Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 821 |
DIGITALISASI BISNIS RENGGINANG MELALUI PENERAPAN WEBSITE E-COMMERCE UNTUK PEMBERDAYAAN UMKM DI BATU BARA
Lihat AbstrakAbstract: Marketing digitalization poses a primary challenge for Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in rural areas with limited technological literacy. The partner for this community service is Rengginang Bg Ar, a home industry in Batu Bara Regency experiencing revenue stagnation due to conventional marketing patterns and minimal digital knowledge for market expansion. This activity aims to empower the partner through intensive mentoring on business transformation and the application of appropriate technology in the form of an E-Commerce website. The implementation method consists of three chronological stages: socialization of digital urgency, installation of a web-based sales information system, and training on system operation and online order management. The results indicate an increase in the partner's understanding of digital marketing to 90%, compared to the initial condition of only 20%. The partner is now able to manage the online store independently, resulting in the opening of new market access outside the sub-district area and a significant increase in product sales potential. The implementation of a digital market platform proved to be an effective solution for resolving limited market reach and improving the partner's business competence.           Keywords: digitalization; e-commerce; marketing; UMKM; rengginang  Abstrak: Digitalisasi pemasaran menjadi tantangan utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pedesaan yang memiliki keterbatasan literasi teknologi. Mitra pengabdian ini adalah Rengginang Bg Ar, industri rumahan di Kabupaten Batu Bara yang mengalami stagnasi omzet akibat pola pemasaran konvensional dan minimnya pengetahuan digital untuk perluasan pasar. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan mitra melalui pendampingan intensif transformasi bisnis dan penerapan teknologi tepat guna berupa website E-Commerce. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan kronologis: sosialisasi urgensi digital, instalasi sistem informasi penjualan berbasis web, serta pelatihan operasional sistem dan manajemen pesanan daring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terkait pemasaran digital sebesar 90% dari kondisi awal yang hanya 20%. Mitra kini mampu mengelola toko daring secara mandiri, yang berdampak pada terbukanya akses pasar baru di luar wilayah kecamatan serta peningkatan potensi penjualan produk secara signifikan. Implementasi platform pasar digital terbukti menjadi solusi efektif untuk memecahkan masalah keterbatasan jangkauan pasar dan meningkatkan kompetensi bisnis mitra. Kata kunci: digitalisasi; e-commerce; pemasaran; UMKM; rengginang |
Rudi Hermawan (Universitas Pembangunan Panca Budi); Muhammad Irfan Sarif (Universitas Pembangunan Panca Budi); Ade Guna Suteja (Universitas Pembangunan Panca Budi); Ramli S. Siburian (Universitas Pembangunan Panca Budi) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 544 - 549 [PDF] |
| 822 |
PELATIHAN TES POTENSI DASAR AKADEMIK (TPDA) PENINGKATAN KEMAMPUAN DOSEN DI AMIK POLIBISNIS PERDAGANGAN SUMATERA UTARA
Lihat AbstrakAbstrak : Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk memberikan gambaran mengenai soal – soal Tes Potensi Dasar Akademik kepada dosen – dosen di lingkungan kampus AMIK Polibisnis Perdagangan.Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini yaitu sebagai pelatihan tes dan pembekelan TPDA (Tes Potensi Dasar Akademik). Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan meotode hybrid yaitu peserta yang hadir dapat secara langsung di kampus AMIK Polibisnis Perdagangan dan hadir melalui online zoom meeting. Metode ceramah digunakan dalam kegiatan ini untuk menyampaikan materi serta terdapat diskusi dan tanya jawab pada saat kegiatan berlangsung. Target yang diharapkan dapat tercapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : 1) Peserta mengetahui apa itu Tes TPDA (Tes Potensi Dasar Akademik; 2) Peserta memahami jenis jenis soal yang diujikan di dalam TPDA; 3) Peserta memahami tips dan trik mengerjakan soa tes TPDA; dan 4) Peserta mampu mengerjakan soal – soal tes TPDA yang diujikan. Kata Kunci:Kemampuan Dasar Akademik,TPDA,Tes TPDA Abstarct : This Community Service (PkM) activity was carried out to provide an overview of the Basic Academic Potential Test questions to lecturers in the AMIK Polibisnis Perdagangan campus environment. The purpose of this Community Service is as a test training and TPDA (Basic Academic Potential Test) workshop. This training activity was carried out using a hybrid method, namely participants who attended could be in person at the AMIK Polibisnis Perdagangan campus and attend via online zoom meeting. The lecture method was used in this activity to deliver the material and there were discussions and questions and answers during the activity. The targets expected to be achieved from this community service activity are: 1) Participants know what the TPDA Test (Basic Academic Potential Test) is; 2) Participants understand the types of questions tested in the TPDA; 3) Participants understand the tips and tricks for working on the TPDA test questions; and 4) Participants are able to work on the TPDA test questions that are tested. Keywords : Basic Academic Ability,TPDA,Test TPDA |
Zulkhairani Zulkhairani (Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Polibisnis Perdagangan); Hidayatullah Hidayatullah (Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Polibisnis Perdagangan); Lia Umbari Putri (Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Polibisnis Perdagangan) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 537 - 543 [PDF] |
| 823 |
MENEPIS PRADUGA KESULITAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR CERPEN BERBASIS PROYEK BERBANTU APLIKASI WORDWALL
Lihat AbstrakAbstract: Literature learning, particularly in recognizing the elements of short stories, is often considered difficult by students. This explanation arises because the learning is still theoretical and does not provide space for real learning experiences. Project-based learning assisted by a wordwall application is an innovative alternative in Indonesian language learning to foster critical and creative thinking skills through real projects. This study aims to describe the effectiveness of identifying short story elements based on a project assisted by a wordwall application. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, distributing questionnaires, interviews, and documentation during the learning process. The results of the study indicate that identifying short story elements based on a project assisted by a wordwall application improves students' understanding of short story elements, such as theme, characters, plot, setting, and moral. In addition, students become more active, creative, and collaborative in learning activities. Thus, identifying short story elements based on a project assisted by a wordwall application is effective in overcoming the presumption of difficulty in learning short story elements.Keywords: Project-Based Learning, Identification of Short Story Elements, Wordwall Application  Abstrak: Pembelajaran sastra, khususnya dalam mengenal unsur-unsur cerpen, sering dianggap sulit oleh peserta didik. Penjelasan tersebut muncul karena pembelajaran masih bersifat teoritis dan kurang memberi ruang bagi pengalaman belajar yang nyata. Pembelajaran berbasis proyek berbantuan aplikasi wordwall menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif melalui proyek nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas mengidentifikasi elemen-elemen cerpen berdasarkan proyek berbantuan aplikasi wordwall. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, penyebarab angket, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengidentifikasi unsur-unsur cerpen berbasis proyek berbantuan aplikasi wordwall meningkatkan pemahaman siswa terhadap unsur-unsur cerpen, seperti tema, tokoh, alur, latar, dan amanat. Selain itu, peserta didik menjadi lebih aktif, kreatif, dan kolaboratif dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, mengidentifikasi elemen-elemen cerpen berbasis proyek berbantuan aplikasi wordwall efektif digunakan untuk mengatasi praduga kesulitan dalam pembelajaran elemen-elemen cerpen.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek, Identifikasi unsur cerpen, Aplikasi wordwall |
Rina Hayati Maulidiah; Atmazaki Atmazaki; Yenni Hayati |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6 No 3 (2023) |
Hal: 894-902 [PDF] |
| 824 |
BUKIT SILEH GRAPES HUB: TEKNOLOGI INOVATIF BUDIDAYA ANGGUR BERKELANJUTAN BERBASIS AGROPRENEUR DAN AGROTOURISM
Lihat AbstrakAbstract: Bukit Sileh is known as an area that produces competitive high-quality vegetables in the regional market and potential to be an attractive natural tourist destination. However, there are several obstacles faced by the community, such as climate change (causing crop failure), limited quality inputs, pest and disease attacks, high operational costs and low selling prices. Therefore, efforts are needed to diversify and increase community income through grape cultivation. Grape production continues to increase but has not been able to meet domestic demand, thus providing promising business opportunities. This activity aims to improve the technical and managerial capacity of farmers and support the application of appropriate and sustainable technology. The implementation was carried out participatively in three main stages: surveying and mapping potential; training and technical assistance; and monitoring and evaluation. The results showed an increase in farmers' knowledge and skills in grape cultivation by applying greenhouse technology and drip irrigation systems with adaptive varieties. In addition, there was also an increase in understanding of marketing aspects through fruit quality testing. This activity successfully built a more professional and sustainable foundation for production and marketing to realize an independent village through the development of community-based agrotourism. Keywords: grapes, empowerment, technology, agrotourism, community service Abstrak: Bukit Sileh dikenal sebagai daerah penghasil sayuran berkualitas tinggi yang kompetitif di pasar regional dan memiliki potensi sebagai lokasi wisata alam yang menarik. Namun terdapat beberapa kendala yang dihadapi masyarakat, seperti perubahan iklim (menyebabkan gagal panen), terbatasnya input berkualitas, serangan hama dan penyakit, biaya operasional yang tinggi dan harga jual yang rendah. Maka dibutuhkan upaya diversifikasi peningkatan pendapatan masyarakat melalui budidaya tanaman anggur. Produksi anggur terus mengalami peningkatan namun belum mampu memenuhi permintaan dalam negeri, sehingga memberikan peluang usaha yang menjanjikan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial petani serta  mendukung penerapan teknologi tepat guna dan berkelanjutan. Pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dalam tiga tahapan utama: survei dan pemetaan potensi serta kebutuhan; pelatihan dan pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya tanaman anggur dengan menerapkan teknologi greenhouse dan sistem irigasi tetes serta varietas unggul yang adaptif. Selain itu juga terjadi peningkatan pemahaman dalam aspek pemasaran melalui pengujian mutu buah. Kegiatan ini berhasil membangun fondasi produksi dan pemasaran yang lebih profesional dan berkelanjutan untuk mewujudkan desa mandiri melalui pengembangan agrowisata berbasis komunitas. Kata Kunci: anggur, pemberdayaan, teknologi, agrowisata, pengabdian |
Winda Purnama Sari (Universitas Andalas); Ayu Kurnia Ilahi (windapurnamasari@agr.unand.ac.id); Duma Putri Tama (windapurnamasari@agr.unand.ac.id); Nurkholifah Nurkholifah (windapurnamasari@agr.unand.ac.id); M. Zidan Fernanda Batubara (windapurnamasari@agr.unand.ac.id) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 529 - 536 [PDF] |
| 825 |
IMPLEMENTASI DAKWAH BIN HAL DAN LITERASI SYARI’AH DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN ISLAM BAGI KOMUNIKASI MIGRAN : STUDI PADA KKN INTERNASIONAL KJRI PENANG
Lihat AbstrakAbstract: This study discusses the implementation of da'wah bin hal and sharia literacy in the context of the International Community Service Program (KKN) which aims to strengthen Islamic education for migrant communities under the auspices of the Indonesian Consulate General in Penang. Da'wah bin hal, a method of direct and personal mentoring, and sharia literacy as an effort to improve Islamic understanding, are the main focuses of this program. The International Community Service Program (KKN), implemented in Penang, is a strategic platform to directly impact the lives of migrant communities, the majority of whom come from Indonesia. Through this activity, it is hoped to foster a better understanding of Islamic teachings and strengthen the faith and Islam of migrant communities. The da'wah bin hal approach is carried out intensively and continuously, accompanied by sharia literacy education appropriate to their culture and circumstances. The results of this study indicate that this method is effective in improving religious understanding, strengthening Islamic identity, and encouraging the sustainability of Islamic education programs in migrant communities. Keywords: Da'wah bin hal, sharia literacy, International KKN, Islamic education, migrant community.  Abstrak: Pengabdian Kepada Masyarakat ini membahas tentang pelaksanaan dakwah bin hal dan literasi syariah dalam konteks Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang bertujuan untuk penguatan pendidikan Islam bagi komunitas migran di bawah naungan KJRI Penang. Dakwah bin hal sebagai metode pendampingan langsung dan personal, serta literasi syariah sebagai upaya meningkatkan pemahaman keislaman, menjadi fokus utama dalam program ini. KKN Internasional yang dilaksanakan di Penang merupakan wadah strategis untuk menyentuh langsung kehidupan komunitas migran yang mayoritas berasal dari Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta pemahaman yang lebih baik terhadap ajaran Islam dan memperkuat keimanan serta keislaman komunitas migran. Pendekatan dakwah bin hal dilakukan secara intensif dan berkelanjutan, disertai edukasi literasi syariah yang sesuai dengan budaya dan kondisi mereka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode tersebut efektif dalam meningkatkan pemahaman agama, memperkuat identitas keislaman, serta mendorong keberlanjutan program pendidikan Islam di komunitas migran. Kata kunci: Dakwah Bin Hal, Literasi Syariah, KKN Internasional, Pendidikan Islam, Komunitas Migran. |
Nilasari Siagian (Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan); Surono Zr; Ilham Ilham (Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan); Adnan Buyung Nasution (Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan); Nurul Fazri Sitorus (Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan); Melisa Melisa (Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 524 - 528 [PDF] |
| 826 |
SOSIALISASI AQUAPONIK DI DESA BUNUT SEBERANG KECAMATAN PULO BANDRING KABUPATEN ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: The aquaponic socialization activity in Bunut Seberang Village, Pulo Bandring District, Asahan Regency is a tangible contribution of higher education institutions in empowering communities through integrated agricultural and aquaculture innovation. The activity was carried out on August 20, 2025, involving village officials and local residents. The implementation methods included socialization, hands-on training in building simple aquaponic systems, and group discussions. This program aimed to enhance community understanding and skills in utilizing limited land productively. The results showed high enthusiasm and improved community capability in applying aquaponic systems independently as an effort to strengthen food security and improve household economic sustainability. Keywords: Aquaponic, Food Security, Community Empowerment  Abstrak: Kegiatan sosialisasi aquaponik di Desa Bunut Seberang, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui inovasi teknologi pertanian dan perikanan terpadu. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 Agustus 2025 dengan melibatkan perangkat desa dan warga setempat. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan pembuatan sistem aquaponik sederhana, dan diskusi kelompok. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas secara produktif. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dan kemampuan warga dalam menerapkan sistem aquaponik mandiri sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan serta ekonomi keluarga secara berkelanjutan. Kata Kunci: Aquaponik, Ketahanan Pangan, Pemberdayaan Masyarakat |
Aisyah Alfaresa (Universitas Asahan); Juliwati P. Batubara (Universitas Asahan); Khairani Laila (Universitas Asahan); Abdul Malik Kamarullah Lubis (Universitas Asahan); Muhammad Iqbal Nizirwan (Universitas Asahan); Abdul Aziz (Universitas Asahan); Aidil Firmansyah (Universitas Asahan); Hafizh Jibran Margolang (Universitas Asahan); Aldiansyah Safutra (Universitas Asahan); Khairuddin Aditiya (Universitas Asahan); Febri Abisaran Rio Gultom (Universitas Asahan); Andi Muhammad Reza Hasibuan (Universitas Asahan); M. Aly Zidan Supriadi (Universitas Asahan); Mayhardi Mayhardi (Universitas Asahan); Rejeki Manalu (Universitas Asahan) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 520 - 523 [PDF] |
| 827 |
PEMBERDAYAAN RUANG LITERASI GUNA MENINGKATKAN MINAT BACA DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN DESA AIR JOMAN
Lihat AbstrakAbstract: This community service activity aims to empower the literacy space at the Air Joman Village Al-Qur'an Education Park to increase reading interest among children and the surrounding community. Targets achieved include the availability of a well-organized literacy space, increased student participation in reading activities, and growing awareness of the importance of literacy culture from an early age. The methods used were needs observation, organizing reading materials, mentoring reading activities, and implementing a creative literacy program with a participatory approach. The results of the activity showed increased enthusiasm in utilizing the literacy space, an increase in the reading collection, and the creation of a more enjoyable and sustainable learning environment. Keywords: Literacy Space, Reading Interest, Al-Qur'an Education Park Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan ruang literasi di Taman Pendidikan Al-qur’an Desa Air Joman guna meningkatkan minat baca anak-anak dan masyarakat sekitar. Target yang dicapai meliputi tersedianya ruang literasi yang tertata, meningkatnya partisipasi peserta didik dalam kegiatan membaca, serta tumbuhnya kesadaran pentingnya budaya literasi sejak dini. Metode yang digunakan adalah observasi kebutuhan, penataan bahan bacaan, pendampingan aktivitas membaca, serta penerapan program literasi kreatif dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya antusiasme dalam memanfaatkan ruang literasi, bertambahnya koleksi bacaan, serta terciptanya lingkungan belajar yang lebih menyenangkan dan berkelanjutan. Keywords: Ruang Literasi, Minat Baca, Taman Pendidikan AL-Qur’an |
Muthia Dewi (Universitas Asahan); Dailami Dailami (Universitas Asahan); Nurleni Lubis (Universitas Asahan); Wanda Sekar Lembayung (Universitas Asahan); Asma Najwi Nadila (Universitas Asahan) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 510 - 513 [PDF] |
| 828 |
MENINGKATKAN KOMUNIKASI LAYANAN BARISTA UNTUK MEMPERKUAT KEPUASAN PELANGGAN TREAT COFFEE AND BEANS
Lihat AbstrakAbstract: This community service activity was carried out at Treat Coffee and Beans, with the aim of improving barista service communication skills to strengthen customer satisfaction and support sales growth. The training was conducted using a participatory action approach and work-based learning that emphasized active participant involvement and reflection on work experiences. Activities included needs analysis, development of service communication modules, interactive training through role-play, and evaluation with pre- and post-tests and customer surveys. Results showed a 24.7% improvement in participants' communication skills and an increase in customer satisfaction from 78% to 90%. These findings confirm that experience-based training is effective in fostering positive communication behaviors that directly impact customer satisfaction and business performance in the coffee shop sector. Keywords: service communication, customer satisfaction, work-based learning  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Treat Coffee and Beans, dengan tujuan meningkatkan kemampuan komunikasi pelayanan barista untuk memperkuat kepuasan pelanggan dan mendukung peningkatan penjualan. Pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan participatory action approach dan work-based learning yang menekankan keterlibatan aktif peserta serta refleksi atas pengalaman kerja. Kegiatan mencakup analisis kebutuhan, penyusunan modul komunikasi layanan, pelatihan interaktif melalui role-play, serta evaluasi dengan pre–posttest dan survei pelanggan. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi peserta sebesar 24,7%, peningkatan kepuasan pelanggan dari 78% menjadi 90%. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis pengalaman efektif dalam membentuk perilaku komunikasi positif yang berdampak langsung terhadap kepuasan pelanggan dan performa bisnis di sektor coffee shop. Kata kunci: komunikasi pelayanan, kepuasan pelanggan, work-based learning |
Jihan Sulaiman (Universitas Sriwijaya) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 505 - 509 [PDF] |
| 829 |
STRATEGI BRANDING PRODUK UMKM MELALUI KEMASAN KREATIF DAN PROMOSI BERBASIS DIGITAL UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN KERUPUK ABADI DI DESA PETATAL KABUPATEN BATU BARA
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the branding strategy of the Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) “Kerupuk Abadi†through the development of creative packaging and the implementation of digital-based promotion to increase sales. Branding plays a crucial role in building consumer trust and product image, especially amid growing market competition. This research employs a descriptive qualitative method with a case study approach on the “Kerupuk Abadi†MSME located in Petatal Village, Batu Bara Regency. Data were collected through observation, interviews with business owners, and documentation of promotional activities and packaging design.The results show that the use of creative packaging made from aluminum pouch materials with attractive visual design and a strong brand identity significantly enhances product appeal to consumers. In addition, digital-based promotion through social media platforms such as Instagram, Facebook, and WhatsApp Business has proven effective in expanding market reach, increasing customer engagement, and strengthening consumer loyalty. This strategy contributed to a 30% increase in sales within three months after the branding program was implemented.In conclusion, the combination of creative packaging and digital promotion strategies serves as an effective approach for MSME actors to strengthen brand positioning in the market and improve the competitiveness of local products.. Keywords: branding, MSME, creative packaging, digital promotion, sales improvement, Kerupuk Abadi. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) “Kerupuk Abadi†melalui pengembangan kemasan kreatif dan penerapan promosi berbasis digital dalam upaya meningkatkan penjualan. Branding merupakan faktor penting dalam membangun citra dan kepercayaan konsumen terhadap produk, terutama di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada UMKM Kerupuk Abadi di Desa Petatal, Kabupaten Batu Bara. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pelaku usaha, serta dokumentasi kegiatan promosi dan desain kemasan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kemasan kreatif berbahan pouch alumunium dengan desain visual menarik dan identitas merek yang kuat mampu meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen. Selain itu, promosi berbasis digital melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business terbukti efektif dalam memperluas jangkauan pasar, meningkatkan interaksi dengan pelanggan, dan memperkuat loyalitas konsumen. Strategi ini berkontribusi terhadap peningkatan penjualan sebesar 30% dalam tiga bulan terakhir setelah penerapan program branding.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi antara kemasan kreatif dan strategi promosi digital merupakan langkah strategis yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM untuk memperkuat posisi merek di pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal. Keywords: Branding,UMKM,Kemasan Kreatif,Promosi Digital,PeningkatanPenjualan |
Dian Wahyuni (Universitas Asahan); Neni Triastuti (Universitas Asahan); Purwanto Purwanto (Universitas Asahan); Arsy DwSafitri (Universitas Asahan); Lia Ramayani (Universitas Asahan) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 502 - 504 [PDF] |
| 830 |
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTERISTIK ISLAM ANAK MIGRAN DI MUAR JOHOR MALAYSIA
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the implementation of Islamic educational management in shaping the Islamic character of migrant children in Muar, Johor, Malaysia. Migrant children face various challenges, including lack of legal doc- uments, limited access to formal education, and the risk of losing their Islamic identity due to the influence of a new environment. This research employed a qualitative descriptive method conducted at an Islamic educational institution ac- commodating 24 migrant students. The findings reveal that the functions of Islam- ic educational management planning, organizing, actuating, and controlling were consistently implemented despite limited resources. Islamic habituation programs, talent-based guidance, structured learning, and supervision of worship discipline became the school’s main strategies. These efforts successfully fostered Islamic character among migrant children, reflected in their discipline in worship, sense of responsibility, politeness, self-confidence, and teamwork. Thus, Islamic educa- tional management plays a significant role in strengthening Islamic identity and building positive character among migrant children, providing an educational solution amid legal and facility constraints.Keywords: Islamic educational management, character education, migrant chil- dren, Muar Johor. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pendidikan Islam dalam pembentukan karakteristik Islam anak migran di Muar, Johor, Malaysia. Anak-anak migran menghadapi berbagai problematika, mulai dari keterbatasan dokumen resmi, akses terbatas terhadap pendidikan formal, hingga risiko kehilangan identitas keislaman akibat pengaruh lingkungan baru. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dil- akukan di salah satu lembaga pendidikan Islam yang menampung 24 peserta didik anak migran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi-fungsi manajemen pen- didikan Islam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan telah dijalankan secara konsisten meskipun dalam keterbatasan. Program pembiasaan Islami, pembimbingan sesuai potensi, pembelajaran yang terarah, sertapengawasan kedisiplinan ibadah menjadi strategi utama sekolah. Implementasi tersebut berhasil membentuk karakter Islami anak-anak migran, yang tercermin dalam disiplin ibadah, tanggung jawab, sopan santun, kepercayaan diri, serta sikap kebersamaan. Dengan demikian, manajemen pendidikan Islam terbukti berperan penting dalam memperkuat identitas keislaman dan membangun karakter positif anak migran, sekaligus menjadi solusi pendidikan di tengah keterbatasan legalitas dan fasilitas. Keywords: manajemen pendidikan Islam, pendidikan karakter, anak migran, Muar Johor. |
Adnan Buyung Nasution (Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan); Surono ZR (Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan); Zaitun Husseina Nasution (Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan); Siti Nursyah Fitri (Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan); Dwi Raisyah (Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 495 - 501 [PDF] |
| 831 |
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH KELAS VIII DI UPTD SMP NEGERI 1 PEMATANGSIANTAR
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to determine the effect of the project based learning (PjBL) model on student learning outcomes and on student activities on the circulatory system material in class VIII UPTD SMP Negeri 1 Pematangsiantar. The research data collection technique uses learning outcome tests and student activity questionnaires. In this study the sample used was 2 classes, namely class VIII-1 as an experimental class using the project based learning model and class VIII-3 as a control class with a total of 32 students. In student learning outcomes there was an increase in student pretest and posttest scores. In the control class the average pretest score was 41.6 and posttest 53.6. while in the experimental class the average pretest score was 38.1 and posttest 75.5. Evidenced by the data from the Independent Sample T-Test hypothesis test with a 2-tailed significant value of 0.000. The result of 0.000> 0.05 so there is an influence on the PjBL learning model that Ho is rejected and Ha is accepted. The average student activity in the experimental class was 94.5%, categorized as very active. Therefore, it can be concluded that the project-based learning model has an effect on student learning outcomes and activity. Keyword: Learning Model, Project based Learning, Learning Outcomes, Activities Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa dan terhadap aktivitas siswa pada materi sistem peredaran darah di kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Pematangsiantar. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan tes hasil belajar dan angket aktivitas siswa. Pada penelitian ini sampel yang digunakan menggunakan 2 kelas yaitu kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran project based learning dan kelas VIII-3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 32 siswa. Pada hasil belajar siswa terdapat peningkatan pada nilai pretest dan posttest siswa. Pada kelas kontrol rata-rata nilai pretest yaitu 41,6 dan posttest 53,6. sementara pada kelas eksperimen nilai rata-rata pada pretest 38,1 dan posttest 75,5. Dibuktikan dari data hasil uji hipotesis Independent Sample T-Test dengan hasil nilai signifikan 2-tailed nya adalah 0,000. Hasil 0,000 > 0,05 sehingga terdapat pengaruh pada model pembelajaran PjBL bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata aktivitas siswa pada kelas eksperimen yaitu 94,5% dengan kategori sangat aktif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa. Kata kunci: Model pembelajaran, Project based Learning, Hasil Belajar, Aktivitas |
Evan Gelista Silalahi (Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar); Mastiur Verawaty Silalahi (Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar); Gunaria Siagian (Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5578-5584 [PDF] |
| 832 |
peran pendidikan ppkn dalam membangun literasi karakter untuk mencegah bullying di kalangan siswa
Lihat AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam membangun literasi karakter sebagai upaya pencegahan bullying di kalangan siswa. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya kasus perundungan di lingkungan sekolah yang berdampak pada aspek psikologis, sosial, serta proses pembelajaran siswa. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri dari siswa pada jenjang pendidikan tertentu yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan literasi karakter siswa, terutama melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila seperti empati, toleransi, dan penghargaan terhadap sesama. Literasi karakter yang baik terbukti mampu menurunkan kecenderungan perilaku bullying, baik secara verbal, fisik, maupun sosial. Selain itu, keteladanan guru PPKn dan dukungan budaya sekolah turut memperkuat efektivitas pendidikan karakter dalam pencegahan bullying.  |
Wulansari; Tridays Repelita (Universitas Buana Perjuangan Karawang); Tita Rosita Nurapipah (Universitas Buana Perjuangan Karawang); Tita Rosita Nurapipah; Tita Rosita Nurapipah (Universitas Buana Perjuangan Karawang); Tita Rosita Nurapipah; (Universitas Buana Perjuangan Karawang); ; (Universitas Buana Perjuangan Karawang); ; Riyan (Universitas Buana Perjuangan Karawang); Riyan; Riyan (Universitas Buana Perjuangan Karawang); Riyan; (Universitas Buana Perjuangan Karawang); ; (Universitas Buana Perjuangan Karawang); ; Muhamad Arif Nulhakim (Universitas Buana Perjuangan Karawang); Muhamad Arif Nulhakim; Muhamad Arif Nulhakim (Universitas Buana Perjuangan Karawang); Muhamad Arif Nulhakim; (Universitas Buana Perjuangan Karawang); ; (Universitas Buana Perjuangan Karawang); |
JURNAL PENA EDUKASI Vol 13 No 1 (2026) |
Hal: 77 - 87 [PDF] |
| 833 |
POTENSI PATI KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM) SEBAGAI BAHAN EDIBLE FILM RAMAH LINGKUNGAN UNTUK KEMASAN PANGAN
Lihat AbstrakAbstract: The increasing use of conventional plastic packaging in the food industry has led to serious environmental problems due to its low biodegradability. This condition encourages the development of alternative packaging materials that are environmentally friendly, renewable, and safe for food contact. One potential natural material is potato starch (Solanum tuberosum), which is abundantly available and has suitable physicochemical properties for edible film production. This study aims to systematically review the potential of potato starch as a raw material for environmentally friendly edible films used in food packaging. The research employed a literature review method by analyzing relevant national and international scientific publications, statistical reports, and previous studies related to potato starch characteristics, edible film production, and their applications. The results indicate that potato starch, with a starch content ranging from 15–28%, contains amylose and amylopectin that support the formation of stable film matrices. The presence of resistant starch type 2 contributes to improved film homogeneity and mechanical stability. The edible film production process is relatively simple, involving starch extraction, gelatinization, plasticizer addition, and drying. Potato starch–based edible films show strong potential for use as biodegradable food packaging, such as dry food wrappers and protective coatings for fresh products.Keywords: potato starch, edible film, biodegradable packaging, food packaging, sustainable materials Abstrak: Penggunaan plastik konvensional dalam industri pangan telah menimbulkan permasalahan lingkungan yang semakin serius akibat sifatnya yang sulit terurai secara alami. Kondisi ini mendorong perlunya pengembangan bahan kemasan alternatif yang ramah lingkungan, dapat diperbarui, dan aman untuk kontak langsung dengan pangan. Salah satu bahan alami yang berpotensi adalah pati kentang (Solanum tuberosum), yang tersedia melimpah dan memiliki karakteristik fisikokimia yang mendukung pembentukan edible film. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis potensi pati kentang sebagai bahan dasar edible film ramah lingkungan untuk kemasan pangan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai publikasi ilmiah nasional dan internasional, laporan statistik, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pati kentang memiliki kandungan pati sebesar 15–28% dengan komposisi amilosa dan amilopektin yang mendukung pembentukan matriks film yang stabil. Keberadaan pati resisten tipe 2 berkontribusi terhadap homogenitas dan kestabilan struktur film. Proses pembuatan edible film berbasis pati kentang tergolong sederhana, meliputi ekstraksi pati, gelatinisasi, penambahan plasticizer, dan pengeringan. Edible film berbasis pati kentang berpotensi diaplikasikan sebagai kemasan pangan biodegradable, seperti pembungkus makanan kering dan pelapis produk segar.Kata kunci: pati kentang, edible film, kemasan biodegradable, kemasan pangan, bahan berkelanjutan |
Khayla Utami Sapta Panjaitan; Aryoko Abdurrachman |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5572-5577 [PDF] |
| 834 |
AKTIVASI TEKNOLOGI DIGITAL KBBI VI DALAM MENGANALISIS DIKSI, RAGAM BAHASA DAN MAKNA LAGU ASMALIBRASI
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to describe the activation of digital technology from the Big Indonesian Dictionary (KBBI) VI edition in analyzing the diction in the song Asmalibrasi. The use of this digital dictionary is considered important as a source of information in searching for word meanings according to the Indonesian dictionary online. Then the researcher is also interested in knowing the meaning of the song, as well as what language variations are found in the song. The researcher's interest in this song began with the song's title which is considered unique, with its unusual choice of words but has an element of beauty. This makes the researcher interested in finding out what the words of the song title mean and several other word choices so that they can find the intended meaning. Based on the analysis, it is known that the meaning of the song is telling about a relationship that has found a point of similarity "frequency" or compatibility of all aspects sought to continue a relationship to a serious level. Lowering the ego of each partner is a solution so that a relationship can run smoothly. Meanwhile, the language variations found in the song are a variety of languages, Javanese, and Sanskrit. Keyword: diction and language variety, digital technology, meaning of the asmalibrasi song Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivasi teknologi digital Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi VI dalam menganalisis diksi pada lagu Asmalibrasi. Penggunaan kamus digital ini dianggp penting sebagai salah satu sumber informasi dalam mencari arti kata sesuai dengan kamus Bahasa Indonesia secara online. Kemudian peneliti juga tertarik untuk mengetahui makna lagu, serta ragam Bahasa apa saja yang terdapat pada lagu tersebut. Ketertarikan peneliti pada lagu ini berawal dari judul lagu tersebut yang dianggap unik, dengan pemilihan kata-kata yang tidak biasa namun memiliki unsur keindahan. Hal ini yang menjadi ketertarikan peneliti untuk mencari tahu apa arti kata dari judul lagu tersebut serta beberapa pilihan kata lainnya sehingga dapat menemukan makna yang ingin disampaikan. Berdasarkan analisis diketahui bahwa makna lagu tersebut yaitu menceritakan tentang sebuah hubungan yang telah menemukan titik persamaan "frekuensi" atau kecocokan dari segala aspek yang dicari untuk melanjutkan sebuah hubungan ke jenjang yang serius. Penurunan ego dari tiap pasangan menjadi solusi agar sebuah hubungan bisa berjalan dengan lancer. Sedangkan ragam Bahasa yang ditemukan dalam lagu tersebut adalah ragam Bahasa, Jawa, Melayu, dan Sansekerta.Kata Kunci: diksi dan ragam bahasa, makna lagu asmalibrasi, teknologi digital. |
Rina Hayati Maulidiah; Eva Fitrianti |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5565-5571 [PDF] |
| 835 |
DAMPAK MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMASARAN TERHADAP PENJUALAN UMKM DI KABUPATEN ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: The growth of social media usage in Indonesia has reached more than 170 million active users in 2023, making it a relevant platform for the MSME sector, particularly in the culinary field. This study aims to analyze the impact of social media usage as a marketing tool on MSME sales in Asahan Regency. The research method uses a quantitative approach with survey techniques through questionnaires distributed to more than 50 MSME respondents. Data were analyzed using simple linear regression with a Likert scale of 1-5. The results show that 82% of respondents use social media for marketing, with Facebook (45%) and WhatsApp (35%) as the most popular platforms. Regression analysis shows a coefficient of determination R² = 0.65, meaning that 65% of sales variation can be explained by social media usage. As many as 65% of respondents stated that marketing activities through social media increased sales with an average score of 4.4. This study concludes that the use of social media has a positive and significant effect on increasing MSME sales in Asahan Regency. It is recommended for MSME actors to improve their ability to create creative content and for local governments to provide MSME digitalization training support. Keywords: Social media, digital marketing, MSMEs, sales, Asahan Regency. Abstrak: Pertumbuhan penggunaan media sosial di Indonesia telah mencapai lebih dari 170 juta pengguna aktif pada tahun 2023, menjadikannya platform relevan bagi sektor UMKM, khususnya di bidang kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran terhadap penjualan UMKM di Kabupaten Asahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada lebih dari 50 responden UMKM. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan skala Likert 1-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% responden menggunakan media sosial untuk pemasaran, dengan Facebook (45%) dan WhatsApp (35%) sebagai platform terpopuler. Analisis regresi menunjukkan koefisien determinasi R² = 0,65, yang berarti 65% variasi penjualan dapat dijelaskan oleh penggunaan media sosial. Sebanyak 65% responden menyatakan bahwa aktivitas pemasaran melalui media sosial meningkatkan penjualan dengan skor rata-rata 4,4. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan UMKM di Kabupaten Asahan. Disarankan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan dalam membuat konten kreatif dan bagi pemerintah daerah untuk memberikan dukungan pelatihan digitalisasi UMKM. Kata kunci: Media sosial, pemasaran digital, UMKM, penjualan, Kabupaten Asahan. |
Dailami Dailami (Universitas Asahan); Sri Rahmayanti (Universitas Asahan); Leni Kurnia Optari |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5543-5551 [PDF] |
| 836 |
PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN UNTUK PRODUKSI DAN PENETAPAN HARGA
Lihat AbstrakAbstract: Community service conducted by the Faculty of Economics, Unita, with the Baion "Setia" Craftsman Group in Matiti 2 Village has had a significant positive impact on MSMEs. This program helps them understand the concepts and methods of calculating COGS accurately, which is crucial for setting appropriate and competitive product prices. Through community service training, which includes material presentations, COGS calculation practices, and direct discussions with MSMEs, participants gain skills in recording all production costs, both direct and overhead, resulting in more accurate COGS. This training also teaches the importance of setting selling prices that take into account consumer purchasing power and market conditions. This is highly relevant for MSMEs to be able to compete without sacrificing profit margins. This program not only provides technical understanding but also equips MSMEs with financial management insights that are crucial for the sustainability of their businesses. Through this mentoring, MSMEs are expected to be able to apply COGS calculations and appropriate pricing strategies in their businesses, thereby increasing the competitiveness and profitability of their products in an increasingly competitive market. Keywords: Baion, Cost of Goods Sold, Selling Price, UMKM Abstrak : Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi Unita dengan Kelompok Pengrajin Baion “Setia†di Desa Matiti 2 memberikan dampak positif yang signifikan bagi para pelaku UMKM. Program ini membantu mereka memahami konsep dan metode perhitungan HPP dengan akurat, yang sangat penting untuk penetapan harga jual produk yang tepat dan kompetitif. Melalui pelatihan dalam pengabdian yang lakukan dalam hal mencakup pemaparan materi, praktik perhitungan HPP, serta diskusi langsung dengan pelaku UMKM, peserta mendapatkan keterampilan dalam mencatat setiap biaya produksi, baik langsung maupun overhead, sehingga HPP yang dihasilkan menjadi lebih akurat. Pelatihan ini juga mengajarkan pentingnya penetapan harga jual yang mempertimbangkan daya beli konsumen serta kondisi pasar. Hal ini sangat relevan bagi UMKM untuk dapat bersaing tanpa harus mengorbankan margin keuntungan. Program ini tidak hanya memberi pemahaman teknis, tetapi juga membekali pelaku UMKM dengan wawasan manajemen keuangan yang penting bagi keberlanjutan usaha mereka. Melalui pendampingan ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu menerapkan perhitungan HPP dan strategi penetapan harga yang sesuai dalam bisnis mereka, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan profitabilitas produk mereka di pasar yang semakin kompetitif. Kata Kunci: Baion, Harga Pokok Produksi, Harga Jual, UMKM |
Nurlinawati Simanjuntak (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Herta Manurung (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Dahlia Siallangan (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Hotlan Purba (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Erlianti Simanjuntak (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Elsameda Chairani Pinem (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Samuel P Tambunan (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 440 - 445 [PDF] |
| 837 |
TRANSFORMASI PENDIDIKAN DASAR DI DESA BINAAN MELALUI INTEGRASI TEKNOLOGI DAN KEARIFAN LOKAL DI DESA BANGUN SARI BARU TANJUNG MORAWA
Lihat AbstrakAbstract : The transformation of basic education in rural areas is a significant challenge in achieving equitable quality learning. Bangun Sari Baru Village, Tanjung Morawa, as a fostered village, still faces limitations in the use of educational technology, while its potential local wisdom has not been fully integrated into the teaching and learning process. This community service program aims to provide innovative solutions through the integration of simple educational technology and local wisdom to improve the quality of learning while maintaining the community's cultural identity. The method used is a community-based participatory approach with stages of socialization, teacher and student training, development of digital learning media, and the application of local wisdom values in the thematic curriculum. The results of the activity show an increase in teacher skills in using digital media, increased student motivation and understanding of the teaching material, and the formation of synergy between modern technology and local cultural practices in learning. In conclusion, the integration of technology and local wisdom not only strengthens the effectiveness of learning but also fosters students' cultural awareness, thus creating a contextual, adaptive, and sustainable basic education model in the fostered village. Keywords : Transformation, basic education; technology; local wisdom; fostered villages Abstrak: Transformasi pendidikan dasar di wilayah pedesaan menjadi tantangan yang penting dalam mewujudkan pemerataan kualitas pembelajaran. Desa Bangun Sari Baru Tanjung Morawa sebagai desa binaan masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi pendidikan, sementara potensi kearifan lokal yang dimiliki belum sepenuhnya terintegrasi dalam proses belajar mengajar. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif melalui integrasi teknologi pendidikan sederhana dan kearifan lokal agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempertahankan identitas budaya masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis masyarakat dengan tahapan sosialisasi, pelatihan guru dan siswa, pengembangan media pembelajaran digital, serta penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum tematik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan media digital, peningkatan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi ajar, serta terbentuknya sinergi antara teknologi modern dan praktik budaya lokal dalam pembelajaran. Kesimpulannya, integrasi teknologi dan kearifan lokal tidak hanya memperkuat efektivitas pembelajaran tetapi juga menumbuhkan kesadaran budaya siswa sehingga tercipta model pendidikan dasar yang kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan di desa binaan. Kata Kunci: Transformasi, pendidikan_dasar; teknologi; kearifan_lokal; desa_binaan |
Roikestina Silaban (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Rosma Nababan (Universitas Darma Agung); Dian Arisetya (Universitas Deli Sumatera); Lidia Silaban (Universitas Audi Indonesia); Romi Kurniawan Zai (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia5) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 446 - 451 [PDF] |
| 838 |
DARI IDE KE AKSI; MANAJEMEN ORGANISASI UNTUK PELAKU EKONOMI KREATIF
Lihat AbstrakAbstract: Community service by the Management Study Program of the Faculty of Economics, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli, in Matiti 2 Village, Dolok Sanggul, which aims to strengthen community-based creative economy through the guidance of the Baion Craftsmen Group 'Setia'. The main issue is the need to strengthen the capacity of artisan groups to face the challenges of a creative economy based on local wisdom, such as access to capital, digitalization, marketing, and product legality. The methods used include continuous training, managerial mentoring, the contextual application of POAC management, as well as strengthening networks and transforming organizational paradigms towards a collaborative and adaptive model. The innovation process is carried out from local inspiration to digital marketing, while continuous evaluation and intellectual property protection serve as key pillars. The results of the activities show increased independence and competitiveness of artisan groups, the emergence of flagship products, and the formation of SME embryos that are oriented toward inclusive growth and cultural preservation. In conclusion, a community-based creative economy approach is effective in driving village economic growth as long as it is supported by adaptive management, technology integration, multi-stakeholder synergy, and continuous innovation cycles. Keywords : baion; creative economy; UMKM Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli di Desa Matiti 2 Dolok Sanggul yang bertujuan memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas melalui pembinaan Kelompok Pengrajin Baion “Setiaâ€. Permasalahan utama adalah perlunya penguatan kapasitas kelompok pengrajin untuk menghadapi tantangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, seperti akses modal, digitalisasi, pemasaran, dan legalitas produk. Metode yang digunakan meliputi pelatihan berkelanjutan, pendampingan manajerial, penerapan manajemen POAC secara kontekstual, serta penguatan jejaring dan transformasi paradigma organisasi menuju model yang kolaboratif dan adaptif. Proses inovasi dilakukan dari inspirasi lokal hingga digitalisasi pemasaran, sementara evaluasi berkelanjutan dan perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi pilar utama. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kemandirian dan daya saing kelompok pengrajin, lahirnya produk unggulan, serta terbentuknya embrio UMKM yang berorientasi pertumbuhan inklusif dan pelestarian budaya. Kesimpulannya, pendekatan ekonomi kreatif berbasis komunitas efektif mendorong pertumbuhan ekonomi desa asalkan didukung manajemen adaptif, integrasi teknologi, sinergi multi-pihak, dan siklus inovasi berkelanjutan. Kata Kunci : baion; ekonomi kreatif; UMKM |
Rosalinda Septiani Sitompul; Delviana Romauli Wanti Sihombing (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Joan Berlin Damanik (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Niarita Bukit (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Jeriston Habayahan (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Yesika Angelina Tamba (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Listia Sri Hati Panjaitan (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 432 - 439 [PDF] |
| 839 |
PENGRAJIN ANYAMAN BAION DI DESA MATITI 2 KECAMATAN DOLOK SANGGUL, KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN
Lihat AbstrakAbstract: This Community Service activity focuses on developing online marketing strategies using social media. Online marketing in the current era, known as the 4.0 era, is rapidly evolving through the use of information technology. The training, held in Matiti II Village, Dolok Sanggul District, Humbang Hasundutan Regency, aimed to empower local Baion weavers to optimize sales of their products and expand product distribution through online marketing. The methods used included a preparatory phase, which involved outreach to the local government, program implementation, and evaluation. Ten Baion weavers participated in the training. The training focused on optimizing the potential of the Baion weavers and motivating the Matiti II Village community to launch businesses through online marketing of their superior products. This initiative could then be followed up by establishing a joint business group.           Keywords: digital marketing, branding, and baion craftsmen Abstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu pengembangan tentang pemasaran yang dilakukan secara online yang memanfaatkan salah satu media sosial. Pemasaran online pada era sekarang ini yaitu era 4.0 dimana berkembang secara cepat dengan memanfaatkan teknologi informasi. Kegiatan pelatihan berlokasi di Desa Matiti II, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, dimana memiliki tujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat pengrajin anyaman baion dalam mengoptimalkan penjualan produk anyaman baion, memperluas distribusi produk dengan memasarkan secara online. Metode yang digunakan yaitu Tahap persiapan dengan melakukan sosialisasi kepada pemerintah setempat, Pelaksanaan Program dan Evaluasi. Pelatihan ini diikuti sebanyak 10 pengrajin anyaman baion. Hasil dari pelatihan ini dapat mengoptimalkan potensi para pengrajin anyaman baion, juga dapat memotivasi masyarakat Desa Matiti II dalam membuka usaha melalui pemasaran online dengan produk unggulan yang dihasilkan pengrajin anyaman baion, sehingga kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan menginisiasi kelompok usaha bersama. Kata kunci: pemasaran digital, branding, pengrajin baion |
Ronal Donra Sihaloho (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Ester Mawar Siagian (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Talenta Emma Renata Marbun (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); David Yanto Daniel Mahulae (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Benyamin Nababan (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Samuel Parningotan Tambunan (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli); Dinaria Simamora (Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 426 - 431 [PDF] |
| 840 |
FESTIVAL ANAK SHOLEH SEBAGAI MEDIA EDUKASI MODERASI BERAGAMA BAGI GENERASI MUDA DI DESA UNTEMUNGKUR
Lihat AbstrakAbstract: The pious children's festival as a medium for religious moderation education aims to understand and highlight the role of this festival as a means of character education for children, involving the development of interests and talents in the field of Islam. It is a medium for character building, strengthening religious identity, empowering local communities, promoting moral values, and instilling positive habits from an early age. This method is qualitative because it focuses on direct observation of the phenomena that occur during the festival activities. The data analysis techniques applied include three main stages, namely data reduction and conclusion drawing. The pious children's festival shows that this festival plays an important role as a means of character education for children because it successfully develops children's interests and talents in the field of religion, increases their self-confidence, and fosters motivation to learn Islam. It also strengthens children's religious identity, empowers local communities, and promotes positive habits. The pious children's festival is not only a competition, but also a fun and effective learning medium for nurturing Islamic character and self-confidence from an early age. This short activity will be a direct learning experience that involves various aspects of holistic child development in Untemungkur Village, Kolang District, Central Tapanuli Regency. Keywords: Educational Media, Religious Moderation, Anal Sholeh Festival Abstrak: Festival anak sholeh sebagai media edukasi moderasi bergama bertujuan untuk memahami dan menyalakan peran festival ini sebagai sarana pendidikan karakter anak yang melibatkan pengembangan minat dan bakat dalam bidang agama Islam. Media pembinaan karakter, penguatan identitas keagamaan, pemberdayaan komunitas lokas, promosi nilai moral, dan penanaman kebiasaan positif sejak dini. Pelaksanaan festival anak sholeh adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi tiga tahap utama yaitu reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Festival anak sholeh menunjukan bahwa festival ini berperan penting sebagai sarana pendidikan karakter bagi anak-anak, karena berhasil mengembangkan minat dan bakat anak dalam bidang agama, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan motivasi belajar agama Islam dan mampu memperkuat identitas keagamaan anak-anak, memberdayakan komunitas lokal, serta kebiasan positif. Kegiatan festival anak sholeh tidak hanya sebagai kompetensi ajang, tetapi juga sebagai media pembeajaran yang menyenangkan dan efektif untuk menumbuhkan karakter Islam dan rasa percaya disi sejak dini. Kegiatan yang berlangsung singkat akan menjadi pembelajaran langsung yang melibatkan berbagai aspek pengembangan anak secara holistik di Desa Untemungkur, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah.Kata kunci: Media Edukasi, Moderasi Beragama, Festival Anal Sholeh |
Ahmad Sharqawi (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Abdur Rizki (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Muhammad Wahyudi (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Dinda Sri Rezeki (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Sonia Daulay (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 488 - 494 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.