Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 1141 |
RANCANG BANGUN SISTEM PEMINJAMAN DAN PENGEMBALIAN BUKU DI SMK SWASTA SWAKARYA BINJAI
Lihat AbstrakAbstract: In today's era of globalization, information technology plays a very important role in processing data and transforming it into accurate information. SMK Swasta Swakarya Binjai currently faces several recurring problems. Until now, the recording of book loans and returns has been done manually, which has made it difficult to retrieve information. The current system for recording book collections, member data, borrowing, returning, and fines is still done by writing in a ledger, which is felt to be ineffective and inefficient for library management. This makes it difficult for library members to find the books they want to read and complicates the process for staff to update the existing book data. This issue serves as the basis for developing a research system for book borrowing and return processes. The objective is to create an application for book borrowing and return processes. It is hoped that the developed application will successfully address the existing issues and facilitate both library members and administrators in conducting book borrowing and return processes at the library. Keywords: System, Borrowing, Returning, Books, Library Abstrak: Pada era globalisasi saat ini, teknologi sistem informasi mempunyai peranan sangat penting dalam mengolah data, memproses data, dan mengubah data untuk mendapatkan informasi yang akurat. SMK Swasta Swakarya Binjai, untuk saat ini menghadapi beberapa permasalahan yang sering bulang kali terjadi. Selama ini, pencatatan untuk peminjaman dan pengembalian buku dilakukan secara manual, yang mengakibatkan kesulitan dalam temu-balik informasi. Sistem yang ada saat ini untuk sistem pencatatan koleksi buku, data anggota, peminjaman, pengembalian, dan denda masih dilakukan dengan menulis pada buku besar hal ini dirasakan kurang efektif dan efisien untuk pengelolaan perpustakaan. Hal ini menyebabkan anggota perpustakaan kesulitan dalam mencari buku yang ingin mereka baca serta mempersulit petugas dalam meng-update data buku yang ada sekarang. Permasalahan ini yang menjadi dasar untuk membuat penelitian sistem peminjaman dan pengembalian buku. Tujuannya adalah untuk membuat sebuah aplikasi sistem peminjaman dan pengembalian buku. Diharapakan aplikasi yang dibuat berhasil mengatasi permasalahan yang terjadi dan dapat memudahkan pihak anggota dan pengelolah perpustakaan dalam melakukan peminjaman dan pengembalian buku perpustakaan. Kata kunci: Sistem, Peminjaman, Pengembalian, Buku, Perpustakaan |
Peronika Br Hasibuan (Universitas Pembangunan Panca Budi); Eko Hariyanto (Universitas Pembangunan Panca Budi); Andysah Putera Utama Siahaan (Universitas Pembangunan Panca Budi) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 5026-5031 [PDF] |
| 1142 |
PENANGANAN DATA OUTLIER MENGGUNAAN ROBUST CLUSTER DALAM PEMETAAN DATASET STUNTING
Lihat AbstrakAbstract:The urgency of this research lies in the importance of accurate stunting data mapping to understand the patterns and distribution of this issue within a specific region. However, in data collection and analysis, outliers—values far beyond the normal range—are often present and may affect the validity of the analysis results. Conventional clustering methods, such as K-Means, are highly sensitive to outliers, which may lead to inaccurate and misleading mappings. Therefore, a more robust approach is required to handle outliers, one of which is the robust clustering method. Robust Clustering is an effective technique in dealing with outliers, enabling the identification of homogeneous data groups without being affected by extreme values. This study aims to explore and address the issue of outliers in stunting dataset mapping. Based on the clustering analysis using the K-Means method, three groups of Public Health Centers (Puskesmas) in Asahan Regency were identified based on stunting cases from 2022 to 2024. After outlier detection and handling, the Davies-Bouldin Index decreased from 0.529 to 0.483, indicating improved cluster quality. The final results show that the majority of Public Health Centers fall into Cluster 1 with relatively low to moderate stunting cases, Cluster 2 consists of centers with significantly increasing cases, and Cluster 3 represents those with very high numbers of cases. Keywords: Stunting; Data Outlier; Robust Clustering; Mapping; Machine Learning Abstrak: Urgensi penelitian ini terletak pada pemetaan data stunting yang akurat sangat penting untuk memahami pola dan distribusi masalah ini di wilayah tertentu. Akan tetapi, dalam pengumpulan dan analisis data, seringkali terdapat data outlier, nilai yang jauh di luar rentang normal, yang dapat mempengaruhi hasil analisis. Metode pengelompokan konvensional, seperti K-means, sering kali sensitif terhadap outlier, yang dapat menghasilkan pemetaan yang tidak akurat dan menyesatkan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih robust untuk menangani data outlier, salah satunya dengan menggunakan metode robust cluster. Metode Robust Clustering merupakan metode pengelompokan yang efektif dalam menghadapi outlier, memungkinkan identifikasi kelompok data yang homogen tanpa dipengaruhi oleh nilai ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mengatasi masalah data outlier dalam pemetaan dataset stunting. Berdasarkan hasil analisis clustering dengan metode K-Means, diperoleh tiga kelompok Puskesmas di Kabupaten Asahan berdasarkan jumlah kasus stunting tahun 2022–2024. Setelah dilakukan deteksi dan penanganan outlier, nilai Davies-Bouldin Index menurun dari 0,529 menjadi 0,483, menunjukkan kualitas cluster yang lebih baik. Hasil akhir menunjukkan bahwa mayoritas Puskesmas masuk ke dalam Cluster 1 dengan kasus stunting relatif rendah hingga sedang, sedangkan Cluster 2 terdiri dari Puskesmas dengan tren kasus meningkat cukup signifikan, dan Cluster 2 berisi Puskesmas dengan jumlah kasus sangat tinggi. Kata kunci: Stunting; Data Outlier; Robust Clustering; Pemetaan; Machine Learning |
KhaIrul Abdi Sinuraya (Universitas Royal); Andrinata Andrinata (Universitas Royal); Nurul Azzuma (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5504–5510 [PDF] |
| 1143 |
ANALISIS MODEL KLASIFIKASI DENGAN OPTIMASI PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DALAM KLASIFIKASI STATUS GIZI ANAK
Lihat AbstrakAbstract: Nutritional status represents a state of equilibrium in the form of specific variables or the manifestation of nutrition in the form of specific variables. Optimal nutritional status is achieved when there is a balance between nutrient intake and nutrient requirements. Malnutrition not only affects an individual's physical health but also negatively impacts their overall development and well-being. However, data warehouses related to child nutritional status in Asahan Regency from various community health centers (Puskesmas) have not been optimally utilized to generate valuable information. Therefore, the purpose of this study was to analyze child nutrition datasets using a machine learning-based classification model that can predict children's nutritional status early. The classification model was chosen because of its ability to group data or objects based on specific classes, making it suitable for future data prediction. Based on the results, it can be concluded that optimizing the toddler nutritional status classification model using the Particle Swarm Optimization (PSO) method and cross-validation was able to identify the best model, namely the Decision Tree, with an accuracy of 37.50%. Although the overall accuracy of all models was still relatively low. This indicates the need for further data processing, such as data balancing, selecting more relevant features, and further parameter tuning to improve classification performance. Keywords: Classification; Particle_Swarm Optimization; Cross Validation, Nutritional Status Abstrak: Status gizi adalah representasi dari keadaan keseimbangan dalam bentuk variabel tertentu atau manifestasi nutrisi dalam bentuk variabel tertentu, di mana status gizi optimal dicapai ketika terjadi keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi. Gizi buruk tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik individu, tetapi juga berdampak negatif pada perkembangan dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Akan tetapi, gudang data yang terkait status gizi anak di Kabupaten Asahan dari berbagai puskesmas belum dimanfaatkan dengan optimal untuk menghasilkan informasi yang berharga. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dataset gizi anak menggunakan model klasifikasi berbasis machine learning yang dapat memprediksi status gizi anak secara dini. Model klasifikasi dipilih karena kemampuannya dalam mengelompokkan data atau objek berdasarkan kelas tertentu, sehingga cocok untuk prediksi data di masa depan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa optimasi model klasifikasi status gizi balita menggunakan metode Particle Swarm Optimization (PSO) dan cross validation mampu mengidentifikasi model terbaik, yaitu Decision Tree dengan akurasi 37,50%, meskipun secara umum tingkat akurasi seluruh model masih relatif rendah. Hal ini menunjukkan perlunya pengolahan data lebih lanjut, seperti balancing data, pemilihan fitur yang lebih relevan, maupun tuning parameter lanjutan untuk meningkatkan performa klasifikasi. Kata kunci: Klasifikasi; Particle Swarm Optimization; Cross Validation, Status Gizi |
Nurwati Nurwati (Universitas Royal); Rika Nofitri (Universitas Royal); Diana Selvi (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5519-5524 [PDF] |
| 1144 |
MODEL GROUP DECISSION SUPPORT SYSTEM DALAM PEMILIHAN MEDIA PROMOSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PERGURUAN TINGGI SWASTA
Lihat AbstrakAbstract: To maintain stability and increase student enrollment, various promotional efforts are undertaken, including billboards, school visits, social media, radio, and other channels. However, these promotions do not prioritize appropriate promotional media, resulting in significant costs and resource constraints. The purpose of this study is to evaluate the best promotional media that can assist management in determining efficient promotional media priorities through a decision support system model. The decision support system used is a Group Decision Support System (GDSS) approach with multiple respondents. The method used includes the Multi-Factor Evaluation Process (MFEP), Multi-Attribute Utility Theory (MAUT), and Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA). The BORDA method is used as the final solution for the single best promotional media. The results of the study using the Borda method ranked social media and billboards as the best alternatives, followed by broadcasts and brochures, with radio coming in last. Therefore, this decision support model can help private universities determine more effective and objective student admissions promotion strategies. Keywords: GDSS; Multi-Respondent; Multi Method; Borda; College Promotion Abstrak: Untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan jumlah mahasiswa, berbagai upaya promosi dilakukan, termasuk melalui baliho, kunjungan ke sekolah-sekolah, promosi di media sosial, radio, dan lainnya. Namun, promosi yang dilakukan belum mempertimbangkan prioritas media promosi yang tepat, sehingga berdampak pada biaya dan sumber daya yang besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi media promosi terbaik yang dapat membantu manajemen dalam menentukan prioritas media promosi yang efisien melalui model sistem pendukung keputusan. Metode yang digunakan yaitu Sistem pendukung keputusan yang akan digunakan adalah dengan pendekatan Grup Decission Support System (GDSS) dengan multi responden dan penggunaan metode antara lain Multi Factor Evaluation Process (MFEP), Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dan metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) dan dengan menggunakan pendekatan metode BORDA sebagai solusi final tunggal media promosi terbaik. Hasil penelitian dengan metode Borda menempatkan media sosial dan baliho sebagai alternatif terbaik, diikuti broadcast dan brosur, sementara radio menempati posisi terakhir. Dengan demikian, model pendukung keputusan ini dapat membantu perguruan tinggi swasta menentukan strategi promosi penerimaan mahasiswa baru secara lebih efektif dan objektif. Kata kunci: GDSS; Multi Responden; Multi Metode; Borda; PromosiPerguruan Tinggi |
Nuriadi Manurung (Universitas Royal); Amalia Amalia (Universitas Royal); Anjani Anjani (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5511 – 5518 [PDF] |
| 1145 |
MODEL GROUP DECISION SUPPORT SYSTEM DENGAN MULTI-RESPONDEN DAN MULTI-ATRIBUT DALAM REKOMENDASI BENIH PADI TERBAIK
Lihat AbstrakAbstract: As a result, farmers often face various problems such as less than optimal yields due to low grain weight (tonnage) and quality, increased maintenance costs, longer harvest periods, and even the risk of crop failure. The urgency of this research lies in the challenges faced by farmers in Asahan Regency in determining appropriate and superior rice seed varieties. Reliance on trial and error methods in seed selection results in less than optimal harvest results. Based on the above problems, this study aims to develop a decision support model to determine superior rice seed varieties to increase yields. The method used in solving the problem is the Group Decision Support System (GDSS) with a decision support method using Multi-Respondent and Multi-Method. The multi-respondent concept allows collaboration between experts, practitioners, and farmers, and the multi-method concept allows data to be analyzed using various techniques, namely WP, MOORA, MAUT, and Borda. Keywords: Group Decision Support System; Multi-Method; Multi-Respondent; Borda; Rice Seeds Abstrak: Akibatnya, seringkali petani menghadapi berbagai masalah seperti hasil panen yang kurang maksimal karena rendahnya bobot (tonase) dan kualitas butir beras, meningkatnya biaya perawatan, masa panen yang lebih lama, dan bahkan risiko gagal panen. Urgensi penelitian ini terletak pada tantangan yang dihadapi oleh petani di Kabupaten Asahan dalam menentukan varietas benih padi yang tepat dan unggul. Ketergantungan pada metode coba-coba dalam pemilihan benih menyebabkan hasil panen yang kurang optimal. Berdasarkan masalah di atas, penelitian ini bertujuan mebangun model pendukung keputusan untuk menentukan varietas benih padi unggul guna meningkatkan hasil panen. Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah yaitu Group Decision Support System (GDSS) dengan metode pendukung keputusan menggunakan Multi Responden dan Multi Metode. Konsep multi responden memungkinkan kolaborasi dari ahli, praktisi dan petani dan konsep multi metode Multi metode meungkinkan data dianalisis dengan beragam teknik yaitu WP, MOORA dan MAUT dan Borda.Kata kunci: Group Decision Support_System;Multi Metode;Multi Responden;Borda; Benih Padi |
Amalia Amalia (Universitas Royal); Fauriatun Helmiah (Universitas Royal); Yogi Abimanyu Permana (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5494–5503 [PDF] |
| 1146 |
ANALISIS MULTIVARIATE ADAPTIVE REGRESSION SPLINES DALAM PREDIKSI PENCAPAIAN TARGET PROFIT PERUSAHAAN DISTIBUTOR
Lihat AbstrakAbstract: An objective performance evaluation process that can describe the company's condition is through the achievement of targets from each factor that influences profit achievement. The many variables that influence this profit achievement require in-depth and systematic analysis to obtain complete, fast and accurate information. However, so far the Gerai Mustika distributor company has only focused on sales factors, and ignored other factors. Furthermore, the large amount of financial data that has been computerized so far at Gerai Mustika is only limited to weekly, monthly and annual reports, has not been optimally utilized to help management evaluate performance. The study aims to build a prediction model for achieving profit targets from company financial data using Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS) based on machine learning. Based on the analysis results, the MARS model is proven to be superior to conventional multiple regression in predicting Gerai Mustika's profit, indicated by a higher R-squared value (0.756), as well as lower MAE and MAPE, so it is able to capture more complex data patterns and provide more accurate predictions; While multiple regression is still relevant for simple linear relationships, it is less than optimal in representing non-linear data variations. Keywords: Prediction; MARS Method; Distributor; Profit; Machine Learning Abstrak: Proses evaluasi kinerja yang objektif yang dapat menggambarkan konidisi perusahaan yaitu melalui pencapaian target-target dari seti ap faktor yang mempengaruhi pencapaian profit. Banyaknya veriabel yang mempengaruhi percapaian profit ini maka dibutuhkan analisa yang mendalam dan tersistem agar mendapatkan informasi yang utuh, cepat dan akurat. Akan tetapi, selama ini perusahan distributor Gerai Mustika hanya fokus pada faktor penjualan saja, dan mengabaikan factor yang lain. Selanjutnya, jumlah data keuangan yang besar yang telah terkomputerisasi selama ini di Gerai Mustika baru sebatas untuk laporan mingguan, bulanan dan tahunan saja, belum dimanfaatkan secara optimal untuk membantu manajemen mengevalausi kinerja. Penelitian bertujuan untuk membangun model prediksi pencapaian target profit dari data keuangan perusahaan menggunakan Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS) berbasis machine learning. Berdasarkan hasil analisis, model MARS terbukti lebih unggul dibandingkan regresi berganda konvensional dalam memprediksi profit Gerai Mustika, ditunjukkan oleh nilai R-squared yang lebih tinggi (0,756), serta MAE dan MAPE yang lebih rendah, sehingga mampu menangkap pola data yang lebih kompleks dan memberikan prediksi yang lebih akurat; sementara regresi berganda masih relevan untuk hubungan linear sederhana, namun kurang optimal dalam merepresentasikan variasi data yang non-linear.Kata kunci: Prediksi;Metode_MARS;Distributor;Profit;Machine_Learning |
Suparmadi Suparmadi (Universitas Royal); Rohminatin Rohminatin (Universitas Royal); Rahmadita Rahmadita (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5525– 5531 [PDF] |
| 1147 |
PENGARUH CITRA SEKOLAH DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN ORANG TUA MEMILIH SEKOLAH DENGAN WORD OF MOUTH (WOM) SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA SMP BRUDER PONTIANAK
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the influence of school image (brand image) and service quality on parents’ decision to choose a school, with word of mouth (WOM) as an intervening variable, in the context of SMP Bruder Pontianak as an educational institution for their children. The background of this research is a positive phenomenon: despite the growing number of private schools in Pontianak City, each offering various strengths, SMP Bruder Pontianak continues to gain the trust of parents in enrolling their children at the institution. The school consistently meets its target of admitting seven classes annually. Based on preliminary interviews during the student admission process (PPDB) and field observations prior to the study, three main factors emerged as key considerations for parents: school image (brand image), service quality, and word of mouth as an intervening factor.This research adopts a quantitative method with a survey approach, involving 157 randomly selected parents of seventh-grade students. The data were analyzed using regression techniques to test the relationships between independent variables (school image and service quality), the dependent variable (parents’ decision to choose the school), and the intervening variable (word of mouth), with data processing conducted through SPSS 27.The results reveal that school image (brand image) significantly influences word of mouth, but does not directly affect the decision-making process. Service quality, on the other hand, has a positive and significant effect both on word of mouth and on the decision to choose the school. These findings suggest important implications for SMP Bruder Pontianak: to enhance its school image so it becomes a more decisive factor in parents’ school selection, and to optimize service quality to ensure that all stakeholders—especially parents—receive standardized, high-quality services. Additionally, word of mouth serves as a mediating influence through interactions among parents, friends, family members, and others. Keywords: School Image, Brand Image, Service Quality, Word Of Mouth, Decision-              Making In School Selection Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh citra sekolah (brand image), kualitas pelayanan, terhadap keputusan orang tua memilih sekolah dengan WOM sebagai intervening pada SMP Bruder Pontianak sebagai sebuah Lembaga Pendidikan bagi anak-anak mereka. Penelitian ini memiliki latar belakang atau fenomena objek yang positif dimana dengan banyaknya jumlah sekolah swasta di Kota Pontianak dengan berbagai keunggulan masing-masing, namun SMP Bruder Pontianak tetap mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk menyekolahkan anaknya pada lembaga ini. Target penerimaan sebanyak tujuh kelas selalu terpenuhi. Berdasarkan hasil wawancara sederhana pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan hasil pengamatan dilapangan dan pra penelitian dilakukan, didapatkan ada tiga faktor yang menjadi pertimbangan bagi orang tua yaitu citra sekolah (brand image), kualitas pelayanan, dan word of mouth sebagai intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan 157 orang tua kelas tujuh dengan teknik acak (random). Data analisis menggunakan regresi untuk menguji hubungan antar variabel bebas (citra sekolah dan kualitas pelayanan) dengan variabel terikat (keputusan orang tua memilih sekolah) dan word of mouth (intervening) dengan pengolahan data menggunakan SPSS 27. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Citra Sekolah (brand image) memiliki pengaruh signifikan terhadap word of mouth. Kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap word of mouth dan terhadap keputusan memilih sekolah. Citra sekolah memiliki pengaruh namun tidak signifikan terhadap keputusan memilih sekolah. Temuan ini memunculkan implikasi bagi SMP Bruder Pontianak untuk meningkatkan citra sekolah agar citra sekolah mampu menjadi salah satu faktor keputusan bagi orang tua memilih sekolah, selain itu memaksimalkan kualitas pelayanan agar semua warga sekolah atau orang tua mendapatkan pelayanan standar yang diberikan. Selain itu Word of Mouth telah berperan sebagai mediasi antar orang tua, teman, keluarga dan orang lain. Kata Kunci: Citra Sekolah, Brand Image, Kualitas Pelayanan, Word Of Mouth,                   Keputusan Memilih |
Benus Syamsiar (Institute Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Theresia Pradiani (Institute Teknologi dan Bisnis Asia Malang); Dany Moenindyah Handarini (Institute Teknologi dan Bisnis Asia Malang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4946-4958 [PDF] |
| 1148 |
PENGARUH MODEL GUIDED INQUIRY TERHADAP KETERAMPILAN METAKOGNITIF DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to determine the effect of the guided inquiry model on metacognitive skills and student learning outcomes on electrolyte and non-electrolyte solution materials. Data analysis used the N-Gain test, hypothesis prerequisite tests (homogeneity test and normality test), and hypothesis tests (independent t-test and correlation test). N-Gain learning outcomes in the experimental class were 0.785 higher than the control class of 0.587. The results of the t-test for the first hypothesis showed a calculated t value of 4.695 while for the t-table it was 1.999, because the calculated t value> t-table then there was an influence of the learning model on metacognitive skills, then on the learning outcomes the calculated t value was 6.939, while the t-table value was 1.999, because the calculated t value> t-table then there was an influence of the learning model on learning outcomes, this means that H0 was rejected and Ha was accepted. The correlation test of the calculated r value (Pearsen correlation) is 0.586 while for the table r it is 0.349 because, calculated r > table r then there is a relationship between the two variables. It can be concluded that the Guided Inquiry model has a significant effect on metacognitive skills and student learning outcomes, and there is a correlation between the two in class X of Budi Satrya Private High School. Keyword: Guided Inquiry Model, Metacognitive Skills, Learning Outcomes Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model guided inquiry terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Analisis data menggunakan uji N-Gain, uji prasyarat hipotesis (uji homogenitas dan uji normalitas), dan uji hipotesis (uji t independen dan uji korelasi). N-Gain hasil belajar pada kelas eksperimen 0,785 lebih tinggi dibanding kontrol 0,587. Hasil uji t untuk hipotesis pertama menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,695 sedangkan untuk t tabelnya adalah 1,999, karena t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan metakognitif, kemudian pada hasil belajar nilai t hitung sebesar 6,939, sedangkan nilai t tabelnya sebesar 1,999, karena t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar, hal tersebut berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Uji korelasi nilai r hitung (pearsen correlation) sebesar 0,586 sedangkan untuk r tabelnya sebesar 0,349 karena, r hitung > r tabel maka terdapat hubungan antar dua variabel. Dapat disimpulkan bahwa model Guided Inquiry berpengaruh signifikan terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar siswa, serta terdapat korelasi antara keduanya di kelas X SMA Swasta Budi Satrya. Kata kunci: Model Guided Induiry, Keterampilan Metakognif, Hasil Belajar |
Yuni Sarah Agustina Nababan (Universitas Negeri Medan); Makharany Dalimunthe (Universitas Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5312-5318 [PDF] |
| 1149 |
PREDIKSI KEPARAHAN SERANGAN PANIK MENGGUNAKAN METODE FUZZY SUGENO
Lihat AbstrakAbstract: Panic attacks are psychological disorders that occur suddenly and are characterized by symptoms such as increased heart rate, shortness of breath, dizziness, and a sense of losing control. The assessment of panic attack severity is still subjective and lacks the support of technology-based systems that can provide objective predictions. This study aims to develop a system for predicting the severity of panic attacks using the Fuzzy Sugeno method, which is capable of handling data uncertainty and producing crisp outputs. The data used was obtained from the “Panic Attacks ML Ready Dataset†available on the Kaggle platform. Three input variables were used: heart rate, attack frequency, and attack duration. The system’s output is a severity level prediction categorized into mild, moderate, and severe. The system was built through the stages of fuzzification, construction of 27 IF-THEN fuzzy rules, inference using the minimum method, and defuzzification using the weighted average method. Testing results show that the Fuzzy Sugeno method is capable of providing accurate predictions and can be utilized as a decision support tool for early detection of panic attack disorders, particularly in academic environments. Keywords: panic attack; fuzzy sugeno; decision support system; severity prediction; fuzzy               logic Abstrak: Serangan panik merupakan gangguan psikologis yang muncul secara tiba-tiba dan ditandai oleh gejala seperti detak jantung meningkat, sesak napas, pusing, serta rasa kehilangan kendali. Penilaian terhadap keparahan serangan panik masih bersifat subjektif dan belum didukung oleh sistem berbasis teknologi yang mampu memberikan hasil prediksi secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem prediksi tingkat keparahan serangan panik menggunakan metode Fuzzy Sugeno, yang mampu menangani ketidakpastian data dan menghasilkan output yang tegas (crisp output). Data yang digunakan bersumber dari dataset “Panic Attacks ML Ready Dataset†yang diperoleh dari platform Kaggle. Tiga variabel input yang digunakan adalah detak jantung, frekuensi serangan, dan durasi serangan. Output dari sistem berupa prediksi tingkat keparahan yang dikategorikan menjadi ringan, sedang, dan parah. Sistem dibangun melalui tahapan fuzzyfikasi, pembentukan aturan fuzzy IF-THEN sebanyak 27 aturan, inferensi menggunakan metode minimum, dan defuzzyfikasi dengan metode weighted average. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Fuzzy Sugeno mampu memberikan hasil prediksi yang akurat dan bermanfaat sebagai alat bantu dalam deteksi dini gangguan serangan panik, khususnya di lingkungan akademik. Kata kunci: Serangan panik; fuzzy sugeno; sistem pendukung keputusan; prediksi keparahan; logika fuzzy |
Liestya Arista Kusuma (Universitas Asahan); Khairul Shaleh (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4939-4945 [PDF] |
| 1150 |
ANALISIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PENGGUNAAN NARKOTIKA JENIS GANJA UNTUK KEPERLUAN MEDIS DI INDONESIA (Studi Putusan: No.111/Pid.Sus/2017/PN.Sag)
Lihat AbstrakAbstrack: Marijuana is a class I narcotic, which according to several expert studies is a type of narcotic that can be used for medical purposes in Indonesia. Medical purposes using marijuana can be useful in treating several diseases that are classified as dangerous. The benefits of marijuana for medical purposes still cannot be used as a basis for licensing the use of marijuana for medical purposes. Based on Article 8 of the Republic of Indonesia Law Number 35 of 2009 concerning narcotics, the use of marijuana has been clearly prohibited in Indonesia. The prohibition on the use of marijuana for medical purposes can be seen from a decision, namely Decision Number: 111 / Pid.Sus / 2017 / PN.Sag which sentenced a defendant who had used marijuana as an alternative treatment for the defendant's wife who suffered from syringomylia. Based on this, the formulation of the problem in this study is how the legal regulations related to the use of marijuana as a medical substance in Indonesia, how the process of obtaining a permit for the use of marijuana as a medical need in Indonesia, and how the judge's considerations in applying criminal sanctions to the defendant in Decision Number: 111 / Pid.Sus / 2017PN.Sag. The method used in writing this thesis is a normative juridical research method, namely analyzing legal principles carried out by literature studies. This research is descriptive, and the data analysis method used is qualitative descriptive research. The judge considered the defendant's humanitarian goals who used marijuana to treat his wife, then sentenced him to 8 months in prison and a fine of Rp1 billion, lighter than the minimum threat, as a means of education and development. This decision reflects an effort to balance the values of justice, certainty, and legal benefits as Gustav Radbruch's theory, by considering juridical, philosophical, and sociological aspects. Keyword: Judge's Ruling, Marijuana, Medical Purposes Abstrak: Narkotika jenis ganja ialah narkotika golongan I, yang menurut beberapa penelitian oleh ahli merupakan jenis narkotika yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan medis di Indonesia. Keperluan medis dengan menggunakan narkotika jenis ganja, dapat bermanfaat dalam mengatasi beberapa penyakit yang tergolong berbahaya. Adanya manfaat narkotika jenis ganja untuk keperluan medis masih tidak dapat dijadikan dasar perizinan pengunaan narkotika jenis ganja untuk keperluan medis. Berdasarkan Pasal 8 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, penggunaan narkotika jenis ganja telah dengan jelas dilarang penggunaannya di Indonesia. Larangan penggunaan narkotika jenis ganja dalam hal keperluan kesehatan, dapat dilihat dari adanya suatu putusan yaitu Putusan Nomor: 111/Pid.Sus/2017/PN.Sag yang menjatuhkan hukuman terhadap seorang terdakwa yang telah menggunakan narkotika jenis ganja sebagai alternatif penyembuhan terhadap istri terdakwa yang mengalami penyakit syringomylia. Berdasarkan hal tersebut maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah pengaturan hukum terkait penggunaan narkotika jenis ganja sebagai bahan medis di Indonesia, bagaimana proses untuk memperoleh izin penggunaan narkotika jenis ganja sebagai kebutuhan medis di Indonesia, serta bagaimana pertimbangan hakim dalam menerapkan sanksi pidana terhadap terdakwa dalam Putusan Nomor: 111/Pid.Sus/2017PN.Sag. Metode yang digunakan di dalam penulisan tesis ini adalah metode penelitian yuridis normatif yaitu menganalisis asas hukum yang dilakukan dengan studi pustaka. Penelitian ini bersifat deskriptif, dan metode analisa data yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. hakim mempertimbangkan tujuan kemanusiaan terdakwa yang menggunakan ganja untuk mengobati istrinya, lalu menjatuhkan pidana 8 bulan penjara dan denda Rp1 miliar, lebih ringan dari ancaman minimal, sebagai sarana edukasi dan pembinaan. Putusan ini mencerminkan upaya menyeimbangkan nilai keadilan, kepastian, dan kemanfaatan hukum sebagaimana teori Gustav Radbruch, dengan mempertimbangkan aspek yuridis, filosofis, dan sosiologis. Kata Kunci:    Putusan Hakim, Narkotika Jenis Ganja, Keperluan Medis |
Yuyun Widayanti (Universitas Sumatera Utara); Edi Yunara (Universitas Sumatera Utara); Yati Sharfina Desiandri (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4927-4938 [PDF] |
| 1151 |
EKSISTENSI LEMBAGA BANI (BADAN ARBITRASE NASIONAL INDONESIA) SEBAGAI PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS DI SUMATERA UTARA
Lihat AbstrakAbstrack: This study aims to examine the socialization of arbitration based on Law No. 30 of 1999 concerning Arbitration and Alternative Dispute Resolution to business actors, identify factors that cause minimal familiarity of business actors with the Indonesian National Arbitration Board (BANI), and evaluate the role and existence of BANI in resolving business disputes in North Sumatra. Using a normative juridical research method, this study relies on secondary data sources from library materials, legal principles, legal theories, books, and laws and regulations. The results of the study indicate that although arbitration offers advantages such as a simple process, short time, low cost, and mutually beneficial settlements, the lack of knowledge and socialization about BANI among business actors hinders the use of arbitration as a dispute resolution method. Therefore, increased socialization and education are needed so that more business actors understand and use arbitration, especially through BANI, in resolving their business disputes. Keyword: BANI (Indonesian National Arbitration Board), dispute resolution Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sosialisasi arbitrase berdasarkan Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa kepada pelaku usaha, mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan minimnya daya kenal para pelaku usaha terhadap Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), serta mengevaluasi peran dan eksistensi BANI dalam penyelesaian sengketa bisnis di Sumatera Utara. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, penelitian ini mengandalkan sumber data sekunder dari bahan pustaka, asas hukum, teori hukum, buku-buku, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun arbitrase menawarkan keunggulan seperti proses yang sederhana, waktu singkat, biaya murah, dan penyelesaian yang saling menguntungkan, kurangnya pengetahuan dan sosialisasi tentang BANI di kalangan pelaku usaha menghambat pemanfaatan arbitrase sebagai metode penyelesaian sengketa. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi dan edukasi agar lebih banyak pelaku usaha memahami dan menggunakan arbitrase, khususnya melalui BANI, dalam penyelesaian sengketa bisnis mereka. Kata Kunci: BANI ( Badan Arbitrase Nasional Indonesia), sengketa , penyelesaian |
Yowan Utari (Universitas Sumatera Utara); Tan Kamello (Universitas Sumatera Utara); Syarifah Lisa Andriati (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4913-4926 [PDF] |
| 1152 |
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM MELALUI DOUBLE TRACK SYSTEM
Lihat AbstrakAbstrack: The double track system is the use of criminal sanctions and disciplinary sanctions in the criminal justice system. The implementation of the double track system should be made more effective, especially with existing and clear regulations in the juvenile criminal justice system. However, in reality, there are still various cases of children who apply imprisonment for children. The formulation of the problem in this study is what is the philosophical basis for the birth of the double track system in the criminal justice system, how the double track criminal system applies to children in conflict with the law, and how is the legal analysis of children in conflict with the law in the criminal justice process. The method used in writing this thesis is a normative juridical research method, namely analyzing legal principles carried out through literature studies. This research is descriptive, and the data analysis method used is descriptive qualitative. Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System stipulates that children in conflict with the law must be treated specifically according to their age, by prioritizing the principle of protecting children's rights as regulated in the Convention on the Rights of the Child. Through the implementation of a double-track system, juvenile criminal law not only provides criminal sanctions but also provides opportunities for educational and rehabilitative measures, such as return to parents or foster care in social institutions. This approach reflects a shift from a punitive system to a rehabilitation and social reintegration of children, making juvenile criminal law in Indonesia more humane and future-oriented. Keywords: Legal Protection, Children in conflict with the law, Double Track System. Abstrak: Double track system atau sistem dua jalur adalah penggunaan sanksi pidana dan sanksi tindakan dalam sistem pemidanaan. Penerapan double track system sudah seharusnya diefektifkan apalagi dengan regulasi yang telah ada dan jelas pada sistem peradilan pidana anak. Tetapi pada kenyataannya, hingga saat ini masih terdapat berbagai kasus anak yang menerapkan pidana penjara bagi anak. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah alas filosofis lahirnya double track system dalam sistem peradilan pidana, bagaimanakah sistem pemidanaan dua jalur (double track system) terhadap anak yang berkonflik dengan hukum, serta bagaimanakah analisis hukum terhadap anak berkonflik dengan hukum dalam proses peradilan pidana. Metode yang digunakan di dalam penulisan tesis ini adalah metode penelitian yuridis normatif yaitu menganalisis asas hukum yang dilakukan dengan studi pustaka. Penelitian ini bersifat deskriptif, dan metode analisa data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak mengatur bahwa anak yang berhadapan dengan hukum harus diperlakukan secara khusus sesuai dengan usianya, dengan mengedepankan prinsip perlindungan hak anak sebagaimana diatur dalam Konvensi Hak Anak. Melalui penerapan double track system, hukum pidana anak tidak hanya memberikan sanksi pidana tetapi juga membuka ruang bagi sanksi tindakan yang bersifat edukatif dan rehabilitatif, seperti pengembalian kepada orang tua atau pembinaan di lembaga sosial. Pendekatan ini mencerminkan pergeseran dari sistem penghukuman ke arah pemulihan dan reintegrasi sosial anak, sehingga hukum pidana anak di Indonesia menjadi lebih humanis dan berorientasi pada masa depan.Kata kunci: Perlindungan Hukum, Anak yang berkonflik dengan hukum, Double Track                  System. |
Rima Melati Situmorang (Universitas Sumatera Utara); Mahmud Mulyadi (Universitas Sumatera Utara); Rosmalinda Rosmalinda (Universitas Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4904-4912 [PDF] |
| 1153 |
PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM MENGANALISA NILAI PENYUSUTAN INVENTORI ASET PADA KANTOR BALAI DESA SIDOMULYO
Lihat AbstrakAbstract: Sidomulyo Village Hall Office, currently the agency has several assets including 1 computer unit, 4 air conditioners, 2 printers, and 1 television. And the second interview with noni as the Head of Finance (Village Treasurer) she stated that when calculating the depreciation of the residual value of assets in the Village Agency it is not optimal because it is still done conventionally such as manually calculated using a calculator in a book and has not been computerized. Produce an asset inventory application to make it easier to calculate the depreciation value of goods in the government agency Sidomulyo Village Hall Office. The purpose of this study is to change the manual calculation system into a computerized calculation system. The data used is asset data owned by the Sidomulyo Village Hall Office. The results of the AHP calculation test show that the depreciation of assets for Laptops, Printers, Photocopy Machines, AC, Digital, Wall Clocks, Fans, Refrigerators and Sound Systems is 30% and 32-inch TV Assets is 20%. Keywords: Inventory Application, AHP Method, Sidomulyo Village Hall Office, Web. Abstrak: Kantor Balai Desa Sidomulyo, saat ini instansi tersebut memiliki beberapa aset diantaranya komputer 1 unit, air conditioner 4 unit, mesin cetak (printer) 2 unit, dan televisi 1 unit. Dan wawancara kedua dengan noni sebagai Kaur Keuangan (Bendahara Desa) beliau menyatakan bahwa saat didalam perhitungan penyusutan nilai residu pada aktiva/aset di Instansi Desa tersebut belum maksimal karena masih dilakukan secara konvensional seperti dihitung manual menggunakan kalkulator dibuku dan belum terkomputerisasi. Menghasilkan aplikasi inventori aset agar lebih mudah dalam menghitung nilai penyusutan barang pada instansi pemerintahan Kantor Balai Desa Sidomulyo. Tujuan penelitian ini ialah mengubah sistem perhitungan manual menjadi sebuah sistem perhitungan yang sudah terkomputerisasi. Data yang digunakan berupah data aset yang dimiliki oleh Kantor Balai Desa sidomulyo. Hasil pengujian perhitungan AHP terlihat penyusutan aset Laptop, Printer, Mesin Foto Copy, AC, Digital, Jam Dinding, Kipas Angin, Kulkas dam sound System sebesar 30% dan Aset TV 32 Inci Sebesar 20%. Kata kunci: Aplikasi Inventori, Metode AHP, Kantor Balai Desa Sidomulyo, Web. |
Bambang Irwansyah (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4893-4903 [PDF] |
| 1154 |
METODE MFEP PADA PEMILIHAN PENERIMA BANTUAN MAKANANAN TAMBAHAN BALITA STUNTING
Lihat AbstrakAbstract: Stunting is a long-term nutritional disorder that negatively impacts children's physical development. In Indonesia, stunting rates among toddlers remain alarming. The government responded by implementing a Supplementary Feeding (PMT) program, but its distribution is not always accurate. Therefore, a support system is needed in selecting PMT recipients for stunted toddlers. The purpose of this study was to design a recommendation system using the MFEP method for users to avoid errors in aid recipients. This research method used interviews with Posyandu (Integrated Service Post) officials and the community, and data collection methods were carried out through observation and interviews. The results showed that the application of the MFEP method can help community health centers (Puskesmas) in resolving the problem of inaccurate targeting of aid recipients, so that the results are more accurate and meet community expectations. The implementation of MFEP for PMT recipients for stunted toddlers at Posyandu with an accuracy value of more than 80% indicates that this method is working well. Keywords: toddler; MFEP method; aid recipient; stunting;                    Abstrak: Stunting merupakan gangguan gizi jangka panjang yang berdampak negatif terhadap perkembangan fisik anak. Di Indonesia, angka stunting pada balita masih memprihatinkan. Pemerintah merespons dengan menyelenggarakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) namun penyalurannya belum selalu tepat. sehingga dibutuhkan sistem penunjang dalam pemilihan penerima PMT balita stunting. Adapun tujuan peneltian ini untuk mendapatkan rancangan dan mengevaluasi sistem penunjang keputusan menggunakan metode MFEP kepada pengguna agar tidak ada kesalahan pada penerima bantuan. Metode penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada pihak posyandu dan masyarakat dan metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode MFEP dapat membantu puskesmas dalam menyelesaikan masalah ketidaktepatan sasaran penerima bantuan tersebut sehingga hasilnya lebih akurat dan sesuai harapan masyarakat. Implementasi MFEP pada penerima bantuan PMT Balita Stunting di posyandu dengan nilai ketepatan lebih dari 80 % menunjukan bahwa metode ini berjalan dengan baik. Kata kunci: balita;metode MFEP; penerima bantuan; stunting; |
Febby Madonna Yuma (Universitas Royal); Parini Parini (Universitas Royal); Mustika Fitri Larasati Sibuea (Universitas Royal); Salwa Yuma Annisa (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4887-4892 [PDF] |
| 1155 |
PREDIKSI PENJUALAN ROTI HARIAN PADA DISTRIBUTOR SARI ROTI SEBAGAI UMKM DI KABUPATEN KEPAHIANG
Lihat Abstrak Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah, termasuk di Kabupaten Kepahiang. Salah satu UMKM yang bergerak di bidang distribusi makanan adalah distributor Sari Roti.Permasalahan utama yang sering dihadapi adalah fluktuasi penjualan harian yang tidak menentu, yang dapat memengaruhi proses distribusi dan manajemen stok. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi penjualan roti harian guna membantu distributor dalam merencanakan stok secara lebih efisien. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model prediksi mampu memberikan estimasi penjualan harian yang cukup akurat, sehingga dapat menjadi alat bantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan distribusi dan pengurangan risiko kerugian akibat produk tidak terjual. Implementasi model ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing UMKM di wilayah Kepahiang. Kata kunci: Prediksi penjualan, UMKM, Sari Roti, distribusi, Kabupaten Kepahiang. |
Yandra Muhammad Yusran (Universitas Dehasen Bengkulu); Lena Elfianty (Universitas Dehasen Bengkulu); Ockhy Jey Fhiter Wassalam (Universitas Dehasen Bengkulu) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4880-4886 [PDF] |
| 1156 |
DEVELOPING AN ATUTOMATIC U-SHAPED TOOTHBRUSH FOR CHILDREDN WITH SPECIAL NEEDS
Lihat AbstrakAbstract: Various types of toothbrushes are available for children with special needs, including manual toothbrushes with modified handles, electric toothbrushes, and U-shaped manual toothbrushes. Each toothbrush has inherent limitations that result in suboptimal tooth cleaning, particularly in children with mental disorders and/or fine motor skills. The objective of this study is to develop the potential of an automatic U-shaped toothbrush designed to address the specific oral hygiene needs of children with disabilities. The key scientific concepts that underpin the development of an automatic U-shaped toothbrush is an effective toothbrush for children with special needs, which is easy to use and optimal in removing debris and/or dental plaque. The results of the development of this study produced a prototype scale of the U-shaped toothbrush that simply by pressing one button can clean the entire surface of the teeth on the upper or lower jaw. In conclusion, this automatic U-shaped toothbrush is expected to be beneficial for children with poor fine motor skills, intellectual disabilities, or other special needs who have had difficulty cleaning their teeth properly.           Keywords: Automatic, Children, Special Needs, Toothbrush, U-Shaped                                                                              Abstrak: Berbagai jenis sikat gigi tersedia untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, termasuk sikat gigi manual dengan gagang yang dimodifikasi, sikat gigi elektrik, dan sikat gigi manual berbentuk U. Setiap sikat gigi memiliki keterbatasan bawaan yang mengakibatkan pembersihan gigi kurang optimal, terutama pada anak-anak dengan gangguan mental dan/atau keterampilan motorik halus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan potensi sikat gigi otomatis berbentuk U yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kebersihan mulut khusus pada anak-anak dengan disabilitas. Konsep ilmiah utama yang mendasari pengembangan sikat gigi otomatis berbentuk U ini adalah menghasilkan sikat gigi yang efektif untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, mudah digunakan, dan optimal dalam menghilangkan sisa makanan dan/atau plak gigi. Hasil pengembangan dari penelitian ini menghasilkan prototipe sikat gigi berbentuk U skala percobaan yang hanya dengan menekan satu tombol dapat membersihkan seluruh permukaan gigi pada rahang atas atau bawah. Sebagai kesimpulan, sikat gigi otomatis berbentuk U ini diharapkan bermanfaat bagi anak-anak dengan keterampilan motorik halus yang rendah, disabilitas intelektual, atau kebutuhan khusus lainnya yang mengalami kesulitan dalam membersihkan gigi dengan benar. Kata kunci: Otomatisasi, Anak, Kebutuhan Khusus, Sikat Gigi, Berbentuk U |
Valendriyani Ningrum (Universitas Baiturrahmah); Abu Bakar (Universitas Baiturrahmah); Ricki Ananda (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5356-5362 [PDF] |
| 1157 |
ANALISIS YURIDIS KEWENANGAN PENYIDIKAN TNI ANGKATAN LAUT TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBAJAKAN KAPAL DI WILAYAH LAUT TERITORIAL
Lihat AbstrakAbstract: This study examines the legal authority of the Indonesian Navy (TNI AL) to investigate the crime of ship piracy in the territorial waters of Indonesia, with an emphasis on the limits of authority between law enforcement officers and the potential for regulatory conflicts. Indonesia's vast and strategic sea area involves many institutions in law enforcement functions, such as the TNI AL, Polri, Bakamla, Ministry of Transportation, and Ministry of Maritime Affairs and Fisheries. This multi-institutional involvement often results in overlapping authority, especially in the process of investigating crimes of piracy that are cross-border and international in nature. This research is to answer (this uses a normative legal method with a statute approach and a case approach. Authority is very important to be given legal rules so that there is no clash of authority and conflict between law enforcement institutions including the sea area has various types of law enforcers who on average have the authority to conduct investigations including the Indonesian Navy. However, in the crime of ship hijacking, seen from the existing law, the Indonesian Navy has not been authorized to investigate the crime, due to the absence of a legal basis that is relevant and certain to provide the authority to investigate the Indonesian Navy.Keyword: Investigative Authority, Indonesian Navy, Ship Hijacking, Territorial Sea Area, Conflict of Authority, Law of the SeaAbstrak: Penelitian ini mengkaji secara yuridis kewenangan penyidikan TNI Angkatan Laut (TNI AL) terhadap tindak pidana pembajakan kapal di wilayah laut teritorial Indonesia, dengan menitikberatkan pada batasan kewenangan antar-aparat penegak hukum dan potensi konflik regulasi. Wilayah laut Indonesia yang luas dan strategis melibatkan banyak institusi dalam fungsi penegakan hukum, seperti TNI AL, Polri, Bakamla, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Keterlibatan multi-institusi ini seringkali menimbulkan tumpang tindih kewenangan, khususnya dalam proses penyidikan tindak pidana pembajakan yang bersifat lintas batas dan berskala internasional. Penelitian ini untuk menjawab (ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Kewenangan sangat penting diberi aturan hukum agar tidak terjadi benturan kewenangan dan konflik antar lemabaga penegak hukum termasuk wilayah laut memilik berbagai macam penegak hukum yang rata-rata memiliki kewenangan dalam melakukan penyidikan termasuk TNI Angkatan Laut. Namun pada tindak pidana pembajakan kapal dilihat dari undang-undang yang ada TNI Angkatan Laut belum berwenang menyidik Tindak Pidana tersebut, akibat ketiadaan dasar hukum yang secara relevan dan pasti memberikan kewenangan penyidikan pada TNI Angkatan Laut.Kata kunci: Kewenangan Penyidikan, TNI Angkatan Laut, Pembajakan Kapal, Wilayah Laut Teritorial, Konflik Kewenangan, Hukum Laut |
Mhd Ripai Harahap; Edi Yunara; Suhaidi Suhaidi |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4866-4872 [PDF] |
| 1158 |
KONSTRUKSI TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN ANTARA DELIK PEMBUNUHAN BIASA (PASAL 338 KUHP) DENGAN DELIK PEMBUNUHAN BERENCANA
Lihat AbstrakAbstract: This article analyzes the construction of criminal acts of murder, comparing ordinary murder (Article 338 of the Criminal Code) with premeditated murder (Article 340 of the Criminal Code), using the Ferdy Sambo case study (Decisions No.796/Pid.B/2022/PN Jkt.Sel, No.53/Pid/2023/PT DKI, and 813 K/Pid/ 2023). Criminal law imposes varied penalties; unpremeditated murder faces 15 years, while premeditated murder can result in death, life imprisonment, or 20 years. The Ferdy Sambo case, involving the murder of Brigadier YS on July 8, 2022, was charged under Article 340 of the Criminal Code. This research uses a normative descriptive analytical method. Ferdy Sambo was sentenced to death by the District Court and High Court, but the Supreme Court's cassation revised it to life imprisonment due to a dissenting opinion. Analysis shows the Judges inadequately considered subjective elements and lacked psychological expert opinion to assess the perpetrator's mental state for the "with prior planning" element of Article 340 of the Criminal Code. Additionally, no clear legal facts supported common intent (co-participation) between the defendant and RE as required by Article 55 Paragraph 1 Point 1 of the Criminal Code.Keyword: Premeditated Murder, Article 340 Criminal Code, Ferdy Sambo, Legal Analysis, Court Decision.Abstrak: Artikel ini menganalisis konstruksi tindak pidana pembunuhan, membandingkan delik pembunuhan biasa (Pasal 338 KUHP) dengan pembunuhan berencana (Pasal 340 KUHP), menggunakan studi kasus Ferdy Sambo (Putusan No.796/Pid.B/2022/PN Jkt.Sel, No.53/Pid/2023/PT DKI, dan 813 K/Pid/ 2023). Hukum pidana memiliki sanksi bervariasi; pembunuhan tanpa rencana diancam 15 tahun penjara, berencana dapat pidana mati, seumur hidup, atau 20 tahun. Kasus Ferdy Sambo, pembunuhan Brigadir YS pada 8 Juli 2022, didakwa dengan Pasal 340 KUHPidana. Penelitian ini menggunakan metode normatif deskriptif analitis. Ferdy Sambo divonis mati di PN Jakarta Selatan dan PT DKI, namun di kasasi MA diubah menjadi pidana penjara seumur hidup karena dissenting opinion hakim. Analisis menunjukkan Majelis Hakim kurang tepat mempertimbangkan unsur subjektif dan kurangnya pandangan ahli psikologi untuk mengukur kondisi mental pelaku dalam pembuktian unsur "dengan rencana terlebih dahulu" pada Pasal 340 KUHP. Juga, tidak ada fakta hukum jelas mengenai kesamaan kehendak (turut serta) antara terdakwa dan RE sebagai syarat Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHP. Kata kunci: Pembunuhan Berencana, Pasal 340 KUHP, Ferdy Sambo, Analisis Hukum, Putusan Pengadilan. |
Yoseanna Anastasya Simaremare; Mahmud Mulyadi; Wessy Trisna |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4859-4865 [PDF] |
| 1159 |
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PELANGGARAN SANKSI PADA KOMUNITAS AKHWAT SHOLEHAH (KOAS) KISARAN
Lihat AbstrakAbstract: Value-based community organizations, such as the Komunitas Akhwat Sholehah (KoAS) in Kisaran, face significant challenges in enforcing internal discipline. The manual and subjective process of imposing sanctions for violations often leads to perceptions of injustice, inconsistency, and inefficiency. This research aims to design and build a Decision Support System (DSS) model to assist the KoAS management in determining sanctions more objectively, transparently, and accountably. The research methodology uses a waterfall approach, including needs analysis, system design, model implementation, and testing through simulation. The core decision-making logic is implemented using the Simple Additive Weighting (SAW) method, chosen for its ability to accommodate various violation criteria simply and transparently. The result is a conceptual prototype and case simulation demonstrating the system's ability to process violation data based on weighted criteria to produce the most appropriate sanction recommendations. The main contribution is the application of a quantitative management tool (DSS/SAW) in the unique socio-technical context of a religious community, offering a technology-based internal governance model to enhance procedural justice and member trust. Keywords: Decision Support System; Governance; Procedural Justice; Simple Additive Weighting; Value-Based Community Abstrak: Organisasi komunitas berbasis nilai, seperti Komunitas Akhwat Sholehah (KoAS) di Kisaran, menghadapi tantangan signifikan dalam menegakkan disiplin internal. Proses penjatuhan sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan secara manual dan subjektif sering kali menimbulkan persepsi ketidakadilan, inkonsistensi, dan inefisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah model Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu pengurus KoAS dalam menentukan sanksi secara lebih objektif, transparan, dan akuntabel. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan waterfall, yang mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi model, dan pengujian melalui simulasi. Logika pengambilan keputusan inti dalam sistem ini diimplementasikan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), yang dipilih karena kemampuannya dalam mengakomodasi berbagai kriteria pelanggaran secara sederhana dan transparan. Hasil penelitian ini berupa sebuah prototipe konseptual dan simulasi kasus yang menunjukkan kemampuan sistem dalam memproses data pelanggaran berdasarkan kriteria yang telah dibobotkan untuk menghasilkan rekomendasi sanksi yang paling sesuai. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah demonstrasi penerapan alat manajemen kuantitatif (SPK/SAW) dalam konteks sosio-teknis unik sebuah komunitas keagamaan, yang menawarkan sebuah model tata kelola internal berbasis teknologi untuk meningkatkan keadilan prosedural dan kepercayaan anggota. Kata kunci: Keadilan Prosedural; Komunitas Berbasis Nilai; Simple Additive Weighting; Sistem Pendukung Keputusan; Tata Kelola |
Dewi Maharani (Universitas Royal); Dewi Anggraeni (Universitas Royal); Nurullita Astriani (Universitas Royal); Ihsan Abidi (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4847-4852 [PDF] |
| 1160 |
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: SKEMA BISNIS IT DI ERA SOCIETY 5.0 YANG SESUAI DI INDONESIA
Lihat AbstrakAbstract: The emergence of the Society 5.0 concept demands the integration of information technology in various aspects of human life, including in business models. This study aims to identify and analyze relevant and appropriate Information Technology (IT) business schemes for implementation in Indonesia within the context of Society 5.0. This study was conducted using the Systematic Literature Review (SLR) method following the PRISMA protocol. Literature was collected from academic databases such as Google Scholar, Scopus, IEEE Xplore, and ScienceDirect, with a total of 156 articles screened until finally 20 articles were selected for qualitative synthesis. The findings indicate that business models based on digital platforms, fintech, agritech, and digital public services are the schemes that best suit Indonesia's digital needs and readiness. In addition, a collaborative, social and community-based approach is also considered effective in empowering the community. This study recommends the development of adaptive, inclusive, and socially impactful IT business models as a key strategy in supporting Indonesia's digital transformation towards Society 5.0. Keywords: Society 5.0, business model, information technology, SLR, Indonesia, digital transformation. Abstrak: Munculnya konsep Society 5.0 menuntut integrasi teknologi informasi dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam model bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis skema bisnis Teknologi Informasi (TI) yang relevan dan sesuai untuk diterapkan di Indonesia dalam konteks Society 5.0. Kajian ini dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti protokol PRISMA. Literatur dikumpulkan dari basis data akademik seperti Google Scholar, Scopus, IEEE Xplore, dan ScienceDirect, dengan total 156 artikel yang disaring hingga akhirnya 20 artikel dipilih untuk sintesis kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa model bisnis berbasis platform digital, fintech, agritech, dan layanan publik digital merupakan skema yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan digital Indonesia. Selain itu, pendekatan kolaboratif berbasis sosial dan komunitas juga dianggap efektif dalam memberdayakan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model bisnis TI yang adaptif, inklusif, dan berdampak sosial sebagai strategi utama dalam mendukung transformasi digital Indonesia menuju Society 5.0. Kata Kunci: Society 5.0, model bisnis, teknologi informasi, SLR, Indonesia, transformasi digital. |
Candra Adi Putra (Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang); Jhon Veri (Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 3 (2025) |
Hal: 4843-4846 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.