Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 2741 |
Peningkatan Kinerja Guru Dalam Pembelajaran Melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this study was to determine how the results and student learning activities with the application of the Project Based Learning model. The research method used in this research is Classroom Action Research (CAR) through two cycles. Data collection techniques used are observation and interviews. The results showed that the implementation of learning with the theme of the Meaning and Meaning of the Church through the application of the Project Based Learning model was generally conducive, students showed a positive response and there was an increase in the percentage of student learning activities in cycle I, namely 36.36% quite active, 41.81% active and 21.81% very active. In cycle II, student activity increased to 0% quite active, 50.90% active and 49.08% very active. Based on this, it is hoped that the teacher can apply the Project Based Learning model with good planning and implementation so that student learning activities can increase Keywords: church; project based learning  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil dan aktivitas belajar siswa dengan penerapan model Project Based Learning. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan tema Arti dan Makna Gereja melalui penerapan model Project Based Learning secara umum berlangsung kondusif, siswa menunjukkan respon positif serta terdapat peningkatan prosentase aktivitas belajar siswa pada siklus I yaitu sebesar 36,36% cukup aktif, 41,81% aktif dan 21,81 % sangat aktif. Pada siklus II ini aktivitas siswa meningkat menjadi 0% cukup aktif, 50,90 % aktif dan 49,08 % sangat aktif. Berdasarkan hal tersebut, diharapkan guru dapat menerapkan pembelajaran model Project Based Learning dengan perencanaan dan pelaksanaan yang baik agar aktivitas belajar siswa dapat meningkat Kata kunci: gereja; project based learning |
Sadurmaro Damanik |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 1 (2020) |
Hal: 55 - 64 [PDF] |
| 2742 |
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Project Based Learning
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this study was to determine how the results and student learning activities with the application of the Project Based Learning model. The research method used in this research is Classroom Action Research (CAR) through two cycles. Data collection techniques used are observation and interviews. The results showed that the implementation of learning with the theme of the Meaning and Meaning of the Church through the application of the Project Based Learning model was generally conducive, students showed a positive response and there was an increase in the percentage of student learning activities in cycle I, namely 36.36% quite active, 41.81% active and 21.81% very active. In cycle II, student activity increased to 0% quite active, 50.90% active and 49.08% very active. Based on this, it is hoped that the teacher can apply the Project Based Learning model with good planning and implementation so that student learning activities can increase Keywords: church; project based learning  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil dan aktivitas belajar siswa dengan penerapan model Project Based Learning. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan tema Arti dan Makna Gereja melalui penerapan model Project Based Learning secara umum berlangsung kondusif, siswa menunjukkan respon positif serta terdapat peningkatan prosentase aktivitas belajar siswa pada siklus I yaitu sebesar 36,36% cukup aktif, 41,81% aktif dan 21,81 % sangat aktif. Pada siklus II ini aktivitas siswa meningkat menjadi 0% cukup aktif, 50,90 % aktif dan 49,08 % sangat aktif. Berdasarkan hal tersebut, diharapkan guru dapat menerapkan pembelajaran model Project Based Learning dengan perencanaan dan pelaksanaan yang baik agar aktivitas belajar siswa dapat meningkat Kata kunci: gereja; project based learning |
Desrina Sihombing |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 1 (2020) |
Hal: 47 - 54 [PDF] |
| 2743 |
Peningkatan Keterampilan Bercerita Melalui Pendekatan SAVI Berbantuan Boneka Tangan
Lihat AbstrakAbstract: Based on initial data obtained through observations in Class II SD Negeri 076675 Ombolata Hilimbowo found problems in Indonesian language learning. The research objective was to improve teacher skills, student activities and student storytelling skills in Indonesian language learning. The research subjects consisted of teachers and students of Class II SD Negeri 076675 Ombolata Hilmbowo. Data collection techniques using test and non-test techniques. Data analysis techniques used qualitative and quantitative data. The results showed that the skills of the teacher in cycle I got a score of 24 with good criteria then increased to 29 with good criteria in cycle II. Student activity in cycle I got a score of 18.5 with sufficient criteria then increased to 24 with good criteria in cycle II. The storytelling skills of students in the first cycle got a score of 69.2 with classical completeness of 59% and the qualifications were not complete. The storytelling skills of students in cycle II increased to 76.1 with 88% classical completeness and complete qualifications. Key words: hand puppets; SAVI; storytelling  Abstrak: Berdasarkan data awal yang didapatkan melalui observasi di Kelas II SD Negeri 076675 Ombolata Hilimbowo ditemukan permasalahan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Tujuan penelitian adalah meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan keterampilan bercerita siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa Kelas II SD Negeri 076675 Ombolata Hilmbowo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik analisis data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru pada siklus I mendapatkan skor  24  dengan  kriteria baik  kemudian  meningkat  menjadi  29 dengan kriteria baik pada siklus II. Aktivitas siswa pada siklus I mendapatkan skor 18,5 dengan kriteria cukup kemudian meningkat menjadi 24 dengan kriteria baik pada siklus II. Keterampilan bercerita siswa pada siklus I mendapatkan nilai 69,2 dengan ketuntasan klasikal 59% dan kualifikasi tidak tuntas. Keterampilan bercerita siswa pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 76,1 dengan ketuntasan klasikal 88% dan kualifikasi tuntas. Kata kunci : bercerita; boneka tangan; SAVI. |
Yuniriang Waruwu |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 1 (2020) |
Hal: 39 - 46 [PDF] |
| 2744 |
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Teknik Pemanfaatan Cerita Teman
Lihat AbstrakAbstract: The research location was conducted at SD Negeri 070983 Sihare'o, Gunungsitoli Barat District, Gunungsitoli City. The time for action research is August to October 2019. The research subjects were students of Class III-A SD Negeri 070983 Sihare'o, West Gunungsitoli District, Gunungsitoli City. The purpose of this study is to improve the skills of teachers in learning to write narrative essays by using the technique of using friends' stories. Data collection techniques are tests, documentation, observation, and field notes. The results showed an increase in teacher skills, student activity, and narrative essay writing skills. Teacher skills in the first cycle of 80% with good criteria (B), 97% in cycle II with very good criteria. (A). Student activity in cycle I was 69% with good criteria (B), cycle II 89% with very good criteria (A). Classical completeness of student learning outcomes in the first cycle is 63%, the second cycle is 92% with complete criteria.Key words: friends' stories; narrative essay; writing skills Abstrak: Lokasi penelitian dilaksanakan di SD Negeri 070983 Sihare’o Kecamatan Gunungsitoli Barat Kota Gunungsitoli. Waktu penelitian tindakan adalah bulan Agustus sampai dengan Oktober 2019 . Subyek penelitian adaah siswa Kelas III-A SD Negeri 070983 Sihare’o Kecamatan Gunungsitoli Barat Kota Gunungsitoli. Adapun tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan guru dalam pembelajaran menulis karangan narasi dengan menggunakan teknik pemanfaatan cerita teman. Teknik pengumpulan data yaitu tes, dokumentasi, observasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan keterampilan menulis karangan narasi. Keterampilan guru pada siklus I sebesar 80% dengan kriteria baik (B), siklus II 97% dengan kriteria sangat baik. (A). Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 69% dengan kriteria baik (B), siklus II 89% dengan kriteria sangat baik (A). Ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal siklus I sebesar 63%, siklus II 92 % dengan kriteria tuntas. Kata kunci: cerita teman; karangan narasi; keterampilan menulis; |
Yasmin Rianiwati Zebua |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 1 (2020) |
Hal: 31 - 38 |
| 2745 |
Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Katolik Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Lihat AbstrakAbstract: This research was conducted at SDN 060932 Medan Amplas. The subjects of this study were students in grade 3 SDN 060932 Medan Amplas in the Catholic Religious Education lesson, totaling 28 people, consisting of 13 male students and 15 female students. was given action that the class average score was 69.07 and the percentage of classical completeness was only 25%, In the first cycle action by applying the demonstration method, the class average score was 76.39, the classical completeness percentage was 50% and the student activity observation value showed There was an increase from the initial test in terms of class average and learning completeness, in the second cycle action by applying the PBM model, the class average value increased until it reached 83.39 and the student's observation value increased to reach 85%, With the application of the PBM model can improve student learning outcomes on the Sacrament of Penance material in grade 3 SDN 060932 Medan Amplas academic year 2020/2021. Keywords: based on problems; eucharist; repentance; sacrament of baptism  Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan di SDN 060932 Medan Amplas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SDN 060932 Medan Amplas pada pelajaran Pendidikan Agama Katolik yang berjumlah 28 orang, yang terdiri dari13 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan.Berdasarkan dari pembahasan hasil penelitian maka dapat ditarik beberapa simpulan yaitu Pada tes awal sebelum diberikan tindakan bahwa nilai rata-rata kelas 69,07 dan jumlah persentase ketuntasan klasikal hanya 25%, Pada tindakan siklus I dengan penerapan metode demonsrasi diperoleh nilai rata-rata kelas 76,39 persentase ketuntasan klasikal 50% dan nilai observasi aktivitas siswa hal ini menunjukkan adanya peningkatan dari tes awal dari segi rata-rata kelas maupun ketuntasan belajar, Pada tindakan siklus II denagan penerapan model PBM diperoleh nilai rata-rata kelas semakin meningkat hingga mencapai 83,39 dan nilai observasi siswa meningkat sehingga mencapai 85%, Dengan penerapan model PBM dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Sakramen Tobat di kelas 3 SDN 060932 Medan Amplas Tahun Pelajaran 2020/2021. Kata Kunci: berbasis masalah; ekaristi; sakramen baptis; tobat |
Riah Ukur Damanik |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 1 (2020) |
Hal: 23 - 30 [PDF] |
| 2746 |
Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping Guna Meningkatkan Hasil Belaar IPS
Lihat AbstrakAbstract: In general, classroom action research aims to improve the quality of learning for grade VI students at SDN 013845 Lestari. specifically aims to: 1. Improve Student Learning Achievement; 2. Describe the management of Social Science Lessons; 3. Through Mind Mapping Learning Model with Material Appearance of Nature and Social Condition of Neighboring Countries. This classroom action research was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of planning, acting, observing and reflecting. The classroom action research was carried out in class VI SDN 013845 Lestari, amounting to 29 students. The subjects of this study were sixth grade social science teachers and sixth grade students at SDN 013845 Lestari. Data were collected through observation, interviews, tests, and study documentation. The learning outcomes in the first cycle reached an average value of 77.33% after the first cycle and the second cycle, the reflection and recommendation values reached an average of 85.3%, meaning there was an increase of 9.97%. Keywords: mind mapping; natural appearance; neighboring countries' social conditions  Abstrak: Penelitian tindakan kelas secara umum bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran untuk peserta didik kelas VI SDN 013845 Lestari. secara khusus bertujuan untuk: 1. Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa; 2. Mendeskripsikan pengelolaan Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial; 3. Melalui Model Pembelajaran Mind Mapping Dengan Materi Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial Negara-negara Tetangga. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di kelas VI SDN 013845 Lestari yang berjumlah 29 orang siswa. Subjek penelitian ini adalah guru Ilmu Pengetahuan Sosial kelas VI dan siswa kelas VI SDN 013845 Lestari, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, test, dan study dokumentasi. Hasil belajar pada siklus I mencapai nilai rata-rata 77.33% setelah siklus I dan siklus II, refleksi dan rekomendasi nilai rata-rata mencapai 85.3% berarti ada peningkatan sebesar 9.97%. Kata Kunci: keadaan sosial negara tetangga; kenampakan alam; mind mapping |
Sudirah Sudirah |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 1 (2020) |
Hal: 17 - 22 [PDF] |
| 2747 |
Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Materi Pecahan Melalui Bantuan Alat Peraga Benda Konkret
Lihat AbstrakAbstract: The purpose of this study was to improve learning outcomes in Class III-B semester I SD Negeri 070983 Sihare'o, Gunungsitoli Barat District, Gunungsitoli City, especially in fraction material through the help of concrete object props. The method in this research is a class research method. As for the research subjects, students of Class III-B SD Negeri 070983 Sihare'o semester I of Gunungsitoli Barat District, Gunungsitoli City in the academic year 2019/2020 consisted of 24 students, including 13 male students and 11 female students. The results of the study are as follows: In cycle I, 14 students (58.3%) completed their studies and 10 students (41.7%) who did not complete their studies with an average grade score of 6.2 and 61 absorption. 7%. The results in the second cycle of students who completed learning were 17 students (70.8%) and those who did not complete their studies were 7 students (29.2%) with an average grade score of 7.3 and absorption capacity of 73.3%. While the results in the third cycle the number of students who completed learning was 21 students (87.5%) and those who did not complete their studies were 3 (12.5%) students with an average grade score of 8.8 with absorption capacity of 87.9%. Because it had met the indicators of success and even exceeded the value that the researchers targeted, this research was stopped in cycle III. Keywords: props; concrete objects; fraction.  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa Kelas III-B semester I SD Negeri 070983 Sihare’o Kecamatan Gunungsitoli Barat Kota Gunungsitoli khususnya dalam materi pecahan melalui bantuan alat peraga benda konkret. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kelas. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa Kelas III-B SD Negeri 070983 Sihare’o semester I Kecamatan Gunungsitoli Barat Kota Gunungsitoli tahun pelajaran 2019/2020 terdiri dari 24 siswa, diantaranya 13 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pada siklus I siswa yang tuntas belajar sejumlah 14 siswa (58,3 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 10 siswa (41,7 %) dengan nilai rata-rata kelas 6,2 dan daya serap 61,7 %. Hasil pada siklus II siswa yang tuntas belajar sejumlah 17 siswa (70,8 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 7 siswa (29,2 %) dengan nilai rata-rata kelas 7,3 dan daya serap 73,3 %. Sedangkan hasil pada siklus III jumlah siswa yang tuntas belajar 21 siswa (87,5 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 3 (12,5 %) siswa dengan nilai rata-rata kelas 8,8 dengan daya serap 87,9%. Karena sudah memenuhi indikator keberhasilan bahkan sampai melebihi dari nilai yang peneliti targetkan, maka penelitian ini dihentikan pada siklus III. Kata kunci: alat peraga; benda konkret; pecahan. |
Yuliati Zebua |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 1 (2020) |
Hal: 9 - 16 [PDF] |
| 2748 |
Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction Terhadap Hasil Belajar IPA - Biologi
Lihat AbstrakAbstract: Based on preliminary studies it was found that student learning outcomes were still low and the learning models used were less varied. For that, it is necessary to apply the Direct Instruction (DI) learning model that can shape student knowledge and be active in learning. The purpose of this study was to determine the effect of the Direct Instruction (DI) learning model on student learning outcomes in Biology subjects. This type of research is a quantitative research with experimental methods. The study population was 132 grade VIII students. The sample of the study was 44 students of class VIII-3 as the experimental class and 40 students of class VIII-2 as the control class. The results showed that t count was 9.84 and t table was 1.66. This shows that the value of t count> t table. In conclusion, the Direct Instruction (DI) learning model has an effect on student learning outcomes. Suggestions, it is hoped that every teacher of Biology subject to apply the Direct Instruction (DI) learning model in order to improve the abilities of students, and can improve teaching and learning methods and become reference material for further researchers who are relevant to this research. Keyword: Direct Instruction Abstrak: Berdasarkan studi pendahuluan ditemukan bahwa hasil belajar siswa masih rendah dan model pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi. Untuk itu, perlu di terapkan model pembelajaran Pembelajaran Direct Instruction yang dapat membentuk pengetahuan siswa dan aktif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Pembelajaran Direct Instruction terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 132. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII-3 berjumlah 44 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII-2 berjumlah 40 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian diperoleh thitung sebesar 9,84 dan ttabel sebesar 1.66. Hal tersebut menunjukan bahwa nilai thitung > ttabel. Kesimpulan, model pembelajaran Pembelajaran Direct Instruction berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Saran, diharapkan kepada setiap guru mata pelajaran Biologi supaya menerapkan model pembelajaran Pembelajaran Direct Instruction demi meningkatkan kemampuan yang dimiliki siswa, serta dapat memperbaiki cara belajar mengajar serta menjadi bahan referensi kepada peneliti lanjutan yang relefan dengan penelitian ini. Kata Kunci: Direct Instruction |
Herni Yanti Telaumbanua |
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 4 No 1 (2020) |
Hal: 1 - 8 [PDF] |
| 2749 |
Simulasi Alat Pintu Otomatis Kereta Api Menggunakan Sensor Ultrasonic Berbasis Microcontroller
Lihat AbstrakKereta api adalah bentuk transportasi rel yang terdiri dari serangkaian kendaraan yang ditarik sepanjang jalur kereta api untuk mengangkut kargo atau penumpang. Namun ada beberapa daerah pedalaman yang belum disentuh oleh pemerintah dan sering terjadi kecelakaan di penyebrangan perlintasan kereta api. Oleh sebab itu maka dirancanglah alat yang dapat meminimalisirkan masalah kecelakaan di penyebrangan perlintasan kereta api yaitu alat pintu otomatis kereta api, yang menggunakan microcontroller, sensor photodioada dan Infrared, motor servo, buzzer dan lampu led. Dengan alat pintu otomatis kereta api ini nantinya dapat menutup pintu penyebrangan kereta api di penyebrangan perlintasan kereta api secara otomatis ketika ada kereta api yang lewat dan dapat membuka pintu kereta api tersebut secara otomatis ketika tidak ada kereta api yang lewat. Sistem kerja otomatis ini ini menggunakan sensor Photodioda dan Infra RED yang dihubungkan ke microcontroller agar memproses kereta api yang melintas di lajur kereta api. Kemudian ketika objek terdeteksi maka selanjutnya sensor mengirimkan sinyal ke microcontroller kemudian akan memberikan perintah ON terhadap Lampu LED dan Buzzer sebagai indikator pemberitahuan bahwa kereta api akan melintas serta menggunakan motor servo untuk menutup jalur perlintasan kereta api tersebut. Dengan demikian sistem keamaanan pintu lajur kereta api ini dapat memperkecil resiko terjadinya kecelakaan pada perlintasan kereta api. |
Dedi Setiawan (STMIK Triguna Dharma); Ardianto Pranata (STMIK Triguna Dharma); Puji Sari Ramadhan (STMIK Triguna Dharma); Azanuddin Azanuddin (STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 147 –154 [PDF] |
| 2750 |
IMPROVING THE STUDENTS’ WRITING THROUGH TALKING STICK MODEL AT GRADE XI STUDENTS
Lihat AbstrakThis study aimed to improve the result learn student during and to study process makes writing simple sentence through talking stick model. And students’ responses toward the use of talking stick model in learning English writing. This model is expected to overcome the problem that occurs in the field. The methodology of research is classroom action research (CAR). The object of the research is students’ SMK Negeri 1 Pulau Rakyat, class XI2, that amount of 30 students, academic year of 2019/2020. The classroom action research in planning, the researcher used first cycle and the second cycle. Afterwards enter cycle that first pursuant to sequence use some step that is planning, acting, observing, reflecting and the second cycle of the same steps with the first cycle. In analyzing the data the researcher used descriptive quantitative. The result of analysis assess at the first cycle showing result that the mean score 66.8, in addition, there were 6 students passed KKM in cycle I, after percent 20%. And the second cycle showing result that mean score 86.0 in addition, there were 27 students passed KKM in cycle II, after percent 90%. In this research has KKM 75. The mentioned seen from efficacy indicator indicate that study process writing simple sentence through talking stick can mount result learn students, hence this research is expressed to succeed and discontinued at the second cycle, thereby can be expressed that improving the students’ writing simple sentence through talking model at grade XI students of SMK Negeri 1 Pulau Rakyat in academic year of 2019/2020, it is success |
Akmal Akmal (STMIK ROYAL KISARAN); Chitra Latiffani |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 142 –146 [PDF] |
| 2751 |
SISTEM PAKAR METODE CERTAINTY FACTOR DALAM DIAGNOSA PENYAKIT KANKER KELENJAR GETAH BENING PADA RSUD H. ABDUL MANAN SIMATUPANG
Lihat AbstrakKanker kelenjar getah bening dikenal juga dengan istilah kanker limfoma, yaitu kanker darah dalam sistem limfatik yang menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening. Sistem pakar adalah program komputer yang menirukan penalaran seorang pakar dengan keahlian pada suatu wilayah pengetahuan tertentu. Sistem pakar mencoba mencari solusi, memberikan saran atau kesimpulan yang konsisten terhadap permasalahan yang ditemukannya. Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang kesehatan yaitu sistem pakar untuk melakukan diagnosa penyakit kusta dan pencengahannya menggunakan metode Certainty factor. Certainty Factor atau faktor kepastian merupakan metode yang mendefenisikan ukuran kepastian terhadap suat fakta atau aturan, untuk menggambarkan tingkat keyakian pakar terhadap masalah yang sedang dihadapi.Penelitian ini akan dirancang menggunakan Aplikasi Visual Studio 2010 dan bahasa pemrograman Desktop, serta database Sql Server 2008. Harapan penulis, sistem ini dapat membantu masyarakat dalam mendiagnosa penyakit kusta. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat melakukan konsultasi dengan sistem layaknya berkonsultasi dengan seorang pakar untuk mendiagnosa gejala yang terjadi pada pengguna serta menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi. |
Juna Eska (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Hidayatullah Hidayatullah (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Hambali Hambali (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 155 –162 [PDF] |
| 2752 |
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN SAPI PEDAGING IMPOR TERBAIK DI PT. JUANG JAYA ABADI ALAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE MULTIOBJECTIVE OPTIMIZATION ON THE BASIS OF RATIO ANALYSIS (MOORA)
Lihat AbstrakIndustri makanan dan minuman yang saat ini sedang mengalami perkembangan misalnya industri susu kemasan, makanan ringan dari daging sapi, sosis kemasan, meatbowl dan lain sebagainya sangat bergantung pada bahan baku utama yaitu daging sapi. Sapi merupakan salah satu hewan yang banyak diternakkan di Indonesia. Sapi terbagi menjadi 2 yaitu Sapi Perah dan Sapi Potong. Sapi Perah dimanfaatkan untuk menghasilkan susu, sedangkan Sapi Potong dimanfaatkan dari hasil dagingnya. Banyak sekali peternak sapi potong gagal dalam bisnisya, karena tidak dapat memilih sapi terbaik. Bisnis sapi potong yang berkembang pesat saat ini, menimbulkan persaingan yang sangat ketat dalam memenuhi pasokan daging sapi Hal ini menyebabkan peternak harus benar-benar teliti dalam memilih jenis sapi pedaging.Untuk mengatasi masalah diatas dibuatlah Sistem Pendukung Keputusan dengan menggunakan Metode MOORA untuk pemilihan sapi pedaging impor terbaik di PT. Juang Jaya Abadi Alam yang bertujuan untuk mempermudah dan membantu masalah-masalah dalam pemilihan sapi pedaging impor terbaik dan diharapkan dapat menemukan Pengambilan Keputusan secara tepat. Dari penelitian ini akan menghasilkan aplikasi yang digunakan adalah berbasis desktop yang dapat mengimplementasikan Metode MOORA dalam pemilihan sapi pedaging impor terbaik.. |
Beni Andika (STMIK Triguna Dharma); Ahmad Fitri Boy (STMIK Triguna Dharma); Zulfian Azmi (STMIK Triguna Dharma); Ishak Ishak (STMIK Triguna Dharma); Milfa Yetri (STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 163 - 170 [PDF] |
| 2753 |
SISTEM KENDALI JARAK JAUH ROBOT PEMADAM API DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR FLAM DAN SENSOR MQ BERBASIS MOTOR POMPA
Lihat AbstrakKebakaran adalah suatu keadaan darurat yang disebabkan karena terjadinya kebakaran/ledakan di berbagai tempat yang dapat membahayakan jiwa manusia, harta benda, dan lingkungan. Faktor terjadinya kebakaran karena manusia, berupa pembakaran hutan, membuang puntung rokok sembarangan sampai dengan kurang pengertian atau melanggar aturan. Seperti distasiun tebing tinggi yang hanya menggunakan racun api sebagai antisipasi pemadam kebakaran. Berdasarkan hal tersebut peneliti akan merancang robot pemadam api yang memiliki beberapa input dari modul elektronika seperti pembaca gas, pembaca api, sampai dengan pembaca suhu. Selain itu output dari robot yang akan dirancang menggunakan motor dc sebagai kipas pemadam api yang difungsikan sebagai pemadam api skala kecil seperti puntung rokok, percikan api yang berasal dari korek api. Motor pompa yang juga digunakan sebagai pemadaman api. Ketika mobil robot mendektesi adanya sumber api atau kebocoran gas, sampai dengan peningkatan suhu, maka robot tersebut akan menyalakan buzzer untuk memberi tahu orang sekitar bahwa adanya potensi bahaya kebakaran. Untuk sistem kendali prototype robot menggunakan modul interface hc-05 yang dihubungkan dengan android. |
Muhammad Amin (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal); Ricki Ananda (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 136 –141 [PDF] |
| 2754 |
Aktivitas E-Sports Oleh Siswa Sekolah Menengah dan Mahasiswa
Lihat AbstrakPerkembangan eSports yang telah cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan hal baru dalam dunia industri olahraga maupun aktivitas baru bagi anak-anak, remaja hingga orang dewasa untuk terlibat di dalamnya. Dalam hal ini eSports telah membawa pemahaman baru tentang olahraga modern di dunia digital dengan karakteristik hampir sama dengan permainan catur, bridge dan beerapa permainan lainnya yang tidak membutuhkan aktivitas fisik berat namun tetap membuat otak untuk berpikir aktif dan beberapa keterampilan gerak halus lainnya. Siswa sekolah menengah hingga mahasiswa perguruan tinggi di Kabupaten Bangkalan telah banyak yang aktif dalam komunitas eSports hingga berkumpul dan berlatih secara rutin dalam suatu waktu yang menunjukkan bahwa eSports di Kabupaten Bangkalan mulai memasuki pada hal yang cukup serius untuk ditekuni. Selain itu, dari hasil penelitian ini juga ditemukan bahwa mereka yang aktif dalam komunitas eSports dan berkumpul serta latihan secara rutin sadar bahwa kurangnya gerak saat berlebihan dalam aktivitas eSports akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan sehingga sebagian besar diantara mereka tetap memilih aktif untuk berolahraga fisik di luar ruangan. Bahkan beberapa diantara mereka menyatakan memiliki prestasi olahraga lainnya selain aktivitasnya di eSports. Disimpulkan bahwa kedewasaan diri saat berkegiatan eSports dapat memisahkan hal negatif yang beresiko muncul seperti munculnya kebiasaan dalam kekerasan permainan hingga kurangnya aktivitas gerak sehingga hal positif saja yang akan tersisa dalam kegiatannya. |
Fajar Hidayatullah (STKIP PGRI Bangkalan) |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 8 No 1 (2021) |
Hal: 25 - 32 [PDF] |
| 2755 |
Sosialisasi Digital Marketing Dalam Upaya Peningkatan Penjualan Produk UMKM
Lihat AbstrakAbstract: Digital marketing is a marketing or promotion activity through the internet or online digital media. The purpose of this community service activity is to provide an understanding of the role of digital marketing in an effort to increase the sales of MSME products that have an impact on the welfare of the community in Silom-Lom Village, Simpang Empat District, Asahan Regency, especially in Koowe's business. Koowe, which is engaged in snacks, was founded in 2019. Because he is still a beginner, the marketing has not been maximized, namely selling his products to consumers in the surrounding area, so that it cannot attract consumers more widely. This is the goal of this community service activity, namely to provide an understanding of digital marketing in marketing Koowe products so that it can increase product sales. Keywords: Digital Marketing; Koowe; MSME  Abstrak: Digital marketing merupakan kegiatan pemasaran ataupun promosi melalui media internet ataupun digital secara online. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk memberikan pemahaman mengenai peran digital marketing dalam upaya meningkatkan penjualan produk UMKM yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat di Desa Silom-Lom, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, terutama pada usaha Koowe. Koowe yang bergerak dalam bidang makanan ringan ini berdiri tahun 2019. Dikarenakan masih pemula, pemasaran yang dilakukan belum maksimal yaitu menjual produknya kepada para konsumen yang ada di wilayah sekitarnya saja, sehingga belum dapat menarik konsumen secara lebih luas. Hal inilah yang menjadi tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini, yaitu untuk memberikan pemahaman mengenai digital marketing dalam memasarkan produk Koowe sehingga dapat meningkatkan penjualan produk. Kata kunci: Digital Marketing; Koowe; UMKM |
Edi Kurniawan; Nofriadi Nofriadi; Dewi Maharani |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1 No 1 (2021) |
Hal: 31-36 [PDF] |
| 2756 |
Media Pembelajaran Gaya Mengajar Komando Untuk Guru PJOK
Lihat AbstrakThe purpose of this article is to find out how the commando teaching style instructional media for corner teachers. Specifically, the teacher must have the ability to develop learning strategies and be able to choose the right strategy in learning activities. Teaching style is one of the abilities that can support the teacher's ability in the learning process. Command teaching style is one of 11 teaching styles in Muska Mosston's book. The commando teaching style was the first to be introduced among the other styles, and is most often used by corner teachers. However, the teaching style of command in its implementation is not only commanding, but also there are several steps that must be fulfilled as explained by Muska Mosston. Learning media is an intermediary that can help teachers to better understand the commando teaching style. |
Ahmat Fauzi (Pendidikan Olahraga, Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya); Ahmat Fauzi; Advendi Kristiyandaru; Abdul Rachman Syam Tausikal |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 8 No 1 (2021) |
Hal: 33 - 42 [PDF] |
| 2757 |
Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Kualitas Bibit Kelapa Sawit Layak Tanam Pada PT Indah Pocan Dengan WASPAS (Weight Aggragated Sum Product Assesment)
Lihat AbstrakPT Indah Pocan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang kelapa sawit. PT Indah Pocan mengalami panen kelapa sawit yang kurang memuaskan, hal ini mempengaruh kinerja karyawan. Maka PT Indah Pocan membutuhkan bibit kelapa sawit yang berkualitas untuk meningkatkan hasil panennya. Oleh karena itu PT Indah Pocan pemilihan bibit kelapa sawit yang layak tanam. Oleh karena itu dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu dilakukan proses pemecahan masalah dengan mengambil keputusan yang dapat membantu pihak kepala lapangan dalam pemilihan bibit kelapa sawit layak tanam. Dalam hal ini diterapkan sistem pendukung keputusan menggunkan metode waspas dapat digunakan untuk menyeleksi lebih dari satu kriteria, kemudian akan dilakukan proses menyeleksi hasil yang terbaik. Dengan demikian kepala lapangan akan lebih efektif dalam menentukan kualitas bibit kelapa sawit layak tanam |
Muhammad Dahria (STMIK Triguna Dharma); Hendryan Winata (STMIK Triguna Dharma); Ismawardi Santoso (STMIK Triguna Dharma); Sobirin Sobirin (STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 131 – 135 [PDF] |
| 2758 |
Analisis Wsm Dan Wp Dalam Menentukan Pupuk Terbaik Dengan Pendekatan Wsm-Score Dan Vector
Lihat AbstrakFertilizer is a material that is given to the soil or plants to meet the nutritional needs of the plant. Fertilization needs to be done rationally according to plant needs. In the supply of fertilizer, farmers have difficulty in determining the best fertilizer for their crops, making it difficult to choose which fertilizers are good for their crops. In determining the best fertilizer, a decision support system can be used as an alternative to help someone make decisions more effectively and efficiently by utilizing certain data and models. To solve the existing problems, it is necessary to conduct research in decision making using the Weighted Sum Model (WSM) and Weight Product (WP) Methods which can produce decisions based on the best fertilizer criteria that will be purchased by customers. The Weighted Sum Model (WSM) method is one of the simplest and easiest methods to understand its application, this method is also part of the MCDM (Multi-Criteria Decision Making) method in evaluating the value of each alternative. The Weight Product (WP) method is a method using multiplication to relate the attribute rating, where the rating of each attribute must be ranked with the attribute weight in question. From the results of the implementation of this system, it can be concluded that using the Weighted Sum Model and Weight Product method can help customers in the decision-making process for choosing the best fertilizer to use on their plants. |
Asyahri Hadi Nasyuha (STMIK Triguna Dharma); Suardi Yakub (Sistem Informasi, STMIK Triguna Dharma); Widiarti Rista Maya (Teknik Komputer, STMIK Triguna Dharma); Yohanni Syahra (Sistem Informasi, STMIK Triguna Dharma); Saniman Saniman (Sistem Komputer, STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 122 – 130 [PDF] |
| 2759 |
Sistem Pakar Mendiagnosa Kerusakan pada Mesin Motor Suzuki Satria FU Menggunakan Metode Teorema Bayes
Lihat AbstrakSistem Mesin Suzuki sangat jarang ditemukan pada sepeda motor lainnya, tentu banyak sekali kendala yang terjadi, yang jarang diketahui oleh pengguna awam. Kerusakan yang sering terjadi pada sistem Mesin Satria FU adalah sebagai berikut (1) Kerusakan DOHC, (2) Kerusakan TSCC (Twin Swirl Combustion Chamber), (3) Kerusakan SCEM (Suzuki Composite Electrochemical Material), (4) Kerusakan Sistem Transmisi. Dari permasalahan tersebut tentunya dibutuhkan suatu sistem yang dapat dengan mudah digunakan oleh pengguna sepeda motor Satria FU yang tidak begitu mengerti tentang sistem Mesin. Sistem yang mampu untuk mendeteksi kerusakan Mesin Satria FU tersebut adalah sistem pakar. Sistem Pakar merupakan sebuah sistem yang mampu mengidentifikasi sebuah permasalahan dengan menggunakan keahlian seorang pakar yang telah ditanamkan ke dalam sebuah sistem dengan menggunakan algoritma tertentu. Implementasi sistem pakar ini sangat banyak digunakan untuk kepentingan komersial karena sistem pakar dapat dipandang sebagai cara penyimpanan pengetahuan pakar dalam bidang tertentu ke dalam program komputer dan dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memberikan keputusan dan melakukan penalaran secara cerdas. Hasil penelitian merupakan terciptanya sebuah aplikasi Sistem Pakar dengan Metode Teorema Bayes yang dapat membantu pemilik Satria FU dalam mengetahui kerusakan Sistem Mesinnya |
Saiful Nurarif (STMIK Triguna Dharma); Iskandar Zulkarnain (STMIK Triguna Dharma); Hendra Jaya (STMIK Triguna Dharma); Sri Kusnasari (STMIK Triguna Dharma) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4 No 2 (2021) |
Hal: 106 –114 [PDF] |
| 2760 |
Hubungan Antara Iklim Kelas dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika
Lihat AbstrakAbstract: This research aims to determine: (1) Correlation of classroom climate to the result mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 at Batam, (2) Correlation of independence learning to the result mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 at Batam, (3) The correlation of classroom climate and independence of learning as simultaneously on the result of mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 Batam. This used quantitative research with the correlation method. The population of this research were 222 respondents, which is the whole students in 8 grade on SMPN 30 Batam. The Sampling of this survey is Simple Random Sampling. The draft instrument this survey of documentation and questionnaire that had been tested for validity and reliability. The result of the analytical test can we conclude: (1) There is a significant correlation of classroom climate toward the result of mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 Batam with the coefficient correlation value 0.796, (2) There is a significant correlation of independence learning toward the result of mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 Batam with the coefficient correlation value 0.496, (3) Simultaneously indicating that there is the is a significant correlation of classroom climate and independence of learning as simultaneously on the result of mathematic lesson in 8 grade of SMPN 30 Batam with the coefficient correlation value 0.798 Keywords: classroom climate; independence of learning; math learning results.  Abstrak:i Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hubungan iklim kelas terhadap hasil belajar matematika kelas VIII SMP Negeri 30 Batam, (2) Hubungan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika kelas VIII SMP Negeri 30 Batam, (3) Hubungan iklim kelas dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika kelas VIII SMP Negeri 30 Batam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Batam sebanyak 222 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa dokumentasi dan angket yang sudah di uji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara iklim kelas dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Batam dengan koefisien korelasi sebesar 0,796, (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Batam dengan koefisien korelasi sebesar 0,496, (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara iklim kelas dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Batam dengan koefisen korelasi berganda sebesar 0,798. Kata Kunci: hasil belajar matematika; iklim kelas; kemandirian belajar. |
Sheril Agnuedella (Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Kepulauan, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia); Nina Agustyaningrum (Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Kepulauan, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia) |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 8 No 1 (2021) |
Hal: 7 - 14 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.