Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 1441 |
PENGGUNAAN MACHINE LEARNING UNTUK ESTIMASI BIAYA DAN WAKTU KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG
Lihat AbstrakAbstrak: Cost and time estimation of building construction projects often face challenges due to the complexity of influencing variables, such as material type, architectural design, geographical conditions, and labor productivity. This study implements a machine learning algorithm to improve the accuracy of cost and project duration estimation by utilizing historical construction project datasets. The methodology used includes data preprocessing, feature selection, and model training using the Random Forest Regressor algorithm and Artificial Neural Network (ANN). The dataset consists of 500 building projects in Indonesia with attributes such as floor area, number of floors, type of structure, location, contract value, and completion time. The evaluation results show that Random Forest has better performance than ANN on both estimation targets. For cost estimation, Random Forest produces MAE of 2,283.68 million rupiah and MAPE of 62.31%, while ANN has MAE of 2,944.58 million rupiah and MAPE of 65.04%. In the project completion time estimation, Random Forest recorded MAE of 153.36 days and MAPE of 59.89%, while ANN produced MAE of 245.76 days and MAPE of 77.12% for time estimation. This study proves that machine learning can be used effectively to support more accurate and efficient construction project planning. Kata kunci: Construction Cost Estimation, Project Duration Estimation, Machine Learning, Random Forest, Artificial Neural Network, Building Construction Projects.Abstract: Estimasi biaya dan waktu proyek konstruksi bangunan gedung sering kali menghadapi tantangan karena kompleksitas variabel yang mempengaruhi, seperti jenis material, desain arsitektural, kondisi geografis, serta produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma machine learning untuk meningkatkan akurasi estimasi biaya dan durasi proyek dengan memanfaatkan dataset historis proyek konstruksi. Metodologi yang digunakan meliputi praproses data, seleksi fitur, dan pelatihan model menggunakan algoritma Random Forest Regressor dan Artificial Neural Network (ANN). Dataset terdiri dari 500 proyek bangunan gedung di Indonesia dengan atribut seperti luas lantai, jumlah lantai, jenis struktur, lokasi, nilai kontrak, serta waktu penyelesaian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Random Forest memiliki performa lebih baik dibandingkan ANN pada kedua target estimasi. Untuk estimasi biaya, Random Forest menghasilkan MAE sebesar 2.283,68 juta rupiah dan MAPE 62,31%, sedangkan ANN memiliki MAE sebesar 2.944,58 juta rupiah dan MAPE 65,04%. Pada estimasi waktu penyelesaian proyek, Random Forest mencatat MAE sebesar 153,36 hari dan MAPE 59,89%, sedangkan ANN menghasilkan MAE sebesar 245,76 hari dan MAPE 77,12% untuk estimasi waktu. Studi ini membuktikan bahwa machine learning dapat digunakan secara efektif untuk mendukung perencanaan proyek konstruksi yang lebih akurat dan efisien. Keywords: Estimasi Biaya Konstruksi, Estimasi Durasi Proyek, Machine Learning, Random Forest, Artificial Neural Network, Proyek Bangunan Gedung. |
Anda Subrata (Politeknik Negeri Medan); Parman Parman (Politeknik Negeri Medan); Mayang Mughnyanti (Politeknik Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 3791-3795 [PDF] |
| 1442 |
PELATIHAN PENGELOLAAN SDM ERA DIGITAL PADA UMKM KOTA PERDAGANGAN KECAMATAN BANDAR SUMATERA UTARA
Lihat AbstrakAbstarct : One of the challenges faced by MSMEs in the era of digital economic change is the lack of human resource (HR) skills in adapting trading methods from conventional business models to online business models. The progress and complexity of digital changes that continue to increase every day offer many benefits for the progress of today's business world. The purpose of this service is to add knowledge to MSMEs in Perdagangan City kecamatan Bandar Sumatera Utara in overcoming challenges that arise due to changes in the digital era, especially in terms of Human Resources (HR) management. The methods in this service are lectures, discussions, and questions and answers as well as evaluation. This activity includes delivering information and understanding its tactics and effective techniques in managing human resources in the digital era. The results showed that participants felt satisfied because this activity helped them improve their ability to manage human resources in the modern era. Keywords : Human Resources; Digital Era; MSMEs  Abstrak : Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM dalam era perubahan digital ekonomi adalah kurangnya keterampilan sumber daya manusia (SDM) dalam mengadaptasi metode perdagangan dari model bisnis konvensional ke model bisnis online. Kemajuan dan kompleksitas perubahan digital yang terus meningkat setiap harinya menawarkan banyak manfaat bagi kemajuan dunia bisnis saat ini. Tujuan pengabdian ini adalah untuk menambah ilmu pengetahuan kepada UMKM Kota Perdagangan kecamatan Bandar Sumatera Utara dalam mengatasi tantangan yang muncul akibat perubahan era digital, terutama dalam hal pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Metode dalam pengabdian ini yaitu ceramah, diskusi dan tanya jawab serta evaluasi. Kegiatan ini mencakup penyampaian informasi dan memahami taktiknya serta teknik efektif dalam mengelola SDM di era digital. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta merasa puas karena kegiatan ini membantu mereka meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola sumber daya manusia di era modern. Kata Kunci: Sumber Daya Manusia; Era Digital; UMKM |
Juna Eska (Universitas Putra Indonesia YPTK); Hidayatullah Hidayatullah (AMIK Polibisnis Perdagangan); Zulkhairani Zulkhairani (AMIK Polibisnis Perdagangan); Ronaldo Syahputra (AMIK Polibisnis Perdagangan) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 149 - 154 [PDF] |
| 1443 |
PELATIHAN MEDIA APLIKASI QUIZWHIZZER DALAM UJI KOMPETENSI KEMAMPUAN INTELEKTUAL MAHASISWA
Lihat AbstrakAbstract: This community service activity is expected so that the community, especially students, understand the importance of understanding the use of application media. Increasing students' awareness of the importance of being literate in the world of technology, especially in this 5.0 era or its transition, humans must understand and use sophisticated technology, especially applications that support increasing their understanding of knowledge or intellectual abilities. The purpose of this community service is to provide experience and improve students' competency skills, both with the help of the quizwhizzer application media. Keyword: Quizwhizzer, Intellectual Ability Competency test, College Student  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan agar masyarakat khususnya mahasiswa paham akan pentingnya dalam memahami penggunaan media aplikasi. Peningkatan kesadaran para mahasiswa akan pentingnya melek akan dunia teknologi terutama pada zaman 5.0 ini atau transisinya manusia harus memahami dan menggunakan teknologi canggih terutama aplikasi yang menunjang peningkatan pemahaman kemampuan pengetahun atau intelektual mereka. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengalaman dan meningkatkan keterampilan kompetensi kemampuan mahasiswa baik dengan dibantukannya media aplikasi quizwhizzer. Kata kunci: Quizwhizzer, Uji Kompetensi Kemampuan Intelektual, Mahasiswa. |
Atikah Rahmah Nasution; Heni Subagiharti |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025) |
Hal: 132 - 136 [PDF] |
| 1444 |
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KANTOR PT. EVERBRIGHT WILAYAH MEDAN
Lihat AbstrakAbstract: The results of this study indicate that in the Multiple Correlation Analysis (R) it can be seen that the magnitude of the influence of discipline that has been calculated with the correlation coefficient is 0.706, this means that work discipline has a strong influence on employee performance. Thus it can be concluded that this indicates that if work discipline gets better, employee performance will also increase or get better. And in the Partial Coefficient Test (t Test) the tcount value> ttable. The table value can be seen at the percentage point of the t distribution. then the independent variable (X) (independent) is discipline (5.507> 2.015) then Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that partially there is an influence of work discipline (independent) on employee performance (dependent). Keywords: Work Discipline, Employee Performance Abstrak: Hasil penelitian ini menunjukan Pada Analisis Korelasi Ganda (R) dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh disiplin yang telah dihitung dengan koefisien korelasi adalah 0,706, hal ini berarti disiplin kerja mempunyai pengaruh kuat terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hal ini menandakan apabila disiplin kerja menjadi semakin baik, maka kinerja karyawan juga akan meningkat atau menjadi semakin baik. Dan Pada Uji Koefisien Secara Parsial (Uji t) nilai thitung > ttabel. Nilai tabel dapat dilihat pada titik presentase distribusi t. maka Variabel bebas (X) (independent) yaitu disiplin (5,507 > 2,015) maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya secara persial ada pengaruh disiplin kerja (independent) terhadap kinerja karyawan (dependent). Kata kunci: Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan |
Susanto Susanto (Institut Bisnis Informasi Teknologi dan Bisnis) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 3295-3299 [PDF] |
| 1445 |
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PEMBUATAN DAN PEMINDAIAN QR CODE UNTUK PENDATAAN TANAMAN DIPTEROCARPACEAE
Lihat AbstrakAbstract: QR Code-based information systems are increasingly being used to facilitate access to information. In this study, a system consisting of the dipterocarpaceae.my.id website and the Diptero Check application was designed and implemented for plant data collection from the Dipterocarpaceae family. The website allows users to enter plant descriptions and generate downloadable QR Codes. The Diptero Check application is used to scan the QR Code to obtain plant information instantly. The system model was developed using UML (Unified Modeling Language) which includes Use Case Diagrams, Sequence Diagrams, and Activity Diagrams. The system implementation was tested by displaying the website and application interfaces and observing the workflow of creating and scanning QR Codes. The results of the study indicate that this system can improve efficiency in managing Dipterocarpaceae plant information. Keywords: QR Code, Information System, Dipterocarpaceae Abstrak: Sistem informasi berbasis QR Code semakin banyak digunakan untuk mempermudah akses informasi. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem yang terdiri dari Website Dipterocarpaceae.my.id dan aplikasi Diptero Check untuk pendataan tanaman dari famili Dipterocarpaceae. Website memungkinkan pengguna untuk memasukkan deskripsi tanaman dan menghasilkan QR Code yang dapat diunduh. Aplikasi Diptero Check digunakan untuk memindai QR Code tersebut guna memperoleh informasi tanaman secara instan. Model sistem dikembangkan menggunakan UML (Unified Modeling Language) yang mencakup Use Case Diagram, Sequence Diagram, dan Activity Diagram. Implementasi sistem diuji dengan menampilkan tampilan antarmuka website dan aplikasi serta mengamati alur kerja dari pembuatan dan pemindaian QR Code. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan informasi tanaman Dipterocarpaceae. Kata kunci: QR Code, Sistem Informasi, Dipterocarpaceae |
Sri Rahayu Prastyaningsih (Universitas Lancang Kuning); Didik Siswanto (Universitas Lancang Kuning); Nurliana Nasution (Universitas Lancang Kuning); Ridho Alfanandi (Universitas Lancang Kuning) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 3290-3294 [PDF] |
| 1446 |
KUISIONER PENGARUH BRAND AWARENESS DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ROKOK ELEKTRIK PADA GEN Z
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the influence of brand awareness and promotion on the purchasing decisions of electronic cigarettes among Generation Z users on Twitter. The method used is multiple linear regression with a quantitative approach. Data was collected through a questionnaire distributed to 62 respondents. The results show that both brand awareness and promotion have a positive and significant effect on purchasing decisions, both partially and simultaneously. Brand recognition is the most dominant brand awareness indicator, while discounts are the most influential promotion indicator. These findings highlight the importance of effective branding and promotional strategies in influencing the purchasing decisions of young consumers active on social media. Keywords: Brand Awareness, Promotion, Purchase Decision, Generation Z, Electronic                Cigarette Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand awareness dan promosi terhadap keputusan pembelian rokok elektrik pada Generasi Z pengguna media sosial Twitter. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 62 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik brand awareness maupun promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian secara parsial maupun simultan. Brand recognition menjadi indikator brand awareness yang paling dominan, sementara diskon menjadi indikator promosi yang paling berpengaruh. Temuan ini menunjukkan pentingnya strategi branding dan promosi yang efektif dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen muda yang aktif di media sosial. Kata kunci: Brand Awareness, Promosi, Keputusan Pembelian, Generasi Z, Rokok Elektrik   |
Tongku Malim Noor Hadi Harahap |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 3262-3269 [PDF] |
| 1447 |
PREDIKSI PRODUKTIVITAS LAHAN KELAPA SAWIT PASCA PEREMAJAAN MENGGUNAKAN ALGORITMA MACHINE LEARNING
Lihat AbstrakAbstract: Oil palm land rejuvenation is an essential step in maintaining long-term productivity. However, uncertainty about post-rejuvenation productivity poses a significant challenge for farmers and plantation managers. This study aims to develop a predictive model for oil palm land productivity after rejuvenation using machine learning algorithms. The methods used include historical production data collection, environmental factors, and plant characteristics. The tested algorithms include Linear Regression, Random Forest, and Artificial Neural Network (ANN). The results indicate that the Random Forest model has the highest accuracy in predicting productivity with an R-squared value of 0.87. Implementing this model is expected to support more accurate decision-making in oil palm plantation management. Keyword: Oil Palm; Rejuvenation; Productivity Prediction; Machine Learning Abstrak: Peremajaan lahan kelapa sawit merupakan langkah penting dalam mempertahankan produktivitas jangka panjang. Namun, ketidakpastian mengenai produktivitas pasca peremajaan menjadi tantangan utama bagi para petani dan pengelola perkebunan. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi produktivitas lahan kelapa sawit pasca peremajaan dengan menggunakan algoritma machine learning. Metode yang digunakan mencakup pengumpulan data historis produksi, faktor lingkungan, serta karakteristik tanaman. Algoritma yang diuji meliputi Regresi Linear, Random Forest, dan Artificial Neural Network (ANN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Random Forest memiliki akurasi tertinggi dalam memprediksi produktivitas dengan nilai R-squared sebesar 0,87. Implementasi model ini diharapkan dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih akurat dalam manajemen perkebunan kelapa sawit. Kata kunci: Kelapa Sawit; Peremajaan; Prediksi Produktivitas; Machine Learning |
Sukardi Sukardi; Billy Hendrik |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 3246-3251 [PDF] |
| 1448 |
ZONASI KERENTANANAN LKUEFAKSI DI WILAYAH SELATAN PULAU TERNATE MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Lihat AbstrakStudi ini fokus pada pemetaan kerentananan likuefaksi di bagian selatan Pulau Ternate, khususnya di desa Kayu Merah, Kalumata, dan Fitu. Dengan menggunakan Proses Hierarki Analitik (AHP), data lapangan, dan uji laboratorium, penelitian ini mengidentifikasi Kalumata sebagai wilayah dengan potensi likuefaksi tertinggi karena kedalaman muka air tanah yang dangkal, kandungan air yang tinggi, dan komposisi tanah berpasir. Penelitian sebelumnya dalam analisis likuefaksi umumnya menggunakan metode empiris dan probabilistik yang memiliki keterbatasan signifikan, seperti kesulitan mengintegrasikan faktor kompleks dan ketergantungan pada data historis yang terbatas. Metode konvensional sering kali tidak mampu menangkap variabilitas spasial dan temporal faktor geoteknik secara komprehensif. AHP dipilih karena kemampuannya dalam mengatasi kelemahan tersebut, memungkinkan pembobotan multikriteria yang lebih fleksibel dan sistematis dibandingkan metode tradisional. Peta zona yang dihasilkan melalui GIS memberikan wawasan penting untuk mitigasi risiko bencana dan perencanaan kota. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa metode AHP akan memberikan penilaian kerentanan likuefaksi yang lebih akurat dan terperinci dibandingkan pendekatan konvensional. Rekomendasi yang diajukan meliputi teknik perbaikan tanah, desain fondasi tahan likuefaksi, dan pemantauan jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan terhadap bahaya seismik. Studi ini menjadi dasar untuk penelitian dan pembuatan kebijakan di wilayah yang rawan geohazard di masa depan |
rizqy tasnima fadhilah (Universitas Airlangga) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4980-4993 [PDF] |
| 1449 |
EMOTIVE INTERJECTIONS ON BATU BARA MALAY LANGUAGE
Lihat AbstrakAbstract: This study conducted to the semantics study especially in the emotive interjections. Interjections are to express the speaker’s states, feeling, actions, reactions, or attitude to a situation around the society. The objective of study is in Batu Bara Malay Language. This method research is qualitative research by using the observation to the field; interview some informants and digital (online) dictionary to get the data. The subjects are some Batu Bara Malay people. The researcher just interviewed the certain people who understood about the interjections. He took the data from tow different areas or districts which were in Batu Bara District, they are in Sei Balai District (Pematang Rambe Village) and Sei Bejangkar District (Talawi Village). From the inteview, he found only 6 (six) words of interjections which were in the society of Batu Bara Malay, namely; adoi, ahoi, huh, ih, idih, and aih. They expressed about the speaker’s emotive and cognitive in using the interjections (Witzbicka). The researcher also checked the data from the online dictionary of Malay language to make sure about the data. Keywords: Emotive, Interjections, Batu Bara Malay Language. Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji semantik khususnya pada interjeksi emotif. Interjeksi digunakan untuk mengungkapkan keadaan, perasaan, tindakan, reaksi, atau sikap pembicara terhadap situasi di sekitar masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah Bahasa Melayu Batu Bara. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan observasi ke lapangan; wawancara dengan beberapa informan dan kamus digital (online) untuk mendapatkan data. Subjek penelitian ini adalah beberapa orang Melayu Batu Bara. Peneliti hanya mewawancarai orang-orang tertentu yang memahami tentang interjeksi. Ia mengambil data dari dua daerah atau distrik yang berbeda yang berada di Kabupaten Batu Bara, yaitu di Kecamatan Sei Balai (Desa Pematang Rambe) dan Kecamatan Sei Bejangkar (Desa Talawi). Dari hasil wawancara, ia hanya menemukan 6 (enam) kata interjeksi yang ada dalam masyarakat Melayu Batu Bara, yaitu; adoi, ahoi, huh, ih, idih, dan aih. Mereka mengungkapkan tentang emotif dan kognitif pembicara dalam menggunakan interjeksi (Witzbicka). Peneliti juga memeriksa data dari kamus daring bahasa Melayu untuk memastikan datanya. Kata kunci: Emosional, Kata Seru, Bahasa Melayu Batu Bara. |
Akmal Akmal (Universitas Royal); Zulkarnain Sirait (Universitas Royal); Suparmadi Suparmadi (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1978-1985 [PDF] |
| 1450 |
INTERNET SECURITY DESIGN ON WIFI NETWORKS USING VIRTUAL PRIVATE NETWORK
Lihat AbstrakAbstract : The rapid development of internet technology has increased the need for secure data transmission, especially when using public WiFi networks that are highly vulnerable to threats such as account tapping, data theft, and unauthorized access. This research aims to design a secure internet system using a Virtual Private Network (VPN) on a WiFi network at the Bireuen Technology Innovation Store. The proposed solution involves implementing a VPN system that ensures encrypted and secure communication between clients and servers. The study employs a multi-stage method: data collection, system analysis, design, implementation, and testing. The system was developed using the Ubuntu 14.04 (32-bit) operating system and OpenVPN software. Testing results show that the VPN successfully encrypts user data and secures communication channels from public WiFi to the VPS server. This proves that VPN implementation is an effective solution to enhance internet security in public network environments. The study concludes that a VPN system is essential for protecting data transmission and user privacy, especially in unsecured wireless networks.Keywords: security; ubuntu 14.04 (32 bit); VPN. Abstrak: Perkembangan teknologi internet yang pesat telah meningkatkan kebutuhan akan transmisi data yang aman, terutama saat menggunakan jaringan WiFi publik yang sangat rentan terhadap ancaman seperti penyadapan akun, pencurian data, dan akses tidak sah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem internet yang aman menggunakan Virtual Private Network (VPN) pada jaringan WiFi di Toko Inovasi Teknologi Bireuen. Solusi yang diusulkan melibatkan penerapan sistem VPN yang memastikan komunikasi terenkripsi dan aman antara klien dan server. Penelitian ini menggunakan metode multi-tahap: pengumpulan data, analisis sistem, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem ini dikembangkan menggunakan sistem operasi Ubuntu 14.04 (32-bit) dan perangkat lunak OpenVPN. Hasil pengujian menunjukkan bahwa VPN berhasil mengenkripsi data pengguna dan mengamankan saluran komunikasi dari WiFi publik ke server VPS. Hal ini membuktikan bahwa implementasi VPN merupakan solusi yang efektif untuk meningkatkan keamanan internet di lingkungan jaringan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem VPN sangat penting untuk melindungi transmisi data dan privasi pengguna, terutama dalam jaringan nirkabel yang tidak aman.Keywords: keamanan; ubuntu 14.04 (32 bit); VPN. |
Rismawati Pangaribuan (AMIK Polibisnis Perdagangan); Hidayatullah Hidayatullah (AMIK Polibisnis Perdagangan) |
JURNAL TEKNISI Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 36-42 [PDF] |
| 1451 |
Analisis Perbandingan Delik Obstruction Of Justice Dalam Hukum Pidana Indonesia Amerika Serikat Dan Belanda
Lihat AbstrakThe offense of obstruction of justice has legal urgency because it aims to protect the justice and integrity of the criminal justice system. Actions that obstruct the course of the judicial process, such as manipulation of evidence or witness intimidation, can damage the fundamental principle of law, namely due process of law. Obstruction of justice can cause significant damage to the legal process, including a decrease in public trust and injustice to the parties involved. The research method used in this paper is a combination of normative legal research, with a descriptive analytical research nature. The research approach used is the statute approach and the historical approach and the comparative approach. Data sources in this study include primary, secondary and tertiary legal materials. The data collection technique used in this study is a literature study (library research) with a document study data collection tool (documentary research). To analyze all the legal materials that have been collected, this study uses qualitative data analysis. It is important to identify aspects of the regulation of the offense of obstruction of justice in the United States and the Netherlands that can be integrated to improve and strengthen related legal regulations in Indonesia. The integration of these four aspects will strengthen the effectiveness of Indonesian criminal law in dealing with criminal incidents of obstruction of justice, while strengthening public trust in a fair, transparent, and integrity-based justice system. It would be better if the rules on the offense of obstruction of justice in Indonesian criminal law were expanded. Keyword: Comparison, Crime, Obstruction Of Justice, Criminal Law Abstrak: Delik obstruction of justice memiliki urgensi hukum sebab bertujuan untuk melindungi keadilan dan integritas sistem peradilan pidana. Tindakan yang menghalangi jalannya proses peradilan, seperti manipulasi bukti atau intimidasi saksi, dapat merusak prinsip fundamental hukum yaitu due process of law. Tindakan penghalangan peradilan dapat mengakibatkan kerusakan signifikan pada proses hukum, termasuk penurunan kepercayaan publik dan ketidakadilan terhadap kubu yang terlibat. Metode Penelitian yang dipakai dalam penulisan ini yaitu jenis penelitian kombinasi hukum normatif, dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan histori (historical approach) dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Sumber data dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan (library research) dengan alat pengumpul data studi dokumen (documentary research). Untuk menganalisis seluruh bahan hukum yang telah terkumpul, dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Penting untuk mengidentifikasi aspek-aspek dari pengaturan delik obstruction of justice di Amerika Serikat dan Belanda yang dapat diintegrasikan untuk memperbaiki dan memperkuat pengaturan hukum terkait di Indonesia. Integrasi dari keempat aspek tersebut akan memperkuat efektivitas hukum pidana Indonesia saat mengatasi peristiwa pidana obstruction of justice, sekaligus memperkuat rasa percaya publik terhadap sistem peradilan yang adil, transparan, dan berintegritas. Sebaiknya aturan tentang delik obstruction of justice pada hukum pidana Indonesia perlu diperluas. Kata kunci: Perbandingan, Delik, Obstruction Of Justice, Hukum Pidana |
Frans Martin Sihotang (Universitas Sumatera Utara); Mahmud Mulyadi (Universitas Sumatera Utara); Edy Ikhsan (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 5126-5137 [PDF] |
| 1452 |
PENGUATAN REGULASI PERLINDUNGAN INFRASTRUKTUR KRITIS DI INDONESIA TERHADAP ANCAMAN SERANGAN “DDOSâ€
Lihat AbstrakAbstract: Strengthening regulations for the protection of critical infrastructure has become a primary urgency in Indonesia to address the threat of Distributed Denial of Service (DDoS) attacks. Critical infrastructure such as communication networks, financial systems, public services, and energy are increasingly vulnerable to these attacks due to their reliance on digital technologies. This study analyzes the vulnerability of Indonesia's critical infrastructure to DDoS attacks and formulates strategic steps and effective regulatory recommendations. Through a holistic approach that encompasses advanced technologies, adaptive regulations, and cross-sector collaboration, it is expected that Indonesia can enhance national resilience against cyber threats. The application of resilience theory and game theory also supports the development of better mitigation strategies. This research provides a foundation for strengthening cybersecurity regulations to maintain national economic, social, and security stability. Keyword: Regulation, Critical Infrastructure, DDoS, Cybersecurity, National Resilience, Resilience Theory, Game Theory Abstrak: Penguatan regulasi perlindungan infrastruktur kritis menjadi urgensi utama di Indonesia untuk menghadapi ancaman serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Infrastruktur kritis seperti halnya jaringan komunikasi, sistem keuangan, layanan publik, dan energi semakin rentan terhadap serangan ini akibat ketergantungan pada teknologi digital. Penelitian ini menganalisis tingkat kerentanan infrastruktur kritis Indonesia terhadap serangan DDoS dan merumuskan langkah strategis serta rekomendasi regulasi yang efektif. Dengan pendekatan holistik yang mencakup teknologi canggih, regulasi adaptif, dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan Indonesia mampu meningkatkan ketahanan nasional terhadap ancaman siber. Penerapan teori resiliensi dan teori game juga mendukung pengembangan strategi mitigasi yang lebih baik. Penelitian ini memberikan dasar untuk memperkuat regulasi keamanan siber demi menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan nasional. Kata kunci: Regulasi, Infrastruktur Kritis, DDoS, Keamanan Siber, Ketahanan Nasional, Teori Resiliensi, Teori Game. |
Alvin Pradika (Universitas Negeri Surabaya); Adinda Hilda Rachmania (Universitas Negeri Surabaya); Alifia Widianti (Universitas Negeri Surabaya); Pudji Astuti (Universitas Negeri Surabaya) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1748-1754 [PDF] |
| 1453 |
Pengaruh Model Pembelajaran PjBL Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Ditinjau dari Gaya Belajar
Lihat AbstrakAbstract: This research is motivated by the tendency of vocational high school (SMK) students to experience difficulties in understanding mathematical concepts. Understanding mathematical concepts is an activity of comprehending and interpreting a concept to solve mathematical problems. The purpose of this study is to measure the mathematical concept understanding ability of SMK students using the Project-Based Learning (PjBL) model compared to the Problem-Based Learning (PBL) model, viewed from the perspective of learning styles. To achieve this, an experimental method was used with a quasi-experimental design in the form of a posttest-only control design. Data were collected using test instruments and questionnaires, and the data analysis technique used was two-way Anova. This study shows that: (1) The PjBL model results in better concept understanding ability than the PBL model in the topic of statistics; (2) There are differences in the effects of auditory, visual, and kinesthetic learning styles on concept understanding ability; (3) There is an interaction between learning models and learning styles on the mathematical concept understanding ability. It is concluded that the PjBL learning model has a significant effect on the mathematical concept understanding ability of vocational high school students when viewed from their learning styles.      Keywords: conceptual understanding; learning styles; PjBL; vocational high school students Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecenderungan dari siswa SMK mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika. Pemahaman konsep matematika merupakan aktivitas dalam memahami dan menafsirkan suatu konsep untuk menyelesaikan persoalan matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMK menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) dibandingkan dengan model Problem-Based Learning (PBL) yang ditinjau dari gaya belajar. Untuk keperluan tersebut, digunakan metode eksperimen dengan design yang digunakan adalah quasi experimental design berjenis posttest only control design. Data diperoleh menggunakan intrumen tes dan angket, dan teknik analisis data yang digunakan adalah Anava dua jalur. Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Model PjBL menghasilkan kemampuan pemahaman konsep yang lebih baik daripada model PBL pada materi Statistika; (2) Terdapat perbedaan efek antara gaya belajar auditori, visual, dan kinestetik terhadap kemampuan pemahaman konsep; (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan gaya belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran PjBL terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika yang ditinjau dari gaya belajar siswa SMK.  Kata kunci: gaya belajar; pemahaman konsep; PjBL; siswa SMK |
Imaniar Salwa Nabila (Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pekalongan); Imaniar Salwa Nabila (Universitas Pekalongan); Dewi Azizah (Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pekalongan); Muhammad Najibufahmi (Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pekalongan) |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12 No 2 (2025) |
Hal: 147 - 158 [PDF] |
| 1454 |
ANALISA SISTEM DETEKSI KERENTANAN RAWAN BANJIR DI KOTA PERDAGANGAN SUMATERA UTARA MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY MAMDANI
Lihat AbstrakAbstract: Decision Support System is to Determined by used Fuzzy Mamdani Inferency Method and to delected the flood in Perdagangan. Fuzzy logic could be applied to detect the flood with correctly and got the Best Result or outputs as the contribution to got the effective way the all data. The criteria are: flood vulnerability variables: population density (soul / km), rainfall (Mm / day), area height (Mdpl) and some data taken as quantitative data comparison and safe conclusionprone to flooding in the area Perdagangan city. Keywords: Keywords: Decision Support System, Inferency Fuzzy Mamdani Flood Method Abstrak: Sistem Pendukung Keputusan Dalam Menentukan Metode Inferency Fuzzy Mamdani dalam mendeteksi kerentanan banjir di Kota Perdagangan Berbasis Matlab. Logika fuzzy dapat diterapkan dalam menentukan pendeteksian kerentanan banjir dengan kemungkinan hasil atau output yang yang lebih baik. Kriteria yang diambil diantaranya adalah variabel kerentanan banjir: kepadatan penduduk (jiwa/km}, Curah hujan (Mm/hari), Tinggi wilayah (Mdpl) dan beberapa data-data yang diambil sebagai perbandingan data secara kuantitatif dan kesimpulan aman,rawan bajir pada daerah kota perdagangan. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, banjir Metode Inferency Fuzzy Mamdani |
Hidayatullah Hidayatullah (AMIK Polibisnis Perdagangan); Juna Eska (UPI YPTK Padang); Zulkhairani Zulkhairani (AMIK Polibisnis Perdagangan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1678-1684 [PDF] |
| 1455 |
PENGARUH PROGRAM BIMBINGAN PERKAWINAN PRANIKAHAN DAN EFEKTIVITAS TERHADAP CALON PENGANTIN DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: Premarital marriage guidance program is one of the social service program processes in the form of advisory guidance, assistance given to prospective husband and wife before marriage or called prospective bride and groom (CATIN). In order to obtain welfare and happiness in household life. The purpose of this study was to determine the extent of the influence of the premarital marriage guidance program and its effectiveness both partially and simultaneously on prospective brides and grooms at the Ministry of ReligionofAsahanRegency.The population of this study is the community who have participated in the premarital marriage guidance program during 2023 with a sample of 97 people. This study uses an explanatory research method with a quantitative approach. Based on the results of the analysis using the Pearson correlation product moment statistical test. From Table 4.14, it can be concluded that the premarital marriage guidance program variable (Xâ‚) obtained a T count of 0.903 and based on Table 3.4 it is interpreted to have a very strong influence. Meanwhile, the contribution (direct contribution) of the premarital marriage guidance program variable (X1) to prospective brides and grooms (Y) is of 90.30% while the rest is determined by other variables. While the effectiveness variable (X2) as in Table 4.15 obtained a T count of 0.872 and thus there is a very strong influence. While the contribution of the effectiveness variable (X2) to prospective brides and grooms (Y) is 87.20% and the rest is determined by other variables.The test results of three variables of premarital marriage guidance program (Xâ‚) from the effectiveness (X2) towards prospective brides and grooms (Y) obtained a count of 207.617, so after interpreting the correlation coefficient, the variables of premarital marriage guidance program and effectiveness together are at a very strong level of influence on prospective brides and grooms. While the contribution of variables Xâ‚ and Xâ‚‚ to Y is 0.940 x 100% = 94.0% and the rest is determined by other variables.Based on the results of the study above, it is recommended to the Office of the Ministry of Religious Affairs of Asahan Regency as follows: 1. Facilities need to be improved, where presentation equipment facilities such as projectors and sound systems are still underused during guidance sessions and participants do not interact enough in discussions and Q&A sessions during premarital marriage guidance sessions. 2. Program monitoring needs to be improved, where the objectives of the premarital marriage guidance program are not clearly explained to all participants at the beginning of the activity and there is a lack of monitoring of the implementation of premarital marriage guidance by involving consultation with facilitators to evaluate the effectiveness of the implementation of premarital marriage guidance. 3. The premarital marriage guidance program at the Office of the Ministry of Religious Affairs of Asahan Regency has a more dominant influence on prospective brides and grooms than effectiveness, so that to improve the quality of prospective brides and grooms by improving the effectiveness of theimplementationprovision Keywords: Premarital Marriage Guidance Program, Effectiveness, Prospective Bride               and Groom Abstrak: Program bimbingan perkawinan pranikah merupakan salah salah satu proses program pelayanan sosial yang berupa suatu bimbingan penasehat, pertolongan yang diberikan kepada calon suami isteri sebelum pernikahan atau disebut calon pengantin (CATIN).Agar memperoleh kesejahteraan dan kebahagian dalam kehidupan berumahtangga.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh program bimbingan perkawinan pranikah dan efektivitas baik secara parsial dan simultan terhadap calon pengantin di Kementerian Agama Kabupaten Asahan.  Populasi penelitian ini adalah masyarakat yang telah mengikuti program bimbingan perkawinan pranikah selama tahun 2023 dengan sampel diperoleh sebanyak 97 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian penjelasan dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji statistik pearson correlation product moment. Dari Tabel 4.14 dapat disimpulkan bahwa variabel program bimbingan perkawinan pranikah (X1) diperoleh rhitung sebesar 0,903 dan berpedoman pada Tabel 3.4 diinterpretasikan berpengaruh sangat kuat. Sedangkan kontribusi (sumbangan langsung) variabel program bimbingan perkawinan pranikah (X1) terhadap calon pengantin (Y) yakni sebesar 90,30 % sedangkan selebihnya ditentukan oleh variabel lain.Sedangkan variabel efektivitas (X2) seperti pada Tabel 4.15 diperoleh rhitung sebesar 0,872 dan demikian terdapat pengaruh sangat kuat. Sedangkan kontribusi variabel efektivitas (X2) terhadap calon pengantin (Y) yakni sebesar 87,20 % dan sisanya ditentukan oleh variabel lain. Hasil pengujian tiga variabel program bimbingan perkawinan pranikah (X1) dan efektivitas (X2) terhadap calon pengantin (Y) diperoleh fhitung sebesar 207,617 maka setelah dilakukan penafsiran terhadap koefisien korelasi maka variabel program bimbingan perkawinan pranikah dan efektivitas secara bersama-sama berada pada tingkat pengaruh sangat kuat terhadap calon pengantin. Sedangkan kontribusi variabel X1 dan X2 terhadap Y yaitu 0,940 x 100 % = 94,0 % dan sisanya ditentukan oleh variabel lain. Berdasarkan hasil penelitian diatas direkomendasikan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan sebagai berikut: 1. Perlu diperbaiki sarana, dimana fasilitas alat presentasi seperti proyektor dan sound system masih kurang digunakan selama sesi bimbingan serta peserta kurang berinteraksi dalam diskusi dan tanya jawab selama sesi bimbingan perkawinan pranikah. 2. Perlu diperbaiki pemantauan program, dimana tujuan dari program pelaksanaan bimbingan perkawinan pranikah kurang dijelaskan secara jelas kepada semua peserta pada awal kegiatan dan kurangnya pemantauan pelaksanaan bimbingan perkawinan pranikah dengan melibatkan konsultasi dengan fasilitator untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan bimbingan perkawinan pranikah. 3. Program bimbingan perkawinan pranikah di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan lebih dominan berpengaruh terhadap calon pengantin dibanding efektivitas, sehingga untuk meningkatkan kualitas calon pengantin dengan cara memperbaiki efektivitas pelaksanaan pembekalan. Kata kunci: Program Bimbingan Perkawinan Pranikah, Efektivitas, Calon Pengantin |
Tetty Salmiah Br Pasaribu (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1669-1677 [PDF] |
| 1456 |
PENGARUH INOVASI DAN KINERJA GURU DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SMP NEGERI DAN SWASTA SEKECAMATAN BANDAR PASIR MANDOGE
Lihat AbstrakAbstract: The research aims to analyze the problems that have occurred in public and private junior high schools in Bandar Pasir Mandoge District, namely regarding teacher professionalism which is still relatively low. This research aims to determine: (1) the magnitude of the influence of innovation in increasing teacher professionalism; (2) the magnitude of the influence of teacher performance in increasing teacher professionalism; and (3) the magnitude of the influence of innovation and teacher performance together in increasing teacher professionalism. The population in this study were all public and private junior high school teachers in Bandar Pasir Mandoge District, namely 70 teachers. The entire sample was taken from the population, namely 70 people by taking samples by census. Data was collected using a questionnaire. The research results show that: (1) The results of testing the first hypothesis concluded that there was a positive influence between innovation on teacher professionalism of 41.25%; (2) The results of testing the second hypothesis can be concluded that there is an influence between teacher performance in increasing teacher professionalism by 57.61%; and (3) Innovation and teacher performance together have a positive influence in increasing teacher professionalism by 65.12%. Thus, the findings of this research support the opinion that the interaction between teacher performance and innovation has a direct positive effect in increasing teacher professionalism. Based on the results of hypothesis testing which accepted the three proposed research hypotheses as described above, a Theoretical Model of Teacher Professionalism was found which is the development of several theories describing the causalistic relationship between research variables that determine teacher professionalism which is the development of several theories, especially the Integrative Model of Organizational Behavior of Colquitt, LePine, and Wesson. Thus it can be stated that the innovation variable will result in increased teacher professionalism and also the teacher performance variable will result in increased teacher professionalism. Keywords: Innovation, Teacher Performance and Teacher Professionalism Abstrak: Penelitian bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang selama ini terjadi di SMP Negeri dan Swasta Se Kecamatan Bandar Pasir Mandoge yaitu tentang profesionalisme guru yang tergolong masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) besarnya pengaruh inovasi dalam meningkatkan profesionalisme guru; (2) besarnya pengaruh kinerja guru dalam meningkatkan profesionalisme guru; dan (3) besarnya pengaruh inovasi dan kinerja guru secara bersama-sama dalam meningkatkan profesionalisme guru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMP Negeri dan Swasta Se Kecamatan Bandar Pasir Mandoge yaitu 70 orang guru. Sampel yang diambil seluruh dari populasi yaitu 70 orang dengan mengambil sampel secara sensus. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Hasil pengujian hipotesis pertama disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif antara Inovasi terhadap Profesionalisme guru sebesar 41,25%; (2) Hasil pengujian hipotesis kedua dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara Kinerja guru dalam meningkatkan Profesionalisme guru sebesar 57,61%; dan (3) Inovasi dan Kinerja guru secara bersama-sama mempunyai pengaruh positif dalam meningkatkan Profesionalisme guru sebesar 65,12%. Dengan demikian temuan penelitian ini mendukung pendapat bahwa interaksi antara Kinerja guru dan Inovasi berpengaruh langsung positif dalam meningkatkan Profesionalisme guru. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang menerima ketiga hipotesis penelitian yang diajukan sebagaimana telah diuraikan di atas ditemukan suatu Model Teoretis Profesionalisme guru yang merupakan pengembangan dari beberapa teori menggambarkan hubungan kausalistik antar variabel penelitian yang menentukan profesionalisme guru yang merupakan pengembangan dari beberapa teori, utamanya Integrative Model of Organizational Behavior dari Colquitt, LePine, dan Wesson. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa variebel inovasi akan mengakibatkan meningkatnya Profesionalisme guru dan juga variabel kinerja guru mengakibatkan meningkatnya Profesionalisme guru. Kata kunci: Inovasi, Kinerja Guru dan Profesionalisme Guru |
Mastiur Marpaung (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1662-1668 [PDF] |
| 1457 |
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI PENGAWAS TERHADAP KINERJA PENGAWAS SEKOLAH PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: The research aims to analyze the problems that have occurred in the Asahan Regency Education Office is about the performance of school supervisors which is classified as not good in terms of work discipline and supervisory competence school. In contrast to previous research which focused more on teachers and school principals, this study pays special attention to the role of School Supervisor as a Strategic Position in Improving Quality education in the region but is often ignored in academic studies. Research this aims to find out: (1) the influence of work discipline on the performance of school supervisors; (2) the influence of supervisory competence on supervisor performance; and (3) the influence of work discipline and supervisory competence simultaneously on the performance of school supervisors. The population of this study is all school supervisors within the scope of the District Education Office Asahan, has 35 supervisors. The sample taken from the entire population was 35 supervisors by taking a census sample. Data were collected using a questionnaire filled out by respondents and processed using regression analysis. The results of the study showed that: (1) There is a very significant positive influence between work discipline on supervisor performance of 0.5066 or 50.66% of the proportion of supervisor performance variance can be explained by the level of work discipline; (2) There is a very significant positive influence between supervisor competence on supervisor performance of 0.5938 or 59.38% of the proportion of supervisor performance variance can be explained by the level of supervisor competence; and (3) There is a positive influence between work discipline and supervisorcompetence together on supervisor performance of 0.7106 or 71.06%. Based on the result of the analysis against 35 shool supervisor, it was found that work discipline and competence supervisors have a significant and positive influence simultaneously on the performance of the supevisors of the Asahan Regency Education Office and these findings it is expected to provide new insights to the management education to improve the performance of school supervisor through Competency Development and Strengthening Work Discipline through Activities Education and Training. Keywords: Work Discipline, Supervisory Competence, and Supervisory Performance Abstrak: Penelitian bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang selama ini terjadi di Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan yaitu tentang kinerja pengawas sekolah yang tergolong kurang baik ditinjau dari disiplin kerja dan kompetensi pengawas sekolah. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada guru dan kepala sekolah, penelitian ini memberikan perhatian khusus pada peran pengawas sekolah sebagai posisi strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, namun sering kurang perhatian dalam kajian akademik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pengawas sekolah; (2) pengaruh kompetensi pengawas terhadap kinerja pengawas sekolah; dan (3) pengaruh disiplin kerja dan kompetensi pengawas secara simultan terhadap kinerja pengawas sekolah. Populasi penelitian ini adalah seluruh pengawas sekolah yang berada di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan berjumlah 35 orang pengawas. Sampel yang diambil seluruh dari populasi berjumlah 35 orang pengawas dengan mengambil sampel secara sensus. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket yang diisi oleh responden dan diolah dengan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh positif yang sangat signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja pengawas sebesar 0,5066 atau 50,66% proporsi variansi kinerja pengawas dapat dijelaskan oleh tingkat disiplin kerja; (2) Terdapat pengaruh positif yang sangat signifikan antara kompetensi pengawas terhadap kinerja pengawas sebesar 0,5938 atau 59,38% proporsi variansi kinerja pengawas dapat dijelaskan oleh tingkat kompetensi pengawas; dan (3) Terdapat pengaruh positif antara disiplin kerja dan kompetensi pengawas secara bersama-sama terhadap kinerja pengawas sebesar 0,7106 atau 71,06%. Berdasarkan hasil analisis terhadap 35 pengawas sekolah, ditemukan bahwa disiplin kerja dan kompetensi pengawas memiliki pengaruh signifikan dan positif secara simultan terhadap kinerja pengawas Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan dan temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada pihak manajemen pendidikan untuk meningkatkan kinerja pengawas sekolah melalui pengembangan kompetensi dan penguatan disiplin kerja misalnya kegiatan Pendidikan dan Latihan. Kata kunci: Disiplin Kerja, Kompetensi Pengawas, dan Kinerja Pengawas |
Manosor Simanullang (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1653-1661 [PDF] |
| 1458 |
PENGARUH DIKLAT DAN INOVASI TERHADAP KINERJA GURU SD SE KECAMATAN KOTA KISARAN BARAT KABUPATEN ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: Teacher performance includes all activities carried out by teachers, namely planning, implementing and evaluating the learning process, and applying the evaluation results to improve the next learning process. Assessment of teacher performance is not only assessed from the level of student mastery of the material taught, but also assessed from how teachers make various preparations for learning to the stages of implementing learning. The objectives of this study are 1) To determine the extent of the influence of training on the performance of elementary school teachers in Kota Kisaran Barat District, Asahan Regency, 2) To determine the extent of the influence of innovation on the performance of elementary school teachers in Kota Kisaran Barat District, Asahan Regency, and 3) To determine the extent of the influence of training and innovation together on the performance of elementary school teachers in Kota Kisaran Barat District, Asahan Regency. The results of the study indicate that training has an effect on the performance of elementary school teachers in Kota Kisaran Barat District, Asahan Regency. There is a moderate effect of 56.90% where the better the training, the higher the teacher's performance. Innovation has an effect on the performance of elementary school teachers in Kota Kisaran Barat District, Asahan Regency. There is a moderate effect of 41.10% where the better the innovation, the higher the teacher's performance. Training and innovation simultaneously have an effect on the performance of elementary school teachers in Kota Kisaran Barat District, Asahan Regency. There is a significant effect of 94.90%. The determination coefficient R² of 89.80% can be explained by training and innovation simultaneously, and the remaining 10.20% is explained by other factors, such as work enthusiasm and competence variables. Keywords: Training, Innovation, Teacher Performance Abstrak: Kinerja guru meliputi semua aktivitas yang dilakukan oleh guru, yaitu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi proses pembelajaran, serta menerapkan hasil evaluasi untuk memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya. Penilaian terhadap kinerja guru tidak hanya dinilai dari tingkat penguasaan siswa terhadap materi yang diajarkan, tetapi juga dinilai dari sejak bagaimana guru melakukan berbagai persiapan untuk pembelajaran hingga tahapan pelaksanaan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui besarnya pengaruh diklat terhadap kinerja guru SD Se Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan, 2) Untuk mengetahui besarnya pengaruh inovasi terhadap kinerja guru SD Se Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan, dan 3) Untuk mengetahui besarnya pengaruh diklat dan inovasi secara bersama-sama terhadap kinerja guru SD Se Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diklat berpengaruh terhadap kinerja guru SD Se Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Terdapat pengaruh yang sedang sebesar 56,90 % dimana semakin baik diklat maka kinerja guru juga akan semakin tinggi. Inovasi berpengaruh terhadap kinerja guru SD Se Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Terdapat pengaruh yang sedang sebesar 41,10 % dimana semakin baik inovasi maka kinerja guru juga akan semakin tinggi. Diklat dan inovasi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja guru SD Se Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Terdapat pengaruh signifikan sebesar 94,90 %. Koefisien determinasi R² sebesar 89,80 % dapat dijelaskan oleh diklat dan inovasi secara serempak, dan sisanya 10,20 % lagi dijelaskan oleh faktor lain, yaitu seperti variabel semangat kerja dan kompetensi. Kata kunci: Diklat, Inovasi, Kinerja Guru |
Kurnia Agustina (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1643-1652 [PDF] |
| 1459 |
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN KOMITMEN TERHADAP PENINGKATAN KINERJA GURU SMA NEGERI SE KABUPATEN ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: The school's vision is to excel in achievement, have a science and technology perspective based on IMTAQ and be based on the environment, while the school's mission is to foster a pious personality towards God Almighty, organize effective learning to optimize the potential of environmentally aware students, develop active, creative, and innovative attitudes, add appreciation to religious teachings that are environmentally aware, create a clean, healthy and shady environment, care about environmental functions. As a mentor, teachers must guide students in a direction that is in accordance with educational goals. The formulation of the problem in this study is 1) How much influence does work discipline have on the performance of SMA Negeri teachers in Asahan Regency, 2) How much influence does commitment have on the performance of SMA Negeri teachers in Asahan Regency, 3) How much influence does work discipline and commitment simultaneously have on the performance of SMA Negeri teachers in Asahan Regency. The objectives of this study are 1) The influence of work discipline on the performance of SMA Negeri teachers in Asahan Regency, 2) The influence of commitment on the performance of SMA Negeri teachers in Asahan Regency, 3) The influence of work discipline and commitment simultaneously on the performance of SMA Negeri teachers in Asahan Regency. The population of this study was 562 teachers at state high schools in Asahan Regency. Because the number of teachers as a population is more than 100, a sample of 15% was taken so that the sample totaled 84 teachers. The data analysis technique used was influence analysis using the SPSS version 20 program. The tests used were the t-test, F-test and coefficient of determination. The results of the study showed that partially the work discipline variable influenced teacher performance at state high schools in Asahan Regency, where there was an influence of 56.40%, meaning that the better the work discipline, the higher the teacher's performance. Partially, the commitment variable influenced teacher performance at state high schools in Asahan Regency, where there was an influence of 62.60%, meaning that the better the commitment, the higher the teacher's performance. Simultaneously, the work discipline and commitment variables influenced the performance of state high school teachers in Asahan Regency, where 80.20% of the variation in teacher performance could be explained by work discipline and commitment simultaneously, while the remaining 19.80% was explained by other factors, such as motivation and organizational culture variables. Keywords: Work Discipline, Commitment, Teacher Performance Abstrak: Visi sekolah adalah unggul dalam prestasi, berwawasan IPTEK berdasarkan IMTAQ dan berbasis lingkungan hidup, sedangkan misi sekolah adalah menumbuhkan pribadi bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, menyelenggarakan pembelajaran yang efektif untuk mengoptimalkan potensi siswa berwawasan lingkungan, mengembangkan sikap aktif, kreatif, dan inovatif, menambahkan penghayatan terhadap ajaran agama yang berwawasan lingkungan hidup, menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan rindang, peduli terhadap fungsi lingkungan. Sebagai pembimbing, guru harus menuntun anak didik ke arah yang sesuai dengan tujuan pendidikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Seberapa besar pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja guru SMA Negeri Se Kabupaten Asahan, 2) Seberapa besar pengaruh komitmen terhadap kinerja guru SMA Negeri Se Kabupaten Asahan, 3) Seberapa besar pengaruh disiplin kerja dan komitmen secara simultan terhadap kinerja guru guru SMA Negeri Se Kabupaten Asahan. Tujuan penelitian ini adalah 1) Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja guru SMA Negeri Se Kabupaten Asahan, 2) Pengaruh komitmen terhadap kinerja guru SMA Negeri Se Kabupaten Asahan, 3) Pengaruh disiplin kerja dan komitmen secara simultan terhadap kinerja guru guru SMA Negeri Se Kabupaten Asahan. Populasi penelitian ini guru sma Negeri Se Kabupaten Asahan sebanyak 562 orang guru. Karena jumlah guru sebagai populasi lebih dari 100 maka diambil sampel 15 % sehingga sampel berjumlah 84 guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis pengaruh dengan menggunakan program SPSS versi 20. Uji yang digunakan adalah uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja guru pada SMA Negeri Se Kabupaten Asahan, dimana terdapat pengaruh sebesar 56,40 % artinya semakin baik disiplin kerja maka kinerja guru juga akan semakin tinggi. Secara parsial variabel komitmen berpengaruh terhadap kinerja guru pada SMA Negeri Se Kabupaten Asahan, dimana terdapat pengaruh sebesar 62,60 % artinya semakin baik komitmen maka kinerja guru juga akan semakin tinggi. Secara simultan variabel disiplin kerja dan komitmen mampunyai pengaruh terhadap kinerja guru SMA Negeri Se Kabupaten Asahan, dimana sebesar 80,20 % variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh disiplin kerja dan komitmen secara serempak, sedangkan sisanya 19,80 % lagi dijelaskan oleh faktor lain, yaitu seperti variabel motivasi dan budaya organisasi. Kata kunci: Disiplin Kerja, Komitmen, Kinerja Guru |
Albertus Siahaan (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1634-1642 [PDF] |
| 1460 |
MENINGKATKAN KESADARAN PAJAK DISUMATERA UTARA MELALUI PERAN DAN STRATEGI PUBLIC RELATIONS BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA)
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to explore the role and strategy of Public Relations (PR) of the North Sumatra Regional Revenue Agency (BAPENDA) in increasing public awareness of motor vehicle tax obligations. Departing from the challenge of low levels of tax compliance, this study uses a qualitative approach to explore in depth the strategic role of PR in building effective communication between Bapenda and the public. Data were collected through in-depth interviews with Bapenda officials responsible for the PR function, focus groups from various circles of society, and analysis of related documents, such as activity reports, socialization materials, and promotional media. The results showed that PR plays an important role in building a positive image of Bapenda through various communication strategies, such as the use of social media, collaboration with influencers, and direct socialization with schools. In addition, Bapenda cooperates closely with stakeholders, including local governments, prosecutors' offices, and neighborhoods, to expand communication outreach and enforce tax rules. Education programs are also a key component, with interactive approaches and incentives such as souvenirs and vouchers to increase public participation. On the other hand, Bapenda has an effective crisis communication plan to deal with negative publicity issues. Through these diverse communication strategies, the research found that a personal approach and the utilization of digital technology are factors in the crisis communication plan. Keywords: Role of PR, Strategy, Regional Revenue Agency, Tax Awareness. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan strategi Public Relations (PR) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Utara dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor. Berangkat dari tantangan rendahnya tingkat kepatuhan pajak, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali secara mendalam peran strategis PR dalam membangun komunikasi yang efektif antara Bapenda danmasyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat Bapenda yang bertanggung jawab atas fungsi PR, kelompok fokus dari berbagai kalangan masyarakat, serta analisis dokumen terkait, seperti laporan kegiatan, materi sosialisasi, dan media promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PR berperan penting dalam membangun citra positif Bapenda melalui berbagai strategi komunikasi, seperti pemanfaatan media sosial, kolaborasi dengan influencer, dan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah. Selain itu, Bapenda menjalin kerja sama erat dengan stakeholder, termasuk pemerintah daerah, kejaksaan, dan kelurahan, untuk memperluas jangkauan komunikasi dan menegakkan aturan perpajakan. Program edukasi juga menjadi komponen kunci, dengan pendekatan interaktif dan pemberian insentif berupa souvenir dan voucher untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Di sisi lain, Bapenda memiliki rencana komunikasi krisis yang efektif dalam menangani isu-isu publikasi negatif. Melalui strategi komunikasi yang beragam ini, penelitian menemukan bahwa pendekatan personal dan pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesadaran pajak masyarakat. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi di bidang perpajakan dan menawarkan rekomendasi kebijakan bagi Bapenda untuk meningkatkan efektivitas program-program sosialisasi pajak di masa depan. Kata kunci: Peran PR, Strategi, Badan Pendapatan Daerah, Kesadaran Pajak. |
Agnita Yolanda (Universitas Medan Area); Zubaidah Hanum (Universitas Medan Area); Siska Hasibuan (Universitas Medan Area); Muthia Muthia (Universitas Medan Area); Bebi Bebi (Universitas Medan Area); Dhea Dhea (Universitas Medan Area); Nayla Nayla (Universitas Medan Area) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 2 (2025) |
Hal: 1613-1619 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.