Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 41 |
IMPLEMENTASI BAHAN AJAR KIMIA BERBASIS NILAI-NILAISPIRITUAL DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA DAN SIKAP SPIRITUAL SISWA DI SMA
Lihat AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi bahan ajar kimia berbasis nilai-nilai spiritual dengan model Discovery Learning terhadap hasil belajar kimia dan sikap spiritual siswa, mengetahui perubahan sikap spiritual sebelum dan sesudah pembelajaran, serta menganalisis hubungan antara sikap spiritual dan hasil belajar pada materi sistem periodik unsur dan struktur atom. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA MAS PAB 2 Helvetia Tahun Ajaran 2025/2026, dengan sampel dua kelas yang dipilih menggunakan teknik total sampling, terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dan angket sikap spiritual yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, independent sample t-test, paired sample t-test, dan korelasi Pearson dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen (80,67) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (73,17). Penggunaan bahan ajar berbasis nilai-nilai spiritual berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (Sig. = 0,000 < 0,05). Sikap spiritual siswa juga meningkat secara signifikan dari 63,72 menjadi 78,00 (Sig. = 0,000). Selain itu, terdapat hubungan positif yang signifikan antara sikap spiritual dan hasil belajar (r = 0,537; Sig. = 0,002) dengan kontribusi sebesar 28,9%. Temuan ini menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis nilai-nilai spiritual melalui model Discovery Learning efektif meningkatkan hasil belajar dan sikap spiritual siswa. |
Ayi Darmana (Universitas Negeri Medan); Uly Anti Mawaddah (Universitas Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 4 (2026) |
Hal: 5430 – 5437 [PDF] |
| 42 |
ANALISIS PENGALAMAN TAMU TERHADAP HARGA, KUALITAS PELAYANAN, DAN FASILITAS DI HOTEL LABERSA & CONVENTION CENTER SAMOSIR
Lihat AbstrakAbstract: This study examines guest experiences at Labersa Hotel & Convention Center Samosir regarding price, service quality, and facilities. A qualitative method with a descriptive approach was employed. Primary data were obtained through in-depth interviews and observations of 37 informants selected purposively, while secondary data were gathered from books, journals, and relevant documents. Data analysis techniques included data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that guest experiences with price were positively perceived, with 86.5% of respondents stating that room rates were in line with the facilities received and 64.9% willing to stay again at the same price. Guest experiences with service quality were rated very positively with a satisfaction level of 84.3%, particularly in terms of complaint handling (94.6%) and staff friendliness (83.8%), although service speed still needs improvement. Guest experiences with facilities showed a fairly positive rating with a satisfaction level of 76.3%, where the most preferred facilities were hotel rooms, swimming pools, and restaurants, yet complaints remained regarding WiFi connectivity, AC conditions, and inconsistent cleanliness. The alignment of price with quality and facilities showed a very positive rating with a satisfaction level of 86.4%. Overall, the average guest satisfaction level reached 81.4%, which falls into the good category. This study concludes that price, service quality, and facilities have provided a satisfying stay experience for guests; however, the hotel needs to improve its facilities, particularly in terms of WiFi stability, AC repairs, and consistent cleanliness standards. Keyword: facilities, guest experience, price, service quality, SERVQUAL Abstrak: Studi ini mengkaji pengalaman tamu di Labersa Hotel & Convention Center Samosir mengenai harga, kualitas pelayanan, dan fasilitas. Metode kualitatif dan deskriptif digunakan. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara menyeluruh terhadap 37 informan yang dipilih secara purposive, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan dokumen yang relevan. Teknik analisis data meliputi pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman tamu dengan harga sangat baik; 84,3% responden sangat puas dengan layanan, terutama dengan penanganan keluhan (94,6%) dan keramahan staf (83,8%), dan 64,9% bersedia menginap lagi dengan harga yang sama. Kesesuaian harga dengan kualitas dan fasilitas menunjukkan penilaian yang sangat baik, dengan rata-rata kepuasan tamu 86,4 persen, dan kepuasan umum 81,4 persen. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun harga, kualitas pelayanan, dan fasilitas telah memberikan pengalaman menginap yang memuaskan bagi tamu, hotel harus meningkatkan fasilitasnya, terutama dalam hal stabilitas WiFi, perbaikan AC, dan tingkat kebersihan yang konsisten. Kata kunci: fasilitas, harga, kualitas pelayanan, pengalaman tamu, SERVQUAL |
Dina Octavia (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen); Norman Simbolon (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 4 (2026) |
Hal: 5579 – 5588 [PDF] |
| 43 |
PENGEMBANGAN SISTEM KOMUNIKASI DARURAT PORTABEL BERBASIS STARLINK DAN PANEL SURYA UNTUK DUKUNGAN OPERASI SAR KEBENCANAAN
Lihat AbstrakAbstract: Hydrometeorological disasters frequently damage electrical and telecommunication infrastructures, disrupting the coordination of Search and Rescue (SAR) operations. Conventional communication devices such as Handy Talkies (HT) are limited to voice communication and do not support real-time multimedia data transmission. This study aims to develop a portable emergency communication system based on Low Earth Orbit (LEO) Starlink satellite internet integrated with a solar power system as an independent energy source to support communication during post-disaster emergency response. The research employs the Research and Development (R&D) approach using the Design Science Research (DSR) paradigm, consisting of requirement identification, system architecture design, prototype development, laboratory testing, and field simulation. System performance is evaluated based on Quality of Service (QoS) parameters, including latency, throughput, connection stability, power consumption, operating duration, and system portability. The prototype is designed to weigh less than 15 kg, require less than 10 minutes for deployment, and operate independently for 6–8 hours using a 300–500 W solar power system. The proposed system is expected to provide reliable internet connectivity for real-time transmission of audio, video, images, and GPS coordinates, thereby improving the effectiveness of SAR coordination in disaster-affected areas. Keywords: Emergency Communication; Starlink; Solar power; Search and Rescue; Satellite Network. Abstrak: Bencana hidrometeorologi sering menyebabkan kerusakan infrastruktur listrik dan telekomunikasi sehingga menghambat koordinasi operasi Search and Rescue (SAR). Keterbatasan perangkat komunikasi konvensional seperti Handy Talky (HT) mengakibatkan pertukaran informasi hanya terbatas pada komunikasi suara tanpa dukungan data multimedia secara real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem komunikasi darurat portabel berbasis internet satelit Low Earth Orbit (LEO) Starlink yang terintegrasi dengan panel surya sebagai sumber energi mandiri untuk mendukung komunikasi pada kondisi pascabencana. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan paradigma Design Science Research (DSR) yang meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan arsitektur sistem, pengembangan prototipe, pengujian laboratorium, dan simulasi lapangan. Evaluasi dilakukan terhadap parameter Quality of Service (QoS) berupa latensi, throughput, stabilitas koneksi, konsumsi daya, durasi operasi, serta portabilitas sistem. Prototipe dirancang berbobot kurang dari 15 kg, waktu pemasangan kurang dari 10 menit, dan mampu beroperasi mandiri selama 6–8 jam menggunakan panel surya berkapasitas 300–500 W. Sistem yang dikembangkan diharapkan mampu menyediakan konektivitas internet yang stabil untuk mendukung komunikasi audio, video, citra, dan koordinat GPS secara real-time, sehingga meningkatkan efektivitas koordinasi operasi SAR di wilayah terdampak bencana.. Kata kunci: Komunikasi darurat; Starlink; Panel Surya; Search and Rescue; Jaringan Satelit. |
Andrew Ramadhani (Universitas Royal); Hari Jalsa Marpaung (Universitas Royal); Hari Jalsa Marpaung (Universitas Royal); Hari Jalsa Marpaung (Universitas Royal); Hari Jalsa Marpaung (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5166-5173 [PDF] |
| 44 |
IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING BERBASIS MINI MARKET TRADISIONAL DALAM PEMBELAJARAN IPA
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the implementation of a traditional mini-market based deep learning approach in science instruction regarding measurement topics at SMP Negeri 4 Tebing Tinggi. The study employed a qualitative approach with a case study design. Research subjects consisted of a science teacher and students selected through purposive sampling. Data were collected via participant observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with validity ensured through source and technique triangulation. The results revealed three key findings: (1) the deep learning approach was optimally implemented through contextual learning involving hands-on measurement activities; (2) utilizing a traditional mini-market as a learning resource provided an authentic experience that reinforced the understanding of measurement concepts and unit conversions; and (3) the approach positively impacted students' measurement skills, numeracy literacy, active engagement, and ability to connect science concepts to daily life. Thus, the traditional mini-market-based deep learning approach serves as an effective, contextual, and meaningful alternative for science instruction, supporting students' mastery of concepts alongside their practical application skills. Keywords: deep learning; science instruction; traditional mini-market; measurement; numeracy literacy Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendekatan deep learning berbasis mini market tradisional dalam pembelajaran IPA pada materi pengukuran di SMP Negeri 4 Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru IPA dan siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan menjamin keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama, yaitu: (1) pendekatan deep learning telah diimplementasikan secara optimal melalui pembelajaran kontekstual yang melibatkan aktivitas pengukuran secara langsung; (2) pemanfaatan mini market tradisional sebagai sumber belajar memberikan pengalaman autentik yang memperkuat pemahaman konsep pengukuran dan konversi satuan; dan (3) pendekatan tersebut berdampak positif terhadap keterampilan pengukuran, literasi numerasi, keaktifan, serta kemampuan siswa menghubungkan konsep IPA dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendekatan deep learning berbasis mini market tradisional menjadi alternatif pembelajaran IPA yang efektif, kontekstual, dan bermakna dalam mendukung penguasaan konsep sekaligus keterampilan aplikatif siswa. Kata kunci: deep learning; pembelajaran IPA; mini market tradisional; pengukuran; literasi numerasi |
Andrean Tobing (Universitas Royal); Armaya Sari (SMP Negeri 4 Tebing Tinggi); Febby Madona Yuma (Universitas Royal); M. Iqbal Haitame Tambunan (Universitas Royal); Lola Zeramenda Tarigan (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5142-5148 [PDF] |
| 45 |
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN SMART CITY MELALUI ANALISIS SENTIMEN BERBASIS NATURAL LANGUAGE PROCESSING (NLP) PADA APLIKASI SIBISA KOTA MEDAN
Lihat AbstrakAbstract: The quality of Smart City services needs continuous evaluation to ensure that digital public services meet citizens' expectations. This study evaluates the quality of Smart City services through sentiment analysis of user reviews on the Sibisa application of Medan City using a Natural Language Processing (NLP) approach. The research employed a quantitative descriptive method by collecting user review data from the Google Play Store. The data were processed through preprocessing stages, including case folding, tokenization, stopword removal, and stemming, followed by sentiment classification into positive, negative, and neutral categories. The analysis results indicate that user opinions provide valuable insights into the strengths and weaknesses of the Sibisa application. Positive sentiments reflect user satisfaction with service accessibility and convenience, while negative sentiments mainly relate to application performance, system stability, and response speed. The findings demonstrate that NLP-based sentiment analysis is effective in supporting the evaluation of Smart City service quality and can serve as a reference for the Medan City Government in improving digital public services. Keywords: natural language processing; sentiment analysis; Sibisa application; smart city; service quality Abstrak: Kualitas pelayanan Smart City perlu dievaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan layanan publik digital mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas pelayanan Smart City melalui analisis sentimen terhadap ulasan pengguna aplikasi Sibisa Kota Medan menggunakan pendekatan Natural Language Processing (NLP). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data ulasan pengguna dari Google Play Store. Data diproses melalui tahapan preprocessing yang meliputi case folding, tokenisasi, stopword removal, dan stemming, kemudian dilakukan klasifikasi sentimen ke dalam kategori positif, negatif, dan netral. Hasil analisis menunjukkan bahwa opini pengguna memberikan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan aplikasi Sibisa. Sentimen positif menunjukkan kepuasan pengguna terhadap kemudahan akses dan pelayanan, sedangkan sentimen negatif didominasi oleh keluhan mengenai performa aplikasi, stabilitas sistem, dan kecepatan respons. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis sentimen berbasis NLP efektif digunakan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan Smart City serta dapat menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital. Kata kunci: analisis sentimen; aplikasi Sibisa; natural language processing; kualitas pelayanan; smart city |
Roikestina Silaban (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Mahyudin Situmeang (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Ramadha Yanti Parinduri (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5137-5141 [PDF] |
| 46 |
SEGMENTASI JAMAAH UMRAH MENGGUNAKAN K-MEANS DENGAN METODE ELBOW GUNA STRATEGI PENINGKATANMANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
Lihat AbstrakAbstract: The increasing number of Umrah pilgrims requires travel agencies to implement data-driven approaches to improve service quality and support Human Resource Management (HRM). This study aims to segment Umrah pilgrims using the K-Means clustering algorithm as a basis for HRM strategies. The research follows the Knowledge Discovery in Databases (KDD) process, including data preprocessing, clustering in RapidMiner, and cluster evaluation using the Elbow Method based on performance distance (average within centroid distance). Euclidean Distance was used to measure similarity among data objects. Seven clustering experiments were conducted with k = 2–8, producing performance distance values of 3418.971, 1416.677, 865.316, 479.795, 344.203, 258.804, and 214.562, respectively. The Elbow curve indicates that k = 3 is the optimal number of clusters because it represents the most significant decrease before the curve stabilizes. The resulting clusters provide objective information for supporting staff placement, service task allocation, pilgrim assistance planning, and employee competency development. Therefore, the integration of K-Means and the Elbow Method offers an effective data-driven approach for supporting HRM decision-making in Umrah travel agencies. Keyword: Elbow Method; Human Resource Management; K-Means Clustering; performance distance; Umrah pilgrims. Abstrak: Peningkatan jumlah jamaah umrah mendorong biro perjalanan memanfaatkan analisis data untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung pengambilan keputusan pada Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Penelitian ini bertujuan melakukan segmentasi jamaah umrah menggunakan algoritma K-Means Clustering sebagai dasar penyusunan strategi MSDM. Metode penelitian mengikuti tahapan Knowledge Discovery in Databases (KDD), meliputi data preprocessing, proses klasterisasi pada RapidMiner, serta evaluasi menggunakan Metode Elbow berdasarkan performance distance (average within centroid distance). Pengukuran kemiripan data dilakukan menggunakan Euclidean Distance. Pengujian dilakukan sebanyak tujuh kali dengan variasi k = 2–8, menghasilkan nilai performance distance berturut-turut 3418,971; 1416,677; 865,316; 479,795; 344,203; 258,804; dan 214,562. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa k = 3 merupakan jumlah klaster optimal karena membentuk titik siku (elbow point) dengan penurunan nilai paling signifikan sebelum kurva melandai. Hasil segmentasi dapat dimanfaatkan sebagai dasar penempatan pegawai, pembagian tugas pelayanan, penyusunan tim pendamping jamaah, dan pengembangan kompetensi pegawai secara lebih tepat sasaran. Kata kunci: jamaah umrah; K-Means Clustering; Manajemen Sumber Daya Manusia; Metode Elbow; performance distance. |
Nirda Julianda (Universitas Royal); Muhammad Iqbal; Muhammad Iqbal (Universitas Royal); Muhammad Iqbal; Muhammad Iqbal (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5159-5165 [PDF] |
| 47 |
PEMETAAN JANGKAUAN LAYALANAN LRT MEDAN TERHADAP FASILITAS PUBLIK MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the accessibility of public facilities to the planned Medan Light Rail Transit (LRT) network using a Geographic Information System (GIS)-based spatial approach. Spatial data consisting of LRT corridors, station locations, and public facilities were analyzed using QGIS through buffer and overlay methods. Service coverage was evaluated using radius of 250 m, 500 m, and 750 m. The results show that the number of accessible public facilities increases as the service radius expands. At the 250 m radius, 265 public facilities were covered, increasing to 898 facilities at 500 m and 1,782 facilities at 750 m. The 750 m radius provided the highest accessibility, covering most educational, healthcare, governmental, commercial, and supporting public facilities. These findings indicate that the Medan LRT network has strong potential to improve accessibility to public facilities and support sustainable urban mobility. The results can serve as a reference for transportation planning and the optimization of public transit services in Medan City. Keywords: Accessibility, Geographic Information System, Light Rail Transit, Public Facilities, Spatial Analysis. Abstrak: Penelitian Pembangunan transportasi publik yang efektif memerlukan informasi mengenai sejauh mana layanan transportasi mampu menjangkau berbagai fasilitas publik yang menjadi tujuan aktivitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan jangkauan layanan LRT Medan terhadap fasilitas publik menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi jalur dan stasiun LRT serta berbagai fasilitas publik, seperti fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pemerintahan, niaga, kantor pos, kantor PLN, kawasan industri, SPBU, dan puskesmas. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak QGIS melalui metode buffer dan overlay dengan radius 250 m, 500 m, dan 750 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar radius jangkauan layanan, semakin banyak fasilitas publik yang dapat dijangkau oleh LRT. Pada radius 250 m terdapat 265 fasilitas publik yang terjangkau, meningkat menjadi 898 fasilitas pada radius 500 m, dan mencapai 1.782 fasilitas pada radius 750 m. Hasil ini menunjukkan bahwa radius 750 m memberikan cakupan layanan yang paling luas terhadap fasilitas publik di Kota Medan. Dengan demikian, LRT Medan memiliki potensi yang baik dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap berbagai fasilitas publik serta mendukung pengembangan transportasi perkotaan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kata kunci: Aksesibilitas, Analisis Spasial, Fasilitas Publik, Light Rail Transit, Sistem Informasi Geografis |
Nur Elby Hajjiah Putri (Universitas Royal); Reni Yunita (Universitas Royal); Yori Apridonal (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5128-5136 [PDF] |
| 48 |
IMPLIKASI LIVING LAW DALAM UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 2023 TENTANG KUHP TERHADAP PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA DI INDONESIA
Lihat AbstrakAbstract: Law No. 1 of 2023 concerning the Criminal Code (New Criminal Code) directly mandates the recognition of living law in society (living law) as an expansion of the principle of legality, so that criminal acts that are not regulated in Indonesian positive law can also be punished as long as the act violates legal norms in a society. This study aims to analyze the implications of living law in the new Criminal Code on the criminalization system and considerations related to its implementation in Indonesian positive law. Through this study, the concept of living law will also be studied through normative legal research methods using a legislative approach and a conceptual approach. This study reveals that Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code no longer adopts classical law by balancing objective and subjective factors. The new Criminal Code brings significant changes to criminal law, including variations in the types of punishments regulated, recognition of living law as a basis for punishment, and consideration of humanitarian aspects. Although the death penalty is still maintained, the new concept applied focuses more on prevention, rehabilitation, and conflict resolution without ignoring humanitarian values. Keywords: principle of legality, criminal law, living law, criminalization. Abstrak: Dalam Undang-undang No.1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP baru) secara langsung mengamanatkan pengakuan terhadap hukum yang hidup dalam masyarakat (living law) sebagai perluasan asas legalitas, sehingga perbuatan pidana yang tidak diatur dalam hukum positif Indonesia juga dapat dipidana selagi perbuatan tersebut melanggar norma hukum dalam suatu masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implikasi living law dalam KUHP baru terhadap sistem pemidanaan serta pertimbangan terkait implementasinya dalam hukum positif Indonesia. Melalui tulisan ini juga konsep living law akan dikaji melalui metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Tulisan ini mengungkapkan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tidak lagi mengadopsi hukum klasik dengan menyeimbangkan faktor objektif dan subjektif. KUHP baru membawa perubahan signifikan dalam hukum pidana, termasuk variasi jenis hukuman yang diatur, pengakuan terhadap living law sebagai dasar pemidanaan, serta pertimbangan aspek kemanusiaan. Meskipun hukuman mati masih dipertahankan, konsep baru yang diterapkan lebih menitikberatkan pada pencegahan, rehabilitasi, dan penyelesaian konflik tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Kata Kunci: asas legalitas, hukum pidana, living law, pemidanaan. |
Rizahul Miftahudin (Universitas Bengkulu); Ray Patrick Simanjuntak (Universitas Bengkulu); Aries Triandi Kurniawan (Universitas Bengkulu) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5120-5127 [PDF] |
| 49 |
UPAYA HUKUM KONSUMEN JAMAAH UMRAH DALAM SENGKETA WANPRESTASI TRAVEL PENYELENGGARA PERJALANAN IBADAH UMROH(PPIU)
Lihat AbstrakAbstract: Reality shows the existence of default practices, namely the failure of Umrah travel organizers to fulfill their obligations to the congregation according to the agreed contract. Cases such as the failure of the congregation's departure, fraud and embezzlement of funds by Umrah travel, especially those that have become public spotlight that have harmed tens of thousands of prospective pilgrims materially and immaterially, show the low level of legal certainty regarding the rights of victims. The formulation of the problem of this research is How are the regulations for consumers of Umrah pilgrims in default disputes between Umrah pilgrimage travel organizers (PPIU)? What form is taken for consumers of Umrah pilgrims in default disputes between Umrah pilgrimage travel organizers (PPIU)? In collecting data to be compiled in the research, the author uses a data collection method through library research. In this library study the author obtains the necessary materials by studying books, writings and legal products related to the main problem. Regulations for Umrah pilgrim consumers regarding disputes over breaches of contract with Umrah pilgrimage travel agents (PPIU) should be submitted to the Ministry of Religious Affairs, the institution authorized to supervise, prosecute, and revoke the permits of Umrah pilgrimage travel agencies. Based on Minister of Religious Affairs Regulation Number 8 of 2018 concerning the Organization of Umrah Pilgrimage Travel, specifically Article 41, it is stated that agencies that violate their obligations, such as neglecting pilgrims or failing to depart, may be subject to administrative sanctions in the form of revocation of their operational permits. Forms of legal protection for Umrah pilgrim consumers regarding disputes over breaches of contract with Umrah pilgrim travel agents (PPIU). Preventive legal protection is an effort to prevent violations or losses for prospective pilgrims, while repressive legal protection is a form of response to rights violations and aims to provide compensation or restitution to the injured party. Both play a crucial role in creating a safe and accountable Umrah pilgrimage ecosystem. Unfortunately, in practice, preventive legal protection remains formalistic. Keywords: Consumers; Pilgrims; Default. Abstrak: Realitas menunjukkan adanya praktik wanprestasi, yaitu kegagalan penyelenggara travel umroh dalam memenuhi kewajibannya kepada jamaah sesuai kontrak yang telah disepakati. Kasus-kasus seperti kegagalan pemberangkatan jamaah, penipuan dan penggelapan dana oleh travel umroh, khususnya yang menjadi sorotan publik yang merugikan puluhan ribu calon jamaah secara material dan immaterial, menunjukkan rendahnya tingkat kepastian hukum terhadap hak korban. Perumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana pengaturan terhadap konsumen jamaah umrah sengketa wanprestasi travel penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU)? Bagaimana bentuk terhadap konsumen jamaah umrah sengketa wanprestasi travel penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU)?? Dalam mengumpulkan data-data yang akan disusun dalam penelitian, penulis mempergunakan metode pengumpulan data secara studi kepustakaan atau library resecrh. Dalam studi kepustakaan ini penulis mendapatkan bahan-bahan yang dibutuhkan dengan jalan mempelajari buku-buku, tulisan-tulisan dan produkproduk undang-undang yang ada kaitannya dengan pokok permasalahan. Pengaturan terhadap konsumen jamaah umrah sengketa wanprestasi travel penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) pengaduan kepada Kementerian Agama, sebagai institusi yang memiliki kewenangan untuk mengawasi, menindak, dan mencabut izin biro perjalanan ibadah umrah. Berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah, khususnya Pasal 41 disebutkan bahwa biro yang melanggar kewajiban seperti menelantarkan jemaah atau gagal memberangkatkan, dapat dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin operasional. Bentuk terhadap konsumen jamaah umrah sengketa wanprestasi travel penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) Perlindungan hukum preventif merupakan upaya untuk mencegah timbulnya pelanggaran atau kerugian bagi calon jemaah, sedangkan perlindungan hukum represif merupakan bentuk reaksi terhadap terjadinya pelanggaran hak dan bertujuan untuk memberikan ganti rugi atau pemulihan kepada pihak yang dirugikan. Keduanya memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem penyelenggaraan ibadah umrah yang aman dan akuntabel. Sayangnya, dalam praktik perlindungan hukum preventif masih bersifat formalistik. Kata Kunci: Konsumen; Jamaah; Wanprestasi. |
Ismayani Ismayani (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Syaipul Puad Tarigan (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Fahrul Rizal (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Fahrul Rizal (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Fahrul Rizal (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Fahrul Rizal (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5111-5119 [PDF] |
| 50 |
SISTEM INFORMASI PEMBELAJARAN JARAK JAUH BERBASIS WEB PADA SDN 04 AIR PURA
Lihat AbstrakAbstract: The rapid digital transformation in Indonesian primary education has shifted from an emergency response to a long-term structural necessity. However, primary schools in areas with limited infrastructure, such as UPT SDN 04 Air Pura, still face significant challenges regarding the digital divide and the lack of integrated information systems. This research aims to design and implement a web-based Distance Learning Information System to bridge the gap between academic administration and online learning delivery. Applying the Waterfall development method, this system integrates features for managing student data, attendance, assignments, and digital grade reports within a single platform. Built using PHP, MySQL, and the CodeIgniter framework, the system provides an efficient, accurate, and accessible solution for teachers, students, and school administrators. Black box testing confirms that the system functions fully and effectively, offering a viable solution for sustainable distance learning and improving digital education equity in regions with limited telecommunications infrastructure. Keywords: Distance Learning, Information System, Web-Based, Primary Education, Waterfall Abstrak: Transformasi digital dalam pendidikan dasar di Indonesia telah menjadi kebutuhan struktural jangka panjang. Namun, sekolah dasar di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur, seperti UPT SDN 04 Air Pura, masih menghadapi tantangan kesenjangan digital dan ketiadaan sistem informasi terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Pembelajaran Jarak Jauh berbasis web guna mengintegrasikan administrasi akademik dan penyampaian materi pembelajaran. Dengan menerapkan metode pengembangan Waterfall, sistem ini mengintegrasikan fitur manajemen data siswa, absensi, tugas, dan raport digital dalam satu platform. Aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, dan framework CodeIgniter ini terbukti mampu menyediakan solusi yang efisien, akurat, serta mudah diakses bagi guru dan siswa. Hasil pengujian black box menunjukkan bahwa sistem berfungsi secara optimal dan siap mendukung keberlanjutan pembelajaran jarak jauh, sekaligus berkontribusi terhadap pemerataan akses pendidikan digital di tingkat sekolah dasar dengan infrastruktur terbatas. Kata kunci: Pembelajaran Jarak Jauh, Sistem Informasi, Berbasis Web, Pendidikan Dasar, Waterfall |
Nur Aini (Institut Teknologi dan Kesehatan Sumatera Utara); Desi Irfan (Institut Teknologi dan Kesehatan Ika Bina); Maisan Dewi Puspa Khairani (Universitas Pamulang); Putri Ramadani (Institut Teknologi dan Kesehatan Ika Bina) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5104-5110 [PDF] |
| 51 |
ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP KOMUNIKASI PEMERINTAH DI MEDIA SOSIAL: IMPLIKASINYA TERHADAP KEPERCAYAAN PUBLIK DAN GOOD GOVERNANCE
Lihat AbstrakAbstract: Government communication through social media has become an important instrument in delivering public information and building public trust. However, differences in discourse, language use, and communication strategies may influence public perceptions of government credibility and the implementation of good governance. This study aims to analyze government communication on social media using Critical Discourse Analysis and examine its implications for public trust and good governance. The study employed a qualitative approach with Critical Discourse Analysis as the primary method. Data were collected from government social media content, official statements, and relevant supporting documents. The analysis focused on language patterns, discourse construction, power relations, and the representation of transparency, accountability, and public participation. The findings indicate that government communication on social media reflects ideological perspectives and institutional interests that shape public understanding. Communication characterized by transparency, consistency, and responsiveness tends to strengthen public trust and support the implementation of good governance. Conversely, unclear or one-way communication may reduce public confidence and limit meaningful public engagement. Therefore, effective government communication strategies are essential to promote transparency, accountability, and stronger public trust. Keywords: critical discourse analysis; good governance; government communication; public trust; social media Abstrak: Komunikasi pemerintah melalui media sosial telah menjadi sarana penting dalam penyampaian informasi publik serta membangun kepercayaan masyarakat. Namun, perbedaan wacana, penggunaan bahasa, dan strategi komunikasi dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kredibilitas pemerintah serta penerapan good governance. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi pemerintah di media sosial menggunakan Analisis Wacana Kritis serta mengkaji implikasinya terhadap kepercayaan publik dan good governance. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis. Data diperoleh dari konten media sosial pemerintah, pernyataan resmi, dan dokumen pendukung yang relevan. Analisis dilakukan terhadap pola bahasa, konstruksi wacana, relasi kekuasaan, serta representasi transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah di media sosial merefleksikan perspektif ideologis dan kepentingan institusi yang membentuk pemahaman masyarakat. Komunikasi yang transparan, konsisten, dan responsif cenderung meningkatkan kepercayaan publik serta mendukung penerapan good governance. Sebaliknya, komunikasi yang kurang jelas dan bersifat satu arah dapat menurunkan kepercayaan masyarakat serta menghambat partisipasi publik. Oleh karena itu, strategi komunikasi pemerintah yang efektif menjadi faktor penting dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Kata kunci: analisis wacana kritis; good governance; kepercayaan publik; komunikasi pemerintah; media sosial |
Barham Siregar (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Roikestina Silaban (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Mahyudin Situmeang (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Ramadha Yanti Parinduri (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia); Nunti Sibuea (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5098-5103 [PDF] |
| 52 |
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Studi Kasus Pada UMKM Es Kelapa Muda Khas Sumatera Barat di Kisaran)
Lihat AbstrakAbstrak: This study aims to examine the effect of price and product quality on customer satisfaction at the West Sumatran Young Coconut Ice MSME in Kisaran. This quantitative research used primary data collected through questionnaires. A total of 80 respondents were selected through purposive sampling from a population of 150 customers. Data were analyzed using the SEM-PLS method with SmartPLS software. The results show that price has no effect on customer satisfaction, with a P-Value of 0.402 > 0.05. Meanwhile, product quality has a positive and significant effect on customer satisfaction, with a P-Value of 0.000 < 0.05. The findings of this study are expected to serve as a practical reference for MSME owners of West Sumatran-style young coconut ice businesses in Kisaran in formulating more effective marketing strategies through appropriate pricing and improved product quality, thereby enhancing customer satisfaction and strengthening business competitiveness Keywords: Price; Quality; Consumen Satisfaction. Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen pada UMKM Es Kelapa Muda Khas Sumatera Barat di Kisaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi sebanyak 150 konsumen. Analisis data dilakukan menggunakan metode SEM-PLS dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga tidak berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dengan nilai P-Value 0,402 > 0,05. Sebaliknya, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai P-Value 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi pelaku UMKM es kelapa muda khas Sumatera Barat di Kisaran dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif melalui penetapan harga yang tepat dan peningkatan kualitas produk, sehingga mampu meningkatkan kepuasan konsumen serta memperkuat daya saing usaha. Kata Kunci: Harga; Kualitas; Kepuasan Konsumen. |
Nurhasannah Nurhasannah (Universitas Royal); Santoso Santoso (Universitas Royal); Bela Astuti (Universitas Royal); Bela Astuti (Universitas Royal); Bela Astuti (Universitas Royal); Bela Astuti (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5091-5097 [PDF] |
| 53 |
PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK, DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA TOKO BAHAN BANGUNAN PANGLONG BINTANG JAYA DI KOTA TEBING TINGGI
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the influence of price, product quality, and promotion on consumer purchasing decisions at Panglong Bintang Jaya, Tebing Tinggi City. A quantitative causal method was employed with a sample of 100 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through multiple linear regression. The results show that price, product quality, and promotion have a positive and significant effect on purchasing decisions, both partially and simultaneously. Promotion is the most dominant factor. The Adjusted R² value of 0.600 indicates that the three variables explain 60% of the variation in purchasing decisions. In conclusion, price, product quality, and promotion collectively play an important role in enhancing consumer purchasing decisions. Keywords: Purchasing Decision, Price, Price, Promotion. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga, kualitas produk, dan promosi terhadap keputusan pembelian konsumen di Panglong Bintang Jaya, Kota Tebing Tinggi. Metode kuantitatif kausal digunakan dengan sampel 100 responden melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa harga, kualitas produk, dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Promosi merupakan faktor paling dominan. Nilai Adjusted R² sebesar 0,600 mengindikasikan ketiga variabel menjelaskan 60% variasi keputusan pembelian. Simpulannya, harga, kualitas produk, dan promosi secara bersama-sama berperan penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Kata kunci: Keputusan Pembelian, Harga, Kualitas Produk, Promosi. |
Hastuti Handayani (Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bina Karya); Suwadi Suwadi (Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bina Karya); Ridho Azhar (Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bina Karya); Kayetan Yen (Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bina Karya) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5085-5090 [PDF] |
| 54 |
INTEGRITAS AKADEMIK DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS GOOGLE CLASSROOM PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: This study examines the level of academic integrity among students of the Faculty of Economics, Universitas Asahan, in Google Classroom (GCR)-based learning, with a focus on educational communication analysis. Using a cluster-based questionnaire administered to 55 students from the Management and Digital Business study programs, four clusters were measured: (1) perceived supervision and verification of GCR-based assignments, (2) academic dishonesty behavior and tendencies, (3) social and academic pressure in assignment submission, and (4) perceptions of sanctions and enforcement. The overall mean score of 3.18 falls in the moderate category. Cluster 4 (sanctions and enforcement, mean = 3.89) scored highest, followed by Cluster 1 (supervision and verification, mean = 3.64), Cluster 2 (dishonesty behavior, mean = 2.61), and Cluster 3 (social pressure, mean = 2.57). The findings indicate that external control mechanisms play a more dominant role in shaping student compliance with academic integrity norms than internal resistance to peer pressure, and that self-report measures of dishonesty are likely affected by social desirability bias. These results imply that strengthening academic integrity in GCR-based learning requires not only technical supervision and consistent sanction enforcement, but also deliberate cultivation of an honest academic culture at the classroom level. Keywords: Academic Integrity; Google Classroom; Educational Communication; Academic Dishonesty; Higher Education Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat integritas akademik mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Asahan dalam pembelajaran berbasis Google Classroom (GCR), dengan fokus pada isu analisis komunikasi pendidikan. Menggunakan kuesioner berbasis klaster yang melibatkan 55 mahasiswa dari Program Studi Manajemen dan Bisnis Digital, penelitian ini mengukur empat klaster: (1) persepsi pengawasan dan verifikasi tugas berbasis GCR, (2) perilaku dan kecenderungan ketidakjujuran akademik, (3) tekanan sosial dan akademik dalam pengumpulan tugas, dan (4) persepsi terhadap sanksi dan penegakan aturan. Skor rata-rata keseluruhan sebesar 3,18 berada pada kategori sedang. Klaster 4 (sanksi dan penegakan aturan, mean = 3,89) memperoleh skor tertinggi, diikuti Klaster 1 (pengawasan dan verifikasi, mean = 3,64), Klaster 2 (perilaku ketidakjujuran, mean = 2,61), dan Klaster 3 (tekanan sosial, mean = 2,57). Temuan menunjukkan bahwa mekanisme kontrol eksternal berperan lebih dominan dalam membentuk kepatuhan mahasiswa terhadap norma integritas akademik dibandingkan ketahanan internal terhadap tekanan sebaya, dan bahwa pengukuran ketidakjujuran melalui self-report kemungkinan dipengaruhi oleh social desirability bias. Hasil ini mengimplikasikan bahwa penguatan integritas akademik pada pembelajaran berbasis GCR memerlukan tidak hanya pengawasan teknis dan penegakan sanksi yang konsisten, tetapi juga pembentukan budaya akademik jujur secara sengaja di tingkat kelas. Kata kunci: Integritas Akademik; Google Classroom; Komunikasi Pendidikan; Ketidakjujuran Akademik; Pendidikan Tinggi |
Lanna Reni Gustianty (Universitas Asahan); Dian Armanto (Universitas Negeri Medan); Sri Rahmayanti (Universitas Asahan); Dailami Dailami (Universitas Asahan); Dailami Dailami (Universitas Asahan); Dailami Dailami (Universitas Asahan); Dailami Dailami (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5077-5084 [PDF] |
| 55 |
PENGARUH PERCEIVED PRICE, PERCEIVED USEFULNESS, DAN PEMASARAN PERSONALISASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK BRAND EIGER PADA KONSUMEN DI KOTA TEBING TINGGI
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to analyze the influence of perceived price, perceived usefulness, and personalized marketing on purchasing decisions for Eiger products among consumers in Tebing Tinggi City. This research employs a quantitative approach with a descriptive method. The sample consists of 96 respondents determined using the Cochran formula through purposive sampling. Data were collected via digital questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS software. The results indicate that perceived price, perceived usefulness, and personalized marketing have a positive and significant effect on purchasing decisions, both partially and simultaneously. The conclusion of this study confirms that competitive pricing strategies, the functional value of products, and personalized marketing approaches are crucial variables in enhancing consumer purchasing decisions amidst intense market competition. Keywords: Perceived Price, Perceived usefulness, Marketing personalization, Purchasing decisions,Eiger Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived price, perceived usefulness, dan pemasaran personalisasi terhadap keputusan pembelian produk Eiger pada konsumen di Kota Tebing Tinggi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Cochran melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner digital dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived price, perceived usefulness, dan pemasaran personalisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi penetapan harga yang kompetitif, nilai fungsional produk, dan pendekatan pemasaran yang personal merupakan variabel krusial dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen Eiger di tengah persaingan pasar yang ketat. Kata kunci: Persepsi harga, Persepsi Kegunaan, Pemasaran personalisasi, Keputusan pembelian, Eiger. |
Rakhmawati Purba (STIE Bina Karya); Bobby Hartanto (STIE Bina Karya); Didik Rahmat Prayuda (STIE Bina Karya); Indri Ayu Pratiwi (STIE Bina Karya) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5068-5076 [PDF] |
| 56 |
INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BANGUN RUANG MATEMATIKA BERBASIS AUGMENTED REALITY DAN ANDROID
Lihat AbstrakAbstract: Learning three-dimensional (3D) geometric solids remains one of the persistent challenges in mathematics education because students must imagine abstract spatial objects that textbooks can only present in two dimensions. This condition often lowers students' learning interest and hinders their spatial reasoning, particularly at the junior high school level. This study aims to design and develop an interactive learning medium in the form of an Augmented Reality (AR)-based pocket book for teaching geometric solids (cube, cuboid, triangular prism, and quadrilateral pyramid) using the Marker Based Tracking method on the Android platform. The research employed a Research and Development (R&D) approach following the ADDIE model, covering the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The application was built using Unity3D as the development engine and Vuforia SDK as the marker recognition library, then tested on mobile devices to measure accuracy, latency, frame rate, device compatibility, and marker-detection distance. The results show that the application can detect markers at a distance of 8-77 cm with a latency of 1000-2000 ms and a frame rate of 15-30 fps, and it runs properly on Android devices from version 7.0 onward. These findings indicate that the pocket book is feasible as an alternative interactive medium to strengthen students' spatial imagination of geometric solids. Keywords: augmented reality; media pembelajaran; bangun ruang; marker based tracking; android. Abstrak: Pembelajaran bangun ruang sisi datar masih menjadi salah satu materi matematika yang sulit dipahami siswa karena menuntut kemampuan membayangkan objek tiga dimensi yang di dalam buku teks hanya digambarkan secara dua dimensi. Kondisi ini kerap menurunkan minat belajar sekaligus menghambat kemampuan spasial siswa, terutama di jenjang sekolah menengah pertama. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan media pembelajaran interaktif berupa buku saku berbasis Augmented Reality (AR) untuk materi bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma segitiga, dan limas segi empat) dengan metode Marker Based Tracking berbasis Android. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Aplikasi dibangun menggunakan Unity3D sebagai mesin pengembang dan Vuforia SDK sebagai pustaka pengenal marker, kemudian diuji pada perangkat bergerak untuk mengukur akurasi, latensi, frame rate, kompatibilitas perangkat, dan jarak deteksi marker. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi mampu mendeteksi marker pada jarak 8-77 cm dengan latensi 1000-2000 ms dan frame rate 15-30 fps, serta dapat berjalan baik pada perangkat Android versi 7.0 ke atas. Temuan ini mengindikasikan bahwa buku saku tersebut layak digunakan sebagai media interaktif alternatif untuk memperkuat imajinasi spasial siswa terhadap bangun ruang. Kata kunci: augmented reality; media pembelajaran; bangun ruang; marker based tracking; android. |
Denny Haris (Universitas Negeri Medan); Zulfahmi Indra (Universitas Negeri Medan); Yasifiati Hia (Universitas Negeri Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5294-5301 [PDF] |
| 57 |
IMPLEMENTASI PLATFORM PENG ADUAN MASYARAKAT PADA KANTOR CAMAT SILAEN BERBASIS WEB TERINTEGRASI DENGAN WHATSAPP GATEWAY
Lihat AbstrakAbstract: Public complaint management at the Silaen Sub-district Office, Toba Regency, has traditionally relied on conventional, in-person procedures that require citizens to visit the office directly to submit a complaint. This limitation results in long waiting times, undocumented reports, and an absence of any tracking mechanism for residents. This study designs and implements a web-based public complaint platform, internally referred to as PARI-SILAEN, that is integrated with a WhatsApp Gateway service to overcome these limitations. The system was developed using the Rapid Application Development (RAD) method through four iterative stages: Requirements Planning, User Design, Construction, and Cutover, and was built with PHP Native, MySQL, Bootstrap 5, Chart.js, DataTables, and the FONNTE API as the WhatsApp notification service. Identity validation is layered across three mechanisms: automatic verification of the first six digits of the National Identity Number (NIK) against the official regional code of Silaen Sub-district (121203), mandatory selection of a registered home village from twenty-three villages, and manual verification by an Admin officer, while GPS coordinates are used only to record the incident location rather than to validate residency. The system manages six complaint statuses, namely New, Verified, In Process, Completed, Rejected, and Escalated, each of which triggers an automatic WhatsApp notification through eight predefined message triggers. System functionality was evaluated using Black-Box Testing across fifteen scenarios covering public, administrator, and executive access, all of which were declared valid, while User Acceptance Testing (UAT) involving Likert-scale questionnaires recorded a feasibility score of 91.50% from the citizen group and 93.33% from the internal apparatus group, both falling into the “Very Effective” category. These findings indicate that the integration of a structured web-based complaint workflow with automated WhatsApp notifications meaningfully improves the transparency, responsiveness, and administrative accountability of public services at the sub-district level. Keywords: public complaint platform; WhatsApp Gateway; e-government; Rapid Application Development; NIK identity validation Abstrak: Pengelolaan pengaduan masyarakat di Kantor Camat Silaen, Kabupaten Toba, selama ini masih berjalan secara konvensional sehingga mengharuskan warga datang langsung ke kantor untuk menyampaikan keluhan. Kondisi ini menimbulkan waktu tunggu yang lama, pengaduan yang tidak terdokumentasi, serta tidak adanya mekanisme pelacakan bagi warga. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sebuah platform pengaduan masyarakat berbasis web, yang secara internal disebut PARI-SILAEN, yang diintegrasikan dengan layanan WhatsApp Gateway untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Sistem dikembangkan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) melalui empat tahapan iteratif, yaitu Requirements Planning, User Design, Construction, dan Cutover, serta dibangun dengan PHP Native, MySQL, Bootstrap 5, Chart.js, DataTables, dan FONNTE API sebagai layanan notifikasi WhatsApp. Validasi identitas dirancang secara berlapis melalui tiga mekanisme, yaitu pemeriksaan otomatis terhadap enam digit pertama Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dicocokkan dengan kode wilayah resmi Kecamatan Silaen (121203), kewajiban memilih desa domisili dari dua puluh tiga desa terdaftar, serta verifikasi manual oleh Admin, sementara koordinat GPS hanya digunakan untuk mencatat lokasi kejadian dan bukan sebagai alat validasi domisili. Sistem mengelola enam status aduan, yaitu Baru, Diverifikasi, Diproses, Selesai, Ditolak, dan Eskalasi, yang masing-masing memicu notifikasi WhatsApp otomatis melalui delapan jenis pemicu pesan yang telah ditetapkan. Pengujian fungsionalitas sistem dilakukan melalui Black-Box Testing terhadap lima belas skenario yang mencakup akses publik, administrator, dan eksekutif, dengan seluruh skenario dinyatakan valid, sementara User Acceptance Testing (UAT) menggunakan kuesioner skala Likert mencatat skor kelayakan sebesar 87.60% dari kelompok masyarakat dan 87.00% dari kelompok aparatur internal, yang keduanya berada pada kategori “Sangat Efektif”. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi alur kerja pengaduan berbasis web yang terstruktur dengan notifikasi WhatsApp otomatis secara nyata meningkatkan transparansi, responsivitas, dan akuntabilitas administrasi pelayanan publik di tingkat kecamatan. Kata kunci: platform pengaduan masyarakat; WhatsApp Gateway; e-government; Rapid Application Development; validasi identitas NIK |
Anirma Kandida Ginting (Universitas Katolik Santo Thomas); Masdiana Sagala (Universitas Katolik Santo Thomas); Novriadi Antonius Siagian (Universitas Katolik Santo Thomas Medan); Christine Casin Rumondang Simanjuntak (Universitas Katolik Santo Thomas Medan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5149-5158 [PDF] |
| 58 |
ANALISIS UNSUR HARA KOMPOS BERBAHAN DASAR KOTORAN SAPI DAN KAMBING DENGAN SAYUR-SAYURAN SEBAGAI STARTER ALAMI
Lihat AbstrakAbstract: The increasing amount of organic waste and livestock manure has become an environmental problem requiring proper management. This study aimed to analyze the nutrient content of compost made from cow manure and goat manure using vegetable waste as a natural starter and to evaluate its conformity with Indonesian National Standard SNI 19-7030-2004. The study used an experimental method consisting of three treatments: cow manure compost, goat manure compost, and mixed manure compost. Parameters analyzed included temperature, pH, moisture content, nitrogen, phosphorus, potassium, and organic carbon. The results showed that all samples met the standard requirements for N, P, and K contents. The highest nitrogen content was found in goat manure compost at 3.22%. The highest phosphorus content was 21.81%, while potassium reached 14.56%. Organic carbon ranged from 42.64% to 44.16%. Moisture content remained above the SNI standard. Goat manure compost exhibited better nutrient quality than cow manure compost. Keyword: compost, cow manure, goat manure, vegetable waste, nutrient content. Abstrak: Peningkatan jumlah sampah organik dan limbah peternakan menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang memerlukan pengelolaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan unsur hara kompos berbahan dasar kotoran sapi dan kotoran kambing dengan sampah sayuran sebagai starter alami serta mengevaluasi kesesuaiannya terhadap SNI 19-7030-2004. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan tiga perlakuan yaitu kompos kotoran sapi, kompos kotoran kambing, dan campuran kotoran sapi dan kambing. Parameter yang dianalisis meliputi suhu, pH, kadar air, nitrogen, fosfor, kalium, dan karbon organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel memenuhi standar unsur hara N, P, dan K. Kandungan nitrogen tertinggi terdapat pada kompos kotoran kambing sebesar 3,22%. Kandungan fosfor tertinggi sebesar 21,81%, sedangkan kandungan kalium tertinggi sebesar 14,56%. Kandungan C-organik berkisar antara 42,64%–44,16%. Kadar air kompos masih berada di atas standar SNI. Kompos berbahan dasar kotoran kambing menunjukkan kualitas unsur hara yang lebih baik dibandingkan kompos kotoran sapi. Kata kunci: kompos, kotoran sapi, kotoran kambing, sampah sayuran, unsur hara. |
Dertha Mukhtar; Mistia Sari; Leila Muhelni; Andra Ramadhan (Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 4 (2026) |
Hal: 5513 – 5520 [PDF] |
| 59 |
ANALISIS KINERJA KEUANGAN UMKM SEBELUM DAN SESUDAH MENGGUNAKAN APLIKASI AKUNTANSI DIGITAL
Lihat AbstrakAbstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an essential role in Indonesia's economy; however, many still face challenges in financial management due to manual bookkeeping systems. This study aims to analyze the financial performance of MSME Ramekan Aja before and after implementing the Kledo digital accounting application. The research employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving the MSME owner. The findings indicate that prior to using Kledo, financial records were maintained manually, resulting in recording errors, delays in financial reporting, difficulties in monitoring cash flow, and limited financial information for business decision-making. After implementing Kledo, the financial recording process became more systematic, integrated, and accurate. The application automatically generated financial statements, including income statements, balance sheets, and cash flow reports, while also facilitating inventory, accounts receivable, and accounts payable management. Furthermore, the real-time financial dashboard enabled business owners to monitor financial conditions more effectively and make data-driven decisions. Overall, the implementation of Kledo improved administrative efficiency, reduced human error, enhanced the quality of financial reports, and supported better business performance. Therefore, digital accounting applications such as Kledo can serve as an effective solution for improving financial management and supporting the sustainability and competitiveness of MSMEs in the digital era. Keywords: Financial Performance, Digital Accounting Applications, Financial Efficiency, Business Decisions, Financial Reports. Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan akibat penggunaan sistem pencatatan manual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan UMKM Ramekan Aja sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi akuntansi digital Kledo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pemilik UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan Kledo, pencatatan keuangan dilakukan secara manual sehingga sering terjadi kesalahan pencatatan, keterlambatan penyusunan laporan keuangan, kesulitan memantau arus kas, serta terbatasnya informasi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan. Setelah menggunakan aplikasi Kledo, proses pencatatan transaksi menjadi lebih sistematis, terintegrasi, dan akurat. Aplikasi mampu menghasilkan laporan keuangan secara otomatis, meliputi laporan laba rugi, neraca, dan arus kas, serta memudahkan pengelolaan persediaan, piutang, dan utang. Selain itu, dashboard keuangan yang tersedia memberikan informasi keuangan secara real-time sehingga membantu pemilik usaha dalam memantau kondisi usaha dan mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat. Secara keseluruhan, penggunaan aplikasi Kledo meningkatkan efisiensi administrasi keuangan, mengurangi risiko kesalahan pencatatan (human error), meningkatkan kualitas laporan keuangan, serta mendukung peningkatan kinerja keuangan UMKM. Dengan demikian, penerapan aplikasi akuntansi digital Kledo menjadi salah satu solusi yang efektif dalam mendukung transformasi digital, meningkatkan daya saing, dan menjaga keberlanjutan usaha UMKM. Kata kunci: Kinerja Keuangan, Aplikasi Akuntansi Digital, Efisiensi Keuangan, Keputusan Bisnis, dan Laporan Keuangan. |
Arninda Sekar Sari Siregar (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 3 (2026) |
Hal: 5090-5095 [PDF] |
| 60 |
MOTIVASI PARA LANSIA DAN PARUH BAYA DALAM MENGIKUTI MAJELIS TAKLIM AL-HIDAYAH DI KELURAHAN GARUNTANG KECAMATAN BUMI WARAS KOTA BANDAR LAMPUNG
Lihat AbstrakPenelitian ini memiliki relevansi penting dalam mengungkap motivasi kelompok usia paruh baya dan lansia dalam mengikuti kegiatan di Majlis Taklim Al-Hidayah serta memberikan kontribusi akademik terhadap kajian mengenai hubungan antara religiusitas, kebutuhan sosial, dan kesejahteraan psikologis pada fase usia tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk motivasi keagamaan yang mendorong keterlibatan jamaah dalam kegiatan majelis taklim sekaligus menganalisis peran majelis taklim dalam memenuhi kebutuhan spiritual, sosial, dan psikologis para anggotanya. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam, dengan analisis yang memanfaatkan teori perkembangan psikososial dari Erik Erikson, khususnya tahap generativitas versus stagnasi pada usia paruh baya dan integritas ego versus keputusasaan pada usia lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keikutsertaan jamaah berusia 45–65 tahun dipengaruhi oleh menurunnya aktivitas produktif, munculnya perasaan kesepian, serta meningkatnya kesadaran akan dimensi spiritual dan kehidupan setelah kematian. Kondisi tersebut mendorong mereka untuk memperdalam praktik keagamaan sebagai sarana memperoleh ketenangan batin, memperkuat hubungan dengan Tuhan, serta menemukan kembali makna hidup pada usia senja. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa majelis taklim berperan tidak hanya sebagai ruang pembelajaran agama, tetapi juga sebagai komunitas sosial yang memberikan dukungan emosional, rasa memiliki, dan jaringan pertolongan sosial yang penting bagi kesejahteraan sosial, psikologis, dan spiritual para jamaah pada fase paruh baya dan lanjut usia. |
Willia Novi Aryani (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung); Suhandi (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung); Ahmad Sanusi (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 4 (2026) |
Hal: 5503 – 5512 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.