Dashboard 52 Jurnal Keunggulan Tentang Kami
Kirim Naskah
Open Access Journal Portal

Portal Jurnal Ilmiah
Goretan Pena

Website ini merupakan portal resmi untuk berbagai jurnal ilmiah yang dikelola dengan platform Open Journal Systems (OJS). Kami berkomitmen menyediakan wadah publikasi akademik yang kredibel, terbuka, dan mudah diakses.

5
Jurnal Aktif
2
Terakreditasi SINTA
6
Indeksasi
OA
Open Access
Scroll

Katalog Paper (Fast Load)

Reset
No Judul & Abstrak Penulis & Afiliasi Jurnal & Edisi Metadata
981 PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI PADA KELAS X SMA NEGERI 4 TANJUNGBALAI TAHUN AJARAN 2024/2025
Lihat Abstrak

Abstract: Putri.Sefrina 2025. The Effect of the Discovery Learning Model on the Ability to Write Observation Report Texts at Xth Class Students of SMA Negeri 4 Tanjungbalai in 2025/2026 Academic Year. Skripsi. Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Asahan University. Advisor: Eva Mizkat, S.S, M.Pd. The study aims to determine the effect of the Discovery Learning model on the ability to write observation report at Xth class students of SMA Negeri 4 Tanjungbalai. This study used an experimental method with a pretest-posttest control group design. The sample of this study were Xth class students divided into two groups: an experimental group using the Discovery Learning model and a control group using a conventional learning model. The results show that the Discovery Learning model had a positive effect on students' ability to write observation report texts. Students using the Discovery Learning model scored higher in writing observation report texts compared to students using the conventional learning model. This study demonstrates that the Discovery Learning model can improve students' ability to write observation report texts by facilitating students' independent discovery of concepts and information. Keywords: Discovery Learning, Writing Observation Report Texts, Writing Skills. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMA Negeri 4 Tanjungbalai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X SMA yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model Discovery Learning dan kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Discovery Learning memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa. Siswa yang menggunakan model Discovery Learning memiliki skor yang lebih tinggi dalam menulis teks laporan hasil observasi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menunjukkan bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa dengan cara memfasilitasi siswa untuk menemukan konsep dan informasi secara mandiri. Kata Kunci: Discovery Learning, Menulis Teks Laporan Hasil Observasi, Kemampuan Menulis.

Sefrina Putri (Universitas Asahan); Eva Mizkat (Universitas Asahan); Wan Nurul Atikah Nasution (Universitas Asahan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4544-4549
[PDF]
982 EVALUASI ANGGOTA TERHADAP KINERJA PENGURUS KOPERASI DOSEN DAN KARYAWAN UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze members' perceptions of the performance of the management of the Lancang Kuning University Lecturers and Employees Cooperative. The study used a quantitative descriptive method with a survey approach to 50 active cooperative members. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The results showed that members' perceptions of the performance of cooperative management were classified as high to very high, with the highest average values for the service quality indicator (4.48) and management integrity (4.46). The results of the regression analysis showed an R² value of 0.500, which means that management performance has a 50% influence on member perceptions. Service, transparency, and leadership factors are the main aspects that shape positive member perceptions. This study concluded that improving management performance through professional service, financial transparency, and effective communication will strengthen members' trust and loyalty to the cooperative. Keywords: member perception, management performance, cooperatives, service, transparency Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi anggota terhadap kinerja pengurus Koperasi Dosen dan Karyawan Universitas Lancang Kuning. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 50 anggota koperasi aktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi anggota terhadap kinerja pengurus koperasi tergolong tinggi hingga sangat tinggi, dengan nilai rata-rata tertinggi pada indikator kualitas pelayanan (4,48) dan integritas pengurus (4,46). Hasil analisis regresi menunjukkan nilai R² sebesar 0,500, yang berarti kinerja pengurus berpengaruh sebesar 50% terhadap persepsi anggota. Faktor pelayanan, transparansi, dan kepemimpinan menjadi aspek utama yang membentuk persepsi positif anggota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja pengurus melalui pelayanan profesional, transparansi keuangan, dan komunikasi efektif akan memperkuat kepercayaan serta loyalitas anggota terhadap koperasi. Kata kunci: persepsi anggota, kinerja pengurus, koperasi, pelayanan, transparansi

Khairunnas Khairunnas (Universitas Lancang Kuning); Hamdan Yazid (Universitas Lancang Kuning); Amalia Amalia (Universitas Lancang Kuning); Cici Triningsih (Universitas Lancang Kuning); Herman Farmi (Universitas Lancang Kuning) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4550-4554
[PDF]
983 IMPLEMENTASI ALGORITMA K-MEANS UNTUK CLUSTERING DOKUMEN HUKUM DALAM SISTEM PENCARIAN DOKUMEN DI KANTOR HUKUM
Lihat Abstrak

Abstract: Law firms are institutions that rely heavily on legal documents as sources of information and as a basis for decision-making. Over time, the number of stored legal documents, such as contracts, powers of attorney, court decisions, and laws and regulations, increases in number and variety. This often makes it difficult to quickly and accurately find relevant documents, especially if document management is not systematically structured. Manual document searches are not only time-consuming but also prone to human error, such as errors in categorization or indexing. The data used in this study are legal documents in text form, such as court decisions, contracts, laws and regulations, and other similar documents in digital format (.txt, .docx, or .pdf files that have been converted to text). The purpose of this study is to implement the K-Means algorithm to cluster legal documents based on their content. More relevant and faster search results with clustering, such as cluster 0 documents on criminal law, corruption, and restorative justice; cluster 1 documents on personal data protection, electronic information technology (ITE), and online gender-based violence; and cluster 2 documents on civil and administrative law, such as employment agreements, consumer protection, and customary land. The system, integrated with clustering results, shows improved performance compared to conventional search systems that rely solely on keyword searches. Keywords: Implementation, K-Means Algorithm, Clustering, Legal Documents. Web Abstrak: Kantor hukum merupakan institusi yang sangat bergantung pada dokumen hukum sebagai sumber informasi dan dasar pengambilan keputusan. Seiring berjalannya waktu, jumlah dokumen hukum yang tersimpan seperti kontrak, surat kuasa, putusan pengadilan, dan peraturan perundang-undangan semakin banyak dan beragam. Kondisi ini sering kali menimbulkan kesulitan dalam pencarian dokumen yang relevan secara cepat dan tepat, terutama jika pengelolaan dokumen tersebut belum terstruktur secara sistematis. Pencarian dokumen secara manual tidak hanya memakan waktu, tetapi juga rentan terhadap kesalahan manusia, seperti kekeliruan dalam pengkategorian atau pengindeksan. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah dokumen hukum berbentuk teks, seperti putusan pengadilan, kontrak, peraturan perundang-undangan, dan dokumen sejenis lainnya dalam format digital (.txt, .docx, atau .pdf yang sudah diubah menjadi teks). Tujuan dalam penelitian ini mengimplementasikan algoritma K-Means untuk melakukan clustering terhadap dokumen hukum berdasarkan isi dokumen. Hasil pencarian yang lebih relevan dan cepat dengan pembagian cluster seperti cluster 0 dokumen Dokumen bertema hukum pidana, korupsi, dan keadilan restorative, cluster 1 Dokumen bertema perlindungan data pribadi, ITE, dan kekerasan berbasis gender online dan cluster 2 Dokumen bertema hukum perdata dan administrasi, seperti perjanjian kerja, konsumen, dan tanah adat. Sistem yang telah diintegrasikan dengan hasil clustering menunjukkan peningkatan performa dibandingkan sistem pencarian konvensional yang hanya mengandalkan pencarian kata kunci. Kata Kunci: Implementasi, Algoritma K-Means, Clustering, Dokumen Hukum. Web 

Wan Khaira Afwika; Muhammad Yasin Simargolang JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4483-4490
[PDF]
984 PENERAPAN ALGORITMA COSINE SIMILARITY UNTUK MENGIDENTIFIKASI KEBUTUHAN BELAJAR MURID DI SEKOLAH BERBASIS DATA ANALISIS
Lihat Abstrak

Abstract: In an educational context, Cosine Similarity can be used to compare students' learning profiles, for example based on exam results, assignments, or material preferences, to determine the level of similarity between them. The results of this calculation can help teachers design more personalized learning programs, such as providing additional material for students who are struggling or special challenges for students who have already mastered the material well. The data used in this study were learning outcomes, grades, interests, and academic activities. The purpose of this study was to implement the Cosine Similarity algorithm to identify students' learning needs. The test results for four students can be seen in Andi's final score of 0.932. The highest profile: "Needs Math Help." Recommendation: Basic arithmetic practice and reinforcement of numerical logic are recommended. Budi's score of 0.992. The highest profile: "Needs Language Support." Recommendation: Reading and writing simple sentences are recommended. Siska's score of 0.996. The highest profile: "Needs Language Support." Recommendation: Reading and writing simple sentences are recommended. Feri's score of 0.985. Highest profile: "Needs Science/Social Studies Strengthening." Recommendation: Simple experiments are recommended to improve science/social studies understanding. The designed system successfully displays analysis results in a format that is easy for teachers to understand, namely through data visualization in the form of tables, graphs, or cluster diagrams. Keywords: Cosine Similarity Algorithm, Identifying Student Learning Needs, Data Analysis. Abstrak: Dalam konteks pendidikan, Cosine Similarity dapat digunakan untuk membandingkan profil belajar murid, misalnya berdasarkan hasil ujian, tugas, atau preferensi materi, guna menentukan tingkat kesamaan di antara mereka. Hasil perhitungan ini dapat membantu guru dalam merancang program pembelajaran yang lebih personal, seperti pemberian materi tambahan bagi murid yang kesulitan atau tantangan khusus bagi murid yang sudah menguasai materi dengan baik. Data yang dugunakan dalam penelitian ini ialah data hasil belajar, nilai, minat, dan aktivitas akademik. Tujuan dalam peneltian ini ialah mengimplementasikan algoritma Cosine Similarity untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar murid. hasil pengujian terhadap 4 siswa dapat dilihat atas nama andi hasil nilai akhir 0.932. Profil tertinggi: “Butuh Bantuan Matematika” Rekomendasi: Disarankan latihan berhitung dasar dan penguatan logika angka. Atas nama Budi dengan nilai 0.992. Profil tertinggi: “Butuh Dukungan Bahasa”. Rekomendasi:  Disarankan latihan membaca dan menulis kalimat sederhana. Atas nama Siska dengan nilai 0.996. Profil tertinggi: “Butuh Dukungan Bahasa”. Rekomendasi:  Disarankan latihan membaca dan menulis kalimat sederhana. Atas nama Feri dengan nilai 0.985. Profil tertinggi: “Butuh Penguatan IPA/IPS”. Rekomendasi: Disarankan eksperimen sederhana untuk meningkatkan pemahaman IPA/IPS. Sistem yang dirancang berhasil menampilkan hasil analisis dalam bentuk yang mudah dipahami oleh guru, yaitu melalui visualisasi data berupa tabel, grafik, atau diagram cluster. Kata Kunci: Algoritma Cosine Similarity, Mengidentifikasi Kebutuhan Belajar Murid, Data Analisis.

Aruni Muprida; Azrai Sirait JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4476-4482
[PDF]
985 PENERAPAN METODE K-MEANS CLUSTERING UNTUK STOK PENJUALAN SPAREPART SEPEDA MOTOR
Lihat Abstrak

 Abstract: Availability of motorcycle spare parts in CV. Solid Mandiri Cemerlang must be monitored to avoid product shortages. The problem that occurs in reporting regarding Most of the items purchased by Most of the customers is under control. Processing incoming and outgoing goods that are not processed by the system requires goods management techniques. The more complete the types of spare parts, customer needs will be met. The collection of available spare parts will be divided into several groups to get the spare parts that customers have purchased the most for each transaction. Data mining is sourced from raw database. This causes problems in databases which tend to be dynamic, complete and large. The K-means Clustering algorithm is capable and effective for finding clusters in data. This calculation will determine the number of clusters at the calculation center and the maximum iteration of data that has been entered into the system. The purpose of implementing the K-means algorithm is to find the value of the goods purchased by the majority of customers so that it makes it easier to provide spare parts. The results of the k-means calculation: C1 (high) has 9 items, C2 (low) has 1 items. Keyword: Motorcycle Parts, K-Means, Cluster Abstrak: Ketersediaan suku cadang sepeda motor di CV. Solid Mitra Cemerlang harus dimonitor untuk menghindari kekosongan barang. Masalah yang terjadi dalam pelaporan mengenai Sebagian besar barang yang dibeli oleh Sebagian besar pelanggan menjadi kendali. Mengolah barang masuk dan keluar yang tidak diproses dengan sistem membutuhkan teknik mengelola barang. Semakin lengkap jenis-jenis suku cadang, kebutuhan pelanggan akan terpenuhi. Pengumpulan suku cadang yang tersedia akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mendapatkan suku cadang yang paling banyak dibeli pelanggan untuk setiap transaksi. Penambangan data bersumber dari basis data mentah. Hal ini menyebabkan masalah dalam database yang cenderung dinamis, lengkap dan besar. Algoritma K-means Clustering mampu dan efektif untuk menemukan cluster dalam data. Pada perhitungan ini akan menentukan jumlah cluster pada pusat perhitungan dan iterasi maksimum data yang telah dimasukkan kedalam sistem. Tujuan dari penerapan algoritma K-means adalah untuk menemukan nilai dari barang yang dibeli oleh Sebagian besar pelanggan sehingga memudahkan untuk menyediakan suku cadang. Hasil perhitungan k-means: C1 (tinggi) ada 9 barang, C2 (rendah) ada 1 barang. Kata kunci: Suku Cadang Sepeda Motor, K-Means, Cluster 

Akbar Firdaus; Sriani Sriani; Ali Darta JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4469-4475
[PDF]
986 PERENCANAAN REPARASI KAPAL MENGGUNAKAN RANDOM FOREST
Lihat Abstrak

Abstract: Under these conditions, at the Tanjung Tiram Port shipyard where the researcher conducted the research, various complaints were found related to ship repairs, such as port congestion during ship arrivals, cargo volume, dock availability, weather conditions, available slots at the port, and the number of available cranes. Based on these issues, the researcher will use the random forest method to determine the ship repair process at the Tanjung Tiram shipyard. This random forest method is capable of analyzing ship repair patterns and automatically recommending optimal decisions. The data used in this study comes from historical data from the Tanjung Tiram shipyard, which includes information such as cargo volume and dock availability. The purpose of this study is to apply the Random Forest algorithm to accurately predict ship repair durations based on these variables. Based on the test results, the Random Forest method has a higher level of predictive accuracy than conventional planning methods that still rely on technician experience or manual estimation. The test results show that in classification 3, the Accuracy value is 0.529, Precision is 0.333, and Recall is 0.143. For classification 1, the Accuracy value was 0.471, Precision was 0.429, and Recall was 0.857. The Random Forest method can be effectively applied in ship repair planning at the Tanjung Tiram shipyard by utilizing historical ship repair data such as cargo volume, dock availability, weather conditions, available slots, and the number of cranes. This algorithm is capable of building a predictive model that identifies repair needs and predicts repair times with a high degree of accuracy. Keywords: Ship Repair Planning, Random Forest, Web Abstrak: Dalam kondisi ini di galangan kapal Pelabuhan Tanjung Tiram tempat peneliti melakukan penelitian ditemukan berbagai keluhan terkait dengan perbaikan kapal seperti kepadatan pelabuhan saat kedatangan kapal, jumlah muatan, ketersediaan dermaga, kondisi cuaca, slot yang tersedia di pelabuhan dan jumlah crane yang tersedia. Berdasarkan permasalahan diatas, peneliti akan menggunakan metode random forest untuk menentukan proses refarasi kapal yang ada di galangan kapal Tanjung Tiram dimana metode random forest ini mampu menganalisis pola perbaikan kapal dan merekomendasikan keputusan optimal secara otomatis. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data historis galangan kapal Tanjung Tiram, yang mencakup informasi seperti jumlah muatan dan ketersediaan dermaga. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan algoritma Random Forest untuk memprediksi durasi perbaikan kapal yang akurat berdasarkan variable-variabelnya. Berdasarkan hasil pengujian, metode Random Forest memiliki tingkat akurasi prediksi yang lebih tinggi dibandingkan metode perencanaan konvensional yang masih mengandalkan pengalaman teknisi atau estimasi manual. Dari hasil pengujian terlihat bahwa pada klasifikasi 3 nilai  Accuracy sebesar 0.529, Precision sebesar 0.333 dan Recall sebesar 0.143. Untuk klasifikasi 1 nilai  Accuracy sebesar 0.471, Precision sebesar 0.429 dan Recall sebesar 0.857. Metode Random Forest dapat diterapkan secara efektif dalam perencanaan reparasi kapal di galangan Tanjung Tiram dengan memanfaatkan data historis perbaikan kapal seperti jumlah muatan, ketersediaan dermaga, kondisi cuaca, slot yang tersedia dan jumlah crane. Algoritma ini mampu membangun model prediktif yang mengidentifikasi kebutuhan perbaikan dan memprediksi waktu reparasi dengan tingkat akurasi tinggi.Kata Kunci : Perencanaan Reparasi Kapal, Random Forest, Web. 

Rahma Wardani; Khairul Saleh JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4459-4468
[PDF]
987 PENERAPAN DATA MINING DENGAN ALGORITMA NAIVE BAYES CLASSIFIER DALAM MEMPREDIKSI PEMBELIAN LAPTOP
Lihat Abstrak

Abstract: The rapid development of information technology has increased public demand for computer devices, particularly laptops. The wide variety of products and diverse consumer preferences make it essential for businesses to understand purchasing patterns in order to develop effective marketing strategies. This study aims to apply data mining techniques using the Naive Bayes Classifier algorithm to predict laptop purchase decisions based on sales data and consumer characteristics. The Naive Bayes Classifier method was chosen for its ability to perform accurate classification even when dealing with heterogeneous data and multiple attributes. The dataset used in this study includes attributes such as price, brand, specifications, and buyer preferences. The research process consists of data collection, preprocessing, probability calculation for each class, and evaluation using accuracy values and a confusion matrix. The results show that the Naive Bayes Classifier algorithm provides a satisfactory level of accuracy in predicting laptop purchasing behavior. These findings are expected to assist stores or companies in understanding customer purchasing patterns and supporting strategic decision-making in laptop product marketing. Keywords: Data Mining, Naive Bayes Classifier, Prediction, Laptop Purchase, Classification. Abstrak: Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat mendorong peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap perangkat komputer, khususnya laptop. Banyaknya variasi produk dan preferensi konsumen membuat pelaku bisnis perlu memahami pola pembelian agar dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknik data mining menggunakan algoritma Naive Bayes Classifier dalam memprediksi keputusan pembelian laptop berdasarkan data penjualan dan karakteristik konsumen. Metode Naive Bayes Classifier dipilih karena kemampuannya dalam melakukan klasifikasi dengan tingkat akurasi yang baik meskipun data bersifat heterogen dan memiliki jumlah atribut yang banyak. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi atribut seperti harga, merek, spesifikasi, dan preferensi pembeli. Proses penelitian meliputi tahap pengumpulan data, pra-pemrosesan, perhitungan probabilitas setiap kelas, hingga evaluasi hasil menggunakan nilai akurasi dan confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes Classifier mampu memberikan prediksi yang cukup akurat terhadap perilaku pembelian laptop dengan tingkat akurasi yang mencapai nilai yang memuaskan. Temuan ini diharapkan dapat membantu pihak toko atau perusahaan dalam memahami pola pembelian pelanggan serta mendukung pengambilan keputusan strategis dalam pemasaran produk laptop. Kata Kunci : Data Mining, Naive Bayes Classifier, Prediksi, Pembelian Laptop, Klasifikasi.   

Ali Darma; Wanayumini Wanayumini JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4451-4458
[PDF]
988 IMPLEMENTASI LOGIKA FUZZY TSUKAMOTO UNTUK FASILITAS LAYANAN KESEHATAN DI DAERAH
Lihat Abstrak

Abstract:The level of public satisfaction is one of the things that reflects how good the service is provided. If the public is satisfied, trust in public health services will increase, which ultimately can encourage increased visits and the success of government health programs. Therefore, it is important to evaluate the level of satisfaction of service users periodically, to determine which aspects need to be improved. This study on satisfaction with Community Health Center services in Sidodai is expected to provide a real picture of public perception and become input for improving the quality of health services. The data used are data on the assessment of service speed, politeness, responsibility, fairness in obtaining services, and responsiveness of medical personnel. The aim is to determine the extent to which health center staff have provided their best service to the community who come. Based on manual calculations using the Fuzzy Tsukamoto method, it was found that the system is able to provide more objective and measurable results of the analysis of the level of public satisfaction. By determining input variables such as Service Speed, Politeness, Responsibility, Fairness in Obtaining Services, and Responsiveness of Medical Personnel, as well as the output variable in the form of satisfaction level, this method produces a crisp value (defuzzification) that shows the results of the Evaluation calculation of 4.6 with the provision that the community is satisfied with the health center services. Keywords: Implementation, Fuzzy Logic, Tsukamoto, Regional Health Service Facilities, Sidodadi Village Abstrak: Tingkat kepuasan masyarakat merupakan salah satu hal yang mencerminkan seberapa baik pelayanan yang diberikan. Jika masyarakat merasa puas, maka kepercayaan terhadap layanan kesehatan publik akan meningkat, yang pada akhirnya dapat mendorong peningkatan kunjungan dan keberhasilan program-program kesehatan pemerintah. oleh karena itu, penting dilakukan evaluasi tingkat kepuasan pengguna layanan secara berkala, guna mengetahui aspek mana yang perlu ditingkatkan. Penelitian mengenai kepuasan layanan Puskesmas di sidodai ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang persepsi masyarakat serta menjadi bahan masukan bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Data yang digunakan ialah data penilaian kecepatan pelayanan, kesopanan, tanggung jawab, keadilan mendapatkan pelayanan dan ketanggapan tenaga medis. Tujuan ntuk mengetahui sejauh mana petugas puskesmas telah memberikan layanan terbaik mereka terhadap masyarakat yang datang. Berdasarkan perhitungan manual menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto, diperoleh bahwa sistem mampu memberikan hasil analisis tingkat kepuasan masyarakat secara lebih objektif dan terukur. Dengan menentukan variabel input seperti Kecepatan Pelayanan, Kesopanan, Tanggung Jawab, Keadialan Mendapatkan Pelayanan dan Ketanggapan Tenaga Medis, serta variabel output berupa tingkat kepuasan, metode ini menghasilkan nilai crisp (defuzzifikasi) yang menunjukkan hasil perhitungan Evaluasi sebesar 4,6 dengan ketentuan masyarakat tersebut merasa Puas terhadap pelayanan puskesmas. Kata Kunci : Implementasi, Logika Fuzzy, Tsukamoto, Fasilitas Layanan Kesehatan Di Daerah, Desa Sidodadi 

Eliza Susanti; Khairul Saleh JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4443-4450
[PDF]
989 “PENERAPAN METODE WEIGHTED PRODUCT MENENTUKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA PENGOLAHAN DATA APLIKASI MICROSOFT OFFICE EXCEL DI SMK AL RAZI SINAR HARAPAN”.
Lihat Abstrak

Abstract: Data processing applications are currently highly needed by students at Al Razi Sinar Harapan Private Vocational High School, Medan, Johor, especially in the Pharmacy and Software Engineering majors. A quality school is one that responds to the trust of the community, especially students, in choosing their majors at the third level. This means that the school is able to provide the best guidance and service to students, thus producing a generation of quality students in all aspects. Systems analysis is the decomposition of a complete information system into its component parts with the aim of identifying and evaluating problems, opportunities, obstacles, and expected needs so that improvements can be proposed. Systems analysis is conducted after the system design stage and before the system design stage. The method used in this research activity will be a sampling process complemented by training in the use of Microsoft Excel-based learning applications to make decisions regarding student learning interests in subjects. The results of these decisions can be obtained using the Weighted Product method.One way is to train students in the use of data processing applications, namely Microsoft Excel. It is hoped that this research will provide students with a better understanding of Information and Communication Technology (ICT) by utilizing Microsoft Excel, providing them with hands-on experience and skills in Microsoft Office. This will significantly improve their skills in utilizing information technology and computers, encouraging them to participate in further activities. Keywords: Systems Analysis, Learning Interest, Information and Communication Technology, Weighted Product Method, Microsoft Excel (Data Processing Application). Abstrak: Aplikasi Pengolahan data pada zaman sekarang sangat dibutuhkan oleh siswa dan siswi di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Al Razi Sinar Harapan Medan Johor terutama pada jurusan Farmasi dan Rekayasa Perangkat Lunak. Sekolah yang bermutu adalah yang dapat merespon kepercayaan masyarakat khususnya siswa dalam menentukan jurusan yang dipilih pada tingkat 3, artinya bagaimana pihak sekolah mampu memberikan arahan dan pelayanan yang terbaik bagi para siswa-siswi sehingga menghasilkan generasi yang bermutu dalam segala hal. Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan. Analisis sistem dilakukan setelah tahap perancangan sistem dan sebelum tahap desain sistem. Adapun metode yang di pakai dalam pelaksanaan kegiatan penelitian ini akan dilakukan dengan proses pengambilan sample yang dilengkapi dengan pelatihan penggunaan aplikasi pembelajaran berbasis Microsoft Excel untuk mengambil keputusan pada minat belajar siswa terhadap mata pelajaran. Hasil dari keputusan tersebut dapat diperoleh keputusan dengan menggunakan metode Weighted Product.Salah satunya adalah dengan melatih kemampuan memanfaatkan aplikasi pengolah data yaitu Microsoft Excel. Diharapkan dengan adanya penelitian tersebut, siswa dan siswi dapat lebih mengetahui tentang penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan memanfaatkan Microsoft Excel sebagai pengalaman dan keterampilan bagi siswa dan siswi dalam penggunaan Microsoft Office. Sehingga memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan keterampilan siswa dan siswi dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komputer, mereka sangat berantusias untuk mengikuti kegiatan lebih lanjut. Kata Kunci: Analisis Sistem, Minat Belajar, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Metode Weighted Product, Microsoft Excel (Aplikasi Pengolahan Data).

Ermayanti Astuti; Suryani Suryani; Alesia Lorenzza Sinaga; Sofyan Pariyasto; Nurhayati Nurhayati JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4436-4442
[PDF]
990 FENOMENA SOCIAL LOAFING PADA MAHASISWA DALAM PENGERJAAN TUGAS KELOMPOK: STRATEGI, KETERGANTUNGAN, DAN DIFUSI TANGGUNG JAWAB
Lihat Abstrak

Abstract: This research aims to reveal the dynamics of student behavior in the context of working on group assignments in the lecture environment. Through a qualitative approach, various patterns of student participation were found that reflected adaptation strategies to collective responsibility, procrastination tendencies, and social dependence. Data was collected through in-depth interviews and participatory observation of student group activities in completing academic assignments. The results of the study showed that students tended to choose easy tasks, postpone work until they were close to the deadline, avoid leadership positions, and adjust the intensity of contributions based on the quality of group members. This phenomenon indicates the diffusion of social responsibility and efficiency strategies in the context of collaborative learning. This research provides implications for lecturers to design an assessment system and evaluation mechanism that fosters a sense of personal responsibility in group work. Keyword: Group Assignments, Student Participation, Procrastination, Social Dependence, Collective Responsibility Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika perilaku mahasiswa dalam konteks pengerjaan tugas kelompok di lingkungan perkuliahan. Melalui pendekatan kualitatif, ditemukan berbagai pola partisipasi mahasiswa yang mencerminkan strategi adaptasi terhadap tanggung jawab kolektif, kecenderungan prokrastinasi, serta ketergantungan sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap aktivitas kelompok mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung memilih tugas yang mudah, menunda pengerjaan hingga mendekati batas waktu, menghindari posisi kepemimpinan, serta menyesuaikan intensitas kontribusi berdasarkan kualitas anggota kelompok. Fenomena ini mengindikasikan adanya difusi tanggung jawab dan strategi efisiensi sosial dalam konteks pembelajaran kolaboratif. Penelitian ini memberikan implikasi bagi dosen untuk merancang sistem penilaian dan mekanisme evaluasi yang menumbuhkan rasa tanggung jawab personal dalam kerja kelompok. Kata kunci: Tugas Kelompok, Partisipasi Mahasiswa, Prokrastinasi, Ketergantungan Sosial, Tanggung Jawab Kolektif 

Erna Puji Lestari; Riskiyana Prihatiningsih; Ella Faridati Zen JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4428-4435
[PDF]
991 TRANSFORMING TRADITIONAL CUISINE INTO TECHNOPRENEURIAL INNOVATION: NASI TUTUG ONCOM (NTO) AS A GASTRONOMIC TOURISM ATTRACTION
Lihat Abstrak

Abstract: This study examines the potential of nasi tutug oncom (NTO), a traditional Sundanese dish from Tasikmalaya, as a culturally rich, digitally marketable gastronomic tourism product. Although Indonesian culinary heritage has gained attention in tourism development, regional dishes like NTO are understudied in both research and policy. The study aims to (1) analyze the attractiveness of NTO as a tourism product, (2) evaluate existing promotional efforts and challenges, and (3) propose technopreneurial strategies to enhance its digital sustainability and marketability. A qualitative approach was employed through semi-structured interviews and participant observation with ten key stakeholders, including tourism officials, gastronomy experts, NTO producers, entrepreneurs, and travel agent. Using the "3S" framework: Something to See, Something to Do, and Something to Buy". Findings reveal that NTO offers a holistic gastronomic experience encompassing cultural observation, active participation, and economic contribution. However, current promotions are fragmented, with a limited digital presence and coordination. Technopreneurship emerges as a viable approach to repositioning NTO through digital storytelling, visual branding, and e-commerce. This study contributes to the discourse on gastronomic tourism by emphasizing regional culinary heritage and the importance of stakeholder collaboration and digital innovation in sustaining local gastronomy. Keyword: culinary heritage; digital promotion; gastronomic tourism; nasi tutug oncom (NTO); technopreneurship Abstrak: Penelitian ini mengkaji potensi Nasi Tutug Oncom (NTO), sebuah makanan tradisional khas Sunda yang berasal dari Tasikmalaya, sebagai produk pariwisata gastronomi yang kaya budaya dan dapat dipasarkan secara digital. Meskipun warisan kuliner Indonesia telah mendapat perhatian dalam pengembangan pariwisata, namun makanan tradisional seperti NTO belum banyak dikaji baik dalam penelitian maupun kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis daya tarik NTO sebagai produk pariwisata, (2) mengevaluasi upaya promosi yang dilakukan sejauh ini beserta tantangannya, dan (3) menawarkan strategi technopreneurial untuk meningkatkan keberlanjutan digital dan daya pasarnya. Pendekatan kualitatif dipilih dengan memanfaatkan observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh pemangku kepentingan, di antaranya adalah dinas pariwisata, ahli gastronomi, produsen dan wirausahawan NTO, serta agen perjalanan. Penelitian ini menggunakan kerangka teori “3S”: Something to See, Something to Do, and Something to Buy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NTO menawarkan pengalaman gastronomi secara menyeluruh yang mencakup pembelajaran budaya, partisipasi aktif, dan kontribusi ekonomi. Meskipun demikian, saat ini promosinya masih terfragmentasi, minim koordinasi, dan belum digital. Technopreneurship muncul sebagai strategi untuk memposisikan kembali NTO melalui storytelling digital, branding visual, dan e-commerce. Penelitian ini berkontribusi pada diskursus tentang pariwisata gastronomi dengan menekankan warisan kuliner lokal, pentingnya kolaborasi pemangku kepentingan, dan inovasi digital untuk mempertahankan gastronomi lokal. Kata kunci: warisan kuliner; promosi digital; pariwisata gastronomi; nasi tutug oncom (NTO); technopreneurship. 

Silvia Wijaya Rahmat; Wisnu Pramudya; Danny Rizky Ramadhan; Getar Jagat Raya Rahmatul Annajam; Riza Saepul Millah JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4418-4427
[PDF]
992 DIGITAL MEDIA AS A MEANS OF PROMOTING AND STRENGT HENING SUSTAINABLE TOURISM IN BANJARBARU CITY, SOUTH KALIMANTAN
Lihat Abstrak

 Abstract: This article analyzes the role of digital media as a means of promoting and strengthening sustainable tourism practices in Banjarbaru City, South Kalimantan. The research was conducted using a descriptive qualitative approach and digital content analysis, as well as case studies of three leading destinations: Lake Seran, Mentaos Pine Forest, and Banua Botanical Garden. Data collection included in-depth interviews (n=25), participant observation, and analysis of 450 destination-related social media posts on Instagram, TikTok, and YouTube. The results indicate that: (1) digital media is effective in increasing destination visibility and attracting visitors; (2) sustainability-themed content (eco-storytelling, conservation education) strengthens the destination's image as environmentally friendly; (3) collaboration between the government and the influencer community contributes significantly to the dissemination of sustainability messages; and (4) the main challenges are unequal digital literacy, limited promotional budgets, and fluctuating network infrastructure. The article concludes with practical policy recommendations for the Banjarbaru Tourism Office and local stakeholders to implement sustainable, data-driven digital promotion strategies. Keyword: creative economy;digital media;sustainable tourism. Abstrak: Artikel ini menganalisis peran media digital sebagai sarana promosi sekaligus penguatan praktik pariwisata berkelanjutan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis konten digital, serta studi kasus pada tiga destinasi unggulan: Danau Seran, Hutan Pinus Mentaos, dan Banua Botanical Garden. Pengumpulan data meliputi wawancara mendalam (n=25), observasi partisipatif, dan analisis 450 unggahan media sosial terkait destinasi pada platform Instagram, TikTok, dan YouTube. Hasil menunjukkan bahwa: (1) media digital efektif meningkatkan visibilitas destinasi dan mendatangkan kunjungan; (2) konten bertema keberlanjutan (eco storytelling, edukasi konservasi) memperkuat citra destinasi sebagai ramah lingkungan; (3) kolaborasi pemerintah komunitas influencer berkontribusi signifikan terhadap penyebaran pesan keberlanjutan; serta (4) tantangan utama adalah literasi digital yang belum merata, keterbatasan anggaran promosi, dan infrastruktur jaringan yang masih fluktuatif. Artikel menutup dengan rekomendasi kebijakan praktis bagi Dinas Pariwisata Banjarbaru dan pemangku kepentingan lokal untuk menerapkan strategi promosi digital yang berkelanjutan dan berbasis data. Kata kunci: ekonomi kreatif;media digital;pariwisata berkelanjutan. 

Luqman Abdulloh Mahmuda; Andri Haryono Awalokta Kusuma; Umi Nur Solikah JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4410-4417
[PDF]
993 PENGEMBANGAN APLIKASI WISTLE BLOWING SYSTEM (WBS) PPNP DENGAN AGILE METHOD
Lihat Abstrak

Abstract: The effective implementation of a Whistleblowing System (WBS) reflects an organization’s commitment to the principles of good governance and compliance with applicable laws and regulations. In order to realize good governance at Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP), various efforts are required to overcome barriers that may hinder the achievement of the institution’s vision. One such barrier may take the form of violations. Therefore, any potential violations within the PPNP environment need to be prevented and identified at an early stage. As a preventive and early detection measure against misconduct, PPNP needs to implement a Whistleblowing System as a reporting medium for violations committed by members of the academic community. This study aims to develop a WBS application that can be used as a reporting platform for violations within the PPNP environment. The research adopts stages from the Agile Method, which include the following phases: Plan, Design, Develop, Test, Deploy, Review, and Launch. In general, this study has produced a product in the form of a WBS system for PPNP, which has been tested for both validity and effectiveness. The validity test of the product yielded a score of 0.90, categorized as Valid, while the effectiveness test produced a score of 0.91, classified as High-g or highly effective. Based on these test results, it can be concluded that the WBS developed in this study is feasible and can be implemented at Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh as a means to support the realization of good governance within the institution. Keyword: Whistleblowing System; Good Governance; Agile Method. Abstrak: Implementasi Whistleblowing System (WBS) secara efektif mencerminkan komitmen organisasi terhadap prinsip good governance dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam rangka mewujudkan tata kelola yang baik di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, diperlukan berbagai upaya untuk mengatasi hambatan yang dapat menghalangi pencapaian visi institusi. Salah satu hambatan tersebut dapat berupa terjadinya pelanggaran. Oleh karena itu, pelanggaran yang mungkin terjadi di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh perlu dicegah dan diidentifikasi sejak dini. Sebagai langkah preventif dan deteksi awal terhadap pelanggaran, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh perlu mengimplementasikan sistem Whistleblowing sebagai media pelaporan pelanggaran yang dilakukan oleh warga kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi wbs yang dapat digunakan sebagai media pelaporan pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS) di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan tahapan yang diadopsi dari tahapan pada Agile Method, yang terdiri dari tahap: Plan, Design, Develop, Test, Deploy, Review dan Launch. Secara umum penelitian ini telah menghasilkan sebuah produk yaitu sistem WBS pada PPNPdan telah diuji meliputi uji validitas dan efektifitas. Hasil uji validitas produk memperoleh nilai 0,90 dengan kategori Valid dan Uji efektifitas memperoleh nilai 0,91 dengan kriteria “High-g” atau efektifitas tinggi. Berdasarkan hasil uji produk maka dapat disimpulkan bahwa sistem WBS dalam penelitian ini layak dan dapat diterapkan pada kampus PPNP dalam rangka mewujudkan tata kelola yang baik di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Kata kunci: Whistleblowing System; Good Governance; Agile Method.

Agus Nur Khomarudin (Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Sumatera Barat); Amrizal Amrizal (Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Sumatera Barat); Rina Novita (Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Sumatera Barat); Romy Aulia (Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Sumatera Barat) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5269-5278
[PDF]
994 Pertautan Ilmu dan Kekuasaan: Strategi Ulama dalam Menavigasi Poros-poros Politik
Lihat Abstrak

Abstract : Pertautan Ilmu dan Kekuasaan: Strategi Ulama Dalam Menavigasi Poros-Poros Politik. This study examines the interrelation between knowledge and power by highlighting the strategies of ulama in navigating political spheres in Indonesia. The focus lies on how religious scholarly authority is utilized to shape, maintain, or negotiate positions within political power structures. The study aims to understand the dynamics between religious knowledge and political interests, as well as their implications for the social legitimacy of the ulama. The research employs a qualitative descriptive approach, involving literature analysis, interviews with religious figures, and case studies of ulama involvement in contemporary politics. The findings indicate that ulama adopt adaptive strategies through moral narratives, scholarly authority, and social networks to sustain their influence amid political competition. In conclusion, knowledge and power are not separate entities but are deeply intertwined in shaping configurations of authority and legitimacy within politico religious society.Keywords : Relation between Knowledge and Power, Ulama’s Strategies, Political Blocs Abstract : Pertautan Ilmu dan Kekuasaan: Strategi Ulama Dalam Menavigasi Poros-Poros Politik. Penelitian ini mengkaji pertautan antara ilmu dan kekuasaan dengan menyoroti strategi ulama dalam menavigasi poros-poros politik di Indonesia. Fokus kajian terletak pada bagaimana otoritas keilmuan keagamaan digunakan untuk membentuk, mempertahankan, atau menegosiasikan posisi dalam struktur kekuasaan politik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika relasi antara pengetahuan keagamaan dan kepentingan politik, serta implikasinya terhadap legitimasi sosial ulama. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis terhadap literatur, wawancara tokoh keagamaan, serta telaah kasus keterlibatan ulama dalam politik kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama menggunakan strategi adaptif melalui narasi moral, otoritas keilmuan, dan jejaring sosial untuk menjaga pengaruh di tengah kompetisi politik. Kesimpulannya, ilmu dan kekuasaan bukan entitas yang terpisah, melainkan saling berkelindan dalam membentuk konfigurasi otoritas dan legitimasi dalam masyarakat politik-religius.Kata Kunci: Relasi Ilmu dan Kekuasaan, Strategi Ulama, Poros Politik

Sertia Okta Diana (Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu); Alfauzan Amin (Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu); Saepudin Saepudin JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4881-4884
[PDF]
995 Decision-Making Process of the United States Withdrawal from Afghanistan in 2020-2021
Lihat Abstrak

This article explains why the United States chose to withdraw troops from Afghanistan in 2020-2021 by applying Graham Allison’s decision-making models. Using a qualitative desk review, this article systematically identified, selected, and analysed secondary sources, then conducted a thematic analysis aligned with the Rational Actor, Organisational Process, and Bureaucratic Politics frameworks. The findings show that, as a rational actor, the U.S. pursued strategic aims of cost reduction, force protection, and fulfilment of political commitments, enabled in part by the Doha framework. Organisational procedures within the Department of Defence, the State Department, and CENTCOM shaped the pace, sequencing, and modalities of withdrawal. Bureaucratic bargaining among the President, senior defence leaders, and the special envoy structured key choices and trade-offs. This article concludes that the exit was driven by rational goals filtered through institutional routines and interagency politics. Policy implications include earlier whole-of-government planning, tighter diplomatic coordination with partners, and robust contingency arrangements.

Bintang Corvi Diphda (Universitas Brawijaya); Putri Alyaa Safira (Universitas Brawijaya); Yoga Ramadhani (Universitas Brawijaya); Gertha Maria Gultom (Universitas Brawijaya); Angelique Kishiola Prima Foraihmbarasi (Universitas Brawijaya) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4834-4843
[PDF]
996 IMPLEMENTASI K-MEANS CLUSTERING DAN TEKNIK PENGOLAHAN CITRA DALAM KLASIFIKASI HEWAN KUCING, BELALANG DAN SEMUT
Lihat Abstrak

Abstract: Research on animal diversity and behavior plays an important role in understanding ecological interactions and their potential applications in human life. This article examines three species cats (Felis catus), grasshoppers (Caelifera), and ants (Formicidae) each of which holds a unique role in ecosystems and human interaction. Cats, as domesticated animals, serve not only as companions but also contribute ecologically by controlling small animal populations. Grasshoppers are herbivorous insects that play a significant role in food chains and can serve as indicators of ecosystem health, while also being known as agricultural pests. Meanwhile, ants are characterized by complex social systems and contribute to soil balance and nutrient distribution. By comparing the biological characteristics, behaviors, and ecological interactions of these three animals, this study aims to provide a more comprehensive understanding of the roles of fauna in ecosystems and their implications for conservation and sustainable utilization. Keywords: cats, grasshoppers, ants, ecology, biodiversity Abstrak: Penelitian mengenai keanekaragaman dan perilaku hewan memiliki peran penting dalam memahami hubungan ekologi serta potensi aplikasinya dalam kehidupan manusia. Artikel ini mengkaji tiga jenis hewan, yaitu kucing (Felis catus), belalang (Caelifera), dan semut (Formicidae), yang masing-masing memiliki peranan unik dalam ekosistem maupun interaksi dengan manusia. Kucing, sebagai hewan domestik, tidak hanya berfungsi sebagai hewan peliharaan tetapi juga memiliki peran ekologis dalam mengendalikan populasi hewan kecil. Belalang merupakan serangga herbivora yang berperan signifikan dalam rantai makanan, sekaligus menjadi indikator kesehatan ekosistem, namun juga dapat menjadi hama pertanian. Sementara itu, semut dikenal dengan sistem sosial yang kompleks serta kontribusinya dalam menjaga keseimbangan tanah dan mendistribusikan nutrien. Dengan membandingkan karakteristik biologis, perilaku, dan interaksi ekologis ketiga hewan tersebut, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran fauna dalam ekosistem dan implikasinya bagi konservasi serta pemanfaatan berkelanjutan. Kata kunci: kucing, belalang, semut, ekologi, keanekaragaman hayati  

Aditya Wiratama; Agung Ramadhanu JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4403-4409
[PDF]
997 ANALISIS BAURAN PEMASARAN YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DI KAFE SHOW KOFFIE
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to examine how marketing mix components influence consumer purchasing decisions at Show Koffie Cafe. The research employs a quantitative methodology utilizing survey techniques, where information was gathered through questionnaires distributed to cafe patrons. A total of 100 participants were involved in this investigation, representing diverse age groups, genders, and income levels. Multiple linear regression analysis was applied to determine the impact of product, pricing, promotional activities, and location variables on purchase decisions. The analytical findings reveal that all marketing mix variables demonstrate positive and significant effects on purchasing decisions, with promotional strategies emerging as the most influential factor. These discoveries provide strategic insights for Show Koffie Cafe management to develop more effective marketing initiatives aimed at attracting additional customers and boosting sales performance. Furthermore, this research emphasizes the critical importance of coordinated integration among marketing mix elements to achieve optimal influence on consumer behavior patterns. Keyword: Purchase Decision, Product, Price, Promotion, and Place Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana komponen bauran pemasaran mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di Kafe Show Koffie. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan memanfaatkan teknik survei, dimana informasi dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengunjung kafe. Sebanyak 100 partisipan terlibat dalam penyelidikan ini, mewakili kelompok usia, jenis kelamin, dan tingkat pendapatan yang beragam. Analisis regresi linier berganda diterapkan untuk menentukan dampak variabel produk, penetapan harga, aktivitas promosi, dan lokasi terhadap keputusan pembelian. Temuan analitis mengungkapkan bahwa seluruh variabel bauran pemasaran menunjukkan efek positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan strategi promosi muncul sebagai faktor yang paling berpengaruh. Penemuan ini memberikan wawasan strategis bagi manajemen Kafe Show Koffie untuk mengembangkan inisiatif pemasaran yang lebih efektif yang ditujukan untuk menarik pelanggan tambahan dan meningkatkan kinerja penjualan. Selanjutnya, penelitian ini menekankan pentingnya kritis dari integrasi terkoordinasi di antara elemen-elemen bauran pemasaran untuk mencapai pengaruh optimal pada pola perilaku konsumen. Kata kunci: Keputusan Pembelian, Produk, Harga, Promosi Dan Tempat 

Rafi Suhendra; Zasmeli Suhaemi JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4391-4402
[PDF]
998 PENGARUH KUALITAS GURU, KUALITAS LAYANAN DAN NILAI YANG DIPERSEPSIKAN (PERCEIVED VALUE) TERHADAP LOYALITAS SISWA SMA ALFA CENTAURI BANDUNG
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the influence of teacher quality (X1), service quality (X2), and perceived value (X3) on student loyalty (Y) at Alfa Centauri High School Bandung. The research employs a quantitative approach with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis using SmartPLS 4. A sample of 91 students was selected through stratified random sampling. The results indicate that: (1) Teacher quality has no significant effect on student loyalty; (2) Service quality shows a positive and significant influence; (3) Perceived value has the strongest effect. Collectively, these variables explain 69.7% of the variance in student loyalty. Practical implications suggest the need to enhance school service quality and strengthen student perceived value through structured branding programs, while teacher quality requires optimization through a more holistic approach. These findings enrich the literature on student loyalty determinants in secondary education by confirming the dominance of perceived value as the primary predictor. Keyword: Student Loyalty, Teacher Quality, Service Quality, Perceived Value, PLS-SEM Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas guru (X1), kualitas layanan (X2), dan nilai yang dipersepsikan (X3) terhadap loyalitas siswa (Y) di SMA Alfa Centauri Bandung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Sampel penelitian terdiri dari 91 siswa yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas guru tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas siswa; (2) Kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan; (3) Nilai yang dipersepsikan memiliki pengaruh paling kuat. Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 69,7% variasi loyalitas siswa. Implikasi praktis penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan kualitas layanan sekolah dan penguatan nilai persepsian siswa melalui program branding yang terstruktur, sementara peran kualitas guru perlu dioptimalkan melalui pendekatan yang lebih holistik. Temuan ini memperkaya literatur tentang determinan loyalitas siswa di konteks pendidikan menengah dengan mengonfirmasi dominasi nilai persepsian sebagai prediktor utama. Kata kunci: Loyalitas Siswa. Kualitas Guru, Kualitas Layanan, Nilai yang Dipersepsikan, PLS-SEM 

Yusup Ibrahim; Moh. Bukhori; Justita Dura JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4388-4390
[PDF]
999 PENGARUH KUALITAS GURU, KUALITAS LAYANAN DAN NILAI YANG DIPERSEPSIKAN (PERCEIVED VALUE) TERHADAP LOYALITAS SISWA SMA ALFA CENTAURI BANDUNG
Lihat Abstrak

Abstract: This study aims to analyze the influence of teacher quality (X1), service quality (X2), and perceived value (X3) on student loyalty (Y) at Alfa Centauri High School Bandung. The research employs a quantitative approach with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis using SmartPLS 4. A sample of 91 students was selected through stratified random sampling. The results indicate that: (1) Teacher quality has no significant effect on student loyalty; (2) Service quality shows a positive and significant influence; (3) Perceived value has the strongest effect. Collectively, these variables explain 69.7% of the variance in student loyalty. Practical implications suggest the need to enhance school service quality and strengthen student perceived value through structured branding programs, while teacher quality requires optimization through a more holistic approach. These findings enrich the literature on student loyalty determinants in secondary education by confirming the dominance of perceived value as the primary predictor. Keyword: Student Loyalty, Teacher Quality, Service Quality, Perceived Value, PLS-SEM Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas guru (X1), kualitas layanan (X2), dan nilai yang dipersepsikan (X3) terhadap loyalitas siswa (Y) di SMA Alfa Centauri Bandung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Sampel penelitian terdiri dari 91 siswa yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas guru tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas siswa; (2) Kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan; (3) Nilai yang dipersepsikan memiliki pengaruh paling kuat. Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 69,7% variasi loyalitas siswa. Implikasi praktis penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan kualitas layanan sekolah dan penguatan nilai persepsian siswa melalui program branding yang terstruktur, sementara peran kualitas guru perlu dioptimalkan melalui pendekatan yang lebih holistik. Temuan ini memperkaya literatur tentang determinan loyalitas siswa di konteks pendidikan menengah dengan mengonfirmasi dominasi nilai persepsian sebagai prediktor utama. Kata kunci: Loyalitas Siswa. Kualitas Guru, Kualitas Layanan, Nilai yang Dipersepsikan, PLS-SEM 

Yusup Ibrahim; Moh. Bukhori; Justita Dura JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4388-4390
[PDF]
1000 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS NEARPOD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI VIRUS DI KELAS X SMA NEGERI 5 PEMATANGSIANTAR
Lihat Abstrak

Abstract: This research is motivated by the use of learning media that has not been able to increase students' interest and learning outcomes in learning. This study aims to (1) Determine the feasibility test of nearpod-based interactive learning media on virus material. (2) Determine students' responses to nearpod-based interactive learning media on virus material. (3) Determine the effect of using nearpod-based interactive learning media on virus material in class X of SMA Negeri 5 Pematangsiantar. The study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model. The results of this study are: The validation results show an average feasibility percentage of 93% with a very feasible category, with details of design feasibility of 90%, content/material 92%, language 97%, and presentation 94%. Students' responses to nearpod-based interactive learning media on virus material by providing a questionnaire sheet obtained responses in the very good category, namely 88%. Based on student learning outcome data obtained through pre-test and post-test, nearpod-based interactive learning media has an influence on student learning outcomes. This is evidenced by the Sig. value. The two-tailed value is 0.000, indicating that the value is <0.05. Therefore, it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. Keywords: learning media; development; nearpod. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang belum dapat meningkatkan ketertarikan dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui uji kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus. (2) Mengetahui respon peserta didik terhadap media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus. (3) Mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus dikelas X SMA Negeri 5 Pematangsiantar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian ini adalah Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan rata-rata sebesar 93% dengan kategori sangat layak, dengan rincian kelayakan desain 90%, isi/materi 92%, bahasa 97%, dan penyajian 94%. Respon peserta didik terhadap media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus dengan memberikan lembar angket diperoleh respon dengan kategori sangat baik yaitu 88%. Berdasarkan data hasil belajar siswa yang diperoleh melalui pre-test dan post-test maka media pembelajaran interaktif berbasis nearpod memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai Sig. 2 tailed adalah 0,000 yang menyatakan nilai tersebut < 0,05. Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Kata kunci: media pembelajaran; pengembangan; nearpod.  

Jesica Feronica Siregar; Winarto Silaban; Gloria Sirait JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 4341-4350
[PDF]
1001 INTEGRASI DIGITAL CULTURE DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DOSEN: PERSPEKTIF KEPEMIMPINAN DIGITAL
Lihat Abstrak

Perkembangan transformasi digital di perguruan tinggi menuntut adanya pergeseran pola kepemimpinan dari pendekatan konvensional menuju kepemimpinan digital yang bersifat adaptif, visioner, dan kolaboratif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kepemimpinan digital berperan dalam membangun serta mengintegrasikan budaya digital (digital culture) ke dalam proses pembelajaran daring guna meningkatkan kinerja dosen. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan teknik studi literatur yang merujuk pada berbagai publikasi nasional dan internasional periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital memiliki peran sentral dalam menciptakan budaya digital yang mendorong inovasi, meningkatkan literasi teknologi, dan memperkuat kolaborasi akademik. Melalui penerapan kepemimpinan yang efektif, integrasi budaya digital terbukti mampu meningkatkan kompetensi pedagogik, produktivitas ilmiah, serta mutu layanan pembelajaran daring dosen. Temuan ini menegaskan urgensi transformasi kepemimpinan di perguruan tinggi menuju model kepemimpinan digital yang berkelanjutan dan responsif terhadap perubahan zaman. Kata kunci: kepemimpinan digital, digital culture, pembelajaran daring, kinerja dosen, pendidikan tinggi

Ryan Dallion (Universitas Negeri Medan); Hikmah Hafidza (Universitas Negeri Medan); Efira Andiyani Batubara (Universitas Negeri Medan); Marwah Halim (Universitas Negeri Medan); Esra Parmian Talenta Siburian (Universitas Negeri Medan); Abdul Hamid K (Universitas Negeri Medan); Sugiharto Sugiharto (Universitas Negeri Medan); Abdul Hasan Saragih (Universitas Negeri Medan) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Vol 8 No 4 (2025)
Hal: 5051-5057
[PDF]

Jurnal yang Kami Kelola

Berbagai jurnal ilmiah multidisiplin yang terakreditasi dan terindeks secara nasional maupun internasional.

SINTA 4

Journal of Science and Social Research

Jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang mencakup sains, sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Terbit 6 kali setahun (Feb, Apr, Jun, Agu, Okt, Des). Terakreditasi SINTA 4 berdasarkan SK No. 152/E/KPT/2023.

ISSN 2615-4307 (Print) ISSN 2615-3262 (Online)

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat

Jurnal nasional yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sosial serta teknologi, mencakup bidang komputer, pendidikan, sosial humaniora, dan kesehatan. Terbit 2 kali setahun (April dan Desember).

ISSN 2776-7647

Jurnal Pena Edukasi

Jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan ide-ide inovatif di bidang ilmu pendidikan. Inovasi guru dan dosen dalam pembangunan sektor pendidikan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi pendidikan.

ISSN 2407-0769 (Print) ISSN 2549-4694 (Online)
SINTA 6

Jurnal TEKNISI

Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi yang memuat hasil penelitian di bidang Computer Science, Data Mining, Machine Learning, Deep Learning, Computer Engineering, Information Systems, dan Software Engineering. Terbit 2 kali setahun (Feb dan Agu).

E-ISSN 2775-0965

Jurnal Global Edukasi

Jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan, menyediakan ruang bagi akademisi untuk mempublikasikan kajian-kajian pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan.

ISSN 2597-873X (Print) ISSN 2614-5588 (Online)

Keunggulan Portal Kami

Kami berkomitmen memberikan pengalaman publikasi ilmiah terbaik bagi seluruh peneliti dan akademisi.

Open Access

Semua jurnal kami menerapkan kebijakan akses terbuka, memungkinkan siapa saja untuk membaca, mengunduh, dan membagikan artikel secara gratis.

Peer Review

Setiap naskah melewati proses review sejawat (peer review) yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas publikasi ilmiah.

Terakreditasi

Beberapa jurnal kami telah terakreditasi SINTA oleh Kemdikbud, membuktikan standar kualitas publikasi yang diakui secara nasional.

Terindeks Luas

Jurnal kami terindeks di berbagai basis data nasional dan internasional seperti GARUDA, OneSearch, Scilit, BASE, dan Dimensions.

Proses Cepat

Dengan sistem OJS terintegrasi, proses submit, review, hingga publikasi dilakukan secara digital dan efisien.

Lisensi CC

Seluruh karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, melindungi hak cipta sekaligus mendorong penyebarluasan.

Tertarik Mempublikasikan Riset Anda?

Kirimkan naskah ilmiah Anda ke salah satu jurnal kami dan dapatkan manfaat publikasi open access yang luas.

Terindeks & Diakui Oleh
BRIN GARUDA OneSearch Scilit BASE Dimensions Anjani
Pesan notifikasi