Dashboard 52 Jurnal Keunggulan Tentang Kami
Kirim Naskah
Open Access Journal Portal

Portal Jurnal Ilmiah
Goretan Pena

Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.

5
Jurnal Aktif
2
Terakreditasi SINTA
6
Indeksasi
OA
Open Access
Scroll

Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
1521 PENERAPAN ALGORITMA BRUTE FORCE PADA APLIKASI PENERJEMAH BAHASA INDONESIA - BAHASA MANDAILING BERBASIS MOBILE
Lihat Abstrak

Abstract: Language is a means to communicate. Knowledge of language is very important because in a conversation or conversation requires a language. In Indonesia, there are many various regional languages, including the Mandailing language. Mandailing language is one of the regional languages in South Tapanuli, North Sumatra. The use of regional languages has experienced a lot of decline in use in the language of everyday communication. Preserving regional languages is very necessary in the midst of increasingly rapid technological developments. Dictionary media can be a solution to introduce various regional languages in Indonesia. In this study, the design and development of the Indonesian-Mandailing Translator Application was carried out with the application of the Mobile-based Brute Force Algorithm. This application was built using Android Studio software using the Java programming language and XML. The database used to store data for the Batak Mandailing-Indonesian translator is a SQLite database so that the application can be used offline. Applications that are designed in a user friendly manner can perform the search function for Indonesian-Mandailing and Mandailing-Indonesian Vocabulary, making it easier for users to operate them. Keywords: Mandailing language, dictionary, Brute Force Algorithm, Android                  Application Abstrak: Bahasa merupakan sarana untuk berkomunikasi. Pengetahuan bahasa sangatlah penting karena dalam sebuah percakapan atau pembicaraan memerlukan sebuah bahasa. Di Indonesia ada banyak beragam bahasa daerah diantaranya adalah Bahasa Mandailing. Bahasa Mandailing merupakan salah satu bahasa daerah bagian Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Penggunaan bahasa daerah telah mengalami banyak penurunan penggunaan dalam bahasa komunikasi sehari-hari. Melestarikan bahasa daerah sangat perlu ditengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Media kamus dapat menjadi solusi untuk mengenalkan beragam bahasa daerah yang ada di Indonesia. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan membangun Aplikasi Penerjemah Bahasa Indonesia-Mandailing dengan penerapan Algoritma Brute Force berbasis mobile. Aplikasi ini dibangun menggunakan perangkat lunak Android Studio menggunakan bahasa pemrograman Java dan XML. Database yang digunakan untuk menyimpan data penerjemah bahasa Batak Mandailing-Indonesia adalah SQLite database sehingga aplikasi dapat digunakan secara offline. Aplikasi yang dirancang secara user friendly dapat melakukan fungsi pencarian Kosa kata Bahasa Indonesia - Mandailing dan Mandailing - Indonesia sehingga memudahkan para pengguna dalam mengoperasikannya. Kata kunci: Bahasa Mandailing, Kamus, Aplikasi Android 

Ayu Sahriani Dalimunthe; Mhd. Furqan; Abdul Halim Hasugian JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2015-2020
[PDF]
1522 THE IMPACT OF EMPLOYING INTERACTIVE WORDWALL MEDIA AND THE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) COOPERATIVE LEARNING MODEL ON RAISING STUDENT MOTIVATION AND LEARNING OUTCOMES ON THE REACTION RATE MATERIAL
Lihat Abstrak

Abstract: The purpose of this study was to determine learning achievement, learning motivation, and the relationship between the two. This study was conducted at Santa Maria Kabanjahe Private High School. Based on the results of the study, the posttest learning achievement value of the experimental class was 85.417 with a gain of 0.810, so it is included in the moderate category. While the learning achievement value of the control class was 77.083 with a gain of 0.709, so it is included in the high category. After being given treatment, the learning motivation value of the experimental class was 78.955 with a gain of 0.342, so it is included in the moderate category. These results correlate with learning motivation, with an r count of 0.794 and an r table of 0.349. In the control class it was 75.635 with a gain of 0.309, so it is included in the moderate category. Based on the results of the study, students who were taught using the Teams Games Tournament learning model with Interactive Wordwall media had better learning outcomes and motivation compared to students who were taught using the traditional method with Interactive Wordwall media. Keywords: Reaction Rate, Teams Games Tournament, Learning Outcomes, Learning                 Motivation, Wordwall

Ela Riana Br Ginting JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2010-2014
[PDF]
1523 AKIBAT HUKUM PEMBATALAN AKTA HIBAH SAHAM OLEH PENGADILAN KARENA PERBUATAN MELAWAN HUKUM OLEH NOTARIS
Lihat Abstrak

Abstract: Unlawful conduct by a notary refers to actions that violate the legal and ethical obligations inherent to the notarial profession. This includes the preparation of inaccurate documents, abuse of authority, of failure to adhere to professional ethics. This study aims to examine and analyze the validity requirements for share transfer through a grant and its legal implications for the implementastion of the General Meeting of Shareholders (GMS). This research employs a normative juridical method with a descriptive analytical approach, utilizing both statutory and cased-based approaches. Seceondary data is the main source, consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials, collected through literature review and analyzed qualitatively. Keywords: Notary, Share Grant Deed, Unlawful Conduct Abstrak: Perbuatan melawan hukumun notaris adalah tindakan seorang notaris yang bertentangan dengan aturan atau prinsip yang harus ditaati dalam melaksanakan tugasnya. Hali ini mencakup pelanggaran terhadap kewajiban professional, seperti membuat dokumen yang tidak sesuai kenyataan, menyalahgunakan kewenangan, atau mengabaikan etika yang berlaku dalam profesinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis syarat keabsahan pengalihan saham dengan hibah dan akibat hukumnya terhadap pelaksanaan RUPS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normative bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan penrundang-undangan dan penedekatan kasus. Data sekunder menjadi data utama penelitian yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, tersier yang dikumpulkan dengan studi kepustakaan dan dianalisis dengan analisis data kualitatif. Kata kunci: Notaris, Akta Hibah Saham, Perbuatan Melawan Hukum 

Elbert Elbert; Ningrum Natasya Sirait; Mahmul Siregar JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 3023-3028
[PDF]
1524 ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU PENGANIAYAAN AKIBAT PERILAKU HYPERSEKS MENURUT KITAB UNDANG -UNDANG HUKUM PIDANA DAN HUKUM PIDANA ISLAM
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the criminal liability of perpetrators of assault driven by hypersexual behavior, from the perspective of positive criminal law in the Indonesian Penal Code (KUHP) and Islamic criminal law. Hypersexuality, as an excessive sexual urge, may influence the motives behind acts of violence, yet this condition remains unregulated in Indonesia’s legal system. This research employs a normative juridical approach, with data collected through literature review. The findings reveal that under the Penal Code, criminal liability applies regardless of psychological factors such as hypersexuality, unless they qualify as legal defenses. In contrast, Islamic criminal law views deviant sexual behavior as a serious moral offense, warranting both legal and ethical sanctions. The study recommends the development of more comprehensive legal frameworks to consider psychological conditions in assessing criminal liability. Keywords: Assault, Hypersexuality, Criminal Liability, Penal Law, Islamic Criminal Law Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku penganiayaan yang dilatarbelakangi oleh perilaku hiperseksual, ditinjau dari perspektif hukum pidana positif dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan hukum pidana Islam. Fenomena hiperseksualitas sebagai dorongan seksual yang berlebihan dapat mempengaruhi motif terjadinya penganiayaan, namun aspek ini belum diatur secara eksplisit dalam sistem hukum Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam KUHP, pertanggungjawaban pidana tetap berlaku tanpa mempertimbangkan aspek psikologis seperti hiperseks, kecuali terbukti sebagai alasan pemaaf. Sementara dalam hukum pidana Islam, perilaku menyimpang secara seksual termasuk dalam pelanggaran moral yang serius dan sanksinya mencakup baik aspek hukum maupun etika. Penelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi yang lebih komprehensif dalam mengakomodasi kondisi psikologis pelaku dalam proses pertanggungjawaban pidana. Kata kunci: Penganiayaan, Hiperseksual, Pertanggungjawaban Pidana, Hukum Pidana, Hukum Islam 

Farhan Auliya Hasibuan; M. Ekaputra; Utary Maharany Barus JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 2003-2009
[PDF]
1525 ANALISIS PENERAPAN PEMASARAN HIJAU DALAM STRATEGI PEMASARAN
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to determine the right marketing strategy to be applied to the Drop Coffee branch of the business that uses the Green Marketing concept. The type of research used is qualitative research. The research method applied to the research is SWOT analysis. The problem in this research is "How is the right Marketing Strategy Analysis for the new Drop Coffee branch in Medan that uses a Green Marketing Strategy?". The results of this study indicate that the right strategy for the new Drop Coffee branch on the Green Marketing concept, namely an aggressive growth strategy, has a very profitable opportunity because it can take advantage of existing opportunities. A strategy that will make the company from Drop Coffee more famous by the people in Medan. Keywords: Marketing Strategy, Green Marketing, SWOT Analysis, Drop Coffee, Medan                  City Abstrak: Penelitian ini betujuan untuk mengetahui strategi pemasaraan yang tepat untuk diterapkan pada cabang usaha Drop Coffee yang menggunakan konsep Pemasaran Hijau. Jenis penilitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian yang diterapkan pada penelitian ialah analisis SWOT. Permasalahan dalam penilitian ini yaitu “Bagaimana Analisis Strategi Pemasaran yang tepat terhadap cabang baru Drop Coffee di Medan yang menggunakan Strategi Pemasaran Hijau?”. Hasil dari penilitian ini menunjukkan bahwa strategi yang tepat pada cabang baru Drop Coffee pada konsep Pemasaran Hijau yaitu pertumbuhan strategi yang agresif memiliki peluang yang sangat menguntungkan karna dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang akan membuat perusahaan dari Drop Coffee lebih terkenal oleh masyarakat di Medan. Kata kunci: Strategi Pemasaran, Pemasaran Hijau, Analisis SWOT, Drop Coffee, Kota Medan 

Feronaudy Kevin De Bobik JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1996-2002
[PDF]
1526 Pelindungan Hukum Terhadap Merek Terkenal Jollibee Atas Tindakan Passing Off Merek Terdaftar Tidak Sejenis (Studi Putusan MA Nomor 1051 K/Pdt.Sus-Hki/2023)
Lihat Abstrak

A brand as an identifier of the origin of goods or services for producers is a guarantee of the value of production results related to quality and consumer satisfaction. With a brand, a company has built a character for its products which is expected to improve the business reputation for the use of the brand. The research method used in this writing is a combination of normative legal research, with a descriptive analytical research nature. The research approach used is the statute approach and the case approach. Data sources in this study include primary, secondary and tertiary legal materials. The data collection technique used in this study is library research. To analyze all the legal materials that have been collected, this study uses qualitative data analysis. The Defendant's "Jollibee" brand with Registration No. IDM000475954 is compared to the variation of the Plaintiff's "JOLLIBEE" brand above, it is clear that the Defendant's "Jollibee" brand with Registration No. Registration IDM000475954 is identical to the Plaintiff's "JOLLIBEE" brand considering the identical writing style and font selection on both brands. In addition, the government should also harmonize the law regarding the criteria for well-known brands by referring to the Paris Convention. Reconstruction of the law regarding the protection of well-known brands against Passing Off Actions, in Indonesia also needs to be done by using the Singapore Trade Marks Act as a reference.Keyword: Legal Protection, Famous Brand, Jollibee, Passing OffAbstrak: Merek sebagai tanda pengenal asal barang atau jasa bagi produsen merupakan jaminan nilai hasil produksi yang berhubungan dengan kualitas dan kepuasan konsumen. Dengan merek, sebuah perusahaan telah membangun karakter terhadap produk-produk hasil produksinya yang diharapkan dapat meningkatkan reputasi bisnis atas penggunaan merek tersebut. Metode Penelitian yang dipakai dalam penulisan ini yaitu jenis penelitian kombinasi hukum normatif, dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber data dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan (library research). Untuk menganalisis seluruh bahan hukum yang telah terkumpul, dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Merek "Jollibee" milik Tergugat dengan No. Pendaftaran IDM000475954 dibandingkan dengan variasi Merek "JOLLIBEE" milik Penggugat di atas, maka terlihat jelas bahwa merek "Jollibee" milik Tergugat dengan No. Pendaftaran IDM000475954 identik dengan merek "JOLLIBEE" milik Penggugat mengingat gaya penulisan dan pemilihan font yang identik pada kedua merek. Selain itu, pemerintah sebaiknya juga melakukan harmonisasi hukum menyangkut kriteria merek terkenal dengan merujuk pada Konvensi Paris. Rekonstruksi hukum terkait pelindungan merek terkenal atas Tindakan Passing Off, di Indonesia juga perlu dilakukan dengan menjadikan Singapore Trade Marks Act sebagai rujukan.Kata kunci: Perlindungan Hukum, Merek Terkenal, Jollibee, Passing Off

Dinda Aprilia Batubara (Universitas Sumatera Utara); OK Saidin (Universitas Sumatera Utara); Edy Ikhsan (Universitas Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 5087-5098
[PDF]
1527 Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kreativitas Karyawan Melalui Budaya Inovatif (Studi Pada Kedai Kopi di Kota Palangka Raya)
Lihat Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kreativitas karyawan dengan budaya inovatif sebagai variabel mediasi, pada barista kedai kopi di Kota Palangka Raya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik purposive sampling dan metode analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh langsung terhadap kreativitas karyawan, namun memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk budaya inovatif di tempat kerja. Budaya inovatif tersebut berperan sebagai mediator dalam memperkuat hubungan tidak langsung antara kepemimpinan transformasional dan kreativitas. Temuan ini menegaskan bahwa untuk meningkatkan kreativitas barista, tidak cukup hanya melalui gaya kepemimpinan yang inspiratif, tetapi juga memerlukan lingkungan kerja yang mendukung eksplorasi ide, eksperimen, dan kolaborasi. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan strategi kepemimpinan dan budaya organisasi dalam industri kreatif, khususnya sektor kedai kopi.

Muhaimin Muhaimin (Universitas Palangka Raya); Roby Sambung (Universitas Palangka Raya); Indah Nur Oktavia (Universitas Palangka Raya); Trecy E Anden (Universitas Palangka Raya) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 4970-4979
[PDF]
1528 SELEKSI FITUR MENGGUNAKAN MUTUAL INFORMATION UNTUK DETEKSI INTRUSI
Lihat Abstrak

Abstract: This study explores the use of Mutual Information (MI) for feature selection in intrusion detection, focusing on the CICIDS 2017 dataset. Given the complexity and large volume of data in intrusion detection systems, this research aims to identify the most informative features. The methodology includes data preprocessing, MI calculation, and feature selection based on the highest MI values. The analysis results indicate that using MI contributes to improving model accuracy and reducing the false positive rate. These findings underscore the importance of feature selection in enhancing the effectiveness of intrusion detection systems and provide significant contributions to developing more efficient cybersecurity strategies. Keyword: IDS, Mutual Information, CICIDS2017, Feature selection Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan Mutual Information (MI) untuk seleksi fitur dalam deteksi intrusi, dengan fokus pada dataset CICIDS 2017. Mengingat kompleksitas dan volume data yang besar dalam sistem deteksi intrusi, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fitur-fitur yang paling informatif. Metodologi yang diterapkan mencakup preprocessing data, perhitungan MI, dan seleksi fitur berdasarkan nilai MI tertinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan MI berkontribusi pada peningkatan akurasi model serta pengurangan tingkat false positive. Temuan ini menegaskan pentingnya seleksi fitur dalam meningkatkan efektivitas sistem deteksi intrusi dan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi keamanan siber yang lebih efisien. Kata kunci: IDS, Mutual Information, CICIDS2017, Seleksi fitur

Riki Andri Yusda (Universitas Royal); Sahren Sahren (Universitas Royal); Mustika Fitri Larasati Sibuea (Universitas Royal); Nadira Meutia Arifin (Universitas Royal); Bima Aditya (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 3482-3490
[PDF]
1529 IMPLEMENTASI METODE SAW DALAM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN REWARD BAGI TENAGA PENGAJAR
Lihat Abstrak

Abstract: Rewarding is an important strategy in increasing individual motivation and performance, both in educational environments, companies, and other organizations. However, the process of selecting reward recipients is often done subjectively, which can lead to dissatisfaction and potential injustice. Therefore, an objective and measurable method is needed to determine reward recipients in a more transparent and fair manner. One of the decision-making methods that can be applied in this process is the Simple Additive Weighting (SAW) method. The SAW method is known as a simple and effective method in assessing alternatives based on predetermined criteria. With clear criteria weights and values, this method is able to provide more objective results in the reward recipient selection process. Rewarding based on the SAW method aims to increase objectivity and transparency in the selection of reward recipients because it has assessment indicators for each criterion in each alternative involved. There are nine classes of teaching staff who are assessed using the SAW Method with four assessment criteria in awarding rewards, namely Last Education, Length of Service, Discipline and Teaching Methods. Based on these calculations, the alternative that is entitled to receive a reward is A01 with the highest Vi value of 0.95 Keywords: SAW Method, Reward, Instructor Abstrak: Pemberian reward merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan motivasi dan kinerja individu, baik dalam lingkungan pendidikan, perusahaan, maupun organisasi lainnya. Namun, proses pemilihan penerima reward sering kali dilakukan secara subjektif, sehingga dapat menimbulkan ketidakpuasan dan potensi ketidakadilan. Oleh karena itu, diperlukan metode yang objektif dan terukur untuk menentukan penerima reward secara lebih transparan dan adil. Salah satu metode pengambilan keputusan yang dapat diterapkan dalam proses ini adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dikenal sebagai metode yang sederhana dan efektif dalam menilai alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Dengan bobot dan nilai kriteria yang jelas, metode ini mampu memberikan hasil yang lebih objektif dalam proses seleksi penerima reward. Pemberian reward berbasis metode SAW bertujuan untuk meningkatkan objektivitas dan transparansi dalam pemilihan penerima reward karena memiliki indikator penilaian untuk setiap kriteria pada masing-masing alternative yang terlibat. Ada Sembilan beklas orang tenaga pengajar yang dinilai menggunakan Metode SAW dengan empat kriteria penilaian dalam pemberian reward yaitu Pendidikan Terkahir, Lama Bekerja, Kedisiplinan dan Metode Pengajaran. Berdasarkan perhitungan tersebut alternative yang berhak mendapatkan reward adalah adalah A01 dengan nilai Vi tertinggi adalah 0,95. Kata kunci: Metode SAW, Reward, Tenaga Pengajar

Masitah Handayani (Universitas Royal); Mustika Fitri Larasati Sibuea (Universitas Royal); Sundari Sundari (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1461-1467
[PDF]
1530 HUKUM SEBAGAI SARANA UNTUK MELAKUKAN SOCIAL ENGINEERING SERTA SEBAGAI SARANA PENGENDALIAN SOSIAL
Lihat Abstrak

Abstract: Social change today is caused by the development of technological advances that lead to modern life. Rural communities are no longer excluded from the modernization process. Modernization is a systematic effort to or produce values (such as physical, material, and social) that are universal, rational, functional, and of high quality. This essay aims to explain the process of social change and explore the extent to which law can anticipate social change as a result of technological advances and modernization. Keyword: social change, modernisation, technological advancement. Abstrak: Hal ini karena modernisasi melalui kemajuan teknologi juga mempunyai dampak yang besar terhadap masyarakat tradisional pedesaan. Masyarakat pedesaan tidak lagi tersingkir dari proses modernisasi. Modernisasi adalah upaya sistematis untuk mencapai atau menghasilkan nilai-nilai (seperti fisik, material, dan sosial) yang bersifat universal, rasional, fungsional, dan berkualitas tinggi. Biasanya, nilai-nilai tersebut dikontraskan dengan nilai-nilai tradisional. Esai ini bertujuan untuk menjelaskan proses perubahan sosial dan mengeksplorasi sejauh mana hukum dapat mengantisipasi perubahan sosial akibat kemajuan teknologi dan modernisasi. Kata kunci: perubahan sosial, modernisasi, kemajuan teknologi

Adinda Hilda Rachmania (Universitas Negeri Surabaya); Pudji Astuti (Universitas Negeri Surabaya); Emmilia Rusdiana (Universitas Negeri Surabaya); Rr. Lilis Hermawati (Universitas Negeri Surabaya) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1422-1426
[PDF]
1531 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN MASJID AT- TAUBAH DESA UMA BERINGIN BERBASIS WEB
Lihat Abstrak

Abstract: In the 4.0 era, information technology is developing rapidly, bringing many changes and conveniences in various aspects (Zamzami et al., 2024). Almost all aspects of life involve the development of information technology, causing the majority of organizational entity management decisions to be influenced by information technology (Anggraini, 2021). One aspect of life that has not utilized technology optimally is the mosque. Information technology is developing rapidly so it can continue to be used to help complete various jobs (Akbar et al., 2022). Technological developments continue to give rise to innovations, one of which is web-based systems (Rezki et al., 2024). This innovation is a solution that can help overcome the administrative problems of the Taubah mosque. By developing an information system used for management so that mosque management activities can be carried out effectively and efficiently (Rezky et al., 2021). In conducting this research, researchers used a research method using software design using the waterfall method. The results obtained in this research are that the website that was built can make it easier for users to access the information provided by the mosque management, making it easier for the public to know what activities are provided by the mosque. Keyword: System;Information System;Website. Abstrak: Pada era 4.0 teknologi informasi berkembang pesat yang membawa banyak perubahan dan kemudahan dalam berbagai aspek (Zamzami et al., 2024). Hampir seluruh aspek kehidupan yang melibatkan perkembangan teknologi informasi sehingga menyebabkan sebagian besar keputusan manajemen entitas organisasi dipengaruhi oleh teknologi informasi (Anggraini, 2021). Salah satu aspek kehidupan yang belum maksimal pemanfaatan teknologi adalah masjid. Teknologi informasi yang berkembang pesat sehingga dapat terus dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan (Akbar et al., 2022). Perkembangan teknologi terus melahirkan inovasi salah satunya sistem berbasis web (Rezki et al., 2024). Inovasi tersebut menjadi solusi yang dapat membantu mengatasi permasalahan administrasi dari masjid Taubah. Dengan pengembangan sistem informasi yang digunakan untuk memamanajemen sehingga kegiatan manajemen kepengurusan masjid dapat dilakukan secara efektif dan efisien (Rezky et al., 2021). Dalam melakukan penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian menggunakan perancangan perangkat lunak dengan meenggunakan metode waterfall. Adapun hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah website yang dibangun dapat memudahkan pihak pengguna dalam mengakses informasi yang diberikan oleh pengelola masjid sehingga memudahkan masyarakat dalam mengetahui kegiatan apa saja yang diberikan oleh masjid. Kata kunci: Sistem,;Sistem Informasi;Website.

Evi Ayunda (Universitas Teknologi Sumbawa); Rodianto Rodianto (Universitas Teknologi Sumbawa) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1402-1407
[PDF]
1532 SISTEM PENJUALAN HASIL PERTANIAN HIDROPONIK SAYURAN HIJAU PADA ECO FARM BERBASIS WEBSITE
Lihat Abstrak

Abstract: This research was conducted on hydroponic farmers in Kelambir V Village, famous for agricultural commodities, where based on surveys and interviews with farmers and Umkm Eco Farm, Kelambir V Village, especially Umkm Eco Farm, has agricultural products, especially hydroponic healthy vegetables. However, the problems faced include marketing agricultural products is still limited to their own circles with conventional buying and selling to friends, family and friends and have not been able to penetrate a wider market. The research conducted aims to build a hydroponic sales application. The development of this website-based hydroponic farming sales system successfully facilitates transactions between consumers and Eco Farm more efficiently. The system also improves the sales management process and provides a better shopping experience for consumers. This implementation shows that the use of digital technology in the agricultural sector, especially the sale of hydroponic products, can increase operational effectiveness and efficiency and expand market reach. Keywords: Sales, Agriculture, Hydroponics, Green Vegetables, Website Abstrak: Penelitian ini dilakukan pada petani hidroponik di Desa kelambir V terkenal dengan komoditas pertanian, dimana berdasarkan survey dan wawancara dengan petani dan umkm Eco Farm Desa kelambir V khususnya umkm Eco Farm memiliki hasil pertanian khususnya sayuran sehat hidroponik. Namun permasalahan yang dihadapi diantaranya pemasaran hasil pertanian masih dilakukan terbatas pada kalangan sendiri dengan jual beli konvensional kepada teman, keluarga dan sahabat dan belum mampu menembus pasar yang lebih luas. Penelitian dilakukan bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi penjualan hidroponik. Pengembangan sistem penjualan hasil pertanian hidroponik berbasis website ini berhasil memfasilitasi transaksi antara konsumen dan Eco Farm dengan lebih efisien. Sistem ini juga memperbaiki proses manajemen penjualan dan memberikan pengalaman belanja yang lebih baik bagi konsumen. Implementasi ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital dalam sektor pertanian, khususnya penjualan hasil hidroponik, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional serta memperluas jangkauan pasar. Kata kunci: Penjualan, Pertanian, Hidroponik, Sayuran Hijau, Website

Muhajir Muhajir (Universitas Pembangunan Panca Budi); Fahmi Kurniawan (Universitas Pembangunan Panca Budi) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1375-1379
[PDF]
1533 ANALYSIS OF THE APPLICATION OF GREEN MARKETING, PERCEIVED VALUE AND BRAND IMAGE ON PURCHASING DECISIONS KOPI KENANGAN PRODUCTS
Lihat Abstrak

Abstract: In this era where economy raise to the extent of all brand have competitors even the smallest one. This raise in economy brings another problem which is waste, generally plastic waste. Therefore, brands need to use a better packaging for both customer and environment. This study aims to determine whether green marketing, perceived value and brand image affect purchasing decisions for Kopi Kenangan products. This study uses quantitative data using primary data. The population in this study were all Kopi Kenangan customers totaling 16,104 customers with a sample of 100 respondents. The results showed that partially, green marketing have a positive and significant effect on purchasing decisions for Kopi Kenangan, perceived value have a positive and significant effect on purchasing decisions for Kopi Kenangan, brand image have a positive and significant effect on purchasing decisions for Kopi Kenangan, and simultaneously, green marketing, perceived value and brand image have a positive and significant effect on purchasing decisions for Kopi Kenangan. Keywords: brand image, green, marketing, perceived, purchase decision, value Abstrak: Di era ekonomi yang semakin maju ini semua merek memiliki pesaing bahkan yang terkecil sekalipun. Meningkatnya ekonomi ini membawa masalah lain yaitu sampah, umumnya sampah plastik. Oleh karena itu, merek perlu menggunakan kemasan yang lebih baik bagi pelanggan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemasaran hijau, nilai yang dirasakan dan citra merek mempengaruhi keputusan pembelian untuk produk Kopi Kenangan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan menggunakan data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan Kopi Kenangan yang berjumlah 16.104 pelanggan dengan sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pemasaran hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi Kenangan, nilai yang dirasakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi Kenangan, citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi Kenangan, dan secara simultan, pemasaran hijau, nilai yang dirasakan dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi Kenangan. Kata kunci: citra merek, hijau, pemasaran, persepsi, keputusan pembelian, nilai

Elisabeth Nainggolan (STIE Eka Prasetya); Michael Anggoro (STIE Eka Prasetya); Widalicin Januarty (STIE Eka Prasetya) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1359-1365
[PDF]
1534 PROJECT BASED LEARNING SEBAGAI MODEL PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ROYAL
Lihat Abstrak

Abstract: Effective learning is very important to implement, especially through a contextual approach that is in line with real life, known as Project Based Learning (PBL). This PBL model can improve students' high-level thinking skills, especially in learning anecdotal texts. Within the Outcome-Based Education (OBE) curriculum framework, Indonesian language learning begins to focus students on producing products in the form of texts at the end of the learning process. As a facilitator in learning, lecturers must have the competence to guide students in producing products. One strategy that can be taken is to accustom students to interact with learning models that require high-level thinking. This study aims to describe the application of learning models based on high-level thinking skills and steps in learning Indonesian, especially in anecdotal text materials. The method used in this study is a descriptive method with a qualitative analysis approach. The explanation of the application of this learning model is done descriptively. Based on the results of the analysis, the application of the Project Based Learning model in Indonesian language learning can be done through several steps, including: (1) problem solving, (2) involving students in designing products that are oriented towards reality, (3) planning long-term activities, (4) lecturers monitoring the problem solving process related to the project, (5) students focus on solving problems that are relevant to the project, and (6) students are required to produce anecdotal texts as learning products, which at the same time accustom them to reaching cognitive level C6, namely creating and evaluating learning experiences. Keywords: project based learning, model, teks anekdot Abstrak: Pembelajaran yang efektif sangat penting diterapkan, terutama melalui pendekatan kontekstual yang selaras dengan kehidupan nyata, yang dikenal sebagai Project Based Learning (PBL) atau pembelajaran berbasis proyek. Model PBL ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa, khususnya dalam pembelajaran teks anekdot. Dalam kerangka kurikulum Outcome-Based Education (OBE), pembelajaran Bahasa Indonesia mulai memfokuskan peserta didik untuk menghasilkan produk berupa teks di akhir proses belajar. Sebagai fasilitator dalam pembelajaran, dosen harus memiliki kompetensi untuk membimbing mahasiswa dalam menghasilkan produk. Salah satu strategi yang dapat diambil adalah dengan membiasakan mahasiswa berinteraksi dengan model pembelajaran yang menuntut berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran yang berbasis pada kemampuan berpikir tingkat tinggi serta langkah-langkah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi teks anekdot. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan analisis kualitatif. Penjelasan mengenai penerapan model pembelajaran ini dilakukan dengan cara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis, penerapan model Project Based Learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa langkah, antara lain: (1) penyelesaian masalah, (2) melibatkan mahasiswa dalam merancang produk yang berorientasi pada realitas, (3) merencanakan aktivitas jangka panjang, (4) dosen memantau proses penyelesaian masalah yang terkait dengan proyek, (5) mahasiswa fokus pada penyelesaian masalah yang relevan dengan proyek, dan (6) mahasiswa diharuskan untuk menghasilkan teks anekdot sebagai produk pembelajaran, yang sekaligus membiasakan mereka mencapai level kognitif C6, yaitu mencipta dan mengevaluasi pengalaman belajar. Kata kunci: project based learning, model, teks anekdot       

Sri Rezki Maulina Azmi (Universitas Royal); Dewi Anggraeni (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1351-1358
[PDF]
1535 GOOD AND CLEAN GOVERNMENT DALAM SISTEM TATA KELOLA PEMERINTAHAN DI INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: Good Governance and Clean Government is a collection of functions contained in a series of processes to achieve the goals of an organization, institution or activity (government bureaucracy, companies, environmental management, etc.) that have been previously determined, through the utilization of existing resources including human resources. Management aims to ensure that all available assets and resources can be utilized in such a way that the expected output and outcome can be obtained. The problem is How is the Management Function of Good and Clean Government, How is Good and Clean Government in the Governance System in Indonesia. The purpose of management can be considered achieved or successful if the output and results obtained are in accordance with the 8 indicators of good governance, namely: based on law (rule of law), accountable, transparent, responsive, inclusive & equitable, consensus, participatory, efficient and effective. Good and clean governance is all aspects related to the control and supervision of the power held by the Government in carrying out its functions through formal and informal institutions. To implement the principles of Good Governance and Clean Government, the Government must implement the principles of accountability and efficient resource management. Improving governance is a long-term effort and requires commitment from the government, society, and non-governmental organizations. Keywords: Governance, Government Abstrak: Good Governance and Clean Government merupakan kumpulan fungsi-fungsi yang terdapat di dalam rangkaian proses untuk mencapai tujuan organisasi, institusi atau kegiatan (birokrasi pemerintahan, perusahaan, pengelolaan lingkungan, dan lain-lain) yang sudah ditetapkan sebelumnya, melalui pemanfaatan sumber daya yang ada termasuk sumber daya manusia. Pengelolaan bertujuan agar seluruh aset dan sumber daya yang tersedia dapat didayagunakan sedemikian rupa sehingga dapat diperoleh luaran (output) maupun hasil (outcome) yang diharapkan. Adapun menjadi permasalah yaitu Bagaimana Fungsi Pengelolaan good and clean government, Bagaimana Good and clean government dalam sistem Tata kelola pemerintahan di Indonesia. Tujuan pengelolaan dapat dianggap tercapai atau berhasil apabila luaran maupun hasil yang diperoleh adalah sesuai dengan 8 indikator tatakelola yang baik (good governance), yaitu: berdasarkan hukum (rule of law), akuntabel, transparan, responsif, inklusif & berkeadilan, konsensus, partispatif, efisien dan efektif. Tata pemerintahan yang baik dan bersih (Good Governance and Clean Government) adalah seluruh aspek yang terkait dengan kontrol  dan pengawasan terhadap kekuasaan yang dimiliki  Pemerintah dalam menjalankan fungsinya melalui institusi formal dan informal. Untuk melaksanakan prinsip Good Governance and Clean Government, maka Pemerintah harus  melaksanakan prinsip-prinsip akuntabilitas dan pengelolaan sumber daya secara efisien. Memperbaiki tata kelola pemerintahan adalah upaya jangka panjang dan memerlukan komitmen dari pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat. Kata kunci: Tata Kelola, Pemerintahan

Junaidi Sholat (Universitas Royal); Rahmat Suhargon (Universitas Muhammadiyah Asahan); Arjunawa Arjunawa (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1345-1350
[PDF]
1536 URGENSI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI GENERASI MUDA DALAM MENCAPAI INDONESIA BEBAS KORUPSI
Lihat Abstrak

Abstract: Abstract: The state has the responsibility for education for its citizens, this responsibility has been regulated in the 1945 Constitution and Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System. The word corruption comes from the Latin corruptio or corruptus. Corruptio has various meanings, namely the act of damaging or destroying. Corruptio is also interpreted as rottenness, ugliness, depravity, dishonesty, can be bribed, immoral, deviation from holiness, words or statements that insult or slander. The problems are: The Urgency of Anti-Corruption Education for the Younger Generation in Achieving a Corruption-Free Indonesia. Challenges in Anti-Corruption Education for the Younger Generation. Corruption is part of the type of crime that can affect various interests concerning human rights, state ideology, economy, state finances, national morals, and so on, it is a criminal behavior that is difficult to overcome. This problem greatly hinders national development and is detrimental to state finances. If this problem occurs continuously, it can eliminate the sense of justice and trust in the law and regulations by the community. Anti-corruption education will be implemented at all levels of education starting from the 2012/2013 academic year. The challenge in implementing Anti-Corruption Education in preventing criminal acts is of course in terms of not yet being a mandatory subject of Anti-Corruption Education (PAK) in Higher Education. Another obstacle is the absence of special TOT training actively and integrated for lecturers in Indonesia, who are truly focused on the anti-corruption movement. Keywords: Education, Corruption, Young Generation Abstrak: Negara mempunyai taggung jawab atas Pendidikan bagi warga negaranya, tanggungjawab tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kata korupsi berasal dari bahasa latin corruptio atau corruptus. Corruptio memiliki arti beragam yakni tindakan merusak atau menghancurkan. Corruptio juga diartikan kebusukan, keburukan, kebejatan, ketidakjujuran, dapat disuap, tidak bermoral, penyimpangan dari kesucian, kata-kata  atau ucapan yang menghina atau memfitnah.  Adapun menjadi permasalah yaitu :  Urgensi Pendidikan Anti Korupsi Bagi Generasi Muda Dalam Mencapai Indonesia Bebas Korupsi.Tantangan dalam Pendidikan Anti Korupsi Bagi Generasi Muda.Tindak pidana korupsi menjadi bagian dari jenis kejahatan yang dapat mempengaruhi berbagai kepentingan yang menyangkut hak asasi, ideologi negara, perekonomian, keuangan negara, moral bangsa, dan sebagainya, hal itu merupakan perilaku jahat yang sulit di tanggulangi. Pendidikan Antikorupsi akan diberlakukan di seluruh jenjang pendidikan mulai tahun ajaran 2012/2013. Tantangan dalam Penerapan Pendidikan Anti Korupsi dalam mencegah Tindak Pidana tentu dalam hal belum menjadi mata kuliah wajib Pendidikan Anti Korupsi (PAK) di Perguruan Tinggi. Kendala lain belum adanya pelatihan khusus TOT secara aktif dan terapdu terhadap dosen di Indonesia, yang benar-benar fokus dalam gerakan antikorupsi. Kata kunci: Pendndikan,Korupsi, Generasi Muda

Julpan Hartono SM Manurung (Universitas Royal); Asnur Disyahputra (Universitas Muhammadiyah Asahan); Ari Dermawan (Universitas Royal); Kharina Chandra Wani Sinaga (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1339-1344
[PDF]
1537 PERAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM TANGGUNGJAWAB LINGKUNGAN DI INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: Corporate Social Responsibility (CSR) is currently the most talked about topic in various places, both in formal and informal forums. The UN with its Global Compact is actively involved in discussing and supporting Corporate Social Responsibility (CSR) as an effort to contribute to creating welfare for the world community. More theoretically and systematically, the concept of the corporate social responsibility pyramid developed by Archie B. Carrol provides a logical justification for why a company needs to implement CSR for the surrounding community. CSR is a commitment from a company or the business world to contribute to developing a sustainable economy by paying attention to corporate social responsibility and emphasizing the balance between attention to economic, social and environmental aspects. The formulation of the problem is How is the Role of Corporate Social Responsibility in Environmental Responsibility in Indonesia. What are the obstacles in Corporate Social Responsibility in Environmental Responsibility in Indonesia? CSR is applied as a concept because it is expected to be able to provide an alternative path for new breakthroughs in empowering the poor, but the company has not been able to empower the poor or in other words has not been able to empower the poor. The budget is a factor that influences an activity that cannot be carried out properly as planned in advance. This factor can be influenced by both the company itself and those related to the company's involvement. Keywords: Responsibility; Environment Abstrak: Corporate Social Responsibility (CSR) saat ini menjadi bagian yang paling hangat dibicarakan diberbagai tempat, baik di forum formal maupun informal. PBB dengan Global Compact-nya terlibat aktif membahas dan mendukung Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai upaya turut menciptakan kemaslahatan masyarakat dunia. Secara lebih teoritis dan sistematis, konsep piramida tanggung jawab sosial perusahaan yang dikembangkan Archie B. Carrol memberi justifikasi logis mengapa sebuah perusahaan perlu menerapkan CSR bagi masyarakat di sekitarnya. CSR adalah komitmen perusahaan atau dunia bisnis untuk berkontribusi dalam mengembangkan ekonomi yang berkelanjutan dengan memperhatikan tanggung jawab sosial perusahaan dan menitik beratkan pada keseimbangan antara perhatian terhadap aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Adapun rumusan masalahnya yaitu Bagaimana Peran Corporate Social Responsibility Dalam Tanggung jawab Lingkungan Di Indonesia. Bagaimana kendala dalam Corporate Social Responsibility Dalam Tanggung jawab Lingkungan Di Indonesia CSR diterapkan sebagai suatu konsep karena diharapkan mampu memberikan jalan alternatif terobosan baru dalam pemberdayaan masyarakat miskin, namun perusahaan belum mampu memberikan pemberdayaan masyarakat miskin atau dengan kata lain belum bisa memberdayakan masyarakat miskin. Anggaran merupakan faktor mempengaruhi suatu kegiatan tidak dapat terlaksana dengan semestinya yang telah direncanakan pada sebelumnya. Faktor ini bisa dipengaruhi baik dari perusahaan itu sendiri maupun yang menyangkut keterlibatan perusahaan. Kata kunci: Tanggung jawab; Lingkungan

Hikmat Syahputra Tarigan (Universitas Royal); Abdul Aziz Manurung (Universitas Muhammadiyah Asahan); Danarzi Danarzi (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1334-1338
[PDF]
1538 URGENSI DPR RI DALAM FUNGSI PENGAWASAN ANGGARAN DI INDONESIA
Lihat Abstrak

Abstract: The role of the DPR (People's Representative Council) is important in building this country. Law No. 8 of 2012 concerning the Election of DPR Members, in which there is an explanation that the seats in it are 560 seats, which means that only 560 people can be in that place. The term of office of each DPR member is 5 years and ends simultaneously where the new DPR member takes his/her oath as a new DPR member with guidance from the Constitutional Court at a plenary session. In a simple sense, supervision can be interpreted as "an activity to assure and guarantee that the work carried out is in accordance with the established plan". For this reason, supervision must measure what has been achieved, assess activities, take corrective actions and adjustments that are considered necessary. In the decision of the Minister of State Apparatus Empowerment Number 19 of 1996, it is stated that supervision is the entire process of the object and/or activity that has been carried out in accordance with applicable provisions. Supervision is often interpreted as or identical to an examination or audit so that supervision means an audit. One of the obstacles in budget supervision by the Indonesian House of Representatives is the lack of Government Transparency. Not all budget data can be easily accessed by the Indonesian House of Representatives, especially related to budget use in various ministries and institutions. Keywords: Supervision, Budget Abstrak: Peran DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) menjadi penting perannya dalam membangun negeri ini.  Undang Undang No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, didalamnya terdapat penjelasan bahwa kursi yang ada didalamnya ialah sebanyak 560 bangku yang artinya hanya 560 orang yang dapat berada di tempat tersebut. Untuk masa jabatan dari setiap anggota DPR ialah 5 tahun dan berakhir secara bersamaan dimana anggota DPR yang baru mengucapkan janjinya sebagai anggota DPR yang baru dengan panduan dari Mahkamah Konstitusi pada sidang paripurna. Dalam pengertian yang sederhana pengawasan dapat diartikan sebagai “kegiatan untuk meyakinkan dan menjamin bahwa pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan”. Untuk itu pengawasan harus mengukur apa yang telah dicapai, menilai kegiatan, mengadakan tindakantindakan perbaikan dan penyesuaian yang dianggap perlu. Dalam keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 19 Tahun 1996 disebutkan, pengawasan adalah seluruh proses objek dan atau kegiatan tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan ketetapan yang berlaku. Pengawasan sering diartikan sebagai atau identik dengan pemeriksaan atau audit sehingga pengawasan mempunyai arti audit. Salah satu kendala dalam pengawasan anggaran oleh DPR RI antara lain yaitu kurangnya Transparansi Pemerintah, Tidak semua data anggaran dapat diakses dengan mudah oleh DPR RI, terutama terkait dengan penggunaan anggaran di berbagai kementerian dan lembaga. Kata kunci: Pengawasan, Anggaran

Babby Apriandani (Universitas Royal); Sumantri Sumantri (Universitas Royal); Sofian Sofian (Universitas Muhammadiyah Asahan); Ahmad Ray Fadilah Sitompul (Universitas Royal) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 2 (2025)
Hal: 1327-1333
[PDF]
1539 ANALISIS RATIO DECIDENDI TENTANG PENJATUHAN PIDANA PENCUCIAN UANG DENGAN KEJAHATAN ASAL PENIPUAN (Analisis Putusan Nomor: 365/Pid.Sus/2023/PN Jkt Tim)
Lihat Abstrak

Money laundering is not just an illegal transaction, but a mechanism that allows criminals to disguise the proceeds of crime so that they can be used without suspicion. Therefore, the crime of money laundering is often closely related to predicate crimes, such as corruption, narcotics, fraud, and other crimes that are the source of funds for these illegal practices. The research method uses normative legal research, with the nature of analytical descriptive research, with the approach of legislation approach, concept approach, and case approach. Sources include primary, secondary and tertiary legal materials. The data collection technique is through library research. The data collection tool is document study (documentary research), then analyzed qualitatively. This legal construction has fulfilled the principle of legal certainty because it is formulated clearly and structured in the Money Laundering Law. Law enforcement officers should be more careful in proving the subjective and objective elements of the offense of Article 3 of the TPPU Law, so that criminal liability is not imposed on parties who do not fulfill the elements of actus reus and mens rea in their entirety. The panel of judges in deciding the case does not only adhere to formal interpretation, but also carefully considers the legal facts, as well as substantive justice and proportionality of the defendant's role, so that the decision truly reflects the balance between legal certainty, benefit, and justice.Keyword: Ratio Decidendi, Money Laundering, Crime, Fraud.Abstrak: Pencucian uang bukan sekadar transaksi ilegal, tetapi merupakan mekanisme yang memungkinkan pelaku kejahatan untuk menyamarkan hasil kejahatan agar dapat digunakan tanpa dicurigai. Oleh sebab itu, tindak pidana pencucian uang sering kali berkaitan erat dengan kejahatan asal (predicate crime), seperti korupsi, narkotika, penipuan, dan tindak pidana lainnya yang menjadi sumber dana bagi praktik ilegal tersebut. Metode Penelitian menggunakan penelitian hukum normatif, dengan sifat penelitian deskriptif analitis, dengan pendekatan yaitu pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsep, dan pendekatan kasus. Sumber meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data adalah dengan studi kepustakaan (library research). Alat pengumpulan data yaitu studi dokumen (documentary research), kemudian dianalisis secara kualitatif. Konstruksi hukum ini telah memenuhi prinsip kepastian hukum karena dirumuskan secara jelas, dan terstruktur dalam Undang-Undang Pencucian Uang. Seharusnya, aparat penegak hukum lebih teliti dalam membuktikan unsur-unsur subjektif dan objektif delik Pasal 3 UU TPPU, agar pertanggungjawaban pidana tidak dijatuhkan kepada pihak yang tidak memenuhi unsur actus reus dan mens rea secara utuh. Majelis hakim dalam memutus perkara tidak hanya berpegang pada penafsiran formil, tetapi juga mempertimbangkan fakta-fakta hukum secara teliti, serta keadilan substantif dan proporsionalitas peran terdakwa, agar putusan benar-benar mencerminkan keseimbangan antara kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan.Kata kunci: Ratio Decidendi, Pencucian Uang, Kejahatan, Penipuan.

Tamado Donmes (Universitas Sumatera Utara); Sunarmi Sunarmi (Universitas Sumatera Utara); Abdul Aziz Alsa (Universitas Sumatera Utara) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 3 (2025)
Hal: 4959-4969
[PDF]
1540 PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA SWASTA DAERAH AIR JOMAN
Lihat Abstrak

Abstract: The implementation of the independent curriculum as an effort to improve the quality of education in Indonesia. This curriculum aims to provide more freedom to schools in designing and implementing the curriculum according to the needs and characteristics of each school. This service is carried out to implement the independent curriculum at SMA Swasta Daerah Air Joman. Data were collected through interviews with principals, teachers and students who have used the independent curriculum. In addition, observations were also conducted to observe the learning process in the classroom. Based on the results of the study, it shows that the implementation of the curriculum in this school faces various challenges. Although there is freedom in designing the curriculum, the school experiences obstacles in developing learning materials that are relevant to local needs. In addition, improving the quality of teachers and support from schools and the government are also important factors in the success of this curriculum. They have a strong commitment to improving the quality of education, collaborating with various parties, and conducting regular monitoring and evaluation of the implementation of the curriculum. This study concludes that the independent curriculum in schools requires a strong commitment, support from various parties, and adaptation to the characteristics of the school and its environment. In addition, increasing teacher capacity must also be considered so that the curriculum can be successful and have a positive impact on education in Indonesia. Keywords: independent curriculum, indonesian language learning  Abstrak: Pelaksanaan kurikulum merdeka sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kurikulum ini bertujuan untuk memberikan kebebasan lebih kepada sekolah dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah. Pengabdian ini dilakukan untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka di SMA Swasta Daerah Air Joman. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru dan siswa yang telah menggunakan kurikulum merdeka. Selain itu observasi juga dilakukan untuk mengamati proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa implementasi kurikulum di sekolah ini menghadapi berbagai tantangan. Walaupun ada kebebasan dalam merancang kurikulum, tetapi sekolah mengalami kendala dalam mengembangkan materi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan lokal. Selain itu peningkatan kualitas guru dan dukungan dari pihak sekolah dan pemerintah juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan kurikulum ini. Mereka memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, berkolaborasi dengan berbagai pihak, dan melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan kurikulum. kegiatan ini menyimpulkan bahwa kurikulum merdeka di sekolahmembutuhkan komitmen yang kuat, dukungan dari berbagai pihak, dan adaptasi terhadap karakteristik sekolah dan lingkungannya. Selain itu peningkatan kapasitas guru juga harus di perhatikan agar kurikulum dapat berhasil dan memberikan dampak positif pada pendidikan di Indonesia. Kata kunci: kurikulum merdeka, pembelajaran bahasa indonesia 

Nila Sudarti (Universitas Asahan); Tuti Herawati (Universitas Asahan); Pradita Sugesti (Universitas Asahan) Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5 No 1 (2025)
Hal: 122 - 126
[PDF]

Jurnal yang Kami Kelola

Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.

SINTA 4

Journal of Science and Social Research

Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.

ISSN 2615-4307 (Print) ISSN 2615-3262 (Online)

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat

Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).

ISSN 2776-7647

Jurnal Pena Edukasi

Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.

ISSN 2407-0769 (Print) ISSN 2549-4694 (Online)
SINTA 6

Jurnal TEKNISI

Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).

E-ISSN 2775-0965

Jurnal Global Edukasi

Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.

ISSN 2597-873X (Print) ISSN 2614-5588 (Online)

Keunggulan Portal Kami

Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.

Open Access

Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.

Peer Review

Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

Terakreditasi

Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.

Terindeks Luas

Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.

Proses Cepat

Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.

Lisensi CC

Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.

Tertarik Mempublikasikan Riset Anda?

Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.

Terindeks & Diakui Oleh
BRIN GARUDA OneSearch Scilit BASE Dimensions Anjani
Pesan notifikasi