Dashboard 52 Jurnal Keunggulan Tentang Kami
Kirim Naskah
Open Access Journal Portal

Portal Jurnal Ilmiah
Goretan Pena

Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.

5
Jurnal Aktif
2
Terakreditasi SINTA
6
Indeksasi
OA
Open Access
Scroll

Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
621 KEPEMIMPINAN KULTURAL MELAYU DI WILAYAH SINGAPURA, JOHOR, KEPRI (SIJORI) DIANTARA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN TRANSFORMASI DIGITAL ERA
Lihat Abstrak

Abstract: This paper aims to explore the role of cultural leadership in the SIJORI region (Singapore, Johor, and the Riau Archipelago) in leveraging artificial intelligence (AI) and digital transformation to preserve and enrich local cultural identity. As globalization and technological advancements accelerate, cultural leaders in SIJORI face the challenge of upholding cultural values while embracing digital innovation. This paper highlights the core elements of cultural leadership—cultural awareness, empathy, adaptability, inclusive communication, cultural innovation, and community empowerment—and examines how these elements can be strengthened through the use of AI and digital platforms. Under culturally aware leadership, technology can be harnessed to foster cross-cultural collaboration, preserve local heritage, and drive innovation within cultural practices. This study underscores the importance of adaptive cultural leadership in digital strategies, aiming to build communities that are deeply rooted in cultural identity yet prepared to navigate the challenges of the continually evolving digital age. Keywords: Cultural Leadreship, SIJORI Region, Artificail Intelligence, Digital Transformation, Cross-Cultural Collaboration Abstrak: Makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan budaya di wilayah SIJORI (Singapura, Johor, dan Kepulauan Riau) dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital untuk melestarikan dan memperkaya identitas budaya lokal. Seiring percepatan globalisasi dan kemajuan teknologi, para pemimpin budaya di SIJORI menghadapi tantangan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya sambil merangkul inovasi digital. Makalah ini menyoroti elemen inti kepemimpinan budaya—kesadaran budaya, empati, adaptabilitas, komunikasi inklusif, inovasi budaya, dan pemberdayaan masyarakat—dan meneliti bagaimana elemen-elemen ini dapat diperkuat melalui penggunaan AI dan platform digital. Di bawah kepemimpinan yang sadar budaya, teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendorong kolaborasi lintas budaya, melestarikan warisan lokal, dan mendorong inovasi dalam praktik budaya. Studi ini menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan budaya adaptif dalam strategi digital, yang bertujuan untuk membangun komunitas yang berakar kuat dalam identitas budaya namun siap menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang. Kata Kunci: Kepemimpinan Budaya, Wilayah SIJORI, Kecerdasan Buatan, Transformasi Digital, Kolaborasi Lintas Budaya

Rachmad Chartady (STIE Pembangunan Tanjungpinang); Muhammad Isa Alamsyahbana (STIE Pembangunan Tanjungpinang); Armansyah Armansyah (STIE Pembangunan Tanjungpinang); Novica Indriaty (STIE Pembangunan Tanjungpinang) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 527-534
[PDF]
622 DINAMIKA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN CAMPURAN: STUDI PERBANDINGAN HUKUM DI INDONESIA DAN MALAYSIA
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the differences in concept and implementation of marital property division after divorce in mixed marriages in Indonesia and Malaysia and to examine its implications for the condition of former spouses in the context of cross-border and economic globalization. The research method used is empirical legal research with a socio-legal approach through in-depth interviews with divorced couples in mixed marriages, supported by analysis of legislation and court decisions in both countries. The results show a gap between legal norms and field practices in marital property division. In Indonesia, the application of formal and proportional division principles does not fully reflect real economic contributions and social vulnerability after divorce. In Malaysia, broader judicial discretion allows consideration of socio-economic conditions, but potentially creates legal uncertainty. These differences impact access to productive assets, post-divorce financial stability, and sustainability of cross-border economic relations. This study emphasizes the importance of a socio-legal approach in formulating marital property division policies responsive to social realities and economic globalization dynamics. Keyword: Mixed Marriage; Marital Property; Comparative Law; Economic Globalization; Cross-Border Asset Division. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsep dan implementasi pembagian harta bersama pasca perceraian dalam perkawinan campuran di Indonesia dan Malaysia serta mengkaji implikasinya terhadap kondisi mantan pasangan dalam konteks lintas negara dan globalisasi ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal melalui wawancara mendalam terhadap pasangan suami-istri yang bercerai dalam perkawinan campuran, didukung analisis peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan kesenjangan antara norma hukum dan praktik lapangan dalam pembagian harta bersama. Di Indonesia, penerapan prinsip pembagian formal dan proporsional belum sepenuhnya mencerminkan kontribusi ekonomi riil dan kerentanan sosial pasca perceraian. Di Malaysia, diskresi hakim yang lebih luas memungkinkan pertimbangan kondisi sosial-ekonomi, namun berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Perbedaan tersebut berdampak pada akses terhadap aset produktif, stabilitas finansial pasca perceraian, dan keberlanjutan relasi ekonomi lintas negara. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan socio-legal dalam merumuskan kebijakan pembagian harta bersama yang responsif terhadap realitas sosial dan dinamika globalisasi ekonomi. Kata kunci: Perkawinan Campuran; Harta Bersama; Perbandingan Hukum; Globalisasi Ekonomi; Pembagian Aset Lintas Negara.

Uswatun Hasanah (UIN Suamatera Utara); Mhd. Syahnan; Mustafa Kamal Rokan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 652-660
[PDF]
623 PERAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI BENTUK INTERAKSI ANTARA TEKNOLOGI DAN CALON MAHASISWA DALAM PROMOSI UNIVERSITAS ROYAL
Lihat Abstrak

Abstract: The increasingly competitive landscape among private universities in Indonesia requires innovative and digital-based promotion strategies that align with the behavior of the younger generation. This study explores social media as a promotional medium, focusing on Royal University. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, documentation of digital content, and observation of audience interaction on Instagram and TikTok. The findings reveal that the campus adopts a content-based marketing and engagement-driven strategy. Creative, informative, and relatable content is prioritized to build audience connection. Posts that receive the highest engagement include videos of student activities, scholarship announcements, and alumni testimonials. Audience responses are generally positive, with most prospective students expressing satisfaction with the promotional content provided. These results highlight the strong potential of social media as an effective tool for promoting higher education when managed strategically and sustainably. The study contributes both theoretically and practically: it enriches the understanding of digital marketing in higher education and provides guidance for private universities in developing impactful communication strategies. Future research is recommended to employ mixed methods with quantitative analysis to measure the effectiveness of digital promotional content in attracting prospective students. Keywords: Promotional Strategy, Social Media, Digital Marketing, Royal University. Abstrak: Lanskap yang semakin kompetitif di antara perguruan tinggi swasta di Indonesia membutuhkan strategi promosi inovatif dan berbasis digital yang selaras dengan perilaku generasi muda. Penelitian ini mengeksplorasi media sosial sebagai media promosi, dengan fokus pada Universitas Royal. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi konten digital, dan pengamatan interaksi audiens di Instagram dan TikTok. Temuan ini mengungkapkan bahwa kampus mengadopsi pemasaran berbasis konten dan strategi berbasis keterlibatan. Konten yang kreatif, informatif, dan relatable diprioritaskan untuk membangun koneksi audiens. Postingan yang menerima keterlibatan tertinggi termasuk video kegiatan mahasiswa, pengumuman beasiswa, dan testimoni alumni. Tanggapan audiens umumnya positif, dengan sebagian besar calon siswa menyatakan kepuasan dengan konten promosi yang disediakan. Hasil ini menyoroti potensi kuat media sosial sebagai alat yang efektif untuk mempromosikan pendidikan tinggi jika dikelola secara strategis dan berkelanjutan. Studi ini berkontribusi baik secara teoritis maupun praktis: memperkaya pemahaman pemasaran digital di pendidikan tinggi dan memberikan panduan bagi universitas swasta dalam mengembangkan strategi komunikasi yang berdampak. Penelitian kedepan dianjurkan untuk menggunakan metode campuran dengan analisis kuantitatif untuk mengukur efektivitas konten promosi digital dalam menarik calon mahasiswa. Kata Kunci : Strategi Promosi, Media Sosial, Digital Marketing, Universitas Royal

Ridwan Ridwan; Muhammad Iqbal JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 641-651
[PDF]
624 OPTIMALISASI POTENSI WAKAF HIJAU SEBAGAI PLATFORM EKOSISTEM DIGITAL INOVATIF UNTUK MENANGGULANGI DEGRADASI LINGKUNGAN DAN MENDORONG TRANSFORMASI GREEN ECONOMY BERKELANJUTAN
Lihat Abstrak

Abstrak : This study aims to examine the potential of green waqf as an innovative digital platform to support sustainable green economic transformation. The method used is a descriptive qualitative approach with a literature review approach, utilizing secondary data from scientific journals, policy documents, and academic publications over the past five years. The results show that green waqf contributes to the three main pillars of the green economy: environmental, social, and economic. The digitization of waqf through technologies such as blockchain and crowdfunding has been shown to increase efficiency, transparency, and public participation. The findings also indicate opportunities for integrating digital green waqf into national policies such as the RPJMN (National Medium-Term Development Plan) and the National Development Planning System (SNPRK). The study's conclusions confirm that digital waqf has strategic potential as an Islamic social financing instrument that supports sustainable development. This study recommends the development of a digital green waqf platform and further empirical data-based studies to test the effectiveness of its implementation. Keywords: green waqf, waqf digitization, green economy, sustainable development, blockchain, crowdfunding. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi wakaf hijau sebagai platform digital inovatif dalam mendukung transformasi ekonomi hijau berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, menggunakan data sekunder dari jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan publikasi akademik lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakaf hijau berkontribusi terhadap tiga pilar utama green economy: lingkungan, sosial, dan ekonomi. Digitalisasi wakaf melalui teknologi seperti blockchain dan crowdfunding terbukti meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi publik. Temuan juga menunjukkan adanya peluang integrasi wakaf hijau digital dalam kebijakan nasional seperti RPJMN dan SNPRK. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa wakaf digital memiliki potensi strategis sebagai instrumen pembiayaan sosial Islam yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan platform wakaf hijau digital dan studi lanjutan berbasis data empiris untuk menguji efektivitas implementasinya. Kata Kunci: wakaf hijau, digitalisasi wakaf, green economy, pembangunan berkelanjutan, blockchain, crowdfunding

Ahmad Agung Riadhi JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 634-640
[PDF]
625 ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA PASCASARJANA TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH DITINJAU DARI ETIKA AKADEMIK
Lihat Abstrak

Abstract: The development of artificial intelligence, particularly generative Artificial Intelligence (AI) such as ChatGPT, has brought significant changes to the world of higher education. ChatGPT, as a form of intelligent system, is utilized by postgraduate students to support scientific writing. This study aims to analyze postgraduate students' perceptions of the use of ChatGPT in scientific writing and to review them from an academic ethics perspective. The research method used was a quantitative descriptive survey approach. Data were collected through a Likert-scale-based questionnaire distributed to postgraduate students who had used ChatGPT in academic activities. Data analysis was conducted using descriptive statistics to illustrate the trends in respondents' perceptions. The results show that ChatGPT is perceived to provide convenience and benefits in assisting the process of scientific writing, but also raises concerns regarding potential violations of academic ethics if used without clear boundaries. Therefore, an understanding and ethical guidelines are needed for the use of ChatGPT in higher education environments. Keyword: ChatGPT; Intelligent Systems; Academic Ethics; Graduate Students; Generative AI Abstrak: Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya Artificial Intelligence (AI) generatif seperti ChatGPT, telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi. ChatGPT sebagai salah satu bentuk sistem cerdas dimanfaatkan oleh mahasiswa pascasarjana dalam mendukung penulisan karya ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa pascasarjana terhadap penggunaan ChatGPT dalam penulisan karya ilmiah serta meninjaunya dari perspektif etika akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan kepada mahasiswa pascasarjana yang pernah menggunakan ChatGPT dalam kegiatan akademik. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan persepsi responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dipersepsikan memberikan kemudahan dan manfaat dalam membantu proses penulisan karya ilmiah, namun juga menimbulkan kekhawatiran terkait potensi pelanggaran etika akademik apabila digunakan tanpa batasan yang jelas. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman dan pedoman etis dalam pemanfaatan ChatGPT di lingkungan pendidikan tinggi. Kata kunci: ChatGPT, Sistem Cerdas, Etika Akademik, Kata kunci: ChatGPT, Sistem Cerdas, Etika Akademik, Mahasiswa Pascasarjana, AI Generatif

Muhammad Rasyid Ridha; Irwansyah Putera Sitorus; Katharina Tyas Aprilia; Muhammad Amin JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 627-633
[PDF]
626 STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM BERBASIS INOVASI & PLATFORM DIGITAL
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to synthesize findings from three recent studies discussing the development strategies of Small and Medium Enterprises (SMEs) through digital innovation, collaborative governance, and technological transformation. The analyzed studies include innovation-based SME development strategies, collaborative ecosystem approaches involving government and business actors, and digital transformation frameworks to enhance competitiveness. Using a qualitative literature synthesis method, this study examines key themes, methodologies, and outcomes across the selected research. The results indicate that digital transformation serves as a primary driver for SME competitiveness, while collaborative governance enhances institutional support and ecosystem resilience. Innovation capability, access to digital platforms, and stakeholder collaboration emerge as critical success factors. The synthesis also highlights that SMEs require not only technological adoption but also capacity building, policy alignment, and adaptive business strategies. This study contributes to the growing discourse on SME development by integrating technological, institutional, and strategic perspectives into a unified analytical framework. Keywords: SMEs Development, Digital Transformation, Collaborative Governance, Innovation Strategy. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis temuan dari tiga studi terbaru yang membahas strategi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui inovasi digital, tata kelola kolaboratif, dan transformasi teknologi. Studi yang dianalisis meliputi strategi pengembangan UMKM berbasis inovasi, model kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, serta kerangka transformasi digital untuk meningkatkan daya saing. Menggunakan metode sintesis literatur kualitatif, penelitian ini mengkaji tema utama, metodologi, dan hasil dari penelitian yang dipilih. Hasil menunjukkan bahwa transformasi digital menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing UMKM, sementara tata kelola kolaboratif memperkuat dukungan kelembagaan dan ketahanan ekosistem usaha. Kapabilitas inovasi, akses platform digital, dan kolaborasi pemangku kepentingan menjadi faktor kunci keberhasilan. Studi ini berkontribusi dalam memperkaya diskursus pengembangan UMKM melalui integrasi perspektif teknologi, institusional, dan strategis. Kata Kunci: Pengembangan UKM, Transformasi Digital, Kolaborasi Tatakelola, Strategi Inovasi.

Variza Aditiya (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Novelma Lastri (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Dwi Hartutik (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Andi Desy Musdiana (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Said Mustafa (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 623-626
[PDF]
627 PERAN STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI: ANALISIS SINTESIS TERHADAP UMKM DI KOTA DUMAI
Lihat Abstrak

Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia’s economy, including in Dumai City; however, they continue to face challenges in expanding market reach and enhancing competitiveness, particularly in adopting digital marketing technologies. This study aims to synthesize relevant literature on digital marketing strategies and their impact on MSME economic growth in Dumai City. A qualitative approach using a literature review method was employed to analyze previous studies related to digital marketing, e-commerce, and digital transformation among MSMEs. The findings indicate that digital marketing implementation significantly improves sales performance, product visibility, and customer interaction, with some MSMEs reporting substantial revenue increases, even exceeding twofold growth over the past two years. The utilization of social media platforms and digital marketplaces has become a key driver in expanding market access beyond local geographic boundaries. Nevertheless, challenges remain, including limited digital literacy, infrastructure constraints, and underutilization of websites as marketing tools. This study highlights that integrated digital marketing strategies supported by continuous training and institutional assistance are essential to strengthen MSME competitiveness and achieve sustainable growth in the digital era. Keywords: MSMEs, digital marketing, e-commerce, digital transformation, Dumai City. Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Kota Dumai, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing, khususnya dalam adopsi teknologi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis literatur terkait strategi pemasaran digital dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi UMKM di Kota Dumai. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka (literature review) dengan menganalisis berbagai penelitian relevan mengenai digital marketing, e-commerce, serta transformasi digital pada UMKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pemasaran digital secara signifikan meningkatkan penjualan, visibilitas produk, serta interaksi dengan konsumen, bahkan beberapa UMKM melaporkan peningkatan omzet hingga lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun terakhir. Pemanfaatan media sosial dan marketplace digital menjadi faktor utama dalam memperluas pasar di luar batas geografis lokal. Namun demikian, keterbatasan literasi digital, infrastruktur, serta pemanfaatan website yang belum optimal masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pemasaran digital yang terintegrasi, didukung oleh pelatihan dan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan, sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan berkelanjutan UMKM di era digitalisasi. Kata kunci: UMKM, pemasaran digital, e-commerce, transformasi digital, Kota Dumai.

Novelma Lastri (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Variza Aditiya (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Dwi Hartutik (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Suprasman Suprasman (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Said Mustafa (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 617-622
[PDF]
628 DIGITALISASI ORGANISASI DAN DINAMIKA KEPUASAN KERJA: ANALISIS SINTESIS TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL
Lihat Abstrak

Abstract: Organizational digitalization has transformed workplace dynamics, influencing employee job satisfaction and performance outcomes. This study synthesizes findings from three Indonesian journal studies focusing on digital transformation, digital work environments, and human resource performance in the context of organizational modernization. Using a qualitative literature synthesis approach, the research integrates methodological and empirical insights to explore how digital adoption affects employee behavior and organizational outcomes. The findings indicate that digital technologies improve efficiency, collaboration, and flexibility, which contribute positively to employee performance. However, challenges such as digital competence gaps, technostress, and organizational adaptation remain critical issues. The study highlights that digital leadership, organizational support, and employee capability development play key roles in enhancing job satisfaction during digital transformation. This synthesis contributes to understanding how Indonesian organizations can optimize digital transformation strategies to achieve sustainable employee performance and organizational effectiveness. Keywords: digital transformation, job satisfaction, employee performance, Indonesian organizations. Abstrak: Digitalisasi organisasi telah mengubah dinamika lingkungan kerja dan memengaruhi kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Penelitian ini mensintesis temuan dari tiga jurnal Indonesia yang membahas transformasi digital, lingkungan kerja digital, dan kinerja sumber daya manusia dalam konteks modernisasi organisasi. Dengan menggunakan pendekatan sintesis literatur kualitatif, penelitian ini mengintegrasikan wawasan metodologis dan empiris untuk memahami bagaimana adopsi teknologi digital memengaruhi perilaku karyawan dan hasil organisasi. Temuan menunjukkan bahwa teknologi digital meningkatkan efisiensi, kolaborasi, dan fleksibilitas kerja yang berdampak positif terhadap kinerja karyawan. Namun, tantangan seperti kesenjangan kompetensi digital, technostress, dan adaptasi organisasi masih menjadi isu penting. Studi ini menekankan peran kepemimpinan digital, dukungan organisasi, serta pengembangan kompetensi karyawan dalam meningkatkan kepuasan kerja selama proses transformasi digital. Kata Kunci: Transformasi Digital, Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan, Organisasi Indonesia.

Dwi Hartutik (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Novelma Lastri (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Variza Aditiya (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Andi Desy Musdiana (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning); Suprasman Suprasman (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 613-616
[PDF]
629 PENGARUH PERCEIVED EASE OF USE TERHADAP MINAT BELI MELALUI FITUR LIVE STREAMING DI APLIKASI TIKTOK PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA
Lihat Abstrak

Abstract: This study examines the influence of perceived ease of use (PEOU) on purchase intention through the live streaming feature in the TikTok application among psychology students at Universitas Medan Area. Using a quantitative approach and simple linear regression analysis, 240 respondents were selected through random sampling. The research instruments include the PEOU scale and the purchase intention scale, which were tested for validity (r-calculated > 0.123) and reliability (α PEOU = 0.917; α purchase intention = 0.918). The analysis results show that PEOU has a significant influence on purchase intention, with a significance value of p = 0.000 (p < 0.05), a regression coefficient b = 1.086, and a coefficient of determination R² = 0.127. These results indicate that PEOU contributes 12.7% to the variation in purchase intention, while the rest is influenced by other factors. The descriptive analysis shows that the empirical mean of PEOU (M = 87.89; SD = 9.550) and purchase intention (M = 89.50; SD = 9.780) are both in the high category and exceed their respective hypothetical means. This study confirms the Technology Acceptance Model (TAM), which emphasizes that ease of use is an important driver of technology acceptance and user behavior. The practical implications suggest that e-commerce platforms should prioritize intuitive user experience design to increase sales conversion among Generation Z, while the theoretical implications strengthen the understanding of the psychological mechanisms behind the digital shopping behavior of Indonesian students. Keywords: Purchase Intention, Live Streaming, TikTok, Technology Acceptance Model, Digital Consumer Psychology. Abstrak: Penelitian ini membahas pengaruh kemudahan penggunaan (PEOU) terhadap minat untuk membeli melalui fitur live streaming di aplikasi TikTok, khususnya pada mahasiswa Psikologi di Universitas Medan Area. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana, melibatkan 240 responden yang dipilih dengan cara sampling secara kebetulan. Alat yang digunakan terdiri dari skala PEOU dan skala minat beli yang memiliki validitas (r-hitung > 0,123) dan reliabilitas (α PEOU = 0,917; α minat beli = 0,918). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan tingkat signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), koefisien regresi b = 1,086, serta R² = 0,127. Dari hasil ini, terlihat bahwa kemudahan penggunaan berkontribusi sebesar 12,7% terhadap minat beli, sedangkan sisa pengaruhnya berasal dari faktor-faktor lain. Dari analisis deskriptif, diperoleh nilai rata-rata PEOU (M = 87,89; SD = 9,550) dan minat beli (M = 89,50; SD = 9,780), yang keduanya berada dalam kategori tinggi dan melebihi nilai rata-rata yang diperkirakan. Penelitian ini juga memperkuat model Technology Acceptance Model (TAM) yang menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan merupakan faktor utama dalam penyelesaian penggunaan teknologi dan keinginan perilaku pengguna. Dari segi praktis, penelitian ini menyarankan bahwa platform e-commerce harus merancang pengalaman pengguna yang intuitif guna meningkatkan penjualan pada generasi Gen Z. Sementara itu, secara teoritis, penelitian ini memperdalam pemahaman mengenai mekanisme psikologis di balik perilaku belanja digital mahasiswa Indonesia. Kata kunci: Minat Beli, Live Streaming, TikTok, Model Penerimaan Teknologi, Psikologi Konsumen Digital

Alya Fidela Gintings (Universitas Medan Area); Arif Fachrian (Universitas Medan Area) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 605-612
[PDF]
630 KEPASTIAN HUKUM PEMENUHAN SEDIAAN FARMASI DALAM PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP PASIEN PADA RUMAH SAKIT
Lihat Abstrak

Abstract: The fulfillment of pharmaceutical supplies is a primary pillar in the implementation of hospital health services, directly impacting patient safety. However, irregularities in the availability of medicines and medical devices often hinder the fulfillment of citizens' constitutional rights to health. This study aims to analyze the urgency of legal certainty in providing pharmaceutical supplies in hospitals and the form of legal liability of hospitals in guaranteeing such availability according to pharmaceutical service standards. The research method used is normative legal research with statutory and conceptual approaches. The results indicate that legal certainty in the fulfillment of pharmaceutical supplies stems not only from the administrative aspects of health regulations but also from the protection of patient rights as health service consumers. In conclusion, strengthening regulations and synchronizing pharmaceutical service standards are essential to minimize drug vacancies that potentially violate patients' human rights. Keywords: Legal Certainty, Pharmaceutical Supplies, Health Services, Hospital, Patient Rights. Abstrak: Pemenuhan sediaan farmasi merupakan pilar utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang berdampak langsung pada keselamatan pasien (patient safety). Namun, ketidakteraturan ketersediaan obat dan alat kesehatan seringkali menjadi hambatan dalam pemenuhan hak konstitusional warga negara atas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi kepastian hukum dalam penyediaan sediaan farmasi di rumah sakit dan bentuk pertanggungjawaban hukum pihak rumah sakit dalam menjamin ketersediaan tersebut sesuai standar pelayanan kefarmasian. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepastian hukum dalam pemenuhan sediaan farmasi tidak hanya bersumber pada aspek administratif regulasi kesehatan, tetapi juga pada perlindungan hak pasien sebagai konsumen jasa kesehatan. Kesimpulannya, penguatan regulasi dan sinkronisasi standar pelayanan kefarmasian sangat diperlukan guna meminimalisir kekosongan stok obat yang berpotensi melanggar hak asasi pasien. Kata kunci: Kepastian Hukum, Sediaan Farmasi, Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit, Hak Pasien.

Firdaus Pratama Sabri (Universitas Lancang Kuning); Indra Afrita (Universitas Lancang Kuning); Robert Libra (Universitas Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 594-604
[PDF]
631 PENGARUH INTEGRASI GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT (GREEN HRM) DAN DIGITAL HR TERHADAP KEBERLANJUTAN ORGANISASI MELALUI EMPLOYEE GREEN BEHAVIOR: STUDI KUALITATIF PADA PERUSAHAAN SWASTA DI PROVINSI RIAU
Lihat Abstrak

Abstract: Amidst growing global pressure for corporate sustainability, the integration of Green Human Resource Management (Green HRM) and Digital HR has emerged as a strategic imperative. While Green HRM aims to align human resource practices with environmental goals, Digital HR offers a technological pathway to strengthen these initiatives. However, the success of such synergy relies heavily on the establishment of Employee Green Behavior (EGB), and a significant research gap remains in understanding this dynamic, particularly through a qualitative lens in the context of a resource-dependent emerging economy such as Riau Province, Indonesia. Therefore, this study aims to qualitatively explore the process by which the integration of Green HRM and Digital HR shapes EGB, ultimately influencing organizational sustainability within private sector firms in Riau. Adopting a constructivist paradigm, the study employed a qualitative multiple case study design. Data were collected from sustainability-oriented private firms in Riau through purposive sampling of participants from various organizational levels. Triangulation of data collection methods, including in-depth interviews, participant observation, and document analysis, was used to ensure the richness and credibility of the findings. The results indicate that the integration of Green HRM and Digital HR creates a dynamic synergy that serves as an accelerator of operational efficiency and environmental awareness. Digital HR acts as a crucial catalyst, strengthening Green HRM practices by enhancing employees' ability, motivation, and opportunity (AMO) to engage in green behaviors. Furthermore, EGB emerges as an essential bridge that translates policies into concrete actions, evolving from mandated in-role behaviors to voluntary extra-role behaviors, with its implementation heavily influenced by the local socio-cultural context of Riau. The implications of this study are twofold. Theoretically, this study contributes an integrated conceptual model that extends the Resource-Based View (RBV) and AMO theories in an under-researched developing country context. Practically, this study offers a strategic roadmap for leaders to design holistic HR strategies, leveraging digital tools as catalysts for green culture while navigating local socio-cultural dynamics and addressing the digital skills gap to achieve true organizational sustainability. Keywords: Green HRM, Digital HR, Employee Green Behavior, Organizational Sustainability, Sustainable HR Abstrak: Di tengah meningkatnya tekanan global untuk keberlanjutan korporat, integrasi antara Green Human Resource Management (Green HRM) dan Digital HR telah muncul sebagai sebuah keharusan strategis. Sementara Green HRM bertujuan untuk menyelaraskan praktik sumber daya manusia dengan tujuan lingkungan, Digital HR menawarkan jalur teknologi untuk memperkuat inisiatif ini. Namun, keberhasilan sinergi tersebut sangat bergantung pada pembentukan Employee Green Behavior (EGB), namun masih terdapat kesenjangan penelitian yang signifikan dalam memahami dinamika ini, terutama melalui lensa kualitatif dalam konteks ekonomi berkembang yang bergantung pada sumber daya alam seperti Provinsi Riau, Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara kualitatif proses di mana integrasi Green HRM dan Digital HR membentuk EGB, yang pada akhirnya memengaruhi keberlanjutan organisasi di dalam perusahaan sektor swasta di Riau. Mengadopsi paradigma konstruktivis, penelitian ini menggunakan desain studi kasus jamak kualitatif. Data dikumpulkan dari perusahaan swasta berorientasi keberlanjutan di Riau melalui purposive sampling partisipan dari berbagai tingkatan organisasi. Triangulasi metode pengumpulan data, termasuk wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, digunakan untuk memastikan kekayaan dan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Green HRM dan Digital HR menciptakan sinergi dinamis yang berfungsi sebagai akselerator efisiensi operasional dan kesadaran lingkungan. Digital HR bertindak sebagai katalisator penting, memperkuat praktik Green HRM dengan meningkatkan kemampuan, motivasi, dan kesempatan (Ability-Motivation-Opportunity - AMO) karyawan untuk terlibat dalam perilaku hijau. Lebih lanjut, EGB muncul sebagai jembatan esensial yang menerjemahkan kebijakan menjadi tindakan nyata, berkembang dari perilaku in-role yang diwajibkan menjadi perilaku extra-role yang sukarela, dengan implementasinya sangat dipengaruhi oleh konteks sosio-kultural lokal Riau. Implikasi dari penelitian ini ada dua. Secara teoretis, penelitian ini menyumbangkan model konseptual terintegrasi yang memperluas teori Resource-Based View (RBV) dan AMO dalam konteks negara berkembang yang kurang diteliti. Secara praktis, penelitian ini menawarkan peta jalan strategis bagi para pemimpin untuk merancang strategi SDM holistik, memanfaatkan alat digital sebagai katalisator budaya hijau sambil menavigasi dinamika sosio-kultural lokal dan mengatasi kesenjangan keterampilan digital untuk mencapai keberlanjutan organisasi yang sejati Kata Kunci: Green HRM, Digital HR, Employee Green Behavior, Organizational Sustainability, Sustainable HR

Imran Alucok (Universitas Lancang Kuning); Richa Afriana Munthe (Universitas Lancang Kuning); Didik Siswanto (Universitas Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 584-593
[PDF]
632 PENYELESAIAN SENGKETA PENERTIBAN PENGGUNAAN TENAGA LISTRIK PADA PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DI UNIT INDUK DISTRIBUSI RIAU DAN KEPRI
Lihat Abstrak

Abstrack: This sociological legal research analyzes the settlement of Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) disputes at PLN Riau and Riau Islands Distribution Unit, which is primarily conducted through non-litigation channels (internal mediation) and litigation as a last resort. The findings indicate that while procedures align with regulations, implementation remains ineffective in achieving justice due to low legal and technical literacy among customers, lack of procedural transparency, and a legal power imbalance between PLN and consumers. To address these obstacles, it is essential to enhance public education, strengthen PLN’s internal accountability, and provide proportional legal protection for customers to ensure a more transparent dispute resolution process oriented toward legal certainty. Keywords: Dispute Resolution, Electricity Use Inspection (P2TL), PT PLN (Persero), Sociological Jurisprudence. Abstrak: Penelitian hukum sosiologis ini menganalisis penyelesaian sengketa Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) pada PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepri yang dilakukan melalui jalur non-litigasi (mediasi internal) sebagai mekanisme utama dan jalur litigasi sebagai upaya terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prosedur telah sesuai regulasi, pelaksanaannya belum efektif mencapai keadilan akibat rendahnya literasi hukum pelanggan, kurangnya transparansi prosedur, serta ketidakseimbangan posisi hukum antara PLN dan konsumen. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan peningkatan edukasi masyarakat, penguatan akuntabilitas internal PLN, dan pemberian perlindungan hukum yang proporsional bagi pelanggan guna mewujudkan penyelesaian sengketa yang lebih transparan dan berorientasi pada kepastian hukum. Kata Kunci: Penyelesaian Sengketa, Penertiban, Tenaga Listrik. Hukum Sosiologi.

Muhammad Husni Armi (Universitas Lancang Kuning); Indra Afrita (Universitas Lancang Kuning); Hasan Basri (Universitas Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 578-583
[PDF]
633 MENELAAH KOMPLEKSITAS KEBIJAKAN DALAM PENGATURAN KONFLIK KEPENTINGAN DAN TINDAK PIDANA KORUPSI: STUDI PERBANDINGAN INDONESIA DAN SINGAPURA
Lihat Abstrak

Abstract: This study examines the complexity of policies governing conflicts of interest and corruption between Indonesia and Singapore through a normative juridical approach. The study was conducted by examining the regulatory framework, institutions, and legal implementation in preventing the practice of abuse of public office. The results of the study indicate that the Indonesian regulatory framework, although comprehensive, tends to function as a legislative showcase without transformative power because it is trapped in a political dynamic that is permissive towards corruption. Instruments such as the Corruption Law, PP 53/2010, and the code of ethics for public officials are more symbolic than substantive, thus failing to change bureaucratic behavior that is still shaped by a culture of patronage and clientelism. In contrast, Singapore proves that simple but sharp regulations, such as the Prevention of Corruption Act, when supported by an independent anti-corruption agency (CPIB), indiscriminate law enforcement, and integrity-based bureaucratic incentives, can suppress corruption to a minimum level. However, Singapore's system remains subject to criticism, particularly regarding the risk of legal authoritarianism and vulnerability to cross-border global financial issues. Therefore, this study confirms that the effectiveness of corruption eradication is not determined by the number of regulations, but rather by political consistency, independent institutional design, and the internalization of integrity values within the bureaucratic culture. For Indonesia, an important lesson from Singapore is the urgency of simplifying regulations, strengthening the independence of anti-corruption institutions, and fostering a bureaucratic culture that rejects patronage. Keywords: complexity, nurative, legislative showcase, authoritarianism, internalization, bureaucracy Abstrak: Penelitian ini menelaah kompleksitas kebijakan pengaturan konflik kepentingan dan tindak pidana korupsi antara Indonesia dan Singapura melalui pendekatan yuridis normatif. Kajian dilakukan dengan menelaah kerangka regulasi, kelembagaan, serta implementasi hukum dalam mencegah praktik penyalahgunaan jabatan publik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kerangka regulasi Indonesia, meskipun komprehensif, cenderung berfungsi sebagai legislative showcase tanpa daya transformasi karena terjebak dalam dinamika politik yang permisif terhadap korupsi. Instrumen seperti UU Tipikor, PP 53/2010, maupun kode etik pejabat publik lebih bersifat simbolik daripada substantif, sehingga gagal mengubah perilaku birokrasi yang masih dibentuk oleh budaya patronase dan clientelism. Sebaliknya, Singapura membuktikan bahwa regulasi yang sederhana namun tajam, seperti Prevention of Corruption Act. Jika ditopang lembaga antikorupsi independen (CPIB), penegakan hukum tanpa pandang bulu, dan insentif birokrasi berbasis integritas, mampu menekan korupsi hingga level minimal. Meski demikian, sistem Singapura tetap menyisakan kritik, terutama terkait risiko otoritarianisme hukum dan kerentanan terhadap isu keuangan global lintas batas. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas pemberantasan korupsi tidak ditentukan oleh banyaknya regulasi, melainkan oleh konsistensi politik, desain kelembagaan yang independen, serta internalisasi nilai integritas dalam budaya birokrasi. Bagi Indonesia, pelajaran penting dari Singapura adalah urgensi menyederhanakan regulasi, memperkuat independensi lembaga antikorupsi, dan menumbuhkan budaya birokrasi yang menolak patronase. Kata kunci: kompleksitas, nuratif, legislatif showcase, otoritarisme, internalisasi, birokrasi

Rudi Pardede (Universitas Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 568-577
[PDF]
634 EXAMINING JOB DEMANDS, ENGAGEMENT, AND JOB SATISFACTION AMONG HOSPITAL STAFF
Lihat Abstrak

Abstract: Quality healthcare can only be achieved through highly motivated and professionally competent workers. Hospitals are dynamic work environments, where healthcare workers face long hours, heavy workloads, and high pressure that can affect their engagement and job satisfaction. This study aims to analyze the effect of job demands (JD) on work engagement (WE) and its impact on job satisfaction (JS) among healthcare workers at Haji Hospital in Makassar, South Sulawesi Province. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 244 respondents were selected using random quota sampling. The data were analyzed using Path Analysis with SPSS AMOS 26 software. The results showed that job demand had a significant effect on work engagement (p=0.028) and job satisfaction (p=0.027). However, there was no indirect effect of job demand on job satisfaction through work engagement (p=0.114). These findings indicate that increasing work engagement and job satisfaction among hospital staff is more effective through the direct influence of job demands. Employees tend to be more engaged and satisfied when faced with high job demands.   Keywords: Job demand; Work engagement; Job satisfaction; Health services; Hospitals   Abstrak: Pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat dicapai melalui keberadaan tenaga kerja yang memiliki motivasi tinggi dan kompetensi profesional. Rumah sakit merupakan lingkungan kerja yang dinamis, di mana tenaga kesehatan menghadapi jam kerja panjang, beban kerja berat, dan tekanan tinggi yang dapat memengaruhi keterlibatan serta kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tuntutan pekerjaan (Job Demand/JD) terhadap keterlibatan kerja (Work Engagement/WE) dan dampaknya terhadap kepuasan kerja (Job Satisfaction/JS) pada tenaga kesehatan di RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 244 responden dipilih melalui metode random quota sampling. Data dianalisis menggunakan Path Analysis dengan perangkat lunak SPSS AMOS 26.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa job demand berpengaruh signifikan terhadap work engagement (p=0,028) dan kepuasan kerja (p=0,027). Namun, tidak terdapat pengaruh tidak langsung antara job demand terhadap kepuasan kerja melalui work engagement (p=0,114). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan work engagement dan kepuasan kerja staf Rumah sakit lebih efektif melalui pengaruh langsung dari job demand. Pegawai cenderung lebih terlibat dan puas ketika menghadapi job demand yang tinggi.   Kata kunci: Tuntutan Pekerjaan; Keterlibatan Kerja; Kepuasan Kerja; Tenaga Kesehatan; Rumah Sakit

Ummu Kalsum (Program Studi Administrasi Kesehatan, Universitas Negeri Makassar); Salwah Suardi (Program Studi Administrasi Kesehatan, Universitas Negeri Makassar); Indriani Mentaruk (Program Studi Administrasi Kesehatan, Universitas Negeri Makassar); Andi Nurul Azizah (Program Studi Administrasi Kesehatan, Universitas Negeri Makassar) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 2 (2026)
Hal: 1376-1384
[PDF]
635 PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA TANJUNGPINANG
Lihat Abstrak

Abstract: The aim of this research is to determine the influence of work motivation and organizational culture on the work discipline of the Tanjungpinang City Satpol PP. Researchers used a sample of 116 respondents using a saturated sampling technique. The method used in this research is a quantitative method. The object of this research is the Tanjungpinang City Satpol PP. Data collection was carried out by distributing questionnaires. Where respondents filled out a questionnaire with 17 statements relating to the variables being measured. The results of this research indicate that work motivation and organizational culture influence the work discipline of the Tanjungpinang City Satpol PP. Where work motivation and organizational culture are important elements in an organization/agency, because work motivation can create an organizational culture so that it can improve the work discipline of the Tanjungpinang City Satpol PP. Based on the research results, it was concluded that work motivation and organizational culture had a partial or simultaneous influence on the work discipline of the Tanjungpinang City Satpol PP. Keywords: Work Motivation, Organizational Culture, and Work Discipline. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap disiplin kerja Satpol PP Kota Tanjungpinang. Peneliti menggunakan sampel sebanyak 116 orang responden dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Objek penelitian ini adalah Satpol PP Kota Tanjungpinang. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Dimana responden mengisi kuesioner sebanyak 17 butir pernyataan yang berkaitan dengan variabel yang diukur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja dan budaya organisasi berpengaruh terhadap disiplin kerja Satpol PP Kota Tanjungpinang. Dimana dengan motivasi kerja dan budaya organisasi merupakan unsur penting di dalam sebuah organisasi/instansi, sebab dengan adanya motivasi kerja dapat menciptakan budaya organisasi sehingga dapat meningkatkan disiplin kerja Satpol PP Kota Tanjungpinang. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa motivasi kerja dan budaya organisasi berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap disiplin kerja Satpol PP Kota Tanjungpinang. Kata Kunci: Motivasi Kerja, Budaya Organisasi, Disiplin Kerja.

Dila Kharisma Aprilia; Armansyah Armansyah; Risnawati Risnawati; Eko Murti Saputra; Herman Herman JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 558-567
[PDF]
636 LEVERAGING ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) FOR ORGANIZATIONAL COMMUNICATION AND OPERATIONAL PERFORMANCE: THE CASE OF BANK BRI
Lihat Abstrak

Abstract: This research aims to determine and analyze the role of AI in the BRI Medan North Sumatra working place. Advances in artificial intelligence (AI) technology have had a significant impact on banking sector operations, including at Bank Rakyat Indonesia (BRI). The implementation of AI at BRI plays a role in improving operational process efficiency, customer service quality, and supporting data-driven decision-making. AI technology is applied in various areas, including customer service through chatbots, creditworthiness analysis and risk management, fraud prevention and detection, and personalized banking products and services. The result indicated that AI's ability to process data quickly and accurately enables BRI to minimize operational errors, optimize costs, and increase customer satisfaction. However, the implementation of AI also faces several challenges, such as data security protection, human resource readiness, and regulatory compliance. Therefore, the use of AI at BRI needs to be accompanied by strengthened governance and improved human resource competency to maximize the benefits of this technology in a sustainable manner. Keywords: Artificial Intelligence, Organizational Communication, Operational Performance, Digital Transformation, Banking Sector . Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran AI di lingkungan kerja bank BRI Medan Sumatra Utara. Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan dampak yang signifikan terhadap operasional sektor perbankan, termasuk di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Implementasi AI di BRI berperan dalam meningkatkan efisiensi proses operasional, mutu layanan kepada nasabah, serta mendukung pengambilan keputusan yang berbasis analisis data. Teknologi AI diterapkan pada berbagai bidang, antara lain layanan nasabah melalui chatbot, analisis kelayakan kredit dan pengelolaan risiko, pencegahan dan pendeteksian penipuan, serta personalisasi produk dan layanan perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan AI dalam memproses data secara cepat dan akurat memungkinkan BRI untuk meminimalkan kesalahan operasional, mengoptimalkan biaya, dan meningkatkan tingkat kepuasan nasabah. Namun demikian, penerapan AI juga dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti perlindungan keamanan data, kesiapan sumber daya manusia, serta kepatuhan terhadap regulasi. Oleh karena itu, pemanfaatan AI di BRI perlu disertai dengan penguatan tata kelola dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar manfaat teknologi ini dapat dimaksimalkan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Kecerdasan Buatan, Komunikasi Organisasi, Kinerja Operasional, Transformasi Digital, Sektor Perbankan

Agnita Yolanda (Universitas Medan Area); Neni Triastuti (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 543-549
[PDF]
637 IMPLEMENTASI PLATFORM DIGITAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM LADY SALON
Lihat Abstrak

Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in driving economic growth and employment. However, low digital platform utilization remains a major obstacle to enhancing MSME competitiveness, particularly amidst the rapidly evolving digital economy. This Community Service (PKM) activity aims to optimize the use of digital platforms to enhance the competitiveness of MSMEs, particularly those at Lady Salon. The methods used include digital education and training, mentoring on the use of social media and e-commerce, and evaluating the implementation of digital platforms by MSMEs at Lady Salon. The results of the activity indicate an increase in the knowledge and skills of MSMEs in utilizing digital platforms, an increase in marketing reach, and an improvement in service competitiveness in a broader market. This activity is expected to encourage MSMEs at Lady Salon to adapt to digital transformation sustainably. Keywords: digital platforms, MSMEs, competitiveness, digital economy, Asahan  ABSTRAK : Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Namun, rendahnya pemanfaatan platform digital masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing UMKM, terutama di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan platform digital sebagai upaya meningkatkan daya saing UMKM terutama pada Lady Salon. Metode yang digunakan meliputi edukasi dan pelatihan digital, pendampingan penggunaan media sosial dan e-commerce, serta evaluasi penerapan platform digital oleh pelaku UMKM Lady Salon. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital, peningkatan jangkauan pemasaran, serta perbaikan daya saing pelayanan di pasar yang lebih luas. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong UMKM pada Lady Salon untuk beradaptasi dengan transformasi digital secara berkelanjutan. Kata kunci: Platform Digital, UMKM, Daya Saing, Ekonomi Digital  

Nurhasanah Nurhasanah (Universitas Royal); Bela Astuti (Universitas Royal); Khairul Abdi Sinuraya (Universitas Royal); Zuriah Br Saragih (Universitas Royal); Rama Ade (Universitas Royal) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 2 (2025)
Hal: 997 - 1002
[PDF]
638 AKIBAT HUKUM TERHADAP PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN TIDAK BESERTIFIKAT HALAL DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL
Lihat Abstrak

Abstract: Halal products are a fundamental need for Muslims as a form of adherence to religious teachings. The Indonesian government, through Law Number 33 of 2014 concerning Halal Product Assurance, requires all food and beverage products distributed in Indonesia to be halal certified. However, in practice, many businesses, particularly Micro and Small Enterprises (MSEs), have not complied with this obligation. This study aims to analyze the legal consequences for businesses that lack halal certification and identify the obstacles faced in the process of obtaining such certification. This study uses a normative juridical method with a statutory regulatory approach, supported by interviews as empirical data. The results indicate that businesses that lack halal certification are subject to administrative sanctions as stipulated in Government Regulation Number 42 of 2024, which include written warnings, administrative fines, and product withdrawals. Obstacles identified include low understanding among businesses, lack of government outreach, and limited access to certification facilities. Therefore, strengthening regulatory implementation and increasing legal awareness among businesses is necessary to ensure maximum protection for Muslim consumers. Keywords: Legal Consequences, Halal Certificate, Food and Beverage Products, BPJPH, Law No. 33 of 2014 Abstrak: Produk halal merupakan kebutuhan fundamental bagi umat Islam sebagai bentuk kepatuhan terhadap ajaran agama. Pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal mewajibkan seluruh produk makanan dan minuman yang beredar di Indonesia untuk bersertifikat halal. Namun, dalam praktiknya, masih banyak pelaku usaha, terutama pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), yang belum melaksanakan kewajiban tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum yang timbul terhadap pelaku usaha yang tidak memiliki sertifikat halal serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses perolehan sertifikat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan didukung oleh wawancara sebagai data empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha yang tidak memiliki sertifikat halal dapat dikenai sanksi administratif sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024, yang mencakup peringatan tertulis, denda administratif, dan penarikan produk dari peredaran. Kendala yang ditemukan antara lain rendahnya pemahaman pelaku usaha, kurangnya sosialisasi dari pemerintah, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas sertifikasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi regulasi dan peningkatan kesadaran hukum bagi pelaku usaha agar perlindungan konsumen Muslim dapat terjamin secara maksimal. Kata Kunci: Akibat Hukum, Sertifikat Halal, Produk Makanan dan Minuman, BPJPH, UU No. 33 Tahun 2014

Sofian Sofian (Universitas Muhammadiyyah Asahan); Malika Aulia (Universitas Muhammadiyyah Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 1242-1250
[PDF]
639 PREDIKSI PENJUALAN SUPERMARKET MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN LONG SHORT-TERM MEMORY (LSTM)
Lihat Abstrak

Abstract: Sales forecasting is a crucial aspect of supermarket operations, as it supports inventory management, production planning, and strategic decision-making. Sales data typically exhibit complex patterns such as trends, seasonality, and fluctuations, requiring modeling methods capable of handling nonlinear time-series characteristics. This study employs the Long Short-Term Memory (LSTM) model, an advanced form of Recurrent Neural Network (RNN) designed to capture long-term dependencies and overcome the vanishing gradient problem. The secondary dataset was obtained from the Kaggle platform, consisting of 20 features and a total of 1,000 records. The LSTM model was constructed using 50 neurons in the LSTM layer and a single dense output layer. Training was conducted for 100 epochs using the Adam optimizer and Mean Squared Error (MSE) as the loss function. The training process showed a consistent decrease in loss, reaching approximately 0.0193, while evaluation using Root Mean Squared Error (RMSE) indicated that the model effectively learned historical patterns. Visualization of predictions on the test dataset demonstrated that the model successfully followed sales trends, although it was less responsive to extreme fluctuations. Overall, the LSTM model proved effective for daily sales forecasting and can serve as a valuable tool for operational planning in supermarkets. Keywords: LSTM, Sales Forecasting, Time Series, Deep Learning, RMSE, Supermarket. Abstrak: Peramalan penjualan merupakan aspek penting dalam operasional supermarket karena berperan besar dalam pengelolaan inventaris, perencanaan produksi, serta pengambilan keputusan strategis. Data penjualan umumnya memiliki pola tren, musiman, dan fluktuasi yang kompleks sehingga memerlukan metode pemodelan yang mampu menangani karakteristik deret waktu nonlinear. Penelitian ini menggunakan model Long Short-Term Memory (LSTM), sebuah pengembangan Recurrent Neural Network (RNN) yang efektif dalam menangkap dependensi jangka panjang dan mengatasi masalah vanishing gradient. Data sekunder diperoleh dari platform Kaggle dengan 20 fitur dan total 1.000 record. Model LSTM dibangun menggunakan 50 unit neuron pada lapisan LSTM dan satu lapisan dense sebagai output. Model dilatih selama 100 epoch menggunakan optimizer Adam dan fungsi loss MSE. Hasil pelatihan menunjukkan penurunan loss yang stabil hingga mencapai nilai sekitar 0,0193, sedangkan evaluasi menggunakan Root Mean Squared Error (RMSE) menunjukkan bahwa model mampu mempelajari pola historis dengan baik. Visualisasi prediksi pada data pengujian memperlihatkan bahwa model mampu mengikuti tren pergerakan penjualan meskipun masih kurang responsif terhadap fluktuasi ekstrem. Secara keseluruhan, model LSTM terbukti efektif dalam memprediksi penjualan harian dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan operasional supermarket. Kata kunci: LSTM, Peramalan Penjualan, Deret Waktu, Deep Learning, RMSE, Supermarket.

Lima Hartimar Rambe (Universitas Potensi Utama); Yuke Manza (Universitas Potensi Utama); Kiki Putri Ani Siregar (Universitas Potensi Utama); Roslina Roslina (Universitas Potensi Utama) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 499-505
[PDF]
640 IMPLEMENTATION OF THE INTERNET OF THINGS IN CREATING SMART CLASSROOMS
Lihat Abstrak

Abstract: The development of digital technology has driven the transformation of educational services through the implementation of data-based learning systems and smart devices. One of the emerging approaches is the use of the Internet of Things (IoT) in building smart classrooms, which are classrooms capable of integrating physical devices, sensors, and information systems to improve learning efficiency and learning environment management. This study aims to analyze the implementation of IoT in the formation of smart classrooms, covering aspects of system design, device integration, and evaluation of its effectiveness in supporting the teaching and learning process. The research method used is a quantitative and experimental approach, by designing an IoT-based smart classroom prototype that integrates temperature, humidity, light intensity, and presence detection sensors, as well as device control such as lights, air conditioning, and projectors through an automatic system and remote control. Data was collected through device performance measurements, network stability tests, and questionnaires distributed to users (teachers and students) to assess the system's ease of use and usefulness. The results showed that the implementation of IoT in classrooms can improve the efficiency of facility management through device automation, facilitate real-time monitoring of classroom conditions, and provide a more comfortable and responsive learning environment. In addition, the developed system demonstrated stable data communication performance with low latency within acceptable operational limits. These findings indicate that the application of IoT in smart classrooms has the potential to contribute significantly to improving the quality of learning and classroom management, particularly in supporting a technology-based education ecosystem. This study recommends further development in the areas of data security, device interoperability, and integration with Learning Management Systems (LMS) to strengthen the sustainable implementation of smart classrooms. Keywords: Internet of Things, Smart Classroom, Classroom Automation, Sensors, Technology Based Education. Abstrak: Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi layanan pendidikan melalui penerapan sistem pembelajaran berbasis data dan perangkat cerdas. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam membangun smart classroom, yaitu ruang kelas yang mampu mengintegrasikan perangkat fisik, sensor, serta sistem informasi untuk meningkatkan efisiensi pembelajaran dan pengelolaan lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi IoT dalam pembentukan smart classroom, mencakup aspek desain sistem, integrasi perangkat, serta evaluasi efektivitasnya dalam mendukung proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan eksperimental, dengan merancang prototipe smart classroom berbasis IoT yang mengintegrasikan sensor suhu, kelembapan, intensitas cahaya, deteksi kehadiran, serta pengendalian perangkat seperti lampu, pendingin ruangan, dan proyektor melalui sistem otomatis maupun kendali jarak jauh. Data dikumpulkan melalui pengukuran kinerja perangkat, uji stabilitas jaringan, serta penyebaran kuesioner kepada pengguna (guru dan siswa) untuk menilai tingkat kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IoT pada ruang kelas mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan fasilitas melalui otomasi perangkat, mempermudah monitoring kondisi kelas secara real-time, serta memberikan dukungan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan responsif. Selain itu, sistem yang dikembangkan menunjukkan performa komunikasi data yang stabil dengan tingkat keterlambatan (latency) yang rendah dalam batas operasional yang dapat diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan IoT dalam smart classroom berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan manajemen kelas, khususnya dalam mendukung ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lanjutan pada aspek keamanan data, interoperabilitas perangkat, serta integrasi dengan Learning Management System (LMS) untuk memperkuat implementasi smart classroom secara berkelanjutan. Kata Kunci: Internet Of Things, Smart Classroom, Otomasi Ruang Kelas, Sensor, Pendidikan Berbasis Teknologi.

Subhan Hafiz Nanda Ginting (Universitas Battuta); Dewi Wahyuni (Universitas Battuta); Nurmala Sridewi (Universitas Battuta); M. Rhifky Wayahdi (Universitas Battuta); Surya Darma (Universitas Potensi Utama) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 9 No 1 (2026)
Hal: 491-498
[PDF]

Jurnal yang Kami Kelola

Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.

SINTA 4

Journal of Science and Social Research

Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.

ISSN 2615-4307 (Print) ISSN 2615-3262 (Online)

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat

Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).

ISSN 2776-7647

Jurnal Pena Edukasi

Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.

ISSN 2407-0769 (Print) ISSN 2549-4694 (Online)
SINTA 6

Jurnal TEKNISI

Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).

E-ISSN 2775-0965

Jurnal Global Edukasi

Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.

ISSN 2597-873X (Print) ISSN 2614-5588 (Online)

Keunggulan Portal Kami

Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.

Open Access

Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.

Peer Review

Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

Terakreditasi

Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.

Terindeks Luas

Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.

Proses Cepat

Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.

Lisensi CC

Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.

Tertarik Mempublikasikan Riset Anda?

Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.

Terindeks & Diakui Oleh
BRIN GARUDA OneSearch Scilit BASE Dimensions Anjani
Pesan notifikasi