Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.
| No | Judul & Abstrak | Penulis & Afiliasi | Jurnal & Edisi | Metadata |
|---|---|---|---|---|
| 701 |
ANALISIS KUALITAS PRODUKSI AYAM BROILER MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING DAN ALGORITMA C4.5
Lihat AbstrakAbstract: Broiler chicken production is influenced by various factors, such as feed, environment, and maintenance management, which generate large amounts of complex production data. This condition causes the assessment and decision-making processes related to production quality to often be suboptimal and not based on in-depth data analysis. This study aims to implement the K-Means method and C4.5 algorithm to produce an analysis process that can be used as a solution in determining broiler chicken production quality in the South Coast region. The K-Means method is used to classify broiler chicken production data based on similar characteristics to facilitate pattern identification. The C4.5 algorithm was used to build a decision tree model to determine and predict broiler chicken production quality based on the most influential attributes. The research dataset was sourced from farm data in the South Coast region, with a total of 157 data points obtained. The clustering results presented three main segments, namely 94 with good results, 58 data with moderate results, and 5 data with poor results. Meanwhile, the C4.5 algorithm was built based on the clustering results from K-Means. The accuracy was calculated using the F1 score, with an accuracy of 93,75%. Keywords: Broiler Chicken;K-Means; C4.5 Algorithm. Abstrak: Produksi ayam broiler dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pakan, lingkungan, dan manajemen pemeliharaan, yang menghasilkan data produksi dalam jumlah besar dan bersifat kompleks. Kondisi ini menyebabkan proses penilaian dan pengambilan keputusan terkait kualitas produksi sering kali belum optimal dan kurang didasarkan pada analisis data yang mendalam. Penelitian dilakukan bertujuan untuk Mengimplementasikan metode K-Means dan algoritma C4.5 untuk menghasilkan proses analisis yang dijadikan solusi dalam penentuan kualitas produksi ayam broiler di wiliyah Pesisir Selatan. Metode K-Means digunakan untuk mengklasifikasikan data produksi ayam broiler berdasarkan kesamaan karakteristik untuk memudahkan identifikasi pola. Algoritma C4.5 Digunakan untuk membangun model pohon keputusan dalam menentukan dan memprediksi kualitas produksi ayam broiler berdasarkan atribut yang paling berpengaruh. Dataset penelitian bersumber dari data peternakan di wilayah Pesisir Selatan, Dengan total data ada 157 data yang didapatkan. Hasil klustering menyajikan tiga segmen utama yaitu 94 dengan hasil baik, 58 data dengan hasil sedang dan 5 data dengan hasil buruk, Sedangkan Algoritma C4.5 dibangun berdasarkan hasil klustering dari K-Means. Perhitungan Hasil akurasi dengan f1 score Dengan hasil akurasi 93,75%. Kata Kunci: Ayam Broiler, K-Means, Algoritma C4.5 |
Oriza Rama Saputra (Universitas Putra Indonesia YPTK); Rini Sovia (Universitas Putra Indonesia YPTK); Musli Yanto (Universitas Putra Indonesia YPTK) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1088-1094 [PDF] |
| 702 |
KLASIFIKASI TIPE KACA MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR
Lihat AbstrakAbstract: Glass is a material that is widely used in various fields, such as construction, the automotive industry, and household appliances. Each type of glass has different characteristics based on its chemical composition and production process. Problems arise when the process of identifying glass types is still done manually, which is time-consuming, costly, and prone to error. This study aims to apply the K-Nearest Neighbor (K-NN) method in classifying glass types based on their chemical content attributes. The data in this study was sourced from Kaggle, namely the Glass Identification Dataset. The data used consisted of several chemical features, such as Na, Mg, Al, Si, K, Ca, Ba, and Fe, with seven categories of glass classes. The results showed that the K-NN method was able to classify glass types well and could be an effective solution to assist in the automatic glass identification process. Keyword: Classification, K-Nearest Neighbor, Data Mining, Types of Glass. Abstrak: Kaca merupakan material yang banyak digunakan dalam berbagai bidang, seperti konstruksi, industri otomotif, dan peralatan rumah tangga. Setiap jenis kaca memiliki karakteristik yang berbeda berdasarkan komposisi kimia dan proses produksinya. Permasalahan muncul ketika proses identifikasi jenis kaca masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu, biaya, dan berpotensi menimbulkan kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode K-Nearest Neighbor (K-NN) dalam mengklasifikasikan jenis kaca berdasarkan atribut kandungan kimianya. Data dalam penelitian ini bersumber dari Kaggle, yaitu Glass Identification Dataset. Data yang digunakan terdiri dari beberapa fitur kimia, seperti Na, Mg, Al, Si, K, Ca, Ba, dan Fe, dengan tujuh kategori kelas kaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode KNN mampu mengklasifikasikan jenis kaca dengan baik dan dapat menjadi solusi yang efektif untuk membantu proses identifikasi kaca secara otomatis. Kata kunci: Klasifikasi, K-Nearest Neighbor, Data Mining, Jenis Kaca. |
Muhammad Azwar Al Ayyub (Universitas Asahan); Weny Nur Afdilla Simangunsong (Universitas Asahan); Dini Farhatun (Universitas Asahan); Emi Dea (Universitas Asahan); Selfina Agustin (Universitas Asahan); Zulfa Ar Rahman (Universitas Asahan); Muhammad Ridho (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 146-155 [PDF] |
| 703 |
ANALISIS SENTIMEN ULASAN APLIKASI GETCONTACT DI GOOGLE PLAY STORE MENGGUNAKAN TEKNIK NAÃVE BAYES UNTUK PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN
Lihat AbstrakAbstract: The rapid development of information technology has led to the emergence of various digital applications to meet communication needs, one of which is Getcontact. This application enables users to identify phone numbers, detect spam calls, and protect user privacy. As the number of users increases, Getcontact has received numerous reviews on the Google Play Store, containing both positive and negative opinions. These reviews are valuable for developers to evaluate service quality and user satisfaction. However, the large volume of reviews makes manual analysis inefficient. This study aims to analyze user review sentiments of the Getcontact application on the Google Play Store using the Naive Bayes Classifier algorithm. The data were collected from user reviews and processed through several stages, including case folding, tokenizing, stopword removal, and stemming. After preprocessing, the text data were transformed into numerical form using the TF-IDF method, then classified into positive and negative sentiment categories using the Naive Bayes algorithm. The model was evaluated using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics. The results show that the Naive Bayes algorithm can classify user review sentiments with a high level of accuracy, making it effective for analyzing public opinions about the Getcontact application. Based on the analysis, most user reviews indicate positive sentiments, suggesting that users are generally satisfied with the application's features and services. These findings can serve as input for developers to maintain existing strengths and improve aspects that still receive user complaints. Keyword: sentiment analysis; naïve bayes; getcontact; google play store; text mining Abstrak: Perkembangan teknologi informasi yang pesat mendorong munculnya berbagai aplikasi digital untuk memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat, salah satunya adalah aplikasi Getcontact. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi nomor telepon, mendeteksi panggilan spam, serta melindungi privasi pengguna. Seiring meningkatnya jumlah pengguna, aplikasi Getcontact memperoleh banyak ulasan di Google Play Store yang berisi opini positif maupun negatif. Ulasan tersebut dapat menjadi sumber informasi penting bagi pengembang untuk menilai kualitas layanan dan tingkat kepuasan pengguna. Namun, jumlah ulasan yang sangat besar membuat analisis manual menjadi tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen ulasan pengguna aplikasi Getcontact di Google Play Store dengan menggunakan algoritma Naive Bayes Classifier. Data penelitian diperoleh melalui pengumpulan ulasan pengguna yang kemudian diproses melalui beberapa tahapan, yaitu case folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming. Setelah dilakukan preprocessing, data diubah menjadi bentuk numerik menggunakan metode TF-IDF, lalu diklasifikasikan ke dalam kategori sentimen positif dan negatif menggunakan algoritma Naive Bayes. Evaluasi model dilakukan dengan menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes mampu mengklasifikasikan sentimen ulasan pengguna dengan tingkat akurasi yang tinggi, sehingga efektif digunakan untuk menganalisis opini publik terhadap aplikasi Getcontact. Berdasarkan hasil analisis, mayoritas ulasan pengguna menunjukkan sentimen positif yang mengindikasikan bahwa pengguna merasa puas terhadap fitur dan layanan aplikasi. Hasil ini dapat menjadi masukan bagi pengembang untuk mempertahankan keunggulan yang ada serta memperbaiki aspek-aspek yang masih mendapat keluhan dari pengguna. Kata kunci: analisis sentimen; naïve bayes; getcontact; google play store; text mining |
Mhd Tantowi Maulana (Universitas Asahan); Helmi Fauzi Siregar (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 138-145 [PDF] |
| 704 |
ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF THE EMPLOYEE WELL-BEING PROGRAM ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT MANADO STATE POLYTECHNIC
Lihat AbstrakAbstract: Background: The demands of the workplace in higher education institutions, including polytechnics, require optimal performance from their human resources. Stress, burnout, and work-life imbalance can reduce productivity. The Employee Well-Being (EWB) program is designed to improve the holistic well-being (physical, mental, social, and financial) of employees. However, the program's effectiveness in boosting performance in the context of Manado State Polytechnic requires empirical study. Objective: This study aims to analyze the relationship and influence of employee perceptions on the effectiveness of the Employee Well-Being Program on their performance.Method: The study used a quantitative approach with a survey method. A sample of 50 employees (lecturers and educational staff) at Manado State Polytechnic was selected using a purposive sampling technique. Data were collected through a closed questionnaire measuring two variables: (1) Perception of the Effectiveness of the EWB Program (24 indicators including physical health, mental support, social relationships, and financial well-being) and (2) Employee Performance (10 task-based and contextual indicators). Data were analyzed statistically using the Pearson Product Moment correlation test and simple linear regression analysis.Results: The analysis results show a correlation coefficient (r) of 0.712, which indicates a strong positive relationship between the perception of the effectiveness of the EWB Program and employee performance. The R Square value (coefficient of determination) is 0.507, meaning that approximately 50.7% of the variation in employee performance can be explained by variations in their perceptions of the effectiveness of the EWB Program. The results of the regression test show the equation Y = 15.245 + 0.789X, with a significance value (p) |
Jufrina Mandulangi (Manado State Polytechnic); Precylia Ribka Rambing (Manado State Polytechnic); Lis M.Yapanto (Universitas Terbuka Pondok Cabe Jakarta) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1342 – 1347 [PDF] |
| 705 |
KONSEPTUALISASI EKONOMI PADA DEBAT CALON WAKIL PRESIDEN 2024: KAJIAN LINGUISTIK KOGNITIF
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to identify and analyze the types of conceptual metaphors used by the vice-presidential candidates in the 2024 debate to interpret the concept of the economy in constructing linguistic reality. The research employs a descriptive qualitative approach with data consisting of metaphorical expressions found in the 2024 vice-presidential debate. The data were collected using the observation method, specifically the non-participatory observation and note-taking techniques, and were analyzed using the referential identity (matching) method. The results reveal four main conceptual metaphors underlying the economic discourse, namely: (1) THE ECONOMY IS A PLANT/ORGANISM, (2) THE ECONOMY IS A MECHANICAL MACHINE, (3) THE ECONOMY IS A LIQUID IN A CONTAINER, and (4) THE ECONOMY IS A PRISONER. These findings demonstrate that conceptual metaphors not only represent the cognitive ways of thinking of the speakers but also function as rhetorical tools used to shape public perception. Keywords: conceptual metaphor, economy, vice-presidential debate, cognitive linguistics Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis metafora konseptual yang dgunakan para calon wakil presiden dalam debat untuk memaknai konsep ekonomi dalam mewujudkan realitas bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptis dengan data berupa ungkapan metaforis yang terdapat dalam debat calon wakil presiden tahun 2024. Data dikumpulkan menggunakan metode simak dan teknik simak libat cakap dan teknik catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan. Hasilnya, terdapat empat metafora konseptual yang mendasari wacana ekonomi tersebut, yaitu: 1) EKONOMI ADALAH TUMBUHAN/ORGANISME. 2) EKONOMI ADALAH MESIN MEKANIK, 3) EKONOMI ADALAH CAIRAN DALAM WADAH, dan 4) EKONOMI ADALAH NARAPIDANA. Temuan ini membuktikan bahwa metafora konseptual bukan hanya merepresentasikan cara berpikir secara kognitif seorang penutur, tetapi juga menjadi alata retoris yang digunakan untuk emembentuk persepsi publik. Kata Kunci: metafora konseptual, ekonomi, debat cawapres, linguistik kognitif |
Nurul Hanna Fauziyyah (Universitas Borneo Tarakan); Sofia Sofia (Universitas Borneo Tarakan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 1259-1265 [PDF] |
| 706 |
IMPLEMENTASI ALGORITMA K-MEANS UNTUK SEGMENTASI PRODUK MAKANAN BERDASARKAN HARGA DAN RATING PADA GOFOOD
Lihat AbstrakAbstract: This study aims to apply the K-Means algorithm for food product segmentation on the GoFood service based on price and rating variables. The large variety of available products makes data difficult to analyze without systematic grouping, necessitating a method capable of automatically clustering data so that patterns and characteristics become clearer. The K-Means algorithm was chosen for its simple, fast, and effective computational process in dividing data based on distance similarity. The research process includes collecting public datasets, determining the number of clusters, selecting initial centroids, calculating distances using Euclidean Distance, grouping data to the nearest cluster, and iteratively updating centroids until convergence is achieved. Results show that K-Means successfully grouped data into three clusters: Cluster 1 with high price and high rating, Cluster 2 with moderate price and highest rating, and Cluster 3 with low price and very high rating. This study produced a web-based system that automatically processes data and displays clustering results in an easily understandable interface. Keywords: K-Means, Clustering, Segmentation, GoFood, Data Mining Abstrak: Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma K-Means untuk segmentasi produk makanan pada layanan GoFood berdasarkan variabel harga dan rating. Banyaknya variasi produk menyebabkan data sulit dianalisis tanpa pengelompokan sistematis, sehingga diperlukan metode yang mampu mengelompokkan data secara otomatis agar pola dan karakteristik terlihat lebih jelas. Algoritma K-Means dipilih karena memiliki proses perhitungan yang sederhana, cepat, dan efektif dalam membagi data berdasarkan tingkat kemiripan jarak. Proses penelitian meliputi pengumpulan dataset publik, penentuan jumlah cluster, pemilihan centroid awal, perhitungan jarak menggunakan Euclidean Distance, pengelompokan data ke cluster terdekat, hingga pembaruan centroid secara iteratif sampai kondisi konvergen tercapai. Hasil penelitian menunjukkan K-Means berhasil mengelompokkan data ke dalam tiga cluster: Cluster 1 dengan harga tinggi dan rating tinggi, Cluster 2 dengan harga sedang dan rating tertinggi, serta Cluster 3 dengan harga rendah dan rating sangat tinggi. Penelitian ini menghasilkan sistem berbasis web yang mengolah data secara otomatis dan menampilkan hasil clustering dalam tampilan mudah dipahami. Kata kunci: K-Means, Clustering, Segmentasi, GoFood, Data Mining |
Irma Sari Dewi Saragih (Universitas Asahan); Zunaida Sitorus (Universitas Asahan) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 119-125 [PDF] |
| 707 |
INOVASI PERTANIAN DIGITAL DALAM PENGELOLAAN NUTRISI CAIR NITROGEN TANAMAN KANGKUNG
Lihat AbstrakAbstract: The management of liquid nitrogen nutrients in water spinach cultivation is still largely performed manually, which can lead to inaccurate dosage, irregular fertilization schedules, and uneven nutrient distribution. This study aims to design and implement a digital agriculture system based on the Internet of Things (IoT) for managing liquid nitrogen nutrients in water spinach cultivation. The research adopts an applied research method with a systems engineering approach. The developed system utilizes an ESP32 microcontroller as the main control unit, a Real Time Clock (RTC) module for fertilization scheduling, a relay as an actuator controller, and a water pump to automatically distribute liquid nutrients according to plant growth stages. The study was conducted on a water spinach cultivation field in Punggulan Village, Asahan Regency, using one planting bed as the research sample. The implementation results indicate that the system is capable of delivering liquid nutrients in a scheduled and consistent manner, thereby improving fertilization efficiency in terms of time, labor, and uniformity of nutrient distribution. Furthermore, the application of this system has a positive impact on the growth of water spinach plants. Therefore, the proposed system has the potential to enhance land productivity and support the adoption of IoT-based modern agricultural technology. Keyword: Internet of Things, ESP32, Real Time Clock, liquid nitrogen nutrients, water spinach, digital agriculture Abstrak: Pengelolaan nutrisi cair nitrogen pada budidaya tanaman kangkung masih banyak dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan ketidaktepatan dosis, ketidakteraturan waktu pemupukan, serta distribusi nutrisi yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan sistem pertanian digital berbasis Internet of Things (IoT) dalam pengelolaan nutrisi cair nitrogen pada tanaman kangkung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan dengan pendekatan rekayasa sistem. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan mikrokontroler ESP32 sebagai unit kendali utama, modul Real Time Clock (RTC) sebagai penjadwal pemupukan, relay sebagai pengendali aktuator, serta pompa air untuk mendistribusikan nutrisi cair secara otomatis sesuai umur tanaman. Penelitian dilaksanakan pada lahan budidaya kangkung di Desa Punggulan, Kabupaten Asahan, dengan satu bulutan sebagai sampel penelitian. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pemberian nutrisi cair secara terjadwal dan konsisten, serta meningkatkan efisiensi pemupukan dari segi waktu, tenaga kerja, dan pemerataan distribusi nutrisi. Penerapan sistem ini juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan tanaman kangkung. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan berpotensi mendukung peningkatan produktivitas lahan dan penerapan teknologi pertanian modern berbasis IoT. Kata kunci: Internet of Things, ESP32, RTC, nutrisi cair nitrogen, tanaman kangkung, pertanian digital. |
Herman Saputra (Universitas Royal); Nofriadi Nofriadi (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8 No 4 (2025) |
Hal: 5678-5686 [PDF] |
| 708 |
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LENGKONG KULON MELALUI PENGEMBANGAN KEMAMPUAN LITERASI LINGKUNGAN, LITERASI MAKANAN DAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS MENUJU DESA MANDIRI BERBASIS SDG'S
Lihat AbstrakAbstract: This community service activity aims to improve environmental literacy and English language skills of the people of Lengkong Kulon Village, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. By referring to the sustainable development goals (SDGs) and for the development of tourism areas in Lengkong Kulon Village,  this Community Service Activity is expected to help encourage village independence through an understanding of environmental issues and increased foreign language competency, especially English, which will open economic and social opportunities for the local community and facilitate the development of tourism areas in the village. This activity is carried out through training and socialization involving the village community, with an approach based on active involvement and the use of relevant technology. This Community Service activity focus on developing environmental literacy and food pedagogy to the Lengkong Kulon Village community through groups of mothers of PAUD students and PAUD teachers as well as Lengkong Kulon village officials. Keywords: environmental literacy , food literacy, food pedagogy  Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan dan kemampuan bahasa Inggris masyarakat Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Dengan mengacu pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) serta untuk pengembangan daerah wisata di desa Lengkong Kulon. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini diharapkan dapat membantu mendorong kemandirian desa melalui pemahaman terhadap isu-isu lingkungan serta peningkatan kompetensi bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, yang akan membuka peluang ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat dan memperlancar pengembangan daerah wisata di desa tersebut. Kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan dan sosialisasi yang melibatkan masyarakat desa, dengan pendekatan yang berbasis pada keterlibatan aktif serta pemanfaatan teknologi yang relevan. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat berfokus kepada pengembangan literasi lingkungan dan pedagogi pangan (food pedagogy) kepada Masyarakat desa Lengkong Kulon melalui kelompok ibu-ibu wali murid PAUD dan guru-guru PAUD serta aparat desa Lengkong Kulon.Kata Kunci: literasi lingkungan, literasi makanan, pedagogi pangan |
Titi Chandrawati (Universitas Terbuka); Susy Puspitasari (Universitas Terbuka); Gusti Nurdin (Universitas Terbuka); Adrian Rasiky (Universitas Terbuka); Rusanah Rusanah (Universitas Terbuka); Rahma Fatonah (Universitas Terbuka) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 985 - 991 [PDF] |
| 709 |
INTEGRASI TOLU SAHUNDULAN PADA MATERI SUDUT SEGITIGA: ANALISIS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA
Lihat AbstrakAbstract: This study examines in depth the integration process using the "Tolu Sahundulan" philosophy in the topic of triangular angles and analyzes its influence on students' creative thinking skills. Creative thinking ability is an essential competency that needs to be developed in mathematics learning to equip students with innovative problem-solving skills. Conventional methods are often inadequate in stimulating student creativity. Therefore, this study explores the potential of the Tolu Sahundulan method which is assumed to offer a more active and exploratory learning approach. This study uses a qualitative approach with students involved in learning triangular angles using the Tolu Sahundulan philosophy. Data were obtained through classroom observations, in-depth interviews, and analysis of student work. The results of the analysis show that the integration of Tolu Sahundulan in learning triangular angles significantly encourages students to explore concepts more deeply, produce various solution strategies, and show improvements in thinking flexibility and originality of ideas. These findings confirm that Tolu Sahundulan can be an effective alternative learning method for improving students' creative thinking skills in mathematics. Implications of this research include recommendations for educators and curriculum developers to adopt student-centered and creativity-stimulating learning methods. Keywords: Tolu Sahundulan, Creative Thinking Ability in Mathematics, Triangle Angles Abstrak: Penelitian ini mengkaji secara mendalam proses integrasi menggunakan falsafah "Tolu Sahundulan" dalam materi sudut segitiga serta menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Kemampuan berpikir kreatif merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika guna membekali siswa dengan keterampilan pemecahan masalah yang inovatif. Metode konvensional seringkali belum memadai dalam menstimulasi kreativitas siswa. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi potensi metode Tolu Sahundulan yang diasumsikan menawarkan pendekatan pembelajaran yang lebih aktif dan eksploratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek siswa yang terlibat dalam pembelajaran sudut segitiga menggunakan falsafah Tolu Sahundulan. Data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan analisis karya siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi Tolu Sahundulan dalam pembelajaran sudut segitiga secara signifikan mendorong siswa untuk mengeksplorasi konsep secara lebih mendalam, menghasilkan berbagai strategi penyelesaian, dan menunjukkan peningkatan dalam fleksibilitas berpikir serta orisinalitas ide. Temuan ini menegaskan bahwa Tolu Sahundulan dapat menjadi alternatif metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam matematika. Implikasi penelitian ini mencakup rekomendasi bagi para pendidik dan pengembang kurikulum untuk mengadopsi metode pembelajaran yang berpusat pada siswa dan stimulatif terhadap kreativitas. Kata Kunci: Tolu Sahundulan, Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika, Sudut Segitiga |
Oktaviana Nirmala Purba (Universitas Asahan); I Wayan Lasmawan (Universitas Pendidikan Ganesha); Desak Putu Parmiti (Universitas Pendidikan Ganesha) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 106-110 [PDF] |
| 710 |
EFEKTIVITAS PENGATURAN DIVERSI DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM
Lihat AbstrakAbstract: Diversion can be understood as a process of transferring the resolution of juvenile criminal cases from the formal criminal justice system to mechanisms outside the court process. Its purpose is to promote restorative justice. Restorative justice directs the resolution of criminal cases by involving the offender, the victim, the families of both parties, and other relevant stakeholders to collectively seek a fair solution that emphasizes restoring the situation to its original condition rather than pursuing retribution (Barda Nawawi Arief, 2008: 45).Based on Article 5 paragraph (2) points (a) and (b) in conjunction with Article 7 of the Juvenile Criminal Justice System Act (UU SPPA), the processes of investigation, prosecution, and adjudication of cases involving children conducted by the General Courts must be directed toward the pursuit of Diversion. In general, the Diversion process is carried out through a deliberative mechanism that takes into account several aspects, including the interests of the victim, the welfare and responsibility of the child, the avoidance of retaliation, social harmony, as well as propriety, morality, and even public order.However, the Diversion process cannot be applied to child offenders who are charged with crimes punishable by imprisonment of seven (7) years or more, as well as to those who are repeat offenders. Outside of these two conditions, investigators, public prosecutors, and judges are obligated to seek the implementation of Diversion[1]. This study aims to examine the application of Diversion within the juvenile criminal justice system and to assess its effectiveness in realizing restorative justice oriented toward the protection of children’s rights and the recovery of victims. The approach employed is normative juridical, involving the analysis of statutory regulations, legal doctrines, and relevant judicial practices. The findings are expected to provide conceptual and practical recommendations for strengthening the implementation of Diversion so that it becomes more consistent, just, and oriented toward the best interests of the child. Keywords: Effectiveness, Diversion, Juvenile Justice System, Child Protection. Abstrak: Diversi dapat diartikan sebagai proses pengalihan penyelesaian tindak pidana anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. Tujuannya adalah untuk menghadirkan keadilan restoratif (restorative justice). Keadilan restoratif mengarahkan penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan (Barda Nawawi Arief, 2008: 45). Berdasarkan Pasal 5 ayat (2) poin a dan b ko. Pasal 7 UU SPPA, menjelaskan bahwa proses penyidikan, penuntutan, dan persidangan anak yang dilakukan oleh Pengadilan Umum harus mengarah pada upaya Diversi. Secara umum, proses Diversi dilakukan melalui mekanisme musyawarah dengan memperhatikan sejumlah aspek, antara lain kepentingan korban, kesejahteraan dan tanggung jawab anak, penghindaran pembalasan, keharmonisan masyarakat, serta kepatutan, kesusilaan, bahkan ketertiban umum. Namun, proses Diversi sendiri tidak dapat dilakukan kepada terpidana anak yang didakwa penjara 7 (tujuh) tahun atau lebih serta terpidana yang melakukan pengulangan tindak pidana. Di luar kedua ketentuan tersebut, penyidik, penuntut umum, dan hakim wajib mengupayakan proses Diversi[1]. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Diversi dalam sistem peradilan pidana anak serta menilai efektivitasnya dalam mewujudkan keadilan restoratif yang berorientasi pada perlindungan hak anak dan pemulihan bagi korban. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan praktik peradilan yang relevan. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan rekomendasi konseptual dan praktis bagi penguatan pelaksanaan Diversi agar lebih konsisten, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. Kata Kunci: Efektivitas, Diversi, Sistem Peradilan Pidana Anak, Perlindungan Anak. |
Asri Vivi Yanti Sinurat (Universitas Royal) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 99-105 [PDF] |
| 711 |
SOSIALISASI PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) BAGI MAHASISWA PADA LABORATORIUM TEKNIK MESIN UNIVERSITAS ASAHAN
Lihat AbstrakAbstract: Occupational safety and health (OSH) is an important aspect in practical activities in mechanical engineering laboratories that have the potential risk of work accidents. Lack of student understanding of the application of OSH can increase the possibility of accidents during practical activities. This study aims to determine the effectiveness of the socialization of OSH implementation for students in the Mechanical Engineering Laboratory of Asahan University. The method used is educational and participatory socialization through material delivery, demonstration of the use of Alat pelindung diri (APD), and evaluation using pre-test and post-test. The results of the activity showed an increase in student knowledge and awareness of OSH implementation after participating in the socialization. Students were able to understand potential work hazards, the use of APD, and safe work procedures according to Standard Operating Procedures (SOP). OSH socialization has proven effective in increasing understanding and forming positive attitudes of students towards work safety in the laboratory. This activity is expected to support the creation of a sustainable work safety culture in the Mechanical Engineering Laboratory of Asahan University. Keywords: Occupational safety and health, OSH, socialization, mechanical engineering laboratory, students. Abstrak : Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam kegiatan praktikum di laboratorium teknik mesin yang memiliki potensi risiko kecelakaan kerja. Kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap penerapan K3 dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan selama kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sosialisasi penerapan K3 bagi mahasiswa di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Asahan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, demonstrasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa terhadap penerapan K3 setelah mengikuti sosialisasi. Mahasiswa mampu memahami potensi bahaya kerja, penggunaan APD, serta prosedur kerja aman sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Sosialisasi K3 terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap positif mahasiswa terhadap keselamatan kerja di laboratorium. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan di lingkungan Laboratorium Teknik Mesin Universitas Asahan. Kata Kunci : Keselamatan dan kesehatan kerja, K3, sosialisasi, laboratorium teknik mesin, mahasiswa. |
Rahmadsyah Rahmadsyah (Universitas Asahan); Yogi Muhyar Iwanad (Universitas Asahan); Yusril Risnanda Hasibuan (Universitas Asahan); Ihsan Abdul Ghafur (Universitas Asahan); R. Agus Budiman (Universitas Asahan); Mhd Fauzi (Universitas Asahan); Sadun Sadun (Universitas Asahan); Muhammad Rafli (Universitas Asahan) |
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025) |
Hal: 979 - 984 [PDF] |
| 712 |
AKSIOLOGI PENELITIAN MANAJEMEN BERKELANJUTAN DALAM PENGUATAN DAYA SAING UMKM DI ERA GLOBALISASI EKONOMI
Lihat AbstrakAbstract: This research aims to analyze the axiological foundation of sustainable management for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) and its role in building competitive advantage in the global economic era. Using a qualitative approach with a multi-case study design, this study explores how intrinsic values (business ethics, intergenerational justice, environmental preservation) and extrinsic values (profit, consumer loyalty, market access) form the philosophical basis for adopting sustainable practices. Data were collected through in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGD), observation, and document studies involving MSMEs that have implemented sustainability principles. Thematic analysis reveals that the internalization of axiological values encourages the operationalization of the Triple Bottom Line and ESG (Environmental, Social, Governance) frameworks in business strategies. The integration of these values proves to be a significant source of competitive advantage for MSMEs, manifested through green brand image differentiation, operational efficiency, access to new ethical markets, and increased business resilience. This study contributes theoretically by enriching the discourse on sustainable management with a value-based philosophical perspective, specifically within the MSME context. Practically, it provides recommendations for MSMEs, policymakers, and facilitators in the form of a contextual implementation roadmap, integrated training programs, and supportive policies to accelerate the inclusive and sustainable transformation of MSMEs. Keywords: Axiology, Sustainable Management, MSME Competitiveness, ESG, Globalization. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan aksiologi dari manajemen berkelanjutan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perannya dalam membangun keunggulan kompetitif di era ekonomi global. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi multi-kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai intrinsik (etika bisnis, keadilan antargenerasi, kelestarian lingkungan) dan nilai-nilai ekstrinsik (profit, loyalitas konsumen, akses pasar) membentuk landasan filosofis bagi adopsi praktik berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi, dan studi dokumen yang melibatkan UMKM yang telah menerapkan prinsip keberlanjutan. Analisis tematik mengungkapkan bahwa internalisasi nilai-nilai aksiologis mendorong operasionalisasi kerangka Triple Bottom Line dan ESG (Environmental, Social, Governance) dalam strategi bisnis. Integrasi nilai-nilai ini terbukti menjadi sumber keunggulan bersaing yang signifikan bagi UMKM, yang diwujudkan melalui diferensiasi citra merek hijau, efisiensi operasional, akses ke pasar etis baru, serta peningkatan ketahanan usaha. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya wacana manajemen berkelanjutan dengan perspektif filosofis berbasis nilai, khususnya dalam konteks UMKM. Secara praktis, penelitian ini menyediakan rekomendasi bagi UMKM, pembuat kebijakan, dan pendamping dalam bentuk roadmap implementasi kontekstual, program pelatihan terpadu, serta kebijakan pendukung untuk mempercepat transformasi UMKM yang inklusif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Aksiologi, Manajemen Berkelanjutan, Daya Saing UMKM, ESG, Globalisasi. |
Teguh Satya Wira (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara; Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma); Abdul Rahim Siregar (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara; DPR-D Propinsi Sumatera Utara); Siti Mujiatun (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 90-98 [PDF] |
| 713 |
FILSAFAT ILMU SEBAGAI LANDASAN PENGEMBANGAN MODEL MANAJEMEN BERBASIS KETANGKASAN DAN KETAHANAN
Lihat AbstrakAbstract: This study explores the pivotal role of philosophy of science as an ontological, epistemological, and axiological foundation in developing organizational management models based on agility and resilience amid 21st-century VUCA uncertainties. Through a qualitative reflective approach employing conceptual systematic literature review, the research synthesizes fragmented management literature, revealing that agility represents the dynamic essence of organizations as adaptive social systems,, while resilience embodies value-oriented sustainability preserving core identity and long-term purpose. Epistemological pluralism integrates empirical data, tacit knowledge, and contextual reflection, transcending instrumental paradigms. Compared to prior studies focused on operational metrics, this framework offers deeper philosophical reflection, addressing research gaps in ethical and existential dimensions. Theoretical contributions include an integrated tri-dimensional matrix linking philosophy to adaptive capabilities, enriching management discourse. Practical implications urge balanced agility-resilience practices for Indonesian MSMEs and public sectors, emphasizing value-embedded decision-making. Limitations encompass the conceptual nature lacking empirical validation, suggesting future mixed-methods testing across cultural contexts. This work pioneers a normative paradigm shift, positioning philosophically grounded models as essential for sustainable organizational thriving in turbulent environments.. Keywords: Philosophy of Science, Organizational Agility, Organizational Resilience, Management Model, Sustainability. Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran fundamental filsafat ilmu sebagai landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam pengembangan model manajemen organisasi berbasis ketangkasan dan ketahanan di tengah ketidakpastian VUCA abad ke-21. Melalui pendekatan kualitatif reflektif dengan desain systematic literature review konseptual, kajian mensintesis literatur manajemen yang terfragmentasi, mengungkap ketangkasan sebagai esensi ontologis organisasi sebagai sistem sosial adaptif, sementara ketahanan mencerminkan orientasi aksiologis keberlanjutan nilai yang mempertahankan identitas inti dan tujuan jangka panjang. Pluralisme epistemologis mengintegrasikan data empiris, pengetahuan tacit, dan refleksi kontekstual, melampaui paradigma instrumental. Dibandingkan studi terdahulu yang berfokus metrik operasional, kerangka ini tawarkan refleksi filosofis mendalam, mengisi kesenjangan dimensi etis-eksistensial. Kontribusi teoretis mencakup matriks tiga dimensi terintegrasi yang hubungkan filsafat dengan kapabilitas adaptif, memperkaya wacana manajemen. Implikasi praktis dorong praktik seimbang ketangkasan-ketahanan bagi UMKM dan sektor publik Indonesia, dengan pengambilan keputusan berbasis nilai. Keterbatasan bersifat konseptual tanpa validasi empiris, sarankan pengujian mixed-method lintas konteks budaya ke depan. Kajian ini mempelopori paradigma normatif baru, memposisikan model berlandaskan filsafat sebagai esensial bagi keberlanjutan organisasi di lingkungan turbulen. Kata kunci: Philosophy of Science, Organizational Agility, Organizational Resilience, Management Model, Sustainability. |
Supriadi Siagian (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara; STIE Professional Management College Indonesia); Taufiq Hidayah (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara; Universitas Muhammadiyah Asahan); Purwanto Purwanto (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara; Universitas Muhammadiyah Asahan); Siti Mujiatun (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 80-89 [PDF] |
| 714 |
FILSAFAT ILMU DALAM PENGEMBANGAN INOVASI UMKM BERBASIS DIGITAL
Lihat AbstrakAbstract: Digital transformation has become a major force shaping the dynamics of the global economy, including Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. Amid technological disruption and changing consumer behavior, the ability of MSMEs to innovate is a key factor in maintaining business sustainability. However, innovation efforts are often oriented solely toward technical and economic aspects, without considering the underlying philosophical dimensions and scientific values. Therefore, this study examines the role of the philosophy of science in the development of digital-based MSME innovation, emphasizing the three main pillars of the philosophy of science epistemology, ontology, and axiology as a conceptual framework. Methodologically, this study employs a qualitative approach based on a literature review by examining books, scientific journals, and previous research findings published over the past ten years. The results indicate that the philosophy of science plays a central role in shaping a scientific, reflective, and ethical mindset among MSME actors. The epistemological dimension helps MSMEs understand innovation as a systematic scientific knowledge process; the ontological dimension guides business actors to interpret innovation as a form of existence and social value in the digital era; while the axiological dimension emphasizes the importance of ethics, social responsibility, and sustainability in the application of technology. These three dimensions are integrated in creating innovation that is not only economically efficient but also meaningful from a humanitarian perspective. This study concludes that the development of digital-based MSME innovation in Indonesia needs to be grounded in the philosophy of science to achieve a balance between technological progress and moral values. This approach can foster the creation of a sustainable, inclusive, and socially just digital business ecosystem. Thus, the philosophy of science is not merely an abstract academic discipline, but also a practical foundation for building ethical, knowledge-based, and highly competitive MSME innovation. Keywords: Philosophy of Science, Epistemology, Ontology, Axiology, Digital Innovation, MSMEs Abstrak: Transformasi digital telah menjadi kekuatan utama dalam membentuk dinamika perekonomian global, termasuk bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Di tengah disrupsi teknologi dan perubahan perilaku konsumen, kemampuan UMKM untuk berinovasi menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Namun, inovasi yang dilakukan sering kali hanya berorientasi pada aspek teknis dan ekonomi, tanpa mempertimbangkan dimensi filosofis dan nilai-nilai ilmiah yang mendasarinya. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji peran filsafat ilmu dalam pengembangan inovasi UMKM berbasis digital, dengan menekankan tiga pilar utama filsafat ilmu epistemologi, ontologi, dan aksiologi sebagai kerangka konseptual.Secara metodologis, kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan meninjau buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat ilmu memiliki peran sentral dalam membentuk pola pikir ilmiah, reflektif, dan etis pada pelaku UMKM. Dimensi epistemologi membantu UMKM memahami inovasi sebagai proses pengetahuan ilmiah yang sistematis; ontologi menuntun pelaku usaha untuk memaknai inovasi sebagai wujud eksistensi dan nilai sosial dalam era digital; sedangkan aksiologi menekankan pentingnya etika, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan dalam penerapan teknologi. Ketiga dimensi ini saling terintegrasi dalam menciptakan inovasi yang tidak hanya efisien secara ekonomi, tetapi juga bermakna secara kemanusiaan. Kajian ini menyimpulkan bahwa pengembangan inovasi UMKM berbasis digital di Indonesia perlu berlandaskan pada filsafat ilmu agar tercipta keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai moral. Pendekatan ini mampu mendorong terciptanya ekosistem bisnis digital yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan sosial. Dengan demikian, filsafat ilmu tidak hanya menjadi disiplin akademik abstrak, melainkan juga fondasi praktis dalam membangun inovasi UMKM yang beretika, berpengetahuan, dan berdaya saing tinggi. Kata kunci: Filsafat Ilmu, Epistemologi, Ontologi, Aksiologi, Inovasi Digital, UMKM |
Sutriono Sutriono (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Muhammad Irsyad (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Elisabet Tambunan (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Siti Mujiatun (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 72-79 [PDF] |
| 715 |
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW OF THE ROLE OF ONTOLOGY, EPISTEMOLOGY AND AXIOLOGY IN MANAGEMENT RESEARCH IN THE DIGITALIZATION ERA- MSMES IN VARIOUS COUNTRIES
Lihat AbstrakAbstract: This article presents a systematic literature review (SLR) on Ontology, Epistomology, Management Axiology, Digital, Financial, fostering innovation, and supporting economic performance and sustainability. Based on a collection of articles from reputable international journals (2023–2025), this review identifies three main clusters: (1) digital finance and financial deepening and growth; (2) digital financial innovation, inclusion, and financial resilience; and (3) digital finance, technological innovation, and sustainability performance (green innovation and carbon emissions). The synthesis shows that digital financial innovation consistently contributes positively to financial deepening, corporate innovation, financing efficiency, and economic growth, but its effects depend on the institutional context, digital financial literacy, and regulatory design. The article concludes with a research agenda that emphasizes the need to integrate green-sustainable finance perspectives, developing country contexts, and more diverse methodological approaches. Keywords: Ontology, Epistomology, Management Axiology, Digital, Financial. Abstrak: Artikel ini menyajikan tinjauan literatur sistematis (SLR) tentang Ontologi, Epistemologi, Aksiologi Manajemen, Digital, Keuangan, mendorong inovasi, dan mendukung kinerja ekonomi dan keberlanjutan. Berdasarkan kumpulan artikel dari jurnal internasional terkemuka (2023–2025), tinjauan ini mengidentifikasi tiga klaster utama: (1) keuangan digital dan pendalaman serta pertumbuhan keuangan; (2) inovasi keuangan digital, inklusi, dan ketahanan keuangan; dan (3) keuangan digital, inovasi teknologi, dan kinerja keberlanjutan (inovasi hijau dan emisi karbon). Sintesis menunjukkan bahwa inovasi keuangan digital secara konsisten memberikan kontribusi positif terhadap pendalaman keuangan, inovasi perusahaan, efisiensi pembiayaan, dan pertumbuhan ekonomi, tetapi dampaknya bergantung pada konteks kelembagaan, literasi keuangan digital, dan desain regulasi. Artikel ini diakhiri dengan agenda penelitian yang menekankan perlunya mengintegrasikan perspektif keuangan hijau-berkelanjutan, konteks negara berkembang, dan pendekatan metodologis yang lebih beragam.. Kata kunci: Ontologi, Epistemologi, Aksiologi Manajemen, Digital, Keuangan |
Sarida Sirait (Universitas Murni Teguh); Formaida Tambunan (Universitas Sari Mutiara); Mutia Nurhalizah (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara); Mujiatun Mujiatun (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 38-47 [PDF] |
| 716 |
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA SEMESTER V-B PENDIDIKAN MATEMATIKA MATERI DISTRIBUSI SATU PEUBAH ACAK
Lihat AbstrakPada dasarnya mahasiswa seharusnya sudah memiliki kemampuan pemecahan masalah karena sejak menjadi peserta didik terutama ketika berada di tingkatan sekolah dasar, harus memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis dengan baik. Kemampuan pemecahan masalah matematis sangat dibutuhkan karena memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka seperti mengelola permasalahan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan soal distribusi satu peubah acak. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester V-B Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Asahan tahun ajaran 2025/ 2026 berjumlah 9 orang. Instrumen penelitian menggunakan 4 soal sesuai dengan jumlah indikator pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan rendah 22% yaitu 2 orang, sedang 45% yaitu 4 orang dan tinggi 33% yaitu 3 orang. Berdasarkan hasil ini maka mahasiswa dengan kemampuan rendah belum mampu menyelesaikan soal distribusi satu peubah acak dengan baik, sehingga menandakan kurangnya pemahaman dan penguasaan mahasiswa terhadap konsep yang telah disampaikan. |
Muthia Dewi; Suci Amalia; Diana Diana; NurHikmah Lubis; Eliza Dwi Ananda; Chaliza Shabina Pulungan; Zulfiqri Panjaitan; Arfika Putri; Yurinda Vilga Al-Hafizah; Dila Oktapia Rahmadani |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 978-983 [PDF] |
| 717 |
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PERMUTASI DAN KOMBINASI PADA MAHASISWA SEMESTER V PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS ASAHAN
Lihat AbstrakPermutasi dan kombinasi merupakan topik penting dalam perkuliahan statistika yang menuntut penguasaan konsep secara tepat dan mendalam, terutama dalam membedakan persoalan yang memperhatikan urutan dengan yang tidak memperhatikan urutan. Akan tetapi, pada praktiknya masih terdapat mahasiswa yang mengalami kendala serta melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal terkait materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman konsep permutasi dan kombinasi pada mahasiswa Semester V Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Asahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 9 mahasiswa yang dipilih berdasarkan tingkat kemampuan matematika. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis yang terdiri atas tiga butir soal mencakup materi permutasi dan kombinasi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, kemudian dianalisis berdasarkan kesalahan konsep yang dilakukan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa belum memahami konsep permutasi dan kombinasi dengan benar, khususnya dalam menentukan rumus yang sesuai dengan permasalahan serta dalam menjelaskan kembali konsep dari soal yang diberikan secara tepat. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman konsep mahasiswa terhadap materi permutasi dan kombinasi masih perlu ditingkatkan. |
Muthia Dewi; Fildzah Rizkiah Damanik; Amanda Chantika Sari Br Purba; Dinda Ariyani; Wilda Annisa Hasibuan; Siti Nur Indah; Ghea Marsha; Hanisa Romadona Nainggolan; Yovi Dwi Ramadhani; Andini Andini |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 828-833 [PDF] |
| 718 |
PENINGKATAN NILAI UJI BULK DAN NILAI DAYA REGANG PADA MUTU KERTAS CETAK A
Lihat AbstrakAbstract: This study was conducted to determine the improvement of bulk and elongation in Printing Paper A made from cassava peel and oil palm fiber. Using an experimental method and a quantitative approach, the material composition variations were as follows: sample A (80%:20%), sample B (60%:40%), sample C (40%:60%), and sample D (20%:80%). The pulp-making process was carried out with chemical treatment using 3% NaOH and 3.5% HNO₃ solutions, followed by bleaching with 10% H₂O₂, then dried and formed into paper sheets. Characterization was conducted based on SNI 7274:2008. The bulk test results were 1.073 cm³/g for sample A, 1.088 cm³/g for sample B, 1.090 cm³/g for sample C, and 1.096 cm³/g for sample D. The elongation results were 1.589% for sample A, 0.682% for sample B, 2.800% for sample C, and 2.800% for sample D. This study shows that the higher the proportion of oil palm fiber, the more significant the contribution to the increase in bulk and elongation values of the paper. Keyword: Bulk, Cassava Peel, Elongation, Palm Fiber, Paper Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk menentukan peningkatan bulk dan daya regang pada kertas cetak A berbahan kulit ubi dan serat sawit. Dengan menggunakan metode eksperimen dan pendekatan kuantitatif, variasi komposisi bahan adalah sebagai berikut: sampel A (80%:20%), sampel B (60%:40%), sampel C (40%:60%), dan sampel D (20%:80%). Proses pembuatan pulp dilakukan dengan perlakuan kimia menggunakan larutan NaOH 3% dan HNO₃ 3,5%, dilanjutkan dengan pemutihan menggunakan H₂O₂ 10%, kemudian dikeringkan dan dicetak menjadi lembaran kertas. Karakterisasi dilakukan berdasarkan SNI 7274:2008. Hasil uji bulk adalah 1,073 cm3/g untuk sampel A, 1,088 cm3/g untuk sampel B, 1,090 cm3/g untuk sampel C, dan 1,096 cm3/g untuk sampel D. Hasil daya regang adalah 1,589% untuk sampel A, 0,682% untuk sampel B, 2,800% untuk sampel C, dan 2,800% untuk sampel D. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi peningkatan proporsi serat sawit memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan nilai bulk dan daya regang kertas. Kata kunci: Bulk, Daya Regang, Kertas, Kulit Ubi, Serat Sawit |
Lisa Fadhilah Hayat (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Ety Jumiati (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara); Miftahul Husnah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 32-37 [PDF] |
| 719 |
IMPLEMENTASI ERP ODOO UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI: STUDI KASUS PADA PT IDOLA KARYA SEMPURNA
Lihat AbstrakAbstract: Implementing an Enterprise Resource Planning (ERP) system is a strategic solution for improving business process efficiency in the garment industry, which has a complex, order-based production flow. This study aims to examine the implementation of an Odoo-based ERP system to improve production process efficiency in the garment industry. The research method used was a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation studies of the company's business processes. System analysis was conducted using process modeling using Business Process Modeling Notation (BPMN) and Data Flow Diagrams (DFDs) to illustrate conditions before and after system implementation. The Odoo ERP implementation included the integration of Sales, Inventory, Manufacturing, Purchase, Accounting, Payroll, CRM, Employee, and Measurement Data modules. The results showed that the Odoo ERP implementation was able to centrally integrate all business processes, reduce manual record-keeping, accelerate production workflows, and improve the accuracy of inventory and payroll data. The system also supported managerial decision-making by providing more accurate and real-time information. Thus, the Odoo ERP implementation has been proven to positively contribute to improving production process efficiency in the garment industry. Keywords: ERP, Odoo, Production Efficiency, Garment Industry, Information System Abstrak: Implementasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis di industri garmen, yang memiliki alur produksi berbasis pesanan yang kompleks. Studi ini bertujuan untuk meneliti implementasi sistem ERP berbasis Odoo untuk meningkatkan efisiensi proses produksi di industri garmen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi proses bisnis perusahaan. Analisis sistem dilakukan menggunakan pemodelan proses dengan menggunakan Business Process Modeling Notation (BPMN) dan Data Flow Diagrams (DFD) untuk menggambarkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi sistem. Implementasi ERP Odoo mencakup integrasi modul Penjualan, Inventaris, Manufaktur, Pembelian, Akuntansi, Penggajian, CRM, Karyawan, dan Data Pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ERP Odoo mampu mengintegrasikan semua proses bisnis secara terpusat, mengurangi pencatatan manual, mempercepat alur kerja produksi, dan meningkatkan akurasi data inventaris dan penggajian. Sistem ini juga mendukung pengambilan keputusan manajerial dengan menyediakan informasi yang lebih akurat dan real-time. Dengan demikian, implementasi Odoo ERP telah terbukti memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan efisiensi proses produksi di industri garmen. Kata kunci: ERP, Odoo, Efisiensi Produksi, Industri Garmen, Sistem Informasi |
Yusuf Agung Purwadi (Universitas Esa Unggul); Arief Ichwani (Universitas Esa Unggul) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 1 (2026) |
Hal: 15-24 [PDF] |
| 720 |
RANTAI NILAI DAN KEADILAN EKONOMI DALAM KOMODITAS PERIKANAN LOKAL: SINTESIS GLOBAL DAN PEMBELAJARAN UNTUK INDONESIA
Lihat AbstrakAbstract: The fisheries value chain plays a crucial role in determining the distribution of economic benefits and the welfare of coastal communities. However, global studies consistently reveal that small-scale fishers—the primary producers—receive a disproportionately low share of the total value generated within seafood markets. This review analyzes 20 international publications (2021–2025) addressing the intersection of value chains, economic justice, and fisheries governance. A thematic synthesis approach was employed, comparing global contexts (Latin America, Africa, Southeast Asia) with Indonesia. The findings show that economic justice is influenced not only by market mechanisms but also by social, institutional, and policy factors. The Indonesian case highlights persistent value inequalities caused by unbalanced market structures, weak social protection, and limited local participation. The article concludes with recommendations for governance reforms emphasizing access rights, representation, and redistributive mechanisms to build fair and sustainable fisheries systems. Keyword: economic justice; governance; Indonesia; small-scale fisheries; value chain Abstrak: Rantai nilai perikanan memainkan peran penting dalam menentukan distribusi nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Namun, berbagai studi global menunjukkan bahwa nelayan kecil sebagai produsen utama seringkali menerima bagian nilai ekonomi yang sangat kecil dibandingkan pelaku di tingkat hilir. Artikel ini merupakan tinjauan sistematis terhadap 20 publikasi ilmiah internasional (2021–2025) yang membahas hubungan antara rantai nilai, keadilan ekonomi, dan tata kelola perikanan. Analisis dilakukan melalui pendekatan sintesis tematik dengan membandingkan konteks global (Amerika Latin, Afrika, Asia Tenggara) dan Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa keadilan ekonomi tidak hanya dipengaruhi oleh mekanisme pasar, tetapi juga oleh faktor sosial, kelembagaan, dan kebijakan. Kasus Indonesia memperlihatkan bahwa perikanan lokal masih menghadapi ketimpangan nilai akibat struktur pasar yang tidak seimbang, lemahnya perlindungan sosial, dan minimnya partisipasi lokal. Artikel ini merekomendasikan reformasi tata kelola yang berfokus pada hak akses, representasi, serta redistribusi nilai ekonomi bagi nelayan kecil menuju sistem perikanan yang adil dan berkelanjutan. Kata kunci: Indonesia; keadilan ekonomi; perikanan skala kecil; rantai nilai; tata kelola |
Asep Satria Yudha Bhermana (Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat); Ade Hidayat Ilka (Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat); Junaidi Junaidi (Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat); Harfiandri Damanhuri (Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat) |
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9 No 2 (2026) |
Hal: 1570-1577 [PDF] |
Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.
Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.
Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).
Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.
Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).
Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.
Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.
Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.
Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.
Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.
Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.
Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.
Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.
Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.