Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 561 |
PENERAPAN DATA MINING DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP KOLEKSI MUSEUM
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to apply data mining to determine visitor satisfaction levels at the Batu Bara Regency Museum. The main problem is the suboptimal use of visitor data and visitor questionnaire results to objectively evaluate satisfaction. The method used is the Naïve Bayes algorithm to classify visitor satisfaction levels based on questionnaire and visit data. The research stages include data collection, data analysis, system design using UML, implementation with PHP and MySQL, and system testing. The results show that the Naïve Bayes algorithm is capable of classifying visitor satisfaction levels effectively and providing accurate information for museum management. This system supports data-driven decision-making and helps improve the quality of museum services and management. Keywords: Data Mining; Naïve Bayes; Visitor Satisfaction Classification; Decision Support System; Batu Bara Regency Museum. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menerapkan data mining dalam menentukan tingkat kepuasan pengunjung Museum Kabupaten Batu Bara. Permasalahan utama adalah belum optimalnya pemanfaatan data kunjungan dan hasil angket pengunjung untuk mengevaluasi kepuasan secara objektif. Metode yang digunakan adalah algoritma Naïve Bayes untuk mengklasifikasikan tingkat kepuasan pengunjung berdasarkan data kuesioner dan data kunjungan. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisis data, perancangan sistem menggunakan UML, implementasi dengan PHP dan MySQL, serta pengujian sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mampu mengklasifikasikan tingkat kepuasan pengunjung dengan baik dan memberikan informasi yang akurat bagi pengelola museum. Sistem ini mendukung pengambilan keputusan berbasis data serta membantu peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan museum. Kata kunci: Data Mining; Naïve Bayes; Klasifikasi Kepuasan Pengunjung; Sistem Pendukung Keputusan; Museum Kabupaten Batu Bara. |
Muhammad Fauzi; Zunaida Sitorus |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1175-1180 [PDF] |
| 562 |
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN EKONOMI LOKAL DI KAMPUNG SAPORKREN
Lihat AbstrakAbstract: The development of tourism villages is widely recognized as an effective strategy for promoting community empowerment and strengthening local economic resilience, particularly in areas endowed with rich natural and cultural resources. Saporkren Village, located in the Raja Ampat region, possesses significant potential for nature-based tourism and local wisdom; however, this potential has not been fully optimized to improve community welfare. This study aims to analyze the role of community empowerment through tourism village development as an effort to strengthen the local economy in Saporkren Village. This study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis. Research informants included village officials, tourism village managers, local business actors, and community members directly involved in tourism activities. Data analysis was conducted using thematic analysis, encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing.The findings indicate that tourism village development in Saporkren Village has contributed positively to community empowerment, as evidenced by increased community participation in tourism management, the growth of local micro-enterprises, and improved human resource capacity through training and mentoring programs. The economic impacts include increased household income, the creation of new employment opportunities, and the development of local creative economic activities. Nevertheless, several challenges remain, including limited supporting infrastructure, restricted market access, and issues related to the sustainability of empowerment programs. This study concludes that community empowerment through tourism village development plays a strategic role in strengthening the local economy. Therefore, collaborative efforts among local governments, communities, and relevant stakeholders are essential to ensure the sustainable development of community-based tourism in Saporkren Village. Keyword: community empowerment, tourism village, local economy, community-based tourism, Saporkren Village Abstrak: Pengembangan desa wisata merupakan salah satu strategi yang dinilai efektif dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal, khususnya di wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam dan budaya yang unggul. Kampung Saporkren, yang terletak di kawasan Raja Ampat, memiliki potensi wisata berbasis alam dan kearifan lokal yang besar, namun belum sepenuhnya dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata sebagai upaya penguatan ekonomi lokal di Kampung Saporkren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi aparat kampung, pengelola desa wisata, pelaku usaha lokal, dan masyarakat yang terlibat langsung dalam aktivitas pariwisata. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata di Kampung Saporkren berkontribusi positif terhadap pemberdayaan masyarakat, yang ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata, pengembangan usaha mikro berbasis lokal, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan. Dampak ekonomi yang dirasakan meliputi peningkatan pendapatan masyarakat, terciptanya lapangan kerja baru, dan tumbuhnya aktivitas ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur pendukung, akses pemasaran, dan keberlanjutan program pemberdayaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi lokal. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan keberlanjutan pengembangan desa wisata berbasis masyarakat di Kampung Saporkren. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Desa Wisata, Ekonomi Lokal, Pariwisata Berbasis Masyarakat, Kampung Saporkren |
Husnawati Husnawati; Isdarmanto Isdarmanto; Sarbini Sarbini |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1165-1174 [PDF] |
| 563 |
ANALISIS PERBANDINGAN KEBIJAKAN PEMBERIAN INSENTIF BAGI PERUSAHAAN YANG MELAKSANAKAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
Lihat AbstrakAbstract: The obligation to implement Social and Environmental Responsibility (TJSL) in Indonesia has been regulated by law, but regulations regarding the provision of incentives for companies that implement it have not been comprehensively formulated. This situation raises questions about the effectiveness of TJSL policies in encouraging corporate compliance while increasing the attractiveness of national investment. This study aims to analyze the regulation of TJSL incentives in the Indonesian legal system, assess the urgency of providing incentives from the perspective of legal certainty and ease of doing business, and compare them with policies implemented in Singapore. This study is a normative legal study with legislative, conceptual, and comparative approaches. Primary and secondary legal materials are analyzed qualitatively using the theory of legal certainty, development law theory, and comparative law theory as analytical frameworks. This study shows that the regulation of TJSL incentives in Indonesia is still limited, not systematically integrated with investment and ease of doing business policies, and has not been designed as a strategic instrument to encourage optimal corporate participation. In contrast, Singapore implements a more structured approach through a combination of fiscal and non-fiscal incentives aligned with sustainable development policies and improving the investment climate. Therefore, reformulating CSR incentive policies in Indonesia is necessary to create legal certainty, increase the effectiveness of CSR implementation, and strengthen national competitiveness and investment attractiveness. The formulation of clear, measurable, and integrated incentives will make CSR not only a legal obligation but also a strategic instrument for sustainable economic development. Keywords: Social and Environmental Responsibility, Incentives, Legal Certainty, Ease of Doing Business, Comparative Law. Abstrak: Kewajiban pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Indonesia telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, namun pengaturan mengenai pemberian insentif bagi perusahaan yang melaksanakannya belum dirumuskan secara komprehensif. Kondisi ini menimbulkan persoalan mengenai efektivitas kebijakan TJSL dalam mendorong kepatuhan korporasi sekaligus meningkatkan daya tarik investasi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan insentif TJSL dalam sistem hukum Indonesia, menilai urgensi pemberian insentif dalam perspektif kepastian hukum dan kemudahan berusaha, serta membandingkannya dengan kebijakan yang diterapkan di Singapura.Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Bahan hukum primer dan sekunder dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teori kepastian hukum, teori hukum pembangunan, dan teori perbandingan hukum sebagai kerangka analisis. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan insentif TJSL di Indonesia masih bersifat terbatas, tidak terintegrasi secara sistematis dengan kebijakan investasi dan kemudahan berusaha, serta belum dirancang sebagai instrumen strategis untuk mendorong partisipasi korporasi secara optimal. Sebaliknya, Singapura menerapkan pendekatan yang lebih terstruktur melalui kombinasi insentif fiskal dan non-fiskal yang selaras dengan kebijakan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan iklim investasi. Atas dasar hal tersebut reformulasi kebijakan insentif TJSL di Indonesia diperlukan guna menciptakan kepastian hukum, meningkatkan efektivitas pelaksanaan TJSL, serta memperkuat daya saing dan daya tarik investasi nasional. Perumusan insentif yang jelas, terukur, dan terintegrasi akan menjadikan TJSL tidak hanya sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi berkelanjutan. Kata Kunci: Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Insentif, Kepastian Hukum, Kemudahan Berusaha, Perbandingan Hukum. |
Aiko Alamnasroh Abdi (Universitas Sumatera Utara); Ningrum Natasya Sirait (Universitas Sumatera Utara); Robert Robert (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1155-1164 [PDF] |
| 564 |
ANALISIS YURIDIS PERUBAHAN KONTRAK TERINTEGRASI MULTIYEARS PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM KEPERDATAAN
Lihat AbstrakAbstract: This study analyzes contractual amendments within multiyears integrated con-struction contracts. Such contracts are generally complex and urgent in nature, requiring both the design and implementation phases to be carried out by a single provider, with the contract duration exceeding 12 months. The issues examined concern the legal certainty of contract amendments and the potential legal implications arising from changes to con-tractual clauses in integrated contracts after the completion of the contract period. This research employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and case-based approaches. The findings indicate that eleven contractual amendments were made, which should have met the validity requirements of agreements under Article 1320 of the Indonesian Civil Code. Several issues were identified: deficiencies in the legal ca-pacity of the parties signing the amendments, changes to the contract implementation pe-riod that overlooked conditions related to SCM implementation failures, modifications to performance measurement and payment mechanisms that undermined legal certainty, and alterations to project deliverables during contract termination that failed to comply with the specific legal norms governing public procurement. The study results that the amend-ment processes undertaken create potential legal issues concerning the validity of the agreement and the assurance of legal certainty in fulfilling the parties’ rights and obliga-tions. Keywords: Contract Amendment, Integrated Contract, Multiyears. Abstrak: Penelitian ini menganalisis perubahan kontrak konstruksi terintegrasi multi-years. Kontrak konstruksi terintegrasi multiyears umumnya memiliki sifatnya komplek dan mendesak sehingga perancangan dan pelaksanaan dilakukan satu penyedia dengan pelaksanaan kontrak lebih dari 12 bulan. Permasalahan yang dikaji adalah kepastian hukum perubahan kontrak dan potensi dampak hukum perubahan klasul kontrak terin-tegrasi pasca masa pelaksanaan kontrak berakhir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dilakukan 11 kali peru-bahan kontrak yang seharusnya memenuhi syarat sahnya perjanjian Pasal 1320 KUHPerdata. Dalam hal perubahan para pihak penandantangan kontrak memiliki kelemahan kecakapan, perubahan waktu pelaksanaan kontrak mengabaikan kondisi keg-agalan pelaksanaan SCM, perubahan pengukuran prestasi dan pembayaran pekerjaan yang tidak mendukung kepastian hukum atas sesuatu hal, dan perubahan keluaran da-lam pengakhiran kontrak yang mengabaikan norma-norma leg spesialis pengadaan ba-rang/jasa pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perubahan yang dil-akukan menimbulkan potensi permasalahan hukum atas kebasahan perjanjian dan kepastian hukum dalam pemenuhan hak dan kewajiban. Kata kunci: Kontrak Terintegrasi, Multiyears, Perubahan Kontrak. |
Jamanna Sembiring; Markoni Markoni; I Made Kantikha; Joko Widarto; Tuti Elawati |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1146-1154 [PDF] |
| 565 |
PENERAPAN ASAS DROIT DE SUITE TERHADAP BENDA JAMINAN FIDUSIA YANG DIJADIKAN BARANG BUKTI DALAM PERKARA NARKOTIKA (Studi Putusan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan Nomor: 323/Pid.Sus/2023/PN Psp dan Putusan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan Nomor: 38/Pid.Sus/2024/PN Psp
Lihat AbstrakAbstract: The Criminal Code does not clearly state what is meant by evidence, but from the way of obtaining the evidence, it can be concluded that the definition of evidence is the result of a series of investigators' actions in confiscation and/or searches and/or examination of letters to take over and/or store under their control movable or intangible objects for the purpose of evidence in investigations, prosecutions and trials. In practice, confiscations carried out by investigators still often involve the rights of third parties, one of which is the confiscation of fiduciary collateral objects used to commit narcotics crimes. This study uses a normative legal research type supported by empirical data with data collection techniques in the form of interviews and literature studies. Data analysis is carried out qualitatively and produces research in the form of analytical description. The study concluded that there is a conflict between the state's authority to confiscate narcotics evidence and the rights of third parties as fiduciary recipients through the principle of droit de suite. In practice, investigators have difficulty accommodating requests for the return of evidence due to the complex process, limited time, and the weak legal standing of third parties. This requires consideration of utility and fairness, in accordance with the Fiduciary Guarantee Law's objective of supporting the development of the financing sector. The Padang Sidempuan District Court's decision No. 323/Pid.Sus/2023/PN Psp, which confiscated a vehicle belonging to a third party, demonstrates a lack of legal protection, while decision No. 38/Pid.Sus/2024/PN Psp, which returned the vehicle to the fiduciary recipient, reflects the appropriate, fair, and beneficial application of the droit de suite principle for third parties not involved in the crime. Keywords: droit de suite principle, fiduciary guarantee, confiscation, evidence, narcotics case. Abstrak: Undang-Undang Hukum Pidana tidak menyebutkan secara jelas tentang apa yang dimaksud dengan barang bukti, namun dari cara mendapatkan barang bukti tersebut dapatlah ditarik kesimpulan bahwa pengertian barang bukti adalah hasil serangkaian tindakan penyidik dalam penyitaan dan atau penggeledahan dan atau pemeriksaan surat untuk mengambil alih dan atau menyimpan dibawah penguasaannya benda bergerak atau tidak berwujud untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan, penuntutan dan peradilan. Dalam praktiknya, penyitaan yang dilakukan oleh penyidik masih sering melibatkan hak pihak ketiga salah satunya adalah penyitaan terhadap benda jaminan fidusia yang digunakan untuk melakukan tindak pidana narkotika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif yang didukung dengan data empiris dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan menghasilkan penelitian dalam bentuk deskriptif analitis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Terdapat konflik antara kewenangan negara melakukan penyitaan barang bukti narkotika dan hak pihak ketiga sebagai penerima fidusia melalui asas droit de suite. Dalam praktik, penyidik kesulitan mengakomodasi permohonan pengembalian barang bukti karena proses yang rumit, waktu terbatas, dan lemahnya posisi hukum pihak ketiga. Hal ini menuntut pertimbangan nilai kemanfaatan serta keadilan, sesuai tujuan UU Jaminan Fidusia untuk mendukung pembangunan sektor pembiayaan. Putusan PN Padang Sidempuan No. 323/Pid.Sus/2023/PN Psp yang merampas kendaraan milik pihak ketiga menunjukkan kurangnya perlindungan hukum, sedangkan putusan No. 38/Pid.Sus/2024/PN Psp yang mengembalikan kendaraan kepada penerima fidusia mencerminkan penerapan asas droit de suite yang tepat, adil, dan bermanfaat bagi pihak ketiga yang tidak terlibat tindak pidana. Kata Kunci: asas droit de suite, jaminan fidusia, penyitaan, barang bukti, perkara narkotika. |
Verawaty Manalu Manalu Manalu (Universitas Sumatera Utara); Putri Rumondang Siagian (Universitas Sumatera Utara); Syarifah Lisa Andriati (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1136-1145 [PDF] |
| 566 |
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA SISTEM DETEKSI FORMALIN PADA IKAN MENGGUNAKAN SENSOR MQ-138 BERBASIS ARDUINO
Lihat AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji alat pendeteksi kadar formalin pada ikan segar dan ikan asin berbasis mikrokontroler Arduino Uno menggunakan sensor MQ-138. Penelitian dilakukan melalui tahap perancangan perangkat keras, pemrograman sistem, kalibrasi sensor, serta pengujian dan analisis data. Pengujian pada sampel ikan segar dengan variasi konsentrasi formalin 1–3% menunjukkan hasil pembacaan sensor sebesar 0,090–0,120 mg/m³, sedangkan alat standar menunjukkan nilai 0,099–0,121 mg/m³ dengan deviasi maksimum 9,09%. Pada sampel ikan asin dengan konsentrasi yang sama, sensor mendeteksi kadar formalin sebesar 0,080–0,100 mg/m³, sedangkan alat standar 0,081–0,106 mg/m³ dengan deviasi lebih kecil, yaitu 1,23%–5,66%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor MQ-138 mampu mendeteksi kadar formalin dengan tingkat akurasi yang cukup baik dibandingkan alat standar. Sistem yang dilengkapi LED dan buzzer juga berhasil memberikan peringatan visual dan audio ketika kadar melebihi ambang batas yang ditetapkan. |
Sri Lestari (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Mulkan Iskandar Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Nazaruddin Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1514-1518 [PDF] |
| 567 |
Pengembangan Media Promosi Berbasis Virtual Tour Interaktif Di Cluster D'Royal Village
Lihat AbstrakPenelitian ini bertujuan mengembangkan media promosi berbasis virtual tour interaktif sebagai solusi atas keterbatasan media promosi konvensional yang masih mengandalkan foto dan brosur dua dimensi di Cluster D’Royal Village, yang dinilai belum mampu menyajikan gambaran lingkungan secara menyeluruh dan realistis. Melalui pengembangan virtual tour berbasis website dengan panorama 360 derajat yang memungkinkan pengguna menjelajahi kawasan perumahan secara interaktif melalui fitur hotspot, mini map, serta navigasi yang memudahkan eksplorasi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution, serta dibangun dengan teknologi HTML, CSS, dan JavaScript. Pengujian dilakukan melalui uji alpha oleh tenaga ahli dan uji beta oleh pengguna. Hasil pengujian menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 90,44% dari tenaga ahli dan 92,80% dari pengguna, keduanya berada pada kategori sangat baik, sehingga berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa media promosi yang dikembangkan layak dan efektif digunakan karena mampu menyajikan informasi secara menarik, imersif, dan kompetitif dalam mendukung pemasaran properti di era digital. |
Sarani Zelikha (Universitas PGRI Sumatera Barat); Faiza Rini; Rahayu Trisetyowati Untari |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1463-1472 [PDF] |
| 568 |
Analisis Strategi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi di Madrasah Ibtidaiyah
Lihat AbstrakAbstract: Qur’anic learning in Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary schools) often encounters challenges related to students’ low motivation and limited memorization ability, which are frequently associated with monotonous and teacher-centered instructional approaches. This study aims to analyze the implementation and effectiveness of the Ummi method in improving students’ engagement and Qur’anic learning outcomes. A qualitative case study approach was employed at MI Hidayatul Islam, Purwakarta, involving three certified Qur’an teachers, a tahfidz coordinator, and 20 early-grade students. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Ummi method enhances students’ active participation and memorization fluency through structured learning stages, including tartil, tahfidz, tahsin, and tahriim. The effectiveness of the method is supported by the integration of interactive visual media, rhythmic murottal recitation, narrative-based motivational strategies, individualized guidance, and a sharia-based reward system. These findings highlight the importance of combining structured pedagogical strategies with affective and collaborative learning environments to improve Qur’anic literacy among elementary-level students. Keywords: memorization learning; Qur’anic learning; Ummi method. Abstrak: Pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah sering menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi belajar dan keterbatasan kemampuan hafalan siswa, yang umumnya dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran yang monoton dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas metode Ummi dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar Al-Qur’an pada siswa sekolah dasar Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di MI Hidayatul Islam, Purwakarta. Subjek penelitian meliputi tiga guru Al-Qur’an bersertifikasi Ummi, seorang koordinator tahfidz, serta 20 siswa fase awal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Ummi mampu meningkatkan partisipasi aktif dan kelancaran hafalan siswa melalui tahapan pembelajaran yang sistematis, yaitu tartil, tahfidz, tahsin, dan tahriim. Efektivitas metode ini didukung oleh penggunaan media visual-interaktif, murottal berirama, strategi motivasi berbasis narasi keislaman, bimbingan individual, serta sistem penghargaan berbasis nilai syariah. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi strategi pedagogis yang terstruktur dengan lingkungan belajar yang suportif dan kolaboratif dapat meningkatkan literasi Al-Qur’an pada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Kata kunci: metode Ummi; pembelajaran Al-Qur’an; pembelajaran tahfidz. |
Noer Phytaloka (STAI DR KH EZ Muttaqien); Azqia Salma Sujana (STAI DR KH EZ Muttaqien); Hilma Marisya (STAI DR KH EZ Muttaqien); Enan Kusnandar (STAI DR KH EZ Muttaqien) |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 13 No 1 (2026) |
Hal: 11 - 19 [PDF] |
| 569 |
Pengembangan Sistem Informasi ZISWAF Al-Falah Berbasis Website sebagai Media Informasi dalam Meningkatkan Jumlah Donatur di Yayasan Shine Al-Falah
Lihat AbstrakZISWAF Yayasan Shine Al-Falah merupakan lembaga sosial yang mengelola dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF). Namun, proses pengelolaan dan penyampaian informasi donasi selama ini masih memiliki kendala dalam hal jangkauan informasi dan transparansi, yang terlihat dari tampilan dashboard yang belum terintegrasi sepenuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi ZISWAF Al-Falah berbasis website yang berfungsi sebagai media informasi dan pendataan donasi secara real-time untuk meningkatkan kepercayaan dan jumlah donatur. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, dengan fitur utama meliputi pengelolaan program donasi, riwayat donasi, serta pelaporan akuntabel dalam format PDF. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dengan database MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meminimalisir kesalahan teknis seperti syntax error melalui validasi yang ketat dan menyediakan formulir donasi yang memudahkan pengguna melakukan transfer melalui metode QRIS. Pengujian sistem dilakukan melalui dua tahap: pengujian oleh tenaga ahli (ahli media/sistem) yang menghasilkan persentase kelayakan sebesar 91% (Sangat Layak), dan pengujian pengguna (User Acceptance Test) yang menghasilkan persentase sebesar 83% (Sangat Layak). Berdasarkan hasil tersebut, Sistem Informasi ZISWAF Al-Falah dinyatakan layak digunakan sebagai media informasi dan sarana donasi digital di Yayasan Shine Al-Falah. Kata Kunci: Sistem Informasi; ZISWAF; Website; Laravel; Donatur |
Dani Can Putri; Thomson Mary; Rahayu Trisetyowati Untari |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1438-1444 [PDF] |
| 570 |
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN HIMA BERBASIS WEB
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to develop a web-based financial information system for the Student Association (HIMA) of the Information Technology Study Program at Universitas PGRI Sumatera Barat. The research was motivated by the limitations of manual financial recording, which may cause data inaccuracies, document loss, and delays in reporting. The development process applied the System Development Life Cycle (SDLC) using the Waterfall model, including requirement analysis, system design, implementation, testing, deployment, and maintenance. System feasibility was evaluated through beta testing involving system experts and users. The results indicate that the system achieved an average score of 90.13% from experts and 88.06% from users, both categorized as very good. These findings demonstrate that the developed system fulfills functional and non-functional requirements and is feasible for implementation. The system contributes to improving efficiency, transparency, and accuracy in managing organizational financial data. Keywords: Financial Information System; Web-Based System; Student Association; SDLC; Waterfall Model. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Pencatatan Keuangan HIMA berbasis web pada Program Studi Teknologi Informasi Universitas PGRI Sumatera Barat. Pengembangan dilakukan karena proses pencatatan keuangan masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan data, kehilangan arsip, dan keterlambatan dalam penyusunan laporan. Metode yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, deployment, dan pemeliharaan. Evaluasi sistem dilakukan melalui pengujian beta oleh tenaga ahli dan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan nilai rata-rata sebesar 90,13% dari tenaga ahli dan 88,06% dari pengguna dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan fungsional dan nonfungsional serta layak digunakan. Implementasi sistem ini mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam pengelolaan keuangan organisasi mahasiswa.. Kata kunci: Sistem Informasi Keuangan; Berbasis Web; HIMA; SDLC; Waterfall |
Pramudya Azis (Universitas PGRI Sumatera Barat); Faiza Rini (Universitas PGRI Sumatera Barat); Rahayu Trisetyowati Untari (Universitas PGRI Sumatera Barat) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1591-1599 [PDF] |
| 571 |
ANALISIS USER SATISFACTION TERHADAP VIRTUAL TOUR INTERAKTIF PADA CLUSTER D'ROYAL VILLAGE MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) TERINTEGRASI ISO/IEC 25010
Lihat AbstrakAbstract: The development of digital technology encourages the use of virtual tours as an interactive promotional medium in the property sector. This study aims to analyze the level of user satisfaction with the web-based virtual tour at D'Royal Village using the System Usability Scale (SUS) method reinforced with usability aspects based on the ISO/IEC 25010 standard. The study used a descriptive quantitative approach with 30 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using the SUS questionnaire and additional statements representing the sub-characteristics of appropriateness recognizability, user interface aesthetics, and operability. The results show an average SUS score of 77.50 (Acceptable, Grade B, "Excellent") and an ISO/IEC 25010 usability score of 76.25% (Good category). These findings indicate that the virtual tour has a good level of usability and is able to provide satisfaction to users, although the operability aspect still requires improvement to optimize the user experience. Keywords: Virtual Tour; User Satisfaction; Usability; Sus; ISO/IEC 25010 Abstrak: Perkembangan teknologi digital mendorong pemanfaatan virtual tour sebagai media promosi interaktif di sektor properti. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap virtual tour berbasis web pada D’Royal Village menggunakan metode System Usability Scale (SUS) yang diperkuat dengan aspek usability berdasarkan standar ISO/IEC 25010. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 30 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner SUS dan pernyataan tambahan yang merepresentasikan subkarakteristik appropriateness recognizability, user interface aesthetics, dan operability. Hasil menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 77,50 (Acceptable, Grade B, “Excellent”) dan skor usability ISO/IEC 25010 sebesar 76,25% (kategori Baik). Temuan ini mengindikasikan bahwa virtual tour memiliki tingkat usability yang baik dan mampu memberikan kepuasan kepada pengguna, meskipun aspek operability masih memerlukan peningkatan untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna. Kata Kunci: Virtual Tour; User Satisfactio; Usability; SUS; ISO/IEC 25010 |
Ernisya Emilya (Universitas PGRI Sumatera Barat); Faiza Rini (Universitas PGRI Sumatera Barat); Rahayu Trisetyowati Untari (Universitas PGRI Sumatera Barat) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1585-1590 [PDF] |
| 572 |
PENERAPAN METODE K-MEDOIDS UNTUK PENGELOMPOKAN PRODUKSI KELAPA SAWIT DI KABUPATEN ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: The oil palm plantation sector is a key pillar of the Asahan Regency economy. However, differences in regional characteristics lead to variations in land area, production, and productivity between sub-districts. This study aims to cluster sub-districts in Asahan Regency based on oil palm production characteristics using the K-Medoids method. Data used comes from the Asahan Regency Agriculture Office, which covers 25 sub-districts with three main variables: mature area (ha), oil palm production (tons), and productivity (tons/ha/year). The clustering process was performed manually using Euclidean distance calculations, with the number of clusters set at three. The results indicate the formation of three main clusters: high, medium, and low production clusters. This grouping is expected to form the basis for more targeted and data-driven development planning for the oil palm plantation sector. Keywords: K-Medoids, Clustering, Oil Palm, Plantation Production, Asahan Regency Abstrak: Sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu penopang utama perekonomian Kabupaten Asahan. Namun, perbedaan karakteristik wilayah menyebabkan variasi luas lahan, produksi, dan produktivitas antar kecamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kecamatan di Kabupaten Asahan berdasarkan karakteristik produksi kelapa sawit menggunakan metode K-Medoids. Data yang digunakan berasal dari Dinas Pertanian Kabupaten Asahan yang mencakup 25 kecamatan dengan tiga variabel utama, yaitu luas tanaman menghasilkan (ha), produksi kelapa sawit (ton), dan produktivitas (ton/ha/tahun). Proses pengelompokan dilakukan secara manual menggunakan perhitungan jarak Euclidean dengan jumlah klaster ditetapkan sebanyak tiga. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya tiga klaster utama, yaitu klaster produksi tinggi, sedang, dan rendah. Pengelompokan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan sektor perkebunan kelapa sawit yang lebih terarah dan berbasis data. Kata Kunci: K-Medoids, Clustering, Kelapa Sawit, Produksi Perkebunan, Kabupaten Asahan |
Bambang Irwansyah (Universitas Asahan); Junita Sastri (Universitas Asahan); Annisa Fitriani (Universitas Asahan); Nurul Fadillah (Universitas Asahan); Reno Rahmadiansyah (Universitas Asahan); Apri Afandi (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 2488-2493 [PDF] |
| 573 |
PENGEMBANGAN SISTEM PEMANTAUAN TEGANGAN LISTRIK BERBASIS INTERNET OF THINGS TERINTEGRASI TELEGRAM DAN DASHBOARD
Lihat AbstrakAbstract: This research aims to design and develop an Internet of Things (IoT)-based electrical voltage monitoring system integrated with Telegram notifications and a web dashboard. The system uses an ESP32 microcontroller and a PZEM-004T sensor to read voltage in real time. The research and development (R&D) method was used with a prototype model. Testing was conducted through alpha and beta testing. Expert validation results showed a Content Validity Index (CVI) of 0.88, categorized as high validity, while user response rates were 88.89%, categorized as very good. These results indicate that the system is feasible and effective for monitoring electrical voltage on wall mounts at PT KAI Divre II West Sumatra. Keywords: IoT, Monitoring, ESP32, Telegram, Dashboard Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pemantauan tegangan listrik berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan notifikasi Telegram dan dashboard web. Sistem menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler dan sensor PZEM-004T untuk membaca tegangan secara real-time. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model prototipe. Pengujian dilakukan melalui uji alpha dan beta. Hasil validasi ahli menunjukkan nilai Content Validity Index (CVI) sebesar 0,88 dengan kategori validitas tinggi, sedangkan hasil respon pengguna memperoleh persentase sebesar 88,89% dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem layak dan efektif digunakan untuk monitoring tegangan listrik pada wall mount PT KAI Divre II Sumatera Barat. Kata kunci: IoT, Monitoring, ESP32, Telegram, Dashboard |
Rosi Ratna Sari (Universitas PGRI Sumatera Barat); Faiza Rini (Universitas PGRI Sumatera Barat); Mourend Devegi (Universitas PGRI Sumatera Barat) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1578-1584 [PDF] |
| 574 |
Pengaruh Lingkungan Sekolah dan Sumber Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Dimediasi Self Regulated Learning
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to obtain knowledge about the influence of the school environment and learning resources on students’ learning outcomes, with self-regulated learning as a mediating variable. The method used in this research is a quantitative approach with a descriptive research type. The sample consisted of 105 students of SMAIT Wahdah Islamiyah Makassar who took economics as a subject. The data analysis employed the Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM). The results of the study indicate that the school environment and learning resources do not have a significant effect on students’ learning outcomes. Furthermore, self-regulated learning is proven to be a mediating variable that strengthens the relationship between learning resources and learning outcomes. However, it is not proven to mediate the relationship between the school environment and students’ learning outcomes. These findings imply that schools are expected to further encourage and facilitate programs that can strengthen students’ Self-Regulated Learning (SRL). Although the school environment already has a good system, its influence on learning outcomes is still relatively small without being supported by students’ independent learning abilities. Keywords: Learning Resources; School Environment; Self-Regulated Learning Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan tentang pengaruh lingkungan sekolah dan sumber belajar terhadap hasil belajar siswa, dengan self-regulated learning sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian sebanyak 105 orang siswa SMAIT Wahdah Islamiyah Makassar yang mengampuh mata pelajaran ekonomi. Analisis data penelitian ini menggunakan model Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah dan sumber belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Lebih lanjut, self-reguated learning terbukti sebagai mediasi yang memperkuat hubungan antara variabel sumber belajar terhadap hasil belajar. Tetapi tidak terbukti mampu memediasi pada variabel lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini menyiratkan bahwa sekolah diharapkan lebih mendorong dan memfasilitasi program-program yang dapat memperkuat Self-Regulated Learning (SRL) pada siswa. Meskipun lingkungan sekolah sudah memiliki sistem yang baik, namun pengaruhnya terhadap hasil belajar masih tergolong kecil tanpa didukung kemampuan belajar mandiri siswa. Kata kunci: Lingkungan Sekolah; Self-Regulated Learning; Sumber Belajar |
Muhammad Fitrah Ramadhan (Universitas Negeri Makassar); Marhawati Najib (Universitas Negeri Makassar); Marhawati Najib; Marhawati Najib (Universitas Negeri Makassar); Marhawati Najib; (Universitas Negeri Makassar); ; (Universitas Negeri Makassar); ; Andi Tenri Ampa (Universitas Negeri Makassar); Andi Tenri Ampa; Andi Tenri Ampa (Universitas Negeri Makassar); Andi Tenri Ampa; (Universitas Negeri Makassar); ; (Universitas Negeri Makassar); ; Inanna (Universitas Negeri Makassar); Inanna; Inanna (Universitas Negeri Makassar); Inanna; (Universitas Negeri Makassar); ; (Universitas Negeri Makassar); ; Ika Wisudawaty (Universitas Negeri Makassar); Ika Wisudawaty; Ika Wisudawaty (Universitas Negeri Makassar); Ika Wisudawaty; (Universitas Negeri Makassar); ; (Universitas Negeri Makassar); |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 13 No 1 (2026) |
Hal: 65 - 76 [PDF] |
| 575 |
KEWENANGAN HAKIM DALAM MENILAI KEABSAHAN DAN KEKUATAN BUKTI ELEKTRONIK DALAM PEMBUKTIAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA BERDASARKAN PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NO. 20/PUU-XIV/2016 (Studi Pengadilan Negeri Medan)
Lihat AbstrakAbstract: The development of information technology has given rise to electronic evidence, which now plays a crucial role in proving criminal cases, particularly corruption. However, the differences in the nature of electronic evidence compared to written evidence pose challenges for judges in assessing its validity and strength. Electronic evidence is regulated in Law Number 19 of 2016 concerning amendments to Law Number 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions. This study uses an empirical juridical method with data collection through literature studies and interviews with judges at the Medan District Court. The results show that although the Criminal Procedure Code has not explicitly regulated electronic evidence, the existence of the ITE Law, the Corruption Law, and the Constitutional Court Decision No. 20/PUU-XIV/2016 confirms the position of electronic evidence as valid evidence. Electronic evidence has strong evidentiary power, but must undergo strict authentication procedures and be supported by digital forensic expertise. The main obstacles faced are limited infrastructure, differences in legal interpretation, and the vulnerability of evidence to manipulation. Therefore, it is necessary to increase the capacity of law enforcement and harmonize regulations so that electronic evidence can provide legal certainty and justice. Keywords: validity, proof, electronics, corruption. Abstrak: Perkembangan teknologi informasi melahirkan alat bukti elektronik yang kini memegang peranan penting dalam pembuktian perkara pidana, khususnya tindak pidana korupsi. Namun, perbedaan sifat bukti elektronik dengan bukti tertulis menimbulkan tantangan bagi hakim dalam menilai keabsahan dan kekuatannya. Bukti elektronik diatur dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi elektronik adalah Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan hakim di Pengadilan Negeri Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun KUHAP belum secara eksplisit mengatur bukti elektronik, keberadaan Undang-Undang ITE, UU Tipikor, serta Putusan Mahkamah Konstitusi No. 20/PUU-XIV/2016 menegaskan kedudukan bukti elektronik sebagai alat bukti yang sah. Bukti elektronik memiliki kekuatan pembuktian yang kuat, namun harus melalui prosedur autentikasi yang ketat serta didukung keahlian forensik digital. Hambatan utama yang dihadapi ialah keterbatasan infrastruktur, perbedaan penafsiran yuridis, serta kerentanan bukti terhadap manipulasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas penegak hukum dan harmonisasi regulasi agar bukti elektronik dapat memberikan kepastian hukum dan keadilan. Kata Kunci : keabsahan, pembuktian, elektronik, korupsi. |
Winda Situmorang (Universitas Sumatera Utara); Wessy Trisna (Universitas Sumatera Utara); Joiverdia Arifiyanto (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1055-1064 [PDF] |
| 576 |
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DALAM PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SUMBER DAYA MANUSIA JANGKA PANJANG (STUDI KASUS SDN 3 PASAMAN)
Lihat AbstrakAbstract: Technology implementation plays a strategic role in improving the quality of human resources as a fundamental foundation of long-term economic productivity. From a human capital economics perspective, basic education represents the initial phase of human capital formation that determines individuals’ future productive capacity. This study aims to analyze the implementation of technology in strengthening literacy and numeracy as a human capital formation strategy from the elementary education level to promote long-term productivity gains. This research employs a descriptive qualitative approach with a case study design conducted at SDN 3 Pasaman, focusing on fourth- and fifth-grade students. Data collection techniques include observations of technology-based learning, documentation of school programs, and analysis of students’ literacy and numeracy achievements as early indicators of human resource quality. The results indicate that the structured use of educational technology enhances the effectiveness of literacy and numeracy strengthening as foundational competencies for digital human resources. The improvement of these competencies has the potential to generate productivity gains through increased cognitive capacity, adaptability, and future workforce readiness. This study confirms that integrating technology with literacy and numeracy strengthening constitutes an economically relevant strategy for digital human resource development and the enhancement of national economic competitiveness. Keywords: Technology Implementation, Literacy, Numeracy, Digital Human Capital, Human Resource Productivity Abstrak: Implementasi teknologi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama produktivitas ekonomi jangka panjang. Dalam perspektif ekonomi sumber daya manusia, pendidikan dasar merupakan fase awal pembentukan human capital yang menentukan kapasitas produktif individu di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi dalam penguatan literasi dan numerasi sebagai strategi human capital formation sejak jenjang pendidikan dasar guna mendorong productivity gain jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus di SDN 3 Pasaman yang berfokus pada siswa kelas IV dan V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran berbasis teknologi, dokumentasi program sekolah, serta analisis capaian literasi dan numerasi siswa sebagai indikator awal kualitas sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi pembelajaran secara terstruktur meningkatkan efektivitas penguatan literasi dan numerasi sebagai kompetensi dasar pembentuk sumber daya manusia digital. Peningkatan kompetensi tersebut berpotensi menghasilkan productivity gain melalui peningkatan kapasitas kognitif, adaptabilitas, dan kesiapan tenaga kerja di masa depan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dengan penguatan literasi dan numerasi merupakan strategi ekonomi yang relevan dalam pembangunan sumber daya manusia digital dan peningkatan daya saing ekonomi nasional. Kata Kunci : Implementasi Teknologi, Literasi, Numerasi, Sumber Daya Manusia Digital, Produktivitas Sumber Daya Manusia |
Muthia Rahma Dianti (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang); Lula Mustafa (Universitas Malikussaleh) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1046-1054 [PDF] |
| 577 |
PENGARUH KOMPETENSI GURU, MOTIVASI KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SD STRADA CABANG BEKASI
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the influence of teacher competence, work motivation, and work environment on teacher performance at SD Strada Cabang Bekasi. The study used a quantitative approach. The study population was teachers of SD Strada Cabang Bekasi with a sample of 54 respondents. Data were collected through questionnaires using Google Forms and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS version 26. The results of the study showed that partially teacher competence and work motivation had a significant effect on teacher performance, while the work environment did not have a significant effect partially. However, based on the simultaneous test (F test), teacher competence, work motivation, and work environment together had a significant effect on teacher performance. The coefficient of determination value of 0.706 indicates that 70.6% of the variation in teacher performance can be explained by these three variables, while 29.4% is influenced by other factors outside the study. This study concludes that improving teacher performance needs to be done in an integrated manner through strengthening competence and work motivation, and supported by a conducive work environment. Keywords: Teacher Competence, Work Motivation, Work Environment, Teacher Performance. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru di SD Strada Cabang Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah guru SD Strada Cabang Bekasi dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan google form dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompetensi guru dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, berdasarkan uji simultan (uji F), kompetensi guru, motivasi kerja, dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,706 menunjukkan bahwa 70,6% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 29,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja guru perlu dilakukan secara terpadu melalui penguatan kompetensi dan motivasi kerja, serta didukung oleh lingkungan kerja yang kondusif. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, Kinerja Guru. |
Margaretha Dwi Wardani (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); H.M. Bukhori (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Justita Dura (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1038-1045 [PDF] |
| 578 |
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PENDIDIKAN DAN BIAYA SEKOLAH TERHADAP KEPUTUSAN UNTUK MEMILIH SEKOLAH DI SD STRADA BHAKTI UTAMA JAKARTA SELATAN DENGAN DIMEDIASI OLEH REPUTASI SEKOLAH
Lihat AbstrakAbstract: The background of this study arises from the need to understand the elements that influence parents' choices in choosing a school, especially in elementary schools that adopt an independent and environmentally friendly curriculum (Adiwiyata). The main objective of this study is to evaluate the impact of education quality (X1), and school fees (X2) on the decision to choose a school (Y), with school reputation (Z) as an intermediary variable. This study applies a quantitative method using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data were collected through questionnaires distributed to 75 respondents, namely parents of students at Strada Bhakti Utama Elementary School. Descriptive results show that most respondents are women (70.67%), aged 36-45 years (49.34%), and have an income between Rp3,500,000 to Rp5,000,000 (37.33%). Validity and reliability testing confirms that all variable indicators are valid and reliable, with Cronbach's Alpha and Composite Reliability values exceeding 0.90. The research model was assessed as suitable based on SRMR (0.075), Chi-square (1,563,381 > 53,384), and NFI (0.640). From a structural perspective, the analysis revealed that education quality (X1) has a positive and significant influence on the decision to choose (Y) and school reputation (Z). School fees (X2) significantly influence school reputation (Z), but not on the decision to choose (Y). School reputation (Z) has a positive and significant impact on the decision to choose (Y) and acts as an important mediator in the relationship between education quality (X1) and school fees (X2) with the decision to choose (Y). The R2 value shows that 87.2% of the variation in the decision to choose can be explained by the independent variables in the model, while school reputation explains 71.0%. The conclusion of this study emphasizes that education quality and school reputation are the main factors that influence parents' choice of SD Strada Bhakti Utama. School fees provide suggestions for schools to continue to improve the quality of educational services and strengthen their positive reputation to maintain public trust. Keywords: Educational Quality, School Fees, School Reputation, School Selection Decision, PLS SEM.. Abstrak: Latar belakang penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk memahami elemen-elemen yang memengaruhi pilihan orang tua dalam memilih sekolah, terutama di sekolah dasar yang mengadopsi kurikulum mandiri dan ramah lingkungan (Adiwiyata). Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi dampak kualitas pendidikan (X1), dan biaya sekolah (X2) pada keputusan memilih sekolah (Y), dengan reputasi sekolah (Z) sehingga variabel perantara. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif menggunakan Partial Least Squares-Strukctural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui koesioner yang disebarkan kepada 75 responden, yakni orang tua siswa di SD Strada Bhakti Utama. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa sebagaian besar responden adalah wanita (70,67%), berusia 36-45 tahun (49,34%), dan memiliki pendapatan antara Rp3.500.000 hingga Rp5.000.000 (37,33%). Pengujian validitas dan reliabilitas mengonfirmasi bahwa semua indikator variabel bersifat valid dan reliabel, dengan nilai Alpha Cronbach dan Reliabilitas Komposit melebihi 0,90. Model penelitian dinilai cocok berdasarkan SRMR (0,075), Chi-square (1.563.381 > 53.384), dan NFI (0,640). Dari segi struktural, analisis mengungkapkan bahwa kualitas pendidikan (X1) memberikan pengaruh positif dan bermakna terhadap keputusan memilih (Y) serta reputasi sekolah (Z). biaya sekolah (X2) secara signifikan mempengaruhi reputasi sekolah (Z), namun tidak terhadap keputusan memilih (Y). Reputasi sekolah (Z) memiliki dampak positif dan signifikan pada keputusan memilih (Y) serta berperan sebagai mediator penting dalam hubungan antara kualitas pendidikan (X1) dan biaya sekolah (X2) dengan keputusan memilih (Y). Nilai R2 menunjukkan bahwa 87,2% variasi dalam keputusan memilih dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam model, sementara reputasi sekolah menjelaskan 71,0%. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa kualitas pendidikan dan reputasi sekolah adalah faktor utama yang memengaruhi pilihan orang tua terhadap SD Strada Bhakti Utama. Biaya sekolah memberikan saran bagi sekolah untuk terus memperbaiki mutu layanan pendidikan dan memperkuat reputasi positif mereka guna mempertahankan kepercayaan Masyarakat. Kata Kunci: Kualitas Pendidikan, Biaya Sekolah, Reputasi Sekolah, Keputusan Pemilihan Sekolah, PLS-SEM |
Cordula Anggraeni Oktadayani (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Asriana Kibtiyah (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Lussia Mariesti (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1029-1037 [PDF] |
| 579 |
PENGARUH MOTIVASI KERJA, KOMPETENSI DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI KOMPLEK STRADA NAWAR BEKASI
Lihat AbstrakAbstract: Teacher performance refers to observable outcomes when teachers carry out their assigned duties and responsibilities. Organizations or schools require competent human resources, including both leaders and teachers, supported by appropriate task structures and supervision as key determinants in achieving organizational goals. The Strada Association aims to build an excellent, caring, and service-oriented educational community. The crucial role of teachers in the learning process has a direct impact on students’ quality. This study aims to examine whether work motivation, competence, and work culture have partial and simultaneous effects on teacher performance at the Komplek Strada Nawar, Bekasi. This study employed a quantitative research approach. The statistical analysis technique used was multiple linear regression, assisted by SPSS version 26 software. The sampling method applied was saturated sampling, with data collected through online questionnaires. All 52 teachers at the Strada Nawar Complex, Bekasi, were included as research respondents. The results indicate that the competence variable does not have a significant effect on teacher performance at the Strada Nawar Complex, Bekasi, while work motivation and work culture have a positive and significant effect on teacher performance. The simultaneous test results show an it can be concluded that work motivation (X1), competence (X2), and work culture (X3) simultaneously have a significant effect on teacher performance at the Komplek Strada Nawar, Bekasi. Keyword: Work Motivation, Competence, Work Culture, Teacher Performance. Abstrak: Kinerja guru merupakan hasil yang terlihat saat guru mengemban tugas dan pekerjaan yang diberikan. Organisasi atau sekolah tentunya membutuhkan adanya sumber daya manusia yang potensial, baik itu pemimpin maupun guru pada pola tugas serta pengawasan yang merupakan penentu tercapainya tujuan perusahaan. Perkumpulan Strada memiliki tujuan komunitas pendidikan yang unggul, peduli dan berjiwa melayani. Pentingnya peran guru dalam pembelajaran berdampak pada kualitas peserta didik. Tujuan Penelitian untuk mengetahui apakah motivasi kerja, kompetensi dan budaya kerja berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja guru di Komplek Strada Nawar Bekasi. Metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif, teknik analisis statistik yang digunakan adalah regresi linear berganda, dengan bantuan software SPSS 26. Metode pengambilan sampel adalah metode sampling jenuh dengan teknik pengumpulan data dengan kuesioner online, dimana keseluruhan 52 guru di Komplek Strada Nawar Bekasi, dijadikan sampel pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Kompetensi tidak berpengaruh terhadap kinerja guru di Komplek Strada Nawar Bekasi, sedangkan variabel motivasi kerja dan budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru di Komplek Strada Nawar Bekasi. Hasil simultan menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara variabel motivasi kerja (X1), kompetensi (X2), dan budaya kerja (X3) terhadap kinerja guru di Komplek Strada Nawar Bekasi. Kata kunci: Motivasi Kerja, Kompetensi, Budaya Kerja, dan Kinerja Guru. |
Catharina Niken Dyah Ariwarti Bawono (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Tin Agustina Karnawati (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Teguh Widodo (Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1021-1028 [PDF] |
| 580 |
KEKUATAN HUKUM ELEKTRONIK DALAM PERIKATAN JUAL BELI MELALUI E-COMMERCE YANG DITERAPKAN DI INDONESIA
Lihat AbstrakAbstract:The existence of the internet cannot be denied that it has brought various influences to every aspect of human life, including in terms of the agreement itself, which was initially in conventional form (written and verbal), now a new form of agreement has emerged, namely an electronic agreement or contract. Some of the websites use a standard contract model, some social media accounts use mutual agreements via short messages, but sometimes the seller becomes the party that dominates the creation of the contract. The formulation of the problem of this research is How is the regulation of electronic legal force in sales and purchase agreements through e-commerce that can be applied in Indonesia? How is the urgency of electronic legal protection in sales and purchase agreements through e-commerce? The type of research used in this journal is normative legal research. The type of data used is secondary data consisting of two legal materials, namely primary legal materials in the form of laws and regulations related to the subject matter and secondary legal materials in the form of literature, journals, papers, articles and dictionaries related to this journal. Regulations on the legal force of electronic contracts in e-commerce sales contracts that can be implemented in Indonesia. Legal policies in the field of e-commerce law have essentially been regulated and recognized in Indonesia, but these regulations are still partial or partially applicable to e-commerce activities in Indonesia. The urgency of electronic legal protection in e-commerce sales contracts. In the creation of electronic contracts, businesses often include standard clauses. Since the rise of social media and businesses using social media for electronic transactions, the consumer's position has become increasingly vulnerable. Standard clauses created by businesses often marginalize these consumers. The law on e-commerce must regulate the obligation for businesses to clearly identify themselves and to include detailed product specifications on their websites. Keywords: ; Contracts; Sale and Purchase; E-Commerce. Abstrak: Keberadaan internet tidak dapat dipungkiri lagi membawa berbagai pengaruh pada setiap aspek kehidupan manusia tak terkecuali dalam hal perjanjian itu sendiri yang awalnya berbentuk konvensional (tertulis dan lisan) kini telah muncul suatu bentuk perjanjian baru, yaitu perjanjian atau kontrak elektronik. Beberapa dari website-website menggunakan model kontrak baku, beberapa akun media sosial mnenggunakan kesepakatan bersama melalui pesan singkat, namun terkadang penjual menjadi pihak yang mendominasi pembuatan kontrak tersebut. Perumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana pengaturan kekuatan hukum elektronik dalam perikatan jual beli melalui e-commerce yang dapat diterapkan di Indonesia? Bagaimana urgensi perlindungan hukum elektronik dalam perikatan jual beli melalui e-commerce? Jenis penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah penelitian hukum normatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari dua bahan hukum yaitu bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pokok permasalahan dan bahan hukum sekunder berupa literatur-literatur, jurnal-jurnal, makalah-makalah, artikel-artikel serta kamus-kamus yang berkaitan dengan jurnal ini. Pengaturan kekuatan hukum elektronik dalam perikatan jual beli melalui e-commerce yang dapat diterapkan di Indonesia kebijakan hukum di bidang hukum e- commerce pada dasarnya telah diatur dan diakui di Indonesia, namun pengaturan tersebut masih secara parsial atau sebagian dari kegiatan e-commerce di Indonesia. Urgensi perlindungan hukum elektronik dalam perikatan jual beli melalui E-Commerce dalam pembuatan kontrak elektronik, pelaku usaha seringkali mencantumkan klausula baku di dalamnya. Semenjak media sosial mewabah dan pelaku usahapun menggunakan media sosial untuk melakukan transaksi elektronik, posisi konsumen menjadi semakin lemah. Klausula baku yang dibuat oleh pelaku usaha seringkali memojokkan posisi dari konsumen tersebut. Undang-undang tentang e-commerce harus mengatur tentang kewajiban bagi pelaku usaha untuk memberikan identitasnya dengan jelas, saat mencantumkan spesifikasi produk pada halaman website harus jelas secara detil. Kata Kunci : Perikatan; Jual-Beli; E-Commerce. |
Ismayani Ismayani (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1002-1009 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.