitatif berdesain deskriptif berbasis studi dokumentasi, penelitian ini menerapkan kerangka Keck dan Sikkink tentang politik informasi, simbolis, leverage, dan akuntabilitas, beserta pola bumerang. Temuan menunjukkan bahwa kondisi kerja paksa di Sime Darby memenuhi seluruh sebelas indikator yang ditetapkan Organisasi Buruh Internasional, sementara penegakan hukum domestik dan sertifikasi sukarela RSPO sama-sama gagal. Tenaganita mengumpulkan bukti akar rumput, mentransfernya kepada LSM berbasis Hong Kong, Liberty Shared, untuk diterjemahkan menjadi petisi regulatif, dan memperbesarnya melalui jurnalisme investigatif yang membingkai ulang persoalan kepatuhan teknis menjadi kontroversi moral global. Integrasi keempat strategi tersebut mengonversi tekanan moral menjadi sanksi koersif, yang berpuncak pada pengembalian biaya perekrutan sekitar RM82 juta kepada lebih dari 34.000 pekerja sebelum WRO dicabut pada Februari 2023. Kata kunci: kerja paksa; politik akuntabilitas; pola bumerang; jaringan advokasi transnasional; withhold release order. |
Fadhlan Nur Hakiem (Universitas Singaperbangsa Karawang); Mumtaz Najih Fauzan (Universitas Singaperbangsa Karawang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4534-4543 [PDF] |
| 175 |
SISTEM WEB REAL-TIME MENGGUNAKAN AJAX DAN TEXT-TO-SPEECH PADA SISTEM PENGATURAN MEROKOK
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to design and build a web-based employee smoking break monitoring system at PT Foodex Inti Ingredients to help monitor break periods more effectively. The research method used is the Waterfall method, which includes the stages of requirements analysis, system design, implementation, and testing. This system was developed using PHP, MySQL, JavaScript, AJAX, and Text-to-Speech (TTS) to display data in real time and provide automatic voice notifications when the break is over. The implementation results show that this system is able to monitor smoking break activities in real time without having to reload the page, record user activities into the database, and provide responsive voice alerts according to the set time limit. Based on the test results, all system functions work according to user needs. The conclusion of this study is that the developed system can help companies improve discipline during smoking breaks, support operational efficiency, and create a more organized and productive work environment. Keywords: Ajax; Auto Notification; Text-to-speech; Smoke Break Time, Web Real-time. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring aktivitas rehat merokok karyawan berbasis web di PT Foodex Inti Ingredients guna membantu pengawasan durasi rehat secara lebih efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem dikembangkan menggunakan PHP, MySQL, JavaScript, AJAX, dan Text-to-Speech (TTS) untuk menampilkan data secara real-time serta memberikan notifikasi suara otomatis ketika waktu rehat berakhir. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu memantau aktivitas rehat merokok secara real-time tanpa perlu memuat ulang halaman, mencatat aktivitas pengguna ke dalam basis data, dan memberikan peringatan suara secara responsif sesuai batas waktu yang ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Kesimpulan penelitian ini adalah sistem yang dibangun dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan disiplin waktu rehat merokok, mendukung efisiensi operasional, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertib dan produktif. Kata kunci: Ajax; Notifikasi Otomatis; Text-to-speech; Waktu Rehat Merokok, Web real-time. |
Aji Anggono (Universitas Pelita Bangsa); Anggi Muhammad Rifa’i (Universitas Pelita Bangsa); Abdul Aziz (Universitas Pelita Bangsa) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4516-4522 [PDF] |
| 176 |
IMPLEMENTASI TEXT MINING DALAM ANALISA SENTIMEN MASYARAKAT TERHADAP KETTANGGAPAN PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR
Lihat AbstrakAbstract : The development of information technology and social media has made it easier for people to express their opinions on various issues, including the government’s responsiveness in handling flood disasters. The large number of comments generated on social media makes manual opinion analysis ineffective because it requires a long time and involves a large volume of data. Therefore, an automated method is needed to process and classify public sentiment. This study aims to implement text mining to analyze public sentiment toward the government’s responsiveness in flood disaster management using the K-Nearest Neighbour (KNN) algorithm. The research data were collected from social media platforms such as Instagram, TikTok, and X, consisting of public comments related to flood disasters in Aceh and North Sumatra. The research stages include data collection, text preprocessing, feature extraction, data splitting into training and testing sets, sentiment classification using the KNN method, and evaluation of classification results. The system was developed as a web-based application using PHP programming language and MySQL database. The results of this study are expected to provide an overview of public opinion tendencies in the form of positive, negative, and neutral sentiments and serve as evaluation material for the government to improve its response in flood disaster management. Keywords: Text Mining, Sentiment Analysis, K-Nearest Neighbour (KNN), Social Media, Flood Disaster, Government Responsiveness. Abstrak : Perkembangan teknologi informasi dan media sosial menyebabkan masyarakat semakin mudah menyampaikan pendapat terhadap berbagai isu, termasuk ketanggapan pemerintah dalam penanggulangan bencana banjir. Banyaknya komentar yang muncul di media sosial menjadikan analisis opini secara manual tidak efektif karena membutuhkan waktu yang lama dan jumlah data yang besar. Oleh karena itu, diperlukan metode otomatis untuk mengolah dan mengklasifikasikan sentimen masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan text mining dalam menganalisis sentimen masyarakat terhadap ketanggapan pemerintah dalam penanggulangan bencana banjir menggunakan algoritma K-Nearest Neighbour (KNN). Data penelitian diperoleh dari platform media sosial Instagram, TikTok, dan X yang berisi komentar masyarakat terkait bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, preprocessing teks, ekstraksi fitur, pembagian data training dan testing, proses klasifikasi menggunakan metode KNN, serta evaluasi hasil klasifikasi. Sistem dibangun berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran kecenderungan opini masyarakat dalam bentuk sentimen positif, negatif, dan netral serta membantu sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas respon terhadap bencana banjir. Kata kunci: : Text Mining, Analisis Sentimen, K-Nearest Neighbour (KNN), Media Sosial, Bencana Banjir, Ketanggapan Pemerintah. |
Muhammad Sabir Ramadhan (Universitas Asahan); Apri Affandi (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4158-4165 [PDF] |
| 177 |
KOMPARASI ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR DAN NAIVE BAYES UNTUK KLASIFIKASI KELAYAKAN EKSPOR KOPI ARABIKA DENGAN CORRELATION-BASED FEATURE SELECTION
Lihat AbstrakAbstract: Arabica coffee is a high-value export commodity for the Indonesian economy. To maintain global competitiveness, coffee beans must meet export feasibility quality standards based on the cupping score from the Coffee Quality Institute (CQI). This study aims to compare the performance of the K-Nearest Neighbor (KNN) and Gaussian Naive Bayes algorithms in classifying the export feasibility of Arabica coffee beans. In sensory quality testing, high-dimensional attributes (10 parameters) can cause accuracy instability and increase computational load. Therefore, Correlation-based Feature Selection (CFS) was applied to reduce redundant features. The CFS process filtered the initial 10 features into 4 selected features (Flavor, Acidity, Cupper Points, and Aroma). The Dataset was obtained from the Kaggle Coffee Quality Database and had undergone Excel format adjustments before being loaded into the system. Modeling was conducted using 1,303 data records with a 30% split for testing data. The evaluation results showed that the Naive Bayes algorithm provided the best performance, achieving an accuracy rate of 97.95%. The use of CFS proved successful in reducing feature dimensions by 60% without significantly decreasing classification accuracy. Keywords: Arabica Coffee; Export Classification; K-Nearest Neighbor; Naive Bayes; Correlation-based Feature Selection. Abstrak: Kopi Arabika merupakan komoditas ekspor bernilai tinggi bagi perekonomian Indonesia. Untuk menjaga daya saing di tingkat global, biji kopi harus memenuhi standar kualitas kelayakan ekspor berdasarkan cupping score dari Coffee Quality Institute (CQI). Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dan Gaussian Naive Bayes dalam klasifikasi kelayakan ekspor biji kopi Arabika. Dalam pengujian sensoris mutu, dimensionalitas atribut yang tinggi (10 parameter) dapat menyebabkan ketidakstabilan akurasi dan meningkatkan beban komputasi. Oleh karena itu, Correlation-based Feature Selection (CFS) diterapkan untuk mereduksi fitur redundan. Proses CFS menyaring 10 fitur awal menjadi 4 fitur terpilih (Flavor, Acidity, Cupper Points, Aroma). Dataset diambil dari Kaggle Coffee Quality Database dan telah melalui tahapan penyesuaian format Excel sebelum dimuat ke sistem. Pemodelan dilakukan menggunakan 1303 rekam data dengan pembagian data uji sebesar 30%. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes memberikan performa terbaik dengan tingkat akurasi mencapai 97,95%. Penggunaan CFS terbukti berhasil memangkas dimensi fitur sebesar 60% tanpa menurunkan akurasi klasifikasi secara signifikan. Kata Kunci: Kopi Arabika; Klasifikasi Ekspor; K-Nearest Neighbor; Naive Bayes; Correlation-based Feature Selection. |
Harmayani (Universitas Asahan); Bambang Irwansyah (Universitas Asahan); Dicky Apdillah (Universitas Asahan); Pujawati (Universitas Asahan); Nazma Aulia (Universitas Asahan); Diva Agustin Purba (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4149-4157 [PDF] |
| 178 |
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI INVENTARIS BARANG BERBASIS WEB PADA DIVISI PERENCANAAN STRATEGIS DAN PELAYANAN TERMINAL PETIKEMAS PT. PELABUHAN INDONESIA
Lihat AbstrakAbstract: This research aims to design and build a web-based Inventory Information System for the Strategic Planning and Container Terminal Services Division of PT. Pelabuhan Indonesia (Persero). This system was developed to address the problem of manual inventory recording using Microsoft Excel, which is prone to recording errors, data loss, and difficulties in preparing reports and monitoring goods in real time. The system development method used is the System Development Life Cycle (SDLC) with a Prototype model. The result of this research is a web application that allows for structured recording of incoming and outgoing goods, as well as requests for borrowing goods. Key features include master data management (goods, suppliers, shelves, officers, admins), automated stock updates, an information dashboard, and report generation. System testing using the Black Box Testing method showed that all system functions were running well and in accordance with user needs. The implementation of this system is expected to improve operational efficiency, data accuracy, and support faster and more accurate decision-making processes within the company. Keywords: Information System, Inventory, Website, SDLC Prototype, Black Box Testing, PT. Pelabuhan Indonesia. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Inventaris Barang berbasis web pada Divisi Perencanaan Strategis dan Pelayanan Terminal Petikemas PT. Pelabuhan Indonesia. Sistem ini dikembangkan untuk mengatasi permasalahan pencatatan inventaris yang masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel, yang rentan terhadap kesalahan pencatatan, kehilangan data, serta kesulitan dalam penyusunan laporan dan pemantauan barang secara real-time. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Prototype. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi web yang memungkinkan pencatatan barang masuk, keluar, dan pengajuan peminjaman barang secara terstruktur. Fitur-fitur utama mencakup manajemen data master (barang, supplier, rak, petugas, admin), otomatisasi pembaruan stok, dashboard informasi, serta pembuatan laporan. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, serta mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat di lingkungan perusahaan. Kata Kunci: Sistem Informasi, Inventaris Barang, Website, SDLC Prototype, Black Box Testing, PT. Pelabuhan Indonesia. |
Rouli Doharma (Institut Sosial dan Teknologi Widuri); Mohamad Hilal Monoarfa (Institut Sosial dan Teknologi Widuri) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4142-4148 [PDF] |
| 179 |
EVALUASI MULTIDIMENSI KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN BENIH BENING LOBSTER (PUERULUS) DI PERAIRAN KABUPATEN TULUNGAGUNG BERBASIS RAPID APPRAISAL FOR FISHERIES (RAPFISH)
Lihat AbstrakAbstract: The waters of Tulungagung Regency possess potential for clear lobster seed (BBL), driving high levels of fishing activity for this commodity. BBL management—including harvesting activities—is governed by government regulations that underwent frequent changes between 2021 and 2024. This study aimed to examine BBL management issues in Tulungagung by characterizing BBL utilization, assessing the sustainability status of BBL management, and formulating management strategies. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Analysis employed MDS RAPFISH to determine sustainability status and AHP to formulate priority management strategies. The results indicate that BBL fishing activities in Tulungagung are environmentally friendly, utilizing *pocong* nets that comply with the standards set in the Regulation of the Minister of Marine Affairs and Fisheries Number 7 of 2024. RAPFISH analysis classified the sustainability status as "sustainable," reflecting controlled utilization levels alongside relatively stable fishing volumes and activity among local fishers. Meanwhile, AHP analysis identified the implementation of a closed season—based on peak lobster spawning periods—as the primary management strategy for BBL in Tulungagung Regency. This study recommends this priority strategy as the key measure to improve and maintain the sustainability of BBL management in the region. Keywords: Sustainability, lobster spawning season, MDS RAPFISH, AHP Abstrak: Perairan Kabupaten Tulungagung memiliki potensi benih bening lobster (BBL) yang mendorong tingginya aktivitas penangkapan komoditas tersebut. Pengelolaan BBL termasuk di dalamnya aktivitas penangkapan telah diatur dalam peraturan pemerintah yang sering mengalami perubahan pada kurun waktu 2021 hingga 2024. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tujuan guna mendalami persoalan pengelolaan BBL khususnya di Tulungagung diantaranya menentukan keragaan karakteristik pemanfaatan BBL, menetapkan status keberlanjutan pengelolaan BBL, serta menentukan strategi pengelolaan BBL. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan MDS RAPFISH untuk penetapan status keberlanjutan dan AHP perumusan strategi prioritas pengelolaan BBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penangkapan BBL yang di Tulungagung tergolong ramah lingkungan menggunakan alat berupa jaring pocong yang masih sesuai dengan kaidah yang ditetapkan dalam Permen KP Nomor 7 Tahun 2024. Hasil analisis RAPFISH menunjukkan status keberlanjutan pada kategori berkelanjutan yang menunjukkan tingkat pemanfaatan yang masih terkontrol dengan relatif stabilnya jumlah dan aktivitas penangkapan oleh nelayan setempat. Sedangkan pada hasil analisis prioritas rekomendasi kebijakan (AHP) diperoleh strategi penerapan musim tertutup berdasarkan puncak pemijahan lobster sebagai pilihan strategi pengelolaan BBL paling utama di Kabupaten Tulungagung. Studi ini merekomendasikan strategi prioritas tersebut sebagai upaya utama untuk memperbaiki dan mempertahankan status keberlanjutan pengelolaan BBL di Tulungagung. Kata kunci: Keberlanjutan, BBL, MDS RAPFISH, AHP |
Hatim Albasri (Pusat Penelitian Perikanan, NRIA/BRIN); Lis M Yapanto (Universitas Terbuka); Susadiana (Universitas Terbuka) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4133-4141 [PDF] |
| 180 |
KLASIFIKASI SENTIMEN PUBLIK TERHADAP PROGRAM SDG 1 PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA MENGGUNAKAN SVM DAN INDOBERT
Lihat AbstrakAbstract: The first goal of the Sustainable Development Goals (SDGs), namely poverty eradication, is a major priority of Indonesia’s national development agenda. Public responses to poverty alleviation initiatives provide valuable insights for assessing the effectiveness of government policies. This study examines public sentiment regarding the implementation of SDG 1 using posts collected from the X platform and compares the classification performance of Support Vector Machine (SVM) and IndoBERT models. A dataset consisting of 1,002 Indonesian-language posts was gathered through web scraping and Application Programming Interface (API) techniques. The research process included data preprocessing, sentiment labeling through a lexicon-based approach, TF-IDF feature extraction for the SVM model, and fine-tuning for the IndoBERT model. Model performance was evaluated using a confusion matrix with accuracy, precision, recall, and F1-score metrics. The findings indicate that negative sentiment is more dominant than positive sentiment toward poverty alleviation programs. The SVM model achieved an accuracy of 80.60%, while IndoBERT reached 80.10%. These results suggest that SVM performed slightly better on the dataset used in this study. Overall, the findings demonstrate that artificial intelligence-based sentiment analysis can support monitoring public perceptions and evaluating poverty reduction policies in Indonesia more effectively and comprehensively for evidence-based decision making processes nationwide. Keywords: sentiment analysis; SDG 1; poverty; SVM; IndoBERT. Abstrak: Tujuan pertama Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu menghapus kemiskinan, menjadi salah satu agenda strategis pembangunan nasional Indonesia. Respons masyarakat terhadap berbagai program pengentasan kemiskinan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi terhadap efektivitas kebijakan yang diterapkan pemerintah. Penelitian ini menganalisis sentimen publik mengenai implementasi SDG 1 dengan memanfaatkan unggahan pada platform X serta membandingkan kinerja model Support Vector Machine (SVM) dan IndoBERT dalam proses klasifikasi. Sebanyak 1.002 unggahan berbahasa Indonesia dikumpulkan melalui teknik scraping dan pemanfaatan API. Tahapan penelitian meliputi praproses data, pemberian label sentimen menggunakan pendekatan leksikon, pembentukan fitur TF-IDF pada SVM, serta fine-tuning model IndoBERT. Kinerja model dievaluasi menggunakan confusion matrix dengan indikator accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa opini negatif lebih dominan dibandingkan opini positif terhadap program pengentasan kemiskinan. Model SVM memperoleh tingkat akurasi sebesar 80,60%, sedangkan IndoBERT mencapai 80,10%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa SVM memiliki performa yang sedikit lebih unggul pada dataset yang digunakan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa analisis sentimen berbasis kecerdasan buatan berpotensi menjadi alat pendukung dalam memonitor persepsi masyarakat serta mengevaluasi kebijakan pengurangan kemiskinan di Indonesia. Kata kunci: analisis sentimen; SDG 1; kemiskinan; SVM; IndoBERT. |
Ayu Andini Br Sitepu (Universitas Satya Terra Bhinneka); Putri Athirah Thaibur (Universitas Satya Terra Bhinneka); M. Imam Santoso (Universitas Satya Terra Bhinneka); Nia Mardiah (Universitas Satya Terra Bhinneka) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 4117-4125 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.